100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
937 tayangan21 halaman

Program Audit Pengendalian Penjualan

Program audit pengendalian ini memberikan ringkasan prosedur audit untuk transaksi penjualan, penerimaan kas, dan pembelian perusahaan untuk memastikan keabsahan, kelengkapan, hak dan kewajiban, serta penyajian yang tepat dalam laporan keuangan.

Diunggah oleh

bella septiara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
937 tayangan21 halaman

Program Audit Pengendalian Penjualan

Program audit pengendalian ini memberikan ringkasan prosedur audit untuk transaksi penjualan, penerimaan kas, dan pembelian perusahaan untuk memastikan keabsahan, kelengkapan, hak dan kewajiban, serta penyajian yang tepat dalam laporan keuangan.

Diunggah oleh

bella septiara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM AUDIT PENGENDALIAN

Golongan Transaksi: Penjualan

Tujuan Audit Asersi


E K H/K P/A P/P
 Penjualan yang dicatat adalah sah dan hak perusahaan X X
 Semua penjualan yang menjadi hak perusahaan telah
dicatat dengan lengkap dan benar. X X
 Semua penjualan telah disajikan dan diungkapkan
dengan benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Pengendalain Ref Oleh


E,K, HK 1. Pastikan adanya pemisahan fungsi antara pihak yang
mempunyai otorisasi penjualan, pencatatan penjualan,
penerimaan penjualan dan persediaan barang. Untuk
perusahaan skala kecil mungkin tidak ada pemisahan fungsi
tersebut, auditor harus melihat adanya kompensasi
pengendaliannya.
E,K, HK 2. Pastikan adanya kebijakan tertulis tentang pelanggan baru,
pemberian kredit, potongan harga, pengembalian barang,
penghapusan piutang dll. Jika ada perubahan, pastikan telah
diotorisasi oleh pejabat yang berwenang.
E,K, HK 3. Pastikan adanya pengendalian terhadap akses atas informasi
penting seperti data pelanggan, master-file harga, rincian
piutang, skema diskon, order penjualan dll.
E,K 4. Pastikan adanya sistim penomoran atas dokumen penjualan,
pengiriman barang, order penjualan dll.
E,K,PA 5. Review laporan penyimpangan dari kebijakan penjualan yang
standar (misalnya, kelonggaran plafon kredit, potongan harga,
kelonggaran pembayaran dll). Pastilkan penyimpangannya
telah diotorisasi oleh pejabat berwenang.
E,K,PA 6. Periksa akurasi harga di mater-file dengan membandingkan
dengan daftar harga yang diterbitkan dan telah diotorisasi.
E 7. Periksa otorisasi pelanggan baru dengan membandingkan
daftar pelanggan di master-file dengan daftar pelanggan.
E 8. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
dokumen pengiriman barang hanya bisa diterbitkan apabila
ada order penjualan yang telah diotorisasi.
PA 9. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
barang (spesifikasi, kuantitas, nama pelanggan) sudah
diperiksa dan dicocokan dengan dokumen pengiriman barang
sebelum dikirim ke pelanggan.
E 10. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
barang hanya bisa dikirim apabila ada dokumen pengiriman
barang yang telah diotorisasi.
E 11. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
faktur penjualan hanya bisa diterbitkan apabila ada referensi
order penjualan yang telah diotorisasi dan dokumen
pengiriman barang.

Audit Program Halaman 1 dari 21


K 12. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
faktur penjualan diterbitkan untuk setiap pengiriman barang ke
pelanggan.
PA 13. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan data
faktur penjualan (nama pelanggan, kuantitas, harga) telah
dicocokan dengan order penjualan, dokumen pengiriman yang
sudah disetujui oleh pelanggan.
PA 14. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
potongan harga, rabat dan sejenisnya telah direview dan
diotorisasi.
E,K,PA 15. Review laporan penyimpangan dari pembandingan data
penjualan dan pengiriman barang setiap setiap bulan.
Pastikan ada bukti bahwa laporan telah direview, ditindaklanjiti
dan diotorisasi.
PA 16. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
dokumen faktur penjualan, dokumen pengiriman barang telah
dibukukan dalam sistim tepat waktu. Pastikan review dan
otorisasi telah dilakukan atas jurnal sebelum dibukukan.
PA 17. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
dilakukan review dan pencocokan secara rutin atas buku
besar penjualan dan buku pendukung penjualan.
PA 18. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan buku
besar piutang dagang dicocokan dengan rincian piutang
dagang secara rutin (bulanan, mingguan atau harian).
PA 19. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
review dan tindak lanjut telah dilakukan atas akun piutang
yang tidak biasa (bersaldo negatif, tidak ada perubahan).
E,K,PA 20. Periksa jawaban atas pengiriman laporan status piutang
(statement of account) bulanan yang dikirim ke pelanggan
(jika ada). Pastikan perbedaannya telah ditindaklanjuti.

