Jl. Raya Praci – Giribelah Km.6 Suci Pracimantoro, Wonogiri Telp.
081 329 534 400
E-mail : rsmaguanhusada@[Link]
KEPUTUSAR DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MAGUAN HUSADA
NOMOR : 100/SK/DIR/MGH/III/2022
SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
ASISTEN APOTEKER
DI RSU MAGUAN HUSADA
DIREKTUR RSU MAGUAN HUSADA
Menimbang : a. Bahwa staf Profesional Pemberi Asuhan (PPA) lainya
dan staf klinis lainya yang memberikan pelayanan di
RSU Maguan Husada akan diberi ijin setelah yang
bersangkutan memulai verifikasi kompetensi
kewenangan klinis.
b. Bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan yang
optimal dan meningkatkan keselamatan pasien, perlu
ditetapkan Surat Penugasan Klinis dengan Rincian
Kewenanagan Klinis yang ditetapkan dengan Surat
Keputusan Direktur.
Mengingat : 1. Undang-undang No. 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan
2. Undang-undang No. 44 tahun 2009 Tentang Rumah
Sakit
3. Keputusan Direksi PT. Maguan mulya Kamajaya No.
05/SK/DIR/SDM/MMK/VIII/2015 tentang
pengangkatan Direktur RSU Maguan Husada
MEMUTUSKAN
Menetapkan : SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN
KEWENANGAN KLINIS FISIOTERAPIS DI RSU
MAGUAN HUSADA
KESATU : Memberi Penugasan klinis Kepada :
Nama : Esty
Instalasi : Fisioterapi
KEDUA : Surat Penugasan Klinis memberikan hak kepada staf
tersebut diatas untuk melakukan kegiatan profesinya di
lingkungan RSU Maguan Husada sesuai dengan Rincian
Kewenanagan Klinis terlampir
KETIGA : Rincian Kewenangan Klinis dapat dikurangi atau ditambah
atas rekomendasi pihak terkait
KEEMPAT Rincian Kewenangan Klinis dapat dikurangi atau ditambah
atas rekomendasi pihak terkait
KELIMA Surat penugasan Klinis ini berlaku untuk jangka waktu tiga
tahun dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian hari
ada kekeliruan dalam penetapanya akan diadakan
perbaikan kembali sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Wonogiri
Pada tanggal, 18 Maret 2022
Direktur
dr. Dhian Prasetyo Adhiputro
NIK. 209 84 012
LAMPIRAN SK DIREKTUR RSU MAGUAN HUSADA
NOMOR : 0100/SK/DIR/MGH/III/2022
TENTANG
SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
ESTI
Disetujui
N Rincian Kewenangan Klinis M DS KET
O
1 Analisa ilmu sebagai dasar √
praktik :kemampuan analisa ilmu murni, ilmu
sosial, dan ilmu perilaku sebagai dasar
pengetahuaan fisioterapi dan
mengintegrasikanya dalam praktek
a. Analisa pola perkembangan manusia baik
yang normal maupun abnormal
b. Analisa struktur tubuh manusia baik yang
normal maupun tidak normal sepanjang
daur kehidupan
c. Analisa fisiologi tubuh manusia baik
normal maupun abnormal
d. Analisa gerak dan fungsi normal
e. Analisa gerk dan fungsi patologis
f. Analisa gaya hidup sehat individu dan
masyarakat
g. Memahami secara umum pelayanan medos
dan pembedahan
h. Memahami sistem kesehatan nasional
i. Memahami dimensi psikososial dalam
pelayanan kesehatan dan kerja pelayanan
kesehatan
2 Analis dan sitetis kebutuhan pasien/klien :
kemampuan melakukan pendekatan terhadap
pasie/klien dalam upaya melakukan asuhan
fisioterapi dimulai dari pendekatan kepada
pasien/klien secara holistik sampai pada
respon pasien/klien
a. Mampu melakukan pendekatan secara
empati
b. Mampu menunjukan pendekatan holistik
c. Melakukan asesmen terhadap pasien/klien
d. Mengumpulkan dan mengkaji ulang
informasi yang relevan
e. Melakukan pemeriksaan riwayat penyakit
dengan menggunkan alasan klinis
f. Melakukan pemeriksaan fisik dengan
metode dan teknik yang relevan
g. Menganalisis dan menginterprestasikan
hasil asesmen
3 Merumuskan diagnosa fisioterapi :
kemampuan merumuskan diagnosa fisioterapi
baik aktual maupun potensial
a. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang
berkaitan dengan kondisi musculo-skeletal
b. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang
berkaitan dengan kondisi neuro-muscular
c. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang
berkaitan dengan kondisi
kardiovaskulopulmonal
d. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang
berkaitan dengan kondisi integumen
4 Perencanaan tindakan fisioterapi: kemampuan
merencanakan tindakan fisioterapi
a. Mengkomunikasikan perencanaan
tindakan fisioterapi kepada pasien/klien
dan pihak berkepentingan
b. Mengidentifikasi dan menyusun rencana
tindakan fisioterapi
5 Intervensi fisioterapi : kemampuan
mengimplementasikan dan memodifikasi
tindakan fisioterapi yang efektif dan efisien
a. Mengimplementasikan dan memodifikasi
rencana tindakan fisioterapi
b. Memastikan keamanan personal
pasien/klien
c. Mengorganisasikan dan mengefisiensikan
pelayanan fisioterapi
d. Memahami alasan rasional pemulihan
tindakan fisioterapi
e. Mampu menerapkan proses intervensi
fisioterapi terpilih
6 Evaluasi dan re-evaluasi: kemampuan
melakukan evaluasi dan re-evaluasi
a. Mengevaluasi hasil intervensi fisioterapi
b. Mere-evaluasi dan memodifikasi
responyang sesuai dengan alasan klinik
7 Kemampuan komunikasi dan koordinasi yang
efisien dan efektif : kemampuan
berkomunikasi verbal dan non-verbal serta
berkoordinasi dengan pasien/klien keluaraga
dan tenaga lain dan juga mengakses
perkembangan ilmu pengetahuan dan
tegnologi yang terkait denga fisioterapi
a. Menggunakan teknik komunikasi dan
koordinasi termologi yang benar dan tepat
b. Memfasilitasi kelompok yang dinamis
c. Menggunakan metode komunikasi yang
tepat
d. Menggunaka kemampuan wawancara
dengan pasien/klien keluarga dan tenaga
lain
e. Menginterpretasikan hasil komunikasi
dengan pasien/klien dan pihak yang
berkepentinagan
f. Memberi informasi kepada pasien/klien
danpihak yang berkepentingan
g. Mengenali hambatan dalam komunikasi
dan modifikasi yang sesuai dengan yang
diperlukan dalam praktik
h. Melakukan evaluasi komunikasi yang
efektif
8 Pendidikan : mengidentifikasi kebutuhan
pasien/klien, menyusun tujuan pembelajaran
dan melaksanakan pembelajaran dengan
menggunakan fasilitas yang tepat dan
mengevaluasi dan memodifikasi hasil
pembelajaran
a. Melakukan identifikasi pasien/klien dan
kebutuhanya untuk menyusun proses
pembelajaran
b. Memilih susunan tujuan pembelajaran
yang sesuai
c. Merencanakan dan mengimplementasikan
pendidikan
d. Menggunakan fasilitas mengajar dan alat
serta perlengkapan pembelajaran
e. Mengevaluasi hasil pembelajaran dan
memodivikasi rencana pengajaran yang
dibutuhkan
9 Penerapan prinsip-prinsip managemen dalam
praktek fisioterapi : kemampuan
memberdayakan sumberdaya maupun waktu,
bersikap profesional dan berpartisipasi aktif
dalam program pelayanan kesehatan
a. Memerlukan ketrampilan manajemen
pelayanan fisioterapi
b. Menunjukan sikap profesional sebagai
seorang fisioterapis
c. Berperan serta dalam merumuskan dan
menerapkan kebijakan, perencanaan
program dan melaksanakan upaya
pelayanan kesehatan sebagai tim terpadu
sesuai dengan sistem pelayanan kesehatan
d. Memelihara keakuratan, kelengkapan dan
kebenaran laporan
e. Mencatat hasil temuan
10 Tanggung jawab terhadap masyarakat dan
profesi : kepatuhan terhadap hukum perperan
pada kesehatan masyarakat, memahami
konsep peningkatan mutu, menjalankan
praktek dengan landasan etika profesi sesuai
dengan kewenangan yang dimikinya
a. Patuh terhadap aturan hukum
b. Berperan pada kesehatan masyarakat
c. Dipahaminya konsep peningkatan mutu
d. Implementasi kegiatan praktek yang
beretika
e. Implementasi praktek yang otonom
Keterangan :
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
Direktur
dr. Dhian Prasetyo Adhiputro
NIK. 209 84 012