“ TRANSFORMATOR ”
DI SUSUN OLEH :
Nama : RISKI HIDAYAT
NIM : (5202131005)
Kelas : Pendidikan Teknik Elektro-A
Mata Kuliah : TRANSFORMATOR
Dosen Pengampu : Drs. Dadang Mulyana, [Link]
PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS
TEKNIK- UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2022
SOAL
1. JELASKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN:
TRANSFORMATOR, DAN SEBUTKAN JENIS-
JENIS TRANSFORMATOR
2. JELASKAN PRINSIP KERJA
TRANSFORMATOR DAN BUAT RANGKAIAN
EKUIVALENNYA.
JAWABAN
1. Pengertian Transformator
Transformator atau yang kita kenal dengan
sebutan Trafo adalah alat listrik yang mampu
mengubah dari taraf tegangan AC ke taraf yang
lain. Maksud dari pengubahan taraf ini adalah
seperti contoh ketika kita ingin menurunkan
Tegangan AC dari 220VAC ke 12 VAC atau juga
ingin menaikkan Tegangan dari 110VAC ke 220
VAC.
Transformator atau Trafo ini bekerja berdasarkan
prinsip Induksi Elektromagnet dan hanya dapat
bekerja pada tegangan yang berarus bolak balik
(AC). Transformator (Trafo) memegang peranan
yang sangat penting dalam pendistribusian
tenaga listrik. Transformator menaikan listrik yang
berasal dari pembangkit listrik PLN hingga
ratusan kilo Volt untuk di distribusikan.
Kemudian Transformator lainnya menurunkan
tegangan listrik tersebut ke tegangan yang
diperlukan oleh setiap rumah tangga maupun
perkantoran yang pada umumnya menggunakan
Tegangan AC 220 Volt.
Jenis Transformator
Adapun untuk jenis-jenis transformator adalah
sebagai berikut ini.
1. Transformator Step Up
Trafo ini mempunyai lilitan sekunder yang banyak
jika di bandingkan dengan lilitan pada primer,
trafo ini dapat menaikkan tegangan, biasanya
trafo ini dapat untuk pembangkit listrik untuk
menaikan tegangan.
2. Transformator Step Down
Trafo ini hanya mempunyai julah lilitan sekunder
yang sedikit dari jumlah lilitan primernya, dan
mempunyai fungsi untuk penurun pada tegangan,
3. Transformator AutoTransformator
Jenis trafo ini hanya memiliki satu jumlah lilitan,
dalam trafo ini sebagian lilitan primer di sebut
juga sebagai lilitan sekunder. Dalam lilitan arus
sekunder selalu menghadap ke arus primer.
Menggunakan trafo ini mempunyai keuntungan
karna mempunyai bentuk yang kecil dan
performa yang dihasilkan lebih bagus dari pada
yang mempunyai jumlah dua lilitan.
2. Prinsip Kerja Transformator
Transformator yang sederhana terdiri atas 2 lilitan
atau kumparan kawat yang sudah terisolasi
diantaranya seperti kumparan primer dan
sekunder. Kebanyakan Transformator atau
kumparan kawat terisolasi dan dililitkan di sebuah
besi atau yang disebut dengan Inti Besi (Core).
Pada saat kumparan primer dialiri arus AC /
(bolak-balik) maka biasanya akan mampu
menimbulkan medan magnet. Kekuatan Medan
magnet (densitas Fluks Magnet) dipengaruhi
karena adanya besarnya arus listrik yang
dialirkan. Semakin besar arus listrik maka akan
semakin besar pula medan magnetnya.
Fluktuasi medan magnet yang terjadi di dalam
kumparan pertama (primer) umunya akan
menginduksi menjadi Gaya Gerak Listrik (GGS).
Selanjutnya dalam kumparan kedua (sekunder)
biasanya akan terjadi dan mampu melimpakan
daya dari kumparan primer ke sekunder.
Dengan demikian, maka akan terjadi sebuah
pengubahan pada taraf tegangan listrik baik dari
tegangan rendah menjadi tegangan yang tinggi,
atau juga bisa dari tegangan tinggi menjadi
tegangan rendah. Sedangkan Inti besi pada
Transformator (Trafo) umunya adalah berisi
kumpulan lempengan besi yang tipis serta sudah
terisolasi dan ditempel dengan berlapis-lapis.
Untuk kegunaanya sendiri adalah mempermudah
jalannya pada Fluks Magnet yang ditimbulkan
karena adanya arus listrik kumparan serta untuk
mengurangi suhu panas. Berikut adalah
beberapa bentuk lempengan besi yang
membentuk Inti Transformator:
E – I Lamination
E – E Lamination
L – L Lamination
U – I Lamination
RANGKAIN EKIVALEN