0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan7 halaman

Teknik Wawancara BEI dan Metode STAR

Teknik wawancara Behavioral Event Interview (BEI) digunakan untuk mengevaluasi kandidat dan karyawan berdasarkan perilaku masa lalu yang merupakan prediktor kinerja masa depan. BEI menanyai detail tentang situasi kritis, tindakan, dan hasil dengan metode STAR untuk mengungkap kompetensi, motivasi, dan dinamika psikologis. BEI bermanfaat untuk seleksi, penilaian, dan menetapkan harapan kinerja karyawan.

Diunggah oleh

Edina Salai
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan7 halaman

Teknik Wawancara BEI dan Metode STAR

Teknik wawancara Behavioral Event Interview (BEI) digunakan untuk mengevaluasi kandidat dan karyawan berdasarkan perilaku masa lalu yang merupakan prediktor kinerja masa depan. BEI menanyai detail tentang situasi kritis, tindakan, dan hasil dengan metode STAR untuk mengungkap kompetensi, motivasi, dan dinamika psikologis. BEI bermanfaat untuk seleksi, penilaian, dan menetapkan harapan kinerja karyawan.

Diunggah oleh

Edina Salai
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BEHAVIORAL EVENT INTERVIEW (BEI)

WHAT IS BEI?
Behavioral Event Interview (BEI) dikenal sebagai teknik Interview yang
terstruktur, terarah dan terpola berbasis behavior. Behavioral Event Interview
(BEI) adalah struktur pertanyaan
per tanyaan yang digunakan untuk mengumpulkan berbagai
informasi tentang masa lalu. Karena perilaku masa lalu adalah sebagai predictor
 perilaku yang akan dia kerjakan. Pada setiap pertanyaan tersebut akan membantu
 pewawancara untuk mengungkap
mengungkap kemampuan yang dimiliki interviewee.
Behavioral Event Interview merupakan teknik wawancara berdasarkan
kompetensi yang sangat khas dan secara khusus sirancang untuk
mengungkapkan kompetensi sebagai mana definisi dan konsep yang mereka
susun.
Pada level implementasi, pewawancara yang menggunakan BEI
BEI berusaha
sedalam mungkin menggali sedalam mungkin berbagai aspek psikologis dibalik
tindakan-tindakan interviewee yang dilakukan pada kejadian-kejadian kritis
yang secara aktual pernah dialami dalam lingkup pekerjaannya. Tidak hanya
tindakan dan hasilnya yang dipertanyakan, namun juga pikiran dan perasaan
orang yang bersangkutan sebelum, sewaktu dan sesudah bertindak. Dengan
mempertanyakan secara mendalam dan mendetail pikiran dan perasaannya,
diharapkan interviewee akan dapat ditemukan bukti-bukti dinamika psikologis
yang mengindikasikan kekuatan intensi, self-concept, traits, sikap dan terutama
motivasi. (Prihadi, 2004 : 99-100)
Metode yang digunakan dalam BEI adalah metode STAR. STAR sendiri
merupakan rangkaian dari 4 kata yaitu: Situation, Task, Action, dan Result.

WHEN TO USE BEI?


Behavioral Event Interview dapat digunakan baik oleh staf SDM dan
manajer. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi untuk menilai dan
mengevaluasi kandidat atau karyawan dan menetapkan perkiraan dalam hal
kompetensi utama mereka diperlukan untuk posisi tertentu. BEI, oleh karena itu,
merupakan alat yang sangat kuat untuk seleksi dan penilaian karyawan. Hal ini
dapat digunakan secara efisien dalam merger, restrukturisasi perusahaan atau
outplacement.

HOW WILL BEI HELP YOU AND YOUR COMPANY?


 Anda akan mendapatkan tujuan, alat yang adil dan dapat diandalkan
untuk mengevaluasi dan membandingkan calon dan karyawan.
 Anda dapat mengidentifikasi kandidat terbaik untuk posisi Anda.
 Anda dapat mengidentifikasi karyawan terbaik dalam hal budaya spesifik
 perusahaan Anda.
 Anda akan mendapatkan data yang Anda dapat lebih mengklasifikasikan
dan mengevaluasi (misalnya menggunakan skala penilaian).
 Anda akan menetapkan kriteria yang jelas untuk seleksi atau penilaian
karyawan.
 Anda dapat menghilangkan bias dalam penilaian.
 Anda akan menetapkan harapan yang dapat diandalkan tentang kinerja
karyawan di masa depan.

KOMPETENSI DAN PERTANYAAN


1. Komunikasi
"coba ceritakan situasi atau pengalaman yang paling menarik ketika
 berkomunikasi dengan orang lain?"
2. Membuat keputusan
"coba anda ceritakan situasi atau pengalaman ketika anda dihadapkan
 pada situasi yang sulit?"
"coba ceritakan pengalaman anda ketika anda diharuskan membuat suatu
keputusan yang sulit ? apa yang anda lakukan? bagaimana prosesnya?
 bagaimana hasilnya?"
"bagaimana cara anda dalam mengambil keputusan?"
3. Perencanaan dan pengorganisasian
"coba ceritakan pengalaman ketika anda harus menghadapi beberapa
tugas pada waktu yang sama? apa yang anda lakukan? bagaimana anda
menentukan sebuah prioritas? bagaimana hasilnya?"
4. Kepemimpinan
"coba ceritakan pengalaman ketika ada berada disuatu kelompok? anda
 biasanya berperan sebagai apa? apa yang anda lakukan ketika berada
dalam suatu kelompok?"
"coba ceritakan pengalaman anda ketika anda memimpin suatu
kelompok? bagaimana sikap anda terhadap kelompok anda? bagaimana
sikap dan langkap apa yang anda ambil untuk mencapai kepentingan
kelompok? bagaimana peran anda? bagaimana hasilnya?"

Contoh
Referensi
Pribadi, Syaiful. (2004). Assessment Centre : Identifikasi, Pengukuran ,dan
Pengembangan Kompetensi. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Anda mungkin juga menyukai