NASKAH FILM PENDEK UNTUK PERPISAHAN
SMPN 3 CIBEBER
“AKU MENGERTI KAMU, KAMU MENGERTI AKU,. SAHABAT”
Film dimulai dari pemutaran music dibarengi tulisan puitis,
Lagu : kamu dan kenangan (maudy ayunda)
Teks :
“sahabat, kedatanganmu banyak sekali arti bagiku
Teman, kehadiranmu membuat langitku seperti surut hujan di pagi hari
Kawan, adanya kamu adanya segala langkahku
Aku sangat bisa menerimamu dalam kedatanganmu
Dalam hadirmu
Dan dalam adanya kamu
Begitu juga kamu,.
Tapi aku tak bisa kalau sebaliknya,
Aku tak akan pernah bias menerimamu dalam kepergianmu,
Dalam kehilanganmu
Dalam tak adanya kamu
Tapi hari ini apa yang aku tak mau harus terjadi
Kamu pergi, kamu hilang, kamu tak akan ada lagi bagiku
Walau masih bias senyum, namun tak selepas dulu
Kini aku kesepian
Kamu dan segala kenangan menyatu dalam waktu yang berjalan,
Dan aku kini sendirian menatap dirimu hanya bayangan.. “
Cerita awal memperlihatkan Rohmat terbangun dari tidur diteruskan dengan sholat, mandi, beres-
beres , makan, berpakaian, tidak sadar kalau sebelum berangkat dan berpamitan Rohmat lupa
mengenakan celananya,. Dilanjutkan dengan selesai persiapan dan berangkat ke sekolah dengan
menggunakan sepeda motor.
Ridwan sebagai teman Rohmat bersiap di depan rumah/ gang menunggu Rohmat untuk ikut nebeng
pergi ke sekolah.
Diperjalanan mereka saling bercerita dan bercanda hinga sampai di sekolah,
- Rohmat : eh … gak kerasa ya kita dari kelas 1 SD hingga sekarang mau lulus SMP selalu bareng,
kamu uda bagai sodaraku ..
- Ridwan : apasih ngomong gitu, lebay ah.. udah sih kita kan sahabatan emang dari dulu dan sampai
kapanpun akan seperti itu..
- Rohmat : hehe.. nanti pas lulus dari sini aku di suruh orangtua untuk lanjut SMA di Jakarta, dan
dari semalam aku memikirkan semua itu, dan kamu kan mau tetap sekolah di cianjur, gak tau deh
kita biasa bersama jadi saling jauh.. ah sudahlah
- Ridwan : ah kamumah lebay.. tenang aja kita bias video call, telfonan, atau sesekali pas libur
kamu pulanglah atau aku yang ke Jakarta..
- Rohmat : ia bener, tapi kan..
- Ridwan : sudah lah jangan terlalu dipikirin..
Datanglah Intan dan 4 mengejutkan Rohmat dan 2
- Intan : hayo lagi pada ngomongin apaan sih… kayak serius gitu,..
- Sherli : nah loh.. pasti lagi pada gossip..
- Ridwan : yeee.. apaan sih enggak lah,.
- Intan : yaudah sih ngapain juga ikut campur obrolah cowo,. Gak asik heheh
- Rohmat : eh.. sorry ya malam gak sempet balas chat lagi ketiduran ngantuk banget..
- Intan : gppa lah santai aja, ini kan kita ketemu sekarang,.
- Sherli : dah yu kita ke kantin laper ni belum sarapan..
- Intan : ih kebiasaan gak sarapan dari rumah, kan boros kalo jajan di luar terus belum tentu juga
sehat kan..
- Sherli : iaia bawel,.. ayo ah ke kantin..
Ada sebuah perbincangan di dalam hati Ridwan yang memperlihatkan kecemburuan kepada Rohmat
yang diberi perhatian lebih oleh Intan,.
- Ridwan : (dalam hati) …. Kenapa sih lebih perhatian sama dia, padahal kan aku yang jelas suka
sama kamu, aku juga yang sering ngasih perhatian lebih sama kamu, aku kan gak kalah keren
dari dia..
- Rohmat : woy,. Ngapain sih ngelamun gitu.. ayo ah kita masuk kelas ..
Mereka berdua pergi ke kelas untuk mempersiapkan kegiatan hari ini, tak lupa beres-beres kondisi
kelas dan juga sedikit bersih-bersih sebelum teman-teman dan guru datang.
Cerita diperlihatkan sedang berlangsung pembelajaran oleh guru;
- Guru : anak-anak,.. ibu ada sebuah pertanyaan tentang pengetahuan umum, dan yang bisa ibu
punya sebuah permen sebagai hadiahnya!, dengarkan baik-baik,,
“apa yang kalian ketahui tentang sebuah generasi, dan termasuk ke generasi manakah kalian
sekarang?”
- Rohmat : suatu generasi adalah sekumpulan orang yang lahir dan tinggal dalam waktu yang sama
yang biasanya dibedakan dengan perkembangan teknologi, pengaruh social budaya dan juga
pengaruh suasana ekonomi dan politik..
