Tutorial WPAP Corel Draw - 3 Langkah
Membuat WPAP
Browse: Home > tutorial > Tutorial WPAP Corel Draw - 3 Langkah Membuat WPAP
Pada tutorial kali ini saya akan share bagaimana cara saya membuat gambar vector dengan
gaya Wedha's Pop Art Potrait (WPAP). Saya mengelompokkannya menjadi 3 langkah
membuat WPAP dengan corel draw.
1. Pengaturan Tool
Untuk mempermudah dalam pembuatan wpap, sebaiknya anda melakukan pengaturan
tool, pengaturannya sebagai berikut.
- Buka objek foto yang akan dijadikan WPAP
sumber foto : google search
- Seleksi foto, klik bitmap - Mode - CMYK (32-bit )
- Klik kanan pada foto lalu pilih lock object
- Buat layer baru dengan mengaktifkan jendela object manager dengan cara klik window -
dockers - klik pada object manager. lalu klik bagian bawak dari jendela object manager
tersebut pilih new layer.
-Membuat Shorcut key untuk tool-tool yang sering dipakai, seperti Bazier, eyedropper, dan
pain bucket, caranya lihat disini
-Tinggal satu lagi pengaturan toolnya agar mempermudah dalam pengerjaan WPAP, klik
view lalu beri centang untuk snap to object dan Dynamic guides. snap to object gunanya
untuk melekatkan bidang satu ke bidang lain, sedangkan dynamic guides adalah garis bantu
otomatis yang akan keluar saat melakukan tracing.
2. Tracing foto tanpa kurva atau tanpa bidang lengkung
Kenapa saya katakan begitu, karena letak khas dari WPAP salah satunya adalah tracing
bidangnya tidak ada bidang lengkung.
nah disitu keunikan tracing bidang wpap, selain penggunaan warna-warna berlawanan antar
bidang.
Saatnya mulaitracing manual object foto menjadi wpap.
- Mulailah bagian yang terpenting terlebih dahulu seperti mata - bibir dan hidung. Dengan
membuat bidang global kemudian diisi dengan bidang hight light, midtone, shadow dan
lakukan dengan teknik intersect, lihat disini cara penggunaan intersect.
jika sudah terbentuk bidangnya, isi dengan mangambil sampel warna eyedropper dan
menyiramnya dengan paint bucket.
- Silahkan anda lanjutkan tracing bidangnya, yang perlu diingat adalah tidak ada bidang yang
lengkung dan sudut- sudut nanggung diluruskan saja. saya rasa anda sudah terbantu dengan
mengaktifkan dynamic guides.
- Setelah 3 bagian tersebut selesai,buat bidang rambutnya, caranya hampir sama dengan cara
diatas.
Bidang rambut sudah selesai, maka karakter objeknya sudah kelihatan, untuk memperkuat
karakter objek, silahkan tambah tracing bidang-bidang lain sesuai dengan terang gelapnya
warna.
buang outlinenya sekarang tinggal kasih warna-warna pop dan kasih sedikit sentuhan
background.
3. Mewarnai Objek yang sudah di tracing dengan warna-warna berseberangan atau
warna-warna pop.
Silahkan anda aktifkan jendela color dan atur settingannya seperti gambar dibawah ini
Tukar warna objek skine tone tadi dengan mengklik bidang yang diwarnai, lalu pada
jendela color geser-geser tombol pemilihan warna, sehingga warnanya pas dan harmoni.
perlu diingat, warna yang dipakai warna pop.
Kalau bingung mencari sendiri warna pop tersebut, saya sudah sediakan palet warna pop art,
silahkan intip disini dan disini
Itulah cara saya membuat gambar vector dengan gaya WPAP.
Semoga Bermanfaat. alfred tezar
COREL DRAW
SAYA SARANKAN UNTUK MENGGUNAKAN COREL DRAW X5 YANG MANA
SMART FILL TOOL SUDAH TERSEDIA + DENGAN TAMBAHAN PICKER TOOL DI
DALAMNYA.
