Modul 3
Timer dan Counter
A. Tujuan Praktikum :
1. Dapat Mengetahui Pengertian Timer dan Counter.
2. Dapat Mengetahui jenis-jenis Counter
3. Dapat Mengetahui dan Memahami rangkaian Counter
4. Dapat Mengimplementasikan rangkaian Timer dan Counter
Menggunakan Arduino Uno
B. Alat dan Bahan
1. Laptop Yang Sudah terinstall Arduino IDE
2. LCD 16x2
3. Arduino Uno
4. Project Board
5. Kabel Jumper
6. Push Button
7. Resistor 1k
C. Dasar Teori
1.1 Timer
Timer atau Time Delay Relay adalah sebuah komponen elektronik
yang dibuat untuk menunda waktu yang bisa disetting sesuai range timer
tersebut, dengan memutus sebuah kontak relay yang biasanya digunakan
untuk memutus atau menyalakan sebuah rangkaian kontrol.
Timer ini biasanya digunakan sebagian besar dunia industri, yang
dirangkai dengan berbagai komponen elektronik seperti kontaktor, TOR /
Overlaod , dan juga push button untuk rangkian kontrol pendukung.
1.2 Counter
Counter adalah rangkaian logika sekuensial yang dapat berfungsi
untuk menghitung jumlah pulsa yang masuk, dan dinyatakan dengan
bilangan biner. Hampir seluruh peralatan elektronik yang mempergunakan
sistem digital di dalam rangkaiannya berisi suatu alat yang dapat
mengontrol urutan operasi program. Alat tersebut dinamakan dengan
pencacah atau counter.
Pada umumnya, counter dibentuk dari beberapa buah rangkaian flip-
flop yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Menurut cara kerja
masukan pulsa ke dalam setiap flip-flop, maka counter dapat dibagi menjadi:
a. Asynchronous binary counter
b. Sycnchronous binary counter
Sedangkan menurut urutan hitungan yang terbentuk pada outputnya,
maka counter dapat dibagi menjadi:
a. Up counter
b. Down counter
c. Up-down counter
A. Asynchronous Binary Up Counter
Counter ini dapat menghitung bilangan biner dengan urutan dari
bawah ke atas. Apabila digunakan 4 buah flip-flop, maka dapat melakukan
hitunga paling tinggi adalah 1111. Counter yang dapat menghitung sampai
1111 disebut 4 bit binary counter. Oleh karena dapat menghitung dengan
cara ke atas, maka disebut pula asynchronous 4 binary up counter.
B. Asynchronous Binary Down Counter
Prinsip kerja dari counter ini adalah kebalikan dari up counter, yaitu
menghitung bilangan biner dengan urutan mulai dari atas ke bawah (dari
besar ke kecil). Prinsip kerjanya pun tidak jauh berbeda dari up counter.
Bedanya, hanya setiap output flip-flop diambil dari output Q, sedangkan
input clocknya dihubungkan dengan ouput not Q dari flip-flop sebelumnya.
C. Asynchronous Up Down Counter
Suatu rangkaian elektronik yang mempergunakan sistem digital sering
memerlukan suatu alat pencacah yang dapat menghitung ke atas dan bisa
juga menghitung ke bawah. Alat pencacah yang dapat melakukan
penghitungan seperti ini disebut dengan binary up down counter. Alat ini
dapat menghitung ke atas dan ke bawah dengan mengatur suatu alat
pengontrol tertentu.
D. Synchronous Binary Up Counter
Jika pada asynchronous counter, pulsa yang akan dihitung datangnya
tidak serentak, maka pada synchronous counter ini pulsa yang ingin dihitung
ini masuk ke dalam setiap flip-flop serentak (bersama-sama) sehinga
perubahan output setiap flip-flop akan terjadi secara serentak. Oleh karena
itu proses penghitungan pada synchronous counter ini akan lebih cepat jika
dibandingkan dengan asynchronous counter.
E. Syinchronous Binary Down Counter
Sama dengan synchronous binary up counter di atas, hanya saja
bedanyan rangkaian ini melakukan penghitungan dari atas ke bawah.
F. Synchronous Binary Up Down Counter
Pada rangkaian ini bisa dilakukan proses penghitungan ke atas atau ke
bawah dengan memanfaatkan tombol pengatur proses penghitungan.
Implementasi timer dan counter dalam kehidupan sehari hari
1. Timer pada oven
2. Stopwatch
3. Jam digital
D. Langkah Praktikum
1. Buka Software Arduino IDE pada laptop yang telah terinstal.
2. Sambungkan USB Arduino Uno ke PC/Laptop.
3. Pada tools, ubah board menjadi “Arduino/Genuino UNO”, lalu pilih port yang
tersambung pada Arduino IDE.
4. Buat pemrograman seperti di bawah ini: