Nama :.................................... TB :.......
Cm
Umur : .................................... BB : ...... Kg
IMT (Indeks Masa Tubuh) :.........................
PEMBAGIAN MAKANAN SEHARI
Pagi Jam 06.00-08.00
Berat(gr) * URT
Nasi /pengganti :
Hewani/nabati :
Sayuran :
Minyak :
Gula pasir :
Selingan Jam 10.00 :
Siang Jam 12.00 – 13.00
Nasi /pengganti :
Hewani :
Nabati :
Sayuran :
Buah :
Minyak :
Selingan Jam 16.00 :
Malam Jam 18.00 – 19.00
Nasi /pengganti :
Hewani :
Nabati :
Sayuran :
Buah :
Minyak :
Selingan Jam 21.00 :
DIET PROTEIN RENDAH DIANJURKAN Cara Mengatur diet :
Diberikan kepada pasien yang mengalami Sumber Karbohidrat sederhana: Hidangkan makanan yang menarik, sehingga
Penurunan Fungsi Ginjal yang menahun gula, selai, sirup, permen, madu untuk menambah energi menimbulkan selera makan
(Penyakit Ginjal Kronik/Menahun) (suplemen) •Makanan diberikan Porsi kecil, padat kalori dan
Agar-agar, jelly sering,
Tujuan Diet : Semua sayuran kecuali untuk pasien dengan hiperkalemia misalnya 6 kali sehari.
1. Mencukupi kebutuhan zat gizi agar status gizi optimal Semua buah kecuali untuk pasien dengan hiperkalemia •Pilihlah makanan sumber protein hewani dan
2. sesuai dengan fungsi ginjal. Minyak jagung, minyak kacang tanah, minyak kelapa , protein nabati sesuai jumlah yang telah ditentukan.
3. Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit minyak kedelai, dan margarin rendah garam •Cairan lebih baik dibuat dalam bentuk minuman.
4. Memperlambat penurunan fungsi ginjal lebih lanjut •Masakan lebih baik dibuat tidak berkuah, seperti di
5. Menjaga agar pasien dapat beraktifitas normal DIBATASI DIHINDARI tumis, dipanggang, dikukus atau dibakar.
Sumber Karbohidrat Kompleks : nasi, jagung, kentang, •Bila harus membatasi garam, gunakanlah lebih
Syarat Diet : macaroni atau pasta, havermout, ubi/talas banyak bumbu seperti gula, asam dan bumbu dapur
•Bentuk makanan disesuaikan dengan kondisi pasien. Daging kambing, ayam, ikan, hati, keju , udang, telur lainnya untuk menambah rasa (lengkuas, kunyit, daun
•Energi 35 kkal/kg BB Ideal (BBI). Tahu, tempe, oncom, kacang tanah, kacang merah, kacang salam, dan lain-lain).
•Protein 0,6-0,75 g/kg BBI, 50% protein hewani dan tolo, kacang hijau, kacang kedelai
50 % protein nabati. Sayuran tinggi Kalium seperti peterseli, buncis, bayam, Hal- hal yang perlu diperhatikan :
•Lemak 25-30 % dari energi total, diutamakan lemak daun pepaya muda, dll apabila pasien mengalami •Sirop, madu, permen, sangat baik sebagai penambah
tidak jenuh. Hiperkalemia energi, tetapi tidak diberikan dekat dengan waktu
•Karbohidrat 60-65 % dari energi total. Buah-buahan tinggi Kalium seperti apel, alpukat, jeruk, makan karena dapat mengurangi nafsu makan.
•Kebutuhan cairan sesuai dengan jumlah urine 24 pisang, pepaya, dll apabila pasien mengalami •Bila ada edema (bengkak di kaki), tekanan darah
jam + 500 ml (cairan yang keluar melalui keringat Hiperkalemia tinggi, perlu mengurangi garam dan menghindari
dan pernapasan). Minyak kelapa sawit, santan kental, mentega, dan lemak bahan makanan sumber natrium lainnya, seperti
•Kalium dibatasi jika terjadi Hiperkalemia. hewan soda, kaldu instan, ikan asin, telur asin, makanan yang
•Garam dapur/Natrium dibatasi apabila pasien diawetkan.
mengalami edema/bengkak karena penumpukan •Jumlah cairan yang masuk harus seimbang dengan
cairan serta hipertensi. cairan
yang keluar (urin). Ingat Cairan yang berlebihan akan
membebani kerja ginjal yang fungsinya sudah
berkurang