Analisis Biaya Relevan dalam Pengambilan Keputusan
Analisis Biaya Relevan dalam Pengambilan Keputusan
RELEVAN COST
Dosen Pengampu:
Oleh:
1.
2.
3.
FAKULTAS EKONOMI
2021/2022
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan dalam
menyelesaikan makalah tepat waktu. Tanpa rahmat dan pertolongan-Nya, kami tidak akan
mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik. Tidak lupa shalawat serta salam tercurahkan
kepada Nabi agung Muhammad SAW yang syafa’atnya kita nantikan kelak.
Kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya,
sehingga makalah “Relevan Cost” dapat diselesaikan. Makalah ini disusun guna memenuhi
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
Demikian yang dapat penulis sampaikan. Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB 1
PENDAHULUAN
banyaknya produk baru yang selalu muncul di [Link] dituntut untuk beradaptasi
terhadap perkembangan pasar, yang menjadikan manajer selalu dihadapkan oleh pengambilan
keputusan agar perusahaan tidak tertinggal dari pesaingnya dan sesuai dengan perkembangan
produk di pasaran. Pengambilan keputusan merupakan salah satu fungsi manajemen yang
paling penting didalam semua organisasi, baik organisasi kecil maupun organisasi yang
yang dilakukan manajer jika terjadi kondisi khusus dan hasilnya tidak terlalu
Dalam proses pengambilan keputusan, biaya dan manfaat dari suatu alternatif harus
dibandingkan dengan biaya dan manfaat dari alternatif lain. Pengambilan keputusan dapat
dikatakan benar dan tepat apabila dapat dipertanggung jawabkan. Yang penulis akan bahas
adalah pengambilan keputusan jangka pendek pada suatu perusahaan, dengan metoda yang
akan diterapkan adalah analisis relevant cost. Supaya berhasil dalam pengambilan keputusan,
manajer mestilah mempunyai alat-alat untuk membantu mereka dalam membedakan biaya
yang relevan dengan yang tidak relevan, sehingga yang tidak relevan ini dapat disisihkan dari
kerangka pengambilan keputusan. Ray H. Garrison mendefinisikan relevant cost sebagai
berikut:
“Relevant cost merupakan suatu biaya yang berlaku pada suatu keputusan tertentu, dalam arti
bahwa biaya itu akan mempunyai hubungan dengan alternatif yang dipilih manajer.”
1.
2.
1.3 Tujuan
1. Membantu manajemen dalam penerapan relevant cost sebagai alat bantu dalam
mengambil keputusan.
PEMBAHASAN
senantiasa dihadapkan pada masalah keputusan produk apa yang dijual, metode produk apa
yang digunakan, apakah membuat ataukah membeli suku cadang, harga berapa yang
ditetapkan, saluran distribusi apa yang digunakan, apakah menerima pesanan khusus dengan
harga khusus dan lain sebagainya. Dalam keadaan yang paling baik pun, pengambilan
keputusan merupakan tugas yang sulit dan rumit. Kesulitan ini biasanya dipersulit tidak
hanya oleh satu atau dua cara bertindak saja, tetapi oleh sejumlah besar cara bertindak yang
dapat diambil dalam setiap situasi tertentu apapun yang sedang dihadapi perusahaan.
Dalam pengambilan keputusan, biaya selalu merupakan faktor utama. Biaya satu
alternatif harus dibandingkan dengan biaya alternatid lain sebagai satu langkah dalam proses
pengambilan keputusan. Masalahnya adalah bahwa beberapa biaya yang berkaitan dengan
suatu alternatif kemungkinan tidak RELEVAN bagi keputusan yang akan diambil. Agar
pengambilan keputusan berhasil, manajer harus mempunyai alat yang tersedia baginya untuk
membantu mereka membedakan antara biaya relevan dengan biaya tak relevan sedemikian
rupa sehingga biaya tidak relevan dapat dieliminir dari kerangka kerja keputusan.
