Nama : Julian Chandra Thesisandry
NIM : 20210410247
Kelas : Manajemen F
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP SEKTOR PARIWISATA
Latar Belakang
Pandemi COVID-19 dinyatakan menjadi keadaan darurat global pada 30 Januari 2020
dan telah menyebabkan lebih dari 40 juta kasus dan 1.12 juta kematian secara global hingga
20 Oktober 2020. Pandemi tersebut tidak hanya berdampak pada krisis kesehatan, namun
juga pada keadaan sosial masyarakat dan perekonomian.1 Tingginya kasus terkonfirmasi
positif COVID-19 di Indonesia berdampak pada industri pariwisata di Indonesia. Adanya
pembatasan sosial berskala besar dan penutupan pintu akses keluar masuk negara
mengakibatkan penurunan pendapatan negara di sektor pariwisata sebesar 20,7 milyar.2
Rumusan Masalah
Salah satu permasalahan yang akan dibahas pada tulisan ini yaitu dampak penurunan
jumlah wisatawan pada sektor pariwisata. Penurunan ini sangat berpengaruh pada pendapatan
negara dari sektor pariwisata. Hal ini memberikan pengaruh yang signifikan pada
pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tercatat pada kuartal II tahun 2020, Indonesia
mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi hingga 5,32%.3
Solusi
Upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan diatas
adalah dengan 1) memulihkan kepercayaan wisatawan dan mendukung bisnis pariwisata
untuk beradaptasi dan bertahan; 2) mempertahankan pariwisata domestik dan mendukung
pengembalian pariwisata internasional yang aman; 3) memberikan informasi yang jelas
mengenai kondisi keamamanan dan kesehatan; 4) mulai membangun pariwisata yang lebih
tangguh dan berkelanjutan. Kebijakan serupa ditunjukkan di berbagai negara di dunia.4
1
Dr. Miguel Angel Esquivias Padilla, Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata di
Indonesia. Diakses dari [Link]
sektor-pariwisata-di-indonesia/2022, pada 20.11, 07/06/2022
2
Yuswohady Farid Fatahillah, Buku Trend Pariwisata 2021, (Jakarta Pusat: Kementrian Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif, 2021) hal.14
3
Ibid, hal.29
4
Opcit
Mematuhi protokol kesehatan merupakan suatu langkah untuk panduan operasi bisnis yang
aman di masa pandemi COVID-19. Untuk meningkatkan sektor pariwisata pada masa
pemulihan akibat pandemi COVID-19 upaya difokuskan melalui peningkatan protokol
layanan kebersihan, kesehatan, dan keselamatan, program sertifikasi Cleanliness, Health,
Safety, Environment Sustainability (CHSE), merancang aplikasi wisatawan bebas COVID-19
melalui aplikasi eHAC yang berguna untuk tracing apabila ada wisatawan yang terkena
COVID-19.5
Manfaat
Jika pemerintah berhasil dalam melaksanakan solusi yang ada, diharapkan sector
pariwisata dapat pulih sehingga pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan pertumbuhan yang
positif. Dan juga diharapkan sector pariwisata dapat lebih berkembang dari sebelum adanya
pandemi COVID-19.
5
Ibid
Daftar Pustaka
Fatahillah, Yuswohady Farid. 2021. Trend Pariwisata 2021. Jakarta Pusat: Kementrian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Padilla, Miguel Angel Esquivias. 2022. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Sektor
Pariwisata di Indonesia. Diakses dari [Link]
pandemi-covid-19-terhadap-sektor-pariwisata-di-indonesia/. pada 07 Juni 2022, pukul
20.11.