0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
98 tayangan12 halaman

Jenis-Jenis Rangkaian IC Terintegrasi

Dokumen tersebut membahas tentang Integrated Circuit (IC) yang merupakan komponen semikonduktor yang dapat memuat puluhan, ratusan, atau ribuan komponen dasar elektronik seperti transistor, resistor, dan dioda. Dibahas pula jenis-jenis IC seperti IC power amplifier, IC power adaptor, IC op-amp, IC silinder, dan IC digital beserta contoh tipe-tipenya.

Diunggah oleh

NANDO.DOANK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
98 tayangan12 halaman

Jenis-Jenis Rangkaian IC Terintegrasi

Dokumen tersebut membahas tentang Integrated Circuit (IC) yang merupakan komponen semikonduktor yang dapat memuat puluhan, ratusan, atau ribuan komponen dasar elektronik seperti transistor, resistor, dan dioda. Dibahas pula jenis-jenis IC seperti IC power amplifier, IC power adaptor, IC op-amp, IC silinder, dan IC digital beserta contoh tipe-tipenya.

Diunggah oleh

NANDO.DOANK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kegiatan Belajar 5 :

Integreted Circuit / IC
(Rangkaian Terpadu)

a. Tujuan kegiatan pembelajaran 5


1) Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Definisi IC.
2) Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan karakteristik IC.
3) Mahasiswa mampu memahami jenis-jenis IC.

b. Uraian Materi 5
Integrated Circuit (IC) merupakan komponen semikonduktor
yang di dalamnya dapat memuat puluhan, ratusan atau ribuan atau
bahkan lebih komponen dasar elektronik yang terdiri dari sejumlah
komponen resistor, transistor, dioda dan komponen semikonduktor yang
lain. Komponen-komponen yang ada di dalam IC membentuk suatu subsistem
terintegrasi (rangkaian terpadu) yang bekerja untuk suatu keperluan tertentu, namun
tidak tertutup kemungkinan dipergunakan untuk tujuan yang lain.
Setiap jenis IC didesain untuk keperluan khusus sehingga setiap IC akan
memilikirangkaian internal yang beragam. Untuk mengetahui rangkaian internal,
lingkungan kerja dan tegangan voltase operasi IC maka perlu dibaca datasheet yang
diterbitkan oleh masing-masing produsennya (Philips, ST, Motorola, Sharp,
Beckman, Cirrus Logic, Texas Instrument, dll) baik dalam bentuk media cetak
seperti buku ataupun elektronik (E-Book PDF).
Datasheet sangat diperlukan apabila kita akan mendesain sebuah rangkaian
elektronik. Integrated Circuit diproduksi dengan berbagai kemasan dengan jumlah
pin (kaki) yang bervariasi sesuai dengan fungsinya.
Beberapa contoh kemasan IC yaitu DIP, CERDIP, DIL (dualin line) yang
umum digunakan adalah DIP/DIl.

1
Kemasan IC terbuat dari bahan epoxy atau silikon dan dari bentuk ini muncul
pin-pin atau kaki-kaki dengan jarak kaki yang satu dengan yang lainnya teatur rapi.
Sebuah IC mempunyai urutan kaki nomor 1 sampai dengan sejumlah kaki yang
[Link] kaki IC tidak dicantumkan pada badan IC akan tetapi yang pasti bahwa
kaki nomor 1 berdekatan dengan kaki nomor 2, kaki nomor 2 berdekatan dengan
kaki nomor 3 dan seterusnya.

(a) (b)

Gambar 44. Integrated Circuit (a) Simbol IC


(b) Bentuk fisik IC

Pengintegrasian transistor kecil yang banyak jumlahnya ke dalam sebuah chip yang
kecil merupakan peningkatan yang sangat besar bagi perakitan tube-vakum sebesar-
jari. Ukuran IC yang kecil, tepercaya, kecepatan "switch", konsumsi listrik rendah,
produksi massal, dan kemudahan dalam menambahkan jumlahnya dengan cepat
menyingkirkan tabung vakum

Cara menentukan kaki IC


Cara menentukan kaki IC adalah sebagai berikut :
1. Untuk IC yang dikemas dalam kemasan DIL atau dua garis maka kaki
nomor 1 adalah kaki yang dekat titik (bulatan) dan tanda itu berdekatan
dengan lekukan (cekungan) yang ada pada badan IC. Selanjutnya kaki
nomor 2, nomor 3 dan seterusnya dapat kita peroleh dengan cara
memutar dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam.

