0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
310 tayangan33 halaman

Panduan Pola Blus Wanita

1. Dokumen tersebut memberikan penjelasan mengenai pola blus wanita, mulai dari pengertian blus, jenis-jenis blus dan lengannya, serta cara pembuatan pola blus. 2. Ada berbagai jenis blus yang dibedakan berdasarkan cara pemakaiannya, bentuk, dan desainnya. Jenis lengan juga dibedakan berdasarkan panjang, desain, dan konstruksinya. 3. Diberikan contoh gambar dan pola untuk

Diunggah oleh

Ida Saraswati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
310 tayangan33 halaman

Panduan Pola Blus Wanita

1. Dokumen tersebut memberikan penjelasan mengenai pola blus wanita, mulai dari pengertian blus, jenis-jenis blus dan lengannya, serta cara pembuatan pola blus. 2. Ada berbagai jenis blus yang dibedakan berdasarkan cara pemakaiannya, bentuk, dan desainnya. Jenis lengan juga dibedakan berdasarkan panjang, desain, dan konstruksinya. 3. Diberikan contoh gambar dan pola untuk

Diunggah oleh

Ida Saraswati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

HANDOUT

POLA BLUS WANITA


SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA
POLA BLUS WANITA HANDOUT

HANDOUT

POLA BLUS WANITA

Nama Sekolah : SMK Negeri 6 Yogyakarta

Bidang Keahlian : Tata Busana

Mata Pelajaran : Pembuatan Pola

Durasi (Waktu) : 4 JP x 45 menit (1 Pertemuan)

Kompetensi Dasar : KD 3.6 Menganalisa prosedur pembuatan pola blus sesuai desain

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik dengan tepat dapat:

A. Menjelaskan pengertian blus


B. Mengidentifikasi macam-macam jenis blus
C. Mengidentifikasi macam-macam jenis lengan
D. Mengidentifikasi macam-macam jenis kerah dan garis leher
E. Mengidentifikasi alat dan bahan pembuatan pola blus
F. Menentukan ukuran pembuatan pola blus
G. Menjelaskan cara pembuatan pola blus
H. Menganalisa cara pecah pola pada pembuatan pola rok sesuai dengan desain

1 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

A. Pengertian Blus
Blus ialah busana luar wanita bagian atas, yang panjang umumnya sampai panggul
atau lebih pendek, baik dipakai dimasukkan ke dalam rok, sedangkan blus yang
panjangnya melewati batas panggul disebut tunik. Blus dikenakan untuk pasangan rok
atau celana (Arifah A Riyanto,2003:5). Menurut Suryawati,dkk blus merupakan pakaian
yang menutupi badan bagian atas sampai dibawah pinggang. Blus dapat dipakai diluar
atau didalam rok atau celana. Blus menurut Chodiyah,dkk merupakan pakaian bagian
atas, berlengan pendek atau panjang.
Berdasarkan pengertian blus dari beberapa sumber diatas dapat disimpulkan bahwa
blus adalah busana luar wanita bagian badan atas, blus dapat dipakai baik diluar maupun
didalam rok atau celana. Panjang blus umumnya sampai panggul dan dapat dilengkapi
dengan beberapa detail seperti lengan, kerah, kancing, saku, dan lain-lain.
B. Macam-macam jenis blus
Jenis blus berdasarkan cara pemakaiannya terbagi menjadi 2 yakni;
1. Blus Luar
Blus luar adalah blus yang dipakai diluar rok atau
celana

2. Blus Dalam
Blus dalam adalah blus yang pemakaiannya
dimasukkan kedalam rok atau celana. Umumnya blus
jenis ini mempunyai desain lurus sampai batas panggul.

2 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

Jenis blus berdasarkan bentuk dan desainnya antara lain sebagai berikut;
No Jenis Blus Contoh Gambar
1 Polo merupakan kemeja wanita yang
umumnya dipakai untuk berolahraga.
Pakaian atasan model ini terbuat dari bahan
kaos dengan garis leher bulat.

