0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan3 halaman

Tata Kelola PT Pelindo II dan GCG

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang logistik dan pengelolaan pelabuhan. Perusahaan ini mengoperasikan 12 pelabuhan di 10 provinsi Indonesia dan menangani sekitar 50% arus komoditas di negara ini. Pelindo II menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) seperti akuntabilitas, transparansi, dan kewajaran dalam menjalankan bisnisnya. Struktur

Diunggah oleh

Joshua Sembiring
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan3 halaman

Tata Kelola PT Pelindo II dan GCG

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang logistik dan pengelolaan pelabuhan. Perusahaan ini mengoperasikan 12 pelabuhan di 10 provinsi Indonesia dan menangani sekitar 50% arus komoditas di negara ini. Pelindo II menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) seperti akuntabilitas, transparansi, dan kewajaran dalam menjalankan bisnisnya. Struktur

Diunggah oleh

Joshua Sembiring
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama: Joshua Rafhael Marcelino Sembiring

NIM: 205030201111047
Kelas: Administrasi Bisnis (E)
Tugas Merangkum Corporate Governance Perusahaan

Perusahaan yang dipilih: PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)


PT Pelabuhan Indoenesia II (Persero), juga dikenal dengan istilah Pelindo II
merupakan perusahaan yang termasuk kedalam Badan Usaha Milik Negara dan bergerak
dibidang logistik, yang lebih mengutamakan pada pengelolaan dan pengembangan
pelabuhan. Perusahaan ini setidaknya mengoperasikan 12 pelabuhan yang terletak di 10
provinsi ditanah air dengan 17 afiliasi perusahaan. Setidaknya menangani 50% arus
komoditas di Indonesia.
Pelindo II senantiasa menempatkan aspek- aspek Tata Kelola Perusahaan yang Baik
atau GCG (Good Corporate Governance) sebagai bagian integral serta landasan dalam
memperkuat posisinya sebagai perusahaan kepelabuhanan terdepan. Adapun upaya dalam
meningkatkan tata kelola perusahaan adalah mengikuti pedoman GCG yang saat ini dipakai,
perusahaan senantiasa membuat keputusan dan menjalankannya dengan landasan moral yang
tinggi, kepatuhan kepada peraturan perundang-undangan dan sadar akan tanggung jawab
sosial perusahaan kepada seluruh stakeholders secara terus menerus.
Pelindo II menerapkan GCG mengacu kepada aturan yuridis yang berlaku diantaranya
adalah Undang-Undang No. 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara dan Undang-
Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Selain itu, berlandaskan juga pada
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER- 09 /MBU/2012 tentang Perubahan Peraturan Menteri
BUMN No. PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara, yang
merupakan penyesuaian  dari Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No.
KEP-117/MBU/2002 tanggal 31 Juli 2002 tentang Penerapan Praktik Good Corporate
Governance pada Badan Usaha Milik Negara.
Berikut prinsip tata kelola perusahaan pada Pelindo II:
 Akuntabilitas, dengan melaksanakan dan mempertanggungjawabkan dari organ
hingga setiap unit di Pelindo II.
 Kemandirian, mengelola perusahaan dengan sikap professional yang bebas dari
benturan kepentingan atau tekanan dan pengaruh pihak luar.
 Tanggung jawab, menyesuaikan pengelolaan perusahaan dengan peraturan dan
perundang-undangan dan SOP yang berlaku.
 Transparansi, adanya sikap terbuka dalam melaksanakan proses dalam mengambil
suatu keputusan dan mengungkapkan informasi yang relevan tentang perusahaan.
 Terpercaya, mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh dari seluruh stakeholder.
 Kewajaran, melahirkan keadilan dan kesetaraan didalam pemenuhan hak-hak
stakeholder. Perusahaan senantiasa menjamin agar kepentingan dari stakeholder dapat
mengeksekusi hak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan
senantiasa menjamin hak pemegang saham, terutama yang minoritas.
Struktur Corporate Governance Pelindo II:
 Pemegang saham (Rapat Umum Pemegang Saham)
Wewenang: - mengangkat dan memberhentikan direksi
- melakukan penilaian kinerja
- menetapkan kebijakan mengenai konflik kepentingan, dll.
Hak pemagang saham:
- menghadiri rapat pemegang saham
- memperoleh pembagian laba perusahaan
- memperoleh penjelasan tentang penerapan GCG
- mendapatkan informasi material.
Kewajiban pemegang saham:
- mematahui ketentuan yang berlaku
- tidak melakukan kegiatan pengawasan
- tidak memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan pribadi
- melakukan eveluasi kinerja dewan komisaris
 Dewan Komisaris
Hak dan Wewenang:
- Memperoleh akses mengenai perusahaan dan informasi secara
berkala.
- Dapat mengajukan calon anggota direksi berikutnya
- Mendapatkan bantuan tenaga professional, dll.
Kewajiban pemegang saham:
- Memberikan pendapat dan saran secara tertulis dalam RUPS
- Memberikan pendapat mengenai masalah strategis mengenai pelindo.
- Menyetujui dan menandatangani rapat pemegang saham.
- Menginformasikan kepemilikan saham , dll.
 Direksi
Hak dan Wewenang:
- Menetapkan kebijakan berkaitan dengan penegelolaan perusahaan.
- Mengankat dan memberhentikan pekerja
- Mengatur masalah pendelegasian wewenang kuasa direksi
Kewajiban direksi:
- Mencamtumkan kepemilikan saham
- Menyusun dan menyampaikan laporan tahunan
- Memberi tanggung jawab perusahaan dalam rapat pemegang saham.
 Karyawan (Tenaga Kerja)
Pengelolaan tenaga kerja dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan penyediaan
pekerja bagi perusahaan. Dilakukan dengan analisis organisasi yang harus dipertimbangkan
dengan visi,misi,tujuan, dan strategi bisnis demi pengembangan perusahaan.
Kewajiban tenaga kerja:
- Bersedia ditempatkan di wilayah atau unit kerja perusahaan
- Tidak menolak penempatan yang berlaku, jika tidak akan diberikan
sanksi.
- Wajib membuat kontrak kerja sebelum dimulainya hubungan kerja.
Hak tenaga kerja:
- Mendapatkan gaji sesuai kontrak kerja.
- Mendapatkan fasilitas perusahaan demi menunjang kinerja karyawan.
- Mendapatkan perlakuan yang sama dengan yang lainnya.
 Lingkungan
Mitra kerja yang paling dekat adalah lingkungan , oleh sebab itu Pelindo II
sebagai perusahaan besar memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan
lingkungan hidup. Contohnya seperti mengadakan acara dalam merekatkan hubungan
stakeholder yang melibatkan pelestarian lingkungan, yaitu “I Can but we CAN”.
Pelindo juga senantiasa menjadi perusahaan yang menyediakan prasarana
transportasi laut yang memadai, sehingga akan mendorong kegiatan ekonomi negara
dan masyarakat dengan cara melengkapi failitas penunjang yang sangat memadai
sebagai kunci berjalannya perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai