0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan37 halaman

Potensi Sumber Air di Pamekasan

Dokumen ini membahas potensi sumber air baku di Kabupaten Pamekasan. Terdapat dua jenis potensi yaitu air permukaan dan air tanah. Air permukaan terdiri dari 13 sungai utama dengan Sungai Semajid sebagai sungai terpanjang. Sungai Semajid dan Lembun Bunter memiliki debit tinggi dan potensi untuk menjadi sumber air bersih. Terdapat juga 19 kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dimana DAS Semajid memiliki

Diunggah oleh

SigitBambang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan37 halaman

Potensi Sumber Air di Pamekasan

Dokumen ini membahas potensi sumber air baku di Kabupaten Pamekasan. Terdapat dua jenis potensi yaitu air permukaan dan air tanah. Air permukaan terdiri dari 13 sungai utama dengan Sungai Semajid sebagai sungai terpanjang. Sungai Semajid dan Lembun Bunter memiliki debit tinggi dan potensi untuk menjadi sumber air bersih. Terdapat juga 19 kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dimana DAS Semajid memiliki

Diunggah oleh

SigitBambang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air

Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

VI. BAB VI
POTENSI AIR BAKU

Potensi sumber daya air eksisting di Kabupaten Pamekasan terdiri dari potensi air
permukaan berupa kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan air tanah berupa kawasan
Cekungan Air Tanah (CAT). Selain itu, terdapat pula data potensi sumber daya air yang
terutama dimanfaatkan untuk pertanian dari Dinas Pengairan Kabupaten Pamekasan.

6.1. POTENSI AIR PERMUKAAN


Air permukaan sesuai difinisinya adalah air yang keluar dari permukaan bumi secara
alami. Yang termasuk dalam jenis air ini adalah air sungai, mata air air danau dan waduk
serta embung-embung. Kabupaten Pamekasan memiliki sumberdaya air yang dapat
dikelompokkan menjadi 2, yaitu :
1. Air tanah mencakup air tanah dangkal dan air tanah dalam
2. Air permukaan yang mencakup Daerah Aliran Sungai, laut dan muara, Daerah
irigasi, kolong, serta sebagian kecil genangan.

6.1.1. Sungai
Potensi sumber daya air sungai di Kabupaten Pamekasan sangat spesifik karena
sungainya panjang dan perbedaan elevasi antara muara dengan bagian hulu relatif datar,
dengan curah hujan yang sedang maka didalam pengelolaannya jelas membutuhkan
penanganan yang khusus.
Sungai-sungai ini berfungsi sebagai sistem buangan air hujan alam, yang
mengalirkan air hujan dan bermuara pada sungai induk. Sungai-sungai pada daerah
penyelidikan umumnya berjarak panjang dan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap
penyediaan sumber air baku yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Sungai yang ada di Kabupaten Pamekasan ada yang bersifat perenial (berair
sepanjang tahun) dan intermiten (kering di musim kemarau), sedangkan yang bersifat
perennial umumnya tidak susut dimusim kemarau, hal ini antata lain disebabkan kecilnya
infiltrasi dengan permeabilitas rendah. Sungai seperti yang kita ketahui bersama erat sekali
hubungannya dengan Daerah Aliran Sungai.
Pada saat ini terdapat 13 sungai besar dan kecil yang membentang di seluruh
wilayah. Sungai terbesar merupakan Sungai Semajid yag terletak di Kecamatan Pademawu.

VI-1
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Pamekasan, rincian dari sungai yang terdapat di
wilayah tersebut meliputi:
1. Sungai Kloang, bermuara di Selat Madura.
2. Sungai Lembun Bunter, bermuara di Selat Madura.
3. Sungai Sbr Payung, bermuara di Selat Madura.
4. Sungai Semajid, bermuara di Selat Madura yang melewati Kecamatan Palengaan,
Proppo, Pegantenan, Kadur, Larangan, Pamekasan, Tlanakan, dan Pademawu.
5. Sungai Jombang, bermuara di Selat Madura.
6. Sungai Tambak Ponteh, bermuara di Selat Madura.
7. Sungai Pendi, bermuara di Selat Madura.
8. Sungai Egrang bermuara di Selat Madura
9. Sungai Berlanjang, bermuara di Selat Madura. bermuara di Selat Madura.
10. Sungai Lesong bermuara di Laut Jawa dengan anak sungai Kali Tabuk.
11. Sungai Tamberu, bermuara di Selat Madura
12. Sungai Angsokah, bermuara di Selat Madura.
13. Sungai Pasean, bermuara di Laut Jawa dengan anak sungai Kali Bunbaceng.
Pola aliran sungai yang ada di yang berasal dari sumber mata air permukaan
cendrung mengikuti pola aliran sungai sejajar teranyam (Brainded), berkelok putus
(anastomik), cakar ayam bersifat tetap, sementara dan berkala. Untuk panjang sungai rata-
rata berkisar 4 – 16 km, dimana anak sungai terpanjang dengan panjang 16 km adalah
Sungai Semajid yang terdapat di Kecamatan Pademawu dan sungai terpendek adalah
Sungai Jombang yang terdapat di Kecamatan Pamekasan dengan panjang sungai sebesar
4 km.
Setiap kecamatan yang terdapat di dilintasi oleh sungai. Salah satu sungai yang
terpanjang di dalah Sungai Semajid. Sungai ini memiliki panjang sebesar 16 km dan
melintas di Kecamatan Palengaan, Proppo, Pegantenan, Kadur, Langaan, Pamekasan,
Tlanakan, dan Pademawu. Sungai terapanjang kedua adalah Lembun Bunter di Kecamatan
Waru, dengan panjang sebersar 11 km. Masih banyak terdapat sungai-sungai kecil lainnya
di wilayah baik yang mengalir hanya pada musim penghujan maupun yang mengalir pada
sepanjang tahun. Total jumlah sungai di adalah sebanyak 13 sungai. Sungai-sungai yang
berpotensi sebagai sumber penyediaan kebutuhan air bersih adalah Sungai Semajid dan
Sungai Lembun Bunter, Sungai-sungai yang ada di dapat dilihat pada Tabel 6.1 berikut ini.
Sedangkan gambar inventarisasi potensi air baku permukaan atau sungai dapat dilihat pada
pada Gambar 6.1. Peta Sungai Kabupaten Pamekasan.

VI-2
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

Tabel 6. 1 Inventarisasi Sumber Air Baku Berupa Sungai


Panjang Sungai
No. Nama Sungai Kecamatan Muara
(km)
1 Kloang Kadur/Pamekasan 6 Selat Madura
2 Lembun Bunter Palengaan/Proppo/ 11 Selat Madura
Pamekasan
3 Sbr Payung Proppo/Pamekasan 10 Selat Madura
4 Semajid Pamekasan/Pademawu 16 Selat Madura
5 Jombang Pamekasan 4 Selat Madura
6 Tambak Ponteh Larangan/Galis 9 Selat Madura
7 Pendi Larangan/Galis 9 Selat Madura
8 Egrang Larangan 8 Selat Madura
9 Berlanjang Waru 5 Laut Jawa
10 Lesong Batumarmar 6 Laut Jawa
11 Tamberu Batumarmar 5 Laut Jawa
12 Angsokah Pasean 6 Laut Jawa
13 Pasean Pasean 8 Laut Jawa

Sumber: Kabupaten Pamekasan dalam Angka, 2019

Selain itu, terdapat pencatatan debit aliran sungai yang dilakukan oleh Unit Kerja
UPT PSAWS Madura, Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur. Pada pemantaun debit
aliran dilakukan pada dua sungai, yaitu pada Sungai Sela dan Sungai Semajid. Sungai
Semajid memiliki debit aliran rata-rata yang lebih besar dibandingkan Sungai Sela. Hasil
Pemantauan debit aliran sungai di setiap bulan pada tahun 2014 yang dilakukan oleh UPT
PSAWS Madura terdapat pada Tabel 6.2.
Berdasarkan Tabel 6.2 Sungai Sela memiliki debit rata-rata tiap bulan sebesar 0,02
m3/detik. Sungai Sela memiliki debit terkecil pada periode bulan Juni hingga bulan Agustus
dengan debit aliran yang tidak lebih dari 0,01 m3/detik. Hal ini dikarenakan pada musim
kemarau, kondisi sungai ini cenderung kering sehingga debit aliran air sangat kecil. Sungai
Semajid memiliki debit rata-rata tiap bulan sebesar 2,58 m3/detik. Sungai Semajid memiliki
debit terkecil pada periode bulan Agustus hingga bulan Oktober dengan debit aliran yang
tidak lebih dari 0,177 m3/detik. Namun nilai debit terkecil dari Sungai Semajid masih lebih
besar daripada debit terkecil Sungai Sela. Sungai semajid memiliki debit aliran rata-rata
yang relatif lebih besar daripada Sungai Sela, sehingga Sungai Semajid sangat berpotensi
digunakan untuk sumber penyediaan air bersih.