Pertama-tama pilihlah
gambar yang anda inginkan
dan bawa menuju Corel
dengan Import atau
menyeretnya langsung
menuju jendela Corel.
Lakukan pembenahan
standar untuk
menyeimbangkan gelap
dan terangnya apabila
dirasa foto kurang pas.
kemudian setelah selesai,
kuncilah gambar ini
dengan “klik kanan –>
lock”…dan anda siap
untuk langkah yang
berikutnya.
untuk membuka gambar yg
terkunci tinggal klik kanan
dan klik unlock.
dengan
menggunak
an
”freehand
tool“
buatlah garis2 yang saling
berhubungan, melebihkan
atau berpotongan juga
tidak apa-apa. pokoknya
jangan sampai tidak
bersentuhan atau ada gang.
buat garis mengikuti alur2
yang ada di photo misalnya
gelap terangnya, perbedaan
warna, intensitas dll.. atau
anda bisa ber-improvisasi
sendiri sesuai kehendak
anda. garis2 tersebut
haruslah benar2 terhubung
atau berpotongan sebab
nanti kita akan mengisinya
menggunakan Fill Toll
yang mana apabila ada
kebocoran maka area yang
terisi akan meluber
kemana-mana. untuk
menghindari kebocoran
tekanlah “ALT+Z”. ini
adalah shortcut untuk
“Snap to Object” atau
menempel saat mendekati
obyek, jadi apabila anda
membuat titik atau garis
bisa dipastikan akan saling
terhubung dan pas pada
sasaran. tekan shortcut itu
lagi untuk me-
nonaktifkannya.
lakukan langkah2
pembentukan garis2 ini
dimulai dari bagian yg
susah atau penting dulu
misalnya mata atau bibir.
jangan dulu menyelasaikan
semua.
dan kita beranjak ke step
berikutnya….
dalam
langkah ini
kita akan
banyak
sekali
menggunakan tool yang
sangat berguna dari Corel
yaitu “Smart Fill Tool”.
baiklah, sekarang mulailah
klik tool tersebut –>
kemudian klick color box /
kotak warna yang ada di
property bar [bagian bawah
menu utama] dan klik
color
picker /
pipet,
kemudian
cursor akan
berubah
menjadi
pipet, maka
ambilah
warna dengan meng-klik
photo pada bagian yg telah
di kelilingi oleh garis2 yg
telah anda buat pada
langkah sebelumnya,
ambilah warna yang paling
dominan pada area
tersebut. setelah melakukan
pengambilan warna
menggunakan pipet maka
tool secara otomatis akan
berubah menjadi gambar
timba, berikutnya
tumpahkan cat yang ada di
timba tersebut ke tempat
anda mengambil warna
tadi.. dan viola… apabila
garis anda tidak bocor
maka anda sudah berhasil
mengisi satu bagian blok
itu.
setelah selesai mengisi semua bagian tersebut
dengan balok2 warna maka aksi selanjutnya
adalah mebuang garis2 pembatu yg telah anda
buat di langkah awal tadi. tapi akan susah sekali
apabila menyeleksinya satu demi satu. ada cara yg
jauh lebih efektif yaitu:
Klick menu edit –> Find and Replace –> Find
Objects… kemudian dialog Find Wizard akan
muncul. klick begin to search dan next –> klick
tombol tab Fills yang ada di bagian atas dialog –>
centang No Fill dan tekan tombol next button –>
dan finish –> klick Find All… dan program
secara otomatis akan mencari obyek2 yang tanpa
“fill”
setelah semuanya terseleksi maka anda bisa
langsung membuangnya dengan menekan delete.
langkah berikutnya yang
terhitung paling susah
adalah “mengganti warna2
blok”.
pertama duplikatlah gambar
yang telah anda buat
dengan menekan CTRL+D
kemudian konvert gambar
ini menjadi bitmap agar
supaya tidak menjadi beban
untuk prosesor anda.