Audit Program Halaman 2 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT PENGENDALIAN

Golongan Transaksi: Penerimaan Kas

Tujuan Audit Asersi


E K H/K P/A P/P
 Semua penerimaan kas telah dicatat dengan benar X X
 Semua penerimaan kas adalah sah milik perusahaan X X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Pengendalain Ref Oleh


E,K,HK 1. Pastikan adanya pemisahaan fungsi yang melakukan
penerimaan kas, pencatatan penerimaan kas dan pemegang
piutang dagang.
E,K, PA 2. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
terdapat proses verifikasi keberadaan uang kas (kas opname).
E,K,PA 3. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan bahwa
daftar penerimaan kas dibuat dan dibandingkan dengan bukti
setoran/deposit slips
E,K,HK,PA 4. Periksa rekonsiliasi bank dan pastikan dilakukan oleh
karyawan yang independen dari proses penjualan dan
penerimaan kas. Rekonsiliasi bank direview dan diotorisasi
oleh pejabat yang berwenang.
K 5. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
penerimaan kas disetorkan ke bank tepat waktu.
E,K 6. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan jurnal
penerimaan kas direview, diotorisasi dan dibukukan tepat
waktu.

Audit Program Halaman 3 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT PENGENDALIAN

Golongan Transaksi: Pembelian

Tujuan Audit Asersi


E K H/K P/A P/P
 Semua pembelian dicatat dengan lengkap dan benar. X X
 Pembelian yang dicatat merupakan kewajiban
perusahaan. X X
 Semua pembelian telah disajikan dan diungkapkan
dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Pengendalain Ref Oleh


E,K, HK 1. Pastikan adanya pemisahaan fungsi yang melakukan otorisasi
pembelian, pencatatan pembelian, pembayaran dan pengelola
persediaan. Untuk perusahaan skala kecil mungkin tidak ada
pemisahan fungsi tersebut, auditor harus melihat adanya
kompensasi pengendaliannya.
E,K,HK 2. Review kebijakan pembelian. Pastikan adanya kebijakan
pembelian (tertulis), tender, benturan kepentingan, otorisasi
pembelian dll.
E,K,HK 3. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan adanya
pengendalian terhadap akses ke data yang berhubungan
dengan pembelian (data pemasok, harga, order pembelian,
hutang dagang, persediaan dll).
E,K,HK 4. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan adanya
sistem penomoran atas dokumen pembelian seperti order
pembelian, penerimaan barang, pembayaran dll.
E 5. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan bahwa
barang hanya bisa dipesan apabila ada order pemesanan
yang telah diotorisasi.
PA 6. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan ada
bukti bahwa semua barang yang diterima telah diperiksa
kualitas dan kuantitasnya.
K 7. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan
transaksi pembelian (persediaan, hutang dagang) dibukukan
dalam sistim tepat waktu.
E,K,PA 8. Periksa laporan rekonsiliasi antara barang yang diterima,
dipesan dan faktur pembelian dari segi kuantitas, harga dan
jumlah pembelian. Pastikan ada bukti bahwa laporan tersebut
direview, ditindaklanjuti dan diotorisasi.
PA 9. Pastikan biaya sehubungan dengan pembelian barang telah
dihitung dan dialokasikan dengan benar.
PA 10. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan bahwa
potongan pembelian (harga, kuantitas), retur telah dihitung
dan dicatat dengan benar.
PA 11. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan buku
besar hutang dagang dicocokkan dengan rincian hutang
dagang secara rutin (bulanan, mingguan atau harian).

Audit Program Halaman 4 dari 21


K, PA 12. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan ada
rekonsiliasi secara rutin antara faktur pembelian dengan saldo
hutang dagang. Pastikan perbedaannya telah ditindaklanjuti.

Audit Program Halaman 5 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT PENGENDALIAN

Golongan Transaksi: Pengeluaran Kas

Tujuan Audit Asersi


E K H/K P/A P/P
 Semua pengeluaran kas telah dicatat dengan benar X X
 Semua pengeluaran kas benar merupakan pengeluaran
perusahaan X X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Pengendalain Ref Oleh


E,K,HK 1. Pastikan adanya pemisahaan fungsi yang melakukan
pengeluaran kas, pencatatan pengeluaran kas dan pemegang
hutang dagang.
E,K,PA 2. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan cek
dibuat dan dibandingkan dengan dokumen pendukungnya,
direview dan diotorisasi sebelum pembayaran.
E,K,PA 3. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan ada
pengendalian digunakan untuk melindungi perubahan nilai cek
sebelum cek tersebut diotorisasi (cek protector).
E,PA 4. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan cek
dengan nilai tertentu diotorisasi oleh orang ke-dua.
E,K,PA 5. Periksa rekonsiliasi bank dan pastikan dilakukan oleh
karyawan yang independen dari proses penjualan dan
penerimaan kas. Rekonsiliasi bank direview dan diotorisasi
oleh pejabat yang berwenang.
PA 6. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan jurnal
pengeluaran kas direview, diotorisasi dan dibukukan secara
tepat waktu.
E 7. Melalui observasi, inspeksi dan tanya-jawab, pastikan rincian
hutang dagang telah dihapuskan untuk faktur yang telah
dibayar.