VI-3
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Data Kawasan DAS di Kabupaten Pamekasan diperoleh dari data BNPB. Kawasan
terluas adalah DAS Semajid yang melingkupi 23 ribu hektar dan melewati 9 (sembilan)
kecamatan. Kemudian diikuti oleh DAS Tamberu yang yang melewati 4 (empat) kecamatan.
Data lokasi DAS ditampilkan pada Tabel 6.2.
Tabel 6. 2 Kawasan DAS di Kabupaten Pamekasan
Nama DAS Kecamatan Luas (ha)
Angsokah Pasean 1.261,48
Anjeli Waru, Pasean 643,14
Dingin Tlanakan 562,42
Gangsian Tlanakan 956,26
Jleket Tlanakan 544,18
Kemuningan Palengaan 5,24
Klompang Galis, Kadur, Larangan 2.501,89
Kramat Tlankan 869,17
Lesong Batumarmar, Waru 2.572,32
NN Batumarmar, Galis, Kadur, Larangan, 9.493,32
Pademawu, Pamekasan, Pasean
Tlanakan, Waru
Orodalem Tlanakan 360,53
Pakemban Kadur, Pakong 2.211,27
Panjengan Panjegan 16,74
Pasean Batumarmar, Pakong, Pasean, Waru 8.336,29
Pasongsongan Pasean 670,58
Patemon Palengaan, Proppo, Tlanakan 1.225,60
Rombosan Pandemawu, Tlanakan 535,00
Semajid Kadur, Larangan, Pademawu, Pakong, 23.726,16
Palengaan, Pamekasan, Pegantenan,
Proppo, Tlanakan
Saroka Kadur, Pakong, Pegantenan, Waru 3.911,74
Sumbermangk Kadur, Larangan 1.508,24
a
Sumbertawar Batumarmar, Pasean, Waru 624,36
Tamberu Batumarmar, Pakong, Pegantenan, Waru 10.581,655
Proppo Pademawu, Palengaan, Proppo, Tlanakan 6.494.08

Sumber: BNPB, 2021

VI-4
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Data sumber mata air disajikan dalam Tabel 6.3. Lokasi sumber terbanyak di
Kecamatan Pakong. Sumber mata air dan bendungan merupakan salah satu sumberdaya
yang sangat penting bagi pertanian dan kehidupan sehari-hari.

Tabel 6. 3 Jumlah Sumber/Mata Air


Sumber/Mata Air
No. Kecamatan
Jumlah Areal (Ha)
1 Tlanakan 1 2
2 Pademawu 1 6
3 Galis - -
4 Larangan 3 281
5 Pamekasan 1 5
6 Proppo - -
7 Palengaan 2 10
8 Pegantenan 6 260
9 Kadur 1 10
10 Pakong 18 1.257
11 Waru 2 105
12 Batumarmar 1 15
13 Pasean 4 138
Jumlah 40 2.089

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kabupaten Pamekasan, 2018

VI-5
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
A. Neraca Air Permukaan Kabupaten Pamekasan
Neraca air merupakan potensi air/sungai yang akan dimanfaatkan sebagai sumber
air baku, dimana potensi air tersebut dapat dihitung dari data debit andal sungai dikurangi
debit yang sudah dimanfaatkan. Potensi air yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi
kebutuhan air di wilayah studi mencakup air permukaan/sungai, danau, kolong, mata air,
waduk, dan air tanah. Keberadaan sumber air permukaan di wilayah studi cukup melimpah
karena banyak beberapa alternatif sumber air yang terdapat di desa-desa di 13 kecamatan
yang menjadi lokasi dari studi ini.
Kuantitas sumber air yang ada di wilayah studi harus diidentifikasi dan dibandingkan
dengan kuantitas pemanfaatan air yang ada saaat ini. Selisih antara kapasitas sumber
dengan pemafaatan eksisting merupakan potensi air baku yang bisa digunakan untuk
pemenuhan sumber air di wilayah studi. Secara lengkap neraca air di wilayah studi dapat
dijelaskan sebagai berikut :
Tabel 6. 4 Neraca Air Kabupaten Pamekasan
Potensi Air Baku (l/dtk)
N Kecamat
Sung Wad Mata Air Jumlah Air Minum Jumlah Sisa
o an
ai uk Air Tanah
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Tlanakan 0,002 98,5 85
183,5 1,75 1,75 181,75
2 Pademaw 2700 0,004 4 20
u 2.724,0 3,50 3,50 2.720,50
3 Galis 15 7,5
15,0 3,50 3,50 11,50
4 Larangan 0,013 58,5 17,5
76,0 3,50 3,50 72,51
5 Pamekas 0,75 4 180
an 184,8 175,20 175,20 9,55
6 Proppo 0,02 0 47,5
47,5 3,50 3,50 44,02
7 Palengaa 0,019 0 10
n 10,0 19,84 19,84 (9,82)
8 Peganten 0,002 200 10
an 210,0 3,50 3,50 206,50
9 Kadur 0,018 49 2
51,0 1,75 1,75 49,27
1 Pakong 0,010 963,5 40
0 1.003,5 3,50 3,50 1.000,01

VI-6
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
1 Waru 94 40
1 134,0 3,50 3,50 130,50
1 Batumarm 1350 14 2,5
2 ar 1.366,5 1,75 1,75 1.364,75
1 Pasean 1350 107,5 7,5
3 1.457,5 3,50 3,50 1.454,00

Sumber: Hasil Analisa

6.1.2. Waduk
Waduk/Embung menurut pengertian umum adalah tempat pada permukaan tanah
yang digunakan untuk menampung air saat terjadi kelebihan air / musim penghujan
sehingga air itu dapat dimanfaatkan pada musim kering. Sumber air waduk terutama berasal
dari aliran permukaan ditambah dengan air hujan langsung. Waduk dapat dimanfaatkan
antara lain sebagai berikut:
1. Irigasi
Pada saat musim penghujan, hujan yang turun di daerah tangkapan air sebagian
besar akan mengalir ke sungai. Kelebihan air yang terjadi dapat di tampung waduk
sebagai persediaan sehingga pada saat musim kemarau tiba air tersebut dapat
digunakan untuk berbagai keperluan antara lain irigasi lahan pertanian.
2. PLTA
Dalam menjalankan fungsinya sebagai PLTA, waduk dikelola untuk mendapatkan
kapasitas listrik yang dibutuhkan. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah suatu
system pembangkit listrik yang biasanya terintegrasi dalam bendungan dengan
memanfaatkan energi mekanis aliran air untuk memutar turbin yang kemudian akan
diubah menjadi tenaga listrik oleh generator.
3. Penyediaan air baku
Air baku adalah air bersih yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air minum
dan air rumah tangga. Waduk selain sebagai sumber pengairan persawahan juga
dimanfaatkan sebagai sumber penyediaan air baku untuk bahan baku air minum dan
air rumah tangga. Air yang dipakai harus memenuhi persyaratan sesuai
kegunaannya.

VI-7
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Karakteristik suatu waduk merupakan bagian pokok dari waduk yaitu volume hidup
(live storage), volume mati (dead storage), tinggi muka air (TMA) maksimum, TMA minimum,
tinggi mercu bangunan pelimpah berdasarkan debit rencana.
Dari karakteristik fisik waduk tersebut didapatkan hubungan antara elevasi dan
volume tampungan yang disebut juga liku kapasitas waduk. Liku kapasitas tampungan
waduk merupakan data yang menggambarkan volume tampungan air di dalam waduk pada
setiap ketinggian muka air. Beberapa waduk yang ada di antara lain sebagaimana pada
Tabel 6.4 berikut ini:

Tabel 6. 5 Data Lokasi Waduk/Embung


Lokasi
No. Nama Embung Luas (Ha)
Desa Kecamatan
I EMBUNG BESAR
1 Bangkes Bangkes Kadur 5,0
2 Lancar Lancar Larangan 1,7
3 Palengaan Laok Palengaan Laok Palengaan 1,2
4 Panyepen Potoan Laok 1,3
II EMBUNG GEOMEMBRAN
1 Pakong Pakong Pakong 0,2
2 Mertajih Murtajih Pademawu 0,3
III EMBUNG KECIL
1 Majungan Majungan Pademawu 0,4
2 Larangan Badung Larangan Palengaan 0,1
Badung
3 Rombuh Rombuh Palengaan 0,2
4 Palesanggar Palesanggar Pegantenan 0,3
5 Dabuan Dabuan Tlanakan 0,2
6 Lebbek Lebbek Pakong 0,2
7 Klompang Timur Klompang Timur Pakong 0,3

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Pengairan

VI-8
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Terdapat 15 bendungan di Kabupaten Pamekasan dengan total volume air sekitar
3.510 m3 pada musim hujan dan 947 m3 pada musim kemarau. Proses sedimentasi dan
pendangkalan bendungan sering terjadi, yang dipicu oleh pola pengelolaan lahan-lahan
pertanian yang kurang memperhatikan aspek-aspek konservasi tanah dan air. Beban erosi
yang tinggi bercampur dengan pupuk dari lahan pertanian menyebabkan kondisi danau
mengalami pengayaan nutrien yang memacu pertumbuhan tumbuhan air.

