0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan32 halaman

Program Kerja PAUD Harsya Ceria

Laporan program kerja PAUD Harsya Ceria Bandar Aceh ini membahas rencana program kerja di PAUD tersebut untuk tahun 2022/2023. Program kerja terbagi menjadi program kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pengelolaan sarana prasarana, dan program jangka panjang serta pendek.

Diunggah oleh

Yunika Bancin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan32 halaman

Program Kerja PAUD Harsya Ceria

Laporan program kerja PAUD Harsya Ceria Bandar Aceh ini membahas rencana program kerja di PAUD tersebut untuk tahun 2022/2023. Program kerja terbagi menjadi program kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pengelolaan sarana prasarana, dan program jangka panjang serta pendek.

Diunggah oleh

Yunika Bancin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengembangan Program Kerja AUD

LAPORAN PROGRAM KERJA

DI PAUD HARSYA CERIA BANDA ACEH

Disusun Oleh:

Anggota Kelompok :

Yunika Bancin (190210045)

Ainun (190210054)

Dosen Pengampu:

Raudhah Farah Dilla

PRODI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY

DARUSSALAM, BANDA ACEH


TAHUN 2022/2023

1
KATA PENGANTAR
‫الر حِ يم‬
َّ ‫الر حْ َم ِن‬
َّ ‫ْــــــــــــــــم ِاﷲ‬
ِ ‫بِ س‬

Puji dan syukur marilah kita curahkan kehadirat Allah SWT yang telah
menganugerahkan kepada kita kesehatan dan ilmu pengetahuan. Sehingga kita dapat
menyelesaikan Laporan ini. Shalawat dan salam semoga tetap tecurah limpahkan kepada
Nabi kita Nabi Muhammad SAW. Dan juga tercurah pula kepada keluarga, sahabat dan
kepada kita sebagai umatnya.
Tidak lupa pula kami ucapkan terimakasih kepada ibu yang telah bersedia
membimbing kami untuk menyelesiakan Laporan ini. Harapan kami semoga Laporan ini
membantu menambah pengetahuan tentang tugas mata kuliah ini, sehingga kita dapat
mengetahui dan mempelajari poin-poin yang terdapat di dalamnya.
Penyusunan Laporan program kerja ini melibatkan berbagai komponen diantaranya
dari Kepala Sekolah PAUD Harsya,Guru, Staf dan Komite PAUD.

Semoga program kerja di PAUD Harsya ini dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan
program yang telah direncanakan.

Banda Aceh 3 Mei 2022

(Pemakalah)

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................................i

DAFTAR ISI .......................................................................................................................ii

BAB I : PENDAHULUAN.................................................................................................1

A. Latar Belakang .........................................................................................................1


B. Rumusan Masalah

BAB II PROFIL SEKOLAH


A. Biodata Sekolah………………………………………………………………….. .2
B. Organisasi Sekolah……...........................................................................................3
C. Visi. Misi Tujuan. ....................................................................................................5
D. Sumber Daya Manusia.. ...........................................................................................6

BAB III PEMBAHASAN ...................................................................................................9

A. Program Kerja Kepala Sekolah................................................................................9


B. Program Kerja Guru.. ..............................................................................................12
C. Program Kerja Tenaga Kependidikan.. ...................................................................15
D. Program Kerja Pengelolaan Sarana dan Prasarana.. ................................................18
E. Program Kerja Jangka Panjang.. ...............................................................................24
F. Program Kerja Jangka Pendek ..................................................................................27

BAB IV : PENUTUP...........................................................................................................28

A. Kesimpulan.. ............................................................................................................28

B. Saran.. ......................................................................................................................28

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………….29

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan


Pendidikan yang menitik beratkan pada peletaan dasar ke arah pertumbuhan dan
perkembangan fisik (koordinasi motoric halus dan kasar), kecerdasan, (daya piker,
daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, social
emosional (sikap dan prilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan
keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang di lalui oleh anak usia dini. Tujuan
penyelenggaraan PAUD adalah untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas,
yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangan nya
sehingga memilikikesiapan yang optimal di dalam memasuki Pendidikan dasar serta
mengarungi kehidupan masa dewasa.

Pengembangan Pendidikan PAUD khususnya Kelompok Bermain dewasa ini


semakin pesat untuk diperlukan penanganannya secara professional demi kemajuan
lembaga. Dengan meningkatkan mutu dan layanan pada anak didik akan mampu
mengembangkan potensi anak didik seoptimal mungkin. Keberhasilan pendidikan PAUD
Harsya memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan pada jenjang
pendidikan selanjutnya. Untuk itu Kepala PAUD Harsya harus mempunyai program kerja
agar didalam pelaksanaan tugasnya sudah mempunyai pedoman dan arah demi kemajuan
lembaga PAUD.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana program kerja kepala sekolah ?

2. Bagaimana program kerja guru ?

3. Bagaimana program kerja tenaga kependidikan ?

4. Bagaimana program kerja pengelolaan sarana dan prasarana ?

5. Bagaimana program kerja pengelolaan pembiayaan ?

6. Bagaimana program kerja jangka Panjang ?

7. Bagaimana program kerja jangka pendek ?


4
C. TUJUAN MASALAH

1. Untuk mengetahui program kerja kepala sekolah

2. Untuk mengetahui program kerja guru

3. Untuk mengetahui program kerja tenaga kependidikan

4. Untuk mengetahui program kerja pengelolaan sarana dan prasarana

5. Untuk mengetahui program kerja pengelolaan pembiayaan

6. Bagaimana program kerja jangka Panjang ?

7. Bagaimana program kerja jangka pendek ?

5
BAB II
PROFIL SEKOLAH

A. BIODATA SEKOLAH
Nama Sekolah : PAUD Harsya Ceria
Alamat : Kampung Jeulinke
Kecamatan : Syiah Kuala
Kota : Banda Aceh
Status Sekolah : Swasta
Tahun Berdiri : Juli 2021
Akreditas : Belum Terakreditas
Model Pembelajaran : Sentra
Status Gedung : Sewa
Pendiri : Buk Saprina Siregar

B. ORGANISASI SEKOLAH
Struktur Organisasi Sekolah PAUD Harsya Ceria Kota Banda Aceh :

Konsultasi Ahli ABK Pengelola PAUD


Hanna Amelia,[Link] Sapriana Siregar, [Link].I
Konsultasi [Link]
[Link] Wijayanti Administrasi,Keuangan dan
Konsultas Operator Sulmawati, SE
i
Sri Wahyuni, SH.i

