SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
DIABETES MELITUS DI RUANG RAWAT INAP INTERNE
RSU MAYJEN H.A. THALIB KOTA SUNGAI PENUH
DISUSUN OLEH :
Kelompok 2 Kelompok 3
• DINALIZA UTAMI, [Link] • FEGGI NURZARTI, [Link]
• IRA HANINGSIH, [Link] • NURUL AFRIZA, [Link]
• PEBIE YENANDA, [Link] • SISKA ULI HANDAYANI, [Link]
• YOKI SAPUTRA, [Link] • TRI WILYA NUGRAITA, [Link]
PEMBIMBING AKADEMIK
Ns. FITRIANOLA REZKIKI, [Link] Ns. IMELDA R KARTIKA, [Link]
PEMBIMBING KLINIK
Ns. DERITAWATI, [Link] Ns. HERLINA, [Link]
PROGRAM STUDI PROFESI NERS FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS FORT DE KOCK BUKITTINGGI
TAHUN 2022
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Penyakit DM
Sub Pokok Bahsan : Pencegahan dan Diet Penyakit DM
Sasaran : Keluarga Pasien
Waktu : 30 Menit
Jam : 09.00 WIB
Hari/ Tanggal : Sabtu/ 21 Mei 2022
Tempat : Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RSUD M.H.A Thalib
Penyuluh : Mahasiswa Profesi Ners Universitas Fort De Kock Bukittinggi
A. Latar Belakang
Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit kekurangan atau resisten insulin
yang kronis, diabetes mellitus ditandai dengan gangguan metabolism karbohidrat,
protein dan lemak. Peranan insulin di tubuh adalah untuk mengangkut glukosa ke dalam
sel untuk bahan bakar atau simpanan glikogen. Insulin juga merangsang sintesis protein
dan penyimpanan asam lemak bebas dalam jaringan adiposa. Kekurangan insulin
menghambat kemampuan tubuh untuk mengakses nutrient yang penting untuk bahan
dasar dan simpanan. Karena insiden diabetes selalu meningkat seiring pertambahan
usia, profesional perawatan kesehatan yang merawat lansia harus memiliki pemahaman
yang lengkap mengenai penyakit umum ini.
Menurut International Diabetes Federation (IDF 2018), Diabetes Millitus saat
ini mempengaruhi 425 juta orang dewasa dengan Diabetes Millitus, total yang ditetapan
mencapai 629 juta pada tahun 2045. Jika tidak ditangani dengan cepat maka
diperkirakan penyakit Diabetes Millitus akan terus meningkat, semua jenis diabetes
dapat mengakibatkan komplikasi yang mempengaruhi kondisi penderitate rsebuthingga
memerlukan perawatanmedis dan mengakibatkan kematian dini. Dengan lebih dari
setengan orang yang saat ini hidup dengan diabetes dinegara yang diperkirakan tidak
terdiagnosis penyakit Diabetes.
Penyakit Diabetes Millitus sangat mempengaruhi kualitas hidup, sehingga
penderita Diabetes Millitus harus melakukan menejemen diri. Menurut data Surveilans
Faktor Risiko Perilaku 2010, penderita diabetes memiliki kualitas hidup yang lebih
buruk daripada orang yang tidak menderita diabetes. Orang dengan diabetes millitus
melaporkan kesehatan mental yang buruk (26,4%), kesehatan fisik yang buruk (42,4%),
dan aktivitas fisik terbatas (38,4%) karena masalah emosional, fisik, dan [Link]
kronis penyakit dan komplikasi memerlukan penyesuaian fisiologis dan psikososial dan
menyebabkan peningkatan kasus diabetes millitus dan jumlah kematian akibat penyakit
diabetes millitus (Anie, 2017).
Oleh karena itu, disusunnya satuan acara penyuluhan ini guna
memberikan informasi kepada keluarga yang nantinya diharapkan bisa
menambah pengetahuan keluarga tentang Diabetes Melitus. Sehingga keluarga mampu
mengaplikasikan informasi yang telah didapat untuk mencegah terjadinya penyakit
DM di keluarga.
B. Tujuan Instruksional
1. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1x30 menit diharapkan
klien mampu memahami tentang penyakit DM.