kenapa musti di duplikat?…
baca terus!..
pada langkah ini saya tidak
bisa menjelaskan begitu
banyak. yang harus anda
lakukan adalah banyak2
improvisasi, pilihlah
warna2 yang anda suka
dengan masih
mempertimbangkan gelap
terangnya warna tersebut.
maksud saya adalah…
warna yang terkesan gelap
berarti bisa ditempatkan
pada bagian yang gelap,
warna2 yang terkesan dan
terlihat terang letakkan
pada area2 yg terang, dan
seterusnya… terus lakukan
pewarnaan dengan masih
melihat dan berpatokan
kepada gambar yg di
duplikat tadi agar anda
tidak banyak melakukan
kesalahan dalam pemilihan
gelap terangnya warna,
saya sarankan anda
memiilih warna2 yang
memberontak dan berani
untuk lebih memperkuat
kesan pop art pada gambar.
coba hindari sebisanya
untuk tidak menggunakan
warna2 natural misalnya
warna kulit. apabila tidak
maka akan susah untuk bisa
disebut pop art, karena ciri
utama pop art adalah
warna2 yang cerah dan
memberontak….
langkah berikutnya adalah memberikan hiasan2 tambahan,
background, text atau apa saja asalkan tidak merusak keindahan
gambar yang telah anda buat. saya sarankan hanya menggunakan font
yang simpel untuk digabungkan dengan gambar WPAP ini.
oke, harapan saya semoga tutorial ini bisa membantu! :)
jika ada kesulitan atau anda menabrak dinding [ macet ] maka anda
bisa kontak saya disini melalui jejaring facebook!
TUTORIAL BY : TONI
AGUSTIAN
DATE CREATED : 2010-06-22
SOFTWARE : COREL DRAW
X5 PORTABLE
TUTORIAL WPAP BUAT ANDA
1. LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT WPAP BAGIAN 1
Belum lama ini, Wedha yang membuat
illustrasi karakter lupus dan juga terkenal dengan temuannya WPAP (Wedha’s Pop Art
Potrait) pernah dipublish di Desain Studio (lihat ulasannya disini). Karya Wedha memang
sangat jempolan, walaupun pertama kali ditemukan tahun 1990-1991, tapi sampai sekarang
gaya WPAP masih populer dan bahkan semakin berkembang. Beberapa komunitas WPAP
mulai berkembang melalui jejaring-jejaring sosial semacam facebook, blog dan forum-forum.
Tidak ingin ketinggalan, Desain Studio kali ini mencoba menyajikan tutorial cara pembuatan
WPAP ini untuk pembaca.
Di tutorial kali ini, kita akan menggunakan Adobe Illustrator. Tidak masalah jika ada yang
menggunakan CorelDRAW maupun Freehand, langkah-langkahnya sama saja.
STEP 1
Gunakan Pen tool (P) untuk menggambar bagian mulut. Gambar dengan garis-garis lurus
dan tidak lengkung dan buatlah bentuk berdasarkan intensitas cahaya pada gambar. Artinya,
bidang-bidang gambar pen tool di bentuk berdasarkan warna dari wajah (lihat gambar)
STEP 2
Jika sudah, warnai gambar dengan warna yang dekat dengan warna sebenarnya. Gunakan
eyedropper tool (I) untuk langkah ini. Cukup pilih bidang yang ingin diwarnai, lalu tekan
tombol I di keyboard untuk memilih eyedropper tool dan klik pada sampel warna yang ingin
diambil. Sebagai contoh, jika warna yang ingin diambil adalah bagian bibir, klik eyedropper
tool pada bibir. Begitu seterusnya hingga semua bidang diwarnai.
STEP 3
Beralih ke bagian atas, gambar kan bidang-bidang membentuk hidung dan kacamata.