PJ ABK PJ PJ PJ TPA PJ Fun Club Stuys


Laini Suhairi S,Pd.I TK
Meta Saharina KB
Siti Syafra, [Link] Laitul Qadariah, [Link] Ulfa Mauliza S,Pd
[Link]

Tera Pendidik Pendidik Pengasuh Pendidik


pis
Tika Anggraeni Icha Dewi Nurhadisah
Sapriani Fitri Iqlima
Rahayu, [Link]
Hanif Brilliant Noni Yana
[Link] Amd
Tamma Rojalin Kurnianti
Rousydiy Erniati, [Link]
Ika Afrurrahmi, 6
[Link]
Tenaga endukung
Izzatul
P Cut Mariani
Hikmah
Sulthanah
C. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
1. Visi Kelompon Bermain Harsya Ceria
-Terwujudnya Pendidikan anak usia dini yang inklusif menuju peradaban
kehidupan mulia

2. Misi Kelompok Bermain Harsya Ceria


- menyelenggarakan pendidikan yang berpusat pada anak
- melaksanakan suasana bermain, belajar, berteman dan berkasih saying tampa
membeda bedakan
- memberikan keiatan pembelajaran yang meyenangkan dan memberikan
kebebasan dalam proses pengembangan potensi anak
- menyelenggarakan Pendidikan yang berpusat pada anak
-melaksanakan suasana bermain, belajar, berteman dan berkasih saying tampa
membeda bedakan
- memberikan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan memberikan
kebebasan dalam proses pengembangan potensi anak
-melakukan kerja sama dengan orang tua, lingkungan dan Lembaga lain
-melakukan kampanye kepada masyarakat, anak usia dini memiliki hak dalam
memperoleh Pendidikan dan pengasuhan yang terbaik tanpa perbedaan dengan
anak berkebutuhan khususu (ABK) dan menghentikan Tindakan kekerasan
terhadap anak
-menciptakan suasana berpikir kritis, cinta lingkungan, perdamaian dan toleransi
serta memiliki pemahaman agama yang universal.

3. Tujuan Kelompok Bermain Harsya Ceria


-membantu dan memotivasi anak untuk terus belajar sepanjang hayat guna
menguasai keterampilan hidup
-pembelajaran bagi anak usia dini beriorentasi pada sisi akademis saja, melainkan
menitikberatkan pada peletakan dasar kea rah pertumbuhan dan perkembangan
fisik, bahsa, intelektual, social emosional serta seluru kecerdasan (kecerdasan
jamak). Dengan demikian dapat mengakomodasi semua asek perkembangan anal
dalam suasana yang menyenangkan dan menimbulkan minat bakat anak.
7
-mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup
dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
-memberikan pengasuhan dan pembimbingan yang memungkinkan anak usia dii
tumbuh dan berkembang sesuai taraf usianya
-mengidentifikasi penyimpangan yang mungkin terjadi pada anak usia dini
(gangguan tumbuh kembang atau mendeteksi kebutuhan khusus dari anak usia
dini), sehingga jika terjadi penyimpangan, dapat di lakukan intervensi sejak dini.

D. SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH


Daftar nama guru di PAUD Harsya Ceria adalah sebagai berikut :

No Nama Guru JK Pangkat


1 Sapriani Siregar, [Link].I P Pengelola PAUD/Kepala Sekolah
2 Ns, Putri Mayasari, MNS P Komite Sekolah
3 Hanna Amalia, [Link] P Konsultasi Ahli ABK
4 dr. Irma Wijayanti P Konsultan [Link] Anak
5 Sri Wahyuni, SH.i P Konsultan [Link]
6 Sulmawati, SE P Administrasi, Keuangan dan
Operatur
7 Laini Suhairi, [Link].I P Penanggung Jawab ABK
8 Tika Anggraeni P Terapis
9 Hanif Brilliant Tamma Rousydiy P Terapis
10 Meta Saharina, [Link].I P Penanggun Jawab TK
11 Siti Syafra, [Link] P Penanggung Jawab KB
12 Lailatul Qadriah, [Link] P Penanggung Jawab TPA
13 Icha Dewi Rahaya, [Link] P Pendidik
14 Erniati, [Link] P Pendidik
15 Ika Afrurrahman, [Link] P Pendidik
16 Izzatul Hikmah Sulthanah S. P Pendidik
17 Suparmi P Pendidik

8
BAB II
PEMBAHASAN

1. PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH


1. Hasil wawancara kepada kepala sekoalah :
1. Bagaimana awal sejarah berdidirnya PAUD Harsya ini
Jawab :
PAUD ini di dirikan oleh buk Saprina, beliau focus pada sekolah Inklusi,
sekolah anak berkebutuhan khusus, beliau dan anak nya yang kebetulan
sarjana psikologi mau mendirikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus
yang didalam nya ada anak yang kebanyakan.
2. Tahun berdirinya
Jawab :
Berdirinya baru 2021 tahun ajaran baru bulan juli, tapi beliau sudah
mengelola sekolah Inklusi selama 12 tahun di sekolah sebelum nya, jadi
beliau mengelola di bawah Yayasan lain, kalua ini nama sekolah nya
sendiri yang nama PAUD nya PAUD Kasya,Harsya nama singkatan anak
beliau.
3. Dalam pembuatan PAUD ini apa ada kontribusi dari masyarakat ?
Jawab :
Kalua masyarakat dari keluarga beliau (ibu saprina) yaitu berupa dana.
4. Alasan membuat PAUD Inklusi bukan PAUD biasa ?
Jawab :
Ibu Saprina berpendapat bahwa Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus
jangan sampai terbengkalai

5. Apakah di tk arsya ada mengadakan rapat dengan orang tua?


Jawab :
Ada, kalau sama orang tua itu kita awal tahun ajaran misalnya, kita mau ke
komitem yaitu secara langsung ke orang tua.