2.2 Konsep Biaya untuk Pengambilan Keputusan
Biaya apa yang relevan dalam pengambilan keputusan? Yaitu seluruh biaya adalah
relevan dalam pengambilan keputusan, terkecuali biaya yang tidak dapat dihindari. Biaya
1. Biaya terbenam
2. Biaya masa depan yang tidak berbeda antara alternatif yang ada.
Biaya terbenam adalah biaya yang sudah dikeluarkan dan yang tidak dapat dihindari tanpa
memandang cara bertindak yang diputuskan manajer untuk diambil. Jika demikian halnya,
biaya ini tidak mempunyai relevansi dengan kejadian di masa mendatang dan harus diabaikan
dalam pengambilan keputusan. Demikian pula apabila biaya masa depan akan dikeluarkan
tanpa memandang cara bertindak yang dapat diambil manajer, maka biaya ini kemungkinan
tidak dapat membantu apapun dalam rangka memutuskan cara bertindak yang terbaik. Biaya
yang demikian ini tidak dapat dihindari, dan oleh sebab itu tidak relevan dengan keputusan
manajer.
Dinyatakan dengan cara lain, biaya relevan dalam suatu keputusan adalah biaya (dan
penghasilan) yang berbeda diantara alternatif yang dipertimbangkan, untuk mengenali biaya
yang merupakan biaya diferensial dan oleh karenanya juga merupakan biaya relevan, maka
dipertimbangkan.
4. Mengambil keputusan berdasarkan pada data biaya lain yang tersisa. Biaya ini akan
menjadi biaya differensial atau biaya yang dapat dihindari, dan oleh sebab itu biaya
Biaya dapat menjadi sangat berguna untuk beberapa tujuan, dan memungkinkan
menghitung besarnya dengan tepat, tetapi biaya masih dapat menjadi tidak relevan dalam
situasi pengambilan keputusan tertentu. Misal, biaya program advertensi tahun lalu pasti akan
bermanfaat untuk tujuan penentuan pendapatan netto akuntansi tahun tersebut dan kita dapat
menghitung besarnya biaya dengan tepat, bagaimana pun juga, biaya ini tidak akan
mempunyai relevansi dalam suatu keputusan mengenai apakah perusahaan akan membeli
Salah satu pelajaran konsepsial tersulit yang harus manajer pelajari adalah bahwa
biaya terbenam tidak pernah relevan dalam keputusan. Kecenderungan ingin melibatkan
biaya terbenam ke dalam kerangka kerja keputusan sangatlah kuat terutama dalam kasus nilai
buku peralatan lama. Di bawah ini memfokuskan pada nilai buku peralatan lama, dan
kemudian mempertimbangkan jenis biaya terbenam lain pada bagian lain bab ini. Kita akan
melihat bahwa tanpa memperhatikan jenis biaya terbenam yang terlibat, kesimpulan selalu
sama, yaitu biaya terbenam tidak dapat dihindari dan oleh karenanya harus dieliminir dari
_______________________________________________________________________
Apakah sebaiknya menjual mesin lama dan membeli mesin baru? Beberapa manajer akan
mengatakan sebaiknya mesin lama tidak dijual, oleh karena penjualan mesin lama akan
Mesin Lama
______________________________________
Dengan adanya kerugian potensial ini jika mesin lama dijual, maka ada
kecenderungan umum bagi manajer untuk beralasan bahwa, “kami telah melakukan investasi
dalam mesin lama, oleh sebab itu saat ini kami tidak mempunyai pilihan tetapi memanfaatkan
mesin lama sampai investasi kami tertutup kembali seutuhnya”. Manajer akan cenderung
memikirkan cara ini meskipun mesin baru jelas lebih efisien dibandingkan mesin lama.
