BAB I.
KINETIKA (TEORI KINETIK GAS)
BAB I
KINETIKA (TEORI KINETIK GAS)
Reaktivitas kimia suatu reaksi kimia sangat tergantung pada gerakan dan energi
kinetiknya. Untuk memulai pembahasan ini terlebih dahulu dibahas materi berikut.
Teori Kinetik Gas
1. Gas Ideal (ulangan)
Untuk gas ideal berlaku :
pV = nRT
Pa.m3 = (mol)([Link]1.K1)(K). Dimana : J = N.m dan Pa = N.m2 (1.1)
Nm = Nm satuan harus benar.
Persamaan gas ideal di atas juga dapat digunakan untuk menyelesaikan campuran
beberapa gas. Misalnya, jika terdapat komponen i, j, ……, maka:
(1.2)
pi = tekanan parsial komponen i (1.3)
Contoh : Jawab :
Hitung tekanan parsial He di dalam tangki Di dalam 100 g campuran terdapat 50 g He. 50/4 =
penyelaman yang merupakan campuran He – O2, 12,5 mol He dan 50/32 = 1,6 mol O2, mol total 12,5
dimana terdapat 50 % berat He, Ptot = 100 kPa. + 1,6 = 14,1 mol; p(He) = (12,5/14,1) x 100 = 89 kPa
dan p(O2) = 11 kPa.
2. Turunan Kinetika dari Hukum Gas Ideal
Pertanyaan yang akan muncul adalah mengapa gas memiliki tekanan ? Tekanan
disebabkan oleh gaya tiap-tiap molekul yang digunakan pada dinding ketika terjadi
tumbukan dengan dinding. Catatan: tekanan adalah gaya per luas area. Sebuah bola
tenis menggunakan gaya pada dinding ketika bola tersebut mengenai dinding. Gaya
tersebut merupakan pemindahan daya gerak (momentum) per detik (atau per unit waktu).
Handout Kimia Fisika 2 (edisi revisi 2006) 1
BAB I. KINETIKA (TEORI KINETIK GAS)
momentum = massa x kecepatan
perubahan momentum = 2 mv
perubahan momentum per detik = {2 mv
x (tumbukan perdetik)}
Handout Kimia Fisika 2 (edisi revisi 2006) 2
Jika dilakukan analisis satuan akan diperoleh satuan gaya:
Massa, kg Newton (gaya = massa x percepatan)
Atau :
Suatu kubus dengan panjang sisi (i), diisi dengan “N” molekul gas, dengan massa
molekular “m”, kecepatan dengan komponen vx, vy, vz. Volume kotak =
Catatan :
Untuk kasus tersebut vx = vy = vz; sehingga atau c2 = 3 (vx)2
Tumbukan pada dinding y-z, Vx (sebelum) = -Vx (sesudah). Pemindahan momentum = 2
(mVx). Dalam satu (1) detik molekul akan berpindah sejauh Vx meter pada sumbu x.
Oleh karena itu akan ada tumbukan (Vx/2 ) dengan dinding y-z dalam satu detik.
Pemindahan momentum gaya pada dinding z-y. Dan tekanan
yang dihasilkan oleh molekul tunggal = gaya/area . Dengan sejumlah N
molekul dalam kotak, kita harus menganggap nilai rata-rata dari dengan lambang
sebagai . Tekanan yang dihasilkan oleh “N” molekul pada dinding z-y adalah :
sama juga untuk bidang x-z
Oleh karena molekul bergerak secara random (sembarang), maka
sehingga nilai . Nilai “c” disebut akar
kecepatan rata-rata kuadrat (root mean square speed).
Dengan maka kita dapat menuliskan :
(1.4)
atau atau pV = konstan (1.5)
bandingkan persamaan ini dengan persamaan gas ideal pV = nRT.
Jika N = Navogadro dan n = 1 mol, maka persamaan (1.5) dapat dituliskan sebagai :
(1.6)
M = molar (massa 1 mol molekul)
Dengan R = k Navo (k = konstanta Boltzmann), maka diperoleh :
kT = (mc2) atau (1.7)
kT = Ekinetik Ekinetik = (kT) (1.8)
Dengan kata lain bahwa temperatur berhubungan energi kinetik dari massa molekul
secara individu dan akar kecepatan rata-rata kuadrat c, k adalah faktor yang proporsional
antara energi kinetik dan temperatur, konstanta yang sangat mendasar (fundamental).
