NAMA : MEGA MEILANI
WOC RDS (RESPIRATORY
DISTRESS SYNDROME) NIM : 071212008
primer Sekunder
Bayi Perdarahan antepartum Ibu diabetes Seksio sesaria Aspirasi mekonium Asfiksia Resusitasi Pneumotorik sindrom
prematur hipertensi hipotensi (pada (pneumonia aspirasi) neonatorum neonatus wilson, mikity
ibu)
Hiperinsuline Pengeluaran
hormon stress Pernapasan intra Janin kekurangan Pemberian kadar
Pembentukan mia janin Insufisiensi pada bayi
oleh ibu uterin O2 dan kadar O2 yang tinggi
membran hialin Gangguan perfusi prematur
surfaktan paruu darah uterus CO2 meningkat
belum sempurna Imaturitas
Mengalir ke Sumbatan jalan nafas Trauma akibat
paru
Sirkulasi utero janin parsial oleh air ketuban kadar O2 yang
plasenter kurang baik pematangan dan mekonium Gangguan perfusi tinggi
paru yang
berisi air
Bayi prematur, Kerusakan Menekan sintesis
dismaturitas surfaktan surfaktan
Pertumbuhan
surfaktan paru
belum matang
Penurunan produksi surfaktan
Meningkatnya tegangan permukaan alveoli
Ketidakseimbangan inflasi saat inspirasi
Kolaps paru (atelaktasis) saat ekspirasi
RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME /
RDS
Kolaps paru
Surfaktan Hipoksia Gangguan ventilasi pulmonal
menurun
Kerusakan endotel kapiler dan Retensi CO2 Peningkatan pulmonalry vaskular resistensi
Kontriksi epitel duktus arteriousus
Janin tidak dapat vasikulerasisasi
menjaga rongga paru pulmonal Asidosis respiratorik
tetap mengembang Transudasi alveoli Hiperfusi jaringan Pembalikan parsial
paru sirkulasi darah janin
Penurunan Penurunan PH dan PaO2
oksigenasi Pembentukan fibrin
Tekanan negatif jaringan Menurunnya aliran
intra toraks yang Vasokontriksi berat Aliran darah dari
darah pulmonal
besar Fibrin dan jaringan yang kanan ke kiri
nekrotik membentuk lapisan melalui arteriosus
Metabolisme membran hialin dan foramen ovale
Usaha inspirasi yang Masuknya oral Peningkatan Penurunan sirkulasi paru dan
anaerob
lebih kuat tidak adekuat metabolisme pulmonal
Dispnea atau menyusu (membutuhka Mk : risiko penurunan
Mk : gangguan
Takipnea menjadi buruk n glikogen Timbunan curah jantung
pertukaran gas
Apnea lebih banyak asam laktat
Retraksi dinding dada
Pernapasan cuping Mk : Menurunnya perfusi ke
Ketidakseimbanga hipoglikemia Asidosis organ vital
hidung
mengorok n nutrisi : kurang metabolik
dari kebutuhan
tubuh
Kurangnya
cadangan
Mk : ketidak efektifan glikogen dan
pola napas lemak coklat
Respon menggigil
Mk : intoleransi
pada bayi kurang
aktivitas
atau tidak ada
Bayi kehilangan
panas tubuh atau tidak
dapat melanjutkan
panas tubuh
Mk : hipotermia
Mk : ketidakefektifan pola napas MK : intoleransi aktivitas Mk : ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh
Noc : status pernafasan (0415) Noc : toleransi terhadap aktivitas (0005) Noc :status nutrisi (1004)
041501 frekuensi pernafasan 000501 Saturai oksigen ketika beraktivitas 100401 asupan gizi
041502 irama pernafasan 000502 Frekuensi nadi ketika beraktivitas 100402 asupan makanan
041503 kedalaman inspirasi 000503 Frekuensi pernapasan ketika beraktivitas 100408 asupan cairan
041504 suara auskultasi nafas 000508 Kemudahan bernafas ketika beraktivitas 100403 energi
041532 kepatenan jalan nafas 000516 Kekuatan tubuh bagian atas 100405 rasio berat badan atau tinggi badan
041513 sianosis 000517 Kekuatan tubuh bagian bawah 00411 hidrasi
041530 demam Nic :terapi aktivitas (4310) Nic : manajemen nutrisi (1100)
Nic : monitor pernafasan (6680) Aktivitas-aktivitas : Tentukan status gizi pasien kemampuan untuk memenuhi kebutuhan gizi
Monitor tekanan darah, nadi, suhu, dan status Dorong aktivitas kreatif yag tepat Identifikasi alergi atau intoleransi makanan yang dimiliki pasien
pernafasan Bantu klien untuk mengidentifikasi aktivitas yang di Ciptakan lingkungan yang optimal pada saat mengkonsumsi makanan
Catat gaya dan fluktuasi yang luas inginkan Pastikan makanan disajikan dengan cara yang menarik dan pada suhu yang paling
Monitor nada jantung Dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun cocok untuk konsumsi secara optimal
Monitor hasil pemeriksaan ventilasi mekanik terapi, jika memang diperlukan Bantu pasien untuk membuka kemasan makanan, memotong makanan
Monitor sekresi pernafasan pasien Ciptakan lingkungan yang aman untuk dapat melakukan Monitor kalori dan asupan makanan
Berikan bantuan resusitasi jika diperlukan pergerakan otot secara berkala
Monitor keluhan sesak nafas pasien, termasuk Monitor respon emosi, fisik, sosial dan spiritual terhadap
kegiatan yang meningkatkan atau memperburuk aktivitas
sesak nafas tersebut