2 Suit merupakan blus yang digunakan


bersama dengan
celana ataupun rok yang terbuat dari bahan
yang sama.
Umumnya blus model ini banyak dipakai
sebagai pakaian
kerja

3 Surplice merupakan blus dengan garis leher


V yang rendah dan penutup melampaui
garis tengah muka

4 Peasant ini dipenuhi dengan banyak kerutan


seperti di bagian pinggang, lengan maupun
leher

3 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

5 Middy, jenis ini mirip dengan pakaian


kelasi yang memiliki model kerah lebar
seperti kerah kelasi. Panjang blus diatas
panggul

6 Empire, memiliki garis hias di bagian


bawah dada

7 Long torso, model blus yang panjangnya


sampai garis panggul

8 Princess, memiliki garis hias vertikal yang


melewati bagian dada sampai tengah bahu
atau tengah lengan

4 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

9 Yoke memiliki garis hias horizontal yang


melintang pada bagian atas dada.

10 Tunik merupakan model baju wanita yang


ukurannya dibuat lumayan panjang sampai
melewati batas panggul. Desain dan
tampilannya yang elegan menjadikan tunik
sebagai busana multi fungsi yang dapat
dikenakan pada berbagai acara formal
maupun casual.

11 Blus double breasted merupakan blus


wanita yang penutup pada bagian mukanya
dibuat lumayan lebar sampai melampaui
garis tengah muka sehingga saling tumpuk
antara satu dengan yang lainnya.

12 Camp shirt merupakan kemeja wanita


berpotongan longgar yang biasanya
dilengkapi dengan saku-saku di dada dan
kancing baju sebagai bukaan didepan.
Model baju wanita yang dikenal dengan
nama camp shirt ini umumnya juga
memiliki lengan baju yang cukup longgar
hampir mencapai siku tangan.

5 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

C. Macam-macam jenis lengan


Lengan adalah salah satu bagian dari busana yang menutupi bagian tangan, baik
sebagian maupun seluruhnya atau salah satu bagian dari busana yang dikenakan mulai
dari puncak lengan sampai ukuran panjang yang diinginkan.

1. Berdasarkan panjangnya, lengan dapat dibedakan menjadi:


a. Cap sleeve, yaitu lengan yang panjangnya hanya
sampai puncak lengan.
b. Short sleeve, yaitu lengan yang panjangnya sampai
pertengahan pangkal lengan.
c. Elbow sleeve, yaitu lengan yang panjangnya hanya
sampai siku.
d. Three quarter length, yaitu lengan yang panjangnya tiga
perempat panjang tangan.
e. Wrist sleeve, yaitu lengan yang panjangnya sampai
mata tangan.

2. Jika berdasarkan desain dan konstruksinya, lengan dapat dibedakan menjadi:

a. Lengan pasang (set in) yaitu lengan yang memiliki garis sambungan pada lubang
lengan. Contoh dari lengan pasang yaitu lengan bishop, lengan suai, dan lain-
lainnya.

b. Lengan Setali yaitu lengan yang tidak memiliki garis sambungan pada lubang
lengan melainkan menjadi satu bagian dengan badan. Contoh dari lengan setali
yaitu lengan raglan, lengan kimono, lengan dolman, dan lain-lain.

6 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

Jenis N Jenis Desain Lengan Gambar Contoh Pola Lengan


Konstruksi o
Lengan
Lengan pasang 1 Lengan suai disebut
(set in) yaitu dengan licin yaitu lengan
lengan yang yang pas di bahu dan tanpa
memiliki garis kerutan.
sambungan
pada lubang
lengan.
Contoh dari
lengan pasang 2 Lengan puncak adalah
yaitu lengan lengan yang terdapat
bishop, lengan kerutan pada puncak
suai, dan lain- lengan dan mengecil pada
lainnya bagian bawah lengan.

3 Lengan cape adalah lengan


berbentuk ½ lingkaran dan
dipasang tanpa kerutan di
bagian kerungnya.