Contoh : Jawab :
Hitung akar kecepatan rata-rata dari atom He Untuk He, M = 4 g atau m = 4 (6,02 x 10 23) atau 4 x
pada 30oC. 10-3 kg/(6,02 x 1023). Dengan menggunakan
persamaan (1.6). 8,314 x 303 = 1/3 (0,004kg x c2)
c = 1374.5 m/s
Catatan bahwa c dapat dalam bentuk m1/2 atau M1/2 , semuanya akan menghasilkan
perhitungan yang sama. Contoh untuk N2 menghasilkan c = 519 m/s, untuk UF6 c=
18,8 m/s ; tetapi semua gas akan menggunakan tekanan yang sama. Hubungan antara
temperatur dan energi kinetik juga memperlihatkan kepada kita bahwa ketika T = 0,
maka mc2 = 0, maka molekul memiliki nol energi kinetik, artinya molekul-molekul tetap
pada tempatnya (standing still).
3. Distribusi kecepatan dan kecepatan rata-rata
Meskipun T dan M yang menentukan rata-rata kecepatan, tiap molekul akan
berbeda kecepatannya secara individu. Oleh karena itu kita tertarik untuk mempelajari
distribusi kecepatan molekular. Secara Umum dapat digambarkan dengan memplot
kecepatan (s) versus fraksi f(s) seperti gambar berikut :
Tidak ada molekul yang memiliki s < 0
(nilai absolut). Tetapi ada sedikit fraksi
molekul yang memiliki kecepatan tinggi. Ini
sangat penting dalam reaksi kinetik, dimana
hanya sejumlah kecil fraksi dari semua
molekul yang membutuhkan energi kinetik
untuk mengatasi “energi aktivasi” yang
diberikan oleh suatu reaksi.
Distribusi Maxwell-Boltzmann untuk laju (kecepatan) molekular dituliskan sebagai
berikut :
f(s) = (1.9)
‘k’ merupakan faktor distribusi Boltzmann, sedangkan
merupakan “faktor degenerasi” (Jumlah kombinasi Vx, Vy, Vz yang menghasilkan
kecepatan yang sama), dan sebagai faktor normalisasi. Catatan bahwa f(s)
adalah fraksi kecepatan molekul antara s dan s + ds dan dituliskan sebagai :
Latihan: Buktikan persamaan di atas (PR)
Beberapa integral tertentu (definite) yang sangat diperlukan berikut:
Bedakan hal-hal berikut pada kurva distribusi kecepatan :
a. Kecepatan yang paling mungkin, Cmax = kecepatan pada titik maksimum kurva
distribusi
b. Kecepatan rata-rata kuadrat, c = kecepatan rata-rata semua molekul
c. Akar kecepatan rata-rata kuadrat, (rms: root mean square speed)
Perbandingan ketiga nilai di atas adalah (tugas !)
4. Menghitung Cm, c dan Crms dari persamaan distribusi M-B
Sebelum membahas bagaimana mendapatkan nilai-nilai tersebut dari distribusi M-B, terlebih
dahulu kita mengerti bagaimana menghitung rata-rata. Untuk itu kita mulai dengan contoh yang sederhana
di bawah ini. (sepuluh molekul dengan distribusi kecepatan)
No Jumlah molekul Kecepatan (s) m/s
1 1 200
2 2 300
3 3 400
4 2 500
5 1 600
6 1 800
Berapa kecepatan rata-rata ?
dengan kata lain kita dapat menuliskan nilai c sebagai berikut :
= ∑ si fi (s)
dimana si adalah kecepatan (200, 300, dan lain-lain) dan fi adalah distribusi (fraksi) untuk
tiap kecepatan. Jika kecepatan menggambarkan suatu fungsi kontinu f(s), maka kita
mengganti penjumlahan “∑” dengan integrasi.
Secara umum, untuk beberapa sifat “x”, dapat diekspresikan sebagai :
(1.10)
f(x) adalah fungsi yang ternormalisasi, sehingga , tetapi jika bukan fungsi
normal, maka.