2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan peserta akan mampu :
1) Mengetahui pengertian Diabetes Melitus
2) Mengetahui penyebab Diabetes Melitus
3) Mengetahui tanda dan gejala Diabetes Melitus
4) Mengetahui cara pengelolaan Diabetes Melitus
5) Mengetahui jenis-jenis makanan yang dipantang dan diperbolehkan
6) Mengetahui bahaya jangka panjang atau komplikasi
7) Mengetahui cara pencegahan
C. Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Mei 2022
Waktu : 09.00 WIB
Tempat : Rawat Inap Penyakit Dalam
Bahasa : Bahasa Indonesia dan Daerah
Pokok Bahasan : Penyakit Diabetes Melitus
Sasaran : Keluarga Pasien
D. Metode dan Media Pelaksanaan
1. Metode
a. Ceramah
b. Diskusi dan Tanya Jawab
c. Demonstrasi
2. Media
a. Lembar balik
b. Leaflet
c. Alat Peraga
E. Setting Tempat
Keterangan :
: Penyaji
: Media
: Moderator
: Observer
: Pembimbing
: Fasilitator
: Peserta
F. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta
1 Pembukaan a. Mengucapkan salam • Menjawab salam
(5 menit) b. Memperkenalkan diri pada • Memperhatikan dan
peserta Mendengarkan
c. Kontrak waktu dan bahasa • Menyepakati
d. Menjelakan tujuan
penyuluhan
2 Penyampaian Menjelaskan tentang: • Mendengarkan &
materi memperhatikan
a. Menjelaskan tentang
(20 Menit) pengertian Diabetes • Merespon (sambil
Melitus mengacungkan tangan)
b. Menjelaskan tentang faktor & mengajukan
resiko Diabetes Melitus pertanyaan
c. Menjelaskan tentang tanda • Mendengarkan,
dan gejala Diabetes Melitus memberi masukan/
d. Menjelaskan tentang cara sanggahan/ tanggapan
Tipe-Tipe Diabetes Melitus
e. Menjelaskan tentang
bahaya jangka panjang atau
komplikasi
f. Menjelaskan tentang cara
pencegahan terjadinya
g. Memberikan kesempatan
pada peserta untuk bertanya
h. Memberikan reinforcement
pada peserta yang
mengajukan pertanyaan.
3 Penutup a. Presenter menyimpulkan • Membalas ucapan
(5 Menit) materi terima kasih
b. Presenter mengadakan • Menjawab salam
evaluasi tentang isi materi
yang disampaikan
c. Moderator menyimpulkan
hasil diskusi
d. Moderator memberikan
salam
G. Uraian Tugas
1. Penanggung Jawab
Mengkoordinir persiapan dan pelaksanaan penyuluhan .
2. Moderator
a. Pada acara pembukaan
• Membuka acara.
• Memperkenalkan mahasiswa dan desen pembimbing lahan dan
pendidikan.
• Menjelaskan topik dan tujuan penyuluhan.
• Menjelaskan kontrak waktu ( jam).
b. Kegiatan inti
• Meminta peserta memberikan pertanyaan atas penjelasan yang tidak
dipahami.
• Memberikan kesempatan pada mahasiswa atas jawaban yang diajukan
untuk menjawab.
c. Pada acara penutup
• Menyimpulkan dan menutup diskusi.
• Mengucapkan salam.
3. Penyaji/ Presenter
• Memberikan penyuluhan pada peserta.
• Melakukan evaluasi.
4. Fasilitator
• Memotivasi peserta agar berperan aktif.
• Membuat absensi penyuluhan.
• Mengantisipasi suasana yang dapat menganggu kegiatan penyuluhan.
5. Observer
• Mengawasi proses pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir.
• Membuat laporan penyuluhan yang telah dilaksanakan.
H. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
• Tempat dan alat tersedia sesuai perencanaan.
• Pre Planning telah disetujui
• Kesiapan materi
• Kesiapan SAP
• Pengorganisasian penyelenggara penyuluhan dilakukan sebelumnya
2. Evaluasi proses
• Penyuluhan dimulai dengan waktu yang telah direncanakan sebelumnya
• Peserta penyuluhan antusias mengikuti materi penyuluhan
• Peserta penyuluhan terlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan
• Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan benar
• Suasana penyuluhan berjalan dengan tertib
• Peserta tidak meninggalkan tempat penyuluhan.