Sekalipun menarik untuk memikirkan bahwa kesalahan masa lalu dapat di koreksi hanya
dengan menggunakan unsur yang terlihat. Investasi yang sudah dibuat dalam mesin lama
merupakan biaya terbenam. Bagian investasi ini yang tersisa pada buku perusahaan (nilai
buku 8.000) tidak boleh dipertimbangkan dalam keputusan mengenai apakah membeli mesin
baru ataukah tidak. Kita dapat membuktikan pernyataan yang tegas ini dengan analisis
berikut :
Total biaya dan 4 tahun
Pendapatan
*Untuk tujuan pelaporan ekstern, nilai buku yang tersisa atas mesin lama sebesar
$8.000 dan nilai jual $3.000 akan disatukan dan di kurangkan sebagai angka tunggal
“kerugian” $5.000.
Pemusatan pada biaya relevan. Apakah biaya dalam contoh diatas relevan dalam keputusan
1. Biaya terbenam :
Biaya yang tersisa lainnya akan membentuk dasar bagi suatu keputusan, Analisisnya adalah :
dengan pos-pos yang terdapat pada kolom tengah analisis sebelumnya dan menunjukkan
Depresiasi dan biaya relevan. Oleh karena nilai buku peralatan lama bukanlah suatu
biaya relavan, maka terdapat kecenderungan untuk menganggap bahwa depresiasi jenis
apapun adalah tidak relevan dalam proses pengambilan keputusan. Ini bukan anggapan yang
benar. Depresiasi tidak relevan dalam proses pengambilan keputusan hanya jika depresiasi itu
menyangkut biaya terbenam. Perhatikan dari laporan rugi laba perbandingan pada seksi
sebelumnya bahwa depresiasi $12.000 atas mesin baru tampak dalam kolom tengah sebagai
pos yang relevan dalam rangka mencoba menaksir keinginan membeli mesin baru, sedang
depresiasi mesin lama tidaklah relevan. Perbedaannya adalah bahwa investasi ke dalam mesin
baru belum dilaksanakan, dan oleh karenanya tidak menunjukkan depresiasi biaya terbenam.
2.4 Biaya Masa Depan yang Tidak Berbeda Bukanlah Biaya Relevan
tanpa memperhatikan keputusan yang dibuat, maka biaya ini sama sekali tidak dapat
memberitahu perusahaan mengenai keputusan mana yang terbaik. Satu-satunya cara suatu
biaya masa depan dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan dengan
Mesin akan berharga pokok $10.000 dan mempunyai umur manfaat 10 tahun.
Struktur biaya dan penjualan perusahaan per tahun dengan dan tanpa mesin baru ditunjukkan
di bawah :
Biaya saat Biaya yang di-
mesin baru
satuan
Satuan
per satuan
Mesin baru menjanjikan penghematan biaya tanpa tenaga kerja langsung 1 per satuan
tetapi akan meningkatkan biaya tetap 1.000 per periode. Seluruh biaya lainya maupun total
jumlah satuan yang diproduksi akan tetap sama. Mengikuti langkah-langkah yang dirancang
diatas)
2. Mengeliminir biaya masa depan (dan pendapatan masa depan) yang tidak berbeda :
Analisa ini benar-benar menyisakan biaya tenaga kerja per satuan dan biaya tetap
Ketelitian cara penyelesaian ini dapat dibuktikan dengan melihat pada seluruh pos
data biaya (baik data biaya yang relevan maupun data yang tidak relevan) untuk dua alternatif
Biaya variabel :
Pada contoh sebelumnya, kita menggunakan dua metode yang berbeda yang
menunjukkan bahwa pembelian mesin baru patut dilakukan. Pertama, kita hanya
mempertimbangkan biaya relevan, dan kedua, kita mempertimbangkan seluruh biaya, baik
biaya yang relevan maupun biaya yang tidak relevan. Kita memperoleh jawaban yang sama
menurut dua pendekatan tersebut. Ini akan menjadi alami untuk bertanya ”Apa sebab susah-
susah memisahkan biaya relevan apabila total biaya saja sudah akan dapat menyelesaikan
persoalan dengan hasil yang sama baiknya? Keinginan memisahkan biaya relevan setidak-
laporan rugi laba terinci seperti yang kita lakukan pada contoh sebelumnya. Oleh karena data
yang tersedia biasanya hanya terbatas, maka pembuat keputusan harus mengetahui
bagaimana mengakui mana biaya yang relevan dan mana yang tidak relevan.
