0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan5 halaman

Prosedur Penatalaksanaan VCT HIV

Dokumen ini membahas prosedur pelaksanaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) untuk penatalaksanaan HIV/AIDS di Rumah Sakit Medika Insani. VCT merupakan proses konseling pra-tes, pasca-tes, dan tes HIV secara sukarela yang bersifat rahasia dan dini untuk mengetahui status HIV seseorang. Dokumen ini menjelaskan tahapan konseling pra-tes dan pasca-tes beserta prosedurnya apabila hasil tes positif atau negatif.

Diunggah oleh

Widia Apriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan5 halaman

Prosedur Penatalaksanaan VCT HIV

Dokumen ini membahas prosedur pelaksanaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) untuk penatalaksanaan HIV/AIDS di Rumah Sakit Medika Insani. VCT merupakan proses konseling pra-tes, pasca-tes, dan tes HIV secara sukarela yang bersifat rahasia dan dini untuk mengetahui status HIV seseorang. Dokumen ini menjelaskan tahapan konseling pra-tes dan pasca-tes beserta prosedurnya apabila hasil tes positif atau negatif.

Diunggah oleh

Widia Apriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENATALAKSANAAN VCT

No Dokumen: [Link] : Halaman :


RS MEDIKA INSANI
BUKIT KEMUNING 00 1/5

Tanggalditerbitkan : Ditetapkan,
STANDAR Plt. Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Lolin Rara Masela MARS
NIK. ...............
Pengertian Voluntary  Counseling  and Testing (VCT) adalah  Proses konseling
pra testing, konseling post testing, dan testing HIV  secara
sukarela  yang  bersifat  confidential dan secara lebih dini membantu
orang  mengetahui  status HIV. 

Konselingpra testing memberikan pengetahuan


tentang  HIV  &  manfaat  testing, pengambilan keputusan untuk
testing, dan perencanaan atas issue  HIV  yang akan dihadapi.

Konseling post testing membantu seseorang untuk mengerti &


menerima status (HIV+) dan merujuk padalayanan dukungan.

Voluntary Counseling and Testing (VCT) merupakan pintu masuk


penting untuk pencegahan dan perawatan HIV

Tujuan Keputusan Direktur RSUD dr. Achmad DiponegoroNomor 209 Tahun


2018 tentang Kebijakan Pelayanan Kepada Pasien HIV/AIDS.

Kebijakan Keputusan Direktur RSUD dr. Achmad Diponegoro tentang


pemberlakuan buku pedoman standar tindakan keperawatan /
kebidanan di lingkungan RSUD dr. Achmad Diponegoro
Referensi 1. Permenkes Nomor 21 Tahun 2013 Tentang penanggulangan
HIV/AIDS
2. Permenkes Nomor 87 Tahun 2014 Tentang pengobatan
antiretroviral
3. Kebijakan HIV dan AIDS – Kebijakan Aids Indonesia

Prosedur PERALATAN

1. Papannamadanpetunjuk
2. Poster HIV/AIDS dan IMS
3. Leaflet HIV/AIDS dan IMS
4. Kotak saran
PENATALAKSANAAN VCT

No Dokumen: [Link] : Halaman :


00 2/5
RS MEDIKA INSANI
BUKIT KEMUNING

5. Tempat sampah
6. Mejadankursi
7. Jam kerjalayanan, kalender dan kondom.
8. Ala tperaga penis dan alat peraga reproduk siwanita
9. Lemari arsip  dan dokumen
10. Lembar balik

BAHAN

1. Tisu
2. Air  minum
3. Persedian air minum

KONSELING PRE TESTING

1. Menyiapkan perlengkapan untuk konseling


2. Memanggil pelanggan (dengan menyebutkan nomor registrasi)
dan mempersilahkan masuk keruangan.
3. Mempersilahkan pelanggan duduk dengan nyaman di kursi
yang telah tersedia.
4. Memberi salam  dan memperkenalkan diri.
5. Memeriksa ulang  nomor kode pelanggan dalam formulir
dokumen pelanggan.
6. Menanyakan latar belakang dan alas an kunjungan.
7. Memberi informasi tentang  HIV/AIDS sesua idengan yang ada
pada cek list untuk konseling pre test (cek list pada lampiran)
8. Mengklarifikasi tentang fakta dan mitostentang HIV/AIDS,
termasuk tentang IMS dan menawarkan pemeriksaan IMS
secara rutin, khususnyapada penasun (IDU)
9. Membantu pelanggan untukmenilai resiko pelanggan
10. Membantu pelanggan untuk membuat keputusan untuk
dilakukan tes HIV, antara lain dengan menjelaskan
keuntungan dan akibatmelakukan  tes HIV.
11. Mendikusikan prosedur HIV/AIDS, waktu untuk mendapatkan
hasil dan arti dari tes HIV.
12. Mendiskusikan kemungkinan tindak lanjut setelah ada hasil
test
13. Menjelaskan implikasi terinfeksi atau tidak terinfeksi HIV dan
memfasilitasi diskusi tentang cara menyesuaikan diri. Dengan
status HIV.
PENATALAKSANAAN VCT

No Dokumen: [Link] : Halaman :