Kemiripan wajah sangat tergantung dari bagaimana kita membentuk bidang dengan baik pada
daerah-daerah detil seperti mulut, hidung dan mata.
STEP 4
Sama seperti pada STEP 2, warnai juga bidang-bidang yang telah dibuat tadi.
STEP 5
Beralih kebagian pipi hingga leher, bagian ini tidak terlalu detil, jadi gambar bidang-bidang
yang lebih besar. Namun tetap ingat, gambarkan berdasarkan intensitas cahaya dan perbedaan
warna. Karena walaupun tidak berbentuk detil, kubis-kubis nanti bisa diidentifikasi sebagai
sebuah bentuk karna pewarnaan di tiap bidang yang berbeda.
Sama seperti dua bagian sebelumnya, bagian ini juga saya warnai dahulu dengan warna-
warna dasar wajah.
STEP 6
Lengkapi dengan membuat beberapa bidang untuk melengkapi bagian-bagian lainnya.
STEP 7
Kali ini kita telah selesai dengan membentuk perwajahan karakter. Sekarang kita pisahkan
objek bidang-bidang vektor dengan gambar aslinya dan bersiap untuk pewarnaan.
STEP 8
Dalam WPAP, warna yang digunakan adalah warna-warna yang tidak biasa dan bermain
dengan intensitas warna (gelap/terang). Salah satu alternatif yang bisa kita gunakan di
Illustrator adalah dengan menggunakan warna pantone. Cukup pilih Window > Swatches
lalu klik icon swatches library menu dibagian bawah swatches palette, pilih Color Books >
Pantone Solid Uncoated. Maka akan terbuka Pantone Solid Uncoated palette.
STEP 9
Ada banyak warna yang bisa ditemukan di Pantone Solid Uncoated palette ini. Selain itu, kita
dapat dengan mudah mengidentifikasi warna berdasarkan intensitas gelap dan terangnya
(karena disusun sejajar).
Untuk tips memberi warna karya WPAP anda, cukup ikuti aturan main dari pencahayaan
pada gambar yang asli. Misalnya, untuk bagian yang terang, berikan warna-warna terang
dengan intensitas yang terang seperti kuning, hijau muda, pink, dll. Sebaliknya, bagian
bidang di daerah gelap juga harus diisi dengan warna yang berkarakter gelap seperti biru,
merah tua, hijau, coklat, dll.
Well, inilah karya WPAP dari M Shadow (vokalis band Avenged Sevenfold) yang telah
diaplikasikan pada sebuah poster.
TUTORIAL BY : [Link]
2. LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT WPAP BAGIAN 2
Pertama-tama pilihlah gambar yang anda inginkan dan
bawa menuju Corel dengan Import atau menyeretnya
langsung menuju jendela Corel. Lakukan pembenahan
standar untuk menyeimbangkan gelap dan terangnya
apabila dirasa foto kurang pas.
kemudian setelah selesai, kuncilah gambar ini dengan
“klik kanan –> lock”…dan anda siap untuk langkah yang
berikutnya.
untuk membuka gambar yg terkunci tinggal klik kanan
dan klik unlock.
dengan menggunakan ”freehand
tool“ buatlah garis2 yang saling
berhubungan, melebihkan atau
berpotongan juga tidak apa-apa.
pokoknya jangan sampai tidak
bersentuhan atau ada gang.
Buat garis mengikuti alur2 yang ada di photo misalnya
gelap terangnya, perbedaan warna, intensitas dan lain-
lain atau anda bisa ber-impro-visasi sendiri sesuai
kehendak anda. Garis2 tersebut haruslah benar2
terhubung atau berpotongan sebab nanti kita akan mengisinya menggunakan Fill Toll yang mana
apabila ada kebocoran maka area yang terisi akan meluber kemana-mana. untuk menghindari
kebocoran tekanlah “ALT+Z”.“Snap to Object” atau menempel saat mendekati obyek, jadi
apabila anda membuat titik atau garis bisa dipastikan akan saling terhubung dan pas pada
sasaran. tekan shortcut itu lagi untuk me-nonaktifkannya. ini adalah shortcut untuk
lakukan langkah2 pembentukan garis2 ini dimulai dari bagian yg susah atau penting dulu
misalnya mata atau bibir. jangan dulu menyelasaikan semua.
