0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan66 halaman

Analisis Topologi Jaringan SMK Muhammadiyah

Analisis topologi jaringan pada SMK Muhammadiyah Palopo untuk menganalisis komponen jaringan hardware dan software agar mendapatkan kinerja jaringan yang lebih optimal. Banyaknya pengguna jaringan secara bersamaan menyebabkan koneksi menjadi lambat dan ada client yang tidak mendapat IP karena virus.

Diunggah oleh

andre
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan66 halaman

Analisis Topologi Jaringan SMK Muhammadiyah

Analisis topologi jaringan pada SMK Muhammadiyah Palopo untuk menganalisis komponen jaringan hardware dan software agar mendapatkan kinerja jaringan yang lebih optimal. Banyaknya pengguna jaringan secara bersamaan menyebabkan koneksi menjadi lambat dan ada client yang tidak mendapat IP karena virus.

Diunggah oleh

andre
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS TOPOLOGI JARINGAN PADA SMK

MUHAMMADIYAH PALOPO

IHWALDI
1604411217

FAKULTAS TEKNIK KOMPUTER


UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
2020
ANALISIS TOPOLOGI JARINGAN PADA SMK
MUHAMMADIYAH PALOPO

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer pada
Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer
Universitas Cokroaminoto Palopo

IHWALDI
1604411217

PROGRAM STUDI INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK KOMPUTER
UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
2020
PENGESAHAN SKRIPSI

Judul : Analisis Topologi Jaringan pada SMK Muhammadiyah


Palopo
Nama : Ihwaldi
NIM : 1604411217
Program Studi : Informatika
Tanggal Ujian :

Menyetujui:
Pembimbing II, Pembimbing I,

Abdullah Syukur, [Link]., [Link]. Aswar Anas, [Link]., [Link].

Mengesahkan:
Ketua Program Studi Dekan Fakultas
Informatika, Teknik Komputer,

Muhammad Idham Rusdi, S.T., [Link]. Rusmala, [Link]., [Link].

Tanggal: Tanggal:
UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU
Jalan Latammacelling No. 19 Kota Palopo 91913 – Sulawesi Selatan
Telepon (0471) 22111, Fax. (0471) 325055. Website http.//[Link]

SURAT PERNYATAAN
KEASLIAN NASKAH SKRIPSI
Saya yang bertandatangan di bawah ini :
Nama : Ihwaldi
NIM : 1604411217
Program Studi : Informatika
Fakultas : Teknik Komputer
Menyatakan bahwa naskah Skripsi Saya dengan Judul:
ANALISIS TOPOLOGI JARINGAN PADA SMK MUHAMMADIYAH PALOPO
Adalah benar merupakan karya asli saya yang dibuat berdasarkan serangkaian gagasan, rumusan,
metode, dan penelitian yang telah saya laksanakan sendiri. Sumber informasi dalam karya ini telah
dituliskan sesuai dengan kaidah pengutipan yang berlaku dan telah dicantumkan dalam daftar
pustaka dan belum pernah dipublikasikan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebaik-baiknya tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan
apabila dikemudian hari ditemukan keterangan yang tidak benar maka saya bertanggung jawab atas
segala akibat yang ditimbulkan.

Palopo, 14 Februari 2021

Ihwaldi
1604411217
ABSTRAK

Ihwaldi, 2020 Analisis Topologi Jaringan pada SMK Muhammadiyah Palopo


(dibimbing oleh Aswar Anas dan Abdulah Syukur)

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah dapat menganalisis
topologi jaringan pada laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo dengan
menganalisis komponen jaringan baik hardware maupun software untuk
mendapatkan hasil kinerja perngkat jaringan yang lebih optimal. Metode
penelitian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu penilitian kualitatif, dimana
pengambilan data menggunakan metode observasi, metode wawancara dan
metode studi pustaka ini melakukan pengamatan langsung pada laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo agar mendapatkan data yang terkait
dengan penelitian. Pada penggunaan jaringan LAN di laboratorium komputer
banyak client yang menggunakan jaringan secara bersamaan sehingga koneksi
menjadi lambat. Terdapat client yang tidak mendapat IP, diakibatkan terserang
oleh virus. Untuk itulah penulis melakukan penelitian pada jaringan laboratorium
SMK Muhammadiyah Palopo agar dapat membantu menangani permasalahan
yang terjadi. LAN tergolong jaringan komunikasi kecepatan tinggi dan sifatnya
dipengaruhi oleh media transmisi bersama dengan topologi dan protokol yang
digunakan.

Kata Kunci : Analisis, Topologi, Jaringan, Troubleshooting, Analisis

v
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat
dan karunia-Nyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan
judul “Analisis Topologi Jaringan pada SMK Muhammadiyah Palopo”. Adapun
maksud dan tujuan penyusunan skripsi ini adalah untuk melengkapi salah satu
persyaratan akademik bagi setiap mahasiswa Informatika Fakultas Teknik
Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo untuk dapat menyelesaikan
pendidikan strata satu.
Penulis menyadari akan keterbatasan kemampuan dalam menyajikan sebuah
karya tulis yang bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Oleh karena itu kritik dan
saran yang bersifat membangun dari pembaca sangat penulis harapkan. Ucapan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam proses
penyusunan Skripsi, penulis yakin bantuan dan perhatian yang telah diberikan
tidak dapat dihitung dengan materi. Penulis doakan semoga semua pihak yang
telah memberikan masukan baik tenaga maupun pikiran di dalam penulisan ini
selalu diberikan kemudahan dan kelancaran, pada karya ilmiah ini penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1. Bapak Prof. Drs. H. Hanafie Mahtika, M.S., selaku Rektor Universitas
Cokroaminoto Palopo yang selalu menjadi panutan bagi seluruh mahasiswa.
2. Ibu Rusmala, [Link]., [Link]., selaku Dekan Fakultas Teknik Komputer
Universitas Cokroaminoto Palopo yang telah memudahkan segala perizinan
penelitian.
3. Bapak Muhammad Idam Rusdi, S.T., [Link]., selaku Ketua Program Studi
Informatika, Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo.
4. Bapak Aswar Anas, [Link]., [Link]., selaku Pembimbing I dalam penyusunan
skripsi ini, terima kasih atas bimbingan dan kesabarannya serta motivasi yang
selalu diberikan.
5. Bapak Abdullah Syukur, [Link]., [Link]., selaku Pembimbing II terima kasih atas
segala arahan dan bimbingannya.
6. Seluruh Bapak/Ibu Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo khusus Dosen
Program Studi Informatika yang telah memberikan arahan serta ilmu

vi
pengetahuan kepada penulis selama penulis di kampus Universitas
Cokroaminoto Palopo.
7. Kedua orang tua, keluarga dan saudara yang tidak henti-hentinya mendoakan
serta memberikan dorongan materil maupun moril sehingga skripsi ini dapat
terselesaikan tepat waktu.
8. Rekan-rekan Mahasiswa/i, teman-teman dan sahabat yang telah banyak
memberikan masukan dan dorongan hingga selesainya skripsi ini.
9. Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada penulis yang
tidak sempat penulis sebut satu persatu.
Penulis mengucapkan terima kasih yang setulus-setulusnya atas segala
kebaikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas budi baik semuanya. Akhir
kata semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi penulis dan
umumnya bagi semua pihak yang membutuhkan.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari kata sempurna sehingga
penulis membutuhkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan
pendidikan di masa yang akan datang.

Palopo, Agustus 2020

Ihwaldi

vii
RIWAYAT HIDUP

Ihwaldi, lahir di Lura Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu


pada tanggal 3 Mei 1998, anak Ketiga dari tujuh bersaudara dari
pasangan Yunus dan Sapowati. Penulis menempuh pendidikan
sekolah dasar selama 6 tahun di SDN 272 Lura di Kecamatan
Ponrang Kabupaten Luwu dan menyelesaikannya pada tahun
2010. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan di SMP Mario
kecamatan Ponrang kabupaten luwu selama 3 tahun dan tamat pada tahun 2013.
Pada tahun tersebut penulis melanjutkan pendidikan di sekolah menengah atas
tepatnya di SMAN 15 Ponrang dan menyelesaikannya pada tahun 2016. Tahun
2016 penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Cokroaminoto Palopo
Fakultas Teknik Komputer Program Studi Informatika.

viii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL........................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................... ii
ABSTRAK ............................................................................................................. iii
KATA PENGANTAR ..................................................................................... iv
RIWAYAT HIDUP.......................................................................................... vi
DAFTAR ISI ......................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL............................................................................................ ix
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... x
DAFTAR LAMBANG DAN SINGKATAN ....................................................... xii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xiii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ....................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .................................................................. 3
1.3 Tujuan Penelitian .................................................................... 3
1.4 Manfaat Penelitian................................................................... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Kajian Teori............................................................................. 4
2.2 Hasil Penelitian yang Relevan ...................................................... 11
2.3 Kerangka Pikir .............................................................................. 13
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian ............................................................................. 22
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian ...................................................... 22
3.3 Batasan Penelitian ........................................................................ 22
3.4 Teknik Pengumpulan Data ........................................................... 23
3.5 Tahap Penelitian ........................................................................... 24
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian ............................................................................ 29
4.2 Pembahasan .................................................................................. 33

ix
Halaman
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan.............................................................................. 39
5.2 Saran........................................................................................ 39
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 41

x
DAFTAR TABEL

Halaman
1. Deskripsi SMK Muhammadiyah Palopo ......................................................20
2. Waktu Penelitian ...........................................................................................23
3. Spesifikasi komputer server ..........................................................................25
4. Spesifikasi Komputer Client .........................................................................25
5. IP Address Client ..........................................................................................31

xi
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Local Area Network ....................................................................................... 6
2. Metropolitan Area Network ........................................................................... 8
3. Wide Area Network ........................................................................................ 9
4. Topologi Bus .................................................................................................. 10
5. Topologi Ring ................................................................................................ 12
6. Topologi Star.................................................................................................. 13
7. Topologi Mesh ............................................................................................... 14
8. Local Area Network ....................................................................................... 15
9. 7 lapisan OSI Layer ........................................................................................ 16
10. Model Application Layer ............................................................................... 17
11. Model Transport Layer .................................................................................. 18
12. Model Network Layer .................................................................................... 18
13. Model Data-link Layer .................................................................................. 19
14. Model Physical Layer .................................................................................... 19
15. SMK Muhammadiyah Palopo ........................................................................ 20
16. Kerangka Pikir ............................................................................................... 22
17. Skema Penelitian ............................................................................................ 26
18. Skema jaringan LAN laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo 34
19. Rekomendasi skema jaringan LAN laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo ................................................................................. 38

xii
DAFTAR ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN

Lambang/singkatan Arti dan keterangan


LAN Local Area Network
CD Compact Disk
SWF Shock Wave Flash
FO Fiber Optic
WLAN Wireless Local Area Network

