0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan14 halaman

Manfaat Aromaterapi Lavender untuk Ibu Hamil

Tumbuhan lavender termasuk dalam familia Lamiaceae dengan taksonomi Kingdom Plantae. Senyawa utama yang terkandung adalah linalool dan linalyl asetat yang bermanfaat untuk mengatasi stres, kecemasan, dan mual. Aromaterapi lavender bermanfaat bagi ibu hamil untuk mengatasi mual dan muntah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan14 halaman

Manfaat Aromaterapi Lavender untuk Ibu Hamil

Tumbuhan lavender termasuk dalam familia Lamiaceae dengan taksonomi Kingdom Plantae. Senyawa utama yang terkandung adalah linalool dan linalyl asetat yang bermanfaat untuk mengatasi stres, kecemasan, dan mual. Aromaterapi lavender bermanfaat bagi ibu hamil untuk mengatasi mual dan muntah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AROMATERAPI LAVENDER

MAKALAH
Untuk memenuhi tugas matakuliah
Keperawatan Komplementer
yang dibina oleh Ibu Dr. Sri Mugianti., [Link]

Oleh

Prinanda Nurfadila S.D P17230184099

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN BLITAR
September 2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
khususnya bagi penulis yang telah menyelesaikan makalah yang berjudul “AROMA
TERAPI”
Dalam menulis makalah ini, Alhamdulillah penulis tidak mendapatkan kendala-
kendala sehingga penyelesaiannya dapat dikerjakan dengan baik. Selain itu penulis juga
mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Sri Mugianti., [Link] sebagai pembimbing, orang
tua dan semua orang yang terlibat yang telah memberikan dorongan dan motivasi sehingga
makalah ini dapat terselesaikan.
Disini penulis juga sampaikan, jika seandainya dalam penulisan makalah ini terdapat
hal–hal yang tidak sesuai dengan harapan, untuk itu penulis dengan senang hati menerima
masukan, kritikan dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan
makalah ini. Semoga apa yang di ha rapkan penulis dapat di capai dengan sempurna.

Blitar, 1 September 2020

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..........................................................................................i
DAFTAR ISI.........................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.............................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah........................................................................................1
1.3 Tujuan...........................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Taksonomi Tumbuhan Lavender...................................................................3
2.2 Senyawa Kimia Utama Yang Terkandung Dalam Tumbuhan Lavender......3
2.3 Manfaat Senyawa Kimia Utama ...................................................................4
2.4 Pengertian Aroma Terapi...............................................................................6
2.5 Manfaat Aromaterapi lavender bagi Ibu Hamil.............................................6
2.6 Cara menggunakan aroma terapi...................................................................7

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan....................................................................................................9
3.2 Saran..............................................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................10

ii
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tumbuhan Lavender terdiri dari sekitar 25-30 spesies tumbuhan berbunga yang
tergolong dalam Familia Lamiaceae. Tumbuhan Lavender (Lavandula angustifolia)
dikelompokkan ke dalam Familia Lamiacae karena bentuk batangnya konsisten
berbentuk segiempat dari muda hingga tua dan juga memiliki aroma harum yang khas.
Berdasarkan taksonomi United States Department of Agriculture (2012).
Kehamilan merupakan proses berkesinambungan yang dimulai dari ovulasi, konsepsi,
nidasi, implantasi dan perkembangan embrio di dalam uterus hingga aterm. Setiap proses
dalam kehamilan merupakan kondisi krisis yang memerlukan adaptasi psikologis dan
fisiologis terhadap pengaruh hormon kehamilan dan tekanan mekanis akibat pembesaran
uterus dan jaringan lain (Bobak, Lowdermik & Jensen, 2010).
. Istilah aromaterapi merujuk pada pemakaian obat kimia dengan menggunakan bahan
alamiah tetumbuhan (Triarsari, 2009). Pengobatan aromaterapi memberikan ragam efek
bagi penghirupnya, seperti ketenangan, kesegaran, bahkan bisa membantu ibu hamil
mengatasi mual dan muntah.
Aromaterapi mempunyai efek yang positif karena dengan aroma yang segar, harum,
dan merangsang sensori serta reseptor dapat mempengaruhi organ yang lain sehingga
dapat menimbulkan efek kuat terhadap emosi. Aroma ditangkap oleh reseptor menuju
hidung yang kemudian memebrikan informasi ke otak yang mengontrol emosi dan
memori. Juga memberikan informasi menuju hipotalamus yyang merupakan pengatur
sistem internal tubuh, termasuk sistem seksualitas, suhu tubuh dan reaksi terhadap stress

1.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana taksonomi tumbuhan Lavender?
2. Apa saja senyawa kimia utama yang terkandung di dalam tumbuhan Lavender?
3. Apa saja manfaat senyawa kimia utama yang terkandung di dalam tumbuhan
Lavender di bidang kesehatan?
4. Apa pengertian Aroma Terapi ?
5. Apa saja manfaat aromaterapi lavender bagi ibu hamil ?
6. Bagaimana Cara menggunakan Aroma terapi ?