6. Apakah ada mengadakan rapat dengan para guru ?


7. Jawab :
Ada juga, tapi jarang tertulis karena kami ada tutup majelis nah disitu rapat
kecil-kecilan misalnya, hari sabtu ini maket D apa yang mau dibiacarakan
apa selanjutnya, tata caranya, peraturan nya itu di dalam tutup majelis. Nah
biasanya ada dua kelas Kaya kemarin rapat yaitu rapat buat potovolio anak,

9
karena kita juga buat potovolio anak itu juga gada tertulis paling cuma poto
.
8. Adakah peraturan mengajar dalam guru?
Jawab :
Ada, SOP, dari anak penjelutan sampai pulang disetiap kegiatan itu
penjeputan,opening pagi, sank, mengajari kegiatan sentra itu semua ada
dilapangan
9. Apakah ada kegiatan kesenian/pentas seni?
Jawab:
Ada, semua di ikutkan, anak-anaknya semua ikut gada yang ga ikut, anak
berkebutuhan khusus kah dia semua diikutkan dan bahkan anak yang tidak
bisa berdiri itu jg kami ikutkan .
10. Adakah penerimaan murid baru?
Jawab :
Ada, itu kita tetap sebarkan tapi kita tidak harus ditahun ajaran itu selesai
enggak karena bagi kami ya semua anak usia diri itu kapan aja dia boleh
masuk, tidak ada batas
11. Bagaimana pembagian guru kelas nya ?
Jawab :
Pembagian kelas nya ada tk A, B, kls Tk, dan kelompok bermain

2. Pembahasan
PAUD Harsya merupakan salah satu sekolah yang baru berdiri 1 tahun, meski begitu
sekolah ini tak kalah bagus nya dengan sekolah lain, program kerja kepala sekolah nya
sudah sangat bagus yang dimana mengadakan rapat Bersama oang tua dan guru guna
memperbaiki hal-hal yan perlu di perbaiki, dan untuk penerimaan murid baru tidak
harus setiap tahun ajaran baru melainkan setiap hari di buka bagi siapapun yang mau
belajar di PAUD tersebut. Kepala sekolah memiliki niat yang sangat mulia membuka
PAUD Inklusi ini, ia berpendapat bahwa mereka anak berkebutuhan khusus juga layak
menadapatkan Pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya. Untuk pembuatan
PAUD ini tidak ada kontirubusi dari masyarakat ataupun pemerintah, biaya awal nya
semua dari kepala sekolah sendiri dan keluarganya.

3. Analisis
Kepala sekolah berperan sebagai perencana, pelaksana, penilai hasil
pembelajaran, membimbing dan melatih dan sekaligus melakukan
[Link] personal kepala sekolah harus memiliki kepribadian dan akhlak
mulia, pengembangan budaya keteladanan, keinginan untuk mengembangkan diri,

10
keterbukaan dan menjalankan tugas pokok dan fungsi, mengendalikan diri dalam
menjalankan tugas.1
Melihat pentingnya Pendidikan bagi anak sedini mungkin, maka pemerintah
berupaya untuk memenuhi kebutuhan Pendidikan anak usia 0-4 tahundengan
berinisiatif untuk mendirikan Direktorat PAUD (saat ini disebut Direktorat PAUD)
Pada tahun 2001.2
Di PAUD Harsya Ceria menggunakan Model Pembelajaran Sentra,
dan model ini digunakan sangat baik di sekolah ini, tampaknya guru-guru di dalam
nya sudah sangat ahli dalam mengajar model sentra dan menciptakan APE yang
menarik. Yang paling menarik menurut kami di PAUD ini adalah adanya Terapi
untuk anak yang berkebutuhan khusus, seperti terapi wicara. Dan bahkan beberapa
anak juga sudah berhasil bicara setelah di terapi. Kepala sekolah juga Menyusun
kalender akademik, RPPH, RPPM dan lain sebagainya dengan sangat baik dan
memiliki ciri khas tertentu dan tidak menjiplak seperti yang dilakukan beberapa tk
lain.
Dari pembahsan di atas dapat kami simpulkan bahwa Program Kerja
Kepala Sekolah di PAUD Harsa sudah sangat bagus, kepala sekolah mengerti apa
yang harus di perhatikan dan di perbaiki. Kepala sekolah juga memiliki
pengalaman yang bangat tentang menjadi Kepala Sekolah karna dulu pernah
menjadi Kepala sekolah PAUD di sekolah lain hamper 10 tahun lamanya, hal itu
membuat kepala sekolah mengerti banyak hal tentang PAUD.
Setelah kami melakukan observasi dan wawancara Program Kerja dari Kepala
sekolah sudah sangat baik, di liat dari RPPH yang sangat bagus dan juga banyak
guru yang lulusan sarjana. Meski bukan sarjana PAUD tampak nya guru-guru
disini Ketika mengajar terlihat sangat baik dan APE yang banyak dan menarik.

1A.A Ketut Jelantik,[Link] Kepala Sekolah Yang [Link]:Deeblish.H 5


[Link] Program Pendidikan Anak Usia [Link] Pendidikan dan
kebudayaan, Vol 16, Nomor 4. H 351-352.
11
4. Dokumentasi

2. PROGRAM KERJA DARI GURU


1. Hasil Wawancara
1. Bagimana pembagian guru di PAUD Harsya ?
Jawaban :
Di tk arsya ini kan ada guru empat jadi ada dua kelompok, setiap guru
itu ada dan bertanggung jawab atas satu sentra apakah dia kelompok
dalam bermain di kelompok A atau [Link] ibu heli katakanlah
beliau tanggung jawab sentra oalah tubuh misalnya hari ini senin

12
kelompok A jadi hari Selasa dikelompok B itu mereka bertanggung
jawab masing-masing. Satu guru stu sentra

2. Bagaimana dengan pembuatan RPPH di PAUD ini ?


Jawab :
Rpph buat masing-masing buatnya setiap minggu misalnya satu
minggu akan berjalan itu di hari ini kumpulan nya dan rppm
mereka Tanggung jawab nya kelas. Perlengkapan anak-anak

3. Apa apa saja tantangan guru dalam mengajar di PAUD Harsya ?


Jawab :
Tantangan nya dari orang tua yang orang tuanya kebanyakan
waktu mengantar anak nya sekolah mereka takut anaknya
mengikuti ABK, takut ABK nya menyakiti, anak mereka dan
akhirnya beberapa memilhh [Link] orang tua ABK
mereka was-was anak meraka ABK takut di sakiti dengan anak
yang tidak berkebutuhan khusus, dari masyarakatnya begitu juga
mereka tidak begitu paham

2. Pembahasan
Dalam setiap kelas maka ada 4 senta dan setiap guru bertanggung
jawab atas satu sentra, RPPH di buat setiap minggu sekaligus untuk 7 hari
kedepan begitu juga dengan RPPM.

