VLSM (Variable Lenght Subnet Mask)
VLSM (Variable Lenght Subnet Mask)
VLSM adalah teknik yang memungkinkan administrator jaringan untuk membagi ruang alamat IP
ke subnet yang berbeda ukuran, tidak seperti ukuran Subnetting. Untuk menyederhanakan VLSM
adalah dengan memecah alamat IP ke subnet (beberapa tingkat) dan mengalokasikan sesuai
dengan kebutuhan individu pada jaringan. Hal ini juga dapat disebut IP tanpa kelas pengalamatan.
Sebuah classful menangani mengikuti aturan umum yang telah terbukti berjumlah pemborosan
alamat IP.
Sebelum Anda dapat memahami VLSM, Anda harus sangat akrab dengan alamat IP struktur.
Cara terbaik Anda dapat mempelajari bagaimana subnet subnet (VLSM) adalah dengan contoh.
Mari kita bekerja dengan diagram di bawah ini:
Melihat diagram, gambar tersebut memiliki tiga LAN terhubung satu sama lain dengan dua link
WAN.
Hal pertama yang harus diwaspadai adalah jumlah subnet dan jumlah host. Dalam hal ini, sebuah
ISP dialokasikan [Link]/24. Kelas C
HQ = 50 host yang
RO1 = 30 host
RO2 = 10 host
2 WAN link
Kami akan mencoba dan subnet [Link] / 24 untuk kesungguhan ini jaringan yang
memungkinkan sejumlah total 254 host saya sarankan Anda mendapatkan akrab dengan tabel di
bawah ini
Mari kita mulai dengan HQ dengan 50 host, dengan menggunakan tabel di atas:
Disini meminjam 2 bit dengan nilai 64. Ini adalah yang paling dekat kita bisa mendapatkan untuk
50 host.
HQ – alamat [Link] / 26 Jaringan
HQ = [Link] Gateway alamat
[Link] alamat, bermanfaat Pertama
[Link] – alamat dapat digunakan terakhir. Jumlah total ruang alamat -[Link] untuk
[Link]
[Link] akan menjadi alamat broadcast (ingat untuk cadangan alamat pertama dan terakhir
untuk Jaringan dan Broadcast)
HQ Jaringan Topeng [Link] – kami mendapat 192 dengan menambahkan nilai bit dari
kiri ke nilai yang kami pinjam = 128 +64 = 192
Alamat HQ akan terlihat seperti ini [Link] / 26
RO1 = 30 host
Kami meminjam 3 bit dengan nilai 32; ini lagi adalah yang paling dekat kita bisa mendapatkan
jumlah host yang diperlukan.
RO1 alamat akan mulai dari [Link] – alamat Jaringan
Sekarang kita menambahkan 32 ke 64 kami pinjam sebelumnya = 32 +64 = 96
RO1 = [Link] Gateway alamat
[Link] – alamat IP Pertama digunakan
[Link] – alamat IP terakhir yang dapat digunakan
[Link] Broadcast address – address space total – [Link] -192.168.1. 94
Jaringan Masker [Link] Yaitu 128 +64 +32 = 224 atau [Link]/27
RO2 = [Link] Jaringan alamat
Kami meminjam 4 bit dengan nilai 16. Itu yang paling dekat kita bisa pergi.
96 +16 = 112
Jadi, [Link] Gateway-alamat
[Link] – alamat dapat digunakan Pertama
[Link] – alamat dapat digunakan terakhir
[Link] siaran
Tuan Jumlah total ruang alamat – [Link] [Link] untuk
Jaringan Masker 255.255.255. 240 atau [Link] / 28
WAN link = kita meminjam 6 bit dengan nilai 4
= 112 + 4 = 116
WAN link dari HQ untuk RO1 alamat jaringan akan menjadi [Link] / 30:
HQ se0 / 0 = [Link]
RO1 se0 / 0 = [Link]
Masker untuk kedua link = 255.255.255 252 (kami punya 252 dengan menambahkan nilai bit kita
meminjam yaitu.
124 +64 +32 +16 + 8 +4 = 252
WAN link 2 = 112 +4 = 116
WAN Link dari HQ untuk RO2 alamat Jaringan = [Link] / 30
HQ = [Link] subnet mask [Link]
RO2 = [Link] Subnet mask [Link]
Subnet Subnet mask Usable IP Usable IP addresses
Prefix / address/hosts + Network and
CIDR Broadcast address
/26 [Link] 62 64
/27 [Link] 30 32
/28 [Link] 14 16
/29 [Link] 6 8
/30 [Link] 2 4
Misalnya jika Anda ingin memiliki subnet dengan 50 host maka Anda dapat dengan mudah
melihat dari tabel bahwa Anda akan memerlukan ukuran blok 64. Untuk subnet 30 host Anda
akan memerlukan ukuran 32 blok.