1
1.3 Tujuan
1. Mengetahui taksonomi tumbuhan Lavender.
2. Mengetahui senyawa kimia utama yang terkandung di dalam tumbuhan Lavender.
3. Mengentahui manfaat senyawa kimia utama yang terkandung di dalam tumbuhan
Lavender di bidang kesehatan.
4. Mengetahui Pengertian Aroma Terapi
5. Mengetaui manfaat aromaterapi Lavender bagi ibu hamil.
6. Mengetahui cara menggunakan aroma terapi.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Taksonomi Tumbuhan Lavender


Tumbuhan Lavender terdiri dari sekitar 25-30 spesies tumbuhan berbunga yang
tergolong dalam Familia Lamiaceae. Tumbuhan Lavender (Lavandula angustifolia)
dikelompokkan ke dalam Familia Lamiacae karena bentuk batangnya konsisten berbentuk
segiempat dari muda hingga tua dan juga memiliki aroma harum yang khas. Berdasarkan
taksonomi United States Department of Agriculture (2012).
Tumbuhan Lavender termasuk dalam klasifikasi sebagai berikut. Kingdom (Plantae)
Subkingdom (Tracheobionta), Superdivision (Spermatophyta), Division
(Magnoliophyta), Class (Magnoliopsida),
Subclass (Asteridae), Ordo (Lamiales), Familia
(Lamiaceae), Genus (Lavandula), Spesies
(Lavandula angustifolia Mill).
Tumbuhan Lavender (Lavandula
angustifolia) adalah salah satu semak taman
kecil yang cukup populer. Tumbuh dengan baik
Gambar 2.1 Lavandula angustifolia.
di daerah dataran tinggi, pada ketinggian sekitar (Sumber: [Link])
600-1.350 mdpl (Dewi, 2012). Secara
morfologi, tumbuhan ini memiliki daun yang sempit yang bersifat evergreen, berminyak,
dan beraroma, serta memiliki bunga spika tubular kecil. Lavandula angustifolia umumnya
dikenal sebagai Lavender Inggris. Sebagian besar varietasnya dari Lavandula angustifolia
menghasilkan bunga berwarna ungu, tetapi beberapa kultivarnya menghasilkan bunga
yang berwarna putih atau merah muda (Gardener’s World, 2019).

2.2 Senyawa Kimia Utama yang Terkandung dalam Tumbuhan Lavender


Telah disebutkan bahwa kandungan senyawa kimia utama dari tumbuhan Lavender
adalah senyawa linalool dan linalyl asetat. menurut   Human Metabolome Database
(2012) Linalool adalah bahan kimia alkohol terpene yang terjadi secara alami yang
ditemukan di banyak bunga dan tumbuhan rempah dengan banyak aplikasi komersial,
yang sebagian besar didasarkan pada aroma yang menyenangkan.

3
Gambar 2.2 Struktur senyawa Linalool Gambar 2.3 Struktur senyawa Linalyl asetat
(Sumber: [Link]) (Sumber: [Link])

Linalyl asetat (C12H20O2) adalah fitokimia alami yang ditemukan di banyak bunga dan
tumbuhan rempah. Ini adalah salah satu komponen utama dari minyak esensial tumbuhan
bergamot dan Lavender. Secara kimia, linalyl asetat adalah ester asetat dari senyawa
linalool, dan keduanya sering terjadi bersamaan (HMDB, 2012)
Linalool dan linalyl asetat adalah senyawa monoterpene yang dilaporkan sebagai
komponen volatil utama dari minyak atsiri dari beberapa spesies aromatik. Sejumlah
spesies penghasil linalool dan linalyl asetat digunakan dalam sistem pengobatan
tradisional untuk meredakan gejala dan menyembuhkan berbagai penyakit, baik akut
maupun kronis. Aktivitas farmakologis ini disebabkan oleh kandungan alkohol seperti
linalool dan ester yang sesuai (linalyl asetat) (Peana, 2002).
2.3 Manfaat Senyawa Kimia Utama yang Terkandung dalam Tumbuhan Lavender di
Bidang Kesehatan
Tumbuhan Lavender telah digunakan sejak zaman dulu untuk pengobatan herbal.
Tumbuhan Lavender menghasilkan minyak esensial yang sangat efektif dengan warna
yang sangat manis, dan dapat digunakan dalam balsem, salep, parfum, kosmetik, dan
aplikasi topikal. Secara internal, minyak esensial dari tumbuhan Lavender diyakini
bermanfaat bagi banyak masalah, termasuk stres, kecemasan, kelelahan, mudah marah,
sakit kepala, migrain, depresi, pilek, pencernaan, perut kembung, sakit perut, masalah hati
dan kandung empedu, kegelisahan, kehilangan nafsu makan, dan sebagai penyegar napas
dan juga obat kumur (Hui, et al., 2010).
Pemanfaatan aromaterapi minyak esensial tumbuhan Lavender salah satunya dengan
cara inhalasi (penghirupan) untuk mendapatkan manfaat langsung kedalam tubuh.
Aromaterapinya yang mengandung linalool berfungsi sebagai efek sedatif sehingga
ketika menghirup aromaterapi dari Lavender maka aroma tersebut akan merangsang/
menstimulasi reseptor silia saraf olfactorius yang berada di epitel olfactory untuk
meneruskan aroma tersebut ke bulbus olfactorius melalui saraf olfactorius. Bulbus
olfactorius berhubungan dengan sistem limbik. Bagian terpenting dari sistem limbik
yang berhubungan dengan aroma adalah amygdala dan hippocampus.
4
Amygdala merupakan pusat emosi dan hippocampus berhubungan dengan memori
(termasuk terhadap aroma yang dihasilkan bunga Lavender). Melalui hipotalamus
sebagai pengatur, aroma tersebut akan dibawa ke dalam bagian otak yang kecil tetapi
signifikan yaitu nukleus raphe. Efek dari nukleus raphe yang terstimulasi yakni
terjadinya pelepasan serotonin yang merupakan neurotransmitter yang mengatur
permulaan untuk tidur. Oleh karena itu, aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia)
yang mengandung bahan aktif utama linalool memiliki efek sedatif dalam menurunkan
risiko insomnia (Ramadhian, 2017).
Kandungan senyawa kimia utama dari tumbuhan Lavender linalool dan linalyl asetat
juga memiliki efek relaksasi atau an-anxiety (anti-cemas). Penurunan tingkat kecemasan
setelah menghirup aromaterapi dari tumbuhan Lavender terjadi karena dengan
menghirup aromaterapi dapat menyebabkan perubahan psikologis dan fisiologis.
Linalool dan linalyl asetat ini dapat menghasilkan efek ansiolitik dalam kombinasi
melalui penghambatan saluran kalsium voltage-gated, pengurangan aktivitas reseptor
5HT1A, dan peningkatan nada parasimpatis yang mempengaruhi kecemasan (Malcolm,
2017).
Aromaterapi tumbuhan Lavender juga dapat meningkatkan gelombang alfa yang
berada di dalam otak dan gelombang inilah yang membantu menciptakan keadaan
tenang/ rileks sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan pada remaja pada saat
PMS (Susilawati, 2017). Selain itu, masih berhubungan dengan PMS, minyak esensial
dari tumbuhan Lavender yang mengandung linalool dan linalyl asetat juga efektif dalam
menurunkan intensitas nyeri menstruasi (Pujiati et al., 2016).
Lavender juga merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam agen anti inflamasi.
Selain sebagai agen inflamasi, tumbuhan Lavender dengan minyak esensial yang
mengandung linalool dan linalyl asetat menampilkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat
terhadap peroksidasi lipid dalam sistem model asam linoleat dan aktivitas luas melawan
bakteri. Minyak esensial lavender dapat dimanfaatkan sebagai obat alami yang potensial
dalam mengobati pasien rinitis (Hui, et al., 2010).

5
2.4 Pengertian Aromaterapi
Istilah aromaterapi merujuk pada pemakaian obat kimia dengan menggunakan bahan
alamiah tetumbuhan (Triarsari, 2009). Pengobatan aromaterapi memberikan ragam efek
bagi penghirupnya, seperti ketenangan, kesegaran, bahkan bisa membantu ibu hamil
mengatasi mual dan muntah.
Aromaterapi merupakan terapi modalitas atau pengobatan alternative dengan
menggunakan sari tumbuhan aromaterapi murni berupa bahan cairan tanaman yang
mudah menguap dan senyawa aroma terapi lain dari tumbuhan (Kushariyadi, 2011) dalam
Rahayu, Sugita, 2018.
Aromaterapi merupakan tindakan teraupetik dengan menggunakan minyak esensial
yang bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologi seseorang menjadi
lebih baik. Beberapa minyak esensial memiliki efek farmakologi yang unik seperti anti
bakteri, anti virus, diuretik, vasodilator, penenang, dan perangsang adrenalin. Molekul
dalam minyak esensial tersebut ketika dihirup melalui rongga hidung dapat merangsang
sistem limbik di otak. Sistem limbik di otak merupakan area yang memengaruhi emosi
dan memori serta secara langsung terkait dengan adrenalin, kelenjar hipofisis,
hipotalamus, bagian-bagian tubuh yang mengatur denyut jantung, tekanan darah, stres,
keseimbangan tubuh dan pernafasan (Runiari, 2010).
Aromaterapi bekerja dengan cara merangsang saraf hidung dan otak. Ketika kita menghirup
uap minyak esensial, aromanya akan memasuki rongga hidung lalu merangsang sistem saraf di
otak yang berperan dalam pengaturan emosi. Aroma dari minyak esensial akan merangsang
area hipotalamus di otak untuk memproduksi hormon serotonin yang dapat memperbaiki suasana
hati. Tidak hanya itu, aromaterapi juga mampu merangsang sistem saraf yang mengatur detak
jantung, tekanan darah, respon terhadap stres, dan pernapasan. ika digunakan dengan cara dioles,
molekul dari minyak esensial dapat menimbulkan efek tertentu, seperti antigatal pada kulit atau
antinyeri pada sendi. Namun terkadang, efek yang ditimbulkan justru negatif, misalnya iritasi atau
radang (Alodokter, 2019)
2.5 Manfaat Aromaterapi lavender pada Ibu Hamil
Linalool merupakan komponen lavender yang memiliki efek sebagai zat sedatif atau
penenang dan biasa digunakan sebagai aromaterapi yang mempengaruhi sistem
neuroendokrin tubuh yang berpengaruh terhadap pelepasan hormon dan neurotransmitter.

6
Keadaan ini akan meningkatkan rasa nyaman pada ibu hamil yang mengalami mual dan
muntah (Buckle, 2013).
Aromaterapi mempunyai efek yang positif karena dengan aroma yang segar, harum,
dan merangsang sensori serta reseptor dapat mempengaruhi organ yang lain sehingga
dapat menimbulkan efek kuat terhadap emosi. Aroma ditangkap oleh reseptor menuju
hidung yang kemudian memebrikan informasi ke otak yang mengontrol emosi dan
memori. Juga memberikan informasi menuju hipotalamus yyang merupakan pengatur
sistem internal tubuh, termasuk sistem seksualitas, suhu tubuh dan reaksi terhadap stress
(Shinobi,2008)
Aromaterapi lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di dalam otak dan
gelombang yang membantu untuk menciptakan keadaan rileks. Minyak esensial
lavender dapat mengurangi kecemasan. Pemijatan dengan menggunakan lavender
dapat mengurangi tingkat kecemasan pada pasien intensif, dan dapat menurunkan
kecemasan pada pasien hemodialisa. Wanita yang sedang menjalani
persalinan, berendam dengan menggunakan minyak lavender dapat
mengurangi rasa nyeri pada daerah perineum dan mengurangi kegelisahan (Hale
2008).
Aromaterapi lavender mempunyai efek menenangkan. Lavender dapat memberikan
ketenangan, keseimbangan, rasa nyaman, rasa keterbukaan dan keyakinan. Disamping itu
lavender juga dapat mengurangi rasa tertekan, stress, rasa sakit, emosi yang tidak
seimbang, histeria, rasa frustasi dan kepanikan. Lavender dapat bermanfaat untuk
mengurangi rasa nyeri, dan dapat memberikan relaksasi (Hutasoit 2002).

2.6 Berbagai Cara Menggunakan Aromaterapi

Menurut Alodokter. 2019 Untuk mendapatkan manfaatnya, ada beberapa cara penggunaan
aromaterapi yang bisa Anda pilih, yaitu:

1. Menghirup Uap Aromaterapi

Menghirup uap aromaterapi, khususnya minyak kayu putih, dipercaya dapat


meringankan gejala pilek dan hidung tersumbat. Caranya, campurkan 1-2 tetes
minyak aromaterapi ke dalam sebaskom air hangat, lalu tundukkan kepala Anda ke
atas baskom dan tutupi dengan handuk. Hirup uap yang keluar dari air hangat
tersebut, selama 5-10 Atau jika tidak ingin repot, Anda bisa menghirup cotton
bud yang sudah diberi 1-2 tetes minyak kayu putih.

7
2. Menggunakan Diffuser

Diffuser aromaterapi adalah alat yang digunakan untuk mengubah minyak


aromaterapi menjadi uap dan menyebarkannya ke seluruh ruangan. Terdapat beragam
jenis diffuser, baik dari keramik (tungku) dengan lilin, atau yang memakai tenaga
listrik.
Pastikan diffuser aromaterapi ini tidak digunakan dalam jangka waktu lama di rumah,
terlebih jika salah satu penghuni rumah sedang hamil atau memiliki kondisi medis
tertentu.

3. Untuk mandi

Berendam dalam air hangat yang ditambahkan beberapa tetes minyak aromaterapi
dapat meredakan stres. Anda bisa menggunakan minyak esensial lavender, bergamot,
sereh, mawar, daun thyme, lemon, rosemary, atau jeruk.

4. Untuk pijat

Ketika memijat tubuh, Anda bisa mencampurkan minyak aromaterapi dengan


minyak pijat. Selain membuat tubuh menjadi rileks, campuran minyak ini juga dapat
mengurangi kram saat menstruasi dan meredakan gejala menopause. Namun pada
sebagian orang, minyak aromaterapi dapat menyebabkan alergi dan iritasi pada kulit.
Jadi, hindari penggunaan minyak aromaterapi secara berlebihan, dan pastikan minyak
tersebut sudah diencerkan atau dicampur dengan minyak lainnya. Perlu diingat pula,
jangan mengoleskan minyak aromaterapi pada bagian tubuh yang memar, ruam,
bengkak, atau luka.

5. Produk perawatan tubuh

Ada berbagai produk perawatan tubuh, seperti losion atau scrub, yang mengandung
minyak esensial. Beberapa minyak esensial juga diproduksi khusus untuk dioleskan
langsung pada kulit, guna mengharumkan tubuh.

8
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Tumbuhan Lavender terdiri dari sekitar 25-30 spesies tumbuhan berbunga yang
tergolong dalam Familia Lamiaceae. tumbuhan Lavender terdapat senyawa linalool dan
linalyl asetat. Aromaterapi lavender mempunyai efek menenangkan. Lavender dapat
memberikan ketenangan, keseimbangan, rasa nyaman, rasa keterbukaan dan keyakinan dan
dapat menurunkan kecemasan pada pasien hemodialisa.
Wanita yang sedang menjalani persalinan, berendam dengan
menggunakan minyak lavender dapat mengurangi rasa nyeri pada daerah
perineum dan mengurangi kegelisahan.
3.2 Saran
Untuk pembuatan/ penulisan makalah selanjutnya sebaiknya mungkin pemanfaatan
Aroma terapi dari tumbuhan Lavender ini bisa dibahas lebih dalam atau lebih spesifik
untuk penyakit tertentu.

9
DAFTAR PUSTAKA

Alodokter. 2019. Cara Menggunakan Aromaterapi demi Mendapatkan Manfaat


Maksimal [Link]
demi-mendapatkan-manfaat-maksimal

Dewi, IP. 2012. Aromaterapi lavender sebagai relaksasi. Jurnal Kesehatan Fakultas Kedokteran
Universitas Udayana.

Gardener’s World. 2019. Lavandula angustifolia ‘Elizabeth’. Tersedia di:


[Link]

Human Metabolome Database. 2012. Showing metabocard for Linalyl acetate


(HMDB0039522). Tersedia di: [Link]

Pujiati, W., Hartati, MS., Hapsari, ED. 2016. Efek minyak esensial lavender dibandingkan
dengan minyak esensial jahe terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja. Jurnal
Kesehatan Reproduksi., 3/2: 98-105.

Ramadhian, MR., Zettira, OZ. 2017. Aromaterapi bunga lavender (Lavandula angustifolia)
dalam menurunkan risiko insomnia. Medical Journal of Lampung University., 6/2: 60-
63.

Susilawati. 2017. Pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan


remaja putri saat Pre Menstrual Syndrome (PMS) di SMPN 07 Kotabumi Lampung
Utara tahun 2017. The Journal of Holistic Healthcare., 11/4: 229-233.

United States Department of Agriculture. 2012. Classification for Kingdom Plantae Down to


Genus  Lavandula  L. Tersedia di: [Link]
source=display&classid=LAVAN

10

Anda mungkin juga menyukai