0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan13 halaman

SPO Radiologi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan13 halaman

SPO Radiologi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Laporan Nomor 2 Kajian Keselamatan Radiasi RSUD R. Ali Manshur Tanggal | 30-01-2022 Jl. Raya Timur No.131, Purwosari, Sugihan, a Jatirogo, Tuban Revisi_|- Telp (0356) 551064,Fax (0356) 551064 Halaman Cover Email : rsudralimanshur@[Link] LEMBAR PENGESAHAN Nama Jabatan Tandatangan Tanggal Disiapkan | Fredy Bayu Adi | PPR Medik Tk2 ZENO suownon | Prastiyo, [Link]. ae Diperiksa Kasie - oleh Siswanto, [Link] Penunjang A € 31/01/2022 Medis Disahkan | P Direktur RSUD oleh drg. Roikan RYAN Merch 31/01/2022 LEMBAR PENGESAHAN ‘Nama Jabatan Tanda tangan | Tanggal Disiapkan Oleh | Fredy Bayu Adi Prstiyo, [Link] | PPR Medik Tk.2 Lz 31/01/2022 | Diperiksa Kasie Penunjang ‘Oleh ‘Siswanto, [Link] Medis . 31/01/2022 Disatkan drg. Roikan Direktur 2010 RSUD R. ALI MANSHUR KABUPATEN TUBAN PROTEKS! RADIAS! PADA PERSONIL RADIOLOGI No. Dokumen : Nomor Revisi Halaman : SPO/RAD.38/2022 1 2 Tanggal Terbit: Ditetapkan STANDAR PROSEDUR 1 Januari 2022 OPERASIONAL | NIP.19770219 200312 1002 ~ Pengertian Upaya proteksi radiasi kepada personil yang bekerja dengan radiasi sehingga tidak menerima dosis radiasi melebihi dosis yang diperbolehkan (NBD = 20 mSv pertahun), Tujuan Mengupayakan agar pekerja radiasi terhindar dari bahaya radiasi yang mungkin dialaminya sehubungan dengan pekerjaannya. Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSUD R. Ali Manshur Nomor 440/001/KTPS/414.103.01/2020 Tentang Jenis Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur. Referensi Prosedur 1. Petugas yang mengoperasikan _pesawat _sinar-X konvensional maupun C-arm di RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya adalah radiographer dengan latar belakang pendidikan minimal D3 radiologi atau ATRO. 2. Pesawat X-ray yang dioperasikan harus terkalibrasi secara teratur dan memiliki izin dari BAPETEN. 3. Ruangan radiologi harus sesuai dengan ketentuan keamanan radiasi 4. Setiap pekerja radiasi harus berada diruang operator saat PARAF | PARAF kepata | KETUA | RUANGAN | _MUTU eld RSUD R. ALI MANSHUR KABUPATEN TUBAN PROTEKSI RADIASI PADA PERSONIL RADIOLOGI ‘No, Dokumen Nomor Revisi : Halaman ‘SPO/RAD.38/2022 1 2i2 melakukan expose Kecuali bila benar-benar diperlukan untuk berada diruang penyinaran (memegang pasien dsb) maka pekerja radiasi harus menggunakan peralatan proteksi radiasi yang telah disediakan (Apron, Thyroid shield, kacamata Pb dil) 5. Setiap pekerja radiasi harus menerapkan prinsip-prinsip | proteksi radiasi dalam menjalankan tugasnya yaitu faktor | waktu, jarak dan perisai, baik untuk dirinya sendiri, pasien, pendamping pasien maupun sekitarnya 6. Setiap pekerja radiasi dalam menjalankan tugasnya harus menghindari terjadinya kesalahan, baik kesalahan posisi maupun kesalahan factor ekspose yang menyebabkan pengulangan pemeriksaan yang berakibat penambahan dosis radiasi 7. Setiap pekerja radiasi wajib menggunakan alat monitor | perorangan (TLD Badge) dan nilai dosis yang diterima harus tercatat secara teratur pada Kartu dosis masing-masing pekerja radiasi 8. Setiap pekerja radiasi wajib mengikuti pelatinan proteksi dan keselamatan radiasi sesuai yang dipersyaratkan oleh Bapeten. 