Manfaat Sanitasi untuk Operasional Hotel
Manfaat Sanitasi untuk Operasional Hotel
SANITASI HOTEL
2022/2023
i
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakat.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan
bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini.
Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu
dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGHANTAR.........................................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................................iii
BAB I......................................................................................................................................4
PENDAHULUAN..................................................................................................................4
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................4
1.2 Rumusan Masalah..................................................................................................5
1.3 Tujuan praktikum dan Manfaat...........................................................................5
BAB II.....................................................................................................................................6
PEMBAHASAN.....................................................................................................................6
A. PENGERTIAN HOTEL...............................................................................................6
B. PERANAN HYGIENE DAN SANITASI HOTEL......................................................8
C. PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI HOTEL.................................................9
D. PENTINGNYA MENJAGA HYGIENE DAN SANITASI HOTEL........................17
E. PENGARUH HYGIENE DAN SANITASI KAMAR, MAKANAN,MINUMAN
DAN LINGKUNGAN HOTEL TERHADAP KEPUASAN TAMU.........................18
BAB III.................................................................................................................................19
PENUTUP............................................................................................................................19
3.1 Kesimpulan...........................................................................................................19
3.2 Saran.....................................................................................................................19
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................20
iii
BAB I
PENDAHULUAN
4
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apa Pengertian Sanitas Hotel?
2. Apa Peranan Hygiene dan Sanitasi Hotel?
3. Bagaiaman Penerapan Hygiene dan Sanitasi Hotel?
4. Mengapa Pentingnya Menjaga Hygiene dan Sanitasi Hotel?
5. Bagaimana Pengaruh Hygiene dan Sanitasi Kamat, Makanan, Minuman dan
6. Lingkungan Hotel terhadap kepuasan tamu?
5
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN HOTEL
Pengertian hotel menurut Hotel Propietors Act, 1956 dalam buku Sulastiyono
Pengertian hotel yang dimuat oleh Grolier Electronic Publishing Inc. (1995)
dalam buku Sulastiyono (2006: 6) menyebutkan bahwa "Hotel adalah usaha
komersial yang menyediakan tempat menginap, makanan, dan pelayanan-
pelayanan lain untuk umum."
1. Selanjutnya dijelaskan oleh United State Lodging Industry dalam Sulastiyono
(2006: 6) menyebutkan bahwa, yang utama hotel dibagi menjadi empat jenis
yaitu: 1. Transient Hotel, adalah hotel yang letaknya/lokasinya di tengah kota
dengan jenis tamu yang menginap sebagian besar adalah untuk urusan bisnis
atau turis
2. Residential Hotel, adalah hotel yang pada dasarnya merupakan rumah-rumah
berbentuk apartemen dengan kamar-kamarnya, dan disewakan secara bulanan
atau tahunan. Residential Hotel juga menyediakan kemudahan- kemudahan
seperti layaknya hotel, seperti restoran, pelayanan makanan yang diantar ke
kamar, dan pelayanan kebersihan kamar.
6
Dengan mengacu pada pengertian-pengertian tersebut di atas, dan untuk
menertibkan perhotelan di Indonesia, pemerintah menurunkan peraturan yang
dituangkan dalam Menparpostel (Mentri Pariwisata, Pos, dan
Telekomunikasi) No. KM 37/PW 340/MPPT-86, tentang Peraturan Usaha dan
Penggolongan Hotel. Bab 1, Pasal 1. Ayat (b) dalam SK tersebut
menyebutkan bahwa: Hotel adalah suatu. jenis akomodasi yang
mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa
penginapan, makanan dan minuman serta jasa penunjang lainnya yang
dikelola secara komersial. Sedangkan menurut SK Mentri Perhubungan No.
Pm 10/Pw. 301/Phb. 77, hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola
secara komersial, disediakan bagi setiap orang yang memperoleh pelayanan
dan penginapan berikut makan dan minum.. Dalam Surat Keputusan Menteri
Perhubungan No. 241/1/1970, hotel adalah perusahaan yang menyediakan
jasa dalam bentuk akomodasi serta menyediakan hidangan dan fasilitas
lainnya dalam hotel untuk umum yang memenuhi syarat comfort dan
bertujuan komersial dalam jasa tersebut.
