ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Sdr.A Nama Mahasiswa : Ayu Oktaviani
Status interaksi perawat-klien : Pertemuan ke-1 Tanggal : 08 Juni 2022
Lingkungan : Tempat interaksi di meja makan. Perawat dan pasien Jam : 10.00-11.30 (30 menit)
Duduk di kursi berhadapan. Ruang : Gelatik
Deskripsi klien : Penampilan klien cukup rapi
Tujuan (berorientasi pada klien) : Klien mampu :
- Membina hubungan saling percaya
- Mengenali halusinasi yang dialaminya: isi, frekuensi, waktu terjadi, situasi pencetus, perasaan, respon.
- Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Rasional
Perawat Pada Klien
P : Assalamualaikum P : Duduk berhadapan. Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
tersenyum, sikap terbuka percakapan dengan sikap berinteraksi kepada klien
terbuka menunjukkan
K : Melihat ke arah perawat penghargaan perawat
kepada klien.
Penghargaan kepada
orang lain merupakan
modal awal seseorang
dapat membuka diri
dengan orang lain.
K : Waalaikum salam K : Klien memandang perawat Perawat tetap menjaga Klien berespon positif Perawat
dan menjawab salam dari perawat posisi tubuh dengan dengan menjawab mempertahankan sikap
terapeutik salam yang terbuka, memandang
P : Mempertahankan sikap disampaikan oleh dan mendengarkan
terbuka, memandang, dan perawat dengan penuh perhatian
mendengarkan dengan penuh ketika berinteraksi
perhatian dengan klien.
P : Perkenalkan nama saya P : Suara jelas, memandang klien Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Membuka diri bagi
perawat Ayu Oktaviani, saya dengan bersahabat, sikap terbuka membuka diri dan pertanyaan perawat perawat untuk
biasanya dipanggil Ayu. dan tersenyum mencoba menggali memudahkan dan
Saya mahasiswa dari identitas klien membina hubungan
Fakuktas Keperawatan K : Memandang perawat dan saling percaya dengan
Universitas Muhammadiyah tersenyum klien
Surabaya. Nama kamu
siapa? Dan senang dipanggil
apa ?
d
d
K : Namaku A, panggil saja K : Suara klien terdengar jelas dan Perawat menunjukkan Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri
A lantang juga memandang perawat sikap terbuka dengan klien menampakkan rasa dan mengatakan nama
dengan serius percaya panggilan yang disukai
dengan perawat dapat meningkatkan
P : Mendengarkan dengan penuh rasa percaya kepada
perhatian dan sikap terbuka orang lain
P : Oooh baik P : Suara jelas, tetap tersenyum, Perawat mencoba Klien tampak Perawat mencoba
A. Bagaimana perasaannya mempertahankan sikap terbuka, membuka diri dan menerima dan terbuka menggali kondisi klien
hari ini? memandang klien dengan mencoba menggali data dengan diskusi yang dengan pertanyaan
bersahabat baru yang mungkin sangat akan dilakukan dengan terbuka, memberi
diperlukan dari klien perawat kesempatan klien
K : Memandang perawat, wajah mengeksplorasikan apa
tampak rileks yang dirasakan klien
K : Alhamdulillah baik kak, K : Suara terdengar jelas, klien Perawat menunjukkan Klien sudah mulai Klien sudah mulai
aku selalu sehat. tenang, klien memandang perawat sikap terbuka dengan klien menanamkan sikap membuka diri dengan
P : Memandang klien dengan terbuka dengan perawat. Ini merupakan
sikap bersahabat dan perawat awal yang baik untuk
mempertahankan sikap terbuka mengetahui lebih dalam
lagi tentang masalah
yang dihadapinya
P : Tadi kan kamu bilang P : Mempertahankan kontak mata, Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
kalau ada anak kecil yang sambil mengangguk perlahan, klarifikasi terhadap penjelasan dan terlihat memastikan ucapan
mengejek, gimana kalau kita dengan suara penuh perhatian Masalah yang dihadapi ingin mengungkapkan klien. Kontrak waktu,
bercakap-cakap tentang apa K : Memandang perawat, klien serta membuat permasalahan yang topik dan tempat
yang kamu lihat itu? Jika mendengarkan dan menjawab kontrak pertemuan dan dihadapi merupakan cara untuk
bersedia mau dimana kita pertanyaan, muka tampak mulai menentukan topik menjalin hubungan yang
berbincang-bincang? Dan rileks, tangan diletakkan di atas pembicaraan terapeutik.
mau berapa lama? meja.