Audit Program Halaman 6 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT PENGENDALIAN

Golongan Transaksi: Penggajian (Payroll)

Tujuan Audit Asersi


E K H/K P/A P/P
 Semua biaya gaji telah dicatat dan dialokasikan dengan
benar. X X
 Biaya gaji yang dicatat merupakan biaya perusahaan X X
 Biaya gaji disajikan dan diungkapkan dalam laporan
keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Pengendalain Ref Oleh

E,K 1. Pastikan adanya pemisahaan fungsi yang mempunyai


otorisasi, pencatatan dan pembayaran gaji.
E,K 2. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan ada
pengendalian terhadap akses atas data penggajian
(karyawan, daftar gaji dll).
E,K 3. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan setiap
perubahan atas data penggajian telah diotorisasi oleh pejabat
berwenang.
E,K,PA 4. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan
perusahaan menaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
PA 5. Pastikan terdapat proses validasi dalam proses penggajian.
Termasuk validasi atas nomor dan nama karyawan, jam kerja,
departemen, jumlah gaji dan tunjangan, penjumlahan,
perkalian dll. Periksa laporan penyimpangan (bulanan,
mingguan) atas hasil validasi dan pastikan telah dilakukan
koreksi atas kesalahan yang ditemukan.
PA 6. Melalui observasi, inspeksi dan tanya jawab, pastikan ada
bukti bahwa register gaji (pendahuluan) dicetak untuk direview
sebelum cek/transfer gaji diproses.
PA 7. Periksa akurasi daftar penggajian dengan membandingkan
daftar penggajian (karyawan dan gaji) dengan master file gaji.
PA 8. Periksa laporan penyimpangan (bulanan, mingguan) atas
kesalahan yang terdeteksi dalam pencatatan proses
penggajian. Pastikan kesalahan telah dikoreksi sebelum
penggajian diproses.
PA 9. Periksa dasar dan perhitungan alokasi biaya penggajian ke
biaya konversi, biaya penjualan, biaya administrasi dll.
Pastikan alokasinya sesuai dengan prinsip akuntansi yang
berlaku.

Audit Program Halaman 7 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Akun: Piutang Dagang

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Semua piutang dagang adalah sah dan hak perusahaan X X
 Semua piutang dagang telah dicatat dengan benar. X
 Semua piutang dagang telah dinilai sesuai jumlah yang
bisa diperoleh kembali (realizable value). X
 Semua piutang dagang telah disajikan dan diungkapkan
dengan benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, H/K=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, P/P=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K, PP Dapatkan daftar piutang, cocokkan saldonya dengan buku besar
piutang. Periksa akun yang tidak biasa (misalnya bersaldo kredit,
tidak ada mutasi, dengan pihak terkait).
E,K Bandingkan saldo piutang dagang, penyisihan piutang ragu-ragu,
penghapusan piutang, rasio turn-over (% terhadap penjualan),
retur, diskon tahun berjalan dengan tahun sebelumnya. Dapatkan
penjelasan dari manajemen atas perbandingan yang signifikan.
PA Dapatkan daftar umur piutang. Uji akurasi umur piutang dengan
memeriksa tanggal jatuh temponya.
E Konfirmasi saldo piutang. Sample dihitung berdasarkan ______
 Periksa alasan-alasan perbedaan dari jawaban konfirmasi. Uji
perbedaan yang material untuk memastikan alasannya benar.
 Kirim konfirmasi ke-dua untuk konfirmasi yang belum dijawab.
 Lakukan prosedur alternatif untuk konfirmasi yang tidak
dijawab (memeriksa penerimaan sesudah tanggal neraca,
memeriksa bukti penerimaan barang dll).
 Buat ringkasan hasil konfirmasi.
PA Evaluasi kecukupan penyisihan piutang ragu-ragu
 Evaluasi kebijakan dan proses penentuan penyisihan piutang
ragu-ragu.
 Berdasarkan daftar umur piutang (yang sudah diuji), periksa
akun yang melebihi batas periode pembayaran. Minta
penjelasan manajemen (manajer kredit, bagian penagihan dll)
alasannya.
 Periksa penerimaan setelah tanggal neraca atas akun
tersebut.
 Uji kecukupan penyisishan piutang ragu-ragu.
E, K Uji pengiriman barang [5-10] hari sebelum dan sesudah tanggal
neraca (penutupan buku). Pastikan piutang dagang dan penjualan
telah dibukukan pada periode yang benar.
E Periksa pengiriman barang yang tidak lazim (jumlahnya,
pelanggan baru, pihak terkait dll) di bulan terakhir penutupan buku.
Minta penjelasan manajemen dan lakukan investigasi untuk
memastikan keabsahaannya.

