0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan22 halaman

Teknik Dokumentasi Sistem Akuntansi

Makalah ini membahas tiga alat dokumentasi sistem informasi akuntansi yaitu diagram arus data, bagan alir, dan diagram proses bisnis. Diagram arus data menggambarkan arus data dalam organisasi mulai dari sumber, proses, penyimpanan hingga tujuan data. Bagan alir menjelaskan hubungan antara input, proses, dan output sistem informasi. Sedangkan diagram proses bisnis menggambarkan proses bisnis yang digunakan perusahaan.

Diunggah oleh

edit andrae
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan22 halaman

Teknik Dokumentasi Sistem Akuntansi

Makalah ini membahas tiga alat dokumentasi sistem informasi akuntansi yaitu diagram arus data, bagan alir, dan diagram proses bisnis. Diagram arus data menggambarkan arus data dalam organisasi mulai dari sumber, proses, penyimpanan hingga tujuan data. Bagan alir menjelaskan hubungan antara input, proses, dan output sistem informasi. Sedangkan diagram proses bisnis menggambarkan proses bisnis yang digunakan perusahaan.

Diunggah oleh

edit andrae
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

“SISTEM TEKNIK DOKUMENTASI”

Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Akuntansi

Dosen Pengampu:
Nur Alim Bahri, [Link]., [Link]

Disusun Oleh:
Andi Budiman (20200070035)
Aulia Ramadani (20200070018)
Deden Arifin (20200070022)
Risnawati Wulan (20200070038)
Muhammad Adli Zhafiri (20210070121)

FAKULTAS BISNIS DAN HUMANIORA


PROGRAM STUDI AKUNTANSI
UNIVERSITAS NUSA PUTRA

2022
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya, sehingga kami dapat menyusun makalah ini. Sholawat serta salam kami
haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, semoga kami mendapatkan syafaat
darinya. Aamiin ya Rabbal’alamiin. Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah
memberikan kesempatan untuk belajar Kembali. Dan untuk pihak-pihak yang telah
membantu dalam menyusun makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari
akan keterbatasan dan kemampuan penyempurnaan, maka dari itu kami berharap akan saran
yang membangun. Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kami dan para pembaca
dalam menambah wawasan dan pengetahuan, khususnya dalam pengantar syste informasi
akutansi.

Sukabumi, 10 Maret 2022

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................... i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah ....................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................................ 2
1.3 Tujuan .................................................................................................................. 2

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Diagram Arus Data...............................................................................................3
2.2 Bagan Alir............................................................................................................9
2.3 Diagram Proses Bisnis.........................................................................................11

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan ........................................................................................................18
3.2 Saran...................................................................................................................18

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................19


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dokumentasi (documentatiom) menjelaskan cara sistem bekerja, termasuk siapa
saja, apa,kapan, dimana, mengapa dan bagaimana entri data, pengolahan data,
penyimpanan data, output informasi dan sistem pengedalian. Arti popular
pendokumentasian siste meliputi diagram, bagan alir, tabel dan reprsenetasi grafis
lainnya dari data dan informasi. Ini dilengkapi dengan deskripsi naratif (narrative
description) dari sistem, penjelasan langkah-demi-langkah yang tertulis dari
komponen sistem dan interaksinya.

Alat dokumentasi sangat penting dalam level berikut ini:

 Level minimum, harus membac dokumentaasi untuk menentukan cara


system bekerja.
 Mengevaluasi dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan
kelemahan pengendalian internal, dan merekomendasi yang menunjukkan
cara beroperasi dan system yang sudah ada atau diajukan.

Pada bab ini membahasa alat-alat dokumentasi sebagai berikut:

1. Diagram Arus Data (DAD) : deskripsi grafis sumber data, proses


transformasi, penyimpanan data, dan tujuan data
2. Bagan alir, yang merupakan deskripsi grafis system. Beberapa jenis
bagan alir, meliputi bagan alir dokumen : menunjukkan arus dokumen
dan informasi antardepartemen atau area pertanggungjawaban, bagan alir
system: menunjukkan hubungan antar input, pemrosesan, dan output
system informasi, bagan alir program: menunjukkan operasi logis
computer yang menjalankan program.
3. Diagram Proses Bisnis, merupakan deskripsi grafis dan proses bisnis
yang digunakan oleh perusahaan.