3. Analisis
Profesionalitas guru PAUD harus terus diasah dengan terus belajar dan
terus memperbaiki diri. Guru paud yang tidak mau atau tidak bersedia
untuk mengembangkan profesionalitasnya, guru PAUD tersebut akan
tertinggal dan tergerus oleh perkembangan zaman. Guru PAUD yang
tertinggal ini tidak mampu mengikuti perkembangan, dan secara otomatis
tidak mampu memberikan pembelajaran prima dan optimal kepada anak-
anak usia dini.

13
Guru PAUD yang tidak bersedia mengembangkan keprofesional dengan
terus melakukan refleksi terhadap kinerja dan kualitas dirinya akan
menjadi pribadi-pribadi yang menjadi beban dan masalah dalam struktur
Pendidikan secara umum, bahkan dalam struktur bernegara dan kehidupan.
Maka dari itu pengembangan keprofesionalan guru PAUD secara
berkelanjutan dan dengan senantiasa melakukan Tindakan reflektif
hukumnya wajib. Berikut ini adalah bentuk pengembangan keprofesionalan
tersebut.3
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun perencanaan
proses kegiatan pembelajaran di kelas antara lain sebagai berikut:
(1) cara mengidentifikasi kebutuhan peserta didik;
(2) cara merekrut calon peserta didik;
(3) cara menyusun program kegiatan pembelajaran berlangsung;
(4) cara membentuk pengembangan prilaku, pengembangan kemampuan dasar
berbahasa;
(5)menyiapkan alat dan bahan pelajaran; dan
(6) menyusun jadwal kegiatan pembelajaran.
Siklus pertama ini kepala sekolah beserta pendidik masih terbawa oleh
kebiasaan dalam melakukan perencanaan yang bersifat konfensional. Hal ini terlihat
dari cara pendidik menyampaikan materi acuan kegiatan pembelajaran masih bersifat
apa adanya, artinya tanpa memiliki persiapan yang lengkap, sebagaimana layaknya
persiapan guru yang mengajar. Oleh karena itu sebelum melakukan siklus kedua
peneliti mengajak kepala sekolah bersama pendidik melakukan diskusi serta
memberikan masukan-masukan tentang cara menyusun perencanaan acuan kegiatan
pembelajaran agar dapat memperoleh hasil yang memuaskan.
Pada siklus kedua berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan bersama
kepala sekolah langsung diaplikasikan dan ternyata hasilnya cukup baik dapat dilihat
dari adanya peningkatan kemampuan dan keterampilan terhadap kepala sekolah
maupun pendidik dalam menyusun perencanaan terutama, perencanaan acuan kegiatan
pembelajaran. Meskipun terdapat peningkatan pada siklus kedua bukan berarti siklus
ketiga tidak dilakukan. Sedangkan siklus ketiga dilakukan dalam rangka lebih

3 Asef Umar [Link] Guru PAUD.(Jakarta:Gramedia)h 322-323

14
meningkatkan kemampuan perencanaan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari
kegiatan sebelumnya. Setelah program direncanakan, maka langkah berikutnya adalah
pengorganisasian program.
Pengorganisasian merupakan proses membagi kerja ke dalam
tugastugas yang lebih kecil, membebankan tugas-tugas itu kepada orang yang sesuai
dengan kemampuannya, dan mengalokasikan sumber daya, serta
mengkoordinasikannya dalam rangka efektifitas
Berdasarkan hasil temuan di lapangan pada saat melakukan studi awal baik melalui
observasi maupun wawancara kepada guru guru di PAUD Harsya. Guru guru di PAUD
Harsya sudah sangat berkompeten, memiliki jiwa pendidik dan menyayangi anak-anak.
Memahami materi, dan membuat RPPH dan buku penilaian setiap harinya 4
Berdasarkan uraian di atas dapat kami beri simpulan bahwa guru di
PAUD Harsya sudah lah sesuai dengan guru yang seharusnya, meereka mendapat
pelatihan dan juga sama sama belajar untuk menjadi guru yang baik. Untuk lulusanya
sendiri untuk saat ini memang belum ada lulusan S1 PAUD disamping memang masih
langka juga banyak dari lulusan itu yang tidak tertarik mengajar di PAUD Inklusi.

4. Dokumentasi

4Siti Zaenab.2015. Pengembangan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Manajemen Pendidikan
Volume. 24, H 388.
15
3. PROGRAM KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN
hasil wawancara :
1. Berapakah jumlah pendidik dan bagaimana lulusan kependidikan nya ?
Jawab :
Kalau pendidik kita semua nya ada 17 itu udah mencakup semuanya, di kelas
TK ada 4 orang, di kelas Kelompok bermain ada 4 orang, di kelas SD ada 2
orang , Terapis ada 3 orang, Pengelola satu, Kepala Sekolah 1, bendahara 1,
Cleaning Servis itu 1, kalua siang sore ada tambahan pengasuh 2 orang. Untuk
latar Pendidikan kita mengutamakan yang tamatan sarjana tapi tidak focus
sekali kepada PAUD, Kenapa, susah kami mencari guru di sini, pengalaman
mungkin ada guru-guru yang sarjana Pendidikan PAUD tapi mereka tida
sanggup. Jadi kami gak patok harus PAUD ya, disini juga ada tamatan SMA

16
dan bertahan. tapi yang penting dia menerima anak berkebutuhan khusus.
Karna anak berkebutuhan khusus itu tidak kita pungkiri mereka lumayan
memancing emosi. Kalua kita gak sabar, diam makin gak suka.
2. Kurikulum Pendidikan
Jawab :
Berpatokan pada kurikulum 2013, menyesuaikan dari sekolah, untuk anak
berkebutuhan khusus menyesuaikan.
Itu di awal tahun di raker, disitu kita menyusuun prosem, program semua,
kegiatan yang dilakukan di raker kalua RPPH itu dikembalikan ke guru masing -
masing. RPPM di Kelola guru.

1. Pembahasan
Melihat dari Struktur Organi Sekolahnya bahwa Tenga pendidik dan kependidikan
nya sudah sangat lengkap yang dimana terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala
sekolah, bendahara sekertaris, petugas kebersihan, juru masak dan masi banyak
lagi. Hal ini cukup menjelaskan bahwa PAUD Harsya sudah memeiliki tenaga
kerja yang dibutuhkan. Untuk lulusan Pendidikan nya banyak yang lulusan sarjana
namun bukan sarjana PAUD dan juga ada yang dari lulusan SMA. Untuk total
keseluruhan pendidik ada 17 orang.
2. Analisis
Standar pendidik dan tenaga kependidikan menurut permendikbut 137 2014
Pasal 23
(2) Pendidik anak usia dini merupakan tenaga profesional yang bertugas
merencanakan, melaksanakan pembelajaran, dan menilai hasil
pembelajaran, serta melakukan pembimbingan, pelatihan, pengasuhan dan
perlindungan.
(3) Pendidik anak usia dini terdiri atas guru PAUD, guru pendamping, dan
guru pendamping muda.
(4) Tenaga kependidikan anak usia dini merupakan tenaga yang bertugas
melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan
pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan dan atau
program PAUD.