Ridwan langsung merebut jawaban Rohmat dengan gaya tegas..
- Ridwan : biasanya seseorang yang lahir pada tahun tertentu hingga tahun tertentu akan
dianggap satu generasi, dan saya lahir pada generasi yang disebut generasi Z, karena saya ada
di generasi yang serba mudah, dengan kemajuan teknologi, social media, akses tujuan kemanapun
mudah,. Cukup bu.
- Guru : waw jawaban kalian di luar dugaan ibu, sangat bagus sekali,. Kalian berdua memang
sahabat yang cocok dan saling mendukung satu sama lain..
- Guru : baiklah anak-anak kita akhiri pembelajaran kali ini, semoga kita selalu diberikan
kesehatan, keselamatan dan keberkahan ilmu oleh allah SWT, amin.. silahkan… pimpin doa
sebelum pulang…
Setelah selesai berdoa Intan dan 4 berbincang kecil sambal beres-beres persiapan pulang..
- Sherli : memang mereka berdua pintar ya, udah baik, cakep pintar lagi..
- Intan : ih kamu.. emang mereka pintar dan aku juga menyukai salah satu dari mereka.. hihihi
- Sherli : ih siapa .. serius kan kamu..
- Intan : ada deh…
Tak sengaja saat mereka berbicara Ridwan lewat dan mendengarkan perbincangan mereka, hati
Ridwan semakin terbakar cemburu kepada Rohmat dikarenakan dia mengira Intan menyukai Rohmat,.
Terlihat di setiap aktifitas Rohmat dan Ridwan mereka tidak lagi bersama karena ada kecemburuan
dari salah satu pihak, dan membuat Rohmat kebingungan dengan sikap Ridwan,. Setiap kali berangkat
sekolah dan pulang sekolahpun mereka tidak lagi bersama,..
setelah beberapa hari Ridwan semakin memendam emosi kepada Rohmat dan tak kuat menahannya,
hingga diperjalanan pulang Ridwan mecegat Rohmat di daerah perkebunan yang tidak ada siapapun
disitu…
- Rohmat : hey… kenapa sih kamu ngehindar terus, ada masalah apa,. Coba jelaskan..
- Ridwan : hah… jelaskan.. ini aku jelaskan
Ridwan langsung memukul Rohmat, sementara Rohmat tidak ada persiapan apapun dan hanya bisa
bertahan… Tetapi walaupun tanpa persiapan, rohmat mampu menandingi perkelahian tersebut dan
bias menyudutkan ridwan., di akhir perkelahian diperlihatkan ridwan akan tertimpa ranting pohon dan
rohmat langsung menolongnya dengan cara mendorong ridwan dan pada akhirnya rohmat yang terkena
ranting pohon tersebut hingga terjatuh dan pingsan.
- Ridwan : mat… mat… tolong … tolong …
Akhirnya ada warga yang melintas dan menolong mereka berdua
Cerita berpindah ke rumah Rohmat yang terlihat Rohmat sudah sadarkan diri dan sedang dijenguk
oleh intan dan sherli
- Rohmat : makasih ya udah jenguk,
- Intan : kenapa sih mat kamu bisa gini?
- Sherli : ia ih ini luka sampe kayak gini, kita kesini karena aneh aja kamu hari sabtu kemarin gak
masuk kelas gak biasanya bolos
- Rohmat : ini kemarin pas hari jumat pulang sekolah aku tuh naik motor gak hati-hati gitu, ada
batu besar gak sengaja tergelincir dan jatoh deh
- Intan : ah massa, kok jatuh di jalan gak ada baret baret bekas aspalnya
- Sherli : ini yang luka malah di jidat sama memar di muka gitu yang parah,.
- Rohmat : kan jatuhnya ke samping jalan ke tanah bukan ke aspal, jadi gak ada baret-baretnya,.
Hhehehe ..
- Sherli : yaudah deh,. Kita mau pulang dulu ya udah sore, itu juga uda ada yang jemput . besok
kita ketemu ya di acara perpisahan terakhir kelas 9
Merekapun pulang setelah menjenguk rohmat dan ada sedikit perbincangan saat diperjalanan,.
