Pra RK3K Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Pra RK3K Kesehatan dan Keselamatan Kerja
LOKASI :
KABUPATEN LANDAK
KEBIJAKAN K3
PT. Antariksa Inti – PT. Irendo Rekatama Pertiwi, (JO) merupakan perusahaan yang
bekerja sama dibidang Jasa Konstruksi khususnya konstruksi jalan raya dan jalan
lingkungan, didalam aktifitas kegiatannya senantiasa memperhatikan aspek
Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Untuk itu maka Jajaran Manajemen Perusahaan
beserta seluruh karyawan berkomitmen untuk :
1. Mentaati dan mematuhi Peraturan Perundangan dan Standar yang berlaku yang
berkaitan dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
4. Membina hubungan kerja yang harmonis diantara karyawan, mitra kerja, dan
pengguna jasa / pelanggan.
1. Pengangkutan Alat Berat Tronton Supir Kecelakaan lalu-lintas Jatuh dari Tronton 2 C E Pengendalian secara administrasi, Pelaksana Lapangan
Pembantu Tersangkut Kabel Listrik Tersengat listrik 3 C H prosedur & instruksi kerja, Site Manager
Supir Penggunaa APD waktu bekerja
Logistik
2. Pembangunan Moblie Crane/ Pekerja Tertimpa bahan bangunan Patah tulang 2 C M Pengendalian secara administrasi, Pelaksana Lapangan
Camp/Barak/Bengkel Tackle Mandor Luka di bagian prosedur & instruksi kerja, Site Manager
tubuh Penggunaa APD waktu bekerja
Logistik
DIVISI II - DRAINASE
2.1. Pekerjaan Galian untuk Excavator Pekerja Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Pelaksana Lapangan
Selokan Drainase & Saluran Air Dump Truck Mandor Tertimbun Longsor pernafasan Site Manager
Supir Terpelesat/Terjatuh di Iritasi mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) GS
lobang Galian Manager Operational
Gangguan 1 B M Penggunaan APD (Kacamata)
pendengaran HSE Manager
Cidera kaki, tangan 2 C M Pengendalian secara administrasi,
dan Badan prosedur & instruksi kerja
2.2. Pekerjaan Pasangan Batu Dump Truck Pekerja Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Pelaksana Lapangan
Mandor Tertimbun Longsor pernafasan Site Manager
Supir Terpelesat/Terjatuh di Iritasi mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) GS
lobang Galian Gangguan 1 B M Penggunaan APD (Earplug) Manager Operational
pendengaran HSE Manager
JENIS PEKERJAAN PERALATAN TENAGA KERJA IDENTIFIKASI RESIKO PENILAIAN RESIKO HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
TINGKAT
KERJA JENIS BAHAYA AKIBAT PELUANG RESIKO JAWAB
RESIKO
DIVISI III - PEKERJAAN TANAH
3.1(1) Galian Biasa Excavator Pekerja Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Pelaksana Lapangan
3.2(1) Timbunan Biasa Vibratory Roller Mandor pernafasan Site Manager
Dump Truck Supir Tertimbun Longsor Iritasi mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) GS
Gangguan 1 B M Penggunaan APD (Earplug) Manager Operational
Terpelesat/Terjatuh di pendengaran HSE Manager
lobang Galian
Cidera Kaki, Tangan 2 B M Pengendalian secara administrasi,
dan Badan prosedur & instruksi kerja
Pengujian material di Alat uji Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Quality Engineer
Laboratorium untuk memastikan (gradasi, abrasi, pernafasan GS
spesifikasi material siap proses kompaksi)
(Gradasi, Abrasi dan Kompaksi Benturan / kejatuhan Cidera Tangan 1 C M Penggunaan alat pelindung diri Manager Operational
Material) HSE Manager
Aktivitas rutin
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI JENIS HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Membersihkan permukaan jalan Air Compresor Debu Gangguan 2 C M Pelaksana Lapangan
yang akan dilapis dari debu dan pernafasan Penggunaan APD (Masker)
Site Manager
kotoran
Iritasi mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) GS
Aktivitas rutin
Manager Operational
HSE Manager
Bising Gangguan 1 B M Penggunaan APD (Earplug)
pendengaran
Pembuatan agregat dengan Wheel Loader Debu Gangguan 2 B H Penggunaan APD (Masker) Quality Engineer
melakukan pencampuran pernafasan GS
material
Iritasi Mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) Manager Operational
Aktivitas rutin
HSE Manager
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI JENIS HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Pengujian Test Sand Cone di DCP Debu Gangguan 2 C M GS