Audit Program Halaman 8 dari 21


E Periksa debit memo, reversing jurnal, retur yang terjadi sesudah
tanggal neraca untuk memastikan validitasnya.
PP Melalui review atas perjanjian kredit, hasil kofirmasi pinjaman,
tanya-jawab dengan manajemen, periksa apakah ada piutang
dagang yang dijaminkan atau dijual (factoring).
K Periksa notes receivable (piutang promes). Pastikan akrual bunga
sudah dihitung dengan benar.
PP Periksa pelanggan utama apakah ada konsentrasi resiko kredit
yang harus diungkapkan dalam laporan keuangan.

Audit Program Halaman 9 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Kas dan Setara Kas

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Kas dan setara kas adalah milik perusahaan. X
 Kas dan setara kas merupakan hak perusahaan dan
tidak ada pembatasan pemakainnya. X
 Kas dan setara kas telah dicatat dengan benar. X
 Kas dan setara kas telah dinilai sesuai jumlah yang bisa
diperoleh kembali (realizable value). X
 Kas dan setara kas telah disajikan dan diungkapkan
dengan benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, P=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E, K, PP Dapatkan daftar kas dan setara kas. Cocokkan saldonya dengan
buku besar. Periksa akun yang tidak lazim (misalnya bersaldo
kredit, tidak ada mutasi, bank yang sudah tidak beroperasi),
perubahan yang signifikan dengan tahun sebelumnya.
E Konfirmasi semua akun kas dan setara kas
 Cocokkan hasil konfirmasi dengan saldo di buku besar
 Kirim konfirmasi ke-dua untuk yang belum terjawab
 Minta manajemen untuk menindaklanjuti konfirmasi yang
belum diterima.
 Periksa jawaban konfirmasi atas informasi yang belum dicatat
atau perlu diungkapkan dalam laporan keuangan.
E,K Periksa bank rekonsiliasi.
 Cocokkan saldonya ke buku besar dan rekening bank (bank
statement).
 Uji akurasi bank rekonsiliasi
 Periksa unsur-unsur rekonsiliasi ke mutasi bank setelah
tanggal neraca.
 Periksa dan investigasi kalau ada unsur rekonsiliasi yang tidak
lazim.
E Periksa hasil kas opname pada akhir tutup buku (untuk kas yang
material). Periksa perbedaan yang material untuk memastikan
transaksi kas dibukuan pada periode yang benar.
EK Periksa penerimaan dan pengeluaran kas, transfer yang tidak
lazim menjelang dan sesudah tanggal tutup buku.
Periksa transfer antar rekening, antar perusahaan dalam group
untuk memastikan dibukukan pada periode yang benar.
HK, PP Berdasarkan jawaban konfirmasi, review perjanjian pinjaman,
review korespondensi dengan bank, periksa apakah ada kas dan
setara kas yang dijaminkan, dibatasi penggunaannya atau
dibekukan.
PP Uji akurasi perhitungan pendapatan bunga (bila material).

Audit Program Halaman 10 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Persediaan

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Persedian adalah milik perusahaan. X
 Persediaan merupakan hak perusahaan dan tidak ada
pembatasan pemakainnya. X
 Persediaan yang menjadi milik perusahaan telah dicatat
dengan benar. X
 Persediaan telah dinilai sesuai jumlah yang bisa
diperoleh kembali (realizable value). X
 Persediaan telah disajikan dan diungkapkan dengan
benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E, K, PP Prosedur verifikasi fisik persediaan
 Lengkapi ceklist prosedur pemeriksaan fisik persediaan (stock
opname)
 Uji akurasi matematis daftar persediaan hasil stock opname
 Cocokkan (secara sample) daftar persedian tersebut dengan
dokumen stock opname.
 Periksa dokumen-dokumen pengiriman dan penerimaan
menjelang dan sesudah tanggal neraca untuk memastikan
mutasi persediaan sudah dicatat pada periode yang benar.
 Minta penjelasan dari manajemen dan investigasi perbedaan
material antara hasil stock opname dengan buku besar.
 Pastikan buku besar persediaan telah disesuaikan dengan
hasil stock opname.
 Ringkaskan hasil observasi stock opname

Pertimbangkan untuk menggunakan tenaga ahli apabila verifikasi


fisik memerlukan estimasi, penghitungan yang rumit dimana
auditor mungkin tidak kompeten untuk melakukannya.
E, K, PP Dapatkan daftar akun persediaan sesuai dengan
penggolongannya. Cocokkan saldonya dengan buku besar.
Periksa akun yang tidak lazim.
E,K Bandingkan saldo persediaan, penyisihan persediaan usang,
penghapusan persediaan, rasio turn-over, margin kotor. Minta
penjelasan manajemen atas perbandingan yang signifikan dan
tidak lazim.

