KUALITAS RADIOGRAF
Oleh: MUH. RUSYDI, [Link].,[Link].
Gambaran radiografi dapat dilihat
dan dianalisa apabila memiliki
syarat-syarat:
• Ketajaman gambar yang cukup.
• Kontras radiografi yang cukup.
Tiga faktor penting dan dapat
dibedakan dalam gambaran radiografi
1. Ketajaman gambar
2. Kontras
3. Defenisi (detail)
Ketajaman gambar
Apabila keadaan gambar dimana dapat
dilihat garis batas antara bagian-bagian
yang membentuk gambar tersebut
Ketajaman gambar
Ketajaman tergantung pada kontras
radiograf, jika kontras radiograf tinggi,
maka ketajaman juga tinggi, begitu juga
sebaliknya
Tingkat kekaburan gambar
radiografi dipengaruhi
1. Faktor geometrik
2. Faktor pergerakan
3. Faktor fotografik atau intrinsik
Ad.1. Faktor geometrik
yaitu faktor-faktor yang berhubungan
dengan pembentukan bayangan, yang
disebabkan:
• Besar/ukuran sumber sinar.
• Jarak antara sumber sinar dengan
film.
• Jarak antara subyek dengan film.
Hubungan antara ketiga faktor tersebut di
atas dengan besarnya tingkat kekaburan
adalah sebagai berikut:
• Semakin besar sumber sinar, semakin
besar penumbra.
• Semakin jauh FFD, semakin kecil
penumbra.
• Semakin jauh OFD, semakin besar
penumbra.
Ad.2. Faktor pergerakan
Adalah faktor–faktor yang berhubungan
dengan subyek dan pergerakan
Besarnya kekaburan ini tergantung dari:
• Kecepatan pergerakan obyek.
• Kecepatan pergerakan yang terjadi.
• Lamanya waktu eksposi berlangsung
Untuk memperkecil kekaburan akibat
pergerakan diusahakan menggunakan waktu
eksposi sekecil-kecilnya.
Faktor fotografik atau intrinsik
(yaitu faktor-faktor yang berhubungan dengan sistem
pencatatan bayangan)
[Link] screen
Faktor fotografi yang terpenting adalah intensifying screen,
semakin besar ukuran kristal phospor dan semakin tebal
intensifying, maka semakin besar tingkat kekaburan
gambar. Ini disebabkan karena semakin besar kristal
screen, maka cahaya fluoresensinya akan besar pula dan
semakin tebal lembaran intensifying screen, maka jarak
antara kristal dengan film semakin jauh, sehingga karena
sifat divergen dari cahaya, maka luas penampang cahaya
yang mengenai film menjadi lebih besar.
Lanjutan
2. Parallax
Adalah suatu efek penglihatan, dimana bila
obyek dekat dan jauh dilihat dari beberapa sudut
penglihatan, efeknya yaitu bahwa hubungan
antara kedua subyek akan berubah-ubah dan
terlihat tidak sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya.
Atau Parallax adalah ketidaktajaman pada film
jenis emulsi ganda yang disebabkan oleh posisi
pengamat yang melihat radiograf dari jarak yang
berbeda
Lanjutan
Bola I dan II akan kelihatan berimpit bila dilihat dari A dan bila
dilihat dari B maka bola I akan di kanan bola II sedang bila
dilihat dari C maka bola II dikanan bola I, efek ini disebut Paralax.
Lanjutan
3. Emulsi film
merupakan sumer kekaburan, ini terjadi sebab
disamping cahaya fluorensensi yang dapat
menimbulkan irradiasi juga sinar-X yang
mengenai emulsi film akan menimbulkan
pelepasan elektron-elektron disamping scatter
yang masih berupa sinar-X dan elektron ini
dapat menimbulkan kehitaman yang
merupakan kekakaburan bayangan
Kontras
adalah perbedaan densitas antara dua titik
C = D2-D1
Perbedaan ini dapat diukur secara obyektif
dengan menggunakan densitometer
(Hoxter, 1973)
Fungsi dari kontras dalam radiografi untuk
membuat detail anatomi menjadi lebih jelas
KONTRAS TERBAGI ATAS
1. Kontras Obyektif: perbedaan densitas
antara noda-noda hitam dan putih.
