LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
“ MENGELOLA PROSES PENGINPUTAN DATA INFORMASI DEBITUR
(IDEB) DI [Link] PANJAWAN MITRA USAHA”
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mengikuti UNBK dan USBN Tahun
Pelajaran 2021/2022
Disusun oleh :
RINA ANDINI PRATIWI : 1920.10.178
Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian : Akuntansi dan Keuangan
Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
LEMBAGA PENDIDIDKAN DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT
SMKS 1 LPPM RI MAJALAYA
JL. CIDAWOLONG NO.7 TELP (022) 595.0199 MAJALAYA
KABUPATEN BANDUNG
2021
LEMBAR PENGESAHAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI PADA TANGGAL 11 JANUARI 2021 SAMPAI
DENGAN TANGGAL 11 MARET 2021
LAPORAN
Diajukan untuk memenuhi syarat sidang PRAKERIN pada SMK 1 LPPM RI
MAJALAYA Kabupaten Bandung
Mengetahui,
Kepala SMK 1 LPPM RI Majalaya Kepala Desa Padamulya
Dra. Wahyuningsih M.M Iwan Kartiwa
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang
sudah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-nya sehingga kami mampu
melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Laporan ini di susun berdasarkan pengalaman kami pada saat Praktek
Kerja Industri di PT. BPR PANJAWAN MITRA USAHA. Dimulai sajak
tanggal 11 januari 2021 sampai dengan 11 maret 2021.
Dalam penyusunan Laporan Prakerin ini kami banyak mendapatkan
bantuan dari banyak pihak, maka dari itu kami mengucapkan rasa terimakasih
kepada:
1. Ibu [Link], M.M selaku Kepala sekolah SMKS 1 LPPM RI
MAJALAYA.
2. Bapak Ali Murdani, [Link], selaku wakil kepala di bidang kesiswaan SMKS
1 LPPM RI MAJALAYA.
3. Bapak Diky Kurniamukti, SE, selaku koordinator Prakerin.
4. Ibu [Link], selaku kepala Program Akuntansi.
5. Ibu Ellin Yuharlina, S.E, selaku pimpinan cabang di [Link]
PANJAWAN MITRA USAHA.
6. Bapak Edy Mujiardy, S.E, selaku direktur di PT. BPR PANJAWAN MITRA USAHA.
7. Bapak Heru Susyanto, S.E, sebagai pembimbing Instansi yang telah
memberikan bimbingan dan pengarahan selama melaksanakan Prakerin.
8. Kepada seluruh Staf Karyawan PT. BPR PANJAWAN MITRA USAHA
yang telah memberikan semangat kepada saya.
9. Serta kepada seluruh Ibu/Bapak Guru SMKS 1 LPPM RI MAJALAYA
yang telah memberikan dukungan kepada saya.
10. Dan teman teman yang telah membantu saya menyusun Laporan ini.
Untuk menyempurnakan pembuatan laporan ini, penulis sangat
mengharapkan kritik dan saran semoga ini berguna dan bermanfaat
khususnya bagi penyusunan dan umumnya bagi para pembaca.
Majalaya,..........2021
Penulis
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR.......................................................................................
DAFTAR ISI......................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Prakerin...........................................................................
