100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
120 tayangan5 halaman

Sistem Informasi Absensi Karyawan

Sistem Informasi Absensi Karyawan bertujuan untuk mempermudah proses absensi karyawan dengan sistem digital. Proyek ini akan mengembangkan perangkat lunak yang mampu mencatat data absensi karyawan secara otomatis berdasarkan lokasi dan waktu. Proyek diharapkan selesai pada 5 Juni 2022 dengan menghasilkan perangkat lunak, dokumentasi, dan laporan.

Diunggah oleh

Nicky Thiantnandra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
120 tayangan5 halaman

Sistem Informasi Absensi Karyawan

Sistem Informasi Absensi Karyawan bertujuan untuk mempermudah proses absensi karyawan dengan sistem digital. Proyek ini akan mengembangkan perangkat lunak yang mampu mencatat data absensi karyawan secara otomatis berdasarkan lokasi dan waktu. Proyek diharapkan selesai pada 5 Juni 2022 dengan menghasilkan perangkat lunak, dokumentasi, dan laporan.

Diunggah oleh

Nicky Thiantnandra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Project Charter

Sistem Informasi Absensi Karyawan

12200905 DESI RIZKYANA

12200872 IKSAN MAULANA

12201042 ELISA KHARYSMA PUTRI

12200283 ADITYA SEPTIAN TRIANA

Kelas : 12.4E.13

Sistem Informasi
Bina Sarana Informatika Bogor B
2022
Project Charter
Project Name Project Number
Sistem Informasi Absensi Karyawan v 0.0.1
Date Revision Number
02 April 2022 1.0

1 . Project Description and Goals


Banyak Perusahaan yang sudah maju dan besar terkadang masih jauh dari Modernisasi
yang mana masih banyak karyawan yang melakukan absen manual atau bahkan masih
menggunakan sistem absensi seperti anak anak sekolah. Pendataan yang sulit dan waktu
absensi yang bisa dimanipulasi akan membuat para karyawan semena-mena dan tidak dapat
dipantau secara langsung.
Maka dari itu adanya aplikasi ini akan mempermudah absensi karyawan pada
perusahaan yang masih menggunakan sistem absensi manual sehingga tidak perlu lagi
memantau secara personal atau langsung dan meminimalisir Human Error yang dapat terjadi
pada absensi manual.

2. Risk
Resiko pada Sistem Absensi ini telah diidentifikasi. Manajer proyek akan menentukan
dan menerapkan mitigasi resiko yang diperlukan dan juga strategi penghindaran yang sesuai
untuk meminimalkan kemungkinan resiko sebagai berikut :
 Terjadinya kebocoran data.
 Terjadinya pemalusan data absensi akibat ulah manusia.
 Terjadinya bug saat proses penjalanan aplikasi yang tidak sesuai dengan
caranya.
 Terjadinya server miss/terminate sehingga pada saat penginputan data absensi
sehingga absensi gagal di-upload.
3. Project Deliverable
Deliverable dari project ini adalah sebagai berikut :
1. Software Sistem Informasi Absensi Karyawan
Software ini siap dipakai dan diimplementasikan oleh klien.
2. Dokumentasi Sistem
Berupa tutorial yang mencakup informasi tentang sistem dan bagaimana cara
penggunaannya. Terdiri dari :
a. Tutorial untuk Admin / PIC Sistem
b. Tutorial untuk User
c. Tutorial untuk Super Admin
d. Tutorial untuk SPV / Manajer / SC
3. Laporan
a. Laporan Pendahuluan
Laporan awal yang mencakup semua kebutuhan dan rencana pengembangan
software
b. Laporan Progress
Laporan ini dibutuhkan untuk melihat seberapa jauh pengembangan software
dari awal sampai sudah menjadi sistem siap pakai
c. Laporan Akhir
Laporan pertanggung jawaban dari seluruh kegiatan dalam hal pengembangan
sistem, kendala yang dihadapi, dan solusi yang berhasil diimplementasikan
4. Scope Definition
Batasan dari proyek ini adalah :
1. Tidak membahas tentang penilaian kinerja petugas/user
2. Tidak membahas jumlah akun yang akan digunakan user
Kebutuhan fungsional :
1. Sistem mampu menginput data dan menyimpan data absensi karyawan
2. Sistem mampu mengetahui lokasi karyawan melakukan absensi
3. Sistem mampu mengetahui waktu karyawan melakukan absensi
Kebutuhan non-fungsional :
1. Performance: sistem diharapkan dapat mempermudah kegiatan absensi karyawan pada
perusahaan sehingga karyawan tidak perlu repot-repot sampai mengantri untuk
melakukan absensi manual. Absensi dapat dilakukan hanya dengan Handphone yang
bisa dikatakan bahwa hampir semua orang sudah memiliki Handphone untuk saat ini.
2. Information: sistem diharapkan dapat mencegah terjadinya redudancy data dan dapat
menjaga akurasi dan konsistensi data. Akurasi data dapat dijaga dengan
meminimalisasi terjadinya kesalahan dalam pencatatan, sedangkan konsistensi dapat
dijaga dengan perancangan dan implementasi database yang baik.
3. Efficiency: sistem diharapkan dapat mempercepat pengaksesan absensi karyawan
5. Project Milestones

