Max Stock Pada Perusahaan Konveksi Gober Indo: Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min
Max Stock Pada Perusahaan Konveksi Gober Indo: Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min
Abstrak. Persediaan bahan baku merupakan aktiva lancar perusahaan yang digunakan untuk kegiatan produksi pada perusahaan
secara terus menerus. Perusahaan konveksi perlu melakukan pengendalian persediaan karena berpengaruh terhadap kelancaran proses
produksi. Kekurangan persediaan dapat mengakibatkan terganggunya proses produksi. Sedangkan kelebihan persediaan dapat
menimbulkan pemborosan karena perusahaan perlu mengeluarkan modal lebih besar untuk biaya persediaan. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui apakah CV. Gober Indo Group telah melakukan pengendalian persediaan bahan baku dengan tepat. Metode
pengendalian persediaan bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah metode min-max. Metode ini menentukan berapa
jumlah persediaan pengaman, persediaan minimum, persediaan maksimum, dan kuantitas pemesanan. Setelah melakukan penelitian,
CV. Gober Indo Group mengalami kelebihan persediaan bahan baku. Jumlah persediaan yang dikendalikan dengan menggunakan
metode min-max stock menghasilkan hasil yang lebih efisien jika dibandingkan dengan jumlah persediaan akhir perusahaan.
Kata kunci: Pengendalian persediaan, bahan baku, persediaan minimum maksimum, kelebihan persediaan.
Abstract. Inventory of raw materials is the company's current assets that are used for production activities on the
company continuously. Convection companies need to control inventory because it influences the smooth production
process. Lack of inventory can result in disruption of the production process. While excess inventory can cause waste
because companies need to spend more capital on inventory costs. The purpose of this study is to find out whether CV.
Gober Indo Group has properly controlled the inventory of raw materials. The raw material inventory control method
used in this study is the min-max stock method. This method determines how many safety supplies, minimum
inventory, maximum inventory, and order quantity. After doing research, CV. Gober Indo Group has excess inventory
of raw materials. The amount of inventory controlled by using the min-max stock method produces results that are
more efficient when compared to the amount of the company's final inventory.
Keywords: Inventory control, raw materials, maximum minimum inventory, excess inventory.
persediaannya di mana nilai-nilai min-max jarang Hampir semua organisasi pada suatu waktu
berubah, mungkin beberapa kali per tahun. Dari diperhadapkan pada masalah kelebihan dan
perspektif pemesanan Min / Max, ketika keusangan persediaan apapun penyebabnya,
pemesanan ulang adalah untuk dilakukan, baik diperlukan suatu tindakan untuk mengurangi
nilai-nilai min dan max harus diperbarui dengan atau menghilangkan item-item tersebut dari
nilai reorder point yang dihasilkan dari persediaan. Untuk melakukan hal ini,
perhitungan perkiraan kuantil. menejemen pertama sebaiknya memastikan
Metode yang digunakan untuk menentukan saat bahwa penumpukan persediaan tidak berlanjut
harus diadakan pemesanan lagi sedemikian rupa akibat kebijakan pemesanan saat ini; baru
sehingga kedatangan atau penerimaan bahan kemudian mengambil langkah-langkah untuk
baku yang dipesan di atas safety stock sama mengeluarkan persediaan tersebut. Catatan
dengan nol. persediaan perpetual akurat yang menunjukan
jumlah serta tanggal perolehan dan pengeluaran
Didasarkan pada pernyantaan bahwa jumlah bahan baku, dan tinjauan ulang periodik atas
dari sebagian besar item persediaan berada pada catatan tersebut, diperlukan untuk
kisaran batas tertentu. Jumlah maksimum untuk mengidentifikasikan item yang usang atau
setiap item ditetapkan. Tingkat minimum sudah berlebih. Keusangan bahan baku biasanya terjadi
memasukan margin pengaman yang diperlukan bila suatu produk dirancang ulang atau
untuk mencegah terjadinya kehabisan dihentikan produksinya. Penjualan segera
persediaan selama siklus pemesanan kembali. persediaan tersebut dengan cara menerima
Tingkat minimum menentukan titik pemesanan tawaran pertama yang wajar sering kali
kembali, danjumlah pesanan sama dengan merupakan kebijakan yang terbaik.
selisih antara tingkat maksimum dengan tingkat
minimum. Metode ini dapat didasarkan pada Dari segi akuntansi, dalam kegiatan pengadaan
observasi fisik, atau dapat dimasukan kedalam dan penyimpanan bahan baku, akan timbul
sistem akuntansi. masalah penentuan harga pokok bahan yang
dibeli, sedangkan pada saat bahan dipakai timbul
max stock menghasilkan hasil yang lebih efisien sulit untuk menemukan solusi global, simulated
bila dibandingkan dengan jumlah inventaris annealing digunakan untuk menemukan solusi
akhir perusahaan. Dengan metode min-max yang tepat. Hasil model dibandingkan dengan
perusahaan dapat berhemat Rp. 700.000 untuk temuan metode lain baik untuk ketidaksamaan
setiap periode. dan total nilai persediaan.