1.2 Tujuan Prakerin........................................................................................
1.3 Tugas Prakerin.........................................................................................
1.4 Tempat dan Waktu Pelaksanaan Prakerin................................................
1.5 Tujuan Pembuatan Laporan.....................................................................
1.6 Alasan Pemilihan Judul............................................................................
1.7 Teknik Pengumpulan Data.......................................................................
1.8 Sistematika Penyusunan Data..................................................................
1.9
BAB II GAMBARAN UMUM PEMERINTAHAN DESA PADAMULYA
2.1 Sejarah Singkat PT. BPR PANJAWAN MITRA USAHA......................
2.2 Visi dan Misi Desa Padamulya................................................................
2.3 Stuktur Organisasi....................................................................................
2.4 Kepegawa dan Budaya Malu ...................................................................
2.5 Job Deseription.........................................................................................
BAB III MENGELOLA DATA DALAM PEMBUATAN SURAT
KETERANGAN USAHA (SKU)
3.1 Peta Kosep................................................................................................
3.2 Pengertian Mengelola...............................................................................
3.3 Pengertian Menginput Data......................................................................
3.4 Pengerti SKTM.........................................................................................
3.5 Persyaratan Membuat SKTM...................................................................
3.6 Langkah-Langkah Membuat SKTM........................................................
3.7 Manfaat Memiliki SKTM.........................................................................
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan............................................................................................
4.2 Saran.......................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan wawasan pengalaman belajar dan
penguasaan keterampilan atau keahlian Profesi tertentu pada siswa/siswi,
yang mana ilmu yang di dapat setidaknya dapat di praktikan di Dunia kerja
antara lain di perlukan adanya penciptaan berbagai aktivitas belajar di
lingkungan sekolah.
Kondisi demikian telah lama menjadi pusat perhatian dunia
Pendidikan, lebih-lebih untuk Sekolah Kejuruan, bahwa penguasaan
keahlian Profesi sebagai salah satu tujuan penting yang menggambarkan
eksistensi Sekolah Kejuruan tidak mungkin dapat di wujudkan tanpa
adanya kesempatan melalui pengenalan atau Praktek Kerja nyata pada
dunia kerja yang sebenarnya.
Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, yaitu
menyelenggarakan Program Kegiatan Praktek Kerja Industri dalam rangka
Pendidikan Sistem Ganda di dunia kerja terkait dengan kondisi obyektif
sekolah yang bersangkutan.
Sehubungan dengan dasar pemikiran di atas SMK 1 LPPM RI
Majalaya menerjunkan semua siswa siswi kelas XI untuk melaksanakan
Pendidikan Program Praktek Kerja Lapangan yang di tetapkan oleh
sekolah.
1.2 Tugas Prakerin
Praktek kerja Industri (PRAKERIN) adalah suatu bentuk
penyelenggaraan dari sekolah yang memadukan secara sinkron antara
program pendidikan di sekolah perusahaan yang diperoleh melalui
kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat
prefesional tertentu.
Dengan diadakannya Prakerin ini adalah salah satu program
sekolah kejuruan dimana para siswanya dapat mengenal, mengetahui,
merasakan langsung dunia kerja nyata di Perusahaaan.
Bukan hanya materi yang diberikan dan diajarkan di sekolah saja harus
dikuasai oleh siswa, namun siswa juga dibekali pengalaman dan lapangan
dari dunia kerja sehingga diharapkan manfaat untuk masa depannya.
1.3 Tujuan Prakerin
Adapun tujuan penyelenggaraan Praktek Kerja Industri ini adalah
untuk:
a. Untuk memenuhi syarat Kejuruan.
b. Memperoleh Pendidikaan untuk menjadi tenaga kerja yang memiliki
keahlian Profesional.
c. Mengetahui perbedaan antara Lingkungan Dunia Usaha atau Dunia
Industri dengan Lingkungan Sekolah.
d. Memberikan gambaran mengenai bagaimana cara bekerja yang baik
dan benar, sesuai dengan Pendidikan yang di dapat di Dunia
Pendidikan atau Sekolah.
e. Mempraktekan teori yang diterima.
1.4 Tujuan Penyusunan Laporan
Tujuan dari pembutan laporan ini adalah sebagai berikut:
a. Sebagai bukti yang otentik bahwa siswa telah benar benar
melaksanakan Prakerin.
b. Siswa mampu mempertanggung jawabkan laporan dalam sidang
Prakerin yang nilai sidangnya ikut menentukan nilai kelulusan.