Kedua, pemakaian biaya yang tidak relevan bersama-sama dengan biaya yang relevan
dapat mengaburkan keadaan, dan menjauhkan perhatian pembuat keputusan dari persoalan
yang keadaannya sungguh-sungguh kritis. Lagi pula, selalu ada bahaya jika sebagian data
yang tidak relevan digunakan tidak semestinya, yang akhirnya menghasilkan keputusan yang
tidak benar. Pendekatan yang terbaik adalah memisahkan pos-pos yang relevan dan
memusatkan segenap perhatian langsung dan pada pos-pos yanh relevan ini dan pada
rugi laba, memberikan suatu alat yang ampuh untuk pengambilan keputusan dalam situasi
khusus, yaitu situasi yang tidak rutin atau situasi luar biasa.
Keputusan yang menyangkut bilamana mengurangi jenis produk lama dan bilamana
menambah jenis produk baru merupakan keputusan tersulit di antara keputusan tersulit yang
PERAGAAN 13-2
Jenis produk the Discount Drug Company
Obatan kecantikan an
Pendapatan (kerugian)
contribution margin per bulan $ 20.000 yang pada saat ini tersedia untuk membantu menutup
biaya tetap. Bagaimana juga, dengan menghentikan pembuatan jenis produk ini dapat
dimungkinkan untuk menghindari biaya tetap tertentu tersebut. Contoh, dimungkinkan untuk
menghindari lebih banyak biaya tetap dibanding hilangnya contribution margin, maka
perusahaan akan berada pada kondisi yang lebih baik kalau jenis perabotan dihentikan
pembuatannya, oleh karena pendapatan netto keseluruhan akan bertambah baik. Di lain
pihak, apabila perusahaan tidak mampu menghindari biaya tetap sebanyak contribution
dimisalkan bahwa manajemen the Discount Drug Company telah menganalisa biaya yang
1. Gaji menunjukkan gaji yang dibayarkan kepada karyawan yang bekerja secara
pembuatannya.
berbagai jenis produk. Meskipun relatif baru, tetapi pembuatan aktiva tetap ini
berdasarkan pesanan dan akan mempunyai nilai jual kembali yang murah apabila
dialokasikan ke jenis produk atau atas dasar dollar penjualan. Berdasarkan perjanjian
biaya manajemen umum, yang dialokasikan ke jenis produk atas dasar dollar
penjualan. Total biaya administrasi tidak akan berubah apabila perabotan dihentikan
pembuatannya.
Biaya yang dapat dan yang tidak dapat dihindari apabila jenis produk dihentikan
pembuatannya :
Dihindari
Gaji $8.000 $8.000
*Biaya ini menunjukkan (1) biaya terbenam atau (2) biaya yang tidak akan berubah tanpa
Beberapa manajer lebih senang mendekati keputusan jenis ini dengan mempersiapkan
laporan rugi laba perbandingan yang menunjukkan pengaruh adanya dan tidak adanya jenis
perbandingan jenis ini untuk the Discount Drug Company ditunjukkan pada Peragaan 13-3.