4 Lengan lonceng atau bell


adalah lengan yang
mengembang pada bagian
bawah dengan panjang
yang bervariasi.

5 Lengan puff adalah lengan


pendek yang terdapat
kerutan pada bagian bahu
dan lengan bawah.

7 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

6 Lengan lentera adalah


lengan yang terdiri dari 2
bagian yaitu sempit pada
bagian pundak dan
pergelangannya serta
melebar pada pertengahan
lengan yang digabungkan.

7 Lengan slit adalah lengan


dengan belahan pada
pertengahan lengan dan
biasanya memakai sehelai
ban pada lengan bawah.

8 Lengan peasant adalah


lengan panjang tiga
perempat yang penuh
dengan kerutan pada
bagian bahu dan lengan
bawah.
9 Lengan bishop adalah
bentuk lengan licin pada
bahu dan menggelembung
pada bagian bawah dengan
menggunakan manset.
1 Lengan balon adalah
0 lengan dengan gembung
pada bagian bawah,
biasanya pada pertengahan
panjang lengan sehingga
menyerupai balon tetapi
tanpa kerutan.

8 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

1 Lengan tulip adalah lengan


1 pendek dengan kerut atau
licin pada puncak lengan
dan berbentuk kelopak
daun bunga tulip.

1 Lengan sayap adalah


2 lengan yang memiliki
potongan bahan
menyerupai bentuk sayap
dengan cara dikerut atau
licin.

1 Lengan bon-bon adalah


3 lengan penuh atau lengan
yang terdapat beberapa
gelembung dengan cara
diikat dengan
menggunakan pita atau
kain.
1 Lengan kemeja adalah
4 lengan panjang dengan
sedikit kerutan pada
pergelangan tangan dan
manset.

1 Lengan roll adalah lengan


5 berukuran panjang atau
pendek yang biasanya
dirancang untuk digulung
atau dilipat dari manset.

1 Lengan button tab adalah


6 bentuk lengan yang
menyerupai lengan roll,
hanya saja lengan ini
biasanya digulung dan
diikat dengan
menggunakan kancing.

9 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

1 Lengan poet adalah lengan


7 panjang yang
mengembang mulai dari
pergelangan tangan
dengan cara diikat ataupun
dikerut dengan
menggunakan karet.
1 Lengan layered adalah
8 bentuk lengan dengan
desain yang bertumpuk-
tumpuk.

Lengan Setali 1 Lengan setali


yaitu lengan
yang tidak
memiliki garis
sambungan
pada lubang
lengan
melainkan
menjadi satu
2 Lengan raglan adalah
bagian dengan
lengan yang mempunyai
badan. Contoh
garis lengan memanjang
dari lengan
mulai dari kerung leher.
setali yaitu
lengan raglan,
lengan
kimono,
lengan
dolman, dan
lain-lain.

10 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

3 Lengan kimono adalah


lengan yang membesar di
bagian ujungnya dan
digunting setali.

4 Lengan cap adalah lengan


baju berukuran pendek
yang seolah-olah dipotong
segitiga yang terletak
diujung pundak.

5 Lengan dolman adalah


lengan dengan ukuran
longgar yang berbentuk
kerung dan sedikit dalam
mulai dari bahu sampai 7
½ cm di atas garis
pinggang.
6 Lengan epaulet adalah
lengan dengan garis
lubang lengan baju bagian
atas dibuat menyerupai
seperti tanda pangkat.

7 Lengan yoke adalah


lengan yang
menghubungkan antara
bagian badan depan dan
belakang dengan jahitan
memanjang secara
horizontal pada bagian
lebar muka dan lebar
punggung.

11 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

8 Lengan cowl adalah


lengan pendek dan longgar
dengan cara di draping.

9 Lengan winged adalah


lengan yang menyerupai
bentuk sayap berukuran
panjang, tidak dikerut dan
tidak ada jahitan pada
kerung lengan.

