RUJUKAN
S No. Dokumen : 445/SOP/C/031
O No. Revisi : 00
P Tanggal Terbit : 16 Maret 2018
Halaman : 1/4
KEPALA UPTD
PUSKESMAS KELONG
UPTD
PUSKESMAS
KELONG
[Link], AMK
NIP 19620918 198309 1 001
1. Pengertian Rujukan merupakan Suatu sistem penyelenggaraan pelayanan
kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal
balik terhadap satu / lebih kasus penyakit atau masalah kesehatan
secara vertikal dari unit berkemampuan kurang kepada unit yang lebih
mampu, atau secara horizontal antar unit – unit yang setingkat
kemampuannya.
Pasien dirujuk adalah pasien yang atas pertimbangan dokter /
perawat / bidan memerlukan pelayanan di RS baik untuk diagnostik
penunjang atau terapi
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas dalam melakukan rujukan ke fasilitas
kesehatan yang dituju
3. Kebijakan 1. UU Kesehatan 36 tahun 2009
2. UU Praktek Kedokteran 2004
3. Permenkes 128 Tahun 2004
4. Referensi Permenkes No. 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas.
[Link]/ 1. Petugas melakukan melakukan kajian terhadap pasien sesuai
Langkah-langkah standar profesi, sesuai dengan SOP Pengkajian awal klinis
2. Petugas menegakkan diagnosis utama dan diagnosis banding serta
penanganan yang dapat diberikan, sesuai dengan SOP Pelayanan
Medis
3. Petugas memastikan pasien yang dirujuk sesuai dengan kriteria
pasien-pasien yang perlu/harus dirujuk
4. Petugas memberi penjelasan kepada pasien dan keluarga
pasien mengenai alasan pasien dirujuk.
5. Apabila pasien menolak untuk dilakukan rujukan, pasien wajib
mengisi dan menandatangani surat penolakan tindakan medis yang
berisi alasan penolakan untuk dirujuk. Petugas memberikan
informasi tentang alternatif pengobatan, risiko alternatif pengobatan
dan risiko tentang keputusan yang diambil pasien, sesuai dengan
SOP alternatif penanganan pasien yang memerlukan rujukan tetapi
tidak mungkin dilakukan
6. Untuk pasien yang bersedia dirujuk, petugas menyiapkan surat
rujukan, sesuai dengan SOP Persiapan Rujukan
7. Petugas menulis secara lengkap data di dalam surat rujukan yang
meliputi :
Nama faskes dan poli yang dituju beserta lokasi faskes tersebut
Identitas pasien berupa nama, umur dan alamat serta nomor
kartu jaminan
Resume klinis berupa anamnesis singkat, hasil pemeriksaan fisik,
diagnosis utama dan diagnosis banding, tindakan dan terapi
yang telah diberikan
Tanda tangan petugas dan stempel puskesmas
8. Petugas mencatat data pasien dan fasilitas kesehatan rujukan di
buku register rujukan. Untuk pasien BPJS, petugas memasukkan
data rujukan secara online sesuai dengan identitas pasien, terapi
yang telah diberikan, diagnosa, petugas yang menangani serta
poliklinik dan rumah sakit yang dituju.
9. Petugas menstabilkan pasien, sampai kondisi pasien layak untuk di
rujuk
[Link] yang dengan kriteria gawat darurat, saat dirujuk harus
didampingi petugas yang kompeten dan diantar dengan ambulan.
Sesuai dengan SOP Rujukan Pasien Emergensi
[Link] menyerahkan surat rujukan kepada pasien atau
keluarga pasien
6. Bagan Alir
Petugas melakukan
melakukan kajian terhadap
pasien sesuai standar profesi,
Petugas menegakkan diagnosis utama dan
diagnosis banding serta penanganan yang
dapat diberikan, sesuai dengan SOP
Pelayanan Medis
Petugas memastikan pasien yang dirujuk
sesuai dengan kriteria pasien-pasien yang
perlu/harus dirujuk
Petugas memberi penjelasan kepada pasien
dan keluarga pasien mengenai alasan pasien
dirujuk
Apabila pasien menolak untuk dilakukan
rujukan, pasien wajib mengisi dan
menandatangani surat penolakan tindakan
medis yang berisi alasan penolakan untuk
dirujuk
Untuk pasien yang bersedia dirujuk, petugas
menyiapkan surat rujukan
Petugas menulis secara lengkap data di dalam
surat rujukan
Petugas mencatat data pasien dan fasilitas
kesehatan rujukan di buku register rujukan
7. Hal - hal yang -
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait 1. Ruang Pemeriksaan Umum
2. Ruang KIA/KB
3. Ruang Pemeriksaan Gigi
4. UGD
5. Ruang Bersalin
6. Rawat Inap
7. Puskesmas Pembantu
8. Polindes
[Link] 1. SOP Pengkajian Awal klinis
terkait 2. SOP Pelayanan Medis
3. Kriteria pasien-pasien yang perlu/harus dirujuk
4. SOP Persiapan Rujukan
5. SOP Rujukan Pasien Emergensi
6. SOP Transportasi rujukan
7. SOP alternatif penanganan pasien yang memerlukan rujukan
tetapi tidak mungkin dilakukan
[Link] No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
historis terkait
RUJUKAN
Daftar No. Dokumen : 445/SOP/C/031
tilik No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 16 Maret 2018
Halaman : 1/1
KEPALA UPTD
PUSKESMAS KELONG
UPTD
PUSKESMAS
KELONG
H. JUPRI, AMK
NIP 19620918 198309 1 001
Unit :……………………………………………………………………
Nama Petugas :……………………………………………………………………
Tanggal Pelaksanaan :……………………………………………………..……………..
No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB
1 Apakah Petugas melakukan melakukan kajian terhadap
pasien sesuai standar profesi, sesuai dengan SOP
Pengkajian awal klinis
2 Apakah Petugas menegakkan diagnosis utama dan diagnosis
banding serta penanganan yang dapat diberikan, sesuai
dengan SOP Pelayanan Medis
3 Apakah Petugas memastikan pasien yang dirujuk sesuai
dengan kriteria pasien-pasien yang perlu/harus dirujuk
4 Apakah Petugas memberi penjelasan kepada pasien dan
keluarga pasien mengenai alasan pasien dirujuk
5 Apakah Apabila Pasien menolak untuk dilakukan rujukan,
pasien wajib mengisi dan menandatangani surat penolakan
tindakan medis yang berisi alasan penolakan untuk dirujuk
6 Apakah Untuk pasien yang bersedia dirujuk, petugas
menyiapkan surat rujukan, sesuai dengan SOP Persiapan
Rujukan
7 Apakah Petugas menulis secara lengkap data di dalam surat
rujukan
8 Apakah Petugas mencatat data pasien dan fasilitas
kesehatan rujukan di buku register rujukan
9 Apakah Petugas menstabilkan pasien, sampai kondisi pasien
layak untuk di rujuk
10 Apakah Pasien yang dengan kriteria gawat darurat, saat
dirujuk harus didampingi petugas yang kompeten
11 Apakah Petugas menyerahkan surat rujukan kepada pasien
atau keluarga pasien
Jumlah
Compliance rate (CR) : ……………………………….%