Alat-alat ini dipergunakan untuk semacam aturan di dalam sekian banyak


kerumitan dan kekacauan. Sebagai tambahan, pra anggota tim yang
menggembangkan proyek sistem informasi, seringkali berubah-ubah. Alat-

1
alatdokumentasi tersebut akan membantu anggota baru dalam tim, untuk mengikuti
jalannya proyek dengan capat. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik
untuk menulis makalah tentang pengguna-pengguna teknik sistem dan jenis-jenis
teknik mendokumentasikan sistem informasi serta petunjuk menggambarkan diagram
alir.

1.2 Rumusan Masalah


Rumusan masalah yang akan disajikan dalam makalah ini, yakni :
1. Apa yang dimaksud dengan diagram arus data (DAD)
2. Jelaskan pengertian bagan alir dan jenis nya?
3. Jelaskan diagram proses bisnis?

1.3 Tujuan
Tujuan penulisan dalam makalah ini, yakni :
1. Untuk mengetahui diagram arus data (DAD) ?
2. Untuk mengetahui pengertian bagan alir dan jenisnya.
3. Untuk mengetahui diagram proses bisnis.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Diagram Arus Data


Diagram arus data (DAD-data flow diagram) menjelaskan grafis dari arus data
dalam organisasi, meliput sumber dan tujuan data, arus data, proses transformasi dan
penyimpanan data

DAD dasar telah diadaptasi, sehingga menunjukkan pengendalian internal,


menggunakan symbol segitiga (symbol peringatan jalan raya) yang ditujukkan pada
figure 3-1. Pengendalian internal diberi nomor dan tabel yang menjelaskan
pengendalian internal. Pengguna yang tidak ingin mengindikasikan pengendalian
internal dapat dengan mudah mengabaikan symbol ketiga.

Sumber data (data source) adalah entitas yang menghasilkan atau mengirimkan
data yang dimasukkan ke dalam system. Tujuan data (data destination) adalah entitas
yang mnerima data yang dihasilkan oleh system Entitas dapat merupakan sumber atau

3
tujuan. Keduanya diwakili oleh persegi, seperti yang diilustrasikan oleh komponen A
(pelanggan), J (bank), dan K (manajer kredit) dalam Figur 3-3.

Arus data (data flow) adalah pergerakan data di antara proses penyimpanan,
sumber dan tujuan.

Berikut elemen-elemen diagram arus data dasar:

Data yang melewati antara penyimpanan data dan sumber atau harus melewati
proses transformasi data. Arus data diabeli untuk menunjukkan data apa yang
mengalir. Salah satunya pengecualian adalah arus data antara proses dan penyimpanan
data, seperti arus data G, data dari file piutang diambil, diperbarui, dan disimpan
kembali dalam file. Arus data lain dalam figure 3-3 adalah B (pembayaran pelanggan),
D (data pengiriman uang), E (setoran), dan 1 (data piutang)

Jikadua atau lebih arus data bergerak bersama, garis tunggal digunakan.
Contohnya arus data B (Pembayran Pelanggan) membagi keduanya dan
mengirimkannya kea rah yang bebeda/ Data pengiriman uang (D) digunakan untuk
memperbarui catatan piutang, dan pembayaran € didepositokan pada bank. Jika data
mengalir secara terpisah, dua garis digunakan. Contohnya, figure 3-4 menunjukkan
dua garis karena permintaan pelanggan (L) tidak selalu menyertai pembayran (B). Jika

4
diwakili oleh arus data yang sama, elemen-elemen yang terpisah dan tujuan keduanya
berbeda tidak jelas, dan DAD lebih sulit untuk diinterpretasikan.