xiii
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
Lampiran 1 Angket Instrumen Penelitian ......................................................... 43
Lampiran 2 Dokumentasi Penelitian ................................................................. 52

xiv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Secara umum teknologi hampir tidak bisa terlepas dari semua aspek
kehidupan manusia terutama teknologi komputer. Hal itu dapat terlihat dari
semakin luasnya penggunaan komputer. Kemajuan teknologi komunikasi
berpengaruh pada perkembangan pengelolah data. Data dapat dikirim dari satu
tempat ke tempat lain melalui telekomunikasi. Jaringan komputer yang
memudahkan arus informasi perusahaan tersebut.
Jaringan komputer adalah sekumpulan kumputer printer dan peralatan
lainnya yang terhubung satu sama [Link] data bergerak melalui kabel-
kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar
dokumen dan data mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama
menggunakan perangkat keras atau perangkat lunak yang terhubung dengan
jaringan .sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke internet harus
direncanakan dan dipahami dengan baik agar melindungi sumber daya yang
berada dalam jaringan tersebut secara efektif (Syahfrizal,2015).
Topologi jaringan merupakan sebuah desain jaringan komputer yang akan
dibentukserta menjelasan bagaimana komputer-komputer tersebut dapat saling
berhubungan antara satu sama lain. Topologi jaringan juga bisa memudahkan kita
untuk memahami bagaimana jalur lalu lintas data yang terjadi pada sebuah sistem
jaringan (Assidik, 2015).
Topologi menggambarkan struktur dari suatu jaringan atau bagaimana
jaringan dapat di desain. Dalam definisi topologi terbagi dua yaitu tipe topologi
fisik dan logik yang menunjukan bagaimanasuatu media diaksess oleh host. pada
sistem Lan terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan: bus, star,
dan ring. Kemudian topologi ini dikembangkan menjadi topologi tree dan mesh
yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Topologi star itu sendiri
merupakan sebuah kontrol terpusat semua link yang dimana harus melewati
pusat yang dapat menyatukan data kesemua client yang terhubung dari server.
(Andri,2014).
\
2

Dalam mendesain jaringan komputer diperlukan suatu kemampuan tentang


bagaimana cara mendesain atau mengimpelemtasikan jaringan itu sendiri.
Pemahaman tersebut meliputi banyak hal seperti koneksi jaringan, tipe jaringan
serta topologi yang akan di implementasikan kedalam network itu sendiri. Dalam
pembelajaran jaringan komputer itu tidak terbatas akan teknik desain jaringan
secara teori. (Sarmidi, [Link] 2015)
Smk Muhammadiyah merupakan sekolah yang berada pada wilayah kota
palopo atau lebih jelas nya dibelakang kampus muhammadiyah di mana sekolah
ini memiliki ruang belajar berjumlah 3 kelas dan satu laboratorium dengan jumlah
komputer 12 unit.
Namun disekolah ini pemahaman serta pengetahuan dalam megelolah
topologi star ini masih kurang, seperti hal nya pegecekan kecepatan pegirman data
nya dari satu komputer ke komputer yang lain, perangkat yang bisa terhubung
dari topologi serta pengembangan itu sendiri.
Aplikasi Cmd (command prompt) merupakan sebuah command line
interface pada sistem operasi windows untuk mengeksekusi file dengan cara
memasukan perintah-perintahmenggunakan keyboard, aplikasi ini juga mampu di
jadikan solusi untuk mengetahui seberapa cepat topologi star yang ada dan untuk
pengembangan nya itu sendiri hanya menggunakan kabel UTP, komputer.

Dengan melihat kondisi diatas mengenai kurangnya pemahaman serta


pengetahuan tentang topologi pada Smk Muhammadiyah Palopo, untuk itu
peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul “ Analisis Topologi Jaringan
Pada SMK Muhammadiyah Palopo”.

1.2 Rumusan Masalah


1. Perangkat-perangkat apa saja yang mampu terhubung ke topologi jaringan
pada SMK Muhammadiyah Palopo ?
2. Apa kelebihan dan kekurangan dari instalasi topologi jaringan pada SMK
Muhammadiyah Palopo ?
[Link] apa yang terjadi pada instalasi topologi jaringan ?
4. Bagaimana pengembangan topologi jaringan pada laboratorium computer
SMK Muhammadiyah Palopo ?
3

1.3. Tujuan Penelitian


1. Untuk mengetahui perangkat-perangkat apa saja yang mampu terhubung ke
topologi star pada laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo.
2. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari instalasi topologi jaringan
pada laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo.
3. Untuk mengetahui kendala apa yang terjadi pada topologi jaringan SMK
Muhammadiyah Palopo
4. Untuk mengembangkan topologi jaringan pada laboratorium komputer
SMK Muhammadiyah Palopo

1.4 Manfaat Penelitian


1. Manfaat bagi peneliti
a. Sebagai syarat kelulusan menjadi sarjana komputer jurusan Informatika
Fakultas Teknik Komputer.
b. Menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
c. Dapat membandingkan teori-teori yang didapat pada kenyataan
sebenarnya.
2. Manfaat bagi instansi
a. Membantu teknisi laboratorium untuk mengidentifikasi permasalahan yang
terjadi pada lab komputer SMK Muhammadiyah Palopo.
b. Mengoptimalkan kinerja jaringan laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo.
3. Manfaat bagi universitas
a. Mengetahui seberapa jauh mahasiswa menguasai materi yang diberikan
khususnya pada mata kuliah Jaringan Komputer.
b. Sebagai bahan acuan untuk penelitian pada angkatan-angkatan berikutnya.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kajian Teori


Kajian teori berisi topik-topik yang akan dibahas dalam penelitian ini,
landasan teori ini mempunyai peranan penting dalam hal melakukan penelitian,
dengan kajian teori, peneliti dapat mengklarifikasi adanya masalah penelitian dan
mengindentifikasi arah peneliti.
1. Analisis
Mulyani (2016:8) mengungkapkan bahwa analisis sistem merupakakan
suatu teknik penelitian terhadap sebuah sistem dengan menguraikan komponen-
komponen pada sistem tersebut dengan tujuan untuk mempelajari komponen itu
sendiri serta kerterkaitan dengan komponen lain yang membentuk sistem sehingga
didapat sebuah keputusan atau kesimpulan mengenai sistem tersebut baik itu
kelemahan ataupun kelebihan sistem.
Muslihudin dan Oktfianto (2016:27) menyatakan bahwa analisis sistem
adalah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal pengembangan
sistem. Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan
bagian-bagian komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan
mereka. Analisis sistem merupakan tahapan paling awal dari pengembangan
sistem yang menjadi fondasi dalam menentukan keberhasilan sistem informasi
yang dihasilkan nantinya. Tujuan ini sangat penting karena menentukan bentuk
sistem yang harus dibangun.
Dari definisi di atas dapat di simpulkan bahwa analisis adalah aktivitas yang
terdiri dari serangkaian kegiatan seperti mengurai,membedahkan,memilah sesuatu
untuk dikelompokan kembali menurut kriteria tertentu dan kemudian dicari
kaitanya lalu ditafsirkan maknanya.

2. Jaringan Komputer
a. Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah himpunan interkoneksi sebuah jaringan komputer
yang dapat menghubungkan anatara 2komputer autonomous ke komputer yang
banyak dengan menggunakan media transmisi sebuah kabel (wireless). Bila
5

sebuah komputer dapat membuat komputer yang lainnya restart, shutdown,


atau melakukan kontrol lainya, maka komputer –komputer tersebut bukan
autonomous (tidak melakukan kontrol terhadap komputer lain dengan akses yang
penuh).(syafrizal,2005).
Menurut Oetomo dalam Herlambang (2008:1) mengungkapkan bahwa
jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling
menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat
saling berbagi data, informasi, program aplikasi, dan perangkat keras seperti
printer,scanner, CD-Drive ataupun harddisk, serta memungkinkan untuk saling
berkomunikasi secara elektronik”. Potensi jaringan komputer antara lain:
1) Mengintegrasikan dan berbagai pakai peralatan
2) Komunikasi jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar
pemakai komputer
3) Perlindungan data informasi jaringankomputer dimanfaatkan pula untuk
mendistribusikan proses dan aplikasi sehingga dapat mengurangi terjadinya
bottleneck atau tumpukan pekerjaan pada satu bagian.
4) Keteraturan aliran informasi jaringan komputer mampu mengajarkan data-
data komputer client dengan cepat untuk mengintegrasikan dalam komputer
server.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa jaringan adalah sekumpulan
telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi
dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai
tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan
layanan.
b. Jenis jaringan komputer
Berdasarkanjarak dan area kerjanya jaringan komputer dibedakan menjadi
tiga kelompok (wahidin,2007), yaitu:
1) Lokal Area Network (LAN)
Lokal Area Network (LAN) adalah merupakan jaringan berbasis milik
pribadi didalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa
meter, LAN umumnya digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer
pribadi dan workstation dalam kantor suatu pertusahaan atau pabrik-pabrik untuk
6

memakai bersama sumberdaya (risource, misalnya printer) dan saling bertukar


informasi.
Dengan memperhatikan kecepatan transmisi data, maka LAN dapat
digolongkan dalam tiga kelompok, yaitu:
a) Low Speed PC Network
kecepatan transmisi data pada Low Speed PC Network kurang dari 1mbps
dan biaya yang diterapkan untuk personal komputer. Contoh dari jenis ini adalah
Omninet oleh corvus system (networkkbus).
b) Medium Speed Network
kecepatan transmisi data pada medium speed network berkisar antar 1-
20mbps dan biayanya diterapkan untuk mini komputer. Contoh dari jenis ini
adalah
Ethernet oleh Xerox, ARC Net oleh Datapoint Corporation, Wangnetoleh Wang
Laboratories
c) High Speed Network
kecepatan transmisi data High Speed Network lebih dari 20mbps biasanya
diterapkan untuk mainframe komputer. Contoh dari jenis ini adalah Loosely
Coupled Network oleh control data corporation, Hyper channel oleh Network
System Corporation.
2) Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN
yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama
dengan LAN, MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya
berdekatan atau juga sebuah kota yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan
pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan
dapat berubungan dengan jaringan televisi kabel.
3) Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang biasanya menggunakan
media wireless, sarana satelit atau pun tabel serat optik, karena jangkauannya
yang lebih luas, bukan hanya mengikuti satu kota atau antar kota dalam satu
wilayah, tetapi mulai menjangkau area atau wilayah negara lain. WAN
menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN
kedalam komunikasi global seperti internet, meskipun demikian antaran LAN,
7

MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal hanya lingkup areanya
saja yang berbeda satu diantaranya diantara yang lainnya.
Dari penjelasan di atas maka dapat di simpulkan bahwa jenis jaringan
komputer terbagi atass tiga yaitu LAN (Local Area Network), MAN
(Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network).
c. Tipe jaringan
Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan,maka tipe jaringan
komputer dapat dibedahkan menjadi dua tipe,yaitu:
1) Jaringan peer to peer atau point to point
Pada jaringan peer to peer setiap komputer yang terhubung pada jaringan
dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa
melalui komputer perantara. Pada jaringan tipe ini sumber daya komputer terbagi
pada seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut,baik sumber daya
yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya.
Mengingat kondisi seperti di atas,maka sebuah komputer yang terhubung
dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai
sebuah komputer stand alone. Untuk membangun sebuah jaringan seperti ini anda
bisa menggunakan komputer-komputer yang memiliki kemampuan yang setara
karena keamanan dalam jaringan tersebut diatur dan dikontrol oleh masing-
masing komputer dalam jaringan tersebut.
Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk anda pergunakan dalam
membangun sebuah workgroup dimana masing-masing pengguna komputer bisa
saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras komputer bisa saling berbagi
pakai penggunaan perangkat keras komputer dan pada umumnya di situ tidak
begitu diperlukan pengaturan keamanan data di antara anggota workgroup
tersebut,dibawah ini menunjukan skema logika sebuah jaringan peer to peer:
8

Gambar. 1 Tipe Jaringan peer to peer

Dari gambar 1.1 di atas tampak bahwa masing-masing komputer dalam sebuah
jaringan peer to peer terhubung secara langsung keseluruh komputer yang terdapat
dalam jaringan ke seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut.
2) Jaringan Client-Server
Berbeda dengan jaringan peer to peer, pada client-server terdapat sebuah
komputer yang berfungsi sebagai server sedangkan komputer-komputer yang lain
berfungsi sebagai client sesuai namanya maka komputer server berfungsi dan
bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan [Link]
bentuk pelayanan yang di berikan komputer server ini adalah:
a) Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama-
sama pada komputer client.
b) Print sharing yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-
sama.
c) Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula
dengan data dan sistem aplikasi yang ada.
d) Mengatur keamanan jaringan dan dalam jaringan.
e) Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang
ada dalam jaringan.
Pada sebuah jaringan komputer dimungkinkan untuk digunakannya lebih
dari satu komputer server, bahkan dengan kemampuan dan fasilitas yang berbeda.
9

Sedangkan komputer-komputerclient sesuai namanya menerima pelayanan


dari komputer server. Komputer-komputer ini disebut juga dengan workstation,
yaitu komputer dimana pengguna jaringan dapat mengakses dan memanfaatkan
pelayanan yang diberikan oleh komputer server. Dalam sebuah jaringan komputer
biasanya workstation menggunakan komputer yang memiliki kemampuan lebih
rendah dari komputer server, meskipun tidak selalu demikian. Bebrapa jaringan
komputer multiuser, seperti komputer mainframe, menggunakan dumb terminal
sebagai workstation-nya. Gambar 1.2 menunjukkan tipe jaringan cleint-servervn

Gambar.2 Tipe jaringan Client-Server

Pada gambar 1.2 dapat dilihat bahwa komputer-komputer dalam jaringan


(client) dapat saling berkomunikasi melalui perantara komputer server. Jika
komputer server tidak aktif, maka komputer-komputer client tidak akan saling
berkomunikasi.

Dapat di simpulkan bahwa tipe jaringan terbagi atas dua tipe di antaranya
1) Jaringan peer to peer atau point to point merupakan Pada jaringan peer to
peer setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi
dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer
perantara
2) Jaringan Client-Server
bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut
10

3). Topologi Jaringan


Topologi adalah suatu aturan/rules bagaimana menghubungkan komputer
(node) satu sama lain secara fisik maupun pola hubungan antara komponen-
komponen yang berkomunikasi melalui media/peralatan jaringan, seperti : sever,
workstation, hub/switch, dan pengabelannya, sedangkan jaringan merupakan
sebuah sistem yang terdiri atas komputer, prangkat komputer, tambahan dan
perangkat jaringan lainnya yang saling berhubungan dengan menggunakan media
tertentu dengan aturan yang sudah ditetapkan. (Halawa, satuka. 2016).
Asiyah (2014) mengungkapakan bahwa topologi adalah suatu teknik untuk
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainya yang merangkai
menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada
biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan
mempegaruhi kualitas maupun efisiensi suatu jaringan. Ada beberapa jenis
topologi jaringan yaitu topologi Bus, Topologi star, Topologi Ring, Topologi
Tree, Topologi Mesh.
Dapat disimpulkan bahwa topologi itu sendiri merupakan sekumpulan
komputer yang saling terhubung satu sama lain, menghubungan antara komponen-
komponen yang berkomunikasi melalui media/peralatan jaringan.
Ada bermacam-macam topologi jaringan komputer yang dapat gunakan saat
ini diantara Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Tree, Topologi
Mesh, masing – masing jenis topologi ini memiliki kekirangan dan kelebihan
a). Topologi Bus
MADCOMS (2010:6) menyatakan bahwa topologi yang menghubungkan
beberapa ke sebuah kabel dengan beberapa terminal. Topologi Bus menggunakan
jenis kabel coaxiol dengan beberpa konektor BNC. Topologi Bus meyediakan 1
jalur yang digunakan untuk komunikasi antar perangkat sehingga setiap perangkat
harus bergantian dalam menggunakan jalur yang ada
Topologi Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa
penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan
terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan
lainnya bisa dengan mudah dihubungkan untuk menguksatu sama lain. Kesulitan
utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel
11

sepaksi yang dipergunakan benar-benar matcing atau tidak. Karena kalau tidak
sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang
dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat,tidak mencapai kemampuan
maksimalnya. Topologi ini juga sering dipergunakan pada jaringan dengan
berbasis fiber optik (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk
menghubungkan dengan client atau node).

Gambar.3Topologi Bus

Adapun kelemahan dan kelebihan dari Topologi Bus yaitu:

Kelemahan Topologi Bus


Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal bila
kabel uatama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client
yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
Kelebihan Topologi Bus
a) Instalasi relatif lebih murah
b) Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi
c) Antar client lainnya
d) Biaya relatif lebih murah
b) Topologi Ring
MADCOMS (2010:6) menyatakan bahwa topologi yang menghubungkan
beberapa komputer dengan membentuk sebuah jaringan akan terkoneksi pada 2
komputer lain. Topologi ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik
yang masing-masing terhubung kedua titik lainnya, sedemikian sehingga
12

membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi


data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI
mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan
berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan
dalam jaringan yang memiliki perfomance tinggi, jaringan yang membutuhkan
bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video, dan audio, atau ketika
perfomance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah
yang banyak.

Gambar.4 Prinsip Koneksi Topologi Ring

Adapun kelemahan dan kekurangan dari Topologi Ring yaitu:


Kelemahan:
a) Penambahan atau pengurangan terminal sangat sulit.
b) Kerusakan pada media pengirim dapat menghentikan kerja seluruh
jaringan.
c) Harus ada kemampuan untuk mendeteksi kesalahan dan metode
pengisolasian kesalahan.
d) Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan
jaringan.
e) Tidak kondusif untuk pengiriman suara, gambar dan data.
Kelebihan:
a) Laju data (transfer rate) tinggi.
b) Dapat melayani lalu lintas data yang padat.
c) Tidak diperlukan Host, relatif lebih murah.
d) Dapat melayani berbagai media pengirim.
13

e) Komunikasi antar terminal mudah.


f) Waktu yang diperlukan untuk mengakses data optimal.
C) Topologi Star
Madcoms (2010:8) berpendapat bahwa topologi star merupakan topologi
yang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat yaitu
Hub dan Switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer
yang terhubungkan dalam jaringan.

Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat
dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan
membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang
menggunakan lebih banyak kabel dari pada bus dan karena semua komputer dan
perangkat terhubung kecentral point. Jadi bila ada salah satu komputer atau
perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang
lainnya (jaringan)

Gambar.5 Topologi Star

Adapun kekurangan dan kelebihan topologi star yaitu:


Kelemahan:
a) Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
b) Jaringan tergantung pada terminal pusat.

Kelebihan:
a. Keterandalan terbesar diantara topologi yang lain.
b. Mudah dikembangkan.
c. Keamanan data tinggi.
14

d. Kemudahan akses ke jaringan LAN lain.


d) Topologi Tree
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat,
topologi ini biasanya digunakan untuk inter koneksi antara central dengan hirarki
yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang
rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jenis ini
cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Gambar.6 Topologi Tree

Adapun kelemahan dan kelebihan dari Topologi Tree yaitu:


Kelemahan:
a) Kinerja yang lambat
b) Hub menjadi peran penting
c) Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan
hub
d) Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka
komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah.
Kelebihan:
a) Mudah mengmbangkan menjadi jaringan luas
b) Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalahan
c) Manajemen data yang baik.

e) Topologi Mesh
Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap
perangkat terhubung secara langsung keperangkat lainnya yang ada didalam
jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi
langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). Dengan demikian
maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini
15

dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat
terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap
perangkat harus memiliki sebnyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).

Gambar. 7Topologi Mesh


Adapun kelebihan dan kelemehan Topologi Mesh yaitu:
Kelemahan
a) Biaya pemasangan yang besar
b) Biaya yang cukup mahal menggunakan banyak kabel dan port
c) Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit
Kelebihan
a) Keamanan yang dapat dikatakan baik
b) Besar bandwith yang cukup lebar
c) Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data
d) Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat.
Dapat di simpulkan bahwa topologi memiliki beberapa jenis topologi
jaringan yaitu topologi Bus, Topologi star, Topologi Ring, Topologi Tree,
Topologi Mesh.
3) Perangkat bantu jaringan komputer
Perangkat bantu jaringan berfungsi untuk membantu sebuah jaringan agar
dapat kita hubungkan dengan jaringan lain dengan skala yang lebih besar dan
luas, seperti jaringan antar kota,antar negara,antar benua, atau jaringan global
internet.(Andi. 2007 )
Berikut ini perangkat-perangkat pembantu jaringan yaitu:
a) Hub
16

Hub merupakan alat yang mempunyai fungsi sebagai tempat untuk


menerima file-file data dari komputer untuk kemudian meneruskan-nya ke
komputer atau tempat lain pada suatu jaringan.
Hub biasanya digunakan pada jaringan bertopologi star. Batas maksimum
paralel antar hub lebih dari 3 buah hub. Apabila jumlah paralel antar hub lebih
dari 3 buah, maka untuk menghubungkan jaringan kita membutuhkan sebuah
server.