Dari pengertian pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa:
1. Hotel adalah suatu usaha komersial.
2. Hotel diperuntukkan untuk umum
3. Hotel mempunyai sistem pelayanan.
4. Hotel menggunakan sebagian atau seluruh bangunan yang ada. Selama
tamu tinggal di hotel, tamu pasti memerlukan berbagai fasilitas seperti
telepon. mencucikan pakaian, TV, kolam renang, dan lain-lain.
5. Hotel memiliki fasilitas akomodasi (kamar), makan, dan minum, 2.
Pengertian Food and Beverange Product Secara umum Food and Beverange
Product adalah salah satu bagian dari Food and Beverange Departement yang
mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap pengadaan bahan makanan,
pengolahan makanan serta penyajian yang baik dari kualitas dan kuantitas.
7
B. Pengertian Dan Peranan Hygiene dan Sanitasi Hotel
8
Sanitasi hotel mempunyai manfaat yaitu :
a. Manfaat dari segi kesehatan
b. Menjamin lingkungan kerja yang saniter.
c. Melindungi tamu maupun karyawan hotel dari gangguan faktor lingkungan
yang merugikan kesehatan fisik maupun mental.
d. Mencegah terjadinya penularan penyakit dan penyakit akibat kerja.
e. Mencegah terjadinya kecelakaan.
f. Manfaat dari segi "Business Operational Hotel.
g. Keadaan hotel yang saniter sangat berguna untuk "Sales Promotion" yang
secara tidak langsung dapat meningkatkan jumlah tamu.
h. Meningkatkan nilai peringkat dari hotel tersebut.
9
1) Persyaratan Hotel
Menurut Keputusan Direktrur Jenderal Pariwisata No. 14/U/88 Tentang
Pelaksanaan Ketentuan Usaha dn Penggolongan Hotel Persyaratan
Kelas Hotel Berbintang 4 yaitu sebagai berikut :
1) Lokasi dan Lingkungan
Mudah dicapai kendaraan umum/pribadi roda empat langsung ke area
hotel
Bebas polusi.
2) Taman
Di dalam atau di luar ruangan.
Tempat Parkir
Kapasitas 1:6 dengan jumlah kamar hotel.
4. Bangunan
Unsur dekorasi Indonesia harus tercermin dalam :
Lobby
Kamar tidur
Restaurant.
Function room
10
6. Utilitas
Air: tersedia instalasi air dingin dan panas.
Listrik tersedia genset dengan kapasitas minimal 50% kapasitas PLN.
Tata Udara pendinginan dengan AC, untuk ruang yang tidak
mempergunakan AC, ventilasi harus baik.
Tersedia ruang mekanik dan workshop.
7. Komunikasi :
Tersedia telepon 4 saluran untuk sambungan lokal, interlokal dan
interlokal,
Tersedia house phone dan PABX,
Tersedia Telex, sentral TV, Radio dan Paging Sistem.
8. Pencegahan bahaya kebakaran :
Alat deteksi dini (asap/panas).
Alat pencegahan/pemadam kebakaran (Fire Extinguisher, Fire
Hydrant, Sprinkler Sistem).
Pintu dan Tangga darurat.
Pintu kamar tahan api (bangunan diatas 4 lantai).
Keamanan (pos jaga pada tiap pintu keluar masuk).
Pembuangan limbah.
9. Kamar Tamu
Jumlah kamar minimal : dalam 50 kamar standard terdapat 3 kamar
suite semua kamar dilengkapi kamar mandi di dalam.
Luas minimal kamar standard: 24 m2 dan kamar suite : 48 m2.
Tinggi kamar minimal : 2,60 m.
Perlengkapan kamar tidur:
1. Tempat tidur untuk 1 atau 2 orang.
2. Almari pakaian, meja kecil disamping tempat tidur, meja rias
dengan kursi, meja dengan 2 buah kursi sofa, koper dan TV.
3. Perlengkapan kamar mandi: Bathtub, tempat cuci tangan dan kaca
rias, dan WC (+ bidet untuk kamar suite).
4. Tersedia alat pengatur AC di kamar tidur dan ventilasi/exhaust fan
di kamar mandi.
5. Sebagian interior kamar mencerminkan suasana Indonesia.
11
Restaurant yang letaknya tidak bersampingan dengan lobby harus.
dilengkapi dengan toilet.
Letak restaurant berhubungan langsung dengan dapur
(induk/tambahan).
11. Bar
Tersedia 1 bar terpisah dari restaurant.
Standard luas 1,1 m2/tempat duduk.
Untuk ruang bar yang tertutup harus dilengkapi dengan AC.
12
17. Area Dan Ruang Operasional
Tersedia ruang bahan makanan dan minuman, gudang peralatan dan
perlengkapan, gudang engineering, gudang botol kososng, gudang
barang bekas.
Tersedia ruang locker dan kamar mandi untuk pria minimal 3 WC, 3
Urinoir, dan 5 shower, 2 WC dilengkapi dengan air panas dan air
dingin.
Tersedia ruang makan karyawan yag berdekatan dengan dapur
karyawan.
Ruang untuk ibadah
Pada Umumnya sasaran sanitasi hotel menyangkut dua hal yaitu sanitasi Lodging dan
sanitasi Catering.
1. Sanitasi Lodging adalah pengawasan sanitasi yang menyangkut urusan kerumah
tanggaan (House Keeping) hotel, yang meliputi bangunan dan fasilitasnya seperti
halaman, sampah, pembuangan air kotor, dan lain-lain Ruang lingkup sanitasi
“lodging" meliputi:
a. Wilayah luar bangunan hotel (external hotel area) yang terdiri dari: halaman,
tempat parkir, pertamanan, pembuangan sampah, pembuangan air kotor.
Adapun wilayah diluar bangunan hotel yang perlu diperhatikan dalam penerapan
higiene dan sanitasi hotel, antara lain:
1. Tempat parkir
Cukup luas untuk menampung kendaraan tamu hotel sebagai patokan
untuk setiap 5 kamar perlu disediakan 1 tempat parkir.
Lantai parkir harus keras, sebaiknya diaspal atau dibeton, sehingga
tidak becek pada waktu hujan dan tidak berdebu pada waktu musim
kemarau.
Diberikan lampu penerangan sesuai luas tempat parkir.
Perlu dipasang rambu-rambu lalu lintas untuk mencegah terjadinya
ketidak teraturan kendaraan.
Perlu disediakan gardu parkir lengkap dengan WC dan urinoir.
2. Pertamanan dan pertanaman
Yang dimaksud disini ialah sebidang tanah yang ditanami oleh berbagai
macam tanaman dengan maksud untuk memperindah pemandangan,
mencegah terjadinya erosi, menjaga kesegaran udara.
13
3. Penyediaan air
Penyediaan air untuk hotel perlu mendapat perhatian dan harus memenuhi
persyaratan standart sesuai peraturan yang berlaku (Permenkes No.
416/Menkes/PU/IX/1990).Penyediaan air untuk hotel dapat diperoleh dari :
Air ledeng (PAM)
Air tanah (Sumur bor)
4. Pembuangan Sampah
Secara umum cara-cara penanganan sampah meliputi 4 kegiatan, yaitu:
Penampungan.
Pengumpulan.
Pengangkuta
b. Wilayah di dalam hotel (Internal hotel area) yang terdiri dari : sanitasi umum,
sanitasi kamar, sanitasi toilet, sanitasi ornament.
wilayah dalam bangunan hotel meliputi sanitasi umum, sanitasi kamar dan
lain-lain.
1. Sanitasi umum
Sasaran sanitasi umum ini meliputi bangunan/gedung hotel.
Harus kuat/kokoh, tidak memungkinkan sebagai tempat berkembang
biaknya serangga dan tikus.
Penggunaan ruangan dipergunakan sesuai dengan fungsinya.
Konstruksi lantai bersih dan tidak licin.
Bagian yang selalu kontak dengan air dibuat miring ke arah saluran
pembuangan air agar tidak membentuk genangan air.
Dinding bersih permukaan yang selalu berkontak dengan air harus
kedap air.
Atap harus kuat dan tidak bocor serta tidak memungkinkanterjadinya
genangan air.
Tinggi langit-langit dari lantai minimal 2,5 meter.
Pintu dapat dibuka dan ditutup serta dikunci dengan baik serta dapat
mencegah masuknya binatang pengganggu.
Pencahayaan.