Berikut diagram arus data dari proses pembayaran pelanggan:

Proses (process) adalah tindakan yanh mentransformasikan data ke dalam atau


informasi lain. Figur 3-3 menunjukkan bahwa proses pembayaran (C) membagi
pembaryan pelanggan ke dalam data pembayran dan cek, yang didepositokan dalam
bamk. Proses piutang yang diperbarui (F) menggunakan data pembayaran (D) dan
piutang (H) untuk memperbarui catatan piutang dan mengirim data piutang ke manajer
kredit.

Penyimpanan data (data store) adalah tempat atau media penyimpanan data
system DAD tidak menunjukkan media penyimpanan fisik (Seperti yang ditunjukkan
pada figure 3-3, penyimpanan data (H) direpresentasikan oleh garis horizontal, dengan
nama file yang tertulis di dalam garis.

5
Berikut pembagian pembayaran dan penerimaan pelanggan :

Subpembagian DAD

DAD dibagi kedalam level-level yang lebih rendah untuk memberikan jumlah
detail yang semakin meningkat, karena beberapa sistem dapat secara penuh dibuat
menjadi diagram pada satu lembar kertas.

Level DAD tertinggi disebut Diagram konteks (context diagram) tinjauan level
ringkasan system menunjukkan system pengolahan data, input dan otput-nya, dan
sumber serta tujuannya. Berikut dengan konteks untuk pemrosesan penggajian S&s:

Lima aktivitas pengolahan data sebagai berikut :

1. Memperbarui file induk karyawan /penggajian (paragraph pertama).


2. Menangani kompensasi karyawan (paragraph kedua, kelima, keenam).
3. Membuat laporan manajemen (paragraph ketiga).
4. Membayar pajak (paragraph keempat).
5. Memasukan entri ke buku besar (paragraph terakhir).

6
Kelima aktivitas untuk arus data masuk keluar ditunjukkan dalam berikut ini:

Asthon menggambarkan proses 2.0 ( membayar karyawan untuk membuat DAD


Level (yang dimiliki satu tempat decimal-2,1:2,2:dll) Figur 3-7 memberikan hal yang
lebih mendetail mengenai pengolahan data yang terlibat dalam pembayaran karyawan
dan itu termasuk dalam tabel tariff pajak dan register penggajian harus data yang
dihilangkan dari figure 3-6. Sama halnya, setiap proses figure 3-6 dapat dibuat
menggunakan DAD Level 1 , untuk menunjukkan level detail yang lebih besar.

7
Beberapa pedoman untuk menggambarkan DAD adalah:

1. Memahami system
2. Mengabaikan aspek tertentu
3. Menentukan Batasan system
4. Mengebangkan diagram konteks
5. Mengidentifikasi arus data

8
6. Mengelompokan arus data
7. Mengidentifikasi proses transformasi
8. Mengelompokkan proses transformasi
9. Mengidentifikasi semua file atau penyimpanan data
10. Mengientifikasi semua sumber dan tujuan data.
11. Memberi nama semua elemen DAD
12. Membagi (subbagian) DAD
13. Berikan nomor yang berurutan pada setiap proses
14. Menyempurnakan DAD
15. Mempersiapkan selama akhir.

2.2 Bagan Alir


Bagan Alir (Flowchart) : Teknik analitis yang menggunakan seperangkat symbol
standar untuk enjelaskan gambar beberapa aspek dari system informasi secara jelas,
sringkas, dan logis. Bagoan alir menggunakan seperangkat sysmbol standar untuk
menejlaskan gambaran prosedur pemrosesan transaksi yang digunakan oleh perusahaan
dan arus data melalui system. Simbol – symbol tersebut diantaranya adalah :

1. Simbol input/output menunjukkan input kea tau output dari system


2. Simbol pemrosesan menunjukkan pengolahan data, baik secara elektronik
atau dengan tangan.
3. Simbol penyimpanan menunjukkan tempat data disimpan
4. Simbol arus dan lain-lain menunjukkan arus data, dimana bagan alir
dimulai dan berakhir, keputusan dibuat dan cara menambah catatan penjelas
untuk bagan alir

Simbol-symbol tersebut ditunjukkan dengan gambar berikut :

9
10
2.3 Jenis - Jenis Bagan Alir
Bagan alir dokumen (document flowchart) : mengilustrasikan arus data dan
dokumen diantara area-area pertanggungjawaban dalam organisasi.