17
(5) Tenaga Kependidikan terdiri atas Pengawas TK/RA/BA, Penilik KB/
TPA/SPS, Kepala PAUD (TK/RA//BA/KB/TPA/SPS), Tenaga
Administrasi, dan tenaga penunjang lainnya.
(6) Pendidik dan Tenaga Kependidikan anak usia dini memiliki kualifikasi
akademik dan kompetensi yang dipersyaratkan, sehat jasmani,
rohani/mental, dan sosial.

Pasal 25
(1) Kualifikasi Akademik Guru PAUD: a. memiliki ijazah Diploma empat (D-IV)
atau Sarjana (S1) dalam bidang pendidikan anak usia dini, dan kependidikan lain
yang relevan dengan sistem pendidikan anak usia dini, atau psikologi yang
diperoleh dari program studi terakreditasi, dan b. memiliki sertifikat Pendidikan
Profesi Guru (PPG) PAUD dari perguruan tinggi yang terakreditasi.
(2) Kompetensi Guru PAUD dikembangkan secara utuh mencakup kompetensi
pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, sebagaimana terdapat pada
lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 26
(1) Kualifikasi Akademik Guru Pendamping: a. memiliki ijazah Diploma empat
(D-IV) atau Sarjana (S1) dalam bidang pendidikan anak usia dini, dan
kependidikan lain yang relevan dengan sistem pendidikan anak usia dini, atau
psikologi yang diperoleh dari program studi terakreditasi; atau b. memiliki ijazah
D-II PGTK dari Program Studi terakreditasi.
(2) Kompetensi Guru Pendamping mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian,
sosial, dan profesional, sebagaimana terdapat pada lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 27
(1) Kualifikasi akademik Guru Pendamping Muda a. memiliki ijazah Sekolah
Menengah Atas (SMA), dan b. memiliki sertifikat pelatihan/pendidikan/kursus
PAUD dari lembaga pemerintah yang kompeten.
(2) Kompetensi Guru Pendamping Muda mencakup pemahaman dasar-dasar
pengasuhan, keterampilan melaksanakan pengasuhan, bersikap dan berperilaku

18
sesuai dengan kebutuhan tingkat usia anak sebagaimana terdapat pada lampiran II
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 28
(1) Kualifikasi Akademik Pengawas atau Penilik PAUD:
a. memiliki ijazah sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) Kependidikan yang
relevan dengan sistem pendidikan anak usia dini dari Perguruan Tinggi
Penyelenggara Program Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
b. memiliki pengalaman minimum 3 (tiga) tahun sebagai guru PAUD dan
minimum 2 (dua) tahun sebagai kepala satuan PAUD bagi pengawas PAUD;
c. memiliki pengalaman minimum 5 (lima) tahun sebagai Pamong belajar atau
Guru PAUD dan kepala satuan PAUD bagi penilik PAUD; - 11 –
d. memiliki pangkat minimum penata, golongan ruang III/c dan berstatus sebagai
pegawai negeri sipil;
e. memiliki usia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun pada saat diangkat menjadi
pengawas atau penilik PAUD;
f. memiliki sertifikat lulus seleksi calon pengawas atau penilik PAUD dari
lembaga pemerintah yang kompeten; dan
g. memiliki sertifikat pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas atau penilik
dari lembaga pemerintah yang kompeten.
(2) Kompetensi Pengawas atau Penilik PAUD mencakup kompetensi kepribadian,
kompetensi sosial, kompetensi supervisi manajerial, kompetensi penelitian dan
pengembangan, kompetensi supervisi akademik, dan kompetensi evaluasi
pendidikan sebagaimana terdapat dalam lampiran III yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 29
(1) Kualifikasi Akademik Kepala TK/RA/BA dan sejenis lainnya:
a. memiliki kualifikasi akademik sebagaimana yang dipersyaratkan pada kualifikasi
Guru;
b. memiliki usia paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun pada saat diangkat
menjadi kepala PAUD;
c. memiliki pengalaman minimum 3 (tiga) tahun sebagai guru PAUD;

19
d. memiliki pangkat/golongan minimum Penata Muda Tingkat I, (III/b) bagi
Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada satuan atau program PAUD dan bagi non-PNS
disetarakan dengan golongan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang
berwenang;
e. memiliki sertifikat lulus seleksi calon Kepala PAUD dari lembaga pemerintah
yang berwenang.
(2) Kualifikasi Akademik Kepala KB/TPA/SPS:
a. memiliki kualifikasi akademik sebagaimana dipersyaratkan pada kualifikasi
Guru Pendamping;
b. memiliki usia paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun pada saat diangkat
sebagai kepala PAUD;
c. memiliki pengalaman mengajar minimum 3 (tiga) tahun sebagai Guru
Pendamping;
d. memiliki sertifikat lulus seleksi calon Kepala KB/TPA/SPS dari lembaga
pemerintah yang kompeten; dan
e. memiliki sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepala Satuan PAUD dari lembaga
pemerintah yang berwenang.
(3) Kompetensi Kepala lembaga PAUD mencakup kompetensi kepribadian,
kompetensi sosial, kompetensi manajerial, kompetensi kewirausahaan, dan
kompetensi supervisi sebagaimana terdapat pada lampiran III yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 30
(1) Kualifikasi akademik tenaga administrasi PAUD memiliki ijazah minimum
Sekolah Menegah Atas (SMA).
(2) Kompetensi Tenaga Administrasi satuan atau program PAUD
memenuhi kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi
sosial, dan kompetensi manajerial sebagaimana terdapat pada lampiran III
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Dari permendibud di atas PAUD Harsya sudah lah melengkapi semua
hal yangharus ada mulai dari tenaga kebersiha, guru, bedahara dan masih
banyak lagi, mereka juga di beri jabatan sesuai dengan kemampuan dan
lulusan nya. Hal itu membuat pekerjaan di PAUD Harsya dapat berjalan

20
dengan baik dan tepat. Selain itu mereka juga sama sama saling belajar hal
yang tidak di ketahui.

