Rancangan Usulan Penelitian (RUP)
Kepada Yth: Bagian Administrasi & Akademik Kemahasiswaan (BAAK)
Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
Di Pekanbaru
Saya yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : ROHIMAN
NIM : 2161101098
Jenjang Pendidikan : Program Magister
Program Studi : Magister Manajemen
Konsentrasi : Manajemen SDM
No. Handphone : 085271001202
Dengan ini mengajukan Rancangan Usulan Penelitian (RUP) untuk penulisan
Tesis, guna memperoleh gelar Magister Manajemen (MM). Selanjutnya mohon
persetujuan dan penunjukan dosen pembimbing.
JUDUL PENELITIAN
PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN
LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI
KANTOR CAMAT PUJUD KABUPATEN ROKAN HILIR.
A. PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Organisasi merupakan suatu sistem yang saling mempengaruhi satu sama
lain, apabila salah satu dari sub sistem tersebut rusak, maka akan mempengaruhi
sub sistem yang lain (Al Fatta, 2007; Jamaluddin, Salam, Yunus, and Akib, 2017;
Saggaf, Salam, Kahar, and Akib, 2014; Tadampali, Hadi, and Salam, 2016; Toha,
2014). Sistem tersebut dapat berjalan dengan semestinya jika individu yang ada di
dalamnya berkewajiban mengaturnya, yang berarti selama anggota atau
individunya masih suka dan melaksanakan tanggungjawab sebagaimana mestinya
maka organisasi tersebut akan berjalan dengan baik. Sumber Daya Manusia
(SDM) merupakan unsur yang strategis dalam menentukan sehat tidaknya suatu
organisasi. Pengembangan SDM yang terencana dan berkelanjutan merupakan
kebutuhan yang mutlak terutama untuk masa depan organisasi.
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang sangat penting
dalam sebuah organisasi dengan skala besar maupun kecil, sumber daya manusia
dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam compositions
pengembangan organisasi karena pengembangan kualitas pelayanan akan
terealisasi apabila ditunjang oleh sumber daya manusia yang berkualitas
(Tangkilisan, 2005). Sumber daya Manusia adalah sumber daya yang
menggerakkan dan mengarahkan organisasi, harus selalu diperhatikan, dijaga,
dipertahankan serta dikembangkan oleh organisasi (Pfeffer and Salancik, 2003).
Dalam kondisi lingkungan tersebut, manajemen dituntut untuk mengembangkan
cara baru untuk mempertahankan anggota dan organisasi pada produktivitas
tinggi serta mengembangkan potensinya agar memberikan kontribusi maksimal
pada organisasi. Masalah sumber daya manusia yang kelihatannya hanya
merupakan masalah assistant dari suatu organisasi sesungguhnya mempunyai
hubungan yang erat dengan masyarakat luas sebagai pelayanan publik dan dapat
diukur dari kinerja.
Dalam melakukan pekerjaan, lingkungan kerja memegang peran yang
penting karena merupakan hal yang terdekat dengan karyawan dimana lingkungan
kerja berpengaruh terhadap semangat kerja Sumber daya manusianya sehingga
organisasi harus memiliki perhatian lebih untuk faktor lingkungan kerja. Dan
adapun lingkungan kerja yang baik dan menyenangkan akan dapat meninbulkan
semangat dan kegairahan kerja, dan sebaliknya jika lingkungan kerja yang tidak
menyenangkan akan dapat Segala sesuatu yang ada dilingkungan para pekerja dan
yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dierikan
kepadanya misalnya kebersihan, musik, dan sebaginya. (Alex Nitisemito, 2006 :
183). Lingkungan kerja merupakan suatu yang ada dilingkungan pekerja yang
dapat mempengaruhi dirinya menjalankan tugas seperti temperatur, kelembaban,
ventilasi, penerangan, kebersihan tempat kerja, dan memadai atau tidaknya alat-
alat perlengkapan kerja. (Irsyandi, 2004 : 134). Semangat kerja tergantung
sebagian besar kepada kondisi fisik pekerjaan. Manajemen tidak hanya akan
meneliti dan memperbaiki kekurangan yang berhubungan dengan ini, tetati juga
akan berusaha memberikan lingkungan pekerjaan yang memuaskan.(Moekijat,
2004: 134). Jadi dapat dikatakan bahwa suatu oragnisasi harus mengetahui dan
memperhatikan penerapan lingkungan kerja seperti, Kebersihan, Keamanan, dan
Keselamatan. Agar semangat kerja karyawan tersebut semakin meningkat,
sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah pada pasal 209 dijelaskan bahwa Kecamatan adalah perangkat daerah
Kabupaten/kota tingkatan terendah dan langsung berhadapan dengan masyarakat.