9. Setiap pekerja radiasi harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin satu kali dalam setahun dan hasil pemeriksaan tersebut tercatat pada kartu kesehatan untuk masing-masing pekerja Unit Terkait Instalasi Radiologi RSUD R. ALI MANSHUR KABUPATEN TUBAN PENGOPERASIAN X RAY MULTIX IMPACT No. Dokumen: | Nomor Revisi: Halaman : SPOIRAD.39/2022 1 112 Tanggal Terbit: Direktur STANDAR PROSEDUR 4 Januari 2022 OPERASIONAL wnpelan Prosedur mengatur tentang tata cara menghidupkan dan mematikan ( “ON'-"OFF” ) X-ray Siemens Multix Impact ey ‘Sebagai pedoman pengoperasian X-ray Siemens Multix Impact dengan benar. Kebijakan ‘Surat Keputusan Direktur RSUD R. Ali Manshur Nomor 440/001/KTPS/414.103.01/2020 Tentang Jenis Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur. Referensi | Prosedur Menghidupkan ( ON ) X-ray Siemens Multix Impact 1. Tekan tombol power supply listrik (ON) yang terletak di dinding ruang operator. 2. Tekan tombol (ON) pada system console diruang | operator [6 | 3. System akan mulai loading process, pesawat dan flat- detektor system akan menyala. 4. Program aplikasi pada PC komputer akan mulai running, tunggu hingga pada layar komputer muncul template Pre-register patient. 5. Pesawat X-ray Siemens Multix Impact siap digunakan, PARAF | PARAF KEPALA | KETUA RUANGAN |_MUTU ea Mematikan ( OFF ) X-ray Siemens Mullix Impact 4. Tekan tombol (OFF) pada system console di dinding ruang operator [) (System pesawat dan flat- detektor akan mati) 2. PC komputer akan shutdown secara otomatis, 3. Tunggu hingga pada layar monitor akan gelap/ blank secara normal, lalu tekan tombol power supply listrik | (OFF) yang terletak di dinding ruang pemeriksaan Unit Terkait | PARAF | PARAF KEPALA | KETUA sage pF 4 RSUD R. ALI MANSHUR KESELAMATAN PASIEN PADA PELAYANAN RADIOLOG! KABUPATEN TUBAN zi No. Dokumen : Nomor Revisi : Halaman SPO/RAD.37/2022 1 12 Tanggal Terbit: Ditetapkan Direktur RSUD-R-AiManshur ETAIOAR atjupaten Tuban PROSEDUR 4 Januari 2022 OPERASIONAL 200312 1002 Pengertian Membangun budaya keselamatan pasien di bagian radiologi Tujuan sehingga pasien memperoleh hasil pelayanan yang akurat dengan resiko kejadian tidak diharapkan (KTD) yang serendah mungkin. 1. Membangun budaya keselamatan pasien. 2. Menghindar terjadinya resiko kesalahan pada pemeriksaan radiologi. 3. Menghindari / menekan sekecil mungkin efek samping akibat tindakan radiologi baik secara fisik maupun akibat paparan radiasi 4. Pasien memperoleh pelayanan radiologi yang prima dengan hasil yang terbaik & akurat. 5. Terwujudnya Keselamatan Pasien pada pelayanan radiologi. Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSUD R. Ali Manshur Nomor 440/001/KTPS/414.103.01/2020 Tentang Jenis Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur. Referensi PARAF KETUA Mutu | 4 RSUD R. ALI MANSHUR: KABUPATEN TUBAN KESELAMATAN PASIEN PADA PELAYANAN RADIOLOG! No. Dokumen Nomor Revisi Halaman SPO/RAD.37/2022 1 | 212 A. SEBELUM PEMERIKSAAN 1. Teliti kembali identitas pasien : nama, tanggal lahir, alamat dengan cara meminta pasien menyebutkan nama lengkap dan tanggal lahimya kemudian dicocokkan dengan form pengantar radiologi dan rekam medis pasien 2. Teliti permintaan pemeriksaan dan cocokkan dengan keluhan pasien 3. Beri penjelasan pada pasien agar pasien kooperattf. 