(1.11)
dimana g(x) merupakan distribusi yang tidak ternormalisasi. Untuk kasus ini molekul
g(x) akan menggambarkan sejumlah molekul dengan kecepatan antara x dan x + dx,
hanya sebagai gambaran f(x), fraksi molekul dengan kecepatan antara x dan x + dx, dan
tetapi
Bagaimana menghitung Cm, dan Crms
Kita kembali ke persamaan M-B yaitu :
dengan mensubtitusi maka
, dengan menggunakan integral
maka akan diperoleh :
(1.12)
dengan cara yang sama akan diperoleh pula : (buktikan sendiri !!!)
dan (1.13)
Latihan: Tunjukkan bahwa
Menarik untuk dicatat bahwa persamaan 13 di atas untuk adalah sama dengan
hasil pada persamaan 6 yang merupakan bukti distribusi M-B pada persamaan 9. Arti
nilai di atas adalah kecepatan molekul yang paling mungkin dengan
energi kinetik = kT;
½ m.
Jelaslah bahwa kT dapat disamakan dengan energi kinetik molekul dengan kecepatan yang paling
mungkin. kT sering digunakan sebagai pengukuran energi secara kualitatif dan pendekatan pada
temperatur tertentu.
Contoh : Jawab :
Hitung fraksi molekul gas yang
kecepatannya 10 kali dari cm.
hanya sedikit sekali fraksi dengan kecepatan tinggi atau
kecepatannya sama dengan 10 kali c m, dengan kata lain
fungsi f(s) cenderung mendekati nol.
Catatan: degenerasi bertambah karena c2, tetapi distribusi Boltzman menurun dengan
sangat cepat karena untuk c2 .
5. Frekuensi Tumbukan dan Jalan Bebas Rata-rata Molekular Gas
Jika molekul, misalnya dalam udara bergerak dengan kecepatan antara 400-500
m/s. Mengapa gas-gas tersebut tidak terdifusi dengan cepat, misalnya, jika seseorang
membakar sate di suatu kafetaria, mengapa kita tidak langsung mencium bau sate
tersebut (dalam waktu satu derik) pada jarak 400 m. Alasannya adalah pada tekanan
normal bertabrakan (tumbukan) dengan yang lainnya berjuta-juta kali perdetik.
a. Frekuensi tumbukan adalah sejumlah tumbukan untuk satu molekul persatuan waktu.
b. Frekuensi tumbukan dengan simbol “Z”, satuan “s-1”, dan diameter tumbukan “σ” =
πd2 (d = diameter molekular).
c. Jalan bebas rata-rata adalah jarak rata-rata suatu molekul bergerak antara tumbukan-
tumbukan.
Akan dibuktikan bahwa : (1.14)
N adalah sejumlah molekul dalam volume, V.
Jadi, jumlah total tumbukan perdetik untuk N molekul yang sama adalah
(1.15)
Dimana v = (NkT)/p (ingat hukum gas ideal), maka :
(1.16)
untuk penurunan persamaan (14), molekul dengan diameter “d” dengan kecepatan rata-
rata “c” di dalam volume yang terisi molekul-molekul yang berdiameter sama.
Molekul akan menabrak semua molekul yang lain dalam selinder dengan panjang
dan diameter . Molekul ini akan memberikan sejumlah tumbukan
atau Z’ = konsentrasi (dalam molekul/V) = . Diameter tumbukan,
, maka atau untuk persatuan waktu . Ada
koreksi lebih lanjut yang akan kita berikan pada persamaan di atas tanpa bukti. Dengan
menganggap molekul bergerak dengan baik, Jumlah tumbukan molekul akan bertambah
dengan faktor , sehingga hasil akhirnya adalah :
maka persamaan 14 menjadi
(1.17)
Jika ada sejumlah Z tumbukan perdetik, kemudian waktu antara tumbukan sama dengan
1/Z, dan jarak (rata-rata) pergerakan dalam waktu = kecepatan x waktu.