- Intan : eh sher,.. kayaknya rohmat ada yang disembunyiin deh dari kita
- Sherli : ia aku juga ngerasa gitu,. Mungkin lagi ada masalah kali ya
- Intan : si ridwan kemana ya kemarin sabtu juga dia gak masuk, aku mau tanyain ke rohmat gak
enak rohmatnya sakit,
- Sherli : kenapa kamu nyanyain ridwan, jangan-jangan yang kamu suka itu ridwan ya bukan
rohmat.,
- Intan : ia sher,. Jujur aku emang suka sama ridwan, dari semenjak dulu aku diam-diam
menyimpan rasa sama dia,. Dan aku gak berani untuk ungkapin., yang tau itu hanya aku dan
rohmat
- Sherli : kok kenapa rohmat yang tau, lah aku sahabat kamu baru tau sekarang
- Intan : ia kan aku sering Tanya-tanya kabar ke rohmat tentang ridwan, siapa tau ridwan juga
punya perasaan yang sama ke aku
- Sherli : oh gitu ya! Kamu tuh bukannya dari dulu, ini kita udah mau perpisahan loh baru ngomong
- Intan : gak apa apa lah, rasa suka bukan berarti harus memiliki atau harus berbarengan terus
kan hehehe
- Sherli : iaia deh yang lagi jatuh cinta … udah tuh aku turun di depan ya.. daahhh
Sherli pun turun dari mobil menuju rumahnya, dan tiba-tiba tak sengaja dia berpapasan dengan ridwan
yang baru pulang
- Sherli : wan.. hey sini bentar,. Kamu darimana kok kayak lagi bingung gitu?
- Ridwan : itu abis dari rumah paman deket rumah kamu,.
- Sherli : eh wan,.. kamu kan sahabatnya rohmat,. Kamu kok gak temenin rohmat yang abis
kecelakaan sih!
- Ridwan : sebenernya gini sher,. Rohmat itu bukan kecelakaan tapi aku yang pukulin dia sampe
gak sengaja dia ketimpah batang pohon dan jatuh pingsan..
- Sherli : hah. Kok bisa,. Kamu kan sama dia deket banget,.
- Ridwan : ya itu dia, aku juga nyesel, aku kebawa emosi … akhir-akhir ini aku mulai
memperlihatkan rasa suka ku sama intan, dari dulu aku suka banget sama dia, tapi si intan malah
deket sama rohmat, chatingan sama rohmat, dan puji-puji rohmat terus.,
- Sherli : wan,. Tadi aku sama intan baru aja pulang jenguk rohmat,. Dan diperjalanan intan curhat
sama aku, dia nanyain kamu khawatir sama kamu gak masuk kelas
- Ridwan : ah gak mungkin
- Sherli : ih benerean,.. dia sering chating sama rohmat itu ya nanyain kamu karena gak berani
secara langsung ke kamu,. Dia tuh sebenernya suka sama kamu dari dulu wan.. kamunya sih gak
peka ..
- Ridwan : ternyata aku sama intan punya perasaan yang sama,. Aku bingung caranya aku minta
maaf ke rohmat gimana! Aku udah jahat banget sama dia
- Sherli : besok aja kita kan ada perpisahan di sekolah, kamu minta maaf sama dia
- Ridwan : ia ya, yaudah deh aku pulang dulu ya, udah sore.. dahh sampai ketemu besok..
Ridwanpun pulang dengan perasaan yang gundah karena merasa sangat berdosa pada rohmat, dan
membuat ridwan tidak bisa tidur semalaman,..
Di lain cerita malam tersebut juga terlihat sherli yang telfonan sama intan dan juga rohmat untuk
menjelaskan semuanya..
Dan haripun sudah pagi,. Tiba saatnya untuk pertemuan terakhir mereka di sekolah,. Acara
perpisahanpun selesai,. Ridwanpun berhadapan dengan rohmat yang terlihat penuh rasa sesal yang
langsung memeluk rohmat dengan kencang
- Ridwan : mat maaafin aku, aku udah salah sama kamu sampe buat kamu celaka
- Rohmat : yaudah gak apa-apa, sherli udah cerita semuanya semalam,.
- Ridwan : ia tapi kan kamu celaka gara-gara emosiku yang gak bisa di tahan
- Rohmat : kita kan sahabat dari kecil,. Aku tau kamu seperti apa, kamu tau aku seperti apa,. Tapi
kedepannya kalo ada masalah itu di ungkapin jangan dipendam gitu ya,
- Ridwan : makasih ya mat,. Kamu selalu mengerti sebagai sahabat..
- Rohmat : yaudah tuh cewe yang kamu suka ada dibelakang dari tadi …
Ridwan pun kaget bukan main dengan perasaan gelisah gak karuan
- Ridwan : intan, a a aku
- Intan : apan sih yang bener dong ngomongnya
- Ridwan : (Berteriak) intan aku suka sama kamu…
- Intan : iaia aku juga sama ko.. uda tau semuanya dari sherli
- Ridwan : jadi kita ……………..
- Intan : (meng angguk anggukan kepala)
- Ridwan : yaaaaa yesss
Ridwan senang sampai ridwan memeluk rohmat sahabatnya,,…
- Rohmat : udah udah lebaynya udah,..
- Sherli : ia udah dong jangan bikin kita malu sendiri litanya
- Ridwan : ah kalian mah sirik aja ya …
- Rohmat : teman-teman, hari ini kita lulus dan resmi berakhir menjadi siswa SMPN 3 Cibeber
ini, sekaligus saya pamit saya harus sekolah di Jakarta, dan kita akan saling berjauhan
- Rohmat : saya hanya bisa berdoa buat kalian, semoga suatu saat kita dipertemukan lagi, dan
semua cita-cita angan-angan kita semua tercapai
-SELESAI-