Tabel 6. 6 Nama-Nama Dam/Bendungan


DEBIT L/det.
Dam Areal
No. Penghujan Kemarau Lokasi
/Bendungan (Ha)
(Max) (Min)
1. Dam Samiran 2.462 2.200 700 Ds. Kodik Kec. Proppo
2. Dam Klampar 189 147 38 Ds. Klampar – Proppo
3. Dam Toronan 53 40 19 Ds. Toronan – Pamekasan
4. Dam 121 137 37 Ds. Kowel – Pamekasan
Blumbungan
5. Dam Grujugan 98 58 22 Ds. Grujugan – Larangan
6. Dam Bulay 238 185 23 Ds. Bulay – Galis
7. Dam Polagan 321 220 30 Ds. Polagan – Galis
8. Dam Duko I 98 60 5 Ds. Duko – Larangan
9. Dam Duko II 33 24 5 Ds. Duko – Larangan
10. Dam Lancar 138 69 3 Ds. Lancar – Larangan
11. Dam Taman 30 52 6 Ds. Seddur – Pakong
Pakong
12. Dam Cenlecen 51 43 8 Ds. Cenlecen – Pakong
13. Dam Batu 190 136 25 Ds. Bt. Kerbuy – Pasean
Kerbuy

VI-9
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
DEBIT L/det.
Dam Areal
No. Penghujan Kemarau Lokasi
/Bendungan (Ha)
(Max) (Min)
14. Dam Angsoka 3 3 1 Ds. Bt. Kerbuy – Pasean
15. Dam Batu 100 136 25 Ds. Bt. Bintang-Btmarmar
Bintang
JUMLAH 4.125 3.510 947

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kabupaten Pamekasan, 2018

Berdasarkan data lokasi waduk pada Tabel 6.5, terdapat tiga jenis embung yang
terdapat Kabupaten Pamekasan. Jenis embung tersebut terdiri dari embung besar, embung
geomembran, dan embung kecil. Embung/waduk yang berpotensi dimanfaatkan untuk
persediaan kebutuhan air minum antara lain Embung Bangkes dan Embung Panyepen.
Embung Bangkes, Lancar, dan Palengaan Laok berstatus kepemilikan tanah oleh
Pemerintah. Sedangkan bangunan ketiga embung tersebut merupakan kepemilikan dari
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Sedangkan Embung Panyepen berstatus
kepemilikan tanah oleh Pesantren Panyepen. Embung Pakongg dan Murtajih berstatus
kepemilikan tanah oleh desa setempat. Sedangkan bangunan kedua embung tersebut
merupakan kepemilikan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Seluruh embung
kecil yang terdapat di berstatus kepemilikan tanah oleh desa setempat.
Berdasarkan Pengairan Dalam Angka Tahun 2014 Provinsi Jawa Timur, terdapat 11
embung yang tersebar di Embung tersebut dimanfaatkan sebagai sumber irigasi dan
kebutuhan air domestik pada kawasan sekitar waduk. Nama embung beserta volume
tampungan dan kapasitas efektif dapat dilihat pada Tabel 6.7.

Tabel 6. 7 Kapasitas dan Pemanfaatan Waduk di Kabupaten Pamekasan


Lokasi Volume Kapasitas
No. Nama Embung Tampungan Efektif Manfaat
Kecamatan Desa
(10 m )
3 3
(10 m )
3 3

1 Bujur Timur Batu Marmar Bujur Timur 241,93 145,16 Irigasi & Domestik
2 Kapong Batu Marmar Kapong 319,22 191,53 Irigasi & Domestik
3 Sumber Waru Waru Sumber Waru 662,66 397,60 Irigasi & Domestik
4 Sumber Waru I Waru Sumber Waru 235,00 141,00 Irigasi & Domestik
5 Sumber Kontes Waru Bayur 421,99 253,19 Irigasi & Domestik
6 Tampojung Tinggi Waru Tampojung 168,99 101,39 Irigasi & Domestik
7 Tlontoares Waru Tlontoares 67,01 40,20 Irigasi & Domestik

VI-10
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Lokasi Volume Kapasitas
No. Nama Embung Manfaat
Kecamatan Desa Tampungan Efektif
8 Angsana Palenga'an Angsana (10 3
28,38m3) 17,03 Irigasi & Domestik
9 Akkor Palenga'an Akkor 6,37 3,82 Irigasi & Domestik
10 Pamoroh Kadur Pamaroh 530,67 318,40 Irigasi & Domestik
11 Lebbek Pakong Lebbek 15,67 9,40 Irigasi & Domestik

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan Tabel 6.7 Embung Sumber Waru dan Embung Pamoroh memiliki
kapasitas efektif yang tertinggi dengan volume yang lebih dari 300.000 m3. Embung Sumber
Waru memiliki volume sebesar 397.600 m3, sedangkan Embung Pamoroh memiliki volume
sebesar 318.400 m3. Kedua embung tersebut sangat berpotensi untuk dimanfaatkan
sebagai sumber penyediaan kebutuhan air bersih. Sedangkan kualitas air embung yang
diambil dari 4 titik sampling yaitu Embung di Desa Bangkes Kecamatan Kadur, Embung
Desa Klampar Kecamatan Proppo, Embung Ds. Pelenga’an Laok Kecamatan Palenga’an.
Dan Embung Ds. Poto’an Laok Kecamatan Palenga’an menunjukan kualitas air masih baik.

A. Waduk / Embung Samiran


Waduk / Embung Samiran yang terletak di Kecamatan Pamekasan, memiliki total
luasan wilayah sebesar 5,09 Ha dengan masing-masing wilayah memiliki rincian sebesar
Embung A sebesar 0,78 Ha, Embung B sebesar 1,01 Ha, dan Embung C sebesar 3,3 Ha.

Gambar 6.1 Letak dan Kondisi Eksisting Waduk / Embung Samiran

VI-11
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Pada waduk ini juga memiliki pembangunan WTP (Water Treatment Plant yang
digunakan sebagai sarana akses air minum dari Dinas PUPR. Pada saat ini Embung
Samiran dalam WTP dapat melayani 3.903 unit sambungan rumah yang tersebar di
beberapa wilayah seperti Kecamatan Tlanakan, Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan
Pademawu.
Dalam pengoperasian Waduk / Embung Samiran memiliki 2 pola operasi yang
diterapkan saat terjadinya perbedaan musim baik dalam musim hujan serta musim kemarau.
Pada musim hujan waduk ini dapat mengoperasikan pelayanan sebanyak 50 liter/detik
selama 24 jam, sedangkan dalam musim kemarau (Juli – November) melayani sebanyak 50
liter/detik selama 10 jam.
Hasil perhitungan debit bulanan yang menunjukan potensi sumber daya air dengan
pada Embung Samiran Kabupaten Pamekasan, disajikan dalam bentuk gambar grafik
dibawah ini sebagai berikut :

VI-12
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

Gambar 6.2 Grafik Ketersediaan Waduk / Embung Samiran


Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-13
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

170 ltr/dtk

50 ltr/dtk

*) Bangunan WTP memiliki kapasitas pelayanan 50 liter/detik

Gambar 6.3 Debit Andalan Waduk / Embung Samiran


Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-14
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Pada Gambar 6.4 menyatakan debit pelayanan yang digunakan dalam WTP
memiliki besaran 50 liter/detik, akan tetapi dalam Embung Samiran memiliki kapasitas
pelayanan sebesar 170 liter/detik sehingga pengguanaan air dalam waduk masih memiliki
cadangan sebesar 120 liter/detik yang dapat digunakan pemakaian air minum dalam sehari-
hari. Berdasarkan analisis sebelumnya, disebutkan bahwa Embung Samiran dapat
dilakukan pembangunan WTP yang kedua sebagai pemenuhan kebutuhan air dalam
Kecamatan Pamekasan.
Berikut merupakan hasil rincian simulasi perhitungan Neraca Air dalam 3 tahun, yang
disajikan dalam tabel berikut :