(1.18)
Contoh : Jawab:
Cs dimasukkan ke dalam oven 500ºC. Tekanan MCs = 132,9 [Link]1
uap Cs(l) pada 500ºC adalah 80 Torr, diameter
tumbukan atom Cs = 540 pm. a. = = 351 ms1
a. Hitung kecepatan rata-rata yang dilakukan satu b. Penampang lintang tumbukan = = .d2
mol atom Cs per detik = 3,14 x (540.1012)2 = 9,16 x 1019 m2
b. Hitung jumlah total tumbukan di dalam oven Tekanan 80 torr = 1,07 x 104 Pa. Dengan
per detik jika volume oven 50 cm3. demikian:
c. Hitung jalan bebas rata-rata atom Cs.
z = 4,6 x 1019 m2
Z = Jadi
dalam wadah 50 cm , frekuensi tumbukan total
3
adalah 1,1 x 1028 s1
c.
Soal-soal Bab I:
1. Kerapatan oleh suatu zat; gas, cair, atau padat adalah massa/volum. Tunjukan bahwa
d = (pMr)/RT (soal ulangan).
2. Satu (1) atmosfir didefinisikan sebagai tekanan normal di atas permukaan laut 76 cm
Hg. Berat jenis Hg adalah 13,6 g/cm 3. Tunjukan bahwa 1 atm sama dengan 101.325
Pa. (1 Pa = 1 Nm-2) dan g = 9,806 ms-2.
Jawab: 1 atm = 101.300 Pa
3. Buktikan pada persamaan 1.13 dan
4. Anggap molekul-molekul teradsorpsi di atas permukaan, kadang-kadang disebut
sebagai “gas dua dimensi”. Ajukan suatu ekspresi f(s) untuk kasus ini dan tentukan
nilai-nilai Faktor degenerasi untuk kasus ini adalah 2πs ds; faktor
normalisasi akan diperoleh dari : (soal ini adalah soal yang menantang,
jangan berkecil hati jika tidak dapat menyelesaikannya).
Jawab:
5. Waktu musim hujan di Kendari suhu T = 303 K dan kelembaban relatif = 96 %. Pada
suhu 303 K tekanan gas air adalah 30 mmHg. Hitung berat (kg) gas air yang mengisi
ruangan 10 x 15 x 3 m3.
Jawab : 12,3 Kg H2O
6. Sepuluh 10 L tabung gelas mengandung 1 x 1023 molekul H2. Tekanan adalah
100.000 Pa. Hitunglah :
a. Temperatur gas b. Crms
b. Apakah jawaban pada a) dan b) berbeda jika gas O2 bukan H2
Jawab: T = 72 K; b. crms = 950 ms-1 ; c. temperatur tergantung
pada kemurnian gas, crms (O2) = ¼ x crms (H2)
7. Tekanan yang paling rendah yang dijumpai dalam sistem laboratorium vakum tinggi,
mungkin serendah 10-10 mmHg. Pada tekanan ini T = 300 K, Hitunglah :
a. Jumlah molekul per cm3
b. Kecepatan rata-rata molekul N2
c. Jumlah tumbukan perdetik
d. Jalan bebas rata-rata molekul N2. Untuk molekul N2, σ = 0,43 nm2.
Jawab: N/V = 3,22x106 molekul/cm3, = 476,39 m/s, Z = 9,328x104/s, = 5,1x105m
8. Pada interval kecepatan tertentu, f(s)ds dapat diganti dengan f(s)s sepanjang
interval s adalah kecil. Gunakan pendekatan ini untuk memperkirakan fraksi
molekul N2 pada 300K yang memiliki kecepatan antara 500 dan 510 m/s
Jawab: f(s) = 0,0952 atau 9,52% (sangat sedikit yang mencapai kec antara 500 – 510 m/s)
9. Hitunglah fraksi molekul gas yang memiliki kecepatan 5 kali dari kecepatan yang
paling mungkin.
Jawab: 9,439x1010
10. Hitunglah Z dan λ untuk gas N2 dalam atmosfer bumi pada ketinggian 20
km, dimana T = 217 K dan pN2 = 0,05 atm. (1 atm = 101,325 Pa, N avo = 6.02 x 1023;
R = 8,314 J/mol.K)
Jawab : 411 m/s
11. Hitunglah jalan bebas rata-rata molekul CO2 pada 298 K dan 1 atm ? (A)
Jawab : 55 nm
12. Padatan A dipanaskan pada 1000 K. Uapnya dibiarkan berefusi melalui lubang kecil
berjari-jari 4 mm, dan jumlah uapnya yang terkumpul adalah 1,7.10-4 kg dalam 40
menit. Hitung tekanan uapnya bila MA = 24 gram/mol ! (D, Latihan 8.40)
Jawab : 2,05.10-5 atm
13. Hitunglah jumlah tumbukan yang dilakukan satu atom Cs per detik. Jika volume
ruang sebesar 25 cm3, berapakah jumlah tumbukan di dalam ruang per detik?