Mk : hipotermia Mk : gangguan pertukaran gas Mk : risiko penurunan curah jantung
Noc : Termoregulasi : Baru lahir (0801) Noc : status pernafasan : pertukaran gas (0402) Noc : manajemen diri : penyakit jantung (1617)
080106 berat badan 040211 saturasi oksigen 161702 mencari informasi tentang metode untuk
080108 mengambil postur retensi panas untuk hipotermia 040213 hasil rontgen dada mempertahankan kesehatan kardiovaskuler
080110 penyapihan dari inkubator 040214 keseimbangan ventilasi dan perfusi 161706 memantau gejala awal
080116 suhu tidak stabil 040206 sianosis 161707 memantau gejala yang menetap
080119 napas tidak teratur 040216 gangguan kesadaran 161708 memantau beratnya gejala
080114 hiperbilirubinemia Nic : monitor pernafasan (6680) 161717 memantau tekanan darah
Nic : Pengaturan suhu (3900) Monitor tekanan darah, nadi, suhu, dan status pernafasan Nic : perawatan jantung (4040)
Monitor suhu paling tidak setiap 2 jam sekali Catat gaya dan fluktuasi yang luas Monitor EKG, adakah perubahan segmen ST
Monitor suhu bayi baru lahir Monitor nada jantung Lakukan penilaian perifer pada sirkulasi perifer
Pasang alat monitor suhu inti secara kontinu Monitor hasil pemeriksaan ventilasi mekanik Evaluasi perubahan tekanan darah
Monitor suhu dan warna kulit Monitor sekresi pernafasan pasien Monitor toleransi aktivitas pasien
Tingkatkan intake cairan dan nutrisi yang adekuat Berikan bantuan resusitasi jika diperlukan Monitor sesak nafas, kelelahan, takipnea, dan orthopnea
Tempatkan bayi baru lahir dibawah penghangat Monitor keluhan sesak nafas pasien, termasuk kegiatan Catat tanda dan gejala penurunan curah jantung
Sesuaikan suhu lingkungan untuk kebutuhan pasien yang meningkatkan atau memperburuk sesak nafas Monitor keseimbangan cairan
tersebut Pastikan tingkat aktivitas pasien yang tidak membahayakan
curah jantung
Pengertian : Komplikasi :
Respiratory distress syndrome (RDS) disebut juga hyaline membrane disease (HMD) Menurut Nelson (2011) :
merupakan sindrom gawat napas yang disebabkan defisiensi surfaktan terutama pada Komplikasi jangka pendek
bayi yang lahir dengan masa gestasi kurang. Dicuragai adanya kebocoran udara
RDS adalah gangguan pernafasan yang sering terjadi pada bayi prematur dengan tanda- Dapat timbul infeksi yang terjadi karena keadaan penderita yang memburuk dan adanya pembuluh perubahan
tanda takipnea, retraksi dada, sianosis pada udara kamar, yang menetap atau memburuk jumlah leukosit dan thrombositopeni
pada 48-96 jam kehidupan dengan x-ray thoraks yang spesifik (Cecily, 2013). Perdarahan intrakranial dan leukomalacia periventricular
Komplikasi jangka panjang
Bronchopulmonary dysplasia (BPD yang disebabkan pemakaian oksigen pada bayi dengan masa gestasi 36
minggu
Retinopathy prematur kegagalan fungsi neurologi, terjadi sekitar 10-7-% bayi yang berhubungan dengan masa
gestasi, adanya hipoxia, komplikasi intrakranial dan adanya infeksi
Manifestasi klinis :
Menurut Nelson (2011) : Pencegahan :
Takipnea Menurut Nelson (2011):
Sianosis sentral pada suhu kamar yang menetap Mencegah kelahiran kurang bulan (prematur)
atau memburuk pada 48-96 jam kehidupan dengan Mencegah tindakan seksio sesarea yang tidak sesuai dengan indikasi medis
x-ray thoraks yang spesifik Management yang tepat
Retraksi : cekungan pada sternum dan kosta pada Pengendalian kadar gula darah ibu hail yang memiliki riwayat DM
saat inspirasi Optimalisasi kesehatan ibu hamil
Gunting : suara merintih saat ekspirasi Kortikosteroid pada kehamilan kurang bulan yang mengancam
Pernapasan cuping hidung
Referensi :
Penatalaksanaan : Bulechek, dkk. 2013. Nursing Interventions Classification (NIC). Edisi ke enam. Elsevier.
Menurut Nelson (2011): Cecily & Sowden. 2013. Buku Saku Keperawatan Pediatrik. Edisi 5. Jakarta : EGC.
Memberikan lingkungan yang optimal Herdman, Kamitsuru S. 2018. Nanda – 1 Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi. Penerbit Buku
Pemberian oksigen Kedokteran : EGC.
Pemberian cairan dan elektrolit sangat perlu untuk Leifer, Gloria. 2013. Introduction To Pediatric Nursing. Saunders Elsevier : St. Louis Missouri.
mempertahankan homeostasis dan menghindarkan Moorhead Sue, dkk. 2013. Nursing Outcomes Classification. Edisi ke enam. Elseiveir.
dehidrasi Nelson. 2011. Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Edisi 6. Jakarta : Elseveir.
Pemberian antibiotik Sudarti & Fauziah. 2013. Asuhan Neonatus Resiko Tinggi Dan Kegawatan. Yogyakarta : Nuha Medika.
Kemajuan terakhir dalam pengobatan pasien PMH
adalah pemberian surfaktan eksogen