VI-15
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 8 Matriks Perbandingan Alternatif Waduk / Embung Samiran
MATRIKS PERBANDINGAN ALTERNATIF
SIMULASI TAHUN PERTAMA
INFLOW MUSIM HUJAN STATUS OUTFLOW MUSIM KEMARAU
TAMPUNGAN END STORAGE
NO ALTERNATIF POMPA HILIR PIPA CREST SIDE SPILLWAY HULU JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER
m3/dt m3/dt Average (m3/dt) m3 Jul-I Jul-II Jul-III Ags-I Ags-II Ags-III Sep-I Sep-II Sep-III Okt-I Okt-II Okt-III Nov-I Nov-II Nov-III m3
1 ALTERNATIF 1 0.025 0.025 0.0019 244,330 Ok Ok Ok Ok Ok Ok Ok - - - - - - - - 168,543
2 ALTERNATIF 2 0.025 0.025 0.0019 77,443 Ok - - - - - - - - - - - - - - 77,443
SIMULASI TAHUN KEDUA
INFLOW MUSIM HUJAN STATUS OUTFLOW MUSIM KEMARAU
NO ALTERNATIF TAMPUNGAN END STORAGE
POMPA HILIR PIPA CREST SIDE SPILLWAY HULU JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER
m3/dt m3/dt Average (m3/dt) m3 Jul-I Jul-II Jul-III Ags-I Ags-II Ags-III Sep-I Sep-II Sep-III Okt-I Okt-II Okt-III Nov-I Nov-II Nov-III m3
1 ALTERNATIF 1 0.025 0.17 0.0019 244,330 Ok Ok Ok Ok Ok Ok Ok - - - - - - - - 168,543
2 ALTERNATIF 2 0.025 0.17 0.0019 77,443 Ok - - - - - - - - - - - - - - 77,443
SIMULASI TAHUN KETIGA
INFLOW MUSIM HUJAN STATUS OUTFLOW MUSIM KEMARAU
NO ALTERNATIF TAMPUNGAN END STORAGE
POMPA HILIR PIPA CREST SIDE SPILLWAY HULU JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER
m3/dt m3/dt Average (m3/dt) m3 Jul-I Jul-II Jul-III Ags-I Ags-II Ags-III Sep-I Sep-II Sep-III Okt-I Okt-II Okt-III Nov-I Nov-II Nov-III m3
1 ALTERNATIF 1 0.025 0.17 0.0019 244,330 Ok Ok Ok Ok Ok Ok Ok - - - - - - - - 168,543
2 ALTERNATIF 2 0.025 0.17 0.0019 77,443 Ok - - - - - - - - - - - - - - 77,443
Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-16
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 9 Perhitungan Alternatif 1 Simulasi Tahun Pertama Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Side Pompa Pipa Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
Spillway Hilir Crest
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 0 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 167,117 0 0.00 SUCCES
JAN - II 10 167,117 37,811 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,114 21.6 216 1,330 0.00 244,330 89,937 0.10 SUCCES
JAN - III 10 244,330 36,962 0.000 0.025 0.170 168,480 32.40 1,198 21.6 216 1,414 0.00 244,330 167,066 0.19 SUCCES
FEB - I 10 244,330 36,962 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,089 21.6 216 1,305 0.00 244,330 167,175 0.19 SUCCES
FEB - II 10 244,330 37,844 0.001 0.025 0.170 168,916 29.45 1,115 21.6 216 1,331 0.00 244,330 167,585 0.19 SUCCES
FEB - III 8 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 244,330 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 244,330 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 244,330 38,947 0.001 0.025 0.170 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 244,330 38,853 0.002 0.025 0.170 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 244,330 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 244,330 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 244,330 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 244,330 36,603 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 244,330 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 244,330 35,331 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 244,330 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 244,330 35,331 0.001 0.025 0.170 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 244,330 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 244,330 38,947 0.001 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 200,274 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 200,274 37,811 0.000 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 156,035 0 0.00 SUCCES
JUL - III 11 156,035 36,522 0.000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 107,094 0 0.00 SUCCES
AUG - I 10 156,035 36,522 0.001 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 112,551 0 0.00 SUCCES
AUG - II 10 112,551 35,265 0.001 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 69,118 0 0.00 SUCCES
AUG - III 11 69,118 39,517 0.001 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 21,018 0 0.00 SUCCES
SEP - I 10 69,118 39,517 0.004 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 27,840 0 0.00 SUCCES
SEP - II 10 27,840 39,628 0.003 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.006 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.003 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.007 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.009 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.004 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.002 0.025 0.170 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 168,543 0 0.00 SUCCES
DEC - II 10 168,543 39,529 0.010 0.025 0.170 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 244,330 99,806 0.12 SUCCES
DEC - III 11 244,330 39,509 0.012 0.025 0.170 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 244,330 195,191 0.21 SUCCES

Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-17
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 10 Perhitungan Alternatif 1 Simulasi Tahun Kedua Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Side Pompa Pipa Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
Spillway Hilir Crest
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 244,330 39,509 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 244,330 167,100 0.19 SUCCES
JAN - II 10 244,330 39,620 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,167 21.6 216 1,383 0.00 244,330 167,097 0.19 SUCCES
JAN - III 10 244,330 39,644 0.000 0.025 0.170 168,480 32.40 1,284 21.6 216 1,500 0.00 244,330 166,980 0.19 SUCCES
FEB - I 10 244,330 39,644 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,168 21.6 216 1,384 0.00 244,330 167,096 0.19 SUCCES
FEB - II 10 244,330 39,567 0.001 0.025 0.170 168,916 29.45 1,165 21.6 216 1,381 0.00 244,330 167,534 0.19 SUCCES
FEB - III 8 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 244,330 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 244,330 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 244,330 38,947 0.001 0.025 0.170 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 244,330 38,853 0.002 0.025 0.170 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 244,330 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 244,330 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 244,330 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 244,330 36,603 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 244,330 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 244,330 35,331 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 244,330 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 244,330 35,331 0.001 0.025 0.170 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 244,330 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 244,330 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 244,330 38,947 0.001 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 200,274 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 200,274 37,811 0.000 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 156,035 0 0.00 SUCCES
JUL - III 11 156,035 36,522 0.000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 107,094 0 0.00 SUCCES
AUG - I 10 156,035 36,522 0.001 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 112,551 0 0.00 SUCCES
AUG - II 10 112,551 35,265 0.001 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 69,118 0 0.00 SUCCES
AUG - III 11 69,118 39,517 0.001 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 21,018 0 0.00 SUCCES
SEP - I 10 69,118 39,517 0.004 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 27,840 0 0.00 SUCCES
SEP - II 10 27,840 39,628 0.003 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.006 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.003 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.007 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.009 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.004 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.002 0.025 0.170 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 168,543 0 0.00 SUCCES
DEC - II 10 168,543 39,529 0.010 0.025 0.170 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 244,330 99,806 0.12 SUCCES
DEC - III 11 244,330 39,509 0.012 0.025 0.170 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 244,330 195,191 0.21 SUCCES

Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-18
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 11 Perhitungan Alternatif 1 Simulasi Tahun Ketiga Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Intake Pompa Pompa Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 244,330 39,509 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 244,330 167,100 0.19 SUCCES
JAN - II 10 244,330 39,620 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,167 21.6 216 1,383 0.00 244,330 167,097 0.19 SUCCES
JAN - III 10 244,330 39,644 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 32.40 1,284 21.6 216 1,500 0.00 244,330 166,980 0.19 SUCCES
FEB - I 10 244,330 39,644 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,168 21.6 216 1,384 0.00 244,330 167,096 0.19 SUCCES
FEB - II 10 244,330 39,567 0.0005 0.0250 0.1700 168,916 29.45 1,165 21.6 216 1,381 0.00 244,330 167,534 0.19 SUCCES
FEB - III 8 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 244,330 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 244,330 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 244,330 38,947 0.0015 0.0250 0.1700 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 244,330 38,853 0.0018 0.0250 0.1700 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 244,330 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 244,330 37,889 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 244,330 37,889 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 244,330 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 244,330 36,603 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 244,330 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 244,330 35,331 0.0000 0.0250 0.1700 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 244,330 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 244,330 35,331 0.0008 0.0250 0.1700 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 244,330 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 244,330 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 244,330 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 244,330 38,947 0.0006 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 200,274 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 200,274 37,811 0.0003 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 156,035 0 0.00 SUCCES
JUL - III 11 156,035 36,522 0.0000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 107,094 0 0.00 SUCCES
AUG - I 10 156,035 36,522 0.0012 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 112,551 0 0.00 SUCCES
AUG - II 10 112,551 35,265 0.0012 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 69,118 0 0.00 SUCCES
AUG - III 11 69,118 39,517 0.0010 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 21,018 0 0.00 SUCCES
SEP - I 10 69,118 39,517 0.0038 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 27,840 0 0.00 SUCCES
SEP - II 10 27,840 39,628 0.0030 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.0063 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.0000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.0000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.0026 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.0065 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.0094 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.0041 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.0015 0.0250 0.1700 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 168,543 0 0.00 SUCCES
DEC - II 10 168,543 39,529 0.0098 0.0250 0.1700 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 244,330 99,806 0.12 SUCCES
DEC - III 11 244,330 39,509 0.0120 0.0250 0.1700 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 244,330 195,191 0.21 SUCCES
Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-19
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 12 Perhitungan Alternatif 2 Simulasi Tahun Pertama Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Side Pompa Pipa Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
Spillway Hilir Crest
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 0 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 89,674 0.10 SUCCES
JAN - II 10 77,443 37,811 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,114 21.6 216 1,330 0.00 77,443 167,150 0.19 SUCCES
JAN - III 10 77,443 36,962 0.000 0.025 0.170 168,480 32.40 1,198 21.6 216 1,414 0.00 77,443 167,066 0.19 SUCCES
FEB - I 10 77,443 36,962 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,089 21.6 216 1,305 0.00 77,443 167,175 0.19 SUCCES
FEB - II 10 77,443 37,844 0.001 0.025 0.170 168,916 29.45 1,115 21.6 216 1,331 0.00 77,443 167,585 0.19 SUCCES
FEB - III 8 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 77,443 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 77,443 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 77,443 38,947 0.001 0.025 0.170 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 77,443 38,853 0.002 0.025 0.170 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 77,443 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 77,443 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 77,443 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 77,443 36,603 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 77,443 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 77,443 35,331 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 77,443 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 77,443 35,331 0.001 0.025 0.170 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 77,443 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 77,443 38,947 0.001 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 33,387 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 33,387 37,811 0.000 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 0 0 0.00 FALL
JUL - III 11 0 36,522 0.000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - I 10 0 36,522 0.001 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - II 10 0 35,265 0.001 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - III 11 0 39,517 0.001 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - I 10 0 39,517 0.004 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - II 10 0 39,628 0.003 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.006 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.003 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.007 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.009 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.004 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.002 0.025 0.170 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 77,443 91,100 0.11 SUCCES
DEC - II 10 77,443 39,529 0.010 0.025 0.170 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 77,443 175,593 0.20 SUCCES
DEC - III 11 77,443 39,509 0.012 0.025 0.170 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 77,443 195,191 0.21 SUCCES

Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-20
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 13 Perhitungan Alternatif 2 Simulasi Tahun Kedua Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Side Pompa Pipa Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
Spillway Hilir Crest
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 77,443 39,509 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 77,443 167,100 0.19 SUCCES
JAN - II 10 77,443 39,620 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,167 21.6 216 1,383 0.00 77,443 167,097 0.19 SUCCES
JAN - III 10 77,443 39,644 0.000 0.025 0.170 168,480 32.40 1,284 21.6 216 1,500 0.00 77,443 166,980 0.19 SUCCES
FEB - I 10 77,443 39,644 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,168 21.6 216 1,384 0.00 77,443 167,096 0.19 SUCCES
FEB - II 10 77,443 39,567 0.001 0.025 0.170 168,916 29.45 1,165 21.6 216 1,381 0.00 77,443 167,534 0.19 SUCCES
FEB - III 8 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 77,443 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 77,443 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 77,443 38,947 0.001 0.025 0.170 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 77,443 38,853 0.002 0.025 0.170 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 77,443 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 77,443 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 77,443 37,889 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 77,443 36,603 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 77,443 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 77,443 35,331 0.000 0.025 0.170 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 77,443 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 77,443 35,331 0.001 0.025 0.170 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 77,443 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 77,443 38,947 0.000 0.025 0.170 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 77,443 38,947 0.001 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 33,387 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 33,387 37,811 0.000 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 0 0 0.00 FALL
JUL - III 11 0 36,522 0.000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - I 10 0 36,522 0.001 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - II 10 0 35,265 0.001 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - III 11 0 39,517 0.001 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - I 10 0 39,517 0.004 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - II 10 0 39,628 0.003 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.006 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.003 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.007 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.009 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.004 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.002 0.025 0.170 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 77,443 91,100 0.11 SUCCES
DEC - II 10 77,443 39,529 0.010 0.025 0.170 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 77,443 175,593 0.20 SUCCES
DEC - III 11 77,443 39,509 0.012 0.025 0.170 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 77,443 195,191 0.21 SUCCES

Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-21
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 14 Perhitungan Alternatif 2 Simulasi Tahun Ketiga Waduk / Embung Samiran
TOTAL Tampungan Luas Area Inflow Inflow Inflow Total Total Outflow Total End Spill
Evapo WTP Seepage Seepage
Bulan Hari Tampungan Genangan Intake Pompa Pompa Inflow Evapo Air Baku Outflow Storage Out Remark
m3 m2 m3/dt m3/dt m3/dt m3 mm/hr m3 lt/dt m3 m3/hari m3 m3 m3/dt m3 m3 m3/dt
JAN - I 10 77,443 39,509 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 77,443 167,100 0.19 SUCCES
JAN - II 10 77,443 39,620 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,167 21.6 216 1,383 0.00 77,443 167,097 0.19 SUCCES
JAN - III 10 77,443 39,644 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 32.40 1,284 21.6 216 1,500 0.00 77,443 166,980 0.19 SUCCES
FEB - I 10 77,443 39,644 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,168 21.6 216 1,384 0.00 77,443 167,096 0.19 SUCCES
FEB - II 10 77,443 39,567 0.0005 0.0250 0.1700 168,916 29.45 1,165 21.6 216 1,381 0.00 77,443 167,534 0.19 SUCCES
FEB - III 8 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 134,784 23.56 918 21.6 173 1,091 0.00 77,443 133,693 0.19 SUCCES
MAR - I 10 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - II 10 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
MAR - III 11 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 185,328 32.40 1,262 21.6 238 1,499 0.00 77,443 183,829 0.19 SUCCES
APR - I 10 77,443 38,947 0.0015 0.0250 0.1700 169,765 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 168,402 0.19 SUCCES
APR - II 10 77,443 38,853 0.0018 0.0250 0.1700 170,054 29.45 1,144 21.6 216 1,360 0.00 77,443 168,694 0.20 SUCCES
APR - III 10 77,443 37,889 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - I 10 77,443 37,889 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,116 21.6 216 1,332 0.00 77,443 167,148 0.19 SUCCES
MAY - II 10 77,443 36,603 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,078 21.6 216 1,294 0.00 77,443 167,186 0.19 SUCCES
MAY - III 11 77,443 35,331 0.0000 0.0250 0.1700 185,328 32.40 1,145 21.6 238 1,382 0.00 77,443 183,946 0.19 SUCCES
JUN - I 10 77,443 35,331 0.0008 0.0250 0.1700 169,199 29.45 1,041 21.6 216 1,257 0.00 77,443 167,943 0.19 SUCCES
JUN - II 10 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUN - III 10 77,443 38,947 0.0000 0.0250 0.1700 168,480 29.45 1,147 21.6 216 1,363 0.00 77,443 167,117 0.19 SUCCES
JUL - I 10 77,443 38,947 0.0006 507 29.45 1,147 50.00 43,200 21.6 216 44,563 0.05 33,387 0 0.00 SUCCES
JUL - II 10 33,387 37,811 0.0003 290 29.45 1,114 50.00 43,200 21.6 216 44,530 0.05 0 0 0.00 FALL
JUL - III 11 0 36,522 0.0000 - 32.40 1,183 50.00 47,520 21.6 238 48,941 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - I 10 0 36,522 0.0012 1,008 29.45 1,076 50.00 43,200 21.6 216 44,492 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - II 10 0 35,265 0.0012 1,022 29.45 1,039 50.00 43,200 21.6 216 44,455 0.05 0 0 0.00 FALL
AUG - III 11 0 39,517 0.0010 937 32.40 1,280 50.00 47,520 21.6 238 49,038 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - I 10 0 39,517 0.0038 3,302 29.45 1,164 50.00 43,200 21.6 216 44,580 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - II 10 0 39,628 0.0030 2,564 29.45 1,167 50.00 43,200 21.6 216 44,583 0.05 0 0 0.00 FALL
SEP - III 10 0 39,644 0.0063 5,404 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - I 10 0 39,644 0.0000 - 29.45 1,168 50.00 43,200 21.6 216 44,584 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - II 10 0 39,443 0.0000 - 29.45 1,162 50.00 43,200 21.6 216 44,578 0.05 0 0 0.00 FALL
OCT - III 11 0 37,669 0.0026 2,425 32.40 1,220 50.00 47,520 21.6 238 48,978 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - I 10 0 37,669 0.0065 5,634 29.45 1,109 50.00 43,200 21.6 216 44,525 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - II 10 0 36,376 0.0094 8,093 29.45 1,071 50.00 43,200 21.6 216 44,487 0.05 0 0 0.00 FALL
NOV - III 10 0 35,145 0.0041 3,539 29.45 1,035 50.00 43,200 21.6 216 44,451 0.05 0 0 0.00 FALL
DEC - I 10 0 35,145 0.0015 0.0250 0.1700 169,794 29.45 1,035 21.6 216 1,251 0.00 77,443 91,100 0.11 SUCCES
DEC - II 10 77,443 39,529 0.0098 0.0250 0.1700 176,973 29.45 1,164 21.6 216 1,380 0.00 77,443 175,593 0.20 SUCCES
DEC - III 11 77,443 39,509 0.0120 0.0250 0.1700 196,709 32.40 1,280 21.6 238 1,518 0.00 77,443 195,191 0.21 SUCCES
Sumber: Paparan Kajian Waduk Samiran Kabupaten Pamekasan, 2021