1.5 Alasan Pemilihan Judul
Laporan ini berjudul “MENGELOLA PROSES PENGINPUTAN
DATA INFORMASI DEBITUR (iDeb) Di PT. BPR PANJAWAN
MITRA USAHA” Karena ingin lebih mendalami materi tentang
Menginput Data IDEB, Melalui Praktek kerja Industri.
1.6 Tempat Pelaksanaan Prakerin
PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT PANJAWAN MITRA USAHA
beralamat di Jl. Sukamanah No. 53 Majalaya Kabupaten Bandung.
1.7 Waktu Pelaksanaan Prakerin
Praktek Kerja Industri yang di laksanakan selama kurang lebih tiga
bulan yang dimulai pada tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan 11 Maret
2021 dengen ketentuan sebagai berikut:
Hari Jam Masuk Jam Istirahat Jam Pulang
Senin-Jumat 08.00 11.30-12.30 16.00
1.8 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data ini terdiri dari sumber :
a. Wawancara yaitu mengumpulkan data dengan cara melakukan tanya
jawab secara langsung. Hal itu dilakukan untuk memperoleh suatu
informasi yang jelas dan tepat yang dibutuhkan didalam laporan.
b. Studi ke perpustakaan yaitu mencari pengertian dan pemahaman
mengenai istilah-istilah yang tidak dimengerti.
c. Studi dokumentasi yaitu mempelajari beberapa dokumen yang ada
disuatu perusahaan atau instansi yang berkaitan dengn masalah yang
sedang diteliti.
1.9 Sistematika Penyusunan Laporan
1) BAB I Pendahuluan
Menjelaskan tentang Latar Belakang Prakerin, Tugas
Prakerin, Tujuan Prakerin, Tujuan Penyusunan Laporan, Alasan
Pemilihan judul, Tempat Pelaksanaan Prakerin, Waktu
Pelaksanaan Prakerin, Teknik Pengumpulan Data, dan Sistematika
Penyusunan Laporan.
2) BAB II Gambaran Umum PT. BPR PANJAWAN MITRA
USAHA
Menjelaskan sejarah singkat PT. BPR PANJAWAN MITRA
USAHA, Visi dan Misi, Struktur Organigram, Job Description,
Kepegawaian dan Disiplin Kerja, Emeliharaan tempat Kerja dan
Lingkungan Hidup.
3) BAB III Pembahasan Judul Laporan
Menjelaskan tentang bagaimana Proses Penginputan Data
Informasi Debitur (IDEB) Di PT. BPR PANJAWAN MITRA
USAHA.
4) BAB IV Kesimpulan Dan Saran
Menjelaskan tentang Kesimpulan dan Saran selama
melaksanakan Prakerin Di PT. BPR PANJAWAN MITRA
USAHA.
BAB II
GAMBARAN UMUM PT. BPR PANJAWAN MITRA USAHA
2.1 Sejarah PT. BPR Panjawan Mitra Usaha
PT. BPR Panjawan Mitra Usaha di dirikan dengan Akta pada tanggal
29 Juni 1990. Neraca pertama dibuka pada tanggal 31 Januari 1991. Dan
mulai Operasi pada tanggal 1 Februari 1991. Masa di dirikannya selama 75
tahun, dan PT. BPR Panjawan Mitra Usaha didirikan oleh 5 orang
pengusaha daerah, yang tergabung atau memiliki kompetensi/keahlian di
bidang Asuransi, bidang perbankan, dan pengusaha lokal tekstil. Ke lima
pengusaha tersebut adalah :
1. Bapak. Junus Hair Muniaga (Perbankan)
2. Bapak. Drs. Masdysamah (Perbankan)
3. Bapak. Sri Soehardjo (Asuransi)
4. Bapak. Mulyana lili (Pengusaha Tekstil Majalaya)
5. Bapak. Winarso (Pengusaha Tekstil Majalaya)
Kelima pendiri tersebut memberikan Nama BPR dengan Nama PT.
