Arthropoda secara bahasa berasal dari bahasa Yunani yakni Arthres = bersendi-sendi dan Podes,
sehingga Arthropoda adalah organisme yang memiliki kaki bersendi-sendi.
Filum Arthropoda merupakan filum yang memiliki anggota paling banyak dibandingkan filum lainnya.
Anggota pada filum ini meliputi organisme yang merayap Centipede dan Milepede antara lain cacing dan
ulat, berjalan Arachnida antara lain kalajengking hingga terbang Serangga antara lain kupu-kupu dan
lalat.
KELAS INSECTA
Insecta (insecti = serangga) meliputi 90% dari sekitar satu juta Arthropoda. Banyak anggota
hewan kelompok ini yang sering di jumpai di lingkungan sekitar kita, misalnya nyamuk, lalat,
kupu-kupu, capung, semut, jangkrik, belalang dan lebah. Anggota kelompok kelas Insecta sangat
beragam, namun memiliki cirri khusus, yaitu kakinya berjumlah enam buah. Oleh karena itu,
Insecta dinamakan juga Hexapoda (hexa = enam, podos = kaki)
Insecta dapat hidup di berbagai habitat, yaitu di air tawar, laut dan darat. Hewan ini merupakan
satu-satunya kelompok invertebrate yang dapat terbang. Insecta ada yang memakan sisa
organisme, beberapa jenis hidup parasit dalam tubuh tumbuhan, hewan, termasuk manusia. Jenis
lainnya hidup secara simbiosis dengan organisme lain.
Ciri-ciri :
• Hewan yang kaki beruas-ruas, tubuhnya juga beruas-ruas.
• Tubuh dapat dibedakan dengan jelas antara kaput (kepala), toraks (dada) dan abdomen
(perut).
Kaput memiliki organ indera yang berkembang baik, yaitu adanya sepasang antena sebagai alat
peraba, mata majemuk (mata faset), dan mata tunggal (oseli). Mata majemuk adalah mata yang
terdiri dari banyak inti focus. Mata tunggal adalah mata yang hanya memiliki satu inti focus.
Reproduksi:
Organ kelamin Insecta berumah dua. Alat kelamin terletak pada segmen terakhir
abdomen. Fertilisasi terjadi secara internal. Beberapa insecta meletakkan telur pada
tumbuhan yang akan menjadi makanan bagi Insecta muda. Insecta lainnya menggunakan
tubuh Insecta jenis lainnya untuk mengasuh keturunannya.
• Sebagian besar Insecta mengalami perubahan ukuran tubuh dan perubahan bentuk saat
berkembang dari muda menjadi dewasa. Perubahan ini di sebut Metamorfosis. Ada 2
macam metamorfosis pada Insecta, yaitu metamorfosis tidak sempurna dan metamorfosis
sempurna.
• Metamorfosis tidak sempurna (hemimetabola) adalah tahap perkembangan Insecta di
mana Insecta muda yang menetas mirip dengan induknya, tetapi ada organ yang belum
muncul, misalnya sayap. Sayap tersebut akan muncul perlahan demi sedikit hingga
dewasa. Insecta muda tersebut disebut nimfa.
• Metamorfosis sempurna (holometabola) adalah perkembangan Insecta dengan setiap
tahap menunjukkann perubahan bentuk yang sangat berbeda. Tahap perkembangannya
adalah telur – larva – pupa – dewasa.
Metamorfosis Sempurna = Telur -larva - pupa – imago.
Metamorfosis Tidak Sempurna= Telur- Nimfa –Imago.
Klasifikasi Insecta