4. Bertanya atau konfirmasi kembali dengan dokter yang mengirim pasien bila ada keraguan. 5. Pada wanita usia subur, tanyakan apakah sedang hamil atau mengalami keterlambatan haid. 6. Gunakan peralatan radiologi yang baik dan terkalibrasi. 7. Gunakan perlengkapan proteksi radiasi dan terapkan prinsip-prinsip proteksi radiasi dalam bekerja dengan radiasi B. SAAT PEMERIKSAAN. 1, Berhati-hati saat memindahkan pasien ke meja pemeriksaan terutama pasien dengan klinis trauma kepala, trauma tulang belakang, trauma tumpul abdomen dan thorax serta pasien trauma ekstremitas atas dan bawah dengan dan tanpa traksi/imobilisasi 2. Hati-hati dan teliti saat melakukan positioning, 3. Tidak mengulangi pemeriksaan dengan cara : -Pengaturan positioning yang benar dan akurat. -Pengaturan faktor expose, sentrasi, jarak dan arah sinar PARAF | PARAF KEPALA | KETUA RUANGAN | _MUTU 4 RSUD R. ALI MANSHUR: KABUPATEN TUBAN KESELAMATAN PASIEN PADA PELAYANAN RADIOLOGI No. Dokumen Nomor Revisi Halaman : ‘SPO/RAD.37/2022 1 212 =yang tepat. . 4, Minimalisasi dosis radiasi - Batasi luas lapangan penyinaran se efisien mungkin. = Pengaturan faktor ekspose yang akurat (bila perlu dicatat pada surat permintaan fotonya). - Pemeriksaan dengan X-ray pada wanita hamil hanya atas permintaan dokter dengan indikasi yang kuat. -Gunakan perlengkapan proteksi radiasi (lead apron, gonad shield dsb). - Tidak mengulangi pemotretan. -Selain pasien, tidak diperkenankan ada orang lain diruang pemeriksaan saat dilakukan expose, kecuali apabila dibutuhkan pendamping maka pendamping tersebut wajib memakai APD (lead apron atau gonad shield) C. SETELAH PEMERIKSAAN - Proses gambar di DR dengan benar. ~Lakukan proses pencetakan gambar (print) sesuai ‘standar, - Pembacaan hasil yang akurat. - Teliti kembali sebelum menyerahkan hasil Unit Terkait Instalasi Radiologi PARAF | PARAF KEPALA | KETUA RUANGAN | _MUTU_| | d RSUD R. ALI MANSHUR KABUPATEN TUBAN PROTEKS! RADIASI PENDAMPING PASIEN RADIOLOGI No. Dokumen Nomor Revisi Halaman SPO/RAD.36/2022 1 12 Tanggal Terbit: | Ditetapkan STANDAR 1 Januari 2022 PROSEDUR OPERASIONAL | | ee Tindakan proteksi radiasi kepada pendamping pasien yang | menjalani pemeriksaan radiologi dengan membatasi / | menekan sekecil mungkin paparan radiasi yang diterima oleh pendamping pasien. Tujuan 4. Mencegah efek radiasi yang berbahaya bagi pendamping | pasien | 2. Mencegah penerimaan paparan radiasi yang berlebihan. 3. Menghindari / menekan sekecil mungkin bahaya yang merugikan akibat paparan radiasi. Kebijakan ‘Surat Keputusan Direktur RSUD R. Ali Manshur Nomor 440/001/KTPS/414.103.01/2020 Tentang Jenis Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur. Referensi Prosedur A. PASIEN-PASIEN YANG PERLU PENDAMPINGAN : | 1. Bayi atau anak kecil yang tidak mau dipisahkan dengan orang tuanya saat akan dilakukan pemeriksaan radiologi. | 2. Pasien-pasien yang gelisah atau tidak sadar. 