BPR Panjawan Mitra Usaha. Panjawan yaitu singkatan dari Panca Jaya
Usahawan. PT. BPR Panjawan Mitra Usaha pada saat pertama didirikan
modal usahanya sebesar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah). Dari
lima pendiri dari PT. BPR Panjawan Mitra Usaha masing-masing pendiri
tersebut menyetor modal sebesar Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta
Rupiah).
Adapun tujuan PT. BPR Panjawan Mitra Usaha adalah untuk
meningkatkan taraf hidup masyarakat majalaya pada khususnya, dan pada
umumnya di daerah bandung sekitarnya. PT. BPR Panjawan Mitra Usaha
merupakan BPR Panca kebijakan faktor 1988, yang salah satu butirnya
memberikan keleluasan atau kemudahan untuk mendirikan Bank khususnya
BPR.
Dalam perjalanannya PT. BPR panjawan Mitra Usaha terus
berkembang dan hampir 80% masyarakat majalaya sebagai nasabahnya.
Namun seiring dengan persaingan Bank-Bank saat ini PT. BPR Panjawan
Mitra Usaha mengalami penurunan usaha. Sudah berganti pemilik dan
pengurus.
a. Pengurus dan pemilik sekarang yaitu :
1. Prof. Dr. Ir. H. Burhan Arief
2. Bambang Abriantoro SMC
b. Ada pula pengurusnya yaitu :
1. Ellin Yuharlina, SE : Direktur Utama
2. Edy Muziardy, SE : Direktur
3. [Link].H. Burhan Arief : Komisaris Utama
2.2 Visi dan Misi PT. BPR Panjawan Mitra Usaha
A. Visi
Terwujudnya PT. BPR Panjawan Mitra Usaha yang sehat dan
terpercaya.
B. Misi
1. Tercapainya peningkatan kinerja bank secara berkesinabungan
melalui pelaksanaan operasional yang efektif dan efisien.
2. Terwujudnya PT. BPR Panjawan Mitra Usaha sebagai BPR yang
memiliki sumber daya manusia yang handal dan loyal serta
mempunyai integritas yang baik.
3. Terciptanya jaringan distribusi yang menghasilkan laba.
4. Terlaksananya pengembangan asset dengan tepat dan
berkesinambungan sehingga kolektibilitas pinjaman lancar
mendekati 95%.
5. Terlaksananya sistem prosedur dan proses kredit yang di dasari atas
kehati-hatian dan perhitungan risiko yang cermat.
2.3 Struktur Organisasi Perusahaan PT. BPR Panjawan Mitra Usaha
2.4 Job Description
A. Job description Oprasional
1 Oprasional
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengawasi
seluruh kegiatan dan kebijakan Operasional dan Bisnis.
b. Bertanggung jawab membuat dan memeriksa Laporan Keuangan
BPR.
c. Bertanggung jawab membuka/menutup ruang khazanah dan
Chub/cash box tempat menyimpan uang kas.
d. Melakukan droping uang kas awal hari keuangan & menerima
pengembalian kas akhir hari dari keuangan.
e. Memberikan otoritas penarikan yang melebihi limit teller &
keuangan.
2 Teller
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Menerima dan memeriksa/mencocokan droping uang kas awal hari
di cash box dari keuangan.
b. Menyetorkan uang kas akhir hari di cash box kepada keuangan.
c. Membuat jurnal biaya operasional yang mengalokasikannya dari
kas.
d. Mencetak bunga deposito yang akan jatuh tempo.
e. Menerima setoran dan penarikan tunai
3 Administrasi dan pembukaan
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Mengkoordinasikan, mengawasi seluruh kegiatan di dalam bagian
operasional yang menyangkut kegiatan keuangan/pembukuan dan
administrasi.
b. Melakukan supervisi atas penempatan dan pengeluaran deposito
berjangka setiap hari dan persetujuan pembayaran bunga deposito
berjangka.
c. Mengsosialisasikan kebijakan yang di berikan oleh kepala
operasional kepada staffnya agar kebijakan tersebut dapat di
jalankan.