Audit Program Halaman 11 dari 21


PA Uji penilaian nilai persediaan untuk semua golongan persediaan
(bahan baku, bahan setengah jadi, barang jadi).
 Bahan baku – cocokkan (secara sample) harga persediaan
bahan baku dengan faktur pembelian termasuk biaya-biaya
perolehan persediaan.
 Bahan setengah jadi – uji penilaian berdasarkan tahap
penyelesainnya setelah memepertimbangkan biaya
pemakaian bahan baku, upah dan penyerapan biaya
overhead pabrik.
 Barang jadi – uji biaya persediaan termasuk bahan baku,
upah dan overhead pabrik.

Untuk perusahaan yang menggunakan biaya standar.


 Pastikan biaya standar telah di mutahirkan untuk mendekati
biaya aktual.
 Uji untuk memastikan perbedaan biaya standar dan aktualnya
telah dialokasikan dengan [Link] persediaan dan harga
pokok penjulan

Untuk perusahaan yang produksinya tidak normal, perlu diuji untuk


memastikan biaya yang terjadi akibat ketidaknormalan produksi
tidak dibebankan sebagai biaya persediaan.
PA Uji penilaian persediaan untuk nilai yang bisa diperoleh kembali
(realizable value). Indikasi kemungkinan adanya biaya persediaan
yang melebihi yang bisa diperoleh kembali:
 Margin kotor kecil atau bahkan negatif.
 Persediaan usang
 Perubahan permintaan konsumen
 Diskon yang akan diberikan di masa mendatang
 Dll

Uji kecukupan penyisihan persediaan usang.


E Konfirmasi persediaan yang disimpan di pihak ke-tiga.
Pertimbangkan untuk melakukan observasi stock opname (apabila
material). Review kelayakan pengakuan penjualan atas
persediaan tersebut.
PP Berdasarkan tanya jawab dengan manajemen, hasil konfirmasi
pinjaman, review perjanjian pinjaman, periksa kalau ada
persediaan yang dijaminkan, kecukupan asuransi dll.

Audit Program Halaman 12 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Aktiva Tetap

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Aktiva tetap milik perusahaan ada secara fisik. X
 Aktiva tetap merupakan hak perusahaan dan tidak ada
pembatasan pemakaiannya. X
 Aktiva tetap yang menjadi milik perusahaan telah dicatat
dengan benar. X
 Aktiva tetap telah dinilai sesuai jumlah yang bisa
diperoleh kembali (realizable value). X
 Aktiva tetap telah disajikan dan diungkapkan dengan
benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E, K, PP Dapatkan daftar aktiva tetap (termasuk aktiva sewa beli),
akumualsi penyusutan, penyisihan penurunan nilai aktiva dan
mutasinya. Cocokkan saldonya dengan dengan buku besar.
E Pertimbangkan untuk melakukan verifikasi keberadaan aktiva
tetap.
E Konfirmasi apabila ada aktiva tetap yang material di bawah
pengendalian pihak ke-tiga.
E, PA Uji penambahan aktiva tetap yang material [_____] dengan
membandingkan biaya yang dikapitalisasi dengan faktur
pembelian, kontrak. Pastikan biaya-biaya lain yang dikapitalisasi
memang bisa dikapitalisasi.
E,PA Uji kapitalisasi biaya-biaya lain (soft cost) seperti biaya bunga,
selisih kurs, overhead dll.
E, PA Uji pemberhentian aktiva tetap (disposal) untuk memastikan
perhitungan laba-rugi penghentian aktiva. Periksa juga pengaruh
pajak yang mungkin timbul atas pemeberhentian aktiva tetap
tersebut.
PP Untuk aktiva tetap sewa guna usaha, pastikan telah disajikan dan
diungkapkan dengan benar.
PA Apabila ada indikasi activa turun nilainya, peroleh analisa
discounted cash flows atau harga jual (PSAK 48). Apabila
discounted cash flows atau harga jual (mana yang lebih tinggi)
kurang dari nilai buku aktiva, maka aktiva harus diturunkan
nilainya.
PA Review kebijakan depresiasi untuk memastikan:
 Saat dimulainya penyusutan
 Kelayakan penentuan umur atau sisa umur aktiva tetap.
PA Uji akurasi perhitungan penyusutan aktiva tetap. Pengujian bisa
dilakukan dengan prosedur analitis atau uji rinci tergantung tingkat
kompleksitas perhitungannya.
PA Untuk aktiva yang mengalami reparasi besar (overhaul), evaluasi
kebijakan kapitralisasi biaya overhaul.