14
Adapun pembagian-pembagiannya sebagai berikut:
Ruang untuk kegiatan dengan resiko kecelakaan tinggi > 300
lux
Lampu tamu > 60 lux.
Lampu tidur > 5 lux.
Lampu baca > 100 lux
Lampu relax > 30 lux.
Fasilitas hotel meliputi kebersihan tirai, karpet, furniture, elevator dan lain-
lain.
2. Sanitasi kamar
Kamar merupakan suatu bagian dari hotel yang sangat penting agar para tamu
bebas dapat beristirahat dan melakukan apa saja tanpa terganggu. Syarat sanitasi
kamar hotel meliputi:
a. Kebersihan umum
Kamar harus selalu dibersihkan setiap hari karena kamar dapat dikoton olch
debu, zat kimia bahkan lumut jamur atau kunin Pengotoran oleh debu dapat
dihilangkan dengan jalan menyapu dan membersihkan ruangan termasuk
perabotan kamar yang ada secara rutin. Pengotoran oleh zat kimia misalnya
noda noda pada lantai, dinding, taplak meja dan lain-lain bersihkan dengan
memakai zat kimia tertentu yang dapat dipakai untuk menghilangkan noda-
noda tersebut. Sedangkan pengotoran lumut au cendawan dapat terjadi apabila
dalam keadaan kembab. ini dipat deegah dengan mencari sumber terjadinya
kelembaban rebut kemudian diperbaiki.
b. Kebersihan dan persyaratan fasilitas dan peralatan lamar
1. WC/Unnoir
Pada umumnya, diata hotel terutama yang bertaraf internasional WC
biasanya tidak berdiri sendin setapi bersama sama dengan urinoir dan
kamar mandi berada dalam satu unit nangan tersendiri yang disebut solet
room din hiasanya berada dalam lamar. Persyaratan untuk WC/urinoir
Bersih dan sdak berbau
Tipenya harus water sal (closet) dan dilengkapi tempat cuci
tangan.
Pada hotel yang bertaraf internasional perlu dilengkapi
Harus di disinfeksi baik di lantai maupun bagian luar dari howl
tletnya tiap kali tamu check out.
15
2. Kamar Mandi
Persyantan untuk lamar mandi:
Bersih dan tidak berbau, Lantai tidak boleh licin.
Dibuat dari bahan yang mudah dibersihkan dan tidak merembeskan
air.
Dinding lamar mandi harus dan bahan kedap air.
Bila memakai bath tubo perlu di lengkapi dengan shower, kran air
dingin dan panas, tirai penutup dan keset kaki serta di kagkapi laca
bilet.
3. Tempat Tidur
Secara umum, persyaratan untuk kamar tidur sebagai berikut
Kondisi ruangan tidak pengap dan berbau
Bebas dan kuman-kuman patogen.
Bersih dan tertata rapi
Suhunya sekitar 1-28 0.
Kelembaban sekitar 40-70%.
Dinding, pintu, jendela yang tembas pandang atau cahayadilengkapi
dengan tirai.
4. penerangan
5. Persyanan untuk penerangan kamar:
Harus dapat memberikan suasana tenang.
Tidak menyilaukan,
Untuk heberapa jenis lampu senta perlu dipasang lampu agar anarnya tidak
langsung menyinari tempat tidur. intensitas cahaya yang diperlukan adalah
sebagai berikut:
Lampu untuk pintu masuk: 25-40 watt
Lampu hingit-langit kamar: 100 watt.
Lampu untuk tirai: 40 watt.
Lampu meja kamar: 40-60 watt.
Lampu laca: 40 watt.
Lampu tidur pojok:25 wall.
2. Santa Catering Catering dalam kegiatan hotel adalah segala sesuatu yang ada
Kegiatan caring ini bia berupa penyediaan makanan dan minuman untuk
hubungannya dengan makanan yang diolah dan dihidangkan dalam sebuah
hotel kepeduan hotel sendiri dan penyediaan makanan untuk duar hotel
(Outside catering) Pada umumnya pengawasan ini diperlukan untuk
16
mencegah tersebanya bermacam-macam penyakit lewat makanan, hal ini
dapat ditujukan pad keadaan bahan makanan, dengan persyaratan
a. Sayur mayur, buah-buahan harus segar dan tidak busuk
b. Bahan makanan kakeng harus dicek kemungkingan ada kebocoran.
c. Bahan pembuat kueltepung, pewarna) bebas dari serangga dan disimpan
dengan baik
Cara menyajikan
Gunakan alat makanan yang bersih.