bertentangan dengan data yang ditunjukkan pada Peragaan 13-2. Bahwa jenis perabotan
menunjukkan kerugian netto daripada keuntungan netto. Keterangan mengenai ketidak-
konsistenan yang nyata ini setidaknya sebagian terletak pada common fixed costs yang
PERAGAAN 13-3
Perbedaan Kenaikan
Toko roti dan kue mendistribusikan produknya melalui saluran salesman, masing-
masing mengisi truk dengan berbagai macam produk di pagi hari dan seharian penuh
mendatangi langganan di suatu daerah yang sudah ditetapkan. Dengan keyakinan bahwa
beberapa jenis produk lebih dapat menguntungkan dibanding lainnya, manajemen meminta
suatu analisis penjualan dan biaya produk. Akuntansn yang bertugas mengalokasikan seluruh
biaya produksi dan biaya pemasaran ke produk mendapatkan suatu laba netto untuk masing-
masing produk. Angka-angka yang dihasilkan membuktikan bahwa beberapa produk terjual
beberapa produk, hasil penjualan berkurang tak sepadan penurunan biaya oleh karena biaya
produksi bersama dan biaya penjualan akan terus berlangsung agar dapat membuat dan
PERAGAAN 13-4
Jenis produk The Discount Drug Company – penyusunan kembali kedalam bentuk
Pertama, bahan mentah harus diperoleh melalui penambangan, perboran, penanaman hasil
panen, peternakan hewan, dan lain sebagainya. Kedua, bahan mentah ini harus diproses untuk
membersihkan segala kotoran atau untuk menyadap bahan yang dikehendaki dan bermanfaat
dari sebagian besar bahan mentah yang tersedia. Ketiga, bahan mentah yang dapat
dimanfaatkan harus diolah menjadi bentuk yang dikehendaki untuk dijadikan sebagai bahan
masukan dasar bagi produk yang dibuat. Keempat pembuatan produk jadi benar-benar harus
berlangsung, dengan beberapa produk yang mungkin berasal dari masukan bahan mentah
dasar yang sama (sebagai contohnya, beberapa jenis pakaian yang berbeda berasal dari
masukan kain dasar yang sama). Dan akhirnya, produk jadi harus didistribusikan ke
langganan akhir.
Apabila perusahaan terlibat dengan lebih dari satu langkah ini, maka perusahaan
tersebut dikatakan terpadu secara vertikal. Perpaduan vertikal sangat lazim. Beberapa
mulai dabusi akhir produk jadi. Perusahaan lain puas memadukan pada skala yang ri
penambangan bahan mentah atau penanaman hasil panen sampai distrikurang besar, dan
mereka tidak akan lebih dari menghasilkan suku cadang yang dibuat untuk digabungkan ke
Keputusan memproduksi suku cadang yang dibuat sendiri daripada membeli suku
cadang dari supplier, sering disebut keputusan "membuat atau membeli". Sesungguhnya,
setiap keputusan apapun yang menyangkut perpaduan vertikal merupakan keputusan
membuat atau membeli, oleh karena perusahaan sedang memutuskan apakah memenuhi
Beberapa keuntungan tertentu timbul dari perpaduan. Perusahaan yang terpadu sedikit
bergantung pada suppliernya, dan mampu menjamin arus suku cadang dan bahan baku untuk
produksi secara lebih lancar dibanding perusahaan yang tidak terpadu. Contoh, kelambatan
suku cadang utama supplier dapat mengakibatkan operasi perusahaan yang tidak terpadu
akan berhenti beberapa bulan, sedang perusahaan yang terpadu yang membuat suku
cadangnya sendiri akan mampu melanjutkan operasi. Juga, beberapa perusahaan merasa
bahwa mereka dapat mengendalikan kualitas yang lebih baik kalau membuat suku cadang
dan bahan mentahnya sendiri daripada kalau bergantung pada norma pengendalian kualitas
supplier. Di samping itu, perusahaan yang terpadu mendapat keuntungan dari suku cadang
dan bahan mentah yang "dibuat" sendiri daripada yang "dibeli" dari supplier, dan juga
suku cadangnya sendiri menghadapi resiko terputusnya hubungan jangka panjang dengan
supplier, yang ternyata akan membahayakan dan mengganggu perusahaan. Sekali hubungan
dengan supplier terputus, seringkali sulit dijalin kembali. Apabila permintaan produk menjadi
ramai, perusahaan mingkin tidak mempunyai kapasitas yang mencukupi untuk melanjutkan
pembuatan seluruh suku cadangnya sendiri, tetapi kemudian akan mengalami kesulitan dalam
mencoba meminta bantuan dari supplier yang sudah putus hubungan. Di samping itu,
perubahan teknologi sering mengakibatkan lebih mahal kalau meneruskan memproduksi suku
cadang sendiri dibanding kalau membeli dari supplier luar, tetapi perubahan biaya ini tidak
jelas bagi perusahaan. Pendek kata, faktor-faktor tersebut memberikan kesan bahwa
meskipun keuntungan tertentu dapat diperoleh perusahaan yang terpadu, namun keputusan
membuat atau membeli harus dipertimbangkan secara seksama sebelum langkah apapun
Untuk memberikan ilustrasi, memisalkan bahwa Bonner Company saat ini membuat
bagian suku cadang yang kecil-kecil yang digunakan untuk pembuatan salah satu jenis
Bonner Company baru saja menerima tawaran dari supplier luar yang akan
menyediakan 8.000 bagian suku cadang setahun dengan harga perusahaan per satuanny $ 15.