Audit Program Halaman 13 dari 21


PP Berdasarkan tanya jawab dengan manajemen, hasil konfirmasi
pinjaman, review perjanjian pinjaman, periksa apabila aktiva tetap
dijaminkan, kecukupan asuransi.
PP Review penyajian dan pengungkapan aktiva tetap dalam laporan
keuangan.

Audit Program Halaman 14 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Hutang Dagang

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Hutang dagang merupakan kewajiban perusahaan atas
barang dan jasa yang diterima X X
 Hutang dagang telah dicatat dengan lengkap dan benar X X
 Hutang dagang telah disajikan dan diungkapkan dengan
benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K, PP Dapatkan daftar hutang dagang dan bandingkan saldonya dengan
buku besar.
E, K Konfirmasi semua hutang dagang ke pemasok yang material
(temasuk ke pihak terkait). Konfrimasi juga harus dikirim atas
hutang dagang yang sekarang saldonya nihil, negatif atau tidak
ada mutasi.
Minta manajemen untuk melakukan rekonsilisasi atas perbedaan
yang material.
Uji kebsahan perbedaan yang material dan pastikan penyesuaian
yang perlu sudah dibukuan.
E,K Periksa penerimaan barang/jasa [5-10] hari sebelum dan sesudah
tanggal tutup buku untuk memastikan sudah dicatat pada periode
yang benar (cut-off).
K Periksa pembayaran, faktur-faktur yang belum diproses sesudah
tanggal neraca. Apabila berhubungan dengan barang/jasa yang
diterima di tahun buku dan pastikan hutang dagang sudah diakui
dan dicatat.
K Periksa hasil konfirmasi bank, pinjaman, penasihat hukum,
pemasok dan pihak ke-tiga lainnya untuk memastikan biaya yang
berhubungan dengan tahun buku sudah dicatat.
K Investigasi jurnal pengeluaran yang material dan tidak lazim
menjelang dan sesudah tutup buku.

Audit Program Halaman 15 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Akrual dan Pendapatan Yang Ditangguhkan

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Akrual merupakan kewajiban atas barang/jasa yang
diterima dan pendapatan ditangguhkan benar akan
menjadi pendapatan di masa mendatang. X X
 Akrual yang timbul dan pendapatan yang ditangguhkan
telah dicatat dengan lengkap dan benar. X X
 Hutang dagang dan pendapatan yang ditangguhkan
telah disajikan dan diungkapkan dengan benar dalam X
laporan keuangan.

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K, PP Dapatkan daftar akrual dan pendapatan ditangguhkan dan
cocokkan saldonya dengan buku besar.
E,K Bandingkan saldonya dengan tahun sebelumnya. Dapatkan
penjelasan dari manajemen atas perbedaan yang signifikan atau
yang tidak lazim.
E,K Evaluasi kebijakan dan proses perhitungan akrual dan pendapatan
ditangguhkan.
K Periksa pembayaran, faktur-faktur yang belum diproses sesudah
tanggal neraca (bisa dilakukan di seksi Hutang Dagang). Apabila
berhubungan dengan barang/jasa yang diterima di tahun buku dan
pastikan akrual sudah diakui dan dicatat.
E Pastikan akrual yang signifikan sudah didukung oleh bukti yang
memadai (order pembelian, laporan penyelesaian pekerjaan,
penerimaan barang/jasa dll)
K Berdasarkan review kontrak, perjanjian pinjamn, jawaban
konfirmasi, agenda meeting, undang-undang dan peraturan,
pastikan akrual sudah diakui dan dicatat.
PA Periksa amortisasi pendapatan yang ditangguhkan. Pastikan dasar
dan perhitungannya benar menunjukkan pendapatan yang harus
diakui di masa mendatang.
PP Review penyajian dan pengungkapan akrual dan pendapatan
ditangguhkan di laporan keuangan.