RSUD [Link] 98.01.06 00 3/5
DIPONEGORO

14. Menjajakikemapuanpelanggandalammengatasimasalah.
15. Melakukanpenilaian system dukungan.
16. Memberiwaktuuntukberfikir.
17. Bilapelangganmenyetujuiuntuk test, konselormemberikan form
informed consent
kepadapelanggandanmemintatandatangannyasetelahpelangga
nmembacaisi form HIV/.AIDS.
18. Mengisidokumenpelanggandenganlengkapdanmengisi form
rujukankelaboratorium.
19. Membuatperjanjiandenganpelangganuntukmenungguhasiltest.
20. Mengantarpelangganketempatpengambilandarahdanmenyerah
kan form laboratoriumkepadapetugaspengambilandarah.
21. Bilapelanggantidakmenyetujuiuntukditest,
konselormenawarkankepadapelangganuntuk datang kembalis
ewaktu-waktubilamasihmemerlukandukungandan /
atauuntukdilakukan test.
22. Mengucapkansalamdanmengakhiri proses.

KONSELING POST TESTING

1. Memangggilpelanggandenganmenyebutkannomorregestersep
ertiprosedurpemanggilankonseling pre-test.
2. Memperhatikankomunikasinon
verbalsaatpelangganmemasukiruangkonseling.
3. Menanyakankesiapanpelangganuntukmenerima test.
4. Mengkajiulangsecarasingkatdanmenayakankeadaanumumpela
nggan.
5. Memperhatikan  amplophasil test yang
masihtertutupkepadapelanggan.
6. Menanyakankesiapanpelangganuntukmenerimahasil test.
7. Apabilapelangganmenyatakansudahsiap / sanggup
PENATALAKSANAAN VCT

No Dokumen: [Link] : Halaman :


RSUD [Link] 98.01.06 00 4/5
DIPONEGORO

1. menerimahasil test, makakonselormenawarkankepada
2. Apabilapelangganmenyatakanbelumsiap,
konselormeberidukungankepadapelangganuntukmenerimahasi
ldanberiwaktusampaipelangganmenyatakandirinyasiap.
3. Membukaamplopdanmenyampaikansecaralisanhasil testing
HIV.
4. Memberikesempatanpelangganmembacahasil.
5. Menjelaskankepadapelanggantentanghasil  testing HIV  yang
telahdibukadan yang telahdibacabersama
6. Memberikesempatandanventilasikankeadaanemosinya.
7. Menerapkanmanajemenreaksi

  BILA HASIL TEST POSITIF

1. Memeriksaapa yang diketahuitentanghasil test.


2. Menjelaskandengantenangartihasilpemeriksaan.
3. Memberikesempatanuntukmemventilasikanemosi.
4. Memfasilitasi coping problem
(kemampuanmenyelesaikanmasalah).
5. Setelahpelanggancukuptenangdankonselingdapatdilanjutkank
onselormenyelesaikaninformasisebagaiberikut :
a. Pengobatan ARV
b. Kesehatanreproduksidankesehatanseksual
c. Menawarkankonselingpasangan
d. Menawarkansecararutinpelangganmengikutipemeriksaansi
filisdanmanfaatpengobatansifilis.
6. Untukpelangganperempuanterdapatfasilitaslayananpemeriksa
ankehamilandanrencanapenggunaanalatkontrasepsibagilaki-
lakidanperempuan.
7. Memotivasi
agar datang keklinikuntukevaluasiawalsecaramedis.
8. Konselordanpelangganmenyepakatiwaktukunjunganberikutnya
.
9. Apabilapadawaktu yang ditentukanpelanggantidak bias hadir,
disarankanuntukmenghubungikonselormelaluiteleponuntukperj
anjianberikutnya.
10. Memberikesempatankepadapelangganuntukbertanyamengena
ihal-hal yang belumdiketahuinya.
PENATALAKSANAAN VCT

No Dokumen: [Link] : Halaman :


RSUD [Link] 98.01.06 00 5/5
DIPONEGORO

11. Apabilapelanggansudahjelasdantidakadapertanyaan,
12. makakonselingpasca-testing ditutup.
13. Memotivasi agar bersama di damping oleh MK.
14. Konselormengisi form pasca-konseling.

BILA HASIL TEST NEGATIF

1. Mendiskusikankemungkinanpelangganmasihberadadalamperio
dejendela.

Membuatikhtisardangalilebihlanjutberbagaihambatan

2. Memastikanpelangganpahammengenaihasiltest yang
diterimadanpengertianperiodejendela.
3. Menjelaskankebutuhanuntukmelakukan testulangdanpelayana
n VCT bagipasangan.
4. Menjelaskanupayapenurunanresiko yang dapatdilakukan.
5. Memberikesempatankepadapelangganuntukbertanyamengena
ihal-hal yang belumdiketahui.
6. Apabilapelanggansudahjelasdantidakadapertanyaan,
makakonselingpasca-testing ditutup.
7. Memotivasi agar bersediadidampingioleh MK
untukmempertanyakanperilaku yang aman.
8. Membuatperjanjianuntukkunjunganulangapabiladibutuhkan
9. Mengisi form pascakonseling.

Unit Terkait 1. Unit RawatJalan, VCT/CST


2. InstalasiRawatInap .

Anda mungkin juga menyukai