Perbedaan ini dapat diukur secara
obyektif dengan menggunakan
densitometer
2. Kontras Subyektif: kontras yang didapat
dari penampakan secara visual
(penglihatan)
Kontras Obyektif
1. Kontras Radiasi
2. Kontras Film
3. Kontras Radiografi
Kontras Radiasi
perbandingan antara intensitas sebelum
mengenai bahan (Io) dengan intensitas
yang menembus bahan (It). Kontras
radiasi dapat didefinisikan:
Kontras Radiasi= Io/It
Rentang nilainya adalah 0% sampai 100%
Faktor-faktor yang mempengaruhi
kontras radiasi
1. Tebal bahan
Makin tebal bahan, makin banyak menyerap radiasi, oleh karena
angka serap linier makin besar, sehingga It makin kecil, sehingga
kontras radiasi tinggi
2. Kerapatan/nomor atom bahan
Makin tinggi nilai rata-rata kerapatan/nomor atom bahan, maka
angka serap massa makin besar, sehingga It makin kecil,
sehingga kontras radiasi tinggi
3. Kualitas radiasi (kV)
Bila daya tembus makin besar, maka It makin besar pula.
a. kV makin tinggi, It makin besar
b. Filter makin baik, It makin besar
Jadi makin tinggi kV, kontras radiasi makin rendah, makin tinggi
filter, kontras radiasi makin rendah
Kontras Film
perbedaan nilai densitas optik yang dapat
di catat oleh suatu film
Pada eksposi sama: DmaksC – DminC = KFC
DmaksD – DminD = KFD
Jadi: KFC > KFD
Kontras film dapat dinyatakan dengan sudut kemiringan garis lurus pada:C>D
Sudut kemiringan kurva yang baik dalam radiografi adalah > 45 derajat
Faktor-faktor yang mempengaruhi
kontras film
1. Karakteristik Film (konstruksi pabrik)
2. Faktor pencucian
Kontras Radiografi
Pola distribusi penghitaman (opasitas dan
lusensi) gambaran tiap-tiap organ yang dimiliki
oleh suatu gambar [Link] yg
mempengaruhi kontras radiografi:
- Ketebalan pasien - Teknik kompresi
- Penggunaan grid - Teknik Air Gap
- Jenis film dan IS - Teknik kV tinggi
- Faktor eksposi - Bahan Kontras
- Teknik posisi - Teknik Pencucian film
Kontras Radiografi (Gambar) merupakan perpaduan
seluruh pengaruh tersebut, baik positif maupun
negatif, yang disimpulkan dalam suatu penglihatan
Kontras Subyektif
Faktor-faktor yang mempengaruhi kontras subyek
1. Variasi ketebalan bahan: Makin banyak variasi ketebalan bahan,
makin banyak nilai kontras subyek ditemui
2. Perbedaan nilai ketebalan bahan:Perbedaan ketebalan makin
mencolok, maka nilai kontras subyek makin besar
3. Variasi densitas bahan: Makin banyak variasi densitas dalam
bahan, makin banyak pula nilai kontras subyek ditemui
4. Perbedaan antara densitas dalam bahan: Perbedaan densitas
dalam suatu bahan makin mencolok, maka nilai kontras subyek
makin besar
5. Daya tembus radiasi:Makin tinggi daya tembus radiasi terhadap
bahan, maka makin kecil nilai kontras subyek dari bahan tersebut.
Daya tembus ditentukan oleh faktor kV. Makin tinggi kV, maka
kontras subyek Makin rendah dan makin rendah kV, maka
kontras subyek makin tinggi
Defenisi (detail)
Adalah derajat dimana bagian gambar dapat
dibedakan penglihatan unsur-unsur struktural
dari obyek
Defenisi gambar tergantung pada hubungan
antara ketajaman, detail dan kontras, artinya
apabila detail tidak tajam, dengan menaikkan
kontras, maka defenisi dapat ditingkatkan.
Sebaliknya bila dapat diperoleh detail yang
tajam, maka kontras yang kurang tidak
mempengaruhi defenisi gambar.
Dengan kata lain bahwa defenisi adalah
merupakan fungsi dari ketajaman dan kontras
SELAMAT BELAJAR & SEMOGA SUKSES