0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan5 halaman

Fogging Fokus untuk Cegah DBD di Biau

Dokumen ini merupakan kerangka acuan kegiatan fogging fokus untuk penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Biau, Kabupaten Buol. Kegiatan ini bertujuan menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti dan menekan angka penderita DBD. Fogging fokus dilakukan di radius 200 meter dari rumah pasien yang positif DBD dan hasil PE positif, sebanyak 2 siklus dengan selang waktu seminggu. Sumber dana berasal dari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan5 halaman

Fogging Fokus untuk Cegah DBD di Biau

Dokumen ini merupakan kerangka acuan kegiatan fogging fokus untuk penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Biau, Kabupaten Buol. Kegiatan ini bertujuan menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti dan menekan angka penderita DBD. Fogging fokus dilakukan di radius 200 meter dari rumah pasien yang positif DBD dan hasil PE positif, sebanyak 2 siklus dengan selang waktu seminggu. Sumber dana berasal dari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN BUOL

DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK


DAN KELUARGA BERENCANA
UPT PUSKESMAS BIAU
Jalan R.M Pusadan , Kelurahan Kali Kecamatan Biau , Kode Pos 94563

KERANGKA ACUAN
FOGGING FOKUS

A. PENDAHULUAN

Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan oleh nyamuk Aedes aegpyti.


Nyamuk penular Demam Berdarah Dengue ( Aedes aegpti ) hingga saat ini
masih tersebar luas hampir di seluruh pelosok Indonesia.

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan dari orang sakit ke


orang sehat pada umumnya melalui gigitan nyamuk menular (vektor) yaitu
nyamuk dari genus Aedes. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dengue yang
sampai saat ini belum ditemukan obatnya/vaksinnya. Pemberantasaan yang paling
sederhana dan dapat dilaksanakan atau disosialisasikan pada masyarakat atau
pemberantasan vektor.

Puskesmas adalah pelayanan kesehatan yang menjadi pusat penggerak


pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat dan
keluarga, sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama. Dalam mencapai
derajat kesehatan yang optimal UPT Puskesmas Biau mempunyai salah satu
kegiatan untuk penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu
Fogging Fokus.

Untuk mengendalikan penyakit menular dari vektor, pemerintah


menggunakan berbagai cara selain dengan pengobatan kepada penderita juga
dilakukan pengendalian terhadap populasi vektornya. Salah satu cara pengendalian
vektor adalah menggunakan insektisida. Penggunaan insektisida dilakukan pada
daerah tertentu yang endemis untuk menurunkan insiden dan mencegah KLB.
Pengendalian vektor dengan menggunakan insektisida, sejauh mungkin
diusahakan dalam waktu yang sesingkat mungkin. Penggunaan insektisida tersebut
harus mengikuti ketentuan yang ada agar bisa efektif dan efesien dan
mengendalikan serangga vektor. Keberhasilan pengggunaan insektisida sangat
ditentukan oleh aplikasi yang tepat. Aplikasi insektisida yang tepat dapat
didefinisikan sebagai aplikasi insektisida yang semaksimal mungkin terhadap
sasaran yang ditentukan pada saat yang tepat, dengan cakupan wilayah
penyemprotan yang merata dari jumlah yang merata dari jumlah insektisida yang
telah ditentukan sesuai dengan aturan dosis. DBD di Kecamatan Biau merupakan
kasus penyakit yang selalu ada dari tahun ketahun. Di beberapa kelurahan
kecamatan Biau telah menjadi endemis penyakit DBD. Penanggulangan selama ini
dilakukan adalah kegiatan pengelolaan lingkungan, pengendalian secara biologis
dan secara kimia.

Kerangka acuan kegiatan fogging ditulis dengan tujuan untuk


mengetahui kegiatan-kegiatan, tenaga pelaksananya, jenis pelatihan untuk
pelaksana, pedoman pelaksanaan program kesehatan lingkungan yang harus ada,
termasuk Standart Operasional Prosedur. Dan pengawasan, evaluasi dan
bimbingan tehnis dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota serta output dari pelaksaan
kegiatan program Kesehatan Lingkungan berdasarkan Peraturan Departemen
Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pemberantasan Nyamuk Penular Demam
Berdarah Dengue Tahun 2005

B. TUJUAN KEGIATAN

a. Tujuan Umum

Untuk menurunkan populasi nyamuk menular demam berdarah


dengue (aedes aegypti)

b. Tujuan Khusus

a. Terlaksananya Kegiatan Fogging Fokus secara efektif serta aman


bagi
masyarakat dan lingkungannya.
b. Menekan angka penderita DBD di wilayah Kerja UPT Puskesmas
Biau

C. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

Kegiatan pokok Fogging Fokus, meliputi :


1. Kegiatan Fogging Fokus DBD dilakukan dari bulan Januari
sampai dengan bulan Desember 2019 apabila ada Kasus
DBD dengan PE (+)

Rincian Kegiatan Fogging Fokus, meliputi :

1. Pelaksanaan Fogging yang berpusat pada satu titik


terjadinya kasus dan ditemukan jentik yang disebut PE (+)
2. Fogging dilakukan radius 200 meter

D. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Petugas mendapat informasi mengenai kasus DBD di masyarakat, via


media sosil ataupun laporan dari masyarakat.
2. Petugas konfirmasi kepada pihak pasien dan kader jumantik wilayah.
3. Jika pasien positif DBD dilakukan PE (Penyelidikan Epidemiologi) 20
rumah di sekitar rumah pasien serta ada yang demam serta cantumkan
hasil Laboratorium.
4. Jika hasil PE (+) lakukan analisa hasil, apa perlu untuk dilakukan
Fogging Fokus.
5. Fogging dilakukan setelah pihak Puskesmas memberikan surat
pemeberitahuan untuk warga.
6. Fogging Fokus dilakukan 2 siklus yang berjarak seminggu antara
Fogging siklus 1 dan Fogging siklus 2.
7. Petugas memberikan penyuluhan perorangan terhadap warga yang
rumahnya di fogging.
E. SASARAN

Sasaran Fogging Fokus adalah rumah warga yang berada di Wilayah


Kecamatan Biau sekitar rumah pasien yang positif DBD dan PE (+).

F. LOKASI DAN JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

 Lokasi Pelaksanaan Kegiatan yakni di 7 Kelurahan se-Kecamatan Biau

 Jadwal Pelaksanaan

Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Fogging
Fokus √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

G. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN.

Pencatatan kegiatan dilakukan setiap kali melakukan kegiatan dan


dilaporkan ke Dinas Kesehatan PP & KB Kabupaten Buol . Evaluasi pelaksanaan
kegiatan dilakukan setiap bulan dalam rapat evaluasi program di UPT Puskesmas
Biau.

H. SUMBER DANA

Sumber dana dari BOK T.A 2021

Buol , 4 Januari 2021


Mengetahui,
Administrator Kesehatan Ahli Pertama Kepala Puskesmas
UPTD Puskesmas Biau UPTD Puskesmas Biau

Seftiawan Rusly , SKM Jasma H. Djanab , [Link] Kep


Nip. 19910902 201502 1 001 Nip. 19680702 198803 2 005

Anda mungkin juga menyukai