D. Macam-macam jenis kerah dan garis leher


Kerah adalah bagian dari suatu busana yang dijahitkan atau dipasangkan pada garis
leher. Dilihat dari bentuk dan konstruksi, kerah dapat dikelompokkan
menjadi tiga macam yaitu kerah berdiri, kerah setengah berdiri, dan kerah rebah.
Jenis
N
Konstruksi Jenis Kerah Contoh Gambar Contoh Pola
o
Kerah
Kerah 1 Kerah shanghai
berdiri adalah bentuk
adalah kerah yang
kerah yang jatuhnya berdiri
letaknya sejajar tepat pada
berdiri leher dan
tegak dan lebar dari kerah
sejajar ini kira-kira 2
dengan sampai 4 cm.
letak leher. 2 Kerah turtle
Contoh adalah kerah
dari kerah dengan bentuknya
berdiri yang tinggi
yaitu kerah sehingga biasanya
turtle, dilipat atau
kerah pita / dipanjangkan
bow, kerah menutupi leher.

12 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

funnel, dan 3 Kerah tegak


bentuk adalah kerah yang
kerah berdiri tegak di
lainnya. sekitar leher atau
mengikuti bentuk
leher,
tetapi tidak
menggulung atau
membalik.
4 Kerah funnel
adalah kerah yang
menyerupai
cerobong.
biasanya kerah ini
menggunakan
bukaan depan
dengan tutup tarik.
5 Kerah stand away
adalah kerah yang
meluas keluar dari
ujung garis leher.

Kerah 1 Kerah eton adalah


setengah bentuk kerah yang
berdiri jatuhnya sebagian
adalah menempel pada
suatu garis leher dan
kerah yang sebagian lagi
sebagian menempel pada
bentuknya garis bahu.
jatuh
menempel 2 Kerah setali
tepat pada adalah kerah yang
garis leher pengembangannya
dan sebagian atau
sebagian keseluruhan
lagi menjadi
menempel satu dengan
tepat di badan.

13 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

garis bahu.
Contoh
dari kerah
dari kerah
setengah
berdiri
yaitu kerah
shiller,
kerah eton,
dan bentuk
kerah
lainnya.

3 Kerah kemeja
adalah bentuk
kerah yang terdiri
dari dua bagian
lalu disambung
menjadi
satu, bagian
pertama disebut
kaki kerah yaitu
sebagai penegak
dan bagian kedua
disebut
daun kerah
sebagai kelepak
kerah.
4 Kerah tailor
adalah kerah
dengan desain
yang memanjang
ke bawah dengan
model yang
menyilang,
sehingga kerahnya
membentuk siluet
huruf V

14 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

5 Kerah shiller
adalah kerah yang
termasuk dalam
kerah rebah yang
dapat berdiri tanpa
penegak dan
apabila ditutup
menjadi kerah
tegak
6 Kerah selendang
atau shawl adalah
kerah dengan
lebar memanjang
yang membentuk
siluet huruf V.
Kerah 1 Kerah rebah
rebah adalah bentuk
adalah kerah yang
seluruh terletak datar atau
bagian pipih pada bagian
bentuk leher dan
kerah sejajar dengan
sejajar atau garis bahu, serta
jatuh pada tanpa
bahu. menggunakan
Contoh penegak.
dari kerah
2 Kerah kelasi
rebah yaitu
adalah kerah
kerah
bagian depan
bertha,
membentuk V dan
kerah cape,
memakai tiga ban
kerah
kecil pada
kelasi, dan
pinggiran kerah.
bentuk
Kerah ini disebut
kerah
juga dengan kerah
lainnya.
sailor.

