0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan2 halaman

Tahapan Desain dalam Pembuatan Desain

Dokumen tersebut menjelaskan metodologi pembuatan desain secara sistematis melalui 5 tahap, yaitu: (1) menentukan aplikasi dan memahami tools-nya, (2) menentukan tujuan dan ide desain, (3) mengumpulkan referensi, (4) membuat desain, dan (5) menyelesaikan desain dan mengirimkannya ke klien. Proses ini dimulai dari persiapan alat sampai penyerahan hasil akhir desain

Diunggah oleh

Dian Noperta Email
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan2 halaman

Tahapan Desain dalam Pembuatan Desain

Dokumen tersebut menjelaskan metodologi pembuatan desain secara sistematis melalui 5 tahap, yaitu: (1) menentukan aplikasi dan memahami tools-nya, (2) menentukan tujuan dan ide desain, (3) mengumpulkan referensi, (4) membuat desain, dan (5) menyelesaikan desain dan mengirimkannya ke klien. Proses ini dimulai dari persiapan alat sampai penyerahan hasil akhir desain

Diunggah oleh

Dian Noperta Email
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Flowchart Membuat Desain

Mulai Nama : Dian Noperta Bratama S


Kelas : A5 TPPIS
NIM : 19/441066/SV/16418

Menentukan aplikasi M. kuliah : Bahasa Indonesia

Memilih aplikasi yang kompatibel dengan perangkat yang digunakan.

Mengunduh aplikasi yang sudah dipilih.

Memahami fungsi setiap tools yang ada pada aplikasi.


Tahapan Awal

Mengetahui tujuan
desain

Melakukan komunikasi dengan klien untuk menyatukan pikiran terkait desain.

Memahami arah desain, apakah tujuannya formal atau non-formal.

Menentukan Ide
desain Formal

Menentukan guideline seperti warna, shape,


gaya huruf, dan sebagainya.

Non-formal

Menentukan guideline seperti warna, gaya huruf,


dan sebagainya.
Tahapan Penelitian

Mencari referensi

Menerapkan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) untuk menghindari plagiarisme.


Tahapan Pengumpulan Data

Melakukan desain

Melakukan desain sesuai guideline dari ide dan tujuan desain.

Melakukan komunikasi kembali dengan klien untuk menunjukkan perkembangan dan hal-hal yang
perlu diperbaiki dari desain.

Tahapan Pengolahan

Mengirimkan hasil desain kepada klien jika desain yang dibuat sudah sesuai guidline dan kriteria
dari klien.

Selesai
Tahapan Kesimpulan
A. Deskripsi Metodologi Penelitian
Berikut ini adalah penjelasan proses penelitian yang akan dilakukan dari awal sampai selesai:
1. Tahap Awal
Pada tahap awal dilakukan merupakan tahapan dimana kita memilih aplikasi yang sesuai dengan
spesifikasi perangkat yang kita miliki. Tujuan memilih aplikasi yang sesuai adalah agar dalam melakukan
pekerjaan desain, kita tidak mengalami kesulitan seperti suhu perangkat yang mengalami peningkatan, dan
sebagainya.
Jika sudah memilih aplikasi yang tepat untuk perangkat kita, selanjutnya kita mengunduh aplikasi
tersebut. Apabila peruntukan aplikasi adalah untuk bisnis, maka kita harus mengunduh aplikasi yang
berasal dari website resmi aplikasi tersebut. Namun, apabila peruntukannya untuk belajar, maka kita bisa
mengunduh dari website yang menyediakan aplikasi tersebut secara gratis.
Jika aplikasi sudah diunduh, selanjutnya kita harus memahami setiap tools yang ada pada aplikasi
tersebut, serta kegunaannya. Kita dapat mempelajari fungsi dari setiap tools yang ada melalui Youtube
ataupun video yang tersedia dari website resmi aplikasi yang kita unduh. Penting untung mempelajari
setiap tools yang ada karena akan mempermudah kita dalam mengerjakan desain.

2. Tahap Penelitian
Pada tahapan penelitian, kita diharapkan sudah memahami aplikasi secara garis besar. Selanjutnya
adalah, kita menentukan tujuan dari desain yang akan kita buat. Kita perlu mengetahui tujuan dari desain
yang kita buat, agar kita dapat menentukan batasan-batasan yang perlu kita pakai untuk membuat desain.
Salah satu cara untuk mengetahui tujuannya adalah, dengan melakukan komunikasi antara desainer
dengan klien yang meminta desain. Dari komunikasi tersebut, kita dapat menentukan apakah desain yang
kita buat arahnya formal atau non-formal.
Jika tujuan desain sudah ditentukan, maka selanjutnya menentukan ide desain berdasarkan tujuan
agar tidak melenceng. Jika tujuan awal desain adalah formal, maka ide yang kita butuhkan adalah batasan-
batasan (guideline) yang formal, misalnya penggunaan gaya huruf Calibri, Times New Roman, ataupun
Arial. Warna yang kita pilih juga harus menyesuaikan dengan konsep formal. Namun, apabila tujuannya
adalah non-formal, maka ide yang kita butuhkan memerlukan guideline seperti penggunaan huruf yang
lebih bebas, dan juga warna yang bebas, namun tetap berdasarkan permintaan klien.

3. Tahap Pengumpulan Data


Pada tahap ini, kita memerlukan referensi-referensi untuk membuat desain kita lebih menarik.
Referensi yang kita gunakan bisa datang darimana saja, seperti Instagram, Pinterest, ataupun dari
penelusuran Google Image. Referensi nantinya akan menambah ide kita untuk mengembangkan desain
yang kita buat.
Kita juga perlu untuk menerapkan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi), agar tidak terjadi
plagiarisme pada referensi yang kita gunakan. Kita dapat mengamati hal-hal menarik yang kita dapatkan
dari referensi, kemudian kita tiru pada desain yang kita buat. Lalu, kita harus melakukan modifikasi,
misalnya mofidikasi pada penggunaan warna, gaya huruf, ataupun bentuk-bentuk yang kita pakai.

4. Tahap Pengolahan
Jika sudah mendapatkan tujuan, ide, serta referensi untuk desain kita, saatnya kita melakukan desain
pada aplikasi yang sudah kita unduh. Kita dapat memanfaatkan semua tools untuk mendukung desain
yang kita buat lebih menarik. Pada tahapan ini, kita bisa mencari kembali referensi sebagai tambahan-
tambahan untuk desain kita. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan komunikasi pada klien terkait
perkembangan dari desain yang kita buat. Komunikasi ini diperlukan agar kita mengetahui bagian-bagian
yang perlu diperbaiki ataupun diganti.

5. Tahap Kesimpulan
Jika seluruh tahap sudah selesai dilaksanakan, maka kita perlu meminta konfirmasi dari klien
apakah desain yang kita buat sudah sesuai dengan kriteria dari klien atau belum. Jika sudah, maka kita
perlu mengekspor file pengerjaan desain kita sesuai dengan file permintaan dari klien, dan mengirimkan
file tersebut kepada klien.

Anda mungkin juga menyukai