Gambar. 8 Hub

b) Repeater
Reapeter merupakan alat yang dapat menerima sinyal digital dan
memperkuat-nya untuk diteruskan kembali. Repeater juga dapat memperjauh
jarak transmisi data. Disamping itu, repeater dapat memperkecil naice pada sinyal
transmisi yang datang.
Repeater juga bekerja pada level physical layer dalm model jaringan OSI.
Tugas utama dari repeater adalah menerima sinyal dari satu kabel LAN dan
memancarkannya kembali ke kabel LAN yang lain
Pada jaringan wireles, repeater diletakan pada gedung-gedung yang tinggi,
menara pemancar, atau dipuncak gunung. Hal ini bertujuan agar sinyal yang
menerima atau dipancarkan dapat diterima dengan baik. Dengan adanya repeater,
jarak gelombang yang dapat ditempu oleh jaringan wireless juga menjadi semakin
jauh.
17

Gambar. 9 Repeater

c) Bridge
Bridge adalah alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN
yang lain, apabila keduanya menggunakan teknologi yang sama misalanya
dengan teknologi Ethernet. Bridge bekerja pada level dan link layer pada model
jaringan OSI. Oleh sebab itu, bridge dapat menyambugkan jaringan menggunakan
metode transmisi atau medium access control yang berbeda . bridge juga mampu
mempelajari alamat link pada setiap perangkat yang tersambung dengannya dan
mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
Fungsi lain dari bridge adalah dapat memisahkan suatu paket data yang
harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yang lain, apabila
kedua jaringan saling terhubung. Bridge juga dapat men-copy frame data dari
suatu jaringan ke jaringan yang lain, asalkan jaringan konunikasi tersebut masih
terhubung.
Keuntungan menggunakan bridge:
a) Bridge lebih mudah kita pasang dan kita rawat.
b) Bridge cukup sederhana dan harganya lebih murah dari pada router.
c) Bridge cenderung mampu menagani trafik yang lebih tinggi.
Kerugian menggunakan bridge:

a) Alamat fisik pada suatu statiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang
lain.
b) Frame broadcast dilewatkan bridge keseluruh LAN, hal ini dapat
menyebabkan trafik melebih kapasitas medium jaringan.
c) Kesalahan dalam mengkofigurasi bridge menyebabkan bridge memutarkan
tanpa henti
d) Bridge lebih cocok pada jaringan dengan volume trafik yang relatif rendah.
18

Gambar. 10 Bridge

d) Router
Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi
menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan ke jaringan yang
lain. Router akan memilih jalan terdekat untuk melewatkan paket aplikasi data.
Aplikasi-aplikasi yang berada pada router, jika telah terinstal pada sebuah
komputer dinamakan PC Router.
Fungsi utama router adalah untuk me-routing-kan paket-paket data dengan
dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih
global seperti internet, diperlukan adanya router.
Keuntunganmenggunakan router:
a) Router dapat kita gunakan pada topologi jaringan apapun.
b) Dalam router terdapat suatu trafikbroadcast yang dapat memperkecil beban
network.
c) Router tidak peka terhadap masalah kelambatan waktu seperti yang dialami
jika menggunakan bridge.
d) Router umumnya dapat lebih mudah kita konfigurasi dari pada bridge
e) Router dapat menentukan jalur optimal antar dua sistem dan mengatur
perioritas antar protokol.
f) Router membentuk penghalang antar LAN, sehingga memungkinkan
masalah yang terjadi di sebuah LAN diisolasikan pada LAN tersebut.
Kerugian menggunakan router:
g) Router pada lapisan network OSI hanya meneruskan trafik yang sesuai
dengan protokol yang diimplementasikan padanya saja.
19

h) Penggunaan tabel routing statik menyebabkan beberapa router lebih besar


daripada bridge, sehingga keluaran yang dihasilkan dapat lebih rendah
daripada bridge.
i) Apabila memindahkan suatu mesin dari pada jaringan LAN ke jaringan Lan
yang lain, maka alamat network tersebut juga berubah.

Gambar.11 Router
e) Modem
Modem merupakan kependekan dari modulator demodulator. Alat ini
memungkinkan PC, mini computer, atau mainframe untuk menerima dan
mengirim paket data dalam bentuk digital melalui saluran telepon. Modem
digunakan menghubungkan PC dengan internet. Cara menghubungkan PC dengan
internet ada beberapa macam, yaitu dengan menggunakan line telepon, kabel
modem, satelit, ADSL (Asymm etric Digital Subscribe Line), dan lain
sebagainya.
Terdapat dua macam modem yang dapat kita gunakan yaitu modem internal
dan modem eksternal.
Modem internal berupa sebuah kartu yang terdapat kita pasangkan pada
salah satu slot komputer dan menggunakan power supply dari PC. Sementara
modem eksternal biasanya terletak di dalam case tersendiri, menggunakan power
supply terpisah, dan pada umunya memiliki adaptor. Modem eksternal
tersambung pada komputer menggunakan kabel serial yang terkoneksi pada port
serial di bagian belakang PC.
Keuntungan Modem Internal:
a) Memudahkan kita dalam hal pemasangan.
b) Tidak menggunakan banyak kabel.
20

c) Harganya biasanya lebih murah, karena tidak memiliki case dan power
supply terpisah.
d) Menghemat tempat dan biaya untuk membeli kabel serial dan kartu serial
tambahan.
e) Mencegah penggunaan lain untuk bertindak iseng terhadap modem, karena
terletak di dalam komputer.

Gambar.12 Modem internal


Keuntungan dari modem eksternal:
a) Tidak menggunakan slot dalam komputer.
b) Dapat kita nyalakan atau kita matikan secara terpisah dari komputer.
c) Lebih mudah kita pindahkan pada PC lain tanpa harus membongkar
komputer tersebut.
d) Biasanya dilengkapi dengan panel, LED, atau LCD yang menampilkan info
tentang apa yang sedang dilakukan oleh modem. Hal ini tersebut cukup
membantu apabila terjadi permasalahan atau gangguan.
e) Modem eksternal memiliki pengaturan suara. Pengaturan besar kacilnya
suara menjadi lebih cepat dan mudah kita lakukan.
f) Di daerah yang rawan dengan masalah petir, lebih aman bila menggunakan
modem eksternal.

Gambar.13 Modem eksternal


21

f) Switch
Swicth hampir sama dengan Hub. Perbedaan antara swicth dengan Hub
adalah:
a) Kecepatan akses swicth lebih besar dibandingkan hub
b) Swicth hanya mentransfer data yang diterimanya,kemudian meneruskan
hanya pada port yang dituju saja. Adapun hub membroadcast data yang
masuk pada semua port yang dimilikinya.
Untuk jaringan yang lebih luas seperti internet,swicth masih tetap
membutuhkan router untuk dapat meneruskan paket-paket data,
sebagaimana hub. Swicth juga mampu melakukan fungsi routing,sehingga
dinamakan dengan IP swicth. Namun demikian, hanya beberapa swicth saja
yang mampu melakukan hal ini

Gambar. 14 Switch
Dari penjelasan di atas mengenai perangkat bantu jaringan komputer dapat
di simpulkan bahwa terdapat 6 perangkat bantu jaringan yaitu:
1) Hub merupakan alat yang mempunyai fungsi sebagai tempat untuk
menerima file-file data dari komputer untuk kemudian meneruskan-nya ke
komputer atau tempat lain pada suatu jaringan
2) Repeater merupakan alat yang dapat menerima sinyal digital dan
memperkuat-nya untuk diteruskan kembali. Repeater juga dapat
memperjauh jarak transmisi data. Disamping itu, repeater dapat
memperkecil naice pada sinyal transmisi yang datang.
3) Bridge adalah alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN
yang lain, apabila keduanya menggunakan teknologi yang sama misalanya
dengan teknologi Ethernet.
22

4) Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi


menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan ke jaringan
yang lain. Router akan memilih jalan terdekat untuk melewatkan paket
aplikasi data.
5) Modem merupakan kependekan dari modulator demodulator. Alat ini
memungkinkan PC, mini computer, atau mainframe untuk menerima dan
mengirim paket data dalam bentuk digital melalui saluran telepon
6) Swicth hanya mentransfer data yang diterimanya,kemudian meneruskan
hanya pada port yang dituju saja
5) CMD
Cmd merupakan Sebuah perintah DOS yang terdapat pada windows yang
dapat memudahkan user dalam menjelajai windows baik secara online maupun
offline, dan aplikasi ini bisa juga disalah gunakan oleh seorang crakker/hacker
untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan ,menggunakan command prompt,
atau cmd, selain dari itu cmd ini juga mampu untuk milihat kecepatan internat
topologi sehingga
Berikut ini tampilan dari awal aplikasi CMD:

Gambar.15 tampilan awal cmd

2.2. Hasil Penelitian yang Relevan


Ada beberapa hasil penelitian yang relevan yang dijadikan sebagai
perbandingan yaitu:
Puspita Sari Rita dan Rahadjeng Riyana Indra (2018) “Analisis Jaringan
Local Area Network (LAN) Pada PT. Mustika Ratu Tbk Jakarta Timur”.
23

Pt mustika Ratu Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang


perindustrian jamu dan kosmetik tradisional indonesia, dan memilki banyak
cabang diberbagai negara, memanfaatkan jaringan LAN untuk
menghubungkan komputer satu dengan komputer lainya. Pada jam-jam
tertentu banyak client yang menggunakan jaringan secara bersamaan
sehingga koneksi menjadi lambat. Terdapat client yang tidak mendapat
IP,diakibatkan terserang virus. Untuk itulah penulis melakukan penelitian
pada jaringan LAN PT Mustika Ratu Tbk agar dapat membantu menagani
permasalahan yang terjadi. LAN tergolong jaringan komunikasi kecepatan
tinggi dan sifatnya dipegarui oleh media transmisi bersama dengan topologi
dan protokol yang digunakan. Topologi yang digunakan dalam jaringan
yang terbentuk di PT Mustika Ratu adalah topologi star, dan jaringan local
area Network (LAN) YANG ADA PADA PT. Mustika Ratu Tbk Jakarta –
Timur (ciracas) menggunakan jaringan VNP IP tunnel by mikrotik.
Agung Halim, Yana Marchellius, dan Widodo Charles (2018)
”Implementasi Topologi Hybrid Untuk Pengoptimalan Aplikasi EDMS
Pada Project Office PT THE ONWJ” .
Penggunaan aplikasi EDMS di project office PT the ONWJ di nilai masih
belum optomal karena masih lambat dalam penggunaan aplikasi EDMS.
Oleh karena itu dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk
mengoptimalkan jaringan yang digunakan untuk mengakses aplikasi EDMS
pada project office PT THE ONWJ. Pengoptimalan jaringan yang dimaksud
adalah dengan membangun topologi di project office PT THE ONWJ dan
menerapkan metro sebagai perantara topologi star di project office dan
topologi star di kantor pusat sehingga mneciptakan topologi Hybrid.
Topologi hybrid yang dimkasud adalah penggabungan antara topologi star
yang di jaringan pusat, metro sebagai perantara kantor pusat dengan project
office PT THE ONWJ dan topologi satr yang di bangun di poject office PT
THE ONWJ. Diharapkan setelah menerapkan topologi yang telah di
rancang untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi EDMS. Topologi star
di project office PT THE ONWJ dan metro sebagai perantara dua topologi
kantor pusat dan project office menghasilkan topologi hybrid.
24

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan topologi dalam jaringan


dapat memberikan optimalisasi dibandingkan dengan tanpa menerapkan topologi.
Rata-rata ping saat pengaksesan aplikasi EDMS sebelum menerapkan topologi
hybrid mendapatkan hasil sebesar 392,98 MS dan setelah menerapkan topologi
gybrid menetapkan hasil sebesar 143,50 MS, sehingga di simpulkan bahwa
penerapan topologi hybrid lebih baik menjalankan aplikasi EDMS.

2.3 Kerangka Pikir


Kerangka pikir adalah penjelasan sementara terhadap suatu permasalahan
yang menjadi objek yang disusun berdasarkan dari kajian teori dan penelitian
yang relevan.
SMK Muhamadiyah Palopo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang
memanfaatkan jaringan sebagai sumber informasi dan media komunikasi, selain
itu jaringan juga dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran. Topologi yang
digunakan di SMK Muhammadiyah Palopo menggunakan topologi star.
Kelebihan topologi star ini yaitu bersifat fleksibel, jika salah satu komputer
mengalami kerusakan jaringan akan tetap berjalan dan menimbulkan masalah
bagi komputer lainnya. Sedangkan kekurangan dari topologi star yaitu
menggunakan biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel, jika
hu/switchmengalami kerusakan, maka dapat melumpukan jaringan, jadi yang akan
penulis analisis pada sekolah muhammadiyah palopo adalah bagaimana kecepatan
akses internet topologi star, perangkat-perangkat yang bisa terhubung,batasan
lokasi.
Menyadari hal tersebut sehingga penulis memerlukan sistem yang dapat
meminalisir permasalahan tersebut, melakukan analisis dapat memberikan solusi
dan memudahkan siswa dan sekolah tersebut.
Berikut ini yang menjadi kerangka pikir dalam penelitian ini:
25

SMK Muhammadiyah Palopo merupakan salah satu Lembaga


Pendidikan memanfaatkan jaringan sebagai sumber informasi dan
media komunikasi selain itu jaringan juga dimanfaatkan sebagai bahan
pembelajaran.

Permasalahan yang di SMK Muhammadiyah palopo adalah bagaimana,


memaksimalkan kinerja topologi star, perangkat-perangkat yang bisa terhubung
serta pengembangan topologi itu sendiri.

Untuk mengetahui apakah topologi jaringan yang ada pada SMK


Muhammadiyah Palopo sudah bagus maka kita harus melakukan
analisis topologi terlebih dahulu.

Setelah proses analisis topologi jaringan dilakukan dengan


menggunakan metode QoS dan Cmd pada SMK Muhammadiyah
palopo maka dapat mengetahui tingkat kecepatan akses dari topologi
star serta batasan lokasi nya

Gambar.16 kerangka Pikir


BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian


Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, dimana
penelitian ini adalah metode penelitian untuk melihat kondisi objek yang alamiah,
dimana teknik pengumpulan data di lakukan secara gabungan. Metode penelitian
kualitatif juga merupakan jenis penelitian yang hasil temuan-temuanya tidak di
peroleh melalui produser statistik atau bentuk hitungan lainnya, karna metodologi
penelitian kulitatif menekankan pada kualitas dari objek yang di teliti dan
berusaha fokus pada pengungkapan makna serta pengalaman subjek penelitian
terhadap suatu fenomena yang tidak bisa dengan mudah di ukur menggunakan
angka atau numerik.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian


Penelitian ini dilakukan di SMK Mahammadiyah palopo kecamatan wara
utara kota palopo kabupaten luwu provinsi sulawesi selatan. Waktu penelitian
dilaksanakan pada bulan Juli 2020 sampai September 2020.
3.2 Batasan Penelitian
Batasan penelitian berfungsi untuk menghindari perluasan masalah pada sebuah
pembahasan sehingga diperoleh hasil pembahasan yang sesuai dengan tujuan
yang diharapkan, maka yang merupakan batasan dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut
1. Sasaran penelitian adalah laboratorium komputer SMK Muhammadiyah
Palopo
2. Penelitian yang dilakukan yaitu menganalisis topologi jaringan yang sedang
berjalan pada sekolah tersebut.
3. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data analisis
berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis.
4. Peneliti hanya melakukan analisis terhadap jaringan dan memberikan saran
terhadap hal yang tidak optimal pada penggunaan jaringan di SMK
Muhammadiyah Palopo, yang kemudian akan di berikan kepada teknisi
sekolah apabila akan melakukan implementasi untuk kedepannya.
27

3.3 Teknik Pengumpulan Data


Pada penelitian ini menggunakan tiga metode yang dijadikan sebagai cara yang
dilakukan penulis untuk mengumpulkan data, yaitu:
1. Metode observasi
Metode observasi yaitu mengamati langsung lokasi penelitian (SMK
Muhammadiyah Palopo) untuk melihat kondisi yang ada sehingga diperoleh
gambaran akurat mengenai permasalahan yang dihadapi pada sekolah tersebut.
Adapun sasaran objek atau lokasi observasi pada penelitian ini adalah
laboratorium komputer.
2. Metode wawancara
Metode wawancara yaitu melakukan tanya jawab dengan pihak pengurus
Laboratorium yang mengetahui secara pasti tentang permasalahan yang dihadapi
pada Smk Muhammadiyah Palopo dan metode ini tujukan kepada kepala
laboratorium.
3. Metode Pustaka
Metode pustaka yaitu mempelajari berbagai artikel di internet, serta bahan
pustaka lain yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu mengenai kecepatan
dan beberapa kelebihan dan kekurangan pada topologi. Untuk spesifikasi
perangkat komputer yang digunakan dalam penelitian sebagai berikut :
a. Komputer server dengan spesifikasi sebagai berikut
Tabel 3. Spesifikasi Komputer Server
Komponen Spesifikasi
CPU Intel Core i3 gen7 3.0 GHz
Mainoard ECS
VGA ATI Radeon 9500
Harddisk Seagate Baracuda SATA 80 GB
Memori DDR 2 512
Ethernet Card Realtek RTL 8139
Monitor Samsung 15
DVD ROM LG 24x
28

b. Laptop dengan spesifikasi sebagai berikut


Tabel 4. Spesifikasi Komputer Client
Komponen Spesifikasi
CPU Intel Core i5 gen7 3.0 GHz
Mainoard Intel
VGA Intel Chipset
Harddisk Seagate Baracuda SATA 300 GB
Memori DDR 2 512
Wireless Card Intel

c. Modem Sanex ADSL SA 5100


d. Acces Point TP-Link TL-WR841ND
e. Router mikro RB-75

3.4 Tahap Penelitian


1. Skema tahapan penelitian
Berikut adalah uraian tahapan penelitian:
a. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah suatu proses penelitian yang paling penting
diantara proses lain, disini penulis mengidentifikasi masalah pada topologi
jaringan star yang digunakan di SMK Muhammadiyah Palopo yang mencakup
tentang kekurangan dan kelebihan topologi jaringan tersebut.
b. Kumpulan teori
Pada tahapan ini penulis melakukan pengumpulan teori untuk mencari
sumber-sumber teori dan referensi yang sesuai dengan topologi star yang ada pada
SMK Muhammadiyah Palopo dan topologi yang akan dianalisis.
c. Identifikasi Variabel
Identifikasi variabel dalam penelitian ini antara lain mempersiapkan data
sampel yang akan digunakan, dalam hal ini sampel berupa topologi jaringan star
yang digunakan pada SMK Muhammadiyah Palopo saat ini dan kemudian peneliti
membuat analisis topologi
d. Melakukan Penelitian
Kegiatan melakukan penelitian dalam hal ini adalah peneliti mencoba
menginplementasikan tahapan-tahapan sebelumnya dan melakukan penelitian
29

lebih mendalam serta berusaha mendapatkan data-data yang sebenarnya pada


penggunaan topologi jaringan star yang ada pada SMK Muhammadiyah Palopo.
e. Analisis sistem
1. Sistem yang berjalan
Adapun sistem yang berjalan pada SMK Muhammadiyah palopo
menggunakan topologi star

Gambar.17 topologi yang berjalan


2. Sistem yang diusulkan
Dari gambar di atas menunjukan gambar topologi star yang akan di analisis
mulai dari, perangkat-perangkat yang bisa terhubung, kelebihan dan kekurangan
topologi, kendala serta pengembangan nya.
3. Kebutuhan fungsional
Kebutuhan fungsional defenisi dari penggambaran, perencanaan dan
pembuatan sketsa dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang
utuh berfungsi, kebutuhan fungsional dari sistem ini meliputi:
a) Analisis bagaimana cara mengefisienkan penggunaan topologi star
b) Pengguna dapat mengakses jaringan internet dengan aman
f. Kebutuhan Non fungsional
Adapun kebutuhan alat bantu pendukung dalam analisis topologi jaringan
pada SMK Muhammadiyah palopo yaitu:
30

a) Perangkat keras (Hadware)


b) Kabel coaxial
c) Switch
Switch digunakan untuk menghubungnkan perangkat pada sebuah jaringan
komputer dengan menggunakan pertukaran paket untuk menerima, memproses
dan meneruskan data yang dituju.
d) Komputer/laptop untuk menganalisis topologi jaringan.
g. Laporan Hasil
Laporan hasil merupakan tahapan akhir pada penelitian dimana peneliti
melaporkan hasil dari pengujian topologi jaringan star yang ada pada SMKL
Muhammadiyah palopo. Untuk lebih jelasnya kita dapat dilihat pada gambar. 19
31

Identifikasi Masalah
Bagaimana mengecek kecepatan pengiriman data nya, ,perangkat-perangkat
yang bisa terhubung

Jenis Penelitian
Kualitatif penelitian ini adalah metode penelitian untuk melihat kondisi objek
yang alamiah, dimana teknik pengumpulan data di lakukan secara gabungan

Jenis Penelitian

Wawancara
Observasi
Wawancara yang akan dilakukan
Mengamati secara langsung tetapi
yaitu wawancara terstruktur yang
tidak ikut secara langsung dalam
dilaksanakan secara terencana
kegiatan atau proses yang sedang
dengan berpedoman pada daftar
diamati
pertanyaan yang telah

Analisis
Berdasarkan hasil pengumpulan data maka dilakukan analisis pada sistem
topologi jaringan yang berjalan,topologi yang digunakan,dan optimal atau
tidak penerapan topologi tersebut pada lokasi penelitian.