[Link]

21
4. PROGRAM KERA PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA
1. Hail Wawancara :

-Apakah ada perbaikan sarana dan prasarana di PAUD ini ?


Jawaban :
Karena PAUD nya masi baru dan masisatu tahun masinsednag dalam
pengadaan, pengadaan ruang terapi, pengadaan bermain anak jumlah anak, dan
pengadaan kelompok bermain dan juga kelas tambahan.

Sarana dan Prasarana

Ya Tidak

Meja dan Kursi Murid ✓

Ruang Kelas ✓

APE ✓

Media Pembelajaran ✓

Papan Tulis ✓

Lemari ✓

Dapur ✓

Kulkas ✓

Kamar mandi ✓

Kantor guru ✓

Meja dan kursi guru ✓

Tempat parkir kendaraam ✓

Permainan outdor ✓

Permainan indor ✓

22
2. Pembahasan
Untuk perbaikan sarana dan prasarana sejauh ini masih belum ada, karna
memang seluruh prasarana masih baru dan bagus. Saat ini PAUD ini masih
focus ke pengadaan yaitu pada sarana dan prasarana yang belum ada.
Namun meski begitu PAUD ini sudah di bilang cukup sangat lengkap
dalam hal sarana dan prasarana dan tentunya semuanya masih bagus.
3. Analisis
Standar Sarana dan Prasarana menurut Permendikbud 137 2014
Pasal 31
(1) Sarana dan prasarana merupakan perlengkapan dalam penyelenggaraan dan
pengelolaan kegiatan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan anak usia dini.
(2) Pengadaan sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) perlu
disesuaikan dengan jumlah anak, usia, lingkungan sosial dan budaya lokal, serta
jenis layanan.
(3) Prinsip pengadaan sarana prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
meliputi:
a. aman, bersih, sehat, nyaman, dan indah;
b. sesuai dengan tingkat perkembangan anak;
c. memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang ada di lingkungan sekitar, dan
benda lainnya yang layak pakai serta tidak membahayakan kesehatan anak.
Pasal 32 Persyaratan sarana prasarana terdiri atas:
(1) TK/RA/BA dan sejenisnya dengan persyaratan, meliputi:
a. memiliki luas lahan minimal 300 m2 (untuk bangunan dan halaman);
b. memiliki ruang kegiatan anak yang aman dan sehat dengan rasio minimal 3 m2
per-anak dan tersedia fasilitas cuci tangan dengan air bersih;
c. memiliki ruang guru;
d. memiliki ruang kepala;
e. memiliki ruang tempat UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dengan kelengkapan
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan);
f. memiliki jamban dengan air bersih yang mudah dijangkau oleh anak dengan
pengawasan guru;
g. memiliki ruang lainnya yang relevan dengan kebutuhan kegiatan anak; h.
memiliki alat permainan edukatif yang aman dan sehat serta tidak membahayakan
bagi anak yang sesuai dengan SNI (Standar Nasional Indonesia);
i. memiliki fasilitas bermain di dalam maupun di luar ruangan yang aman dan
sehat; dan
23
j. memiliki tempat sampah yang tertutup dan tidak tercemar, dapat dikelola setiap
hari.
(2) Kelompok Bermain (KB), meliputi:
a. memiliki jumlah ruang dan luas lahan disesuaikan dengan jumlah anak, luas
minimal 3 m2 per-anak;
b. memiliki ruang dan fasilitas untuk melakukan aktivitas anak di dalam dan di
luar dapat mengembangkan tingkat pencapain perkembangan anak; c. memiliki
fasilitas cuci tangan dan kamar mandi/jamban yang mudah dijangkau oleh anak
yang memenuhi persyaratan dan mudah bagi guru dalam melakukan
pengawasan; dan
d. memiliki tempat sampah yang tertutup dan tidak tercemar.
(3) Taman Penitipan Anak (TPA), meliputi :
a. memiliki jumlah ruang dan luas lahan disesuaikan dengan jumlah anak, luas
minimal 3 m2 per peserta didik; - 13 –
b. memiliki ruangan untuk melakukan aktivitas anak didik di dalam dan luar;
c. memiliki fasilitas cuci tangan dengan air bersih;
d. memiliki kamar mandi/jamban dengan air bersih yang cukup, aman dan sehat
bagi anak serta mudah bagi melakukan pengawasan;
e. memiliki fasilitas permainan di dalam dan di luar ruangan yang aman dan sehat;
f. memiliki fasilitas ruang untuk tidur, makan, mandi, yang aman dan sehat;
g. memiliki tempat sampah yang tertutup dan tidak tercemar;
h. memiliki akses dengan fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit ataupun
puskesmas; dan
i. PAUD kelompok usia lahir-2 tahun, memiliki ruang pemberian ASI yang
nyaman dan sehat.
(4) Satuan PAUD Sejenis (SPS), meliputi:
a. memiliki jumlah ruang dan luas lahan disesuaikan dengan jumlah anak, luas
minimal 3 m2 per anak;
b. memiliki ruangan untuk melakukan aktivitas anak didik di dalam dan luar;
c. memiliki fasilitas cuci tangan dengan air bersih; d. memiliki kamar
mandi/jamban yang mudah dijangkau oleh anak dengan air bersih yang cukup,
aman dan sehat bagi anak, dan mudah bagi guru melakukan pengawasan;
e. memiliki fasilitas permainan di dalam dan di luar ruangan yang aman dan sehat;
f. memiliki tempat sampah yang tertutup dan tidak tercemar.5

5 Mohammad [Link] 137.2014. H 12-13


24
Dari pembahasan di atas dapat kami simpulkan bahwa PAUD Harsya
untuk standar sarana dan prasarana nya sudah lah lengkp, semuahal yang di
cantumkan di atas ada di PAUD itu, menurut guru disitu mereka juga akan terus
melakukan pengadaan atau menambah sarana dan prasarana yang kurang seiring
bertambahnya waktudemi mendukung proses belajar agar berjalan baik.