Tekanan Cs(l) pada 500oC adalah 80 torr; diameter tumbukan atom Cs = 540 pm ! (A,
Contoh 24.4)
Jawab : Z = 1,087.1014/s
14. Untuk oksigen pada 25oC, hitung banyaknya tumbukan Z per detik per molekul pada
tekanan 1 atm. Diameter tumbukan oksigen adalah 0,361 nm !(F, Contoh 14.5)
Jawab : 6,32.109/s
15. Hitung tumbukan gas klor (σ = 0,496 nm2) pada 0,1 Pa, 25oC pada wadah 50 m3!
Jawab : 2,52.1014/s
16. Ruang-ruang vakum yang besar telah disiapkan untuk menguji kendaraan luar
angkasa pada 10-6Pa. Hitunglah jalan bebas rata-rata nitrogen pada tekanan ini (F,
14.10)
Jawab: = 651,06 nm
17. Bila diameter molekul gas sama dengan 0,4 nm dan masing-masing diandaikan dalam
kubus terpisah, berapa panjang sisi kubus dalam diameter molecular pada 0oC dan
tekanan pada (a) 1 atm, dan (b) 1 Pa (F, 14.1)
Jawab : (a) 8,3 diameter molekul, (b) 389 diameter molekul
18. Diketahui suatu wadah berisikan 1 L gas argon dengan suhu standar (25 oC).
Hitunglah Crmsnya
Jawab : 431,336 m/s
19. Pada tekanan berapakah jalan bebas rata-rata argon pada 25 oC mendekati ukuran
bejana 1 L yang ditempatinya ? Apabila σ ≈ 0,36 nm2.
Jawab: 7,98x107 atm
20. Pada tekanan berapa jalan bebas rata-rata argon pada 25 oC mendekati diameter atom
itu sendiri ?
Jawab: p = 133 atm
21. Berapa tumbukan yang dilakukan suatu atom Ar dalam 1,0 detik, jika temperatur
25oC dan tekana 1 atm ?
Jawab: Z = 4,985x1010/s
22. Buktikan bahwa
23. Hitunglah energi kinetic dari satu mol gas pada suhu 300 K
Jawab: 6,2145x1021J
24. Hitunglah kecepatan yang paling mungkin pada molekul oksigen dengan molekul
karbon dioksida pada suhu 20oC
Jawab: Cm(O2) = 390,19 m/s dan Cm(CO2) = 417,13 m/s
25. Dibawah ini berikan hubungan antara variable-variabel untuk dua macam gas pada
laju reaksi kiri. Apakah yang dapat disimpulkan dengan memperhatikan variable-
variabel pada laju sebelah kanan ? isi dengan tanda (>, <, =)
a. p, V, T sama M1>M2 ....... b. p, V, T sama M1>M2 N1 ............ N2
c. p, V, T sama N1>N2 T1 ............T2
Jawab: a. < b. N1 < N2 c. T1 < T2
26. Hitunglah koefisien viskositas metana pada 27oC dengan menggunakan teori kinetika
gas. σ untuk metana = 4,14x10-10 m
Jawab: = 1,1x103 Nsm-1
27. Viskositas N2 adalah 1,78x10-4 poise. Hitung diameter tumbukan bila temperatur 27oC
Jawab: = 3,74 x 1010 m
28. Turunkanlah ungkapan yang menunjukkan bervariasinya tekanan gas sempurna yang
berfungsi terhadap waktu ?
Jawab: p = po
29. Hitunglah nilai dari tetapan Boltzman ?
Jawab: k = 1,3811 x 1023 J/mol
30. Probabilitas mempunyai energi partikel, E adalah sebanding untuk exp(E/kT).
Dengan memperhitungkan konsisten satu dimensi. Kemudian Ek = ½.mV2,
probabilitas molekul terjadi dalam jarak kecepatan dVt keliling Vx, dfx maka
sebanding dengan . Tentukan k
Jawab: k =