Meja makan dan lantai ruang makan besih, terlihat tidak ada lalat.
Cukup pencahayaan alam /buatan.
Pengambilan makanan melalui jendela khusus dari tempat penyimpanan
makan masuk agar bebas lalat/serangga
Dinding ruang berwarna terang.
Pintu ruangan dapat menutup sendiri sebagian tertutup dengan kawat kasa.
17
adalah tempat mengolah suatu makanan, untuk itu para juru masak yang
bertugas harus benar-benar memperhatikan segala sesuatu yang akan
dikerjakan dan dihasilkan, sehingga segala sesuatu yang dijual kepada tamu
baik berupa makanan dan minuman adalah hasil pilihan dan olahan yang baik.
Jasa pelayanan hotel disamping mempunyai dampak positif sebagai tempat
istirahat yang baik dan kesenangan hidup juga dapat menimbulkan dampak
terhadap masalah kesehatan masyarakat misalnya, para wisatawan juga dapat
membawu penyakit yang belum ada didaerah yang dikunjungi, misalnya
penyakit AIDS. Oleh karena itu perlu sekali dilakukan usaha desinfeksi semua
peralatan bekas pakai, seperti tempat tidur, kamar mandi, jamban, perlatan
makan dan minum. Hotel yang saniter alan sangat menunjang dalam
memberikan kepuasan kepada para pengunjung..
E. Pengaruh Hygiene dan sanitasi Kamar, Makanan, Minuman dan
Lingkungan Hotel
Penanganan kegiatan hygiene dan sanitasi yang relevan dengan manajemen
perhotelan diantaranya mencakup masalah kebersihan, kesehatan dan
kerapihan kamar tamu (Guest Room) hotel, lingkungan (Envoirement) hotel,
makanan dan minuman (Food and Beverage), sehingga dapat memberikan
kepuasan tamu hotel. Hygiene sanitasi kamar berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan tamu, hygiene sanitasi makanan dan minuman
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu, hygiene sanitasi
lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu, yang
berpengaruh paling dominan terhadap kepuasan tamu adalah makanan dan
minuman, sehingga untuk memperoleh kepuasan tamu yang optimal faktor
makanan dan minuman, lingkungan dan kamar perlu ditingkatkan. Hal ini
mengindikasikan bahwa bersih, sehat, rapi, menarik dan lengkap maka
semakin baik kualitas makanan dan minuman sehingga kepuasan tamu akan
optimal dan akan kembali menginap di Hotel Elite Tembilahan.
18
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa : Hotel adalah
suatu usaha komersial, Hotel diperuntukkan untuk umum, Hotel mempunyai
sistem pelayanan, Hotel menggunakan sebagian atau seluruh bangunan yang
ada. Selama tamu tinggal dihotel, tamu pasti memerlukan berbagai fasilitas
seperti telepon, mencucikan pakaian, TV, kolam renang dan lain-lain, Hotel
memiliki fasilitas akomodasi (kamar, makan, dan minum). Pengertian Food
and Beverange Product Secara umum Food and Beverange Product adalah
salah satu bagian dari Food and Beverange Departement yang mempunyai
tugas dan tanggung jawab terhadap pengadaan bahan makanan pengolahan
makanan, serta penyajian yang baik dari kualitas dan kuantitas.
Penerapan sanitasi dan hygiene di hotel tidak hanya di bidang makanan dan
minuman, tetapi juga merabah ke semua bidang yang terdapat di hotel, baik di
dalam maupupun di luar bangunan hotel
B. SARAN
Untuk meningkatkan kualitas hotel, sangat penting untuk memperhatikan
sanitasi dan hygiene. Pihak hotel diharapkan mampu mengoptimalkan
penerapan sanitasi dan hygiene, tidak hanya di lingkup dapur tetapi juga
diunit-unit kerja lainnya, sehingga derajat kesehatan dan keamanan pengguna
jasa produk hotel sebaik mungkin. Selain itu sebagai insan-insan pariwisata
juga diharapkan bisa menjaga dan meningkatkan kebersihan dan kesehatan
diri
19
DAFTAR PUSTAKA
20