Site hasil pemadatan pernafasan Penggunaan APD (Masker)
Dynamic Cone Manager Operational
Aktivitas ruti Penetrometer Iritasi Mata 1 C L HSE Manager
Penggunaan APD (Kacamata)
GS
Bising Gangguan 2 C M
pendengaran Penggunaan APD (Earplug)
Hawa panas aspal dan Kulit kaki 2 C M Penggunaan APD (Helm Safety,
ultraviolet melepuh/tergelincir Sarung Tangan, Baju/Kaos Lengan
Panjang, Sepatu Safety)
Produksi batu pecah (stone Stone Crusher Debu Gangguan 2 A H Penggunaan APD (Masker) Quantity Engineer
crusher) untuk Aggregat Klas A pernafasan Site Manager
dan Klas B
Bising Iritasi Mata 1 A H Penggunaan APD (Kacamata) GS
Aktivitas rutin
Manager Operational
Gangguan 2 A H Penggunaan APD (Earplug) HSE Manager
Pendengaran
Pengujian material di Alat uji (gradasi, Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Quality Engineer
Laboratorium untuk abrasi, pernafasan GS
memastikan spesifikasi material kompaksi)
siap proses (Gradasi, Abrasi dan Benturan / kejatuhan Cidera Tangan 1 C M Penggunaan APD (Sepatu Safety, Manager Operational
Kompaksi Material) Helm Safety, Sarung Tangan). HSE Manager
Aktivitas rutin
Membersihkan permukaan Air Compresor Debu Gangguan 2 C M Pelaksana Lapangan
jalan yang akan dilapis dari pernafasan Penggunaan APD (Masker)
Site Manager
debu dan kotoran
Iritasi mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) GS
Aktivitas rutin
Manager Operational
HSE Manager
Bising Gangguan 1 B M Penggunaan APD (Earplug)
pendengaran
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI JENIS HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Pembuatan agregat dengan Wheel Loader Debu Gangguan 2 B H Penggunaan APD (Masker) Quality Engineer
melakukan pencampuran pernafasan GS
material
Iritasi Mata 1 B M Penggunaan APD (Kacamata) Manager Operational
Aktivitas rutin
HSE Manager
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI JENIS HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Pengujian Test Sand Cone di DCP Debu Gangguan 2 C M GS
Site hasil pemadatan pernafasan Penggunaan APD (Masker)
Dynamic Cone Manager Operational
Aktivitas rutin Penetrometer Iritasi Mata 1 C L HSE Manager
Penggunaan APD (Kacamata)
GS
Bising Gangguan 2 C M
pendengaran Penggunaan APD (Earplug)
Hawa panas aspal dan Kulit kaki 2 C M Penggunaan APD (Sepatu Safety,
ultraviolet melepuh/tergelincir Helm Safety, Sarung Tangan,
Baju/Kaos lengan panjang)
Apabila hasil pengujian tidak Vibrator Roller Debu Gangguan 2 C M Penggunaan APD (Masker) Quality
memenuhi spesifikasi, Baby Vibratory pernafasan Pelaksana
dilakukan perbaikan dengan
cara pemadatan ulang Water Tank Iritasi Mata 1 C L Penggunaan APD (Kacamata) Site Manager
Truck GS
Bising Gangguan 2 C L Manager Operational
Aktivitas rutin Penggunaan APD (Earplug)
pendengaran HSE Manager
Hawa panas aspal dan licin Kulit kaki 2 C M Penggunaan APD (Sepatu Safety,
melepuh/tergelincir Helm Safety, Sarung Tangan,
Baju/Kaos lengan panjang)
Kecelakaan lalu lintas Cidera 3 C H Pengendalian secara Administrasi,
prosedur & instruksi kerja
Test Material (Aggregat & Aspal Kompor • Percikan aspal / api • Kulit Melepuh 3 B H - Mempelajari ketentuan proses Quality
dan Trial Mix Saringan Test Material GS
- Penggunaan APD (Sarung Manager Operational
Tangan, Baju/Kaos Lengan
Panjang) HSE Manager
- Penyediaan APAR
Aktivitas rutin
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI JENIS HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Campuran aspal cair Asphalt Sprayer Percikan Aspal Panas Luka baker / 2 B H Penggunaan APD (Sarung Tangan, Pelaksana Lapangan
disemprotkan keatas melepuh Baju/Kaos Lengan Panjang, Sepatu Site Manager
permukaan jalan yang akan Safety, Helm Safety)
dilapis GS
Ultra Violet Kekurangan 1 B H Penggunaan APD (Masker, Baju
Aktivitas rutin Manager Operational
Oksigen Kerja lengan panjang)
HSE Manager
Panas Iritasi Mata 1 C L Penggunaan APD (Kacamata)
Bising Gangguan 2 C M
Penggunaan APD (Earplug)
pendengaran
Penggunaan APD (Sarung Tangan,
Kulit Melepuh 4 B E Sepatu Safety, Baju Kerja Lengan
Panjang, Helm Safety).