d. Menerima dan memeriksa/mencocokan droping uang kas awal hari
di cash box dari kepala operasional untuk diberikan kedapa teller.
e. Menerima dan memeriksa/mencocokan uang kas akhir hari dari cas
box untuk kemudian diberikan kepada kepala operasional.
f. Melakukan transfer/pembayaran sesuai dengan persetujuan
atasan/ketentuan.
g. Melakukan rekonsiliasi atas setiap Rekening Koran Buku
Tabungan terhadap Neraca dan Buku Bank setiap bulan.
h. Mengusulkan dan memonitoring penetapan dana dan saldo antar
bank.
i. Memeriksa dan menandatangani jurnal harian.
j. Membuat informasi saldo setiap akhir hari untuk di laporkan
kepada atasan langsung dan Direksi.
k. Bertanggung jawab atas kas kecil.
l. Mencetak register bunga deposito setiap bulan.
m. Menginput persutujuan kredit dan pelunasan kredit yang telah
disetujui Direksi/komisaris sesuai ketentuan.
n. Bertanggung jawab atas administrasi perkantoran/umum/kebutuhan
rumah tangga kantor.
o. Menginput laporan bulanan/PPATK & laporan lainnya terkait
laporan rutin ke OJK/BI/PPATK.
p. Memeriksa laporan terkait program APU PPT.
q. Menerima dan melaksanakan tugas/mandate lain terkait
departemen operasional yang diberikan atasan/Direksi.
B. Job Description Bisnis
1. Kepala Bisnis dan Remedial
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Memantau pemenuhan komitmen kepada pihak otoritas perbankan,
keuangan dan hukum.
b. Memantau tindakan-tindakan korektif sehubungan dengan
komentar-komentar dari pihak internal maupun eksternal.
c. Bertanggung jawab, mengarahkan dan mengkoordinasikan
bawahan atas rencana bisnis ( punding dan lending ) PT. BPR
Panjawan Mitra Usaha.
d. Bertanggung jawab atas pembinaan nasabah ( customer nurturing ).
e. Meyakinkan berjalan prinsip prudential banking dalam ekspansi
maupun pemberian kredit.
2. Legal
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Bertanggung jawab atas legalitas perusahaan.
b. Membuat draf perjanjian kerjasama (PKS) antara BPR dengan
pihak lain.
c. Monitoring seluruh perjanjian kerja sama antara BPR dengan pihak
lain.
d. Membuat legal opinion.
e. Melakukan appraisal/penilaian agunan dan dokumen calon debitur
yang di buat Account Officer.
3. Account Officer
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Memasarkan produk funding & lending PT. BPR Panjawan Mitra
Usaha.
b. Menerima dan melayani pengajuan calon nasabah/debitur dalam
rangka funding & lending.
c. Menganalisa pengajuan calon nasabah/debitur.
d. Melakukan check On The Spot (OTS) atas data calon debitur.
e. Merekomendasikan atau tidak pengajuan calon nasabah/debitur.
4. Marketing
Tugas dan Tanggung jawab :
a. Memasarkan produk funding&lending PT. BPR Panjawan Mitra
Usaha.
b. Menerima dan melayani pengajuan calon nasabah/debitur dalam
rangka funding&lending.
c. Menganalisa pengajuan calon nasabah/debitur.
d. Melakukan Check On The Spot (OTS) atas data calon debitur.
e. Merekomendasikan atau tidak pengajuan calon nasabah/debitur.