2
2. Untuk IC yang dikemas dalam kemasan satu baris maka kaki nomor 1
adalah kaki yang paling tepi dan berdekatan dengan tanda titik,
cekungan atau tanda yang lain.

Jenis-Jenis IC Menurut Bentuk Fisik dan Fungsinya


IC dibedakan jenisnya menurut bentuk fisik dan fungsinya :

A. IC Power Amplifier
Mempunyai bentuk pipih dan fisiknya lebih besar dari yang lain. Digunakan
pada rangkaian penguat suara (audio amplifier). Daya output IC ini cukup besar,
berkisar antara 15 watt sampai 100 Watt atau bahkan lebih.
Contoh tipe IC-nya adalah STK015, STK 070, STK 105, LA 4440 dan sebagainya.

B. IC Power Adaptor (Regulator)


Digunakan sebagai komponen utama pada rangkaian power adaptor pada sub
rangkaian regulator yang berfungsi sebagai penstabil tegangan atau voltase.
Contoh tipe IC-nya adalah LM 317H, 78xx (xx = 05, 06, 07, 08, 09, 12), L200, S
042 P, LM 723 dan sebagainya.
IC regulator atau yang sering disebut sebagai regulator tegangan (voltage
regulator) merupakan suatu komponen elektronik yang melakukan suatu fungsi
yang penting dan berguna dalam perangkat elektronik baik digital maupun analog.
Hal yang dilakukan oleh IC regulator ini adalah menstabilkan tegangan yang
melewati IC tersebut. Setiap IC regulator mempunyai rating tegangannya sendiri-
sendiri.

Gambar 45. IC Regulator 7805

3
Sebagai contoh, IC regulator dengan nomor 7805 merupakan regulator
tegangan 5 volt. Yang artinya selama tegangan masukan lebih besar dari tegangan
keluaran maka akan dikeluarkan tegangan sebesar 5 volt. Jadi tegangan yang
dimasukan ke dalam IC ini bisa berupa tegangan 9 volt, 12 volt yang berasal dari
power supply ataupun dari baterai. Untuk mengenal rating tegangan dari suatu IC
bisa dilihat dari nomor IC regulator yang dipakai. Misalnya IC regulator dengan
nomor 7812 mempunyai keluaran tegangan 12 volt dan sebagainya.

C. IC Op Amp
Digunakan pada rangkaian digital yang berfungsi sebagai op amp atau untuk
keperluan lain. Misalnya op amp audio amplifier, op amp mic, op amp head tape
recorder, termometerdigital dan lain-lain.
Op-amp pada dasarnya adalah sebuah differential amplifier (penguat
diferensial) yang memiliki dua masukan. Input (masukan) op-amp seperti yang
telah dimaklumi ada yang dinamakan input inverting dan non-inverting. Op-amp
ideal memiliki open loop gain (penguatan loop terbuka) yang tak terhingga
besarnya. Seperti misalnya op-amp LM339 yang sering digunakan oleh banyak
praktisi elektronika, memiliki karakteristik tipikal open loop gain sebesar 104 s.d
105.
Penguatan yang sebesar ini membuat op-amp menjadi tidak stabil, dan
penguatannya menjadi tidak terukur (infinite). Disinilah peran rangkaian negative
feedback (umpanbalik negatif) diperlukan, sehingga op-amp dapat dirangkai
menjadi aplikasi dengan nilai penguatan yang terukur (finite). Impedasi input op
amp ideal mestinya adalah tak terhingga, sehingga mestinya arus input pada tiap
masukannya adalah 0.
Sebagai perbandingan praktis, op-amp LM339 memiliki impedansi input Zin =
106 Ohm. Nilai impedansi ini masih relatif sangat besar sehingga arus input op-amp
LM339 mestinya sangat kecil.
Contoh tipe IC-nya adalah LM 709, LM 741, LM 386, TL 074, TL 083, TL 084
dan sebagainya.

4
D. IC Silinder
IC ini mempunyai bentuk silinder dan banyak digunakan pada rangkaian
penguat pesawat CB(Citizen Band) atau HT (Held Transceived). IC jenis ini
mempunyai tingkat ketahanan dan keawetan lebih lama dari jenis IC penguat yang
lain.
Contoh tipe IC-nya adalah CL 914, CA703, CA714 dan sebagainya.