3 Kerah bertha
adalah kerah yang
menyerupai kerah
cape, namun

15 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

biasanya kerah
bertha ini lebarnya
menutupi bahu
yang terbuat dari
bahan renda atau
bahan lainnya.
4 Kerah cape adalah
bentuk kerah yang
pada dasarnya
bagian yang
terpisah dari
pakaian,
kemudian
digunting
lingkaran atau
setengah
lingkaran.
5 Kerah revers
adalah kerah yang
berbentuk kelepak
dan berfungsi
sebagai bukaan
depan
6 Kerah collaret
adalah kerah ini
memiliki desain
kain lipit yang
melingkar pada
leher

16 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

E. Macam-macam Jenis Garis leher


Garis leher adalah garis yang membentuk bagian leher pada sebuah pakaian tanpa
kerah. Berikut ini macam-macam jenis garis leher:

No Jenis Garis Leher Contoh Gambar Contoh Pola


1 Garis leher bulat adalah garis leher
yang berbentuk bulat dan cocok
digunakan untuk wajah oval dengan
leher yang panjang

2 Garis leher V adalah garis leher yang


berbentuk huruf V dan cocok
digunakan untuk semua bentuk
wajah.

3 Garis leher persegi adalah garis leher


yang berbentuk persegi dan cocok
digunakan untuk wajah bulat dengan
leher pendek

17 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

4 Garis leher segi lima adalah garis


leher yang memiliki bentuk segi lima
atau dapat disebut dengan garis leher
yang berbentuk hati karena terbentuk
dari 2
lengkung yang bertemu dibagian
tengah.

5 Garis leher ini termasuk dalam garis


leher persegi yang divariasi. Pada
bagian sudutnya dimasukkan
kedalam sehingga membentuk garis
diagonal pada sisinya.

6 Garis leher perahu adalah garis leher


yang berbentuk seperti siluet perahu,
menghubungkan dua titik bahu
dengan kedalaman yang sama. Garis
leher ini disebut juga dengan garis
leher bateau.

7 Garis leher sabrina adalah garis leher


terbuka melebar yang terbentuk dari
garis horizontal atau garis yang
melebar.

18 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

8 Garis leher tinggi adalah garis leher


yang pada bagian kerung leher dan
bahu ditinggikan.

Variasi Garis Leher


1 Garis leher U adalah garis leher yang berbentuk huruf U.

2 Garis leher off shoulder adalah garis leher terbuka


melebar tanpa garis bahu dan turun sampai dibawah bahu

3 Garis leher camisole adalah garis leher tanpa bahu dan


menggunakan ban atau tali yang lebar.

4 Garis leher halter adalah garis leher yang ditinggikan dan


dapat berkerut atau tidak.

19 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

5 Garis leher strapless adalah garis leher yang terbuka tanpa


bahu dan tanpa tali, serta bentuknya yang menyerupai
kemben.

6 Garis leher decolette adalah garis leher berbentuk rata


sampai bahu dan dada bagian tengahnya sangat rendah.

7 Garis leher slot adalah garis leher yang diberi belahan


tengah muka sekitar 10-12 cm.

8 Garis leher tapal kuda adalah garis leher yang memiliki


bentuk seperti tapal kuda ini memiliki bentuk rendah pada
dada namun tidak terlalu melebar

9 Garis leher cowl adalah garis leher yang terbentuk dari


sehelai kain yang dengan cara digunting serong dan
didraperikan pada bagian depan.

20 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

F. Alat dan Bahan


1. Alat:
a. Patron pola dasar badan atas dan lengan
b. Penggaris pola (lengkung dan siku)
c. Penggaris lurus 30 cm
d. Skala (1:4)
e. Pensil 2b
f. Bolpoint hitam
g. Penghapus
h. Pensil merah biru
i. Gunting kertas
j. Lem kertas
2. Bahan
a. Ukuran tubuh
b. Costume Book/Buku pola
c. Kertas dourslagh
d. Kertas Karton