Penyemprotan Prime Coat / Asphalt Sprayer • Percikan aspal / api • Kulit Melepuh 4 B E - Mempelajari ketentuan proses Pelaksana
Tack Coat pada permukaan • Ultra Violet • Kurang oksigen 1 A H penyemprotan Prime Coat / GS
yang akan dilapis Tack Coat
Manager Operational
- Memahami dan mentaati
prosedur manajemen resiko HSE Manager
dan izin kerja
- Ketentuan pengaturan
lalulintas
- Penggunaan APD
- Penyediaan APAR
PENILAIAN RESIKO
PERALATAN TENAGA IDENTIFIKASI HIRARKHI PENGENDALIAN PENANGGUNG
JENIS PEKERJAAN RESIKO
KERJA KERJA JENIS BAHAYA TINGKAT RESIKO JAWAB
AKIBAT PELUANG
RESIKO
Proses penghamparan, setelah Dump Truck Pekerja • Debu • Gangguan 2 C M - Mempelajari dan memahami Site Manager
pekerjaan Tack coat Asphalt Mandor • Asap pernafasan 1 C L penghamparan hot mix Pelaksana
Finisher Operator • Bising • Iritasi mata 2 C M - Memahami dan mentaati GS
Supir • Kejatuhan benda percikan • Gangguan 3 C H prosedur manajemen resiko Manager Operational
material pendengaran dan izin kerja
HSE Manager
• Cedera / - Ketentuan pengaturan
melepuh lalulintas
- Penggunaan APD
Proses pemadatan dilakukan Tandem Roller Pekerja • Debu • Gangguan 2 B H - Mempelajari ketentuan proses Site Manager
sambil disemprot air sedikit Pneumatic Mandor • Bising pernafasan 1 B M pemadatan agregat Pelaksana
supaya tidak lengket. Tandem Roller • Iritasi mata - Memahami dan mentaati
Operator • Hawa panas aspal dan 2 C M GS
licin • Gangguan prosedur manajemen resiko
Supir dan izin kerja Manager Operational
• Kecelakaan lalu lintas pendengaran
3 B H - Ketentuan pengaturan HSE Manager
• Kulit kaki
melepuh/tergeli 4 C E lalulintas
ncir - Penggunaan APD
• Korban lalulintas
Pengujian Test Core Drill di Site Core Drill Test • Tusukan • Cedera tangan 3 C H - Mempelajari ketentuan proses Quality Engineer
hasil pemadatan • Debu • Iritasi Mata 1 C L pengujian test core drill GS
- Memahami dan mentaati Manager Operational
prosedur manajemen resiko
dan izin kerja HSE Manager
- Penggunaan APD
Akibat
Peluang TINGKAT RESIKO PELUANG AKIBAT
1 2 3 4 5
A H H E E E E – Ekstreme Risk A = Hampir pasti akan terjadi 1 = tidak ada cidera, kerugian materi kecil
B M H H E E H – High Risk B = Cenderung untuk terjadi 2 = cidera ringan, kerugian materi sedang
C L M H E E M – Moderate Risk C = Mungkin dapat terjadi 3 = hilang hari kerja, kerugian cukup besar