Project Milestone Target Date


Project Start 9 April 2022
Identifikasi Permasalahan 17 April 2022
Penggalian Kebutuhan 24 April 2022
Pengumpulan dan Pengolahan Data 8 Mei 2022
Perancangan Sistem 15 Mei 2022
Prototyping 22 Mei 2022
Development 29 Mei 2022
Testing dan Maintenance 5 Juni 2022
6. Budget Summary

Project Component Component Cost


Analisis dan Desain Sistem Informasi
Absensi Karyawan
Pengadaan Hardware
Desain dan Pembuatan Software Sistem
Informasi Absensi Karyawan
Digitalisasi Data
Integrasi Keseluruhan Sistem
Pelatihan Operator
Pembuatan Dokumentasi
Total

7. Assumptions, Constraints, and Dependencies


Asumsi-asumsi dari proyek ini adalah :
1. Survei untuk analisis kebutuhan dilakukan selama satu minggu yang terdiri dari lima
hari.
2. Biaya biaya sudah ada di dalam akun yang jelas.

Batasan-batasan untuk sistem ini antara lain:


1. User tidak dapat mengakses hal lain selain hanya untuk absensi dan berita pada
perusahaan saja.
8. Project Approval Requirements
Persyaratan yang harus disetujui agar project bisa dikerjakan adalah sebagai berikut :
1. Kontrak Kerjasama
Kontrak ini mencakup segala hal tentang proyek dan rencana pengembangannya.
Dengan ditanda-tangani kontrak hitam diatas putih, maka kedua belah pihak (klien dan
developer) sudah melakukan persetujuan terhadap pengadaan proyek tersebut.
2. Pembelian Server
Server yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem akan menjadi tanggung jawab klien
dengan/tanpa bantuan dari tim pengembang proyek.
3. Hak Milik Aplikasi
Dalam kontrak kerjasama juga mencakup persetujuan hak milik aplikasi apabila proyek
sudah selesai, termasuk pemberian project deliverables,aplikasi, source code,dan juga
hak kepemilikan sistem secara keseluruhan.
4. Daftar Resiko
Daftar resiko ini dibutuhkan sebagai pemberian aturan yang resmi dan pedoman
penindak-lanjutan yang serius bagi pihak yang telah melakukan pelanggaran dan atau
sebagai penanganan bagi pihak yang dirugikan saat pengerjaan proyek berlangsung.
9. Proyek Organizational Structure

FUNCTION NAME ROLE


 Menjadwalkan pelaksanaan dan
manajemen proyek
 Memantau kinerja proyek, mulai
Project Manager dari pelaksanaan, analisis, hingga
implementasi
 Membuat dokumen SDPLN yang
mendefinisikan rencana proyek
 Menganalisis proses bisnis dalam
koperasi
 Mendefinisikan prosedur yang ada
dalam sistem.
System Analyst  Membuat document flow dan
system flow
 Membuat dokumen SRS yang
mendefinisikan spesifikasi
kebutuhan perangkat lunak
 Membuat rancangan sistem
dengan HIPO dan DFD
 Membuat basis data dan ERD
System Design
(Entity Relationship Diagram)
 Membuat dokumen SAD yang
mendefinisikan arsitektur sistem
 Membuat aplikasi yang telah
Programmer
dirancang dan direncanakan
 Membuat test plan untuk
System Testing
implementasi sistem
System  Control keselarasan dan
Documentation kelengkapan seluruh dokumen

10. Project Authorization


APPROVED BY : PROJECT MANAGER DATE
Elisa Kharysma Putri 2 April 2022
APPROVED BY : PROJECT SPONSOR DATE
Desi Rizkyana 2 April 2022

Anda mungkin juga menyukai