5. PROGRAM KERJA PEMBIAYAAN


1. Hasi wawancara :
1. Berapakah biaya masuk di PAUD Harsya Ceria ini dan berapa SPP nya
perbulan ?
Jawab :
Kalau untuk SPP biaya nya itu untuk anak berkebutuhan khusus itu 3
juta naik nanti 3 juta 100, dan untuk anak yang kebanyakan, untuk
anak biasa kami menyebut anak kebanyakan biaya nya itu 2 juta 600.
Kalua SPP nya sampe jam 12 itu 700 sama sudah termasuk makan
siang. Kami setiap hari makan siang disini, masak di sini. Sampe sore
itu 1 juta . Ampe sore itu termasuk penitipan, mungkin dirumah gak
ada orang, susah antar jemput. Dan uttuk anak berkebutuhan khusus
nya ada biaya terapi, biaya teraoi itu 1 juta perbulan , mereka terapi di
ruangan khusus yang dimana mereka berdua disana Bersama guru
selama satu jam. Setiap hari dari senin sampai jum’at.

2. Bagaimana gaji guru di PAUD Harsya ?


Jawaban :
Gaji guru di PAUD Harsya berbeda-beda karena disini ada yang bekerja lima
tahun, dan ada yang dua atau tiga tahun dan ada yang bekerja baru lima bulan
dan ada yang bekerja sembilan tahun jadi gajinya beda-beda tidak hanya
tergantung dari kerja nya dan tidak tergantung dari lama nya bekerja tapi juga
dari kualitas kerjanya tapi disini gaju nya tidak kurang dan tidak lebih 700 rb –
900 rb.

25
3. Apakah di PAUD Harsya disini pernah mendapatkan bantuan pemerintah?
Jawaban :
Tidak ada, karena Paud Harsya ini baru pindah yayasan jadi baru satu tahun
dan belum daoat dana.
Dan PAUD Harsya ini sudah izin selama enak bulan dan tinggal menunggu
hasil nya.
4. Apakah ada kendala dari pembiayaan
Jawab :
Pembiayaan nya tentu ada kita disini kan semua operasional nya itu tergantung
dari spp anak gaji guru, kegiatan semuanya dari spp anak termaksud sewa
gedung karena kita masi sewa jadi semua pull semua dari spp anak, nah
kendala nya apa? Ada anak yang tiba-tiba keluar dan tiba-tiba cuti memang kita
ada ketentuan cuti tapi bileh satu kali selama satu tahun jadi hanya membayar
uang cuti dan spp nya tidak pull dibayar paking kendalanya iyu misalnya cuti
nya waktu kemarin bulan suci ramadhan kumayan rame padahal disitu tidak
boleh cuti tetapi banyak yang cuti jadi operasional nya kurang, dan tidak
mungkin kita mengurangi guru.
5. Siapa yang mengatur keuangan di PAUD Harsya ini ?
Jawab :
Biasanya itu kepala sekolah bendahara biasa beliau tetap mengatur tetapi
keputusanya tetap dari kepala sekolah Bagian dari tugas guru itu juga sudah
ada.

[Link]
PAUD Harsya sendiri sampai saat ini belum pernah mendapat bantuan
pemerintah, mulai dari pembangunan sekolah dan pengadaan sarana dan prasarana
mengandalkan modal pribadi dari kepala sekolah dan keluarganya. Maka dari itu
gaji guru dll sepenuhnya berasal dari SPP siswa. Untuk SPP nya sendiri senilai 700
ribu sudah termasuk snak di jam 10:30, dan makan siang. Gaji guru disini berkisar
antara 700 ribu sampai dengan 900 ribu, semakin lama guru itu bekerja maka
semakin tinggi gajinya. Dan gajinya di terima setiap sebulan sekali.

3. Analisis
Menurut Depdiknas (2000) bahwa manajemen keuangan merupakan Tindakan
pengurusan/kewirausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan,
pelaksanaan, pertanggungjawabandan pelaporan. Dengan demikian manajemen
keuangan sekolah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitasmengatur keuangan
sekolah, mulai dari perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan dan

26
pertanggung jawaban keuangan sekolag. Sumber keuangan dan pembiayaan pada
suatu sekolah secara garis besar dapat dikelopokkan atas tiga sumber yaitu :
1. Pemerintah, baik pemerintah pusat, daerah maupun kedua duanya yang
bersifat umum atau khusus dan siperuntukkan bagi kepentingan Pendidikan
2. Orangtua pesera didik
3. Masyarakat, baik mengikat maupun tidak mengikat.
Untuk mencapai sasaran beberabagai kegiatan di bidang Pendidikan,
baik yang diselenggaran disekolah, maupun luar sekolah sangat tergantung kepada
kepada pembiayaan, guna membiayai berbagai kegiatan tersebut. Manajemen
keuangan dalam arti sempit adalah tatapengakuan, sedangkan dalam arti luas
adalah pengurusan dan peranggung jawaban dalam menggunakan keuangan baik
pemerintah pusat maupun daerah. Kegiatan ini dapat dimulai dari perencanaan
anggaran samapai dengan pengawasan dan pertanggung jawaban keuangan.
Manajemen keuangan sekolah merupakan Langkah pengelolaan
keuangan sekolah mulai dari penerimaan sampai dengan mempertanggung
jawabkan sekolah mulai dari penerimaan sampai dengan mempertanggung
jawabkan keuangan yang di gunakan secara obeyektif dan sistematis. Langkah
tersebut sangat penting sekali diperhatikan karena masalah pembiayaan adalah
menjadi sarana vital bagi mati hidupnya.6
Dari penjelasan di atas dapat kami simplkan bahwa PAUD Harsya
pembiayaan nya hanya di peroleh dari orang tua saja, tidak ada dari masyakarat
maupun pemerintah, hal itu mengakibatkan PAUD ini memiliki uang masuk yang
lumayan mahal begitupun SPP nya, walau begitu itu semua sebanding dengan apa
yang akan di dapatkan anak, terkhusus anak berkebutuhan khusus mereka
mendapatkan beberapa terapi dan metode metode untuk Sembuh ataupun
mengurangi kekurangan nya.

6. PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG


1. Hasil Wawancara
-Apa-apa saja program jangka panjang di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh
Jawab :

6 [Link] [Link] Paud.(Riau:DOTPLUS Publisher) h 87-88


27
Setiap tahunya di laksanakan itu kita memperingati hari-hari besar islam,
dan paling kamu memperingati hari maulid ceritain kisah nabi Muhammad
Saw dan terus isra mi'raj kita ceritain. Dan haru-hari nasional seperti hari
batik nah disitu kita memkai baju batik, dan seperti hari nonsindrom ingatan
hari sindrom dan autis, kita buat kegiatan kebersamaan lah cap panduk dan
buat [Link] kemerdekaan biasanya kita pawai dan memakai baju
merah putih dan menasikt hajji.