Raheliya Br Ginting (2014:128), penelitian ini Dalam metode min-max, kuantitas maksimum
menggunakan metode mamdani dengan fungsi dan minimum untuk setiap jenis bahan baku
implikasi Min dan Prod dan defuzzifikasi sudah ditentukan. Tingkatan minimum
dilakukan dengan menggunakan metode merupakan marjin pengaman yang diperlukan
centroid. Dari analisis yang telah dilakukan maka untuk mencegah terjadinya kekurangan bahan
didapatkan output dengan fungsi implikasi Max- baku, dan tingkat minimum ini sekaligus
Prod lebih besar dibanding Max-Min, maka merupakan titik untuk melakukan pemesanan
sebelum menyelesaikan suatu kasus seharusnya kembali, dimana kuantitas bahan baku yang
dilakukan pertimbangan terhadap pemilihan dipesan adalah sebesar kebutuhan untuk
fungsi implikasi yang sesuai, Berdasarkan hasil menjadikan persediaan pada tingkat yang
penelitian yang telah dilakukan, maka dapat maksimum. Pelaksanaan metode Min-Max ini
diambil kesimpulan bahwa dengan melakukan didasarkan pada observasi fisik atau melalui
analisis terlebih dahulu terhada metode yang pencatatan dalam system akuntansi.
digunakan maka akan didapatkan keputusan
yang lebih objektif, dalam penyelesaian kasus Metodologi Penelitian
yang dilakukan penulis maka penggunana
Fungsi implikasi metode Max-Min lebih mudah Penelitian ini dilakukan pada Gober Indo Group
dalam mendapatkan output dibanding metode Banda Aceh, yang beralamat Jl. Mr. Moh. Hasan
Max-Prod, dan hasil luas dari setiap rule baik No 77 Batoh - Banda Aceh, Provinsi Aceh,
dari fungsi Max-Min maupun dengan Max-Prod Indonesia. Metode penelitian ini menggunaan
akan digabungkan dengan konsep max (union). metode Minimum-Maksimum (Min-max).
Sehingga dengan demikian pemilihan dari Metode Minimum-Maksimum (Min-max)
fungsi implikasi Max-Min dan Max-Prod akan Konsep metode Min-max ini dikembangkan
berpengaruh untuk menentukan luas daerah berdasarkan suatu pemikiran sederhana untuk
variabel output serta titik pusat dari daerah menjaga kelangsungan beroperasinya suatu
tersebut (Ginting, 2014:137). pabrik, beberapa jenis barang tertentu dalam
jumlah minimum sebaiknya tersedia di
Penelitian lainya yang dilakukan oleh persediaan, suapaya sewaktu-waktu ada yang
Mohammaditabar,. et al (2012: 655), Jumlah item rusak, dapat langsung diganti. Tetapi Barang
inventaris yang sangat besar menyulitkan proses yang tersedia dalam persediaan tadi juga jangan
kontrol inventaris. Perusahaan terlalu banyak, ada maksimumnya supaya
mengelompokkan barang-barang inventaris biayanya tidak terlalu mahal. (Indrajit dan
mereka ke dalam beberapa kelompok dan Djokopranoto, 2003:51). Cara kerja metode Min-
mengambil kebijakan kontrol inventaris yang max berdasarkan Fadilillah et al (2008:148) yaitu:
serupa untuk barang-barang di setiap kelompok Apabila persediaan telah melewati batas-batas
untuk mengatasi masalah ini. Dalam hal ini minimum dan mendekati batas Safety stock, maka
banyak metode pengelompokan telah Reorder harus dilakukan, Jadi batas minimum
diusulkan. Beberapa peneliti telah mempelajari adalah batas Reorder Level, Batasmaksimum
kebijakan persediaan yang tepat untuk setiap adalah batas kesediaan perusahaan atau
kelompok. Karena tindakan kategorisasi dan manajemen menginvestasikan uangnya dalam
pemilihan kebijakan merupakan solusi sub- bentuk persediaan bahan baku. Jadi dalam hal
optimal untuk masalah awal kebijakan batas maksimum dan minimum digunakan untuk
pengendalian inventaris yang efisien, makalah dapat menentukan Order Quantity.
