0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan47 halaman

Rangkaian Mikrokontroler ATMEGA 16/32

Dokumen tersebut membahas tentang mata kuliah mikrokontroler yang mencakup tujuan pembelajaran tentang penggunaan IC mikrokontroler ATMEGA dan membuat downloader. Materi kuliah meliputi pengantar, perangkat keras, pemrograman, instruksi, dan aplikasi mikrokontroler dengan simulator. Terdapat juga tugas-tugas yang dikerjakan perorangan dan kelompok seperti membuat aplikasi dan downloader mikrokontrol

Diunggah oleh

devit satria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan47 halaman

Rangkaian Mikrokontroler ATMEGA 16/32

Dokumen tersebut membahas tentang mata kuliah mikrokontroler yang mencakup tujuan pembelajaran tentang penggunaan IC mikrokontroler ATMEGA dan membuat downloader. Materi kuliah meliputi pengantar, perangkat keras, pemrograman, instruksi, dan aplikasi mikrokontroler dengan simulator. Terdapat juga tugas-tugas yang dikerjakan perorangan dan kelompok seperti membuat aplikasi dan downloader mikrokontrol

Diunggah oleh

devit satria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

• TUJUAN
- Agar Mahasiswa dapat memahami
tentang Penggunaan IC Mikrokontroler
ATMEGA 16/32/8535 sebagai komponen
pengendali elektronika atau robotika
- Mahasiswa dapat membuat downloader
mikrokontroler
- Mahasiswa dapat menggunakan software
simulator baik berupa proteus,Top View.
2
MATERI POKOK
Pertemuan Ke- Pokok Bahasan
1 PENGANTAR MIKROKONTROLER
2 PERANGKAT KERAS MIKROKONTROLER
3 MEMORY DAN REGISTER MIKROKONTROLER
4 BAHASA PEMOGRAMAN
5 SET INSTRUKSI MIKROKONTROLER
6 TEKNIK PEMOGRAMAN MIKROKONTROLER
7 Review Materi – Quiz Essay
8 UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) – Pilihan Ganda (OCR)
9 APLIKASI MIKROKONTROLER DENGAN SIMULASI PROTEUS
10 APLIKASI MIKROKONTROLER DENGAN SIMULASI PROTEUS
11 PRESENTASI TUGAS KELOMPOK
12 PRESENTASI TUGAS KELOMPOK
13 PRESENTASI TUGAS KELOMPOK
14 PRESENTASI TUGAS KELOMPOK
15 Review Materi
3
Sumber Referensi :
1. Heri Andrianto, 2008. Pemograman Mikrokontroler AVR
ATMEGA 16 menggunakan Bahasa C. Penerbit Informatika
Bandung
2. Ardi Winoto. 2008 .Mikrokontroler AVR
Atmega8/16/32/8535 dengan Bahasa C. Penerbit
Informatika Bandung.
3. M. Ary Heryanto, ST, Ir Wisnu Adi P, 2008, Pemograman
Bahasa C untuk Mikrokontroler ATMEGA 8535, Penerbit
Andi.

CATATAN :
1. Mahasiswa wajib mempunyai buku referensi tersebut.
2. Mahasiswa diharapkan mencari referensi tambahan dari
jurnal-jurnal dan wajib memiliki datasheet IC Mikrokontroler
Atmega 8 dan Atmega 16 (dapat dicari di Internet) 4
• Pertemuan 1 s/d 6 disampaikan dengan Metode
Ceramah, Metode Diskusi dan Latihan Soal.
• Pada Pertemuan 9 s/d 10 belajar membuat
simulasi dengan software simulator,
• Pada pertemuan 11 s/d 15 dilakukan presentasi
per kelompok.
• Dosen menentukan mahasiswa yang akan
presentasi dari kelompok tersebut.
• Kelompok lain yang tidak mempresentasikan
makalahnya harus membuat resume dan
kesimpulan dari kelompok lain yang sedang
presentasi.
5
• Tugas 1 : Bobot Nilai 25
• Tugas 2 : Bobot Nilai 25
• Tugas 3 : Bobot Nilai 25
• Quiz UTS Essay : Bobot Nilai 25
Jadi Total Nilai TUGAS : 100
• Tugas 4 : merupakan nilai UAS dengan bobot nilai 40%
Dengan kriteria penilaian:
- Presentasi 25 %
- Penguasaan Materi 50 %
- Makalah 25%

6
Pembentukan Kelompok disesuaikan
dengan jumlah mahasiswa di dalam kelas,
misal jika dalam 1 kelas terdapat 20
mahasiswa berarti dibentuk 10 kelompok
terdiri dari 2 mahasiswa.