K : Boleh, kita ngobrol di K : Wajah sudah tampak rileks, Perawat mempertahankan Klien sudah tampak Klien sudah dapat
sini aja ya kak. memandang lawan bicara, dan sikap terbuka dengan klien percaya dengan membuat suatu
sesekali tersenyum sendiri. kehadiran perawat dan keputusan yang
dapat membuat kontrak sederhana.
P :Tersenyum dan yang jelas
menganggukkan kepala.
P : Baiklah, bagaiman kalau P : Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi
kita ngobrol 30 menit, sikap terbuka, suara jelas menggali lebih jauh pertanyaan perawat isi, waktu, frekuensi,
Baiklah sekarang coba tentang halusinasi situasi, dan respon
kamu ceritakan apakah yang K : Mendengarkan dan menjawab pendengaran yang dialami pasien jika terjadi
kamu lihat itu nyata? pertanyaan perawat, memandang oleh klien. halusinasi
perawat.
K: Iya aku liat ada anak K : Menjawab dengan suara yang Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan Sikap mendengarkan
kecil yang sering mengejek jelas. menggali lebih jauh tentang hal yang perawat secara
aku kak! tentang halusinasi ditanyakan oleh nonverbal
P : Mendengarkan penjelasan dari pendengaran yang dialami perawat mengomunikasikan
klien dengan serius oleh klien. kepada klien tentang
minat dan penerimaan
Perawat mendengarkan perawat.
keterangan yang Klarifikasi dari klien
disampaikan klien menandakan klien sudah
mencoba berpikir
rasional. Hal ini
dilakukan perawat untuk
meningkatkan
kemampuan analisa
klien terhadap suatu
masalah.
P : Apakah terus menerus P : Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
terdengar atau sewaktu- terbuka, suara jelas menggali lebih jauh pertanyaan perawat mengeksplorasi dengan
waktu saja (kadang- tentang halusinasi memberikan pertanyaan
kadang)? Kapan yang paling K : Mendengarkan dan menjawab pendengaran yang dialami terbuka yang bertujuan
sering kamu lihat itu? pertanyaan perawat, memandang oleh klien. untuk menggali pikiran
Berapa kali dalam sehari perawat. dan perasaan klien
kamu melihat itu muncul?
K: Anak itu muncul sering K : Menjawab dengan suara yang Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan Klarifikasi dari klien
kak pas siang hari jelas. menggali lebih jauh tentang hal yang menandakan klien sudah
tentang halusinasi ditanyakan oleh mencoba berpikir
pendengaran yang dialami perawat rasional. Hal ini
oleh klien. dilakukan perawat untuk
P : Mendengarkan penjelasan dari meningkatkan
klien dengan serius Perawat mendengarkan kemampuan analisa
keterangan yang klien terhadap suatu
disampaikan klien masalah.
P: Pada keadaan apa anak P : Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
kecil itu muncul? Apakah terbuka, suara jelas, menggali lebih jauh pertanyaan perawat mengeksplorasi dengan
pada waktu sendiri? Apa tentang halusinasi memberikan pertanyaan
saja yang kamu rasakan pada K : Mendengarkan dan menjawab pendengaran yang dialami terbuka yang bertujuan
saat mendengar suara pertanyaan perawat, memandang oleh klien. untuk menggali pikiran
tersebut? Apa yang kamu perawat. dan perasaan klien
lakukan jika melihat itu?
Apakah dengan cara itu
suaranya hilang?
K: Iya suara itu muncul saat K : Klien menjawab pertanyaan Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan
Klarifikasi dari klien
aku sedang sendirian dan perawat dengan serius. Terlihat menggali lebih jauh tentang hal yang
menandakan klien sudah
melamun. Aku marah dan sedih. tentang halusinasi ditanyakan oleh
mencoba berpikir
ngerasa jengkel kalau di ejek pendengaran yang dialami perawat rasional. Hal ini
sama anak kecil itu. Aku P : Perawat mendengarkan oleh klien. dilakukan perawat untuk
biasanya tarik nafas terus keterangan yang disampaikan meningkatkan
istigfar klien kemampuan analisa
klien terhadap suatu
masalah.