Uji Coba
Proses uji coba dilakukan pada topologi jaringan yang digunakan pada lokasi
penelitian dengan metode menggunakan topologi yang ada pada lokasi
penelitian untuk melakukan proses sharing, dan juga ujicoba lain dengan
melihat koneksi antar komputer yang terkoneksi pada topologi yang
adadilokasi penelitian

Hasil Akhir
Hasil akhir yang diharapkan adalah didapatkannya sistem
topologi yang optimal serta bertambahnya pemahaman
dan cara mengelolah topologi ditempat peneliti

Gambar. 18 Skema Tahapan Penelitian


BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian


Topolgi Jaringan Local Area Network pada laboratorium SMK
Muhammadiyah Palopo dihubungkan dengan kabel LAN melalui switch. Pusat
dari Topologi Jaringan pada laboratorium ini terdapat dalam satu ruangan dengan
client. Di dalam ruangan ini terdapat banyak kabel-kabel yang menghubungkan
komputer dan printer yang terinstalasi di dalam ruangan. Pada laboratorium
komputer terdapat 20 buah client dengan 1 server yang di hubungkan dengan 2
buah switch.
Pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo computer yang
berinteraksi ada pada ruangan yang sama, maka dibangun lah topologi jaringan
star. Topologi Jaringan Star ini sangat cocok untuk diinstalasikan pada
laboratorium yang relatif kurang besar karena selain biaya instalasinya yang
relatif lebih murah, Topologi Star juga lebih mudah untuk diinstalasikan tetapi
membawa manfaat yang cukup besar. Berikut adalah beberapa manfaat dari
pemakaian topologi jaringan star pada SMK Muhammadiyah Palopo.
a. Menghubungkan semua computer dalam ruangan.
b. Akses ke internet.
c. Pemakaian printer secara bersama.
d. Memungkinkan mudahnya pengawasan terhadap pengerjaan tugas siswa.
e. Dapaat menggunakan database dan program aplikasi yang sama.
f. Mempermudah dalam pembelajaran seperti praktek.

1. Perangkat yang Terhubung pada Topolohi Jaringan di Laboratorium


Komputer SMK Muhammadiyah Palopo
Pembelajaran yang baik pastinya memerlukan komunikasi yang baik dalam
pembelajaran komputer yang di mana dapat mengirimkan informasi dengan
efisien dan tepat, informasi yang dikirim oleh siswa harus sampai ke guru atau
tenaga pengajar dengan cepat. Informasi dalam hal ini berupa suara atau tulisan
yang dibentuk dalam sebuah file, pada file tersebut akan dikirim melalui topologi
jaringan star yang kemudian disampaikan kepada penerima dalam hal ini guru
33

atau tenaga pengajar. Oleh karena itu topologi jaringan yang terinstalasi harus
dalam kondisi baik. Untuk dapat mencapai jaringan yang baik tentunya harus
didukung dengan beberapa hardware atau perangkat keras yang baik. Berikut ini
merupakan penjelasan dari perangkat-perangkat yang digunakan pada topologi
jaringan star di Laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo.
a. Komputer
Komputer memiliki poin penting dalam konstruksi topologi jaringan star
yang ada di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo. Client
komputer yang menjadi media untuk menerima dan mengirim data informasi atau
perintah. Dengan memanfaatkan beberapa software pendukung yang berada pada
sistem operasi Windows. Beberapa komputer yang ada di laboratorium komputer
SMK Muhammadiyah Palopo sebagian besar sistem operasinya memakai
Windows 7 (64bit) dan sisanya memakai Windows 10.1 (64bit). Topologi
jaringan star pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo
menggunakan metode Client–Server. Berdasarkan wawancara terhadap teksnisi
sekolah, komputer client dan server maintenance secara berkala setiap pergantian
semester.
b. Server
Server pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo digunakan
untuk menyimpan file dan juga sebagai tempat instalasi beberapa software yang
nantinya akan digunakan oleh client yang ada pada laboratorim tersebut. Server
yang ada di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo di gunakan oleh
Guru. Pada dasarnya, fungsi dari server untuk menyediakan sumber daya layanan
bagi client. Selain itu server di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah
Palopo digunakan untuk menyimpan data data penting sekolah yang di atur oleh
admian atau teknisi lab dan juga di gunkan sebagai tempat penyimpanan data oleh
siswa. Berdasarkan hasil observasi dan hasil kuesioner yang di dapatkan di tempat
penilitian (lampiran 1) dapat dilihat bahwa keadaan server pada laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo berungsi dengan baik.
c. Komputer Client
Komputer client pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo
berfungsi sebagai tempat kerja siswa untuk memproses pembelajaran data dari
34

client menuju ke komputer server, artinya komputer client digunakan sebagai


tempat kerja dari network. Di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah
Palopo terdapat 20 komputer client atau workstation dan semua komputer tersebut
terhubung dengan server melalui switch. Komputer client atau workstation yang
ada menggunakan IP Address kelas A, berikut adalah rincian IP addres tiap client
pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo dapat dilihat pada
tabel berikut. Hasil analisis terhadap client dan workstation pada laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo dapat dilihat pada (lampiran 1).
Tabel 5. IP addres Client

No Client IP Addres
Client 1 [Link]
Client 2 [Link]
Client 3 [Link]
Client 4 [Link]
Client 5 [Link]
Client 6 [Link]
Client 7 [Link]
Client 8 [Link]
Client 9 [Link]
Client 10 [Link]
Client 11 [Link]
Client 12 [Link]
Client 13 [Link]
Client 14 [Link]
Client 15 [Link]
Client 16 [Link]
Client 17 [Link]
Client 18 [Link]
Client 19 [Link]
Client 20 [Link]
35

d. Media Transmisi
Media transmisi atau penghubung untuk topologi jaringan star yang
digunakan di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo adalah kabel.
Kabel yang digunakan ada 2 jenis. Yaitu kabel Fiber Optik (FO) dan kabel UTP.
Transmisi penghubung antara komputer client siswa dengan computer server
digunakan kabel UTP kategori 5, dengan menggunakan fitting connector RJ45
yang diinstalasi secara straight sistem. Kabel UTP ini disambungkan dari switch
ke komputer client. Begitupun dengan komputer server, penyambungan kabel
UTP pada switch sehingga komputer client siswa dapat berhubungan dengan
komputer server. Analisis yang dilakukan pada laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo menunjukkan bahwa terdapat beberapa kabel media
transmisi yang mengalami gangguan sehingga dapat mempegaruhi kinerja client
e. Switch
Penggunaan switch pada instalasi jaringan topologi star di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo menggunka Switch D-link Des 1024R.
Switch yang digunakan tersebut memiliki 24 port. Penggunan switch ini memiliki
beberapa keunggulan dibandingkan dengan Hub. Switch dapat langsung mengirim
data tepat pada alamat yang dituju, sedangkan Hub tidak. Penguunaan switch pada
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo belumlah maksimal.
Penggunaan switch terlalu banyak mengakibatkan banyaknya port-port switch
yang tidak terpakai. Selain itu kecepatan pengiriman data tidak dapat maksimal
karena harus melalui 3 buah switch. Penggunaan switch yang berlebihan dapat
mempengaruhi kinerja konektor sehingga untuk pengaplikasian switch pada
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo cukup menggunakan 1 buah
swith saja.
f. Modem
Penggunan Modem pada instalasi jaringan topologi star di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo adalah modem TD-W8961N yang
menggunakan provider Indihome 20 Mbps. Modem pada instalasi topologi
jaringan star di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo adalah
untuk menghubungkan jaringan dengan internet sehingga komputer client siswa
dan computer server yang terhubung dengan jaringan dapat mengakses konseksi
36

internet. Penggunaan modem ini cukup efisien untuk topologi star jika hanya
dipakai untuk jaringan yang menghubunngkan 20 client pada laboratorium.
g. Printer
Penggunaan printer pada instalasi jaringan topologi star di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo ada yaitu printer EPSON L-360. Terdapat
2 buah printer dalam ruangan, teteapi hanya 1 printer yang terhubung dengan
jaringan Local Area Network pada laboratorium komputer SMK Muhammadiyah
Palopo berfungsi untuk mencetak tugas praktek siswa.

2. Topologi yang di Terapkan pada Laboratorium SMK Muhammadiyah


Palopo
Perancangan instalasi topologi menunjukan suatu cara dimana koneksi end to
end sistem atau station yang dihubungkan ke jaringan antara computer client
siswa dan computer server dapat terkoneksi dengan baik. Adapun jenis
topologi yang digunakan pada instalasi jaringan Local Area Network di
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo merupakan topologi
star. Penggunaan topologi ini memang banyak digunakan di berbagai tempat
karena kemudahan untuk mengurangi, menambah, atau mendeteksi kerusakan
pada instalasi jaringan yang ada. Selain itu terdapat permasalahan
penggunaan panjang kabel yang harus sesuai juga tidak menjadi suatu yang
penting lagi karena instalai hanya terdapat pada satu ruanan saja. Dengan
menggunakan cukup maka tdapatmenghubungkan komputer dengan jaringan
beserta sumber daya yang ada di dalamnya. Adapun kelebihan dan
kekurangan penggunaan topologi ini antara lain :
Kelebihan :
a. Pengaturan kontrol [Link] fleksibel.
b. Instalasi pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah dan tidak
mengganggu bagian lain dari jaringan.
c. Penggunaan yang fleksibel.
d. Memudahkan deteksi dan isolasi troubleshooting atau kerusakan.
e. Memudahkan pengelolaan jaringan.
Kekurangan :
a. Mememelukan penanganan khusus.
37

b. Penggunaan kabel yang boros


c. Pengaturan kontrol dapat terpusat menjadi bagian yang kritis.
Hasil analisis terhadap implementasi instalasi topologi jaringan star pada
jaringan Local Area Network (LAN) di laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo belum maksimal. Hal ini akan dibahas di point
selanjutnya.

4.2 Pembahasan Penelitian


Instalasi Topologi Jaringan Local Area Network di laboratorium komputer
SMK Muhammadiyah Palopo berfungsi untuk menyambungkan komputer client
siswa dengan komputer server serta untuk menggunakan sumber daya secara
bersama. Intalasi topologi jaringan yang digunakan adalah topologi star dengan
switch sebagai penghubungnya-nya. Berikut ini merupakan penjelasan skema
jaringan Local Area Network (LAN) di laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo beserta kelebihan dan kekurangannya dan juga
pembahasan terhadap masalah atau troubleshooting yang sering muncul yang
berhubungan dengan instalasi jaringan.
1. Skema Jaringan pada Laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo
Analisis skema jaringan ini dibuat berdasarkan hasil observasi dan
wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan teknisi atau admin pada
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo.