2.5 Kepegawaian dan disiplin kerja
a. Jumlah pegawai
Terdiri dari 9 ( Sembilan ) orang pegawai yaitu :
1. Ellin Yuharlina, SE : Direktur Utama
2. Edy Muziardy, SE : Direktur
3. Heru Susyanto, SE : Ka. Bisnis dan Remedial
4. Agus Nunu Nugraha, ST : Account Officer ( AO )
5. Tomy Hadrian, SH : Legal
6. Novi Kusmiati : Adm/Akunting & Keuangan
7. Indyra Meranti : Teller
8. Daniel Pamungkas : TSI
9. Didin Pribadi : Office Boy ( OB )
b. Tata Tertib Perusahaan
Di dalam tata tertib perusahaan ada dua macam tata tertib yaitu
sebagai berikut :
1. Tata Tertib Kerja
a. Setiap karyawan diwajibkan melakukan absen waktu datang
dan pulang dimesin absen yang telah di sediakan perusahaan.
b. Setiap karyawan yang meninggalkan pekerjaan pada jam kerja
karena sesuatu keperluan wajib memberitahukan secara tertulis
maksud tersebut dan disetujui minimal oleh atasan langsung.
c. Karyawan wajib memakai tanda pengenal selama bertugas
dan/atau berada di lingkungan kerja.
d. Karyawan wajib memakai pakaian kerja sesuai ketentuan
perusahaan.
2. Ketentuan Jam Kerja
a. Jam kerja adalah waktu karyawan berada ditempat kerja untuk
melakukan pekerjaan yang di tugaskan oleh perusahaan, yaitu
8 (delapan) jam sehari, dan 40 (empat puluh) jam dalam
seminggu, atau di atur sesuai penjadwalan pada unit kerjanya
masing-masing.
b. Perubahan/penambahan dan pengurangan jam kerja dari
ketentuaan diatas yang disesuaikan dengan keadaan dan
kebutuhan akan diatur dalam surat keputusan tersendiri.
c. Jam kerja pada umumnya diatur sebagai berikut :
Hari Senin-jum’at : Jam 08.00 – 17.00
Istirahat : 1 (satu) jam
d. Karyawan dilarang mangkir dan terlambat hadir.
e. Apabila karyawan terlambat hadir maka ketika datang
karyawan tersebut harus segera melapor tentang
keterlambatannya itu kepada atasannya atau pejabat yang
berwenang.
f. Dalam hal karyawan terlambat hadir maksimal 3 (tiga) kali
dalam 1 (satu) bulan, maka perusahaan dapat memberikan
sanksi sesuai ketentuan dan kebijakan perusahaan.
g. Karyawan yang mendapat tugas langsung keluar kota atau
ketempat tujuan pekerjaan wajib memberitahukan kepada
atasannya langsung dengan melampirkan surat tugas yang
sudah disetujui.
2.6 Pemeliharaan Tempat Kerja dan Lingkungan Hidup
Pemeliharaan Tempat Kerja Dan Lingkungan Hidup yang
merupakan bagian dari tanggung jawab Satpam dan Umum, tanggung jawab
tersebut sebagai berikut :
Bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan kantor,
karyawan, nasabah, dan asset perusahaan.
a. Bertugas sesuai dengan jadwal yang telah ditemukan maksimal datang
ke kantor 15 menit sebelum jadwal yang di tentukan.
b. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian/Satpol
PP/Hansip/keamanan lingkungan kantor jika terjadi
kehilangan/pencurian.
c. Melakukan penyelamatan dan koordinasi dengan petugas pemadam
kebakaran, jika terjadi kebakaran di gedung kantor.
d. Melakukan pengamanan/penjagaan atas kendaraan yang parkir di PT.
BPR Panjawan Mitra usaha.
e. Bertanggung jawab atas kebersihan pos satpam dan gedung kantor.
f. Bertanggung jawab atas kebersihan kantor jika Umum/Office Boy
tidak masuk.
g. Memastikan keamanan peralatan kantor (Komputer/Listrik/Ac/Air
/Kompor Gas/Ruang) dalam keadaan mati saat tutup kantor.
h. Memastikan kantor/ruang khazanah dalam keadaan tertutup dan
terkunci.
i. Menerima dan melaksanakan tugas/mandat terkait operasional kantor
yang di berikan Atasan/direksi.