3. Evaluasi hasil
80% peserta dapat memahami materi yang disampaikan dan dapat melakukan
pencegahan komplikasi dari DM.
Lampiran Materi
DIABETES MELITUS (DM)
A. Pengertian
Diabetes Melitus adalah suatu penyakit dimana kadar gula di dalam darah tinggi
karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin secara efektif.
Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam
mempertahankan kadar gula darah yang normal. Insulin memasukkan gula kedalam sel
sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.
Hipoglikemia adalah suatu keadaan abnormal dimana kadar glukosa dalam
darah ≤ 50-60 mg/dl. Hiperglikemia adalah suatu keadaan abnormal dimana kadar
glukosa dalam darah ≤ 200 mg/dl.
B. Etiologi
Faktor penyebab diabetes mellitus:
1. Faktor keturunan
2. Gaya hidup
3. Obesitas/ kegemukan
4. Penuaan
5. Infeksi
C. Manifestasi Klinik
1. Adanya tanda-tanda klasik hiperglukemi
• polidipsi (banyak minum)
• poliuri (banyak kencing)
• polipagi (banyak makan)
2. Kelemahan tubuh
3. Kesemutan/ rasa gatal
4. Gatal-gatal pada kulit
5. Luka yang tidak sembuh-sembuh
D. Komplikasi
Komplikasi yang dapat terjadi bila penderita DM tidak dirawat dengan baik
sehingga gula darah selalu tinggi adalah :
1. Penyakit jantung dan stroke. Penderita diabetes memiliki risiko lima kali lebih
tinggi untuk terkena penyakit jantung atau stroke.
2. Menyebabkan kerusakan neuropati (saraf). Kadar gula darah yang berlebihan dapat
merusak saraf.
3. Menyebabkan kerusakan pada organ kaki. Terhambatnya aliran darah pada kaki
penderita diabetes bisa meningkatkan risiko komplikasi kesehatan kaki yang
biasanya terlambat disadari.
4. Menyebabkan kerusakan retina. Masalah pada pembuluh darah di retina dapat
mengakibatkan kebutaan jika dibiarkan.
5. Menyebabkan kerusakan ginjal menyebabkan disfungsi seksual. Kerusakan
pembuluh darah halus serta saraf pada pria (terutama perokok) dapat
mengakibatkan disfungsi ereksi.
E. Cara Perawatan Diabetes Melitus
Perawatan DM dirumah saat ini sangat dianjurkan karena pengobatan dan
perawatan DM membutuhkan waktu yang lama. Cara Perawatan Pasien DM di Rumah
adalah dengan jalan :
1. Minum obat secara teratur sesuai program
2. Diet yang tepat
3. Olahraga yang teratur
4. Kontrol gula darah teratur
5. Pencegahan komplikasi
F. Makanan Yang Dipantang dan Diperbolehkan
Proporsi diet/ makanan harian yang benar bagi penderita DM : Berdasarkan
anjuran dari PERKENI ( perkumpulan Endokrinologi Indonesia ) diet harian penderita
DM disusun sebagai berikut:
a. Karbohidrat : 60-70 %
b. Protein : 10-15%
c. Lemak : 20-25%
Jenis makanan yang harus di konsumsi oleh penderita DM sebagai berikut :
1. Jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi : Manisan buah, gula pasir, susu kental
manis, madu, abon, kecap, sirup, es krim.
2. Jenis makanan Yang boleh dimakan tetapi harus dibatasi: Nasi, singkong, roti, telur,
tempe, tahu, kacang hijau, kacang tanah, ikan.
3. Jenis makanan yang dianjurkan untuk dimakan : Kol, tomat, kangkung, oyong,
bayam, kacang panjang, papaya, jeruk, pisang, labu siam.
G. Referensi
Brunner & Suddarth. (2002) . Buku Ajar keperawtan medikal bedah, edisi 8 vol 3. EGC,
Jakarta.
Mansjoer, A dkk. 2007. Kapita Selekta Kedokteran, Jilid 1 edisi 3. Media Aesculapius,
Jakarta.
Depkes.(2005).Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Mellitus.