Gambar 18. Skema Jaringan LAN Laboratorium Komputer SMK Muhammadiyah


Palopo
38

2. Kelebihan dan Kekurangan Jaringan LAN pada Laboratorium SMK


Muhammadiyah Palopo
Hasil analisis terhadap instalaso topologi jaringan star yang digunakan di
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo belumlah sempurna.
Instalasi topologi jaringan star tersebut masih memiliki beberapa celah yang
menyebabkan pemberdayaan jaringan belum efisien. Berikut ini merupakan
pembahasan akan terhadap kelebihan dan kekurang dari instalasi topologi jaringan
star yang digunakan di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo.

a. Kelebihan
Instalasi topologi jaringan star yang digunakan di suatu tempat pasti
memiliki kelebihan masing-masing karena bentuk jaringan harus memerlukan
penyesuaian dengan kondisi tempat dan keadaan dari jaringan tersebut. Begitupun
dengan topologi jaringan star yang diinstalasikan di laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo. Jaringan Local Area Network (LAN) di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo memiliki beberapa kelebihan sebagai
berikut :
1. Penggunaan instalasi topologi yang tepat seperti yang telah dijelaskan
sebelumnya, topologi star memiliki beebrapa keunggulan dibandingkan
dengan topologi yang lainnya. Topologi ini sangat cocok di gunakan untuk
diinstalasikan di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo karena
ruangan yang tidak terlalu besar dan mudah untuk diimplementasikan. Jadi
menggunakan topologi star sudah cukup untuk dapat menguhubungkan
komputer dalam jaringan.
2. Penggunaan concentrator atau penghubung yang tepat. Consentrator yang
digunakan adalah switch. Concentrator yang dipilih sudah tepat karena switch
dapat mengirim data langsung menuju alamat yang dituju sedangkan hub
tidak. Hub mengirimkan data ke semua alamat yang terhubung dengan
jaringan. Hal ini menyebabkan kecepatan switch lebih cepat dibanding
dengan hub.
3. Tingkat keamanan terhadap server yang terkondisikan. Keamanan server
dapat terpantau karena penggunaan server hanya terdiri dari satu buah
39

komputer saja, Server hanya bisa di akses oleh Guru yang mengajar pada saat
itu.
b. Kekurangan
Terdapat kelebihan maka ada kekurangan. Berikut merupakan kekurangan
dari topologi jaringan star yang diinstalasikan pada laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo.
1. Penggunaan Switch yang terlalu banyak digunakan dalam topologi jaringan
star. Hal ini dapat menyebabkab kecepatan akses terhadap jaringan menjadi
kurang efisien dan tidak optimal.
2. Pemasangan instalasi kabel yang kurang rapi. Penggunaan kabel pada lab
tidak memiliki ruangan kabel atau cable room sehingga sulit untuk
mendeteksi kerusakan atau troubleshooting pada jaringan
3. Kecepatan akses jaringan yang kurang merata, akses kecepatan jaringan yang
kurang merata disebabkan oleh penggunaan switch yang terhuung dengan
switch lagi dan lalu di hubungan dengan switch lagi yang dapat
mengakibatkan beberapa komputer client yang harus melalui tiga buah switch
untuk bisa mengakses ke komputer server. Hal ini dapat membuat kecepatan
akses tiap komputer client tidak sama.

3. Kendala atau Troubleshooting yang Timbul pada Topologi Jaringan


Laboratorium Komputer SMK Muhammadiyah Palopo
Setelah melakukan analisis dan melakukan observasi dan wawancara
dengan admin di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo, dapat
disimpulkan bahwa masalah yang paling sering terjadi adalah kecepatan transfer
data yang tidak merata, terutama bagi komputer client atau workstation yang
harus terhubung dengan tiga buah switch untuk dapat mengakses data di server
kecepatannya relatif lebih lambat dibanding dengan komputer client atau
workstation yang hanya melaui satu buah switch untuk dapat mengakses
komputer server. Hal ini disebabkan oleh penggunaan switch yang kurang
maksimal. Terlalu banyak switch yang digunakan. Padahal 1 switch terdapat 24
port, namun tidak digunakan semuanya.
Selain masalah yang diuraikan di atas, terdapat masalah lain yaitu terkadang
sistem down atau terputus dan atau terdapat workstation atau komputer client
40

yang tiba-tiba terputus dari jaringan. Hal ini dikarenakan adanya kerusakan pada
kabel yang menghubungkan workstation atau komputer client dengan jaringan.
Namun karena instalasi kabel yang buruk, kerusakan kabel tersebut susah untuk
dideteksi. Seharusnya disediakan ruang kabel atau cable room untuk dapat
memudahkan mendeteksi kerusakan terhadap penghubung dalam jaringan. Kabel
yang rusak juga dikarenakan perawatan jaringan yang kurang terhadap jaringan.
Seharusnya perawatan dilakukan setiap seminggu sekali atau bahkan seminggu
dua kali. Jaringan terus dipantau tiap dua kali seminggu dan di perbaiki langsung
jika ada kerusakan. Tentunya harus ada orang yang ahli dalam bidang perawatan
ini. Seperti menyediakan IT Support khusus yang bekerja dan stand by di
laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo. Sehingga jaringan akan
mudah diketahui kerusakannya dan bisa dengan mudah diperbaiki.
4. Pengembangan Topologi Jaringan pada Laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo
Analisis yang telah di lakukan oleh penulis terhadap topologi jaringan Local
Area Network yang ada di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo
menghasilkan beberapa solusi terhadap Troubleshooting yang terjadi. Lebih baik
dilakukan perbaikan terhadap jaringan tersebut agar dapat memaksimalkan kinerja
fungsi perangkat jaringan Local Area Network.
Berdasarkan hasil Instrumen peneletian (Lampiran 4) yang di berikan
kepada dua orang responden yang juga merupakan operator dan tenaga pengajar
pada SMK Muhammadiyah Palopo oleh peneliti dapat dilihat bahwa keadaan
komponen jaringan pada laboratorium komputer cukup memadai dengan keadaan
yang 90% cukup baik, akan tetapi pada bagian client 17, 18, 19 dan 20 yang
berada cukup jauh dari client server mendapatkan beberapa trouble berupa akses
data yang lebih lambat dibandingkan dengan client lainnya, dengan keadaan
konektor dan paket bandwith yang cukup memadai peneliti dapat menyimpulkan
bahwa sumber dari troubleshoting jaringan LAN yang ada pada laboratorium
SMK Muhammadiyah Palopo terdapat pada tidak efisiennya penggunaan switch
hub, yang dimana pada sebuah ruangan yang hanya memiliki 21 client
menggunakan tiga buah switch, dengan melihat keadaan Switch Hub TL-
SF1024M pada Laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo yang memiliki
41

kondisi yang baik dengan memiliki 24 port maka peneliti menyimpulkan bahwa
dengan memaksimalkan jumlah port switch hub dengan cukup menggunakan dua
buah switch hub dapat membuat instalasi jaringan pada lab akan lebih efisien,
berikut princiannya.
a. Rekomendasi Topologi yang Digunakan
Setelah melakukan analisis penulis dapat menentukan sudut pandang dari
topologi yang digunakan bahwa sudah efisien dengan menggunakan topologi star.
Topologi star ini sangat cocok untuk digunakan di laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo karena ruangan yang tidak terlalu besar, dapat lebih
mudah untuk mendistribusikan jaringan dan sumber daya lainnya dengan
menggunakan topologi star untuk ruangan yang terdiri dari lebih dari satu lantai.
Komputer server hanya terdiri dari satu buah CPU sehingga tidak memungkinkan
untuk memberikan izin terhadap setiap komputer client siswa yang akan
mengakses komputer lain atau melakukan transfer data dengan computer client
siwa lainnya yang terhubung pada jaringan tersebut. Maka dengan menggunakan
instalasi topologi star komputer client dapat melakukan transfer data langsung
terhadap komputer client lain tanpa harus memiliki izin atau dari server setiap
akan melakukan komunikasi. Cukup hanya dengan meminta izin sekali, maka
komputer client dapat melakukan komunikasi dengan computer lainnya saat itu
dan untuk waktu-waktu berikutnya. Penggunaan jaringan dengan topologi star
dapat mengizinkan tiap komputer client dapat langsung berkomunikasi tanpa
harus melalui server terlebih dahulu, tetapi dengan syarat mendapata izin pada
komunikasi pertama atau dengan kata lain proses pembelajaran antara guru dan
siswa dapat lebih optimal.

b. Rekomendasi Skema Jaringan


Berdasarkan analisis terhadap permasalahan yang timbul pada topolgi
jaringan yang sudah diinstalasi pada laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo, Penulis menyarankan bahwa penggunaan switch
sebainya dikurangi untu lebih mengefisienkan penggunaan hardware dengan
Komputer server dan komputer client siswa yang berjumlah 20 unit maka cukup
menggunakan dua buah switch saja dengan jumlah port sebanyak 24 port. Berikut
adalah gambaran skema jaringan yang direkomendasikan untuk perbaikan
42

instalasi topologi jaringan di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah


Palopo.

Gambar 19. Rekomendasi Skema Jaringan LAN Laboratorium Komputer SMK


Muhammadiyah Palopo
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil setelah menganalisa dan mempelajari
sistem instalasi topologi jaringan maka penulis dapat menyimpulkan bahwa
topologi jaringan komputer yang berada di laboratorium komputer SMK
Muhammadiyah Palopo sebagai berikut:
1. Instalasi topologi jaringan star terdiri dari 1 komputer server dan 20
komputer client siswa yang dihubungkan dengan menggunakan switch.
Laboratorium komputer SMK Muhammadiyah Palopo menggunakan 2 buah
concentrator switch Switch D-Link des 1204R sebagai penghubungnya
dengan jumlah port sebanyak 24port yang menghubungkan server, client,
modem, dan printer dalam laboratorim komputer SMK Muhammadiyah
Palopo.
2. Kelebihan topologi jaringan pada SMK Muhammadiyah Palopo yaitu,
Keamanan server yang dapat terkondisikan, keamanan server dapat
terpantau karena server hanya hanya menggunakan satu buah komputer dan
pemilihan concentrator yang tepat. Sedankan kekuranganya yaitu,
Kecepatan akses jaringan yang tidak merata, Instalasi kabel yang tidak rapi
Pemasangan kabel tidak rapi serta penggunaan switch yang terlalu banyak.
3. Kendala yang terjadi pada ketidakstabilan jaringan dikarenakan penggunaan
switch yang terlalu banyak yang juga mempengaruhi kecepatan akses
kejaringan menjadi relatif lebih lambat dari yang seharusnya.
4. Pengembangan yang dilakukan pada topologi jaringan di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo yaitu mengefisienkan penggunaan
hardware berupa pemakaian switch yang terlalu banyak dan merapikan jalur
kabel LAN yang menghubungkan topologi star.