dan kita beranjak ke step berikutnya….
dalam langkah ini kita akan banyak
sekali menggunakan tool yang sangat
berguna dari Corel yaitu “Smart Fill
Tool”.
baiklah, sekarang mulailah klik tool tersebut –>
kemudian klick color box / kotak warna yang ada di
property bar [bagian bawah menu utama] dan klik
color picker / pipet,yang paling
dominan pada area tersebut. setelah
melakukan pengambilan warna
menggunakan pipet maka tool secara
otomatis akan berubah menjadi
gambar timba, berikutnya
tumpahkan cat yang ada di timba
tersebut ke tempat anda mengambil warna tadi.. dan viola… apabila garis anda
tidak bocor maka anda sudah berhasil mengisi satu bagian blok itu. kemudian cursor akan
berubah menjadi pipet, maka ambilah warna dengan meng-klik photo pada bagian yg telah di
kelilingi oleh garis2 yg telah anda buat pada langkah sebelumnya, ambilah warna
setelah selesai mengisi semua bagian tersebut dengan
balok2 warna maka aksi selanjutnya adalah mebuang
garis2 pembatu yg telah anda buat di langkah awal
tadi. tapi akan susah sekali apabila menyeleksinya satu
demi satu. ada cara yg jauh lebih efektif yaitu:
Klick menu edit –> Find and Replace –> Find Objects…
kemudian dialog Find Wizard akan muncul. klick begin
to search dan next –> klick tombol tab Fills yang ada di
bagian atas dialog –> centang No Fill dan tekan tombol next button –> dan finish –> klick Find
All… dan program secara otomatis akan mencari obyek2 yang tanpa “fill”
setelah semuanya terseleksi maka anda bisa langsung membuangnya dengan menekan delete.
langkah berikutnya yang terhitung paling susah adalah
“mengganti warna2 blok”.
pertama duplikatlah gambar yang telah anda buat
dengan menekan CTRL+D kemudian konvert gambar ini
menjadi bitmap agar supaya tidak menjadi beban
untuk prosesor anda.
kenapa musti di duplikat?… baca terus!..
pada langkah ini saya tidak bisa menjelaskan begitu
banyak. yang harus anda lakukan adalah banyak2
improvisasi, pilihlah warna2 yang anda suka dengan
masih mempertimbangkan gelap terangnya warna tersebut. maksud saya adalah… warna yang
terkesan gelap berarti bisa ditempatkan pada bagian yang gelap, warna2 yang terkesan dan
terlihat terang letakkan pada area2 yg terang, dan seterusnya… terus lakukan pewarnaan
dengan masih melihat dan berpatokan kepada gambar yg di duplikat tadi agar anda tidak banyak
melakukan kesalahan dalam pemilihan gelap terangnya warna,
saya sarankan anda memiilih warna2 yang memberontak dan beraniwarna2 natural misalnya
warna kulit. apabila tidak maka akan susah untuk bisa disebut pop art, karena ciri utama pop art
adalah warna2 yang cerah dan memberontak…. untuk lebih memperkuat kesan pop art pada
gambar. coba hindari sebisanya untuk tidak menggunakan
langkah berikutnya adalah memberikan hiasan2 tambahan, background, text atau apa saja
asalkan tidak merusak keindahan gambar yang telah anda buat. saya sarankan hanya
menggunakan font yang simpel untuk digabungkan dengan gambar WPAP ini.
oke, harapan saya semoga tutorial ini bisa membantu!
jika ada kesulitan atau anda menabrak dinding [ macet ] maka anda bisa kontak saya
disini melalui jejaring facebook!