Bagan alir pengendalian internal (internal control flowchar) : bagan yang


digunakan untuk menjelaskan, menganalisis, dan mengevaluasi pengendalian internal,
termasuk mengidentifikasi kekuatan kelemahan, dan ketidakefisienan system.

Berikut dokumen bagan alir pemrosesan pengujian di S&S:

11
12
Beberapa pedoman untuk mempersiapkan bagan alir adalah :

1. Memahami system
2. Mengidentifikasi entitas untuk dibuat bagan alir
3. Mengelola bagan alir
4. Secara jelas memberi label semua symbol
5. Konektor halaman
6. Gambar sketsa kasar dalam bagan alir
7. Gambarlah final bagan alir

Bagan alir system (system flowchart) : menggambarkan hubungan antarinput,


pemrosesan, penyimapanan, dan output system.

BAGAN ALIR PROGRAM

Bagan alir program (program flowchart) : mengilustrasikan urutan


operasi logis yang dilakukan oleh computer dalam melakukan program. Berikut ini
hubungan antara bagan alir system dan program.

13
14
2.4 Diagram Proses Bisnis
Diagram proses bisnis (dpb-business process diagram) : cara visual untuk
menjelaskan langkah-langkah atau aktivitas yang berbeda dalam proses bisnis.
Beberapa pedoman untuk mempersiapkan diagram proses bisnis :
1. Mengidentifikasi dan memahami proses bisnis
2. Mengabaikan komponen-komponen tertentu
3. Memutuskan seberapa mendetail yang dimasukkan
4. Mengelola bagan alir
5. Memasukan setiap proses bisnis dalam diagram

15
6. Menggambarkan sketsa kasar DPB

Pedoman untuk mempersiapkan pedoman proses bisnis yang baik disajikan dalam
fokus 3-3. Dalam buku ini dasar pada DPB sedikitpada mematuhi aturan yang
mengatur persiapan dan lebih banyak pada komunikasi dengan jelas yang lebih
terlibat dalam proses bisnis yang digambarkan.

16
17
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Teknik-teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis,


merancang dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antar subsistem. Teknik-
teknik sistem penting bagi auditor intern dan ekstern dan juga personel sistem dalam
pengembangan sistem informasi. Dengan adanya beberapa alasan mengapa sistem
perlu didokumentasikan, maka terdapat banyak teknik dokumentasi sistem yang dapat
dibedakan menjadi teknik untuk mendokumentasikan inputsistem, proses sistem.
Database sstem dan output sistem, dengan tujuan agar dapat lebih mudah dalam
mengontrol dan mengawasi teknik dokumentasi sistem ini.

3.2 Saran
Dizaman sekarang apabila masih belum mengenal perancangan database beserta
sistem-sistem tekniknya rasanya sudah ketinggalan, untuk itu diharapkan dengan
adanya makalah tentang Sistem Teknik Dokumentasi ini, dapat dijadikan sebagai
bahan acuan atau tutorial bagi pembaca dalam mempelajari database. Setelah anda
membaca makalah kami ini, alangkah lebih memahamainya, maka anda dapat
langsung mencoba mengaplikasikan sistem teknik dokumentasi ini dalam mengerjakan
suatu pekerjaan ataupun tugas yang berhubungan dengan sistem informasi dan sesuai
dengan apa yang telah dijelaskan, sehingga mengenai perbedaaanya anda bisa
menjelaskan dan merasakan sendiri keuntungan dari sistem ini.

18
DAFTAR PUSTAKA

Marshall B. Romney., Paul John Steinbart. 2015. Sistem Informasi Akutansi. Jakarta
Selatan : Salemba Empat

19

Anda mungkin juga menyukai