VI-22
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
6.1.3. Mata Air
Sumber mata air merupakan potensi penyediaan air baku yang sangat diharapkan,
karena tidak memerlukan sistem pengolahan yang rumit dan hanya tinggal mendistribusikan
melalui jalur perpipaan secara gravitasi atau pemompaan setelah melalui proses desinfeksi.
Hanya saja keberadaannya dari waktu ke waktu semakin berkurang, ditinjau dari debit
sumber maupun jumlah sumber. Hal ini tidak terlepas dari berkurangnya cathment area
akibat kegiatan manusia. Dengan kondisi ini, untuk masa mendatang jika konservasi
lingkungan tidak dilakukan maka pemanfaatan air dari mata air akan semakin berkurang.
Keberadaan mata air di tiap wilayah berbeda-beda, sangat tergantung pada
banyaknya hutan atau tanaman di wilayah tersebut. Pada kawasan lingkungan hutan yang
rusak (gundul), saat terjadi hujan hanya sedikit sekali air yang meresap ke dalam tanah,
sementara yang mengalir di atas permukaan tanah justru sangat besar, sehingga dapat
mengakibatkan terjadinya banjir. Sumber mata air yang masih memproduksi air dengan
debit yang mencukupi dan masih dimanfaatkan sebanyak 37 sumber mata air. Nama
sumber mata air beserta lokasi dan debit air yang terproduksi dapat dilihat di Tabel 6.15.
Tabel 6. 15 Penyebaran Mata Air
Lokasi Sumber Debit (L/s)
No Luas Keteranga
Sumber Air Maksima Kondis
. Desa Kecamatan (Ha) n
l i
1 Sbr. Batu Karang Kowel Pamekasan 5 5 3 Kritis
2 Sbr. Dawuhan Dawuhan Tlanakan 2 139 58 Cukup
Lawangan
3 Sbr. Sentaman Pademawu 6 5 3 Kurang
Daya
4 Kapt. Blumbungan Blumbungan Kadur 80 40 28 Kurang
5 Sbr. Panaguan Panaguan Larangan 151 70 26 Kurang
6 Sbr. Dempol Duko Timur Larangan 50 21 0 Kritis
7 Sbr. Raja Bicorong Pakong 582 475 374 Cukup
8 Sbr. Penang Somalang Pakong 200 150 138 Cukup
9 Sbr. Prompong Bajang Pakong 96 68 59 Cukup
Klompang
10 Sbr. Bates Pakong 72 86 60 Cukup
Barat
11 Sbr. Bungur Pakong Pakong 47 50 30 Cukup
12 Sbr. Nyato Palalang Pakong 43 36 34 Cukup
13 Sbr. Balang Bandungan Pakong 35 35 22 Cukup
14 Sbr. Pancoran Palalang Pakong 30 29 21 Cukup

VI-23
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Lokasi Sumber Debit (L/s)
No Luas Keteranga
Sumber Air Maksima Kondis
. Desa Kecamatan (Ha) n
l i
15 Sbr. Cangkreng Cenlecen Pakong 30 19 33 Cukup
16 Sbr. Lebek Lebek Pakong 23 17 17 Cukup
17 Sbr. Kereman Palalang Pakong 21 18 16 Cukup
18 Sbr. Burneh Bicorong Pakong 16 18 12 Cukup
19 Sbr. Bajang Bajang Pakong 14 15 10 Kurang
20 Sbr. Duko Pakong Pakong 13 11 10 Cukup
21 Sbr. Kolpoh Bicorong Pakong 12 11 10 Cukup
22 Sbr. Sanep Bajang Pakong 10 11 8 Cukup
23 Sbr. Kenek Bandungan Pakong 8 9 6 Cukup
Klompang
24 Sbr. Glagas Pakong 5 5 4 Cukup
Barat
25 Sbr. Taman Waru Waru Timur Waru 90 85 75 Cukup
Sbr. Taman
26 Gangser Laok Waru 15 17 11 Cukup
Gangser
27 Sbr. Bangsoka Pesanggar Pegantenan 125 115 77 Kurang
28 Sbr. Kebun Ambender Pegantenan 50 36 36 Kurang
29 Sbr. Pegantenan Pegantenan Pegantenan 50 47 36 Cukup
30 Sbr. Ba'oloh Ambender Pegantenan 20 18 9 Cukup
31 Sbr. Ombar Tebul Barat Pegantenan 10 10 7 Cukup
32 Sbr. Sere Pegantenan Pegantenan 5 5 4 Cukup
Batumarma
33 Sbr. Paonjanan Paonjanan 15 16 12 Cukup
r
34 Sbr. Kolbuk Batu Kerbuy Pasean 78 61 52 Cukup
35 Sbr. Dempo Timur Dempo Timur Pasean 35 35 25 Cukup
36 Sbr. Enis Dempo Timur Pasean 15 14 11 Cukup
37 Sbr. Jrengoh Dempo Timur Pasean 10 10 7 Cukup

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Pengairan, 2015

Berdasarkan data penyebaran mata air di pada Tabel 6.15, terdapat dua sumber
mata air yang berada dalam status kritis karena kondisi debit mata air tersebut yang terlalu
kecil. Kedua sumber mata air yang dalam kondisi kritis adalah Sumber Dempol dan Sumber
Batu Karang. Sedangkan sebanyak enam sumber mata air berada pada status kurang.
Enam sumber mata air tersebut antara lain Sumber Sentaman, Panaguan, Blumbungan,

VI-24
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Bajang, Bangsoka, Kebun. Sumber mata air yang masih dalam kondisi cukup debitnya
sebanyak 29 sumber.
Sumber mata air dengan kapasitas terbesar terletak pada Sumber Raja dengan debit
kondisi sebesar 374 liter/detik dan debit maksimum hingga sebesar 475 liter/detik. Selain itu,
terdapat sumber mata air yang sudah dimanfaatkan untuk irigasi dan terdapat sumber mata
air yang bermuara ke sungai. Dari kondisi ini diperkirakan bahwa kapasitas sumber yang
dimanfaatkan untuk keperluan irigasi ini masih mencukupi kebutuhan saat kapasitas sumber
mencapai debit minimum. Sumber mata air yang dimanfaatkan untuk irigasi antara lain
Sumber Raja, Penang, Bates, Bungur, dan Taman Waru. Sedangkan sumber mata air yang
bermuara ke sungai antara lain Sumber Panaguan, Bangsoka, Kebun, dan Dempo Timur.
Menurut informasi dari Dinas Pengairan, terdapat dua sumber mata air artesis yang
berpotensi untuk penyediaan air bersih, diantaranya Sumber Artodung (Desa Artodung,
Kecamatan Galis) dan Sumber Bung Baruh (Desa Bung Baruh, Kecamatan Kadur). Selain
itu terdapat pula kondisi kualitas air pada masing-masing sumber mata air yang ditampilkan
pada Tabel 6.16.

Tabel 6. 16 Kualitas Air Sumber Mata Air di Kabupaten Pamekasan

Lokasi Kondisi Kualitas Air


No Nama Mata Air
Tingkat Sumber Status Mutu
Desa Kecamatan
Kekeruhan Pencemar Air
Ds. Lawangan Tumbuhan
1 Sumber Sentaman Pademawu Kurang Jernih Kurang Baik
Daya Kangkung
2 Sumber Noman Ds. Bicorong Pakong Jernih - Sangat Baik
Sumber Raja
3 Ds. Bicorong Pakong Jernih - Baik
Pakong
Keruh dan
4 Sumber Burneh Ds. Bicorong Pakong - Kurang Baik
berlumpur
Ds. Klompang
5 Sumber Bates Pakong Sedikit Keruh - Baik
Barat
6 Sumber Penang Ds. Somalang Pakong Jernih - Sangat Baik
7 Sumber Bajang Ds. Bajang Pakong Jernih - Baik
8 Sumber Latreh Ds. Bajang Pakong Jernih - Baik
9 Sumber Sanip Ds. Bajang Pakong Jernih - Baik
10 Sumber Laras Ds. Bajang Pakong Kurang Jernih - Kurang Baik
11 Sumber Cenkreng Ds. Cenlecen Pakong - - -