Haruskah Bonner Company menghentikan pembuatan sendiri bagian suku cadang dan mulai
membelinya dari supplier luar ? Untuk membuat keputusan ini, menejer harus memusatkan
lagi pada biaya diferensial. Sebagaimana yang kita lihat sebelumya, biaya diferensial dapat
diperoleh dengan jalan mengeliminasi biaya yang tidak dapat dihindari dari data biaya; jadi,
dengan mengeliminasi (1) biaya terbenam dan (2) biaya masa depan yang akan selalu ada
tanpa memperhatikan apakah bagian suku cadang ini diproduksi sendiri ataukah dibeli dari
sup plier luar. Biaya yang lainnya yang masih tersisa setelah melakukan eliminasi ini akan
menjadi biaya yang dapat dihindari perusahaan kalau membeli bagian suku cadang dari
supplier luar. Apabila biaya ini lebih kecil dibanding harga beli dari supplier luar, maka
perusahaan harus melanjutkan memproduksi sendiri bagian suku cadangnya dan menolak
tawaran supplier luar. Dengan demikian, perusahaan boleh membeli dari supplier luar hanya
apabila harga beli dari supplier luar lebih murah ibanding biaya yang dapat dihindari sendiri
Dengan melihat data di atas, pertama kali perhatikan bahwa depresiasi peralatan khusus
merupakan salah satu "biaya" pembuatan sendiri bagian suku cadang. Oleh karena peralatan
sudah terlanjur dibeli, maka hal ini menunjukkan suatu biaya terbenam. Perhatikan juga
bahwa perusahaan mengalokasikan sebagian biaya overhead umum ke bagian suku cadang.
Oleh karena biaya ini merupakan common costs bagi semua elemen yang diproduksi dalam
pabrik, maka biaya ini akan tetap tidak berubah sekalipun bagian suku cadang dibeli dari
supplier luar, oleh karena itu, biaya yang dialokasikan ini bukan biaya diferensial (sebab
tidak akan berbeda antara alternatif membuat atau membeli) dan harus dieliminir dari
Biaya variabel pembuatan sendiri bagian suku cadang (bahan baku, tenaga kerja, dan
overhead variabel) merupakan biaya diferensial, oleh karena biaya variabel dapat dihindari
kalau membeli bagian suku cadang dari supplier luar. Apabila pengawas dapat diberhentikan
kerjanya dan gajinya dapat dihindari kalau membeli bagian suku cadang dari supplier luar,
maka biaya gaji ini juga akan merupakan biaya diferensial dan relevan bagi keputusan.
Dengan memisalkan bahwa baik biaya variabel maupun gaji pengawas dapat dihindari kalau
membeli bagian suku cadang dari supplier luar, maka bentuk analisisnya tampak pada
Peragaan 13-5.
