0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan7 halaman

Pengertian dan Fungsi Search Engine

1. Search engine adalah program yang mencari dan mengidentifikasi informasi di database sesuai kata kunci pengguna dan menampilkan hasilnya. 2. Search engine melakukan crawling untuk mengindeks alamat dan konten situs web, indexing untuk mengelompokkan informasi, dan ranking untuk menampilkan hasil pencarian berdasarkan relevansi. 3. Google adalah search engine terbesar dengan pangsa pasar lebih dari 70% diikuti oleh Bing dan Baidu.

Diunggah oleh

dhi ratamahatta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan7 halaman

Pengertian dan Fungsi Search Engine

1. Search engine adalah program yang mencari dan mengidentifikasi informasi di database sesuai kata kunci pengguna dan menampilkan hasilnya. 2. Search engine melakukan crawling untuk mengindeks alamat dan konten situs web, indexing untuk mengelompokkan informasi, dan ranking untuk menampilkan hasil pencarian berdasarkan relevansi. 3. Google adalah search engine terbesar dengan pangsa pasar lebih dari 70% diikuti oleh Bing dan Baidu.

Diunggah oleh

dhi ratamahatta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEARCH ENGINE

Pengertian Search Engine


Search engine adalah program yang mencari dan mengidentifikasi informasi di dalam
database yang sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. 
Database ini berisi alamat dan koten situs-situs tertentu yang ada di World Wide Web
(WWW). 
Setelah mendapatkan informasi yang diminta, search engine akan menampilkan
hasilnya pada search engine result page (SERP). Semakin baik kerja search engine,
semakin relevan informasi yang akan ditampilkan.
Sebagai program online, search engine berjalan memanfaatkan jaringan internet. Baik
pada saat pengguna internet mengaksesnya maupun saat search engine menggali informasi
tentang berbagai konten website di seluruh dunia.
Fungsi Search Engine Secara Umum
Secara singkat, fungsi search engine adalah menyediakan informasi berdasarkan kata
kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Fungsi ini sesuai dengan cara kerja search engine
yaitu mendaftar/mengindeks/mendata (atau biasa dikenal dengan crawling) situs yang ada
di internet.
Meskipun tidak semua situs yang aktif berada di indeks pencarian search engine, tapi
banyak pemilik situs web dengan sengaja membiarkan situsnya terindeks oleh search
engine.
Tujuannya, jika seseorang mencari situs di search engine maka situs webnya akan muncul
di hasil pencarian. Menariknya, ini akan dapat menjadi salah satu teknik pemasaran produk
(marketing) yang keren.
1. Mengindeks Alamat dan Konten di Situs Web
Fungsi search engine yang pertama adalah untuk mengindeks alamat dan konten situs
web yang berada di jaringan internet. “Bot” atau “Crawler” yang ada di search engine
menjelajahi internet dan mendata situs web melalui alamatnya hyperlink-nya.
Setelah menjelajah, data yang diperoleh disimpan dan menghasilkan daftar indeks situs
web yang sangat besar. Salah satu search engine terbesar di dunia, Google, di tahun 2017
saja sudah mempunyai lebih dari 130 triliun halaman situs web.
Tidak semua halaman situs web dicatat oleh search engine. Pada hasil pencarian,
hanya halaman-halaman tertentu saja yang ditampilkan. Hanya halaman situs web yang
diberikan izin oleh pemilik situs saja yang dapat di-crawling.
2. Menyediakan Informasi Melalui Kata Kunci
Apa yang dilakukan search engine setelah memperoleh informasi dan konten dari
berbagai situs web tersebut? Tentu saja untuk memudahkan pengguna internet untuk
memperoleh informasi yang dicari.
Saat ini kebanyakan orang akan mencari informasi melalui mesin pencari. Terhitung,
setiap hari lebih dari 4 milyar pencarian yang dilakukan di mesin pencari Google.
Setidaknya, tidak kurang dari 40 ribu pencarian dilakukan setiap detiknya dan akan terus
bertambah seiring bertambahnya pengguna internet.
Hampir seluruh informasi, semua ada di mesin pencari seperti Google. Semakin
banyak pengguna menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi, maka peluang
untuk memasarkan produk semakin terbuka melalui internet. Itulah kenapa, saat ini banyak
orang menggunakan media online sebagai sarana promosi produk atau memasarkan
produk mereka.
3. Media Pemasaran
Fungsi search engine yang sekarnag banyak dipelajari adalah sebagai media
pemasaran.
Bertambahnya jumlah pengguna dengan pencarian yang fantastis setiap detiknya membuat
mesin pencarian menjadi media pemasaran modern saat ini. Pengguna dapat mencari apa
saja melalui mesin pencari, termasuk barang-barang yang ingin mereka beli. Mesin pencari