3. Pasien-pasien yang tidak kooperatif. KEPALA | KETUA RUANGAN | _MUTU. | 4 | [ PARAF | PARAF RSUD ~ R. ALI MANSHUR: KABUPATEN TUBAN PROTEKSI RADIASI PENDAMPING PASIEN RADIOLOG! No. Dokumen: | Nomor Revisi : Halaman : SPO/RAD.36/2022 4 22 4. Pasien yang tidak dapat mempertahankan posisi obyek pemeriksaan yang diharuskan. 5. Pasien usia lanjut. 6. Pasien yang takut berada di ruang radiologi sendirian B. PROSEDUR PROTEKS! RADIASI BAG! PENDAMPING PASIEN. 1. Pendamping pasien diberi penjelasan tentang proteksi dan keselamatan radiasi 2. Bila memungkinkan pendamping pasien berada sejauh mungkin dengan sumber radiasi. 3, Menggunakan perlengkapan proteksi radiasi yaitu : ~ Baju pelindung radiasi (Lead apron) - Pelindung Tyroid (Thyroid shield) - Pelindung mata (Kacamata Pb) [Link] pemeriksaan memerlukan expose yang berkali-kali, sebaiknya pendampingan dilakukan bergantian Unit Terkait "| Instalasi Radiologi PARAF | PARAF ] KEPALA KETUA RUANGAN | MUTU_ | RSUD R. ALI MANSHUR PROTEKS! RADIASI PASIEN RADIOLOG! KABUPATEN TUBAN No. Dokumen = Nomor Revisi Halaman SPO/RAD.35/2022 1 12 Tanggal Terbit Ditetapkan Direktur RSUD R. Ali Manshur STANDAR upaten TUkan PROSEDUR 4 Januari 2022 OPERASIONAL NIP.19770219 200312 1 002~ Pengertian Tindakan proteksi radiasi kepada pasien yang menjalani pemeriksaan radiologi dengan membatasi / menekan sekecil mungkin paparan radiasi yang diterima oleh pasien. Tujuan 1. Mencegah efek radiasi yang berbahaya bagi pasien. 2. Mencegah penerimaan paparan radiasi yang berlebihan. Menghindari / menekan sekeci! mungkin efek samping yang merugikan akibat akibat paparan radiasi. Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSUD R. Ali Manshur Nomor 440/001/KTPS/414.103.01/2020 Tentang Jenis Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur. Referensi Prosedur A. SEBELUM PEMERIKSAAN 1, Teliti kembali identitas pasien : nama, tanggal lahir, alamat. 2. Teliti permintaan pemeriksaan dan cocokkan dengan keluhan pasien 3. Beri penjelasan pada pasien agar pasien kooperatif. 4, Bertanya atau konfirmasi kembali dengan dokter yang mengirim pasien bila ada keraguan PARAF | PARAF kepaLa | KETUA RUANGAN | _MUTU_ [Le |? RSUD | R. AL! MANSHUR KABUPATEN TUBAN PROTEKSI RADIASI PASIEN RADIOLOGI! No. Dokumen: | Nomor Revisi: | Halaman : SPO/RAD.36/2022 1 212 ®, Pada wanita usia subur, tanyakan apakah sedang hamil atau terlambat haid. 6. Gunakan peralatan radiologi yang baik dan terkalibrasi. 7. Gunakan perlengkapan proteksi radiasi dan prinsip- prinsip proteksi radiasi B. SAAT PEMERIKSAAN, Lakukan positioning dengan baik dan benar Minimalisasi dosis radiasi. yo - Batasi Iuas lapangan penyinaran seefisien mungkin. ~Pengaturan faktor ekspose yang akurat. -Pemeriksaan dengan X-ray pada wanita hamil hanya atas permintaan dokter dengan indikasi yang kuat. -Gunakan perlengkapan proteksi radiasi (lead apron, gonad shield dsb). - Tidak mengulangi pemotretan (exposure). -Selain pasien, tidak diperkenankan ada orang lain diruang pemeriksaan saat dilakukan expose, kecuali apabila dibutuhkan pendamping, maka pendamping tersebut wajib memakai perlengkapan proteksi radiasi, Unit Terkait Instalasi Radiologi PARAF | PARAF KEPALA | KETUA RUANGAN | _MUTU

Anda mungkin juga menyukai