Audit Program Halaman 16 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Pinjaman

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Pinjaman yang dicatat di neraca merupakan kewajiban
perusahaan. X X
 Semua pinjaman dan hutang bunga telah dicatat dengan
lengkap dan benar. X X
 Pinjaman dan hutang bunga telah disajikan dan
diungkapkan dengan benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K,PP Dapatkan daftar pinjaman, hutang promes, hutang bunga dan
cocokkan saldonya dengan buku besar. Bandingkan saldonya
dengan tahun sebelumnya. Dapatkan penjelasan atas perbedaan
yang signifikan dan tidak lazim.
E,K,HK Review perjanjian pinjaman untuk memastikan jangka waktu,
syarat pinjaman, tingkat bunga, agunan, batasan dll

E,K,HK Konfirmasi semua saldo pinjaman termasuk pinjaman yang sudah


dilunasi di tahun berjalan. Informasi yang perlu dikonfirmasi
termasuk: saldo pinjaman, jangka waktu, syarat, tingkat bunga,
bunga yang terhutang, agunan, pembatasan
K, PP Periksa akurasi perhitungan bunga dengan prosedur analisis.
K, PA Pastikan bungan terhutang sampai tangaal neraca telah diakui dan
dicatat.
PP Periksa bukti-bukti pelunasan kembali pokok pinjaman beserta
bunganya.
PP Berdasarkan jawaban konfirmasi, review notulen rapat, review
korespodensi dengan kreditur, tanya jawab dengan manajemen,
untuk mengetahui adanya agunan dan apabila terjadi pelanggaran
terhadap syarat-syarat pinjaman (default)
PP Review klasifikasi pinjaman jangka panjang, jangka pendek,
bagian yang jatuh tempo (current).
PA Apabila terjadi restrukturisasi hutang bermasalah (troubled debt
restructuring), pastikan kebenaran perlakuan akuntansi atas
perubahan-perubahan terhadap syarat perjanjian.
PA Apabila terjadi restrukturisasi, pastikan bahwa perjanjian
restrukturisasi telah berlaku efektif sebelum perusahaan mengakui
dan mencatat akibat perubahan tersebut.
K Apabila perusahaan memperoleh pinjaman dengan syarat yang
tidak lazim, pastikan kemungkinan pengaruh pajak (bila ada)
sudah diperhitungkan.

Audit Program Halaman 17 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Pajak Penghasilan

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Hutang/piutang pajak termasuk pajak ditangguhkan yang
dicatat di neraca merupakan kewajiban dan hak X X
perusahaan.
 Semua hutang/piutang pajak termasuk pajak
ditangguhkan telah dicatat dengan lengkap dan benar. X X
 Hutang/piutang pajak termasuk pajak ditangguhkan telah
disajikan dan diungkapkan dengan benar dalam laporan X
keuangan.

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K,PP Dapatkan daftar hutang/piutang pajak termasuk pajak
ditangguhkan dan cocokkan saldonya dengan buku besar.
Bandingkan saldonya dengan tahun sebelumnya. Dapatkan
penjelasan atas perbedaan yang signifikan dan tidak lazim.
E,K,PA Periksa perhitungan pajak penghasilan tahun berjalan untuk
memastikan rekonsiliasi antara laba/rugi akuntansi dan laba/rugi
kena pajak telah dihitung dengan benar. Konsultasikan dengan
divisi pajak atau konsultan pajak klien (bila perlu).
PA Periksa perhitungan pajak tanggunghan sesuai dengan PSAK 46.
Apabila klien mengakui aktiva pajak tangguhan, pastikan ini bisa
direalisasi.
PA Periksa rugi pajak untuk memastikan masih bisa dimanfaatkan.
PA Apabila klien menggunakan pembukuan/pelaporan selain Rupiah,
pastikan pengaruh konversi mata uang (bila ada) telah
diperhitungkan.
K Pastikan pembayaran pajak (angsuran bulanan, denda,dll) telah
dilakukan tepat waktu.
K, PA Pastikan bahwa potensi kewajiban pajak akibat pemeriksaan oleh
kantor pajak, perlakuan pajak yang tidak jelas, kelalaian yang tidak
disengaja telah diperhitungkan.
K Review perhitungan pajak final tahun-tahun sebelumnya untuk
memastikan kewajiban pajak yang mungkin timbul telah
diperhitungkan.

Audit Program Halaman 18 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Ekuitas

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Semua bagian ekuitas merupakan hak pemegang
saham dan berasal dari transaksi ekuitas. Saham telah X X
diotorisasi, dikeluarkan dan disetor.
 Semua ekuitas telah dicatat dengan lengkap dan benar. X X
 Ekuitas telah disajikan dan diungkapkan dengan benar
dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K, PP Dapatkan daftar ekuitas dan cocokkan saldonya dengan buku
besar. Bandingkan saldonya dengan tahun sebelumnya dan
dapatkan penjelasan dari manajemen atas perubahan yang
signifikan dan tidak lazim.
E, K, PA Periksa dokumen yang mendukung transaksi perubahan ekuitas
tahun berjalan (akta, notulen keputusan rapat, keputusan lembaga
pemerintah dll).
E, K Periksa keberadaan surat saham. Apabila surat saham dikelola
oleh pihak ke-tiga (registrar, agent), dapatkan konfirmasinya.
E,K,PA Konfirmasi kepemilikan saham ke pemegang saham.
E,HK,PP Periksa otorisasi pebayaran dividen (kas atau dividen saham) ke
dokumen pendukungnya. Periksa apakah ada pembatasan
terhadap pembayaran dividen (covenant), pengaruh pajaknya.
PP, PD Apabila ada saham yang dibayar melalui konversi pinjaman,
pastikan kebenaran perlakuan akuntasinya.
PA,PP Pastikan apakah ada transaksi ekuitas yang seharusnya
dibebankan sebagai laba/rugi tahun berjalan.