7
TUGAS I
Dikerjakan oleh perorangan

1. Membuat aplikasi mikrokontroler dengan


software simulator lihat di pert 9.
2. Aplikasi bebas tetapi tidak boleh sama
dengan yang lain.
3. Di Print out Listing programnya

8
TUGAS II
Dikerjakan Perkelompok
1. Membuat Downloader Atmega / AVR baik
Model Port Pararel atau USB (Pilih salah
Satu) wajib.
2. Membuat Aplikasi Mikrokontroler :
• Membuat Aplikasi Led dan Pubuton
• Membuat Aplikasi Sevensegmen dan Pus
Buton.
• Membuat aplikasi Seven segmen dengan
sensor
9
• Membuat aplikasi motor DC / Motor Stepper
• Membuat aplikasi sensor dengan buzer
• Dll
Tugas kelompok di presentasikan pada
Pert.11s/d 15

Dosen yang menentukan tugas kelompok


untuk dibagikan ke mahasiswa, tugas ini
wajib di kerjakan
10
PERTEMUAN

PENGANTAR
MIKROKONTROLER
ATMEGA 16/32/8535
Mikrokontroler

AMIK
Bina Sarana Informatika
Kode Mata Kuliah : 701
Nama Mata Kuliah : Mikrokontroler
Beban Kredit : 4 SKS
Semester : 3 (tiga)
Fakultas/Jurusan : Teknik Komputer
MATERI KULIAH
Dasar mikrokonroler ATMEGA 16/32/8535
meliputi : Pengantar Mikrokontroler ATMEGA 16/32/8535,
perangkat keras, bahasa pemograman, set
instruksi, teknik pemograman, program aplikasi,
timmer/counter dan Simulator
Software Pendukung
Software Proteus, Software
Software Prog ISP (Ver 1.68), MIDE 51
Software AVR Studio 4.18, AVR PonyProg 2.05/2.06/2.07
AVR CodenVision AVR Evaluation
Software tersebut dapat di download di:
[Link] [Link]
[Link] [Link]/usbasp, [Link]
Sistem Minimum ATmega

Rangkaian Sistem Minimum Mikrokontroler ATMEGA16/32/8535


memakai Software AVR Studio 4, PonyProg 2000, ISP Prog V.168
Daftar Komponen :

1. IC Mikrokontroler ATMEGA 16/32/5835


2. Soket IC 40 Pin
3. Resistor (R1) = 10K
4. Capasitor (C1&C2= 33pF atau 22pF
5. Xtal = 12 Mhz
6. Capasitor (C3) = 16v/100mF
7. PusButton
8. IC Regulator 7805
9. Resistor (R=330)
10. Dioda 14007
11. Led
12. Conector 8 pin dan 2 pin
13. PCB Fiber
Rangkaian Downloader Driver USB Mikrokontroler ATMEGA8 16PU

RED 330
VCC VCC

10k ATmega8
1 23 GREEN 330
PC6(RESET) PC0(ADC0) 24
22 PC1(ADC1) 25
21 AGND PC2(ADC2) 26 JP3
20 AREF PC3(ADC3) 27 1 2
AVCC PC4(ADC4/SDA) 28
22p PC5(ADC5/SCL) CLOCK
10 2
12MHz PB7(XTAL2) PD0(RXD) 3
PD1(TXD) 4
22p 9 PD2(INT0) 5 1k
PB6(XTAL1) PD3(INT1) 6
PD4(XCK/T0) 11 SELF PROGRAMING
PD5(T1) 12 1 2
PD6(AIN0) 13
PD7(AIN1) JP1
8 14 VCC TARGET
VCC GND PB0(ICP) 15 J2
7 PB1(OC1A) 16
VCC PB2(SS/OC1B) 17 1 2
100n PB3(MOSI/OC2) 18 3 4
PB4(MISO) 19 5 6
PB5(SCK) 7 8
9 10
VCC CON10A