E. IC Flip-Flap (FF) atau Timer (CLK,Clock)


IC ini banyak digunakan pada rangkaian pembangkit (multivibrator) untuk
memberi umpan atau sumber detak (oscilator) pada IC digital atau untuk keperluan
lain. Misalnya NE 555 (IC terpopuler dikalangan pelajar) untuk alarm multiguna,
signal injektor, penguji hubungan, saklar sentuh, timer lampu FF, frekuensi meter,
pengacau frekuensi, otak rangkaian power amplifier, regulator pada power adaptor
(dapat berfungsi seperti IC Power Amplifier dan Power Adaptor), pengusir
serangga, organ elektronik dan lain-lain.
Contoh tipe IC-nyaNE 555, NE 556 (dua NE 555), M7555 dan sebagainya.

F. IC Digital
Dalam IC digital, suatu titik elektronis yang berupa seutas kabel atau kaki IC,
akan mewujudkan salah satu dari dua keadaan logika, yaitu logika '0' (nol, rendah)
atau logika '1' (satu, tinggi).
Suatu titik elektronis mewakili satu 'binary digit' atau biasa disingkat dengan
sebutan 'bit'. Binary berarti sistem bilangan 'dua-an', yakni bilangan yang hanya
mengenal dua angka, 0 dan 1.

IC digital dibedakan menjadi dua :

1. IC TTL (Transistor-Transistor Logic)


Pada suatu lingkungan IC TTL logika '0' direpresentasikan dengan
tegangan 0 sampai 0,7 Volt arus searah (DC, Direct Current), sedangkan
logika '1' diwakili oleh tegangan DC setinggi 3,5 sampai 5 Volt.

5
2. IC CMOS (Complementary Metal Oxyde Semiconductor)
Mempunyai salah satu ciri dengan tegangan input lebih fleksibel yaitu
antara 3,5 Volt sampai 15 Volt akan tetapi, tegangan input yang melebihi
12 Volt akan memboroskan daya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan
untuk menghindari kerusakan pada IC CMOS sebelum dipasangkan
kedalam rangkaian. Hal ini perlu dilakukan karena walaupun dari pabrik
telah diberi proteksi berupa dioda dan resistor dijalan masuknya namun
usaha ini belum menjamin seratus prosen.
Era perkembangan piranti elektronika :

1. Era tabung hampa (vacuum tube)  awal abad 20


2. Era transistor  mulai tahun 1948
3. Era rangkaian terintegrasi (IC)  mulai tahun 1960
Era Integreted Circuit
 1958  Kilby  konsep monolitik  ide menggunakan Germanium atau
Silikon untuk seluruh rangkaian
 1959  Kilby membuat oscillator dan multivibrator dari Germanium dengan
konsep monolitik  awal kelahiran IC
 1959  Noyce dan Moore mengembangkan konsep monolitik dengan metode
lithography
 1959  Hoerni dan Fairchild  konsep monolitik dengan metode planar atau
difusi
 1961  produksi masal IC
 1964 High component density IC (chip) silikon wafer ukuran3x5x0.3mm

6
Data sheet IC 7400

7400

Quad 2-input NAND gates.

+---+--+---+ +---+---*---+ __
1A |1 +--+ 14| VCC | A | B |/Y | /Y = AB
1B |2 13| 4B +===+===*===+
/1Y |3 12| 4A | 0 | 0 | 1 |
2A |4 7400 11| /4Y | 0 | 1 | 1 |
2B |5 10| 3B | 1 | 0 | 1 |
/2Y |6 9| 3A | 1 | 1 | 0 |
GND |7 8| /3Y +---+---*---+
+----------+

7
Data sheet IC 7404

7404

+---+--+---+ +---*---+ _
1A |1 +--+ 14| VCC | A |/Y | /Y = A
/1Y |2 13| 6A +===*===+
2A |3 12| /6Y | 0 | 1 |
/2Y |4 7404 11| 5A | 1 | 0 |
3A |5 10| /5Y +---*---+
/3Y |6 9| 4A
GND |7 8| /4Y
+----------+

