0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
475 tayangan5 halaman

Rangkaian Baterai: Seri vs Paralel

Baterai dapat dirangkai secara seri atau paralel. Rangkaian seri akan meningkatkan tegangan tetapi arus tetap, sedangkan rangkaian paralel akan meningkatkan arus listrik tetapi tegangan tetap. Contoh rangkaian seri 4 baterai 1,5V akan menghasilkan tegangan 6V tetapi arus tetap, sedangkan rangkaian paralel akan menghasilkan arus 4Ah tetapi tegangan tetap 1,5V.

Diunggah oleh

jacksunyoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
475 tayangan5 halaman

Rangkaian Baterai: Seri vs Paralel

Baterai dapat dirangkai secara seri atau paralel. Rangkaian seri akan meningkatkan tegangan tetapi arus tetap, sedangkan rangkaian paralel akan meningkatkan arus listrik tetapi tegangan tetap. Contoh rangkaian seri 4 baterai 1,5V akan menghasilkan tegangan 6V tetapi arus tetap, sedangkan rangkaian paralel akan menghasilkan arus 4Ah tetapi tegangan tetap 1,5V.

Diunggah oleh

jacksunyoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pada dasarnya, Baterai dapat dirangkai secara Seri maupun Paralel.

Tetapi hasil Output dari


kedua Rangkaian tersebut akan berbeda. Rangkaian Seri Baterai akan meningkatkan Tegangan
(Voltage) Output Baterai sedangkan Current/Arus Listriknya (Ampere) akan tetap sama. Hal ini
Berbeda dengan Rangkaian Paralel Baterai yang akan meningkatkan Current/Arus Listrik
(Ampere) tetapi Tegangan (Voltage) Outputnya akan tetap sama. Untuk lebih jelas, mari kita
melihat Rangkaian Seri dan Paralel Baterai di bawah ini :

Playvolume00:22/00:54Indonesia - Typical DanceTruvidfullScreen

Rangkaian Seri Baterai

Dar
i Gambar Rangkaian Seri Baterai diatas, 4 buah baterai masing-masing menghasilkan Current
atau kapasitas arus listrik (Ampere) yang sama seperti Arus Listrik pada 1 buah baterai, tetapi
Tegangannya yang dihasilkan menjadi 4 kali lipat dari Tegangan 1 buah baterai. Yang dimaksud
dengan Tegangan dalam Elektronika adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam
Rangkaian Listrik yang dinyatakan dengan satuan VOLT.

Seperti yang digambarkan pada Rangkaian Seri Baterai diatas, 4 buah Baterai yang masing-
masing bertegangan 1,5 Volt dan 1.000 miliampere per jam (mAh) akan menghasilkan 6 Volt
Tegangan  tetapi kapasitas arus Listriknya (Current) akan tetap yaitu 1.000 miliampere per jam
(mAh).

Vtot = Vbat1 +Vbat2 + Vbat3 + Vbat4


Vtot = 1,5V + 1,5V + 1,5V + 1,5V
Vtot = 6 V

Rangkaian Seri Baterai : Meningkatkan Voltage

Rangkaian Paralel Baterai

Ga
mbar yang kedua merupakan Rangkaian Paralel yang terdiri dari 4 buah Baterai. Tegangan
yang dihasilkan dari Rangkaian Paralel adalah sama yaitu 1,5 Volt tetapi Current atau kapasitas
arus listrik yang dihasilkan adalah 4.000 mAH (miliampere per Jam) yaitu total dari semua
kapasitas arus listrik pada Baterai.

Itot = Ibat1 +Ibat2 + Ibat3 + Ibat4


Itot = 1.000mAh + 1.000mAh + 1.000mAh + 1.000mAh
Itot = 4.000mAh

Rangkaian Paralel Baterai : Meningkatkan Ampere


Arti mAh pada Baterai
Kapasitas sebuah Baterai biasanya diukur dengan satu mAh. Jadi apa yang dimaksud dengan
mAH ini ? mAH adalah singkatan dari mili ampere Hour atau miliamper per Jam. Makin tinggi
mAH-nya makin tinggi pula kapasitasnya. Pada dasarnya mAH (miliampere Hours) dalam
Baterai menyatakan kemampuan Baterai dalam menyediakan energinya selama satu jam.

Contoh :

Sebuah peralatan Elektronik yang digunakan memerlukan 100mA setiap jamnya. Jika kita
memakai Baterai yang memiliki kapasitas 1.000mAH maka Baterai tersebut mampu
menyediakan energi untuk peralatan Elektronik tersebut selama 10 Jam. Jika kita
menghubungkan 4 buah Baterai 1.000mAH secara paralel yang dapat menghasilkan 4.000mAH
maka gabungan paralel 4 buah Baterai ini akan mampu menyediakan energi kepada peralatan
Elektronik tersebut selama 40 jam.

Baterai, merupakan sumber energi listrik yang dapat disimpan.


Prinsipnya adalah terjadi pengubahan energi kimia menjadi energi
listrik. Baterai dapat dipasang secara seri dan paralel. Berikut adalah
gambar rangkaian baterai yang dipasang secara seri:

Berdasarkan gambar tersebut, apabila baterai dihubungkan secara


seri maka tegangannya akan bertambah, yaitu sesuai dengan
penambahan beda potensial dari masing-masing baterai tersebut.
Kalian bisa mengujinya dengan cara melakukan pengukuran tegangan
dengan AVOmeter (multimeter).
Namun, besar arus listrik yang tersimpan di dalam baterai bernilai
tetap, jadi tidak meningkatkan kapasitas baterai ketika dihubungkan
secara seri. Dapat juga dituliskan secara matematis, yaitu:

Vtotal= Vb1 + Vb2 + Vb3 + Vb4

Contoh:
Diberikan 4 buah baterai dengan masing-masing beda potensial
sebesar 1.5 Volt dan kapasitasnya 500 mAh, yang akan dipasang
secara seri, maka besar tegangannya adalah:

Vtotal = 1.5 V + 1.5 V + 1.5 V + 1.5 V


Vtotal = 6 V
I total = 500 mAh

DAYA = 6 X 500 mAh

Sedangkan pada baterai yang dipasang secara paralel, gambar


rangkaiannya adalah sebagai berikut:

Berdasarkan gambar tersebut, apabila baterai dihubungkan secara


paralel maka besar tegangannya tetap, sesuai dengan beda potensial
masing-masing baterai. Kalian juga bisa mengujinya dengan
multimeter, dengan cara pengukuran tegangan.
Perbedaannya adalah pada hubungan baterai paralel, arus listriknya
akan bertambah sehingga akan meningkatkan kapasitas baterai.
Dapat juga dituliskan secara matematisnya, sebagai berikut:

Itotal= Ib1 + Ib2 + Ib3 + Ib4

Mari kita menghitung kapasitas total baterai, berdasarkan contoh


yang sama pada contoh rangkaian seri. Maka, diperoleh total
kapasitas baterainya adalah:

Itotal = 500 mAh + 500 mAh + 500 mAh + 500 mAh


Itotal = 2000 mAh

DAYA = 1,5 X 2000 mAh

Nah, seperti itulah perbedaan antara baterai yang dirangkai secara


seri dan paralel.

Kesimpulan :
 Apabila kalian ingin meningkatkan tegangan baterai, maka
baterai dipasang secara SERI.
 Apabila kalian ingin meningkatkan daya tahan atau kapasitas
baterai, maka baterai dipasang secara PARAREL.

Anda mungkin juga menyukai