Oleh karena biaya melanjutkan membuat sendiri bagian suku cadang lebih murah $ 4
per satuan, maka Bonner Company harus menolak tawaran supplier luar. Bagaimanapun juga,
ada satu faktor tambahan yang mungkin ingin dipertimbangkan juga oleh perusahaan
sebelum mencapai suatu keputusan akhir. Faktor ini adalah biaya kesempatan ruangan yang
Apabila ruangan yang saat ini digunakan memproduksi bagian suku cadang akan
menganggur jika tidak digunakan untuk keperlų an tersebut, maka Bonner Company harus
melanjutkan memproduksi sendiri bagian suku cadangnya dan tawaran supplier harus ditolak,
seperti yang kita nyatakan di atas. Ruang yang menganggur yang tidak mempunyai kegunaan
alternatif itu mempunyai biaya kesempatan nol. Tetapi bagaimana jika ruang yang saat ini
digunakan memproduksi bagian suku cadang itu tidak akan menganggur begitu saja, tetapi
sedikitnya dapat digunakan untuk beberapa tujuan lain ? Dalam hal ini, ruangan akan
Besarnya biaya kesempatan tersebut akan sebesar marjin bagian yang dapat diperoleh dari
memproduksi bagian suku cadang dapat digunakan memproduksi suatu jenis produk baru
yang akan menghasilkan marjin bagian $ 50.000 setahun. Di bawah kondisi ini, Bonner
Company akan berada pada kondisi yang lebih baik jika menerima tawaran supplier dan
langka akan dimanfaatkan ada misalnya mempunyai luas lantai yang terbatas dan oleh karena
tidak dapat menyediakan setiap jenis produk yang mungkin dapat diakan. Perusahaan
manufaktur mempunyai sejumlah jam mesin yang tas dan sejumlah jam kerja langsung yang
memutuskan pesanan mana yang akan diterima dan pesanan mana yang ditolak. Dalam
mengambil keputusan ini, pendekatan kontribusi lah penting, oleh karena perusahaan akan
2.7.1 Kontribusi dalam hubungannya dengan sumber daya ekonomi yang langka
Contribution margin total akan dimaksimisasi oleh peningkatan produk atau penerimaan
pesanan yang menjanjikan contribution margin lebih tinggi dalam kaitannya dengan sumber
Salah satu kendala sumber daya ekonomi yang lebih umum adalah jumlah rupiah
advertensi yang tersedia. Perusahaan secara khusus memusatkan upayanya pada jenis produk
yang menjanjikan contribution margin terbesar per rupiah advertensi yang dibelanjakan.
Kendala sumber daya ekonomi yang umum lainnya adalah luas lantai. Berbagai toko eceran
memanfaatkan konsep contribution margin maksimum per kaki persegi dengan memusatkan
pada jenis produk yang mempunyai perputaran cepat, dengan cara demikian menghasilkan
kontribusi dengan jumlah besar dalam ruangan yang tersedia dalam jumlah kecil.
Biaya produk bersama tidak relevan dalam keputusan yang berkenaan dengan
penyelesaian produk sejak saat pemisahan. Alasannya adalah bahwa ketika mencapai saat
pemisahan, biaya produk bersama sudah dikeluarkan dan oleh karenanya merupakan biaya
terbenam. Dalam kasus contoh perusahaan sabun di atas, biaya produk bersama yang
Keputusan jenis ini dikenal sebagai keputusan "menjual atau memproses lebih lanjut".
bersama setelah saat pemisahan sepanjang tambahan penghasilan dari pemrosesan tersebut
melebihi tambahan biaya pemrosesan lebih lanjut. Biaya produk bersama yang telah
dikeluarkan sampai saat pemisahan merupakan biaya terbenam, dan selalu tidak relevan
dalam keputusan yang berkenaan dengan penyelesaian lebih lanjut sejak saat pemisahan.
Untuk memberikan contoh lebih lanjut suatu keputusan menjual atau memproses lebih
lanjut, memisalkan bahwa tiga produk dihasilkan dari satu masukan bahan baku tunggal. Data
biaya dan penghasilan sehubungan dengan produk ditunjukkan pada peragaan 13-7, bersama-
sama dengan suatu analisis produk mana yang harus di jual pada saat pemisahan dan mana
yang harus diproses lebih lanjut. Sebagaimana tampak dalam peragaan, produk B dan C
keduanya harud diproses lebih lanjut ; produk A harus dijual pada saat pemisahan.