100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan7 halaman

Strategi Trading dengan Harmonic Pattern

Harmonic Pattern adalah teknik trading yang memprediksi titik balik harga berdasarkan pola geometris yang terbentuk dari kombinasi angka Fibonacci dan pergerakan harga masa lalu, dimana teknik ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang level Fibonacci dan berbagai jenis pola harmonik.

Diunggah oleh

Izhur Chen-chen
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan7 halaman

Strategi Trading dengan Harmonic Pattern

Harmonic Pattern adalah teknik trading yang memprediksi titik balik harga berdasarkan pola geometris yang terbentuk dari kombinasi angka Fibonacci dan pergerakan harga masa lalu, dimana teknik ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang level Fibonacci dan berbagai jenis pola harmonik.

Diunggah oleh

Izhur Chen-chen
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Harmonic Pattern adalah pola-pola geometrik yang ditarik pada grafik harga aset pasar

finansial menggunakan angka-angka Fibonacci sebagai patokan. Teknik trading dengan


Harmonic Pattern berupaya memprediksi pergerakan harga serta menentukan titik-titik
pembalikan yang tepat untuk entry (buka posisi trading) dan exit (tutup posisi). Teknik ini
populer digunakan oleh para trader forex dan CFD (Contract for Difference) karena berlaku pada
berbagai timeframe serta dianggap lebih akurat dibanding penggunaan indikator teknikal
umumnya.

Harmonic Pattern: Kombinasi Geometri Dan Fibonacci

Teknik trading dengan Harmonic Pattern diterapkan dengan berdasarkan premise bahwa pola-
pola harga (price patterns) yang pernah terbentuk pada histori harga akan selalu berulang. Cikal
bakal metodologi ini adalah Golden Ratio (0.618 atau 1.618) dan turunannya (0.382, 0.50, 1.41,
2.0, 2.24, 2.618, 3.14 dan 3.618).

Golden Ratio dapat ditemukan pada semua struktur fenomena alam, mahakarya arsitektur dan
seni. Telah diketahui pula bahwa level-level Fibonacci yang diambil dari pengembangan Golden
Ratio tersebut ternyata dapat menjelaskan jejak pergerakan harga pada aset-aset finansial,
termasuk forex (baca juga: Belajar Analisa Fibonacci Dalam Forex). Nah, teknik trading
dengan Harmonic Pattern juga terlahir dari konsep ini.

Banyak yang mengatakan kalau teknik trading dengan Harmonic Pattern dikembangkan oleh
Scott Carney melalui bukunya, "Harmonic Trading". Namun, sebenarnya pola-pola harga yang
kini disebut Harmonic Pattern telah dibahas terlebih dahulu oleh HM Gartley dalam buku
"Profits in the Stock Market", Larry Pesavento dalam buku "Fibonacci Ratios with Pattern
Recognition", serta sejumlah pakar lain.

Cara Menarik Harmonic Pattern

HM Gartley mencetuskan Harmonic Pattern pertama yang kini disebut sebagai pola Gartley.
Setelahnya, dari waktu ke waktu muncul pakar yang menyebarkan Harmonic Pattern hasil
penelitian mereka, sehingga kini diketahui ada berbagai jenis Harmonic Pattern dengan aturan
berbeda-beda.

Agar bisa menerapkan teknik trading dengan Harmonic Pattern, seorang trader harus lebih
dahulu memahami penerapan Fibonacci Retracement dan Fibonacci Extension. Setelah itu,
simaklah bentuk dan aturan tata cara menarik masing-masing Harmonic Pattern.

1. Buka Metatrader atau platform trading lain yang Anda gunakan.

2. Pilih grafik pasangan mata uang pilihan Anda.

3. Set timeframe pada H4 atau D1 (dimungkinkan pula timeframe lainnya, tetapi biasanya
trader memakai salah satu atau kedua timeframe ini).
4. Pantau apakah ada potensi akan terbentuk Harmonic Pattern tertentu. Sebagai contoh, di
sini kita akan mengupas pola ABCD yang termasuk Harmonic Pattern paling sederhana.
Pola ABCD dapat mensinyalkan pergerakan Bullish maupun Bearish, dengan bentuk
seperti di bawah ini:

Komponen pola ABCD terdiri atas:

1. Garis AB dan garis CD sebagai kaki ("legs")

2. Garis BC sebagai koreksi ("correction"/"retracement")

Untuk menggambarnya, perlu mengikuti kaidah:

1. Ketika menarik garis AB, koreksi BC harus mencapai Fibo Retracement 0.618.

2. Ketika menarik garis CD, setidaknya harus mencapai Fibo Retracement 0.0 atau hingga
Fibo Extension 1.272 dari BC.

3. Panjang AB sama dengan CD.

4. Lama pergerakan harga dari titik A ke titik B harus sama dengan lama pergerakan harga
dari titik C ke titik D.

Apabila nampak tanda-tanda bahwa grafik harga akan membentuk atau sudah terbentuk pola
tertentu (misalnya ABCD Bullish sebagaimana nampak pada grafik di bawah ini), gambarlah
Fibonacci Retracement dengan swing dari titik (A) ke titik (B). Ukur panjangnya koreksi,
pastikan minimal sudah sampai Retracement 0.618 (C). Pastikan juga bahwa harga berbalik ke
arah tren semula hingga mencapai Retracement 0.0 atau Extension 1.272 (D).
Amati pergerakan harga dengan sabar atau pasang Pending Order pada level yang bertepatan
dengan titik (D). Pada titik (D), buka posisi Buy segera setelah pola ABCD lengkap. Stop Loss
dan Target Profit dapat dieksekusi setelah harga mencapai level Fibonacci Retracement tertentu,
menggunakan Trailing Stop, atau sesuai dengan Risk/Reward Ratio masing-masing trader.

Teknik trading dengan Harmonic Pattern didasarkan pada level-level Fibonacci yang diketahui
merupakan basis Support dan Resistance. Oleh karena itu, lamanya tren berlangsung, berikut
Stop Loss dan Target Profit, dapat diprediksi mengikuti Support dan Resistance yang ditemukan
melalui kaidah Fibonacci.

Berbagai Jenis Harmonic Pattern


Di samping pola ABCD, masih banyak jenis Harmonic Pattern lainnya. Berikut ini enam
Harmonic Pattern paling terkenal yang masing-masing dapat mensinyalkan Bearish maupun
Bullish, tergantung bentuknya.

 
Pola Gartley (Baca juga: Strategi Trading Dengan Pola Fibonacci Gartley)

Pola Butterfly (Baca juga: Strategi Trading Dengan Pola Butterfly)

 
Pola Shark (Baca juga: Cara Trading Dengan Pola Harmonik Shark)

Pola Bat (Baca juga: Strategi Trading Praktis Dengan Pola Bat)

 
Pola Crab (Baca juga: Strategi Trading Dengan Pola Crab)

Pola Cypher (Baca juga: Pola Harmonik Cypher, Sinyal Reversal Paling Akurat)

Kelemahan Dan Keunggulan Harmonic Pattern


Salah satu alasan mengapa banyak trader menyukai teknik trading dengan Harmonic Pattern
adalah kehandalannya mengidentifikasi titik-titik pembalikan harga (reversal) serta
memprediksi berapa lama suatu tren akan berlangsung. Namun, bukan berarti teknik ini
100% tepat dan tak ada kelemahan samasekali.
Teknik trading dengan Harmonic Pattern menuntut ketepatan dan ketelitian agar bisa
menelaah pergerakan harga secara akurat. Seringkali, kita melihat seolah-olah pergerakan harga
telah membentuk pola tertentu, tetapi nyatanya belum mencapai level Fibonacci yang
dipersyaratkan. Apabila itu terjadi, maka ketahuilah bahwa pola yang muncul belum tentu
dapat disebut sebagai Harmonic Pattern, kurang handal, dan boleh jadi salah sasaran. 

Akhir kata, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik trading dengan Harmonic Pattern
menuntut lima hal:

1. Pengetahuan mengenai level-level Fibonacci.

2. Pemahaman mengenai konsep timeframe dalam trading.

3. Platform trading yang nyaman digunakan untuk menggambar banyak Fibo Retracement
dan Extension sekaligus.

4. Money Management yang matang.

5. Kesabaran dan ketelitian dalam menantikan pembentukan Harmonic Pattern.

Anda mungkin juga menyukai