68
1k VCC VCC TARGET
ZENER 3,6V 68
1 2
2k2 JP2
1 2 1 2
D2

DATA+
DATA-
ZENER 3,6V POWER TARGET
LED INDIKATOR

5V
GND
4u7
4
3
2
USB 1

Dapat di download disini :

[Link]
[Link]
Daftar Komponen Mikrokontroler Atmega8 Versi USB :

1. Capasitor (C1, C2) = 22pF warna orange


2. Capasitor Elco (C3) = 10v/4,7 µF
3. Capasitor (C4) = 100nF warna kuning
4. Dioda Zener (D1, D3) = 3V6
5. IC1 = ATMEGA8 16 PU/PI
6. LED1 = LED Red
7. LED2 = LED Green
8. Kristal (Q1) = 12Mhz
9. Resistor ¼ Watt (R5, R6) = 68 Ohm
10. Resistor ¼ Watt (R8) = 2,2 kOhm
11. Resistor ¼ Watt (R1, R2) = 330 Ohm
12. Resistor ¼ Watt (R7) = 10 kOhm
13. Resistor ¼ Watt (R3) = 1 kOhm
14. Conector (X1) = USB
Tahapan Pembuatan Tugas

1. Gambar Skema Rangkaian Downloader Port Pararel atau USB


dengan Program Aplikasi Yang di kuasai Seperti:
~ Diptrace
~ Eagle Skematik
~ Protel
pilih salah satu saja
2. Buat PCB dengan Cara:
~ Manual
~ PCB Disaigner, Diptrace

3. Buat Listing Program Dengan bisa dengan Win AVR, AVR


Studio, CodeVision AVR, MIDE 51, (Pilih salah satu)
4. Isi Program IC Mikrokontroler Dengan ISP Software
5. Buat Slide Presentasi
[Link]
[Link]
Pendahuluan
Pengertian Rangkaian Analog
Rangkaian Digital
Rangkaian Analog
Jenis rangkaian elektronika yang dapat memproses signal
yang bersifat kontinyu. Perubahan signal dalam rangkaian
Analog ini adalah sedikit demi sedikit meliputi semua titik pada
amplitudo signal maximum dan minimumnya

Rangkaian Digital
Jenis rangkaian elektronika yang dapat memproses signal
yang dua kondisi yaitu kondisi tinggi atau rendah. Perubahan
signal dalam rangkaian digital bersifat diskrit
Rangkaian digital dan mikroprosesor
Persamaan
Rangkaian digital/diskrit dan mikroprosesesor merupakan
perangkat keras yang mengolah sinyal dua (2) keadaan yaitu
sinyal kondisi tinggi “1” dan rendah “0”.
Perbedaan
Rangkaian digital/diskrit tidak membutuhkan perangkat
lunak untuk dapat beroperasi.
Sedangkan Mikroprosesor dapat beroperasi jika ada
perangkat lunak melalui instruksi program yang di buat
Pengertian Mikroprosesor, Microkomputer
Microkontroler
Sering terjadi kesalahan dalam memahami defenisi
mikroprosesor, mikrokomputer dan mikrokontroler. Ketiga
istilah tersebut berbeda dan penting untuk mengerti tentang
pengertian yang sesungguhnya.

Microprosesor
Mikroprosesor adalah CPU atau Central Processing Unit yang
terdapat dalam satu chip. CPU di rancang dengan (MSI/LSI)
chips yang terintegrasi dengan jumlah medium ataupun besar
Mikrokontroler yang di produksi Intel Microprosesor didalam
sebuah Chip atau IC terintegrasi:
Aritmetic logic unit (ALU)
Instructions decoder
Registers
Bus control circuits
Dll

Diagram Central Processing Unit


Arsitektur Mikrokontroler ATMEGA
FUNGSI BLOCK DALAM MIKROPROSESOR
CONTROL UNIT
Tugas dari control unit adalah :
[Link] dan mengendalikan alat-alat input dan output.
[Link] instruksi-instruksi dari main memory.
[Link] data dari main memory kalau diperlukan oleh
proses.
[Link] instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika
atau perbandingan logika, serta mengawasi kerja ALU.
[Link] hasil proses ke main memory.
ARITHMETIC AND LOGIC UNIT (ALU)

Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua


perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi
sesuai dengan instruksi program.
Selain itu ALU juga melakukan keputusan dari operasi
logika sesuai dengan instruksi program.
REGISTER

Register merupakan simpanan kecil yang mempunyai


kecepatan tinggi, lebih cepat sekitar 5 sampai 10 kali
dibandingkan dengan kecepatan perekaman atau
pengambilan data di main memory.

Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan


data yang sedang diproses oleh CPU, sedang
instruksi-instruksi dan data lainnya yang menunggu
giliran untuk diproses masih disimpan di main
memory.
Microkomputer
Jika sebuah microprosesor dengan peralatan peripheral
pendukungnya seperti circuit board, I/O peripheral, Memory
(program ataupun data) di letakkan bersama dalam suatu
tempat seperti komputer kecil yang di khusus di gunakan
untuk akuisisi dan aplikasi process kontrol, maka yang seperti
itu disebut sebagai mikrokomputer
Jam

Mikroprosesor RAM
ROM
(CPU)

Pengingat Penyimpanan
kendali data temporer

Alat
I/O

Diagram block mikrokomputer


Mikrokontroler
DEFINISI :suatu IC dengan kepadatan yang sangat
tinggi, dimana semua bagian yang diperlukan untuk
suatu kontroler sudah dikemas dalam satu keping,

Didalam chip atau IC mikrokontroler terintegrasi:


1. CPU
2. Peripheral pendukung berupa:
RAM
ROM
I/O ports
Timers
Serial port
Usb, dll
APA YANG BISA DI LAKUKAN?
Robotika
Texas Instruments adalah perusahaan semiconductor
pertama yang membuat mikrokontroler dengan TMS 1000
series.
Microkontroler di gunakan untuk aplikasi microwave oven
controller, industrial timer dan calculator

Jenisnya Mikrokontroler:
~ Motorola dengan seri 68xx
~ keluarga MCS51 yang diproduksi Atmel
~ Keluarga AVR
~ PIC dari Microchip
~ Zilog.
PERBANDINGAN MICROCONTROLLER
FITURE MSC-51 MSC-51 AVR AVR AVR
89C2051 89S51 ATMEGA ATMEGA 8 ATMEGA 32
8515
PIN 20PIN 40PIN 40PIN 28PIN 40PIN
RAM 256byte 256 byte 512 byte 1 Kbyte 1 Kbyte
Up to 64K
FLASH 4 Kbyte 4 Kbyte 8 Kbyte 8 Kbyte 32 Kbyte
EEPROM NO NO 512byte 1Kbyte 2Kbyte
ADC NO NO NO 8 CH 8CH
BROWN NO NO YES YES YES
DETECTOR
PWM NO NO YES YES YES

OSCILATOR EXTERNAL EXTERNAL EXTERNAL/I EXTERNAL/IN EXTERNAL/IN


NTERNAL TERNAL TERNAL
POWER ON EXTERNAL EXTERNAL EXTERNAL/I EXTERNAL/IN EXTERNAL/IN
RESET NTERNAL TERNAL TERNAL
HARGA (Rp) 15.000 20.000 25.000 15.000 30.000
Defenisi Lain Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital
yang mempunyai masukan dan keluaran serta
kendali dengan program yang bisa ditulis dan
dihapus dengan cara khusus

Dengan mikrokontroler ini maka :


Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas, rancang bangun
sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari
sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya
yang kompak
Di dalam mikrokontroler terdapat mikroprosesor, BUS,
clock/osilator, RAM, EPROM, timer dan port I/O seperti
halnya mikrokomputer.
Yang membedakan adalah fungsi mikroprosesor pada
mikrokontroler sangat sederhana dan terbatas sebagai
pengontrol. Selain itu mikrokontroler bekerjanya menempel
(embedded) pada suatu alat.