Kecamatan Pujud yang berada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir bertanggung
jawab kepada Bupati Rokan Hilir, dimana berarti Kecamatan Pujud merupkan
merupakan ujung tombak dari pelaksana pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir.
Salah satu layanan publik pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir yang mendapat
sorotan adalah pelayanan di kantor camat. Dimana Kantor Kecamatan Pujud,
memberikan pelayanannya langsung kepada masyarakat diantaranya yaitu
pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Salah satu Visi dan Misi Kabupaten Rokan Hilir adalah baiknya kualitas
Pelayanan Publik, terutama di kantor Camat Pujud, hal ini tentu tidak lepas dari
aparatur pemerintah Kecamatan pujud itu sendiri, sebagai ujung tombak
pelayanan yang berkaitan erat dengan kinerjanya sebagai bukti pengabdian kepada
Negara dan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan kualitas layanan Kantor
Kecamatan Pujud di hadapkan pada Manajemen SDM yang belum memadai dan
Lingkungan kerja yang selalu berorientasi pada jasa layanan yang berkualitas
sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
Pada observasi awal yang dilakukan masih terdapat pegawai yang belum
bisa menggunakan teknologi yang ada walaupun sebagaian fasilitas sudah cukup
tersedia, selain itu masih ada pegawai kurang serius dan sungguh-sungguh dalam
melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya sehingga tujuan yang diharapkan
belum maksimal. Kemampuan pegawai dapat dilihat dari penguasaan bidang dan
tugasnya masing-masing dimana itu akan mempunyai kontribusi yang besar
terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Juga Lingkungan
kerja yang masih belum memadai hal ini juga akan berpengaruh terhadap kinerja
Sumber Daya Manusianya dalam memberikan Pelayanan kepada Masyarakat.
B. Perumusan Masalah
1. Dari latar belakang masalah diatas maka dapat dirumuskan masalah dalam
penelitian ini yaitu, apakah ada Pengaruh Lingkungan kerja, Manajemen
sumber daya manusia (SDM) dengan kinerja pegawai dalam kualitas
pelayanan Publik di Kantor Camat Pujud Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2022?
C. Penelitian Terdahulu
Penelitian yang akan dilakukan selain mengacu pada sumber teoritis juga
menggunakan acuan dari hasil penelitian yang relevan. Setelah peneliti membaca
beberapa karya ilmiah, peneliti menemukan penelitian yang relevan dengan
penelitian yang akan diteliti, antara lain:
Dahlan, Djamil Hasim, Hamdan (2017) dengan penelitian yang berjudul
Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi
Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Kantor Kecamatan Tamalate Kota
Makassar. (hasil penelitian maka dapat disimpulkan 1) Manajemen SDM
berpengaruh sig-nifikan terhadap kualitas pelayanan Kantor Kecamatan
Tamalate Kota Makassar. Nilai koefisien regresi sebesar 0,366 artinya setiap
kenaikan 1 Manajemen SDM maka kualitas pelayanan Kantor Kecamatan
Tamalate Kota Makassar juga akan mengalami pe-ningkatan sebesar 0,366
dan sebaliknya jika terjadi penurunan 1 Manajemen SDM maka kualitas
pelayanan Kantor Kecamatan Tamalate Kota Makassar juga akan mengalami
penurunan sebesar 0,366 perubahan pada manajemen SDM akan berpengaruh
terhadap kualitas pelayanan Kantor Kecamatan Tamalate Kota Makassar)
Saweduling (2013) dengan penelitian yang berjudul Motivasi Kerja,
Kompensasi, Pelatihan dan Pengembangan Pengaruhnya Terhadap Prestasi
Kerja Guru di Kabupaten Talaud menunjukkan motivasi kerja, kompensasi,
pelatihan dan pengembangan, karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan
terhadap prestasi kerja Guru.