membuat pencarian informasi semakin mudah.
Pemilik usaha hanya tinggal membuat konten yang menarik, dan membuatnya
terindeks oleh mesin pencari. Setelah itu, tinggal menunggu beberapa saat bisa jadi
beberapa hari sampai dengan mesin pencari mengenalinya. Setelah itu, setiap orang yang
melakukan pencarian dengan kata kunci tertentu akan menampilkan produk atau konten
yang pemilik usaha buat.
Sebagai contoh, ketika pengguna melakukan pencarian di Google Search Engine
dengan kata kunci  “Hosting Indonesia”, maka akan muncul konten atau layanan yang
berhubungan dengan hosting indonesia. Anda juga dapat membayar penyedia mesin
pencari untuk mendapatkan prioritas pada saat pengguna melakukan pencarian
menggunakan kata kunci tertentu.
Content marketing menjadi metode pemasaran yang menarik untuk dipelajari dan
digunakan. Para pengusaha dan pemilik usaha sudah mulai sadar peran dari mesin pencari
sebagai media pemasaran yang menarik untuk dicoba. Sudahkah siapkah Anda untuk
mencobanya juga?
Tidak hanya Google, ada beberapa mesin pencari yang bisa Anda coba untuk memasarkan
produk atau layanan. Hanya saja, untuk saat ini mesin pencari yang paling banyak
penggunanya adalah Google. Jadi, bisa dibilang Google adalah medan perang marketing
online saat ini.
Cara Kerja Search Engine
Search engine bekerja dalam 3 tahapan utama: crawling, indexing dan ranking. Mari
pelajari satu per satu. 
1. Crawling
Pada tahapan ini search engine melakukan proses pengumpulan data untuk disimpan
di database mereka. Langkah ini dilakukan bahkan sebelum pengguna mengakses website
search engine tersebut. 
Robot dari mesin pencari (crawler)akan menjelajahi website di seluruh dunia dan
mencari konten baru untuk dikumpulkan di database. Selain itu, crawler tersebut juga akan
mencari konten yang diupdate dan menyimpan versi terbaru dari konten tersebut.
Namun, bukan berarti search engine akan menyimpan versi asli konten tersebut.
Crawler hanya akan mengikuti tautan demi tautan yang ada di sebuah website. Tautan
tersebut bisa saja berupa artikel, dokumen PDF, gambar, video dan lainnya 
2. Indexing
Setelah banyak informasi di database, search engine akan melaksanakan proses
indexing. 
Sesuai namanya, proses ini akan mengelompokkan informasi sesuai dengan kategori
yang sama. Tujuannya untuk memudahkan menampilkan hasil ketika diminta oleh
pengguna internet. 
Kategori dalam proses indexing bisa meliputi bahasa yang digunakan, lokasi
pencarian, dan lainnya. Dengan cara ini, proses pencarian di database dapat dilakukan
dengan cepat. Sebab, tak perlu mencari keseluruhan data yang dimiliki untuk tiap
permintaan.
3. Ranking
Langkah berikutnya adalah menampilkan hasil pencarian sesuai dengan urutan. Proses
ini disebut ranking. 
Meskipun search engine bisa memberikan hasil hingga jutaan daftar, kenyataannya
95% pengguna internet hanya melihat hasil yang muncul di halaman pertama saja!
Dengan data tersebut, search engine berusaha untuk menampilkan hasil terbaik dan
paling relevan di halaman pertama. Alasannya, jika pengguna tidak berhasil menemukan
informasi yang diperlukan, bisa-bisa mereka tidak mempercayai search engine lagi. 
Di sisi lain, bagi bisnis, berada di halaman pertama search engine result page (SERP)
adalah faktor penting bagi peningkatan bisnis. Tak heran, banyak upaya peningkatan
optimasi mesin pencari (SEO) yang terus dilakukan. 
Macam – Macam Search Engine
Di seluruh dunia, Google tentu merupakan search engine terbesar. Di bawahnya baru
kita mengenal nama lain seperti Bing, Yahoo!, bahkan Duck Duck Go.
Selain itu, ada search engine yang populer di negara tertentu saja, misalnya Baidu
(Cina), Yandex (Rusia), and Naver (Korea Selatan). 
Bagaimana prosentase penggunanya? Berikut ini data terbaru yang kami rangkum dari
NetMarket Share:
1. Google (71.24%)

Google menguasai setidaknya 71.24% pencarian desktop di seluruh dunia. Sedangkan


pencarian mobile tidak kurang dari 92.33% pencarian.
Saking banyaknya pengguna yang memanfaatkan Google sebagai mesin pencari,
[Link] menjadi situs yang paling banyak dikunjungi berdasarkan Alexa Ranking.
2. Bing (12.69%)
Bing adalah mesin pencari yang dikembangkan
oleh Microsoft. Mesin pencari ini setelah Microsoft
mengembangkan beberapa sistem pencari lain seperti
MSN Search, Windows Live Search, dan Live
Search. Perubahan ini tak lain adalah untuk
menyaingi saingan terbesar mereka, yaitu Google.
Bing merupakan mesin pencari default yang ada di sistem operasi Windows. Sampai
dengan saat ini, pangsa pasarnya sampai dengan saat ini sudah lebih besar dari Yahoo!.
3. Baidu (11.36%)