G. Ukuran
Untuk memperoleh pola busana yang pas maka diperlukan ukuran bagian
tubuh model secara tepat dan akurat. Sebelum melakukan pengukuran, model yang
hendak diambil ukurannnya harus menggunakan peter ban yang diikatkan pada
bagian-bagian tertentu dalam tubuh, hal ini dimaksudkan agar ukuran yang diperoleh
akurat, selain itu atribut busana yang membuat tubuh bertambah besar sebaiknya di
tinggalkan. Pada pola blus ini dihasilkan dari mengubanh pola dasar yang sebelumnya
telah dibuat sehingga ukuran yang diperlukan dalam membuat pola blus antara lain:
1. Lingkar panggul
Diukur sekeliling badan bawah yang terbesar, diukur pas kemudian ditambah 4-6
cm.
2. Tinggi panggul
Diukur di bagian sisi secara vertikal dari garis pinggang sampai garis panggul
3. Panjang blus dari pinggang
Diukur di bagian sisi secara vertikal dari garis pinggang sampai pada panjang blus
yang diinginkan atau sesuai dengan desain
4. Panjang lengan
Diukur dari puncak lengan kebawah sampai panjang lengan yang diinginkan atau
sesuai desain
5. Lingkar lengan
Diukur pada sekeliling lengan sesuai dengan keinginan atau sesuai desain

21 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

H. Prosedur Pembuatan Pola Blus


1. Analisis Desain Blus

Analisis Desain Blus

a. Garis leher V
b. Kerah setengah tegak
c. Lengan puncak
d. Lubang kancing vertikal dengan di itik-itik
e. Termasuk blus luar

2. Ukuran
Lingkar Panggul = 92 cm
Tinggi panggul = 19 cm
Panjang blus (dari pinggang) = 25 cm

3. Mengubah Pola Blus


Dari pola dasar badan atas dan lengan kemudian diubah menjadi pola blus seperti
pada pola berikut.

22 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

Pola Badan Blus


Skala 1:4

Blus Belakang Blus Depan


K-L Tinggi panggul = 19 cm Kupnat sisi Pada pola blus ini tidak
ditutup menggunakan kupnat
sisi, sehingga garis sisi
bawah dinaikkan ke
titik E lalu
dihubunhkan ke titik
E1 dengan garis putus-
putus
K-M Panjang blus = 25 cm A-B Tinggi panggul = 19
cm
L-N ¼ lingkar panggul – 1 = 22 cm A-C Panjang blus = 25 cm
Q Diturunkan 1 cm dan C-C1 3 cm
dikeluarkan 1 cm
P Dikeluarkan 1 cm C1-C2 = G1- 2 cm
G2
N Dikeluarkan 1 cm B-D ¼ lingkar panggul + 1
= 24 cm

23 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

D1- C2 Digaris dengan


penggaris lengkung
P1 Tinggi kupnat, digaris tegak H Diturunkan 1 cm dan
lurus kebawah 12 cm dikeluarkan 1 cm
S-S1 1 cm E Dikeluarkan 1 cm
S1-S2 3 cm D Dikeluarkan 1 cm
T-T1 3 cm F-F1 1 cm
S1-T Digaris menggunakan G-G1 8 cm
penggaris siku
F1-G2 Digaris menggunakan
penggaris siku
E2 Tinggi kupnat, digaris
tegak lurus kebawah
12 cm
Letak lubang Dari G1 diturunkan 1
kancing cm dan C1 dinaikkan
12 cm. Kemudian dari
tanda lubang kancing
paling atas dan bawah
diukur dan dibagi
menjadi 4 bagian yang
sama.
C1-C3 5 cm
F1-F2 3 cm

Pola Kerah Setengah Tegak

Keterangan
A-B ½ kerung leher = 26 cm
A-A1 5 cm
A1-A2 2 cm
A2-A3 5 cm
B-B1 7 cm
B1-B2 4 cm
A1-B Digaris menggunakan penggaris lengkung
A2-B Digaris menggunakan penggaris lengkung
A3-B2 Digaris menggunakan penggaris lengkung

24 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

Pola Lengan

Keterangan:

C dan C1 dikeluarkan 1 cm
D dan D1 dikeluarkan 1 cm
A-B Diberi tanda gunting
B-C dan B-D Diberi tanda gunting

4. Pecah Pola Blus


Pecah pola blus digunakan untuk memecah pola yang telah dibuat yang kemudian
akan ditempelkan pada bahan atau kain. Pola blus yang telah dibuat terdapat
beberapa potongan pola sesuai desainnya.