VI-25
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

Lokasi Kondisi Kualitas Air


No Nama Mata Air
Tingkat Sumber Status Mutu
Desa Kecamatan
Kekeruhan Pencemar Air
Ds. Larangan
12 Sumber Papan Palengaan Keruh Deterjen Kurang Baik
Badung
Dsn.
13 Sumber Panjalin Senenan, Palengaan Jernih - Baik
Ds. Akkor
Dsn. Konten,
14 Sumber Konten Ds. Palengaan Jernih Deterjen Baik
Banyupelle
Dsn. Aeng
nyonok,
15 Taman Palengaan Keruh Deterjen Kurang Baik
Ds.
Banyupelle
Ds. Rek
16 Sumber Beringin Palengaan Jernih - Baik
Kerek
Dsn. Sardung,
17 Sumber Cengkalek Ds. Rek Palengaan Jernih - Baik
Kerek
Dsn. Drajuh
18 Sumber Da'ajuh Laok, Palengaan Jernih - Sangat Baik
Ds. Panaan
Dsn. Duko,
19 Sumber Duko Palengaan Jernih - Baik
Ds. Kacok
Dsn. Sajanah,
20 Sumber Penang Palengaan Keruh - Kurang Baik
Ds. Kacok
Ds. Batu
21 Sumber Kolbuk Pasean Jernih - Baik
Kerbuy
Ds. Batu
22 Sumber Taman Pasean Jernih - Baik
Kerbuy
Ds. Dempo
23 Sumber Enis Pasean Jernih - Baik
Timur
Limbah /
Ds. Dempo
24 Sumber Jrengoh Pasean Keruh dedaunan / Tidak Baik
Timur
sampah

VI-26
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

Lokasi Kondisi Kualitas Air


No Nama Mata Air
Tingkat Sumber Status Mutu
Desa Kecamatan
Kekeruhan Pencemar Air
pepohonan
25 Sumber Bindang Ds. Bindang Pasean Jernih - Baik
26 Sumber Kapong Ds. Sotabar Pasean Jernih - Sangat Baik
27 Sumber Karang Ds. Kowel Pamekasan Jernih - Baik
Sumber Taman Ds. Waru
28 Waru Sangat Jernih - Sangat Baik
Waru Timur
29 Sumber Manggar Ds. Manggar Tlanakan Jernih - Baik
30 Sumber Terak Ds. Manggar Tlanakan Jernih - Baik
Ds. Tebul
31 Sumber Obar Pegantenan Keruh Lumpur Kurang Baik
Barat
Ds. Tebul
32 Sumber Tretah Pegantenan Keruh Lumpur Kurang Baik
Barat
Ds.
33 Sumber Sere Pegantenan Jernih - Baik
Pegantenan
Sumber Taman Ds. Lumpur,
34 Pegantenan Keruh Kurang Baik
Pegantenan Pegantenan Lumut
Ds.
35 Sumber Bangsoka Pegantenan Jernih - Baik
Palesanggar
Ds.
36 Sumber Bajur Pegantenan Jernih - Baik
Palesanggar

Sumber: Badan Lingkungan Hidup. 2015

VI-27
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Gambar 6. 4 Peta Potensi Sumber Air

VI-28
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

6.2. POTENSI AIR TANAH


Air tanah merupakan sumber air yang sangat penting, baik dalam penggunaan
domestik, agrikultur dan industri. Kepadatan penduduk yang tinggi, distribusi air yang tidak
merata, tingginya kebutuhan, perkembangan ekonomi, perubahan iklim dan lainnya
menyebabkan peningkatan konsumsi dan kekurangan air permukaan. Kurangnya air air
permukaan menyebabkan kebutuhan akan air tanah meningkat. Oleh karena itu,
pemahaman terhadap sumber air tanah sangatlah penting dalam perkembangan yang
berkelanjutan.
Zona potensi air tanah adalah pendefenisian suatu area berdasarkan kemungkinan
adanya sumber air tanah. Pemetaan air tanah berdasarkan perpaduan antara penginderaan
jauh merupakan salah satu pilihan dalam pemetaan air tanah. Potensi air tanah perlu
dilestarikan, terutama air tanah dangkal. Pelestarian air tanah dangkal adalah dengan cara
menjaga vegetasi. Jika diklasifkasikan berdasarkan kedalaman air, maka air tanah dalam
dapat dibedakan sebagai berikut:
1. Air tanah dangkal
Air tanah dangkal terjadi karena adanya daya proses peresapan air dari permukaan
tanah. Lumpur akan tertahan, demikian pula dengan sebagian bakteri, sehingga air
tanah akan jernih tapi lebih banyak mengandung zat kimia (garam yang terlarut). Air
dangkal ini terdapat pada kedalaman 15 meter. Sebagai sumur air minum, air tanah
dangkal ini ditinjau dari segi kualitas air cukup baik. Sedangkan dari segi kuantitas
dan kontiyuitas kurang baik dan tergantung pada musim.
2. Air tanah dalam
Air tanah dalam terdapat setelah lapis rapat air yang pertama. Pengambilan air tanah
dalam tidak semudah pada air tanah dangkal. Hal ini harus digunakan bor dan
memasukkan pipa ke dalam tanah dengan kedalaman antara 100 – 300 meter akan
didapatkan suatu lapisan air. Kualitas air tanah dalam biasanya lebih baik daripada
air tanah dangkal, karena penyaringannya lebih sempurna dan bebas dari bakteri.
Potensi sumber daya air tanah disajikan dalam data Kawasan CAT beserta
luasannya dalam Tabel 2.13 dan Peta 2.9. Berdasarkan Permen ESDM No. 2 Tahun 2017
dan Peta CAT Jawa Timur, dapat diketahui bahwa di wilayah Kabupaten Pamekasan
terdapat 3 jenis yaitu CAT Ketapang, CAT Sumenep dan CAT Sampang-Pamekasan.
Kawasan CAT Sampang-Pamekasan yang paling luas, melingkupi wilayah tengah dan
selatan Kabupaten Pamekasan. Sedangkan kedua CAT lainnya berada di sebelah tengah
dan utara.

VI-29
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN

Tabel 6. 17 Kawasan CAT di Kabupaten Pamekasan


Nama CAT Kecamatan Luas (ha)
Ketapang Batumarmar, Pasean, Waru 8.854,70
Sumenep Batumarmar, Pakong, Pegantenan, Waru 5.629,58
Sampang- Galis, Kadur, Larangan, Pademawu, Palengaan, 31.096,46
Pamekasan Pamekasan, Pegantenan, Proppo, Tlanakan

Sumber: Permen ESDM No. 2 Tahun 2017 dan Peta CAT Jawa Timur, 2021

Sumber air bawah tanah di sebagian dikelola oleh PDAM sebagai sumber mata air
bakunya dalam memenuhi kebutuhan penduduk terutama di ibukota kecamatan (IKK) yang
tentunya memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi dibandingkan daerah pedesaan. Selain
itu, pemanfaatan air tanah di dilakukan melalui pembangunan sumur gali terlindung, sumur
gali dengan pompa, dan sumur bor dengan pompa. Berdasarkan pendataan yang dilakukan
oleh Dinas Kesehatan mengenai pendataan penduduk dengan akses berkelanjutan
terhadap air minum berkualitas (layak) tiap Kecamatan, hampir setiap kecamatan di
menggunakan sumur gali dengan pompa untuk memenuhi kebutuhan air minum.
Sedangkan Potensi Sumber Air Tanah dan Prakiraan Debit yang dimiliki setiap lokasi setiap
kecamatan dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.

Tabel 6. 18 Debit Potensi Air Tanah di Kabupaten Pamekasan


No. Lokasi Potensi Air Tanah (l/dtk)
I KECAMATAN PROPO
1 Campor 20
2 Pangbatok 20
3 Badung 20
4 Tattangoh 20
6 Panaguan 20
8 Pangtonggal 2,5-10
10 Candi Burung 2,5-40,>40
II KECAMATAN TLANAKAN
1 Mangngar 2,5-10
2 Kramat 2,5-10
3 Dabuan 2,5-10
4 Bandaran 2,5 -10

VI-30
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
No. Lokasi Potensi Air Tanah (l/dtk)
5 Larangan Slampar 2,5 -10
6 Guguh <2,5, 2,5- 10
7 Bukek 2,5-10
8 Panglebur 2,5-10, 10-20,20-40, >40
9 Ceguk 2,5-20
III PADEMAWU
1 Jarin <2,5
2 Desa Manjungan <2,5
IV Kecamatan Batu Marmar
1 Ponjanan Timur 2,5-10
2 Ponjanan Barat 2,5-10
3 Bujur Barat < 2,5
4 Blaban 2,5 -20
5 Batu Bintang 2,5 -20
6 Kesong Daya 2,5 -20
7 Kapong 2,5 -20
V KECAMATAN PASEAN
1 Bindang 2,5-10
2 Dempo Barat <2,5
3 Dempo Timur <2,5
4 Sana Tengah <2,5
5 Sana Daja <2,5
6 Tenggaser Daya 2,5-10
7 Sotobar 2,5 -20
8 Tlonta Raja 2,5 -20
9 Batu Kerbuy 2,5 -20
VI KECAMATAN PEGANTENAN