Didirikan tahun 2000, Baidu menjadi situs pencarian yang populer di Cina. Baidu
selalu melayani bermilyar pencarian setiap bulannya. Angka tersebut tak banyak
berubah meskipun Baidu hanya fokus pada segmen lokal saja. Hal ini tentu berbeda
dengan strategi yang diterapkan oleh Google. Baidu dikabarkan menguasai tak kurang dari
80% pasar pencarian online di China. Sedangkan Google, hanya mendapatkan 10% saja. 
4. Yahoo! (2.15%)

Gerbang terbukanya dunia teknologi informasi salah satunya adalah Yahoo!.


Perusahaan yang ‘dulu’ sempat besar ini sudah mulai hilang peminatnya. Di tahun 2000-an
layanan ini menjadi layanan yang sangat terkenal. Mengenalkan pengguna mengenai
email, chat, dan program mesin pencarian.
Sampai dengan saat ini Yahoo hanya menyisakan pangsa pasar sebesar 2.15%, sangat
jauh dibandingkan Google yang dulunya sempat ditawarkan ke Yahoo.
5. Yandex (1.50%)
Yandex, perusahaan yang berada di Rusia ini
juga mengembangkan mesin pencari sendiri
yang bernama Yandex Search. Mesin pencari ini
memproses lebih dari 4.5 milyar pencarian
setiap bulannya. Pangsa pasar di seluruh dunia sebesar 1.50%, sangat jauh dibandingkan
dengan Google.
Yandex lebih populer di kalangan orang Rusia. Ini menjadi kebangga tersediri bagi
orang-orang di sana. Meskipun sudah ada Google yang menjadi raja mesin pencari di
seluruh dunia.
Komponen Search Engine
Search engine terdiri atas lima komponen, yaitu:
1. Query Interface
Query interface adalah komponen penting pertama yang merupakan bentuk tampilan
atau format situs yang menyediakan fasilitas searching engine. Bentuk yang paling
sederhana adalah tersedianya sebuah kotak kosong di situs dimana user dapat menuliskan
data atau informasi yang ingin dicari (lihat situs [Link] atau [Link]). Yang
harus diketahui oleh user adalah bahwa tidak semua situs memiliki kemampuan yang sama
dalam membantu user untuk mengekspresikan jenis data atau informasi yang ingin dicari.
Dalam bahasa komputer cara mengekspresikan ini disebut sebagai query. Contohnya
adalah seseorang yang ingin mencari data atau informasi mengenai hal-hal yang berkaitan
dengan kesehatan ibu dan anak, dapat menggunakan query semacam: “kesehatan” and
“ibu” and “anak”.
2. Query Engine
Komponen kedua adalah Query Engine, merupakan sebuah program yang bertugas
untuk menterjemahkan keinginan user ke dalam bahasa yang dimengerti oleh mesin
komputer. Secara teknis, perusahaan-perusahaan penyedia searching engine berlomba-
lomba membuat query engine yang baik sehingga selain tepat dalam mengekspresikan
keinginan user, dapat pula melakukan tugas pencarian secara cepat.
3. Database
Database pada dasarnya merupakan kumpulan atau daftar dari dokumen maupun arsip
dari seluruh situs yang ada di internet. Semakin besar skala internet, akan semakin besar
pula kapasitas penyimpan yang dibutuhkan.
4. Spider
Spider merupakan komponen terpenting dalam sebuah searching engine. Secara
berkala dan kontinyu, spider akan mendata setiap situs yang ada di internet, baik yang baru
maupun yang lama. Terhadap masing-masing situs, selain alamatnya, akan diambil kata-
kata kunci dari arsip maupun dokumen yang ditemukan. Katakanlah dari situs
[Link] akan diambil setiap kata pada kalimat judul artikel, disinilah sebenarnya
persaingan antara situs terjadi, yaitu strategi dan teknik apa yang dipergunakan dalam
melakukan sampling terhadap kata-kata yang akan menjadi kunci dalam pencarian arsip
dan dokumen.
5. Indexer
Indexer merupakan sebuah program untuk mempercepat proses pencarian. Filosofi
yang dipergunakan mirip dengan prinsip penggunaan indeks pada kamus atau buku-buku.
Perang antar situs pun terjadi di sini, karena teknik melakukan indeks akan sangat
berpengaruh terhadap kecepatan pencarian data atau informasi. Biasanya yang terjadi di
sini adalah adu algoritma (alur logika sebuah program) antar para programmer yang
direkrut oleh masing-masing perusahaan.
Kesimpulan
Search engine (mesin pencari) menjadi