Audit Program Halaman 19 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Investasi

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Semua investasi yang dicatat di neraca adalah milik dan
hak perusahaan. X X
 Semua investasi telah dicatat dengan lengkap dan
benar. X X
 Investasi telah disajikan dan diungkapkan dengan benar
dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K,PP Dapatkan daftar investasi dan cocokkan saldonya dengan buku
besar. Bandingkan saldonya dengan tahun sebelumnya dan
dapatkan penjelasan dari manajemen atas perubahan yang
signifikan dan tidak lazim.
E,K,HK Periksa kepemilikan investasi dengan melihat sertifikat
kepemilikan investasi atau dapatkan konfirmasi dari investee, agen
sekutiras, independent custodian.
E,K,PA Periksa pembelian investasi ke dokumen pendukungnya. Pastikan
transaksinya telah dicatat sesuai dengan PSAK.
E,K,PA Periksa transaksi penjualan investasi ke dokumen pendukungnya.
Pastikan transaksinya telah dicatat sesuai dengan PSAK dan
konsekuensi pajaknya (jika ada) telah diperhitungkan.
PA Pastikan penilaian investasi telah dilakukan sesuai dengan
klasifikasinya (held to maturity, trading, available for sale).
PA Periksa apabila ada indikasi investasi turun nilainya dan pastikan
penilaian invetasi berdasarkan nilai yang bisa diperoleh kembali
(realizable value).
HK Berdasar konfirmasi, review perjanjian pinjaman, review notulen
rapat, pastikan pengungkapan yang memadai apabila terdapat
investasi yang dijaminkan.
PP Periksa klasifikasi investasi (held to maturity, trading, available for
sale). Jika perlu dapatkan surat representasi dari manajemen atas
klasifikasinya.
PA Periksa kejadian setelah tanggal neraca. Pastikan perlakuan
akuntasi apabila ada kejadian atau peristiwa yang mempengaruhi
nilai tercatat investasi pada tanggal neraca.

Audit Program Halaman 20 dari 21


CONTOH PROGRAM AUDIT SUBSTANTIF

Pendapatan (Revenues)

Tujuan Audit Asersi


E K HK PA PP
 Semua pendapatan yang dicatat merupakan nilai
penukaran barang dan jasa pada periode bersangkutan X X
 Semua pendapatan telah dicatat dengan lengkap dan
benar. X X
 Semua pendapatan telah disajikan dan diungkapkan
dengan benar dalam laporan keuangan. X

(E=Eksistensi, K=Kelengkapan, HK=Hak dan Kewajiban, PA=Penilaian dan Alokasi, PP=Penyajian dan
Pengungkapan)

Asersi Prosedur Pengujian Substantif Ref Oleh


E,K,PP 1. Dapatkan rincian pendapatan dan bandingkan dengan tahun
sebelumnya. Dapatkan penjelasan dari manajemen atas
perbedaan yang signifikan dan tidak lazim.
E,K,PA 2. Apabila memungkinkan (efisien dan efektif) lakukan prosedur
analisis untuk mendapatkan bukti audit atas keberadaan,
kelengkapan dan akurasi pendapatan.

Untuk kondisi tertentu prosedur analisis bisa efisien dan efektif


untuk mendapatkan bukti audit. Contoh untuk menguji
keberadaan, kelengkapan dan akurasi pendatan perusahaan rokok
dengan menghubungkan penjualan dengan pergerakan cukai.

E,PA 3. Uji [____] faktur penjualan dan bandingkan dengan dokumen


pengiriman (pelanggan, kuantitas, harga dan jumlah) dan
order penjualan sampai dengan buku besar.
K,PA 4. Uji [____] dokumen pengiriman dan bandingkan dengan faktur
penjualan (pelanggan, kuantitas, harga dan jumlah) sampai
dengan buku besar.
PA 5. Uji [____ ] akurasi jurnal penjualan sampai ke buku besar.
E, PA 6. Review jurnal-jurnal penjualan manual/tidak standar yang
dibukukan dalam buku besar. Pastikan telah didukung bukti
yang memadai.

Audit Program Halaman 21 dari 21

Anda mungkin juga menyukai