Positive Logic
_
Y = A

8
c. Rangkuman 5
♦ Integrated Circuit (IC) merupakan komponen semikonduktor
yang di dalamnya dapat memuat puluhan, ratusan atau ribuan atau
bahkan lebih komponen dasar elektronik yang terdiri dari sejumlah
komponen resistor, transistor, dioda dan komponen semikonduktor
yang lain. Komponen-komponen yang ada di dalam IC membentuk
suatu subsistem terintegrasi (rangkaian terpadu) yang bekerja untuk
suatu keperluan tertentu, namun tidak tertutup kemungkinan
dipergunakan untuk tujuan yang lain.
♦ Setiap jenis IC didesain untuk keperluan khusus sehingga setiap IC
akan memilikirangkaian internal yang beragam. Untuk mengetahui
rangkaian internal, lingkungan kerja dan tegangan voltase operasi IC
maka perlu dibaca datasheet yang diterbitkan oleh masing-masing
produsennya (Philips, ST, Motorola, Sharp, Beckman, Cirrus Logic,
Texas Instrument, dll) baik dalam bentuk media cetak seperti buku
ataupun elektronik (E-Book PDF).
♦ Datasheet sangat diperlukan apabila kita akan mendesain sebuah
rangkaian elektronik. Integrated Circuit diproduksi dengan berbagai
kemasan dengan jumlah pin (kaki) yang bervariasi sesuai dengan
fungsinya.
♦ Cara menentukan kaki IC adalah sebagai berikut :
1. Untuk IC yang dikemas dalam kemasan DIL atau dua garis maka
kaki nomor 1 adalah kaki yang dekat titik (bulatan) dan tanda itu
berdekatan dengan lekukan (cekungan) yang ada pada badan IC.
Selanjutnya kaki nomor 2, nomor 3 dan seterusnya dapat kita
peroleh dengan cara memutar dengan arah berlawanan dengan
arah jarum jam.
2. Untuk IC yang dikemas dalam kemasan satu baris maka kaki
nomor 1 adalah kaki yang paling tepi dan berdekatan dengan
tanda titik, cekungan atau tanda yang lain.

9
♦ IC Power Amplifier
Mempunyai bentuk pipih dan fisiknya lebih besar dari yang lain.
Digunakan pada rangkaian penguat suara (audio amplifier). Daya
output IC ini cukup besar, berkisar antara 15 watt sampai 100 Watt atau
bahkan lebih.
♦ IC Power Adaptor (Regulator)
Digunakan sebagai komponen utama pada rangkaian power adaptor
pada sub rangkaian regulator yang berfungsi sebagai penstabil tegangan
atau voltase.
♦ IC Op Amp
Digunakan pada rangkaian digital yang berfungsi sebagai op amp atau
untuk keperluan lain. Misalnya op amp audio amplifier, op amp mic, op
amp head tape recorder, termometerdigital dan lain-lain.
♦ IC Silinder
IC ini mempunyai bentuk silinder dan banyak digunakan pada
rangkaian penguat pesawat CB(Citizen Band) atau HT (Held
Transceived). IC jenis ini mempunyai tingkat ketahanan dan keawetan
lebih lama dari jenis IC penguat yang lain.
♦ IC Flip-Flap (FF) atau Timer (CLK,Clock)
IC ini banyak digunakan pada rangkaian pembangkit (multivibrator)
untuk memberi umpan atau sumber detak (oscilator) pada IC digital
atau untuk keperluan lain. Misalnya NE 555 (IC terpopuler dikalangan
pelajar) untuk alarm multiguna, signal injektor, penguji hubungan,
saklar sentuh, timer lampu FF, frekuensi meter, pengacau frekuensi,
otak rangkaian power amplifier, regulator pada power adaptor (dapat
berfungsi seperti IC Power Amplifier dan Power Adaptor), pengusir
serangga, organ elektronik dan lain-lain.
♦ IC Digital
alam IC digital, suatu titik elektronis yang berupa seutas kabel atau kaki
IC, akan mewujudkan salah satu dari dua keadaan logika, yaitu logika
'0' (nol, rendah) atau logika '1' (satu, tinggi).

10
d. Tugas 5
Jelaskan dan uraikan Data sheet IC 7400 dibawah ini!

7400

+---+--+---+ +---+---*---+ __

1A |1 +--+ 14| VCC | A | B |/Y | /Y = AB


1B |2 13| 4B +===+===*===+
/1Y |3 12| 4A | 0 | 0 | 1 |
2A |4 7400 11| /4Y | 0 | 1 | 1 |
2B |5 10| 3B | 1 | 0 | 1 |
/2Y |6 9| 3A | 1 | 1 | 0 |
GND |7 8| /3Y +---+---*---+
+----------+

e. Tes formatif 5
1) Mengapa Datasheet sangat diperlukan apabila kita akan mendesain
sebuah rangkaian elektronik ?
2) Jelaskan, bagaimana cara menentukan kaki pada sebuah IC ?
3) Sebut dan jelaskan Jenis-Jenis IC Menurut Bentuk Fisik dan Fungsinya.
4) Jelaskan, cara kerja dari IC Power Adaptor (Regulator).

11
LEMBAR JAWABAN
Kegiatan Belajar 5

NAMA :
NIM :
TANDA TANGAN :

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

............................................................................................................................

12

Anda mungkin juga menyukai