5.2 Saran
Skripsi ini diharapkan dapat memberikan suatu referensi baik dalam
penulisan ataupun teknisi dimasa yang akan datang. Besar harapan penulis
44

kiranya saran dan kritik yang bersifat merancang dan membangun dapat
disimpulkan kepada penulis. Adapun saran yang dapat penulis sarankan yaitu:
1. Untuk penggunaan Topologi Star pada jaringan LAN di laboratorium
komputer SMK Muhammadiyah Palopo dan juga penggunaan switch sebagai
konsentratornya sudah tepat. Namun untuk penggunaan switch belum
maksimal. Penggunaan switch terlalu banyak. Padahal komputer yang
terhubung hanya 20 komputer client atau workstation dan 1 CPU server.
Switch banyak digunakan pada baris tersendiri sehingga mengakibatkan
berkurangnya kecepatan akses ke jaringan. Sebaiknya switch digunakan
secara maksimal, sehingga switch yang digunakan lebih sedikit. Itu akan
membuat kecepatan akses data menjadi lebih cepat.
2. Melakukan maintenance jaringan setidaknya dua kali dalam satu bulan untuk
mengatasi kendala troubleshooting yang terjadi pada instalasi jaringan Local
Area Network untuk meminimalisir kerusakan yang akan lebih parah di
kemudian hari baik pada hardware maupun software komputer
DAFTAR PUSTAKA

Agung Halim, Yana Marchellius, dan Widodo Charles. 2018. Implementasi


Topologi Hybrid Untuk Pengoptimalan Aplikasi EDMS Pada Project
Office PT THE [Link] Teknik Informatika Vol 11 No. 1. DKI
Jakarata.

Andi. 2007. Jaringan Komputer: SmitDev [Link].

Andi. 2005. Penanganan Jaringan Komputer. : Wahana [Link].

Assidik. 2011. Perancangan Jaringan LAN Dan WLAN Berbasis Mikrotik Di


SMKN 1 Muntok, Pangkalpinang: Program Studi Teknik Informatika-
STMIK Atma Luhur Pangkalpinang.

Herlambang, Moch Linto, dan Aziz Catur L. 2008. Panduan Lengkap Menguasai
Router Masa Depan Menggunakan Mikrotik OS. Andi Publisher. Jakarta.

Sarmidi, [Link]. 2005. Simulasi Alat Bantu Pembelajaran Topologi Jaringan


Secara Visual. Jurnal Techoner Vol. 1, Tasikmalaya

Halawa, Satukan. 2016. Perancangan Aplikasi Pembelajaran Topologi Jaringan


Komputer Untuk Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Teknik Komputer
Dan Jaringan (TKJ) Dengan Metode Computer Based Instruction,Jurnal
riset komputer Vol : 3. Simpang Limun Medan.

Kristanto, Andri. 2003. Jaringan Komputer Graha Ilmu Yogyakarta.

MADCOMS. 2010. Panduan Lengkap Microsoft Windows Server 2008. CV. Andi
Office. Yogyakarta

Mulyani 2016. Metode Analisis dan Perancangan Sistem, Abdi Sistematika.


Bandung.

Muslihudin,M,O. 2016. Analisis den Perancangan Sistem Informasi Mengunakan


Model Terstruktur dan UML, CV. Andi Offset. Yogyakarta.

Puspita Sari Rita dan Rahadjeng Riyana Indra. 2018. Analisis Jaringan Local
Area Network (LAN) Pada [Link] Prosisko Vol. 5. Mustika Ratu Tbk
Jakarta Timur.

Syafrisal, Melwin. 2005. Pengantar Jaringan Komputer. Cv. Andi Offset.


Yogyakarta

Syafrisal, Melwin. 2005. Pengantar Jaringan Komputer. Cv. Andi Offset.


Yogyakarta

Wahidin. 2007. Jaringan Komputer Untuk Orang Awam.,Maxicom. Palembang.


46

Lampiran 1. Instrumen Penelitian


LEMBAR INSTRUMEN PENELITIAN PADA SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN HANDAYANI PALOPO

Nama : Ihwaldi
Judul penelitian : Analisis Topologi Jaringan pada SMK Muhammadiyah
Palopo
Lokasi penelitian : Laboratorium Komputer SMK Muhammadiyah Palopo

Lembar insrumen ini bertujuan untuk mengetahui keadaan laboratorium


pada SMK Muhammadiyah Palopo. Mohon kesediaan Bapak/ Ibu untuk
memberikan penilaian terhadap komponen yang ada dengan meliputi aspek-aspek
yang diberikan. Peneliti mengucapkan terimakasih atas kesediaan Bapak/ Ibu
untuk mengisi lembar instrumen ini.
Petunjuk penilaian :
Mohon diberikan tanda checklist () pada skala penilaian yang dianggap sesuai.
Rentang skala penilaian adalah 1, 2, 3, dan 4 dengan kriteria bahwa semakin
besar bilangan yang dirujuk, maka semakin baik/ sesuai dengan aspek yang
disebutkan.
Keterangan skala penilaian:
1=Sangat Baik, 2=Baik, 3=Cukup Baik, 4=Tidak Baik,

Tabel 1. Instrumen Penelitian

Aspek Skala Nilai


No. Deskriptor
Penilaian 1 2 3 4

1. Networking Keadaan Internet Service Provider 


Paket bandwith data yang digunakan 
Router RB-750r2 
Modem TD-W8961N 
Keadaan Server Lab Komputer 
Printer Epson L-120 
Switch Hub TL-SF1024M/24Port (1) 
47

Switch Hub TL-SF1024M/24Port (2) 


2. Cableing Keadaan kabel Fiber Optic (FO) 
Keaadaan kabel LAN (UTP) 
Konektor Server 
Konektor Router RB-750r2 
Konektor Acces Point 
Konektor Modem TD-W8961N 
Konektor Printer Epson L-120 
Konektor Switch Hub TL-

SF1024M/24Port (1)
Konektor Switch Hub TL-

SF1024M/24Port (2)
Konektor Switch Hub TL-

SF1024M/24Port (3)
Konektor Client Server (PC Guru) 
Konektor Client 1 
Konektor Client 2 
Konektor Client 3 
Konektor Client 4 
Konektor Client 5 
Konektor Client 6 
Konektor Client 7 
Konektor Client 8 
Konektor Client 9 
Konektor Client 10 
Konektor Client 11 
Konektor Client 12 
Konektor Client 13 
Konektor Client 14 
Konektor Client 15 
Konektor Client 16 
48

Konektor Client 17 
Konektor Client 18
Konektor Client 19 
Konektor Client 20 
Konektor Client 21 
3. Client Keadaan Client Server (PC Guru)

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 1

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 2

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 3

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 4

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 5

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 6

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 7

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 8

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 9

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 10

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 11

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 12

IP Addres : [Link]
49

Keadaan PC Client 13

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 14

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 15

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 16

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 17

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 18

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 19

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 20

IP Addres : [Link]
Keadaan PC Client 21

IP Addres : [Link]

Responden,

Hamid Sa’dak, SE.


Tanggal :
50

Lampiran 2. Dokumentasi Penelitian


51

Common questions

Didukung oleh AI

Topologi star sering digunakan dalam laboratorium komputer karena kemampuannya untuk menghubungkan semua komputer dengan fleksibilitas tinggi. Jika satu komputer mengalami kerusakan, tidak akan mempengaruhi komputer lainnya karena tiap komputer terhubung langsung ke titik pusat (hub atau switch). Hal ini memudahkan deteksi dan isolasi masalah, dan memungkinkan penambahan atau pengurangan perangkat tanpa mengganggu jaringan lainnya .

Pemilihan jenis topologi jaringan harus mempertimbangkan biaya instalasi, kecepatan akses data yang diinginkan, ukuran area, dan tingkat konektivitas yang dibutuhkan . Setiap jenis topologi seperti bus, ring, star, tree, atau mesh memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing yang harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik instansi, seperti efisiensi biaya, stabilitas, kemudahan pengembangan, dan keamanan .

Topologi star di SMK Muhammadiyah Palopo meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran dengan menghubungkan semua komputer di laboratorium memungkinkan akses internet cepat, penggunaan printer bersama, serta akses ke database dan program aplikasi yang relevan untuk pembelajaran . Jaringan ini memudahkan pengawasan tugas siswa dan memfasilitasi pembelajaran praktis, meski menghadapi tantangan kecepatan akses jaringan yang tidak merata akibat konfigurasi switch yang berlebihan .

Switch dalam topologi star berfungsi sebagai pengontrol pusat yang menghubungkan semua komputer dalam jaringan, yang memfasilitasi pengiriman data langsung ke tujuan yang tepat, berbeda dengan hub yang mengirimkan data ke semua perangkat . Dalam lingkungan pendidikan seperti di laboratorium SMK Muhammadiyah Palopo, switch membantu menyederhanakan pengelolaan jaringan dan meningkatkan keamanan data serta kapasitas bandwidth .

Topologi ring menghubungkan beberapa komputer sehingga membentuk jalur melingkar seperti cincin, di mana setiap komputer terhubung ke dua komputer lainnya . Keunggulannya termasuk laju data yang tinggi dan dapat melayani lalu lintas data yang padat. Tidak diperlukan host, dan dapat melayani berbagai media pengirim. Namun, kerusakan pada satu titik dapat menghentikan kerja seluruh jaringan .

Topologi tree memadukan elemen-elemen dari topologi bus dan star dalam struktur hierarkis, di mana perangkat di tingkat lebih rendah terhubung dengan perangkat di tingkat lebih tinggi. Hal ini memungkinkan pengelolaan jaringan yang baik dan deteksi kesalahan yang mudah . Namun, kinerja topologi ini bisa lambat dan bergantung pada hub, di mana gangguan pada perangkat tingkatan tinggi dapat mempengaruhi perangkat tingkat rendah .

Topologi mesh menawarkan keamanan yang baik karena setiap perangkat terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya, memastikan tidak ada titik lemah sentral yang dapat menimbulkan masalah keamanan . Selain itu, besar bandwidth dan komunikasi data secara cepat juga menjadi keunggulannya karena data bisa langsung dikirimkan melalui jalur yang paling efisien tanpa harus lewat perangkat pusat tertentu .

Kelemahan topologi bus termasuk potensi kegagalan komunikasi jika kabel utama putus dan kesulitan mendeteksi gangguan pada kabel yang sangat panjang . Selain itu, tabrakan data dapat terjadi jika banyak klien mengirimkan pesan secara bersamaan, yang dapat menurunkan kecepatan komunikasi .

Topologi peer-to-peer memungkinkan setiap komputer untuk berkomunikasi langsung dengan lainnya tanpa melalui perangkat perantara, sehingga setiap komputer memiliki peran yang setara dalam jaringan . Sedangkan pada topologi client-server, terdapat komputer server yang bertugas melayani dan mengontrol semua komputer dalam jaringan tersebut. Komunikasi antar perangkat dalam jaringan ini bergantung pada server .

Repeater memperkuat sinyal digital yang diterima dan memperpanjang jarak transmisi data, sehingga memperluas jangkauan sinyal dalam jaringan wireless . Dengan penempatan yang strategis seperti di gedung-gedung tinggi atau menara pemancar, repeater dapat memperkecil noise dan memastikan bahwa sinyal dapat diterima dengan baik di area yang lebih luas .

Anda mungkin juga menyukai