0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Prosedur Pemeriksaan Radiologi Abdomen

Pemeriksaan radiologi abdomen dilakukan untuk melihat gambaran organ dalam abdomen dengan sinar X. Terdapat 3 proyeksi yang digunakan yaitu antero posterior supine dan tegak serta left lateral decubitus, dengan posisi tubuh dan arah sinar X yang spesifik pada masing-masing proyeksi. Standar prosedur ini mengacu pada kebijakan pelayanan radiologi di RS Medirossa.

Diunggah oleh

radiologi medirossa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Prosedur Pemeriksaan Radiologi Abdomen

Pemeriksaan radiologi abdomen dilakukan untuk melihat gambaran organ dalam abdomen dengan sinar X. Terdapat 3 proyeksi yang digunakan yaitu antero posterior supine dan tegak serta left lateral decubitus, dengan posisi tubuh dan arah sinar X yang spesifik pada masing-masing proyeksi. Standar prosedur ini mengacu pada kebijakan pelayanan radiologi di RS Medirossa.

Diunggah oleh

radiologi medirossa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERIKSAAN ABDOMEN

RS MEDIROSSA CIKARANG No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


Jl. Industri Tedal Gede No. 09
Cikarang Selatan- Bekasi 17550 15-RAD/02/030 00 1/2
Tanggal Terbit : Ditetapkan :

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL 02 September 2017
dr. Dedi Wahyudi
Direktur

Pengertian Pemeriksaan radiologi abdomen adalah pemeriksaan dengan


menggunakan radiasi sinar-x yang menghasilkan gambaran
abdomen

Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah –langkah dalam


melaksanakan pelayanan pemeriksaan radiografi
konvensional abdomen .
Kebijakan Mengacu pada SK nomor : 104/SK/Dir-RSM/XII/2017.
Tentang Kebijakan Pelayanan Penunjang Medis Di
Lingkungan RS. Medirossa.
Prosedur A. Uraian
Pemeriksaan abdomen adalah pembuatan gambaran
abdomen secara radiografi konvensional. Tidak ada
persiapan pemeriksaan secara khusus hanya benda –
benda yang dapat mengganggu gambaran radiograf harus
dilepas / disingkirkan.
B. Teknik Pemeriksaan
1. Proyeksi Antero – Posterior ( AP ) Supine
a. Posisikan pasien Berbaring (supine) di atas meja
pemeriksaan
b. Posisikan obyek dengan MSP tubuh diposisikan
tegak lurus tepat pada pertengahan kaset, kedua
bahu sejajar dan berjarak sama terhadap meja
pemeriksaan, kedua tangan lurus di samping
tubuh. Kaset ditempatkan dengan pusat
(sentral ) setinggi pertengahan krista Iliaca
kanan dan kiri. Batas atas kaset pada proc
xypoideus, batas bawah kaset pada sympisis
pubis. Atur arah sinar tegak lurus terhadap
kaset, dengan Central
PEMERIKSAAN ABDOMEN

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RS MEDIROSSA CIKARANG
Jl. Industri Tedal Gede No. 09
Cikarang Selatan- Bekasi 17550 15-RAD/02/030 00 1/2

c. menghubungkan kedua krista iliaca. Gunakan


grid. Eksposi dilakukan pada saat ekspirasi
penuh dan tahan nafas.
2. Proyeksi Antero Posterior (AP) Tegak
a. Posisikan pasien berdiri / duduk membelakangi
kaset.
b. Posisikan obyek dengan MSP tubuh diposisikan
tepat pada garis tengah kaset, kedua bahu sejajar,
kedua tangan lurus disamping tubuh atau
dibelakang sambil memegangi [Link] atas
kaset sudah berada diatas diafragma, kurang
lebih setinggi vertebra thorakal [Link]
vesika dapat diabaikan pada posisi ini.
c. Atur arah sinar horisontal tegak lurus terhadap
kaset dengan Central Point (CP) pada
pertengahan kaset. Gunakan grid . Eksposi pada
saat pasien ekspirasi dan tahan nafas.
3. Proyeksi Left Lateral Decubitus ( LLD )
a. Posisikan pasien Tidur miring ( true lateral )
diatas meja pemeriksaan atau tempat tidur
pasien , dengan lengan / sisi kiri tubuh di bawah
atau menempel meja pemeriksaan.
b. Posisikan obyek dengan Kedua sendi siku fleksi
diposisikan di atas kepala, atau tangan kanan
sambil memegangi kaset, kedua lutut fleksi, kaset
diposisikan di belakang tubuh dengan diafragma
masuk kedalam kaset, dengan daerah pelvis
hanya separuh/ sebagian yang masuk.
c. Atur arah sinar horisontal tegak lurus terhadap
kaset, dengan Central Point / titik bidik pada
pertengahan kaset. Dengan Gunakan grid,
eksposi pada saat ekspirasi dan tahan nafas.

Unit Terkait 1. 1. Instalasi Radiologi


2. 2. IGD
3. 3. Instalasi Rawat Inap
4. 4. Instalasi Rawat Jalan

Anda mungkin juga menyukai