I. Kriteria mutu pola


Kualitas pola busana akan ditentukan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:
1. Kemampuan memahami gambar/desain busana. Hal ini harus didukung oleh
kecermatan dalam menganalisa desain misal; jenis blus, kerah, lengan, garis hias,
saku, dan sebagainya.
2. Ketepatan dalam mengambil ukuran tubuh si pemakai, hal ini harus didukung oleh
kecermatan dan ketelitian dalam menentukan posisi titik dan garis tubuh, serta
menganalisa posisi titik dan garis tubuh si pemakai.
3. Kemampuan dalam menggunakan alat dan bahan dengan baik dan benar, yakni
mempersiapkan alat dan bahan dalam keadaan bersih dan siap dipakai.

25 HANDOUT POLA BLUS WANITA


POLA BLUS WANITA HANDOUT

4. Kemampuan membuat dan memeriksa pola dasar dan pola busana sesuai dengan
ukuran yang akan dibuat. Dalam pembuatan pola harus memperhatikan beberapa hal
antara lain :
a. Kemampuan dalam menentukan dan membuat bentuk pola yang baik. Dalam hal
ini meliputi kemampuan membentuk garis-garis pola, seperti garis pinggang, sisi
rok, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan garis pola yang luwes hendaknya
memiliki sikap cermat dan teliti dalam melakukan pengecekan ukuran.
b. Kemampuan dan ketelitian memberi tanda serta keterangan disetiap bagian pola,
misalnya tanda pola bagian muka dan belakang, tanda arah benang/serat kain,
tanda kerutan atau lipit, dan lain sebagainya.
c. Kemampuan dan ketelitian dalam memeriksa jumlah komponen pola. Dalam hal
ini meneliti komponen pola yang meliputi : bentuk pola, pemberian kelebihan
jahitan pada setiap sisi pola, tanda-tanda pola, dan pemberian kode masing-
masing pola

26 HANDOUT POLA BLUS WANITA


Nama/No: Nilai

Kelas :

Soal Tertulis
Nama Sekolah : SMK Negeri 6 Yogyakarta
Bidang Keahlian : Pariwisata
Kompetensi Keahlian : Tata Busana
Mata Pelajaran : Pembuatan Pola
Durasi (Waktu) : 45 menit
Materi Pokok : Menganalisa prosedur pembuatan pola blus

Petunjuk:
 Berdoalah sebelum mengerjakan!
 Kerjakan soal dibawah ini dengan baik dan benar!
 Kerjakan pada selembar kertas dan ditulis tangan!
 Soal pilihan ganda langsung ditulis jawaban A, B, C, D, E
 Soal Esay ditulis ulang!
 Soal dikerjakan secara urut!
 Soal dikerjakan secara mandiri!

Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari 5 opsi

1. Blus yang memiliki garis hias vertikal yang melewati bagian dada sampai tengah bahu
atau tengah lengan disebut...
A. Empire
B. Princess
C. Yoke
D. Middy
E. Polo

2. Jenis blus yang mirip dengan pakaian kelasi yang memiliki model kerah lebar seperti
kerah kelasi seperti pada gambar disamping disebut...
A. Empire
B. Princess
C. Yoke
D. Middy
E. Polo
3. Lengan termasuk dalam bagian blus, jenis lengan pendek yang terdapat kerutan pada
bagian bahu dan lengan bawah seperti gambar disamping disebut...
A. Lengan Puncak
B. Lengan Bishop
C. Lengan Puff
D. Lengan Peasant
E. Lengan Tulip

4. Lengan termasuk dalam bagian blus, pola lengan disamping digunakan untuk pembuatan
lengan jenis...
A. Lengan Puncak
B. Lengan Bishop
C. Lengan Puff
D. Lengan Peasant
E. Lengan Tulip