P: Bagaimana kalau kita P : Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
belajar cara-cara untuk sikap terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mengontrol halusinasi
mengontrol dan mencegah mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
suara-suara itu muncul? K : Mendengarkan dan menjawab halusinasi pendengaran
pertanyaan perawat, memandang yang dialami oleh klien
perawat.
K: Iya boleh. Gimana K : Tampak bersemangat Perawat mencoba untuk Klien menjawab Klarifikasi dari klien
caranya kak? mengajarkan cara pertanyaan perawat menandakan klien sudah
P : Perawat mendengarkan mencegah/mengontrol mencoba berpikir
keterangan yang disampaikan halusinasi pendengaran rasional. Hal ini
klien yang dialami oleh klien dilakukan perawat untuk
meningkatkan
kemampuan analisa
klien terhadap suatu
masalah.
P: Ada empat cara untuk P : Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
mencegah itu muncul. terbuka, suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
Pertama dengan cara mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
menghardik saat melihat K : Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
tersebut. Kedua dengan cara perawat, memandang perawat. yang dialami oleh klien
minum obat dengan teratur.
Ketiga dengan cara
bercakap-cakap dengan
orang lain. Keempat dengan
cara melakukan kegiatan
yang sudah terjadwal.
Bagaimana kalau sekarang
kita belajar cara yang
pertama dulu, yaitu dengan
menghadik
K: Iya, boleh kak. K : Tersenyum, senang, sambil Perawat mencoba untuk Klien menjawab Untuk mencegah dan
menganggukan kepala mengajarkan cara pertanyaan perawat mengontrol halusinasi
mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
P : Perawat mendengarkan halusinasi pendengaran
keterangan yang disampaikan yang dialami oleh klien
klien
P: Cara menghardik yaitu: P : Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
saat melihat anak kecil itu terbuka, suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
mengejek atau muncul mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
langsung tutup telinga dan K : Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
bilang “pergi, pergi saya perawat, memandang perawat, yang dialami oleh klien
tidak mau dengar, kamu menganggukan kepala
tidak nyata”. Kata-kata itu
diulang sampai tidak muncul
lagi. Coba sekarang kamu
peragakan!
K: Baik. Kalau anak kecil itu K: Memeragakan cara menghardik Perawat mencoba untuk Klien memeragakan Untuk mencegah dan
muncul aku langsung tutup suara mengajarkan cara cara menghardik suara mengontrol halusinasi
telinga “pergi, pergi saya mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
tidak mau lihat, kamu tidak P : Memperhatikan cara halusinasi pendengaran
nyata” menghardik suara yang yang dialami oleh klien
diperagakan oleh klien.
P: Yah bagus kamu sudah P : Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
bisa melakukannya dengan sikap terbuka, suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
baik. mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
K : Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
perawat, memandang perawat. yang dialami oleh klien
P: Bagaimana perasaannya P : Tersenyum, mempertahankan Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
setelah latihan cara yang sikap terbuka, suara jelas evaluasi/validasi perasaan penjelasan perawat dan validasi perasaan
pertama untuk mengontrol klien setelah melakukan klien setelah melakukan
halusinasi dengan cara K : Mendengarkan pertanyaan cara menghardik cara menghardik suara
menghardik? perawat, memandang perawat.