BAB III
MENGELOLA PROSES PENGINPUTAN DATA INFORMASI DEBITUR
(IDEB) DI [Link] PANJAWAN MITRA USAHA
3.1 PENGERTIANPENGINPUTAN
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukan kedalam
Komputer untuk selanjutnya di proses lebih lanjut atau di simpan bila di
butuhkan di waktu yang akan datang.
Input berfungsi sebagai media untuk memasukan data dari luar ke dalam
suatu unit professor untuk diolah dengan tujuan untuk mengambil informasi asli
dan menghasilkan informasi yang diperlukan.
3.2 PENGERTIAN INFORMASI DEBITUR (IDEB)
Informasi Debitur (iDeb) adalah catatan atau riwayat atau histori kredit
selama debitur memiliki kewajiban membayar cicilan pinjaman. iDeb dipakai
Lembaga Keuangan sebagai ukuran apakah pengajuan pinjaman disetujui atau
tidak. Dan juga merupakan informasi yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga
pelapor wajib menjaga keamanan Informasi Debitur (iDeb).
Tujuannya untuk dapat membantu Bank atau Lembaga Pembiayaan
pemberi Kredit dalam mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan
terhadap pemberian kredit kepada calon debitur.
Pengisian formulir Permintaan Informasi Debitur (iDeb) berisi No Referensi,
Nama Lengkap, NIK, Tujuan, Bukti Pendukung, Hasil/Kesimpulan, Catatan, dan
Tanda tangan. Informasi Debitur Pengelolaannya dibawah tanggung jawab
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan adalah Lembaga Independen milik pemerintah
yang mengawasi dan mengatur segala kegiatan di sektor keuangan. OJK bertugas
mengawasi dan mengatur di sektor Perbankan, pasar modal, perasuransian, dan
lembaga keuangan lainnya.
Tujuan OJK:
Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel.
Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan
dan stabil.
Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.
3.3 MEKANISME PERMINTAAN INFORMASI DEBITUR (IDEB)
Permintaan Informasi Debitur (iDeb) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
hanya dapat dilakukan Online/Daring oleh petugas pelaksana yang telah diberikan
akses oleh Adm Web Slik masing-masing pelapor utuk melakukan permintaan
Informasi Debitur pada Aplikasi Web Slik.
a. Pengertian Sistem layanan Informasi Keuangan (SLIK)
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) adalah Sistem
informasi yang pengelolaannya dibawah tanggung jawab Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) yang bisa berupa penyediaan Informasi Debitur.
SLIK memperluas cakupan Ideb yaitu melengkapi Lembaga Keuangan Bank
dan Lembaga pembiayaan dan Lembaga Keuangan nonBank yang
Mempunyai akses data Debitur dan Kewajiban melaporkan data Debitur ke
Sistem Informasi Debitur.
SLIK bertujuan untuk melaksanakan tugas Pengawasan dan Pelayanan
Informasi Keuangan yang salah satunya berupa penyediaan Informasi
Debitur.
Manfaat SLIK:
Membantu dalam mempercepat proses analisis dan pengambilan
keputusan pemberian kredit.
Menurunkan risiko kredit bermasalah di kemudian hari.
Dapat mengurangi atau meminimalkan ketergantugan pelapor atau
pemberi kredit kepada agunan Konvensional.
b. Langkah-Langkah Mendapatkan Informasi Debitur (IDEB)
1. Kunjungi aplikasi Web Slik.
2. Masukan Id dan Password Pelapor.
3. Klik menu Permintaan Data.
4. Lakukan pencairan menggunakan No Referensi atau kombinasi data
(Nama Debitur, Tempat Tanggal Lahir, Jenis Kelamin).
5. Isikan Captcha, kemudian klik tombol cari atau tekan enter untuk
mendapatkan data pencarian.
6. Ceklis data yang dipilih, dan klik tombol hasilkan Ideb.
7. Klik tombol cek hasil permintaan sekarang untuk melihat hasil
permintaan Ideb.