1 Plakpak 20-40
2 Tebul Barat 2,5-10
3 Tebul Timur 2,5 -20
4 Tlagah 20-40

VI-31
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
No. Lokasi Potensi Air Tanah (l/dtk)
5 Bulangan Timur 2,5 -20
6 Bulangan Timur 2,5 -10
7 Pengantenan 2,5 -10
VII KECAMATAN PALENGAAN

1 Rek Kerrek 2,5-10


2 Angsanah 2,5-10
3 Akkor 2,5-10
4 Larangan Badung 2,5 -20
5 Panaan 20-40
6 Potoan Laok 2,5-10
7 Potoan Daya 2,5-10
8 Desa Kacok <2,5
9 Palengaan Laok <2,5
VIII KECAMATAN WARU
1 Waru Timur <2,5
2 Waru Barat <2,5
IX KECAMATAN GALIS
1 Artodung 20-40,>40
2 Ponteh >40
3 Galis 2,5-10
X KECAMATAN LARANGAN
1 Duko Timur 2,5-10
2 Taraban 2,5 -40
3 Montok 20-40,>40
4 Lancar 20-40
5 Kaduara Barat 2,5 -40
6 Palengaan Laok
XI KACAMATAN PAKONG
1 Bicorong 2,5-10
2 Lebbek 20-40, >40
3 Bendungan 20-40, >40

VI-32
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
No. Lokasi Potensi Air Tanah (l/dtk)
4 Pakong 20-40, >40
5 Seddur 2,5-10
XII KECAMATAN KADUR
1 Sokoleleh 2,5-10
2 Gagah 2,5-10
3 Kertagena Laok 2,5-10
4 Kadur 2,5-10

Sumber: Dinas Pengairan, 2015

Secara umum, potensi sumber daya air dan kondisi hidrogeologi dapat digambarkan
pada peta potensi air tanah pada Gambar 6.2. Sedangkan persentase kualitas air tanah
yang memenuhi syarat kesehatan dapat dilihat pada Tabel 6.18 dibawah ini.

VI-33
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
Tabel 6. 19 Presentase Kualitas Air Tanah yang Memenuhi Syarat Kesehatan
JUMLAH MEMENUHI SYARAT (FISIK,
NO KECAMATAN PUSKESMAS SAMPEL BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
DIPERIKSA JUMLAH %
1 Tlanakan Tlankan 69 69 100
Bandaran 140 140 100
2 Pademawu Pademawu 30 30 100
Sopo’Ah 9 9 100
3 Galis Galis 215 185 86
4 Larangan Larangan 15 6 40
Talang 10 9 90
5 Pamekasan Teja 47 39 83
Kowel 16 13 81,3
6 Proppo Proppo 16 8 50
Panaguan 15 5 33,3
7 Palengaan Palengaan 42 8 19
8 Pegantenan Pegantenan 30 25 83,3
Bulangan Haji 6 1 16,7
9 Kadur Kadur 10 10 100
10 Pakong Pakong 20 10 50
11 Waru Waru 10 0 0
Tampojung
28 16 57,1
Pregi
12 Batumarmar Batumarmar 30 10 33,3
13 Pasean Pasean 25 25 100
JUMLAH (KABUPATEN/KOTA) 783 618 78,9

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, 2020

Selain itu, telah dilakukan pula penelitian uji geolistrik untuk mengetahui potensi air
tanah di Kabupaten Pamekasan. Uji ini telah dilakukan pada dua titik sampling, antara lain di
Dusun Birnyik, Desa Artodung Kecamatn Galis dan di Pondok Pesantren Al-Amin, Desa
Bujur Kecamatan Batumarmar pada tahun 2015. Uji Geolistrik yang telah dilakukan di Dusun
Birnyik, Desa Artodung Kecamatan Galis menghasilkan kesimpulan bahwa dalam
kedalaman pemboran kurang lebih 120 meter di sekitar lokasi tersebut, diperkirakan debit
eksploitasi yang nantinya dapat dimanfaatkan kurang lebih 10 liter/detik. Hal ini menandakan

VI-34
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
bahwa pada lokasi ini memiliki air tanah yang debitnya cukup potensial untuk memenuhi
kebutuhan air minum pada masyarakat di lokasi tersebut. Berikut merupakan grafik
penampang geologi antara titik duga di Dusun Birnyik, Desa Artodung yang ditampilkan
pada Gambar 6.3.

Gambar 6. 5 Grafik Penampang Geologi antara Titik Duga di Dusun Birnyik, Desa Artodung

Dari gambar grafik penampang tersebut, dapat diperoleh informasi bahwa terdapat
lapisan batuan kelompok 5 (pasir berbutir sedang sampai kasar, kerikil atau batu gamping
poreus – yang bisa berfungsi sebagai akuifer dengan produktifitas sedang sampai tinggi) di
titik duga GL. 02 setebal 50 meter dan titik duga GL.03 setebal 30 meter. Di samping itu
terdapat pula batuan kelompok 4 (pasir berbutir halus sampai sedang atau batuan gamping
napalan – yang bisa berfungsi sebagai akuifer dengan produktifitas rendah sampai sedang)
di titik duga GL.01 setebal 20 meter, di titik duga GL.02 setebal 60 meter dan titik duga
GL.03 setebal 60 meter.
Sedangkan labisan batuan kelompok 3 (pasir lempungan/napalan atau pasir halus –
yang bisa berfungsi sebgai akuifer dengan produktifitas sangat rendah hingga rendah)
tersebar di daerah penelitian dengan ketebalan kurang lebih 30 meter. Dengan kondisi
ketebalan/penyebaran perlapisan batuan/akuifer produktif tersebut dapat disimpulkan bahwa

VI-35
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
potensi air tanah di sekitar titik di daerah penelitian relatif baik namun dengan penyebaran
tidak merata.
Selain itu uji geolistrik juga dilakukan pada lokasi Pondok Pesantren Al-Amin, Desa
Bujur Kecamatan Batumarmar. Sebagai gambaran dari hasil uji geolistrik tersebut, dengan
kedalaman pemboran kurang lebih 120 meter di sekitar titik duga diperkirakan debit
eksploitasi yang nantinya dapat dimanfaatkan kurang lebih 1-2 liter/detik. Hal ini
menandakan bahwa pada lokasi ini memiliki debit air tanah yang sangat kecil atau tidak
potensial untuk dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar pondok pesantren Al-Amin
tersebut. Berikut merupakan grafik penampang geologi antara titik duga di Pondok
Pesantren Al-Amin, Desa Bujur yang ditampilkan pada Gambar 6.4

Gambar 6. 6 Grafik Penampang Geologi antara Titik Duga di Pondok Pesantren Al-Amin, Desa
Bujur

Berdasarkan gambar grafik penampang geologi antara titik duga GL.01 dan GL.02
pada Gambar 6.4, dapat diperoleh informasi bahwa tidak terlihat adanya lapisan batuan
kelompok 5 (pasir berbutir sedang sampai kasar, kerikil atau batu gamping poreus – yang
berfungsi sebagaia akuifer dengan produktivitas sedang sampai tinggi). Lapisan batuan

VI-36
Penyusunan Review Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum
KABUPATEN PAMEKASAN
kelompok 4 (pasir berbutir halus sampai sedang atau batu gamping napalan – yang bisa
berfungsi sebagai akuifer dengan produktivitas rendah sampai sedang) hanya terdapat pada
titik duga GL.02 pada kedalaman 100-1100 meter setebal kurang lebih 10 meter saja.
Sedangkan lapisan batuan kelompok 3 (pasir lempungan/napalan atau pasir halus –
yang bisa berfungsi sebagai akuifer dengan prodktivitas sangat rendah sampai sedang)
hanya terdapat pada titik duga GL.01 setebal 40 meter dan pada titik duga GL.02 setebar 70
meter. 20 meter ketebalan laipasan di antara kedua titik duga tersebut saling terhubungkan
pada kedalaman antara 80 sampai 100 meter. Selebihnya lapisan tanah tersebut dominasi
oleh lapisan batuan kelompok 2 (lempung/napal sampai sedikit pasiran – yang tidak
berfungsi sebagai akuifer produktivitasnya sangat rendah).
Dengan kondisi ketebalan/penyebaran lapisan batuan/akuifer produktif tersebut
dapat disimpulkan bahwa potensi air tanah di daerha penelitian relatif kecil namun bisa
dieksploitasi secara terbatas. Karena produktifitas sumur bor sanga tergantung pada
ketebalan/produktivitas akuifer yang disadap, maka secara teknis potensi air tanah di sekitar
titik duga GL.02 diperkirakan paling besar dibanding di sekitar titik duga GL.01.

6.3. SUMBER LAIN


Tidak terdapat Potensi sumber air baku lain yang ada di Kabupaten Pamekasan
karena sumber air utamanya hanya berasal dari air permukaan dan air tanah dan sampai
saat ini belum ada kerja sama antar daerah untuk membentuk sumber air skala regional.

VI-37

Anda mungkin juga menyukai