Tri Indarwati (2021) dengan penelitian yang berjudul Pengaruh Kompetensi,
Disiplin dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Kantor
Camat Denpasar Timur.
Muamar Kadafid1, Kartin Aprianti2 (2020) dengan penelitian yang berjudul
Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Budaya Organisasi
Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Kantor Camat Sanggar Kabupaten Bima,
dengan hasil penelitian Berdasarkan hasil analisis data yang telah
dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh
positif dan signifikan manajemen sumber daya manusia terhadap kualitas
pelayanan pada Kantor Camat Sanggarkabupaten Bima.
Puri Herawati (2018) dengan penelitian yang berjudul pengaruh sumber daya
manusia terhadap kualitas pelayanan (studi tentang pengaruh sumber daya
manusia terhadap kualitas pelayanan di kantor pemerintah kecamatan
kutorejo kabupaten mojokerto) dengan hasil Berdasarkan hasil deskriptif total
variabel penelitian diketahui nilai rata-rata sumber daya manusia sebesar 3,53
dan kualitas pelayanan memiliki rata-rata sebesar 3,48. Berdasarkan data
statistik deskriptif dapat dijelaskan bahwa secara umum kualitas sumber daya
manusia di pemerintahan kecamatan Kutorejo dilaksanakan dengan baik.
I Gusti Ngurah Agung Puspa Diartha1 I Gede Riana . Dengan judul penelitian
Pengaruh Penempatan Sumber Daya Manusia, Lingkungan Kerja Fisik Dan
Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Di Pemerintah Kabupaten
Badung.
D. Kerangka Pemikiran
Kerangka pemikiran dalam penelitian ini dijabarkan dalam gambar di
bawah ini.
Gambar 2.1
Kerangka Pemikiran
Manajemen SDM H2
(X1)
Kualitas Pelayanan
(Y)
Lingkungan Kerja
(X1) H1
E. Teknik Pengumpulan Data
Tekhnik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
penelitian lapangan dengan cara :
1. Survey;
Penulis mengadakan survei langsung pada objek penelitian.
2. Wawancara;
Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara langsung dengan pimpinan
Puskesmas Bagan Batu
3. Daftar pertanyaan;
Dengan mengajukan pertanyaan secara tertulis kepada responden yaitu
pegawai pada Puskesmas Bagan Batu.
F. Teknik Analisis Data
a. Uji Validitas dan Reliabilitas
Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur (instrument) itu
menunjukkan apa yang ingin diukur. Sebuah konsep tersusun dari beberapa
komponen atau variabel. Uji reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan
apakah suatu alat ukur dapat dipercaya / diandalkan, bila suatu alat ukur
dipakai dua kali untuk mengukur gejala yang sama dan hasil pengukuran
yang diperoleh relatif konsisten maka alat ukur tersebut reliabel.
b. Uji Asumsi Klasik
Uji Asumsi Klasik meliputi: Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas dan Uji
Heteroskedastisitas.
c. Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis regresi linear berganda adalah suatu metode statistik umum yang
digunakan untuk meneliti hubungan antara sebuah variabel dependen dengan
beberapa variabel independen. Adapun formula untuk metode Analisis
Regresi Berganda adalah sebagai berikut:
Y = a + b1X1 + b2X2 + e
Dimana :
Y = Kualitas Pelayanan
X1 = Manajemen SDM
X2 = Lingkungan kerja
b1-2= Koefisien parsial untuk masing-masing variabel X1, X2
d. Pengujian Hipotesis
Uji F; Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui signifikansi dari
pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan.
Uji t; Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui signifikansi dari
pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara
Tanggal Pengajuan (RUP) : 04 Juni 2022
disetujui/ Ditolak :
dengan Alasan :
Pekanbaru, 04 Juni 2022
Hormat Saya
ROHIMAN
NIM 085271001202.