5. Bentuk kerah yang terletak datar atau pipih pada bagian leher dan sejajar dengan garis
bahu, serta tanpa menggunakan penegak disebut...
A. Kerah Rebah
B. Kerah Shanghai
C. Kerah Setengah tegak
D. Kerah Shiller
E. Kerah Turtle

6. Pola kerah disamping digunakan untuk pembuatan kerah jenis...


A. Kerah Rebah
B. Kerah Shanghai
C. Kerah Setengah tegak
D. Kerah Shiller
E. Kerah Turtle
7. Garis leher adalah garis yang membentuk bagian leher pada sebuah pakaian tanpa kerah,
garis leher terbuka melebar yang terbentuk dari garis horizontal atau garis yang melebar
disebut garis leher...
A. Bulat
B. Persegi
C. Sabrina
D. Perahu
E. Cowl

8. Pola disamping merupakan pola untuk garis leher...


A. Bulat
B. Persegi
C. Sabrina
D. Perahu
E. Cowl

9. Berikut ini alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan pola blus, kecuali...
A. Pensil 2b, penggaris pola, costume book
B. Pensil 2b, kertas dorslagh, costume book
C. Pensil 2b, pensil merah biru, kertas dorslagh
D. Pensil merah biru, skala, penggaris pola
E. Pensil merah biru, jarum mesin, skala

10. Perhatikan desain blus disamping! Berikut ini analisis bagian-bagian blus yang tepat
adalah...
A. Kerah shiller, lengan licin, garis hias princess, blus dalam
B. Kerah shiller, lengan puff, garis hias empire, blus luar
C. Kerah selendang, lengan licin, garis hias princess, blus
luar
D. Kerah selendang, lengan puff, garis hias empire, blus luar
E. Kerah selendang, lengan licin, garis hias princess, blus
dalam
Perhatikan pola blus dibawah ini untuk menjawab pertanyaan no. 11, 12, dan 13

11. Apabila ukuran lingkar panggul adalah 92 cm, maka ukuran garis B-D adalah...
A. 22 cm
B. 23 cm
C. 24 cm
D. 25 cm
E. 26 cm
12. Pada pola blus diatas bagian sisi masing-masing ditambah 1 cm, maka jumlah
penambahan lingkar badannya adalah...
A. 2 cm
B. 4 cm
C. 6 cm
D. 8 cm
E. 10 cm
13. Untuk membuat pola kerah seperti desain disamping, garis yang harus diukur untuk
mendapatkan ukuran setengah lingkar leher pada pola diatas adalah...
A. T – S + F – G
B. T – S1 + F – G1
C. T – S1 + F1 – G1
D. T – S1 + F1 – G2
E. T – S2 + F1 – G2
14. Perhatikan desain lengan disamping, pecah pola yang digunakan untuk pembuatan lengan
disamping adalah...

A.

B.

C.

D.

E.
15. Kemampuan dalam kriteria mutu pembuatan pola yang harus didukung oleh kecermatan
dan ketelitian dalam menentukan posisi titik dan garis tubuh, serta menganalisa posisi
titik dan garis tubuh si pemakai, adalah...
A. Kemampuan memahami gambar/desain busana.
B. Ketepatan dalam mengambil ukuran tubuh si pemakai
C. Kemampuan dalam menggunakan alat dan bahan dengan baik dan benar
D. Kemampuan membuat dan memeriksa pola dasar dan pola busana sesuai dengan
ukuran yang akan dibuat.
E. Kemampuan dalam menentukan dan membuat bentuk pola yang baik

Esay
1. Jelaskan pengertian blus dan sebutkan jenis blus berdasarkan cara pemakaiannya! (5)

2. Perhatikan desain blus dibawah ini! Sebutkan bagian-bagian blus yang telah diberi
tanda!(5)

B
A

3. Dalam pembuatan pola blus, mengapa pada masing-masing sisi ditambah ukurannya 1
cm? Jelaskan! (5)

Anda mungkin juga menyukai