0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan4 halaman

Struktur Organisasi OJK 2025

Organisasi OJK terdiri dari Dewan Komisioner dan unit-unit pelaksana operasional. Dewan Komisioner beranggotakan Ketua, Wakil Ketua, beberapa Kepala Eksekutif Pengawas sektor keuangan dan anggota lainnya. Unit-unit pelaksana terdiri dari divisi-divisi pengawasan sektor perbankan, pasar modal, dan asuransi.

Diunggah oleh

Ida Bagus Surya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan4 halaman

Struktur Organisasi OJK 2025

Organisasi OJK terdiri dari Dewan Komisioner dan unit-unit pelaksana operasional. Dewan Komisioner beranggotakan Ketua, Wakil Ketua, beberapa Kepala Eksekutif Pengawas sektor keuangan dan anggota lainnya. Unit-unit pelaksana terdiri dari divisi-divisi pengawasan sektor perbankan, pasar modal, dan asuransi.

Diunggah oleh

Ida Bagus Surya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STRUKTUR ORGANISASI OJK TERDIRI ATAS:

1. Dewan Komisioner OJK


2. Pelaksana Kegiatan Operasional

Dewan Komisioner OJK terdiri dari atas:

1. Ketua merangkap anggota;


2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota;
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota;
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota;
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan,
dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota;
6. Ketua Dewan Audit merangkap anggota;
7. Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen;
8. Anggota Ex-officio dari Bank Indonesia yang merupakan anggota Dewan Gubernur
Bank Indonesia; dan
9. Anggota Ex-officio dari Kementerian Keuangan yang merupakan pejabat setingkat
Eselon I Kementerian Keuangan.

Pelaksana Kegiatan Oprasional OJK Terdiri atas :

1. Ketua Dewan Komisioner memimpin bidang Manajemen Strategis I;


2. Wakil Ketua Dewan Komisioner memimpin bidang Manajemen Strategis II;
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan memimpin bidang Pengawasan Sektor
Perbankan;
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal memimpin bidang Pengawasan Sektor
Pasar Modal;
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan,
dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya memimpin bidang Pengawasan Sektor IKNB;
6. Ketua Dewan Audit memimpin bidang Audit Internal dan Manajemen Risiko; dan
7. Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen
memimpin bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

( gambar struktur organisasi OJK. )


Keterangan :

 ADK (Anggota Dewan Komisioner)


 SCOM (Strategic Committee)
 DKSK (Deputi Komisioner Stabilitas Sistem keuangan)
 DSVL (Departemen Surveilance)
 GKKT (Grup Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi)
 GDST (Grup Pengelolaan Data dan Statistik Terintegrasi)
 DKPS (Deputi Komisioner Penyidikan, Organisasi dan SDM)
 DOSM (Departemen Organisasi dan SDM)
 DPJK (Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan)
 DKMS (Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis)
 DSHM (Departemen Sekretariat Dewan Komisioner dan Hubungan Masyarakat)
 DMSP (Departemen Manajemen Strategis dan Perubahan)
 DLOG (Departemen Logistik)
 DKIR (Deputi Komisioner Internasional dan Riset)
 DINT (Departemen Internasional)
 DRJK (Departemen Riset SJK)
 GPUT (Grup Penanganan APU PPT)
 DKIK (Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Keuangan)
 DPSI (Departemen Pengelolaan Sistem Informasi)
 DKEU (Departemen Keuangan)
 GPSI (Grup Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi)
 DKHK (Deputi Komisioner Hukum)
 DHUK (Departemen Hukum)
 GPHK (grup Penelitian dan Pengembangan Hukum Sektor Jasa keuangan)
 DKOI (Deputi Komisioner OJK Institure dan Keuangan Digital)
 OJKI (OJK Institute)
 GIKD (Grup Inovasi Keuangan Digital)
 DKAI (Deputi Komisioner Audit Internal dan Manajemen Risiko)
 DPAI (Departemen Audit Internal)
 DRPK (Departemen Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas
 GPAF (Grup Penanganan Anti Fraud)
 DKEP (Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen)
 DPLK (Departemen Perlindungan Konsumen)
 DLIK (Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan)
 DKBI (Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I)
 DKB2 (Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II)
 DKB3 (Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III)
 DKB4 (Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV)
 DPNP (Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan)
 DPIP (Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan
 DPPS (Direktorat Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah)
 DPKP (Departemen Pengendalian Kualitas Pengawasan Perbankan
 DPMK (Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis)
 DRKP (Departemen Pemeriksaan Khusus Perbankan)
 DPB1 (Departemen Pengawasan Bank 1)
 DPB2 (Departemen Pengawasan Bank 2)
 DPB3 (Departemen Pengawasan Bank 3)
 DPBS (Departemen Pengawasan Bank Syariah)
 KR (Kantor OJK Regional)
 KOJK (Kantor OJK)
 DKMI (Deputi Komisioner Pengawas PM I)
 DKM2 (Deputi Komisioner Pengawas PM II)
 DPM1 (Departemen Pengawasan PM 1A)
 DPM2 (Departemen Pengawasan PM 1B)
 DPM3 (Departemen Pengawasan PM 2A)
 DPM4 (Departemen Pengawasan PM 2B)
 DKII (Deputi Komisioner Pengawas IKNB I)
 DKI2 (Deputi Komisioner Pengawas IKNB II)
 DPI1 (Departemen Pengawasan IKNB 1A)
 DPI2 (Departemen Pengawasan IKNB 1B)
 DPI3 (Departemen Pengawasan IKNB 2A)
 DPI4 (Departemen Pengawasan IKNB 2B)

Anda mungkin juga menyukai