009 Manual dan Prosedur Manajemen Mutu PT. Antariksa Inti – PT.
Irendo Rekatama Pertiwi
010 Manual dan Prosedur Mutu K3 PT. Antariksa Inti – PT. Irendo
Rekatama Pertiwi
PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
KONTRAK (PRA-RK3K)
1.4. Tidak ada kecelakaan kerja yang berdampak korban jiwa (Zero Fatal Accident)
1.6. Semua pekerja wajib memakai APD yang sesuai bahaya dan resiko
pekerjaannya masing-masing.
PENANGGUNG JAWAB K3
Keterangan :
Jalur Komando
PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
KONTRAK (PRA-RK3K)
PETUGAS
MEDIS
Keterangan :
Jalur Komando
Jalur Komunikasi
Jalur Informasi / Bantuan
PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
KONTRAK (PRA-RK3K)
1. KOMUNIKASI
Dalam kaitannya dengan bahaya K3 dan SMK3 Konstruksi, dibuat program K3 untuk penerapan
dan pemeliharaan prosedur- prosedur yang meliputi :
Komunikasi internal antara berbagai tingkat dan fungsi Penyedia Jasa.
Komunikasi dengan Pemasok , sub Kontraktor dan pengunjung lainnya yang datang.
Menerima, mendokomunikasikan dan menanggapi kritik dan saran dari pihak luar yang
terkait.
PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) :
A. S K E M A
KECELAKAAN Target :
“ZERO
ACCIDENT”
Pekerja Baru
PENDEKATAN Perusah
SAFETY aan
Sub Kon
Mandor
SAFETY
TALK Setiap Sabtu
PROGRAM
K3 SAFETY PATROL / Setiap Hari dan
INSPEKSI K3 Setiap Waktu
SAFETY
MEETING Setiap Kamis
AUDIT
SAFETY 3 Bulan Sekali
TRAINING 1. Dasar-dasar K3
2. P3K
3. Pemadaman Api
B. PENJELASAN PROGRAM
KECELAKAAN : Target Zero Accident
Pendekatan Safety : Pendekatan K3 kepada pekerja baru, Karyawan,
pengarahan K3 dan houesekeeping.
Safety Talk : Pengarahan singkat tentang K3 dan kondisi proyek kepada
seluruh pekerja sebelum pekerjaan dimulai, dilakukan
setiap hari jumat jam 8.00 -8.30 WIB.
Inspeksi K3 : Memonitor pelaksanaan K3 dan menjaga konsistensi
penerapan K3 , dijadwalkan tiap Kamis 09.00 - 10.00 (PM,
DPM;SOM, SEM,, HSE dan Sub.)
Safety Patrol : Patroli rutin yang dilakukan setiap hari dan setiap waktu,
yaitu untuk memonitor pekerjaan di lapangan (SS/SP &
Security).
Safety Meeting : Meeting yang dilaksanakan hari Rabu jam 14.00 s/d 15.00
wib untuk membahas masalah yang mungkin terjadi dan
tindakan pencegahannya serta melaporkan kecelakaan
yang terjadi dan langkah-langkah perbaikan.
Audit Safety : Audit Pelaksanaan dan Penerapan K3.
Training : Training K3 kepada Karyawan, mandor, sub Kontraktor
tentang Dasar-dasar K3, P3K dan cara pemadaman api.
3. Dalam rangka mengajak agar semua personil terlibat dala kepedulian terhadap K3, saran tersebut
pada butir satu diiatas dapat dimanfaatkan.
4. Sarana lain untuk keperluan ini akan juga dibuat : poster, Papan-papan peringatan, papan Wajib
Baca , Rambu-rambu K3 , Petunjuk - Petunjuk dan sebagainya akan direncanakan lebih teliti pada
saat pelaksanaan kontrak.
NO INFORMASI MEDIA YANG DIGUNAKAN
6. Bahan Peledak
7 Bahan Beracun
8. Penggunaan Pelindung Telinga dan
Masker
10 Daerah Berbahaya