apa yang dimaksud dengan ERP (Enterprise Resource Planning) dan berikan contoh pada
perusahaan yang rekan-rekan ketahui. Selanjutnya, jelaskan tahapan-tahapan dalam
metode SDLC.
ERP (Enterprise resource planning) merupakan suatu perangkat lunak paket dengan
aplikasi yang terintegrasi untuk digunakan secara luas di organisasi. Yang dimaksud
ERP adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk memproses berbagai
transaksi perusahaan dan memfasilitasi perencanaan terpadu dalam waktu nyata,
produksi, dan respons konsumen, yang digunakan untuk mengintegrasikan dan mengelola
proses bisnis secara otomatis atau komputerisasi pada berbagai bisnis, seperti
perusahaan manufaktur dan jasa.
Software atau aplikasi ERP memiliki peran penting dalam manajemen aktivitas
perusahaan. Aplikasi ERP digunakan untuk mengelola proses bisnis mulai dari
operasi, produksi, dan distribusi.
ERP termasuk transaction processing system (TPS) dan ditambah dengan sistem sistem
informasi fungsional yang terintegrasi. Dan merupakan solusi aplikasi pengemasan
bisnis multi-modul yang memungkinkan organisasi mengintegrasikan proses bisnis dan
kinerja perusahaan, distribusi data umum, pengelolaan sumber daya dan menyediakan
akses aktual ke informan.
Enterprise Resource Planning juga dapat diartikan sebagai sistem informasi yang
mengintegrasikan dan mengotomisasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek
operasi, produksi maupun distribusi perusahaan.
Proyek sistem informasi memiliki enam tahap metodologi pelaksanaan (Indrajit, 2000)
yaitu tahap perencanaan, analisis, desain, kosntruksi, penerapan, dan pasca
penerapan.
Contohnya:
SAP ERP. Perusahaan ini punya pengalaman lebih dari 40 tahun dan hampir 50.000
pelanggan perangkat lunak ERP. Software SAP ERP menyediakan solusi pengadaan,
manufaktur, layanan, penjualan, keuangan, dan SDM, untuk 25 jenis industri berbeda.
Tahapan-tahapan dalam metode SLDC antara lain:
1.) Analisis Sistem
Tahap awal SLDC dilakukan oleh analisis sistem. Analis sistem adalah orang yang
dididik
khusus untuk mengembangkan sistem secara profesional. penggunaan analis sitem di
metode SDLC beralasan bahwa metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem
teknologi informasi yang kompleks.
Tahap di analisis sistem terdiri atas kegiatan-kegiatan:
a. Studi pendahuluan
b. Studi kelayakan
c. Mngindentifikasi permasalahan dan
d. Menganalisis Hasil Penelitian
2.) Perancangan sistem
Pada tahap inimemiliki 2 tujuan utama yaitu:
1. memberikan gambaran secara umum tentang kebutuhan informasi kepada pemakai
sistem secara logika
2. memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemogram
komputer dan ahli ahli
teknik lainnya.
a. perancangan awal.
Tujuan dari perancangan awal adalah memberikan gambaran secara umum kepada pemakai
sistem tentang sistem teknologi informasi yang baru.
b. perancangan perinci
Perancangan sistem secara terperinci menjawab pertanyaan bagaimana dan seperti apa
bentuk dari komponen-komponennya.
3.) Implementasi sistem
Implementasi sistem adalah tahap meletakkan sistem supaya siap dioperasikan dan
merupakan proses mengganti atau meninggalkan sistem yang lama dengan sistem
yang baru.
Tahap implementasi sistem terdiri atas beberapa kegiatan, antara lain :
a. mempersiapkan rencana implementasi
b. melakukan kegiatan implementasi, dan
c. menindaklanjuti implementasi.
4.)Operasi dan perawatan sistem
Setelah sistem diimplementasikan dengan berhasil, sistem akan dioperasikan dan
dirawat.
Sistem perlu dirawat karena beberapa hal, yaitu:
a. sistem mengandung kesalahan yang dulunya belum terdeteksi sehingga kesalahan-
kesalahan sistem perlu
diperbaiki
b. sistem mengalami perubahan-perubahan karena permintaan baru dari pemakai sistem
c. sistem mengalami perubahan karena perubahan lingkungan luar
d. sistem perlu ditingkatkan
Sumber referensi modul 4-5 EKSMA4434