8. Masukan captcha, kemudian klik tombol unduh untuk mendownload file
Ideb.
9. File Ideb yang telah di Download dapat di buka dengan aplikasi Ideb
Viewer.
10. Klik tombol buka berkas untuk membuka file Ideb.
11. Masukan Password sesuai dengan File Pengguna/Pelapor.
12. Terakhir akan tampil Informasi Debitur yang kita inginkan.
3.4 LANGKAH PENGINPUTAN INFORMASI DEBITUR (IDEB)
Setelah formulir permintaan Informasi Debitur (iDeb) di isi, dan Sistem
Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sudah dicetak, dan di Tanda tangan oleh
Pemohon, Checker, dan Approved (di setujui) barulah data di tulis di buku catatan
Informasi Debitur (iDeb) dan terakhir di input atau di pindahkan ke komputer.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
1.1.1 Kesimpulan isi laporan
1. Kesimpulan prakerin
Selama melaksankan praktik yang dilaksanakan oleh
SMK 1 LPPM RI MAJALAYA di PT. BPR Panjawan Mitra
Usaha penulis dapat menyimpulkan beberapa poin, sebagai
berikut:
a. Bahwa prakerin adalah pengalaman untuk mengasah
kepribadian dan mempersiapkan diri menghadapi Praktek
Kerja nyata.
b. Dalam hal ini, penulis menyadari betapa pentingnnya
prakerin dalam melangkapi kebutuhan teori untuk
memantapkan Pribadi yang memang tidak diperoleh
diruangan kelas saja dan Dengan diadakannya Prakerin,
penyusun merasakan bertambahnya wawasan dan secara
berfikir serta dapat menemukan jalan keluar dari kesulitan.
4.2 Saran – Saran
1.2.1 Untuk Pihak Perusahaan
1. Diharapkan agar kerjasama antara sekolah dan perusahaan
lebih ditingkatkan dengan banyak memberi peluang kepada
siswa/siswi SMK untuk Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
2. Hubungan karyawan dengan siswa/siswi prakerin diharapkan
selalu terjaga keharmonisannya agar dapat tercipta suasana
kerja sama yang bak.
3. Mempertahankan sifat kekeluargaan yang terjalin selama ini,
sehingga tercipta kenyamanan dalam bekerja.
1.2.2 Untuk Pihak Sekolah
1. Dengan terlaksananya Praktek Kerja Industri ini dapat menjalin
hubungan baik dengan perusahaan tempat dimana siswa
melaksanaka Praktek Kerja Industri dengan pihak sekolah.
2. Sebelum melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri,
sebaiknya lebih dimotivasi dengan materi yang cukup, supaya
dalam pelaksaan kegiatan siswa dapat mengerjakan tugas
dengan penuh semangat dan terampil.
5.2 Saran – Saran
1.2.3 Untuk Pihak Perusahaan
4. Diharapkan agar kerjasama antara sekolah dan perusahaan
lebih ditingkatkan dengan banyak memberi peluang kepada
siswa/siswi SMK untuk Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
5. Hubungan karyawan dengan siswa/siswi prakerin diharapkan
selalu terjaga keharmonisannya agar dapat tercipta suasana
kerja sama yang baik dan
6. Mempertahankan sifat kekeluargaan yang terjalin selama ini,
sehingga tercipta kenyamanan dalam bekerja
1.2.4 Untuk Pihak Sekolah
3. Dengan terlaksananya Praktek Kerja Industri ini dapat menjalin
hubungan baik dengan perusahaan tempat dimana siswa
melaksanaka Praktek Kerja Industri dengan pihak sekolah
4. Sebelum melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri,
sebaiknya lebih dimotivasi dengan materi yang cukup, supaya
dalam pelaksaan kegiatan siswa dapat mengerjakan tugas
dengan penuh semangat dan terampil
5. Hendaknya pihak sekolah mengadakan pembekalan materi dan
gambaran sebelum PRAKTEK dilaksanakan.
41
42