2. Pembahasan
Program jangka Panjang di PAUD Harysa sangatlah banyak, PAUD ini
selalu merayakan perayaan perayaan hari besar nasional, guru-guru
disana dengan kreatif membuat berbagai acara buat anak untuk
memeperingati hari hari itu. Selain itu yang tak kalah penting visi, misi
dan tujuan sekolah itu juga merupakan program jangka Panjang yang
akan menjadi target sekolah itu.
3. Analisis
Program jangka panjan adalah jenis program, yang berkelanjutan atau
berulang dalam jangka waktu yang lama7
Perencanaan dalam prespektif jangka panjangdalamberbagai jurnal sering
disebut long -range planning danjuga disebut sebagai strategic planning.
Meskipun jangka waktunya sama namun secara esensi beberapa orang
penulis artikel membedakan long range dan strategic planning.
Long Rangge planning dan konsekuensinya memiliki nama “long range
plan” muncul pada tahun 1950 dan 1960 an pada saat pengembanagan
bidang ekonomi di berbagai negara menaikkan menjadi “to the first five and
yours plan. Program jangka Panjang adalah sebuah model perencanaan yang
bersifal long rage yang kalua di terjemahkan kedalam dalam Bahasa
Indonesia adalah jangka Panjang” mengenai ukuran beberapa tahun yang
dimaksud adalah istilah long range ada berbagai pendapat sebagao berikut :
Program jangka Panjang adalah program 3-5 tahun. Apakah satu tahun, dua
tahun, tiga tahun, limatahun atau bahkan lebih dari lima tahun. 8

7 Dr Syaf’at Ariful Huda dan [Link] Pendidikan [Link]:Uwais Inspirasi


Indonesia
28
Dari pembahasan di atas dapat kami simpulkan bahwa PAUD Harsya
Ceria ini sudah memiliki beberapa program jangka Panjang selama setahun,
seperti yang kita ketahui PAUD ini baru berdiri satu tahun jad i beberapa
program jangka Panjang baik yang lain akan menyusul.

7. PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK


1. Hasil Wawancara

Program Jangka Pendek Ya Tidak

Mengadakan Ekstrakulikuler ✓

Persiapan Buku nilai dan hadir ✓

Pengisian buku induk siswa ✓

Rapat komite sekolah ✓

Memberikan pujian dan hadiah terhadap guru ✓

Mengadakan lomba ✓

Penataan kelas ✓

Memberikan tugas kepada guru saat rapat ✓

Mengadakan acara maulid nabi ✓

Memperingati hari tsunami ✓

Menjalin hubungan dengan lembaga lain ✓

Mengadakan kerja bakti ✓

Mengadakan acara perpisahan atau wisuda ✓

2. Pembahasan

8James [Link] Jangka Panjang di Perusahaan Multi Nasional. (Jurnal administrasi


Bisnia). Vol 7. No 1. H 75-76
29
Ketika pertama kali kami mewawancari mengenai program jangka
pendek guru tidak mengetahui maksud dari program jangka pendek itu, dan
kami menjelaskan ap aitu jangka pendek, dan guru hanya menjelaskan satu
atau dua kegiatan saja sehingga kami mengubah Teknik wawancara yang dari
pertanyaan langsung mnjadi pertanyaan angket ceklis.
Hamper semua yang kami tanyakan ada di lakukan di sekolah tersebut, dan
untuk beberapa hal yang tidak ada bukan berarti sekolah tidak menerapkan,
mengingat sekolah itu baru berdiri selama 1 tahun, maka belum ada cukup
waktu untuk itu. Untuk kedepan nya tentu PAUD Harsya akan membuat
program kerja pendek lain nya yang bermanfaat untuk PAUD itu.
3. Analisis
Program jangka pendek adalah program dengan jangka waktu satu satu tahun
yang di sesuaikan dengan kebutuhan. Oleh sebab itu program jangka pendek
sebagai bagian dari perwujudan sinkronisasi dan keterpaduan pembangunan
kedepan nya. Program jangka pendek pada umumnya adalah pelaksanaan
kegiatan yang tidak rutin tetapi menjadi target untuk dilaksanakan.9
Dari penjelasan di atas dapat kami simpulkan bahwa PAUD Harsya
beruapaya mengadakan program-program jangka pendek di PAUD itu
menyesuaikan kebutuhanan anak yang kebanyakan anak berkebutuhan khusus
hal itu membuat PAUD ini tidak kalah dari PAUD yang lain.
4. Dokumentasi

9 Sekar [Link] Program Jangka [Link] Pemograman: Kalimantan


30
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
PAUD Harsya Ceria Banda Aceh merupakan salah satu PAUD Inklusi di Banda Aceh
yang banyak di cari oleh beberapa orang tua siswa yang memiliki anak yang Istimewa
namun meski begitu PAUD ini juga sangat cocok untuk anak kebanyakan karna
PAUD ini memiliki model pembelajaran Sentra yang sangat cocok untuk mendukung
pertumbuhan anak. Untuk program kerja yang ada di PAUD ini sudah lumayan bagus
untuk PAUD yang baru berusia 1 tahun, tentu jika makin lama kelamaan PAUD ini
akan terus menjadi lebih baik lagi kedepan nya.

B. SARAN
Melihat murid di PAUD ini sangat lah banyak, menurut saya PAUD ini harus
menyewa Gedung yang lebih besar karna tempat yang sempit membuat anak kesulitan
dalam proses pembelajaran nya, untuk yang lain nya PAUD ini sudah sangat baik.

31
DAFTAR PUSTAKA
A.A Ketut Jelantik,[Link] Kepala Sekolah Yang Profesional.2015. Yokyakarta :
Deeblish
[Link] Program Pendidikan Anak Usia [Link]
Pendidikan dan kebudayaan, Vol 16, Nomor 4
Siti Zaenab.2015. Pengembangan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal
Manajemen Pendidikan Volume. 24
Mohammad [Link] 137.2014.
Dr Syaf’at Ariful Huda dan [Link] Pendidikan
[Link]:Uwais Inspirasi Indonesia
Sekar [Link] Program Jangka [Link] Pemograman: Kalimantan

Asef Umar [Link] Guru PAUD.(Jakarta:Gramedia.2018)

[Link] [Link] Paud.(Riau:DOTPLUS Publisher.2020 )

32

Anda mungkin juga menyukai