K: Senang bisa K: Mengungkapkan perasaannya Perawat melakukan Klien menjawab Untuk mengevaluasi
melakukannya. setelah melakukan cara evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat dan validasi perasaan
menghardik klien setelah melakukan klien setelah melakukan
cara menghardik cara menghardik suara
P : Mendengarkan,
mempertahankan sikap terbuka
P: Coba kamu sebutkan lagi P : Mempertahankan sikap Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
cara mencegah dan terbuka, suara jelas evaluasi subjektif penjelasan perawat subjektif (kognitif) dan
mengontrol itu? Setelah itu (kognitif) dan evaluasi evaluasi objektif
kamu peragakan kembali K : Mendengarkan pertanyaan objektif (psikomotor) klien (psikomotor) klien
caranya! perawat, memandang perawat. tentang cara menghardik tentang cara menghardik
suara suara
K: Caranya dengan K: Menyebutkan dan Perawat melakukan Klien menjawab Untuk mengevaluasi
menghardik. Caranya yaitu memperagakan cara mencegah evaluasi subjektif pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
saat aku melihat anak kecil suara dengan cara menghardik (kognitif) dan evaluasi evaluasi objektif
itu muncul langsung bilang objektif (psikomotor) klien (psikomotor) klien
“pergi, pergi saya tidak mau P : Memperhatikan klien, tentang cara menghardik tentang cara menghardik
lihat, kamu tidak nyata”. mempertahankan sikap terbuka, suara suara
suara jelas
P: Iya sudah benar yang P : Senang, Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
kamu sebutkan, tapi ada tiga mempertahankan sikap terbuka, evaluasi subjektif penjelasan perawat subjektif (kognitif) dan
cara lagi yaitu dengan cara suara jelas (kognitif) dan evaluasi evaluasi objektif
minum obat,bercakap-cakap objektif (psikomotor) klien (psikomotor) klien
dan melakukan kegiatan K : Mendengarkan penjelasan tentang cara menghardik tentang cara menghardik
yang terjadwal. Lalu, tadi perawat, tersenyum. suara suara
sudah benar cara
melakukannya, waaah
hebat.
P: Kita masukkan cara P : Tersenyum, mempertahankan Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
menghardik ke dalam jadwal sikap terbuka, suara jelas menghardik suara ke dalam penjelasan perawat menghardik ke dala
kegiatan harain ya. Jadi, saat jadwal kegiatan harian jadwal kegiatan harian
kamu melihat anak kecil itu K : Mendengarkan penjelasan klien dan perawat klien agar klien dapat
muncul bisa lakukan cara perawat, memandang perawat. melakukan rencana tindak melakukan cara
menghardik (sesuai jadwal lanjut kepada klien menghardik secara
3x/hari) teratu/jika suara itu
muncul.
P: Baiklah, bagaimana kalau P : Tersenyum, mempertahankan Perawat melakukan Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
besok kita bertemu lagi sikap terbuka, suara jelas kontrak yang akan datang penjelasan perawat selanjutnya
untuk latihan cara yang yaitu cara kedua
kedua cara teratur minum K : Mendengarkan pertanyaan mencegah/mengontrol
obat untuk mencegah itu perawat, memandang perawat. suara-suara
muncul? Mau jam berapa?
Bagaimana kalau jam 10.00?
Lalu dimana tempatnya.
Disini saja?
K: Iya boleh. Jam 10, disini K: Menyetujui kontrak yang akan Perawat melakukan Klien menjawab Kontrak untuk kegiatan
saja ya kak. datang, mengangguk dan kontrak yang akan datang pertanyaan perawat selanjutnya
tersenyum yaitu cara kedua
mencegah/mengontrol
P : Tersenyum, mempertahankan suara-suara
sikap terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa, P: Mengucapkan Salam Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin
assalamualaikum. (Mengulurkan Tangan), tersenyum salam rasa saling percaya.
K: Mendengarkan (mengulurkan
tangan untuk berjabatan tangan),
tersenyum
K: siang K: Mengucapkan Salam Perawat berpamitan Klien menjawab salam Salam untuk menjalin
(Mengulurkan Tangan), tersenyum rasa saling percaya.
P: Mendengarkan (mengulurkan
tangan untuk berjabatan tangan),
tersenyum
Kesan perawat:
Perawat menganalisa bahwa dalam pertemuan pertama perawat sudah berhasil mencapai hubungan saling percaya dengan klien. Hal ini ditandai
dengan klien sudah mau bercerita tentang isi, waktu, frekuensi, situasi, dan respon pasien jika terjadi halusinasi serta melatih cara pertama untuk
mencegah/mengontrol halusinasi, yaitu menghardik suara-suara. Hasil interaksi menunjukkan kemampuan klien menerima dan mempraktekkan cara
yang diajarkan, Interaksi perlu ditingkatkan untuk membantu klien mengoptimalkan kemampuan dalam mencegah/mengontrol halusinasi yang
dialaminya.