ini mengusulkan model terintegrasi untuk
mengkategorikan item dan menemukan Dalam mencari jumlah Safety stock yang
kebijakan terbaik secara bersamaan. Karena seharusnya dimiliki perusahaan, dibutuhkan nilai
Max = 2 (Rj x L)
= 2 X ( 61 m x 7 d )
= 854 Meter
Daftar Pustaka
Djunaidi, M., Setiawan, E. and Andista, F.W., Mail, A., Asri, M., Padhil, A. and Chairany,
2005. Penentuan jumlah produksi dengan N.C., 2018. Pengendalian Persediaan
aplikasi metode fuzzy–mamdani. Jurnal Bahan Baku Menggunakan Metode Min-
Ilmiah Teknik Industri, 4(2), pp.95-104. max Stock di PT. Panca USAha Palopo
Plywood. Journal of Industrial Engineering
Ginting, R.B., 2014. Analisis Fungsi Implikasi Management, 3(1).
Max-Min dan Max-Prod Dalam Marbun, M. and Sihotang, H.T., 2017.
Pengambilan Keputusan. Creative Perancangan Sistem Perencanaan Jumlah
Information Technology Journal, 1(2), pp.128- Produksi Roti Menggunakan Metode
138. Fuzzy Mamdani. Jurnal Mantik Penusa,
20(1).
Iqbal, T., Aprizal, D. and Wali, M., 2017.
Aplikasi Manajemen Persediaan Barang Mohammaditabar, D., Ghodsypour, S.H. and
Berbasis Economic Order Quantity O'Brien, C., 2012. Inventory control
(EOQ). Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi system design by integrating inventory
Informasi dan Komunikasi), 1(1), pp.48-60. classification and policy selection.
International Journal of Production Economics,
Ismunandar, R., Hendriadi, A.A. and Garno, 140(2), pp.655-659.
G., 2018. Kajian Metode Economic
Order Quantity dan Reorder Point pada Mulyanti, D., 2011. Analisis pengendalian
Aplikasi Point Of Sale. Jurnal Informatika: persediaan buah segar pada Hipermarket
Jurnal Pengembangan IT, 3(3), pp.316-323. Giant Poins Labak Bulus. Skripsi. UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Sains
Kahfi, H., 2015. Pengendalian Persediaan dan Teknologi.
Filter Oli, Filter Solar, Filter Solar Bawah,
Filter Solar Atas, Filter Udara, Filter Pramono, G.H., 2008. Akurasi metode IDW
Udara Dalam, Dan Filter Udara Luar dan Kriging untuk interpolasi sebaran
Menggunakan Metode Economic Order sedimen tersuspensi di Maros, Sulawesi
Quantity (Studi Kasus di PT Aneka Selatan.
Dharma Persada Yogyakarta). (Doctoral
dissertation, UPN Veteran Yogyakarta). Prima Fithri, M.T. and Berlian, Y., 2015.
Pengelolaan Persediaan Barang Suku
Kinanthi, A.P., Herlina, D. and Mahardika, Cadang (Spare Parts) pada Gudang PT.
F.A., 2016. Analisis Pengendalian Semen Padang. Jurnal Ilmiah Teknik Industri,
Persediaan Bahan Baku Menggunakan p.1.
Metode Min-max (Studi Kasus PT. Djitoe
Indonesia Tobacco). PERFORMA: Media Sadriatwati, S.E., 2017. Analisis Perbandingan
Ilmiah Teknik Industri, 15(2). Metode EOQ dan Metode POQ
Denganmetode Min-max dalam
Lukita, K.C., 2017. Pengendalian Persediaan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada
Bahan Baku Cup 120 Ml Menggunakan PT Sidomuncul Pupuk NUSANTARA.
Metode Eoq, Poq, dan Min-max pada Admisi dan Bisnis, 17(1), pp.11-22.
Perum Jasa Tirta I Malang. Jurnal Ilmiah
Mahasiswa FEB, 5(2). Vergianti, A., 2018. Perencanaan Kebutuhan
Persediaan Bahan Baku pada Proses Body
Repair Mobil dengan Menggunakan
Metode Min-Max (Doctoral dissertation,
Universitas Muhammadiyah Surakarta).