Seperti halnya mikrokomputer, mikrokontroler untuk


beroperasi memerlukan program. Bahasa pemrograman
yang dipakai adalah bahasa rakitan (assembly) yang
sintaksis dan kompilasinya tergantung pabrik pembuat,
Jenis-jenis mikrokontroler

• Secara teknis hanya ada 2 jenis mikrokontroler yaitu: RISC


dan CISC dan masing-masing mempunyai
turunan/keluarga sendiri-sendiri.
• RISC (Reduced Instruction Set Computer) :
instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak

CISC (Complex Instruction Set Computer) :


instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan
fasilitas yang terbatas.
Memilih Mikrokontroler
Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam
menentukan jenis mana yang akan dipergunakan dalam
disain seperti:
1. Ketersediaan dan harga dari suatu development
tools (Programmer, Emulator dan Simulator)
2. Ketersediaan dokumentasi (Ref. Manual,
Application notes, dan buku lainnya).
3. Ketersediaan tempat bertanya.
4. Ketersediaan komponen OTP,
Mask,Programmable.
Perbedaan mikroprosesor dengan mikrokontroler
Diantara perbedaannya adalah :
~ Dari segi arsitekturnya mikroprosesor merupakan single chip
CPU, didalam chip mikrokontroler selain terdapat CPU juga
terintegrasi ROM, RAM, Eprom, paraler interface, interupt
controler, timer, dll (tergantung dari jenis mikrokontroler)
~ Dari segi aplikasinya, mikroprosesor hanya berfungsi sebagai
CPU yang menjadi otak komputer, sedangkan mikrokontroler
yang ukurannya relatif kecil umumya diberikan untuk tugas-
tugas yang berorientasi kontrol pada rangkaian yang
membutuhkan jumlah komponen minimum dan konsumsi
biaya rendah ( low cost ).
Sistem Minimum Mikrokontroler ATMEGA

Untuk membuat sebuah sistem


minimum dengan mikrokontroler
ATMEGA dibutuhkan beberapa
komponen yaitu :
IC mikrokontroler
Kristal (XTAL) 12 MHz ,
kapasitor 33pF & Resistor 10 Kohm
Sebagai sumber energi adalah
sumber tegangan 5V DC

Gambar rangkaian Sistem Minimum


Mikrokontroler Vs Mikroprosesor
Mikrokontroler
Mikroprosesor
CPU
CPU
Memory
I/O
Aplikasi Mikrokontroler Industri
Aplikasi Mikrokontroler Dalam mengukur
Kondisi Udara
SMS
GPRS
DATA PACKET
SOAL-SOAL
1. Banyaknya kaki pin Mikrokontroler ATMEGA 16 adalah :

A. 32 C. 40
B. 16 D. 28
E. 24

2. Chip yang bekerja berdasarkan instruksi program dan


dapat menjalankan lebih dari satu program adalah ….:

A. Mikrokomputer C. Mikrokontroler
B. Mikroprosesor D. IC Digital
E. IC Analog
2. Chip yang bekerja berdasarkan instruksi program dan
dapat menjalankan lebih dari satu program adalah ….:

A. Mikrokomputer C. Mikrokontroler
B. Mikroprosesor D. IC Digital
E. IC Analog

3. Mikrokontroler Atmega mebutuhkan fulsa dengan


frekuensi:

A. 12 KHz C. 12 GHz
B. 12 MHz D. 112 MHz
E. 1,2 MHz
3. Mikrokontroler Atmega mebutuhkan fulsa dengan
frekuensi:

A. 12 KHz C. 12 GHz
B. 12 MHz D. 112 MHz
E. 1,2 MHz

4. Komponen elektronik bisa menghasilkan pulsa listrik


digunakan pada mikroprosesor dan mikrokontrole :

A. Capasitor C. Resistor
B. Induktor D. Kristal (X-tal)
E. Transistor
4. Komponen elektronik bisa menghasilkan pulsa listrik
digunakan pada mikroprosesor dan mikrokontrole :

A. Capasitor C. Resistor
B. Induktor D. Kristal (X-tal)
E. Transistor

5. ISP Mikrokontroler Atmega terdapat pada kaki pin :

A. 5, 6 dan 7 C. 6, 7 dan 8
B. 4, 5 dan 6 D. 7, 8 dan 9
E. 8, 9 dan 10
5. 5. ISP Mikrokontroler Atmega terdapat pada kaki pin :

A. 5, 6 dan 7 C. 4, 5 dan 6
B. 6, 7 dan 8 D. 7, 8 dan 9
E. 8, 9 dan 10

1. Banyaknya kaki pin Mikrokontroler ATMEGA 16 adalah :

A. 32 C. 40
B. 16 D. 28
E. 24

Anda mungkin juga menyukai