SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pada An.D dengan Diare di Rumah Sakit Akademis
Ruangan Dahlia
Disusun oleh :
Nama : Charles Wison Lao
Nim : Ns2114901023
PROGRAM NERS KEPERAWATAN DAN NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
STELLA MARIS MAKASSAR
2020-2021
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Diagnosis Keperawatan : Diare
1. Pokok Bahasan : Pencegahan dan penanganan Diare di Rumah
2. Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian Diare
2. Penyebab Diare
3. Tanda dan Gejala Diare
4. Penangan diare dirumah
5. pencegahan diare
3. Sasaran : 1. An K
2. Orang tua
4. Metode : Ceramah
5. Media : Leaflet dan Flip Chart
6. Hari/Tanggal : 24 Januari 2022
7. Waktu :
8. Tempat : RS Akademis Jusuf Jauri / Kamar 9
Setting Tempat
D E
KETERANGAN:
A. Penyuluh
B. Pembimbing kampus
C. Pembimbing lahan (CI)
D. Pasien
E. Keluarga pasien
9. Evaluasi
a. Orang tua Pasien mampu menjelaskan pengertian, penyebab,tanda dan gejala
Diare
b. Orang tua Pasien mampu mengetahui penanganan Diare di rumah
c. Orang tua pasien mampu menjelaskan pencegahan Diare
10. Kegiatan penyuluhan
No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan peserta
1 3 menit Pembukaan : a. Menjawab salam
a. Membuka atau memulai b. Mendengarkan
kegiatan dengan mengucapkan c. Mendengarkan
salam d. Mendengarkan
b. Memperkenalkan diri danmemperhati-
c. Menjelaskan tujuan dari kan
penyuluhan e. Menjawab
d. Menyebutkan materi pertanyaan
penyuluhan
e. Bertanya kepada klien apakah
sudah mengetahui tentang
pencegahan dan penanganan
diare
2 15 menit Pelaksanaan penyampaian materi a. Mendengarkan
a. Menjelaskan tentang pengertian b. Menjawab
diare pertanyaan
b. Memberikan kesempatan c. Mendengarkan
kepada klien untuk bertanya d. Menjawab
c. Menjelaskan tentang penyebab pertanyaan
diare e. Mendengarkan
d. Memberikan kesempatan f. Menjawab
kepada klien untuk bertanya pertanyaan
e. Menjelaskan tentang tanda dan g. Mendengarkan
gejala diare h. Menjawab
f. Memberikan kesempatan pertanyaan
kepada klien untuk bertanya i. Mendengarkan
g. Menjelaskan tentang cara j. Menjawab
penularan diare pertanyaan
h. Memberikan kesempatan
kepada klien untuk bertanya
i. Cara menanggulangi diare
j. Cara mencegah terjadinya diare
3 5 menit Evaluasi : Menjawab
Menanyakan kepada klien tentang pertanyaan
materi yang telah diberikan dan
reinforcement kepada klien
4 2 menit Terminasi : a. Mendengarkan
a. Mengucapkan terimakasih atas b. Menjawab salam
peran dan sertanya
b. Mengucapkan salam penutup
MATERI PENYULUHAN
1. Pengertian
Diare adalah buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali
pada anak yang biasanya tinja encer, dapat berwarna hijau atau dapat
bercampur lender atau darah (Melvani et al., 2019).
Diare adalah kondisi BAB yang tidak normal yaitu lebih dari 3 kali sehari
dengan jenis tinja yang encer yang terkadang bercampur darah atau lendir, di
sertai mual muntah (Muhajir & Palupi, 2018).
Diare adalah buang air besar encer atau cair lebih dari 3 kali sehari.
2. Penyebab Diare
Adanya Infeksi virus dan bakteri pada saluran pencernaan
a. Faktor makanan dan minuman yang tidak sehat (makanan yang pedas,
makanan basi , beracun , makanan tidak di masak atau belum matang,
makanan yang tidak di cuci bersih, makanan yang terkontaminasi oleh debu,
lalat, kecoa dll)
b. Minuman : contoh air dari empang ,sungai atau mata air yang di simpan dalam
tempat yanag kotor
c. Faktor psikologis: rasa takut, cemas, terutama pada orang/ anak yang
memasuki usia remaja.
d. Faktor prilaku : tidak mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah
makan atau setelah BAB
e. Lingkungan yang kumuh atau kotor (Firmansyah, 2021).
3. Tanda dan Gejala
a. Kadang kadang disertai panas
b. Pada anak cengeng, gelisah tidak mau makan serta haus
c. Berak terus menerus kadang dsertai muntah
d. Bab lebih dari 4 kali sehari dengan konsistensi cair.
e. Penderita merasa haus, mulut dan lidah kering, tulang pipi menonjol, mata
cekung, ubun ubun tampak cekung pada anak.
f. Kulit perut bila di cubit kembali lebih dari 5 detik
g. Nafsu makan menurun, muka tampak pucat (Firmansyah, 2021).
4. Penanganan diare di rumah
a. Berikan larutan gula garam, sayur sop , atau oralit yang terbaik.
b. Utamakan larutan oralit atau cairan gula garam
Berikan oralit dengan cara:
1) 1 bungkus oralit masukkan kedalam 200 ml (1 gelas) air matang
2) Usia 1 tahun berikan 50 – 100 ml oralit setiap habis BAB
3) Berikan oralit sedikit-sedikit dengan sendok, jika anak muntah tunggu
hingga 10 menit, kemudian berikan lagi.
Cara membuat oralit di rumah
a) Cuci tangan pakai sabun lalu bilas dengan air
b) Sediakan satu gelas yang berisi air minum 200cc
c) Masukkan 1 sendok teh gula pasir dan seperempat sendok teh
garam dapur
d) Lalu diaduk rata sampe larut.
Fungsinya : larutan gula garam dapat mengganti cairan tubuh yang
hilang bersama tinja
c. Berikan zink untuk membantu elektroit pasien.
d. Apabila tidak membaik selama 2 hari segera larikan ke puskesmas atau
rumah sakit (Lestari et al., 2020).
5. Pencegahan diare
Menurut Prawati (2019), Cara mencegah diare antara lain adalah sebagai
berikut:
a. Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah BAB
b. Rajin mencuci tangan sebelum dan setiap habis bermain, memakai alas kaki
jika bermain di tanah.
c. Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
d. Pada anak yang menggunakan botol (dot), botol harus dicuci dan dimasak
setiap sebelum digunakan
e. Menjaga kebersihan makanan dengan cara menutup makanan siap saji
dengan rapat, agar terhindar dari lalat atau kecoa.
DAFTAR PUSTAKA
Firmansyah, Y. W. (2021). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada
Balita : Sebuah Review. Buletin Keslingmas, 40(1), 1–6.
[Link]
Lestari, R. D., Kusumawati, N., & Sudiarti, P. E. (2020). Tindakan Penanganan Diare
Pada Anak Di Desa Padang Mutung Kecamatan. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan
Masyarakat, 4(2), 282–287. [Link]
Melvani, R. P., Zulkifli, H., & Faizal, M. (2019). Analisis Faktor Yang Berhubungan
Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Karyajaya Kota Palembang.
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 4(1), 57.
[Link]
Muhajir, M., & Palupi, Y. D. (2018). Survival Analysis of Child Patient Diarrhea Using
Kaplan Meier Method and Rank Log Test. Jurnal Eksakta, 18(1), 74–84.
[Link]
Prawati, D. D. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Di Tambak Sari, Kota
Surabaya. Jurnal PROMKES, 7(1), 34. [Link]
45