0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

RPP SMK TBSM: Pembelajaran Karburator

Rangkuman singkat dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut memberikan contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran perawatan dan perbaikan motor otomotif di SMK khususnya tentang membongkar, merakit, dan menyetel karburator. 2. RPP tersebut memuat tujuan pembelajaran, materi, metode, langkah pembelajaran, alat dan bahan ajar, serta penilaian pembelajaran.

Diunggah oleh

Didi Suprapto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

RPP SMK TBSM: Pembelajaran Karburator

Rangkuman singkat dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut memberikan contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran perawatan dan perbaikan motor otomotif di SMK khususnya tentang membongkar, merakit, dan menyetel karburator. 2. RPP tersebut memuat tujuan pembelajaran, materi, metode, langkah pembelajaran, alat dan bahan ajar, serta penilaian pembelajaran.

Diunggah oleh

Didi Suprapto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Skip to main content

GOOTOMOTIF

Dapatkan info tentang Otomotif baik Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan,
Pengecatan, Mesin dan Pabrikasi dan bebrabgai Meteri Bahan Ajar dan RPP

CONTOH RPP SMK KURIKULUM 2013 TERBARU JURUSAN TBSM

- September 20, 2019

1. HAKIKAT RPP
Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP
dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai
Kompetensi Dasar.
Selanjutnya menurut Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum
Pedoman Umum Pembelajaran, tahapan pertama dalam pembelajaran menurut standar proses adalah
perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan peyusunan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran. RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok
atau tema tertentu mengacu pada silabus.
Sementara itu menurut Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar, RPP adalah rencana kegiatan
pembelajaran tatap muka untuk satu pertemua atau lebih. RPP dikembangkan secara rinci dari suatu materi
pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran siswa dalam
upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).
Setiap pendidik pada suatu pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar
pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi siswa
untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. RPP disusun berdasarkan KD
atau subtema dan dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.
Pengembangan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud
agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP
dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) di
gugus sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. Kurikulum 2013
untuk Sekolah Dasar merupakan pendekatan pembelajaran Tematik Terpadu dari kelas I sampai kelas VI.

2. PRINSIP PENGEMBANGAN PROFESI


Pengembangan RPP mengikuti prinsip-prinsip berikut:
• Baris isi
1. RPP merupakan terjemahan dari ide kurikulum yang berdasarkan silabus yang telah dikembangkan pada
tingkat nasional ke dalam betuk rancangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran.
2. RPP dikembangkan sesuai dengan yang dinyatakan dalam silabus dengan kondisi pada satuan pendidikan
baik kemampuan awal peserta didik, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan emosi, maupun
gaya belajar.
3. RPP mendorong partisipasi aktif peserta didik.
4. RPP sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 untuk menghasilkan peserta didik yang mandiri dan tak
berhenti belajar.
5. RPP mengembangkan budaya membaca dan menulis.
6. Proses pembelajaran dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman
beragam bacaan, dan berekspresi dalam bentuk tulisan.
7. RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, remedi, dan
umpan balik.
8. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI dan KD, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belalajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
9. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara
terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Kali ini clubsotomotif menghadirkan beberapa hasil kerja untuk Rencana Pembelajaran sebagai referensi
untuk membimbing siswa di dalam kelas. RPP ini sebagai bahan tambahan sekalian untuk nanti disesuaikan
dengan jam pelajaran ataupun kegiatan yang belum masuk di RPP saudara. silakan disimak

Berikut kami berikan contoh RPP untuk pembelajaran di SMK jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.
Anda dapat mengkopi atau mendiskusikan beberapa komponen dari RPP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

NamaSekolah : SMK
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi : OPKR 20-014B
Kelas / Semester : II /3
Standar Kompetensi : Pemeliharaan/ Servis Sistem Bahan Bakar Bensin
Kompetensi Dasar : Membongkar, merakit dan menyetel karburator
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran.
KKM : 76,6
Indikator :
·         Dapat membongkar karburator secara berurutan
·         Dapat menyetel karburator sesuai spesifikasi pabrik (dengan acuan buku manual)
·         Dapat merakit komponen karburator secara berurutan
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan karburator selama 90 menit.

A.   Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat membongkar karburator secara berurutan


2. Siswa dapat melakukan penyetelan karburator sesuai spesifikasi pabrik
3. Siswa dapat melakukan perakitan karburator secara berurutan
4. Siswa dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan karburator selama 90 menit.

B.   Materi Pembelajaran :

1. Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin


2. Komponen/sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara
3. Data spesifikasi pabrik (spesifikasi dan limit pemakaian komponen dan penyetelan)
4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/system bahan bakar bensin sesuai dengan SOP
(Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :

1. Demonstrasi
2. Latihan (Praktek)
3. Pemberian tugas praktek.
4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran


Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang, dan penyetelan karburator
4)    Penjelasan kegiatan selama satu semester
5)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja komponensistem bahan bakar bensin.
6)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek

b.    Kegiatan inti


1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 7-8-9-1-2-3-4-5-6
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Mengevaluasi latihan praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Evaluasi praktek
4)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Evaluasi praktek
2)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya


a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari
pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 8-9-1-2-3-4-5-
6-7)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a
E.    Alat dan Bahan Ajar :
1.    Pompa bahan bakar mekanik
2.    Alat-alat tangan/kunci-kunci yang tepat, nampan
3.    Obeng (+) dan (-)
4.    Karburator
5.    Bak Alat

F.    Sumber belajar :


·         Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
·         Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
·         PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR. JAKARTA
·         Job sheet Praktek Sistem Bahan Bakar Bensin Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :

 Ujian Praktek
 Uji Kompetensi

  

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Nama Sekolah : SMK


Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi : OPKR 20-017B
Kelas / Semester : II /3
Standar Kompetensi : Pemeliharaan/ Servis Bahan Bakar Diesel
Kompetensi Dasar : Membongkar, memasang dan menyetel injektor pada pompa
injeksi inline
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran.
KKM : 76,6
Indikator :
·         Dapat melakukan pembongkaran nosel dengan benar
·         Dapat melakukan pembongkaran pompa injeksi in line dengan benar sesuai SOP (Standar Operasional
prosedur)
·         Dapat melakukan penyetelan nosel sesuai spesifikasi pabrik
·         Dapat melakukan penyetelan pompa injeksi inline (jumlah dan tekanan penginjeksian) sesuai spesifikasi
pabrik
·         Melakukan perakitan tekanan penginjeksian pada injektor dengan benar
·         Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan nosel selama 20 menit.
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan pompa injeksi inline selama 90 menit

A.   Tujuan Pembelajaran :


Pada akhir kegiatan praktik diharapkan siswa dapat :

1. Melakukan pembongkaran nosel dengan benar


2. Melakukan pembongkaran pompa injeksi inline dengan benar sesuai SOP (Standar Operasional
prosedur)
3. Melakukan penyetelan tekanan penginjeksian pada injektor sesuai spesifikasi pabrik
4. Melakukan penyetelan pompa injeksi (jumlah dan tekanan penginjeksian) sesuai spesifikasi pabrik
5. Merakitan injektor dan pompa injeksi inline dengan benar
6. Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan injektor selama 20 menit.
7. Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan pompa injeksi selama 90 menit.

B.   Materi Pembelajaran :

1. Nama, fungsi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel
2. Sistem dan komponen/sistem bahan bakar diesel yang perlu dipelihara
3. Data spesifikasi pabrik
4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar diesel sesuai dengan SOP (Standar
Operasional Prosedur) dan aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :

1. Demonstrasi
2. Latihan (Praktek)
3. Pemberian tugas praktek.
4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran


Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi pentingnya penguasaan kompetensi bongkar, pasang dan menyetel pompa injeksi
inline dan injektor
4)    Penjelasan tentang kompetensi yang akan dilaksanakan
5)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 8-9-1-2-3-4-5-6-7
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja (kegiatan praktik) siswa
2)    Pemberian informasi tentang pertemuan berikutnya
3)    Menutup kegiatan praktik dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberi motivasi terkait kompetensi praktek yang akan dipelajari
3)    Penjelasan singkat tentang isi praktek
4)    Memberikan arahan K3
5)    Membagi kelompok praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek melanjutkan kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan 1
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja (kegiatan praktik) siswa
2)    Pemberian informasi tentang pertemuan berikutnya
3)    Menutup kegiatan praktik dengan berdo’a
Pertemuan Ketiga dan seterusnya
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari
pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi unjuk kerja siswa terkait praktek yang telah dilakukan
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memeberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 9-1-2-3-4-5-6-
7-8)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

E.    Alat dan Bahan Ajar :


1.    Pompa injeksi inline dan nosel (injektor)
2.    Tool set
3.    Set kunci Sok
4.    SST pelepas poros nok pompa injeksi inline
5.    Set kunci nipel
6.    Pengetes kompresi dan tekanan injector
7.    Majun
8.    Solar
9.    Cincin perapat untuk injector

F.    Sumber belajar :

 Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
 Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
 PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.
JAKARTA
 Job sheet Praktek Pemeliharaan/Servis Bahan Bakar Diesel Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :

 Ujian Praktek
 Uji Kompetensi

  

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Nama Sekolah : SMK


Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi : OPKR 10-001B
Kelas / Semester : II /3
Standar Kompetensi : Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-Komponennya
Kompetensi Dasar : - Memelihara dan memeriksa sistem pendinginan
-       Tune up motor bensin
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran.
KKM : 76,6
Indikator :
·      Dapat memeriksa dan memperbaiki sistem pendinginan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)
·      Dapat melakukan tune up motor bensin sesuai dengan SOP, K3 dan data spesifikasi pabrik yang tertera
pada buku manual.

A.   Tujuan Pembelajaran :


Pada akhir kegiatan praktek siswa diharapkan dapat :

1. Dapat memeriksa dan memperbaiki sistem pendinginan sesuai dengan SOP (Standar Operasional
Prosedur)

2.    Dapat melakukan tune up motor bensin sesuai dengan SOP, K3 dan data spesifikasi pabrik yang tertera pada
buku manual

B.   Materi Pembelajaran :

1. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan, baterai, pengapian, sistem bahan bakar bensin
2. Analisa kerusakan dan penggantian/perbaikan sistem pendinginan
3. Pemeriksaan dan pengujian komponen sistem pendinginan, baterai, pengapian, sistem bahan bakar
bensin
4. Data spesifikasi pemeriksaan dan pengujian kendaraan
5. Standar prosedur keselamatan kerja

C.   Metode Pembelajaran :

1. Demonstrasi
2. Latihan
3. Pemberian tugas praktek.
4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran


Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang, dan penyetelan karburator
3)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja komponensistem bahan bakar bensin.
4)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 6-7-8-9-1-2-3-4-5
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum dan mengevaluasi hasil kerja praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja praktek
2)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya


a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari
pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 7-8-9-1-2-3-4-
5-6)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

E.    Alat dan Bahan Ajar :


1.    Tool set
2.    Radiator tester cap
3.    Timing light
4.    Dwell tacho tester
5.    Compression tester
6.    Kunci busi
7.    Kunci momen
8.    Tang kayu
9.    Amplas, majun dan nampan

F.    Sumber Belajar :

 Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.

 Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990

 PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.
JAKARTA

 Job sheet Praktek Tune up dan Pemeriksaan Sistem Pendinginan Teknik Mekanik Otomotif SMK
2009
G.   Penilaian :

 Ujian Praktek
 Uji Kompetensi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

NamaSekolah : SMK
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi : OPKR 20-001
Kelas / Semester : II /3
Standar Kompetensi : Pemeliharaan/service engine dan komponen-komponennya
Kompetensi Dasar : Membongkar, menempatkan tanda timing dan merakit
penggerak poros nok model rantai (timing chain) dan model
sabuk (timing belt)
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran.
KKM : 76,6
Indikator :
·         Dapat membongkar penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt) dengan
prosedur yang benar
·         Dapat menentukan tanda timing pada penggerak poros nok model rantai dan model sabuk dengan tepat
·         Dapat memeriksa keausan kelengkapan timing chain dan timing belt
·         Dapat menepatkan (memposisikan) timing penggerak poros nok model rantai dan model sabuk sesuai
dengan tanda yang ada
·         Dapat memasang kembali komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan
timing belt) dengan prosedur yang benar
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan timing chain dan timing belt sesuai dengan
SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 selama 45 menit.

A.   Tujuan Pembelajaran :


Pada akhir kegiatan praktek siswa diharapkan dapat :

1. Membongkar penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt) dengan
prosedur yang benar
2. Menentukan tanda timing pada penggerak poros nok model rantai dan model sabuk dengan tepat
3. Memeriksa keausan kelengkapan timing chain dan timing belt
4. Menepatkan (memposisikan) timing penggerak poros nok model rantai dan model sabuk sesuai
dengan tanda yang ada
5. Memasang kembali komponen penggerak poros nok model rantai dan model sabuk (timing chain dan
timing belt) dengan prosedur yang benar
6. Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan timing chain dan timing belt sesuai dengan SOP
(Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 selama 45 menit.

B.   Materi Pembelajaran :


1. Nama dan fungsi komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing
belt)
2. Prinsip kerja penggerak poros nok model rantai dan model sabuk (timing chain dan timing belt)
3. Data spesifikasi pabrik (spesifikasi dan limit pemakaian komponen) penggerak poros nok model
rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt)
4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing
chain dan timing belt) sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :

1. Demonstrasi
2. Latihan
3. Pemberian tugas praktek.
4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran


Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang dan pemeriksaan penggerak poros nok
model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt)
4)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing
chain dan timing belt)
5)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 9-1-2-3-4-5-6-7-8
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Mengevaluasi hasil latihan praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama (bongkar pasang
dan pemeriksaan penggerak poros nok model rantai dan model sabuk)
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Evaluasi praktek
4)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
a.    Merangkum dan mengevaluasi hasil latihan praktek siswa
b.    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya


a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari
pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek penggerak poros nok model rantai (timing chain)
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 1-2-3-4-5-6-7-
8-9)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

E.    Alat dan Bahan Ajar :


1.    Stand live engine Daihatsu
2.    Kunci sock 1 set
3.    Kunci momen
4.    Tool set
5.    Jangka sorong panjang
6.    Spring scale
7.    Majun

F.    Sumber belajar :


·         Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
·         Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
·         PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR. JAKARTA
·         Job sheet Praktek Penggerak Poros Nok Model Rantai Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :

 Ujian Praktek
 Uji Kompetensi

 sumber : team MGMP Otomotif


Melihat berbagai kurikulum yang berkembang seperti K13 saat ini perlu mungkin untuk memperbaiki dan
memasukan sintak yang lain. kalo ada sran dan komen coret-coret aja dikolom komen sebagai masukan bagi
kami. terimaksi telah mampir di blog kami.

otomotif

Comments

Popular posts from this blog

SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN SEPEDA MOTOR


UNTUK UJIAN AKHIR SEKOLAH

- April 17, 2020


Selamat siang semua, apa kabar? Terima kasih untuk kunjungannya selalu, kali ini kami akan menampilkan
beberapa soal yang digunakan untuk kegiatan ujian akhir sekolah yang telah berlalu.  Soal pilihan ganda ini
digunakan untuk ujian akhir sekolah. soal pilihan ganda ini juga dapat digunakan untuk kegiatan
pembelajaran yang lain seperti ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester. Soal pilihan
ganda ini untuk beberapa kompetensi mata pelajaran pada mata pelajaran pemeliharaan mesin sepeda motor
dengan beberapa kompetensi yang diajarkan untuk semester ganjil pada kelas XI dan kelas XII. silakan
dicopy dan dibagikan keteman-temannya. yuk,,, mari di simak  SOAL UAS GANJIL 2019 Mapel   : PMSM
Kelas     : XI TBSM SOAL PILIHAN GANDA 1.    Komponen system pelumas yang berfungsi untuk
menghisap dan menekan minyak pelumas ke bagian-bagian mesin yang memerlukan pelumasan adalah … A.
Saluran oli B.      Pompa oli C.      Bak oli D.     Katup relif E.
Read more

Jenis dan Pengoprasian Alat Blocking Jacking lifting

- April 07, 2019

Blocking dan Pengoprasian Alat-Alat Blocking Pada artikel ini   kamu akan mempelajari bagai mana
prosedur melakukan blocking setelah melakukan Jacking atau penopangan   kendaraan dengan baik dan
benar. Selain itu kamu juga akan mempelajari peratan apa saja untuk melakukan pengangkatan kendaraan.
Pada bagian ini kita akan mempelajari   Jenis dan pengoprasian alat Blocking lanjutannya nanti 3. Jenis dan
pengoprasian alat lifting . Pada bagian-bagiannya nanti akan dijelaskan pengertiannya, alat-alatnya apa saja
dan bagaimana mengoprasikannya. Selamat membaca semoga bermanfaat sebagai refrensi tambahan untuk
kita semua. Lansung saja ke materi pertma berikut ini. Jenis dan Pengoprasian Alat Blocking Blocking yaitu
setelah melakukan kegiatan mendongkrak kendaraan, memerlukan bantuan peralatan blocking atau penopang
kendaraan. Alat blocking yang sering digunakan dalam bidang otomotif adalah jack stand. Jack stand terdiri
dari tiang penyangga dengan bagian berulir yang berf
Read more

Bagaimana melakukan JACKING, BLOCKING DAN LIFTING MATERI PDO OTOMOTIF


- September 30, 2019

Prosedure jacking blocking lifting Pada artikel ini   kamu akan mempelajari bagai mana prosedur melakukan
jacking pengangkatan kendaraan dengan baik dan benar. Selain itu kamu juga akan mempelajari peralatan
apa saja untuk melakukan pengangkatan kendaraan. Pada bagian ini kita akan mempelajari 1. Jenis dan
pengoprasian alat jacking 2. Jenis dan pengoprasian alat Blocking 3. Jenis dan pengoprasian alat lifting. Pada
bagian-bagiannya nanti akan dijelaskan pengertiannya, alat-alatnya apa saja dan bagaimana
mengoprasikannya. Selamat membaca semoga bermanfaat sebagai refrensi tambahan untuk kita semua.
Lansung saja ke materi pertma berikut ini.
Read more
Powered by Blogger
Theme images by Michael Elkan

Archive

Labels

Report Abuse

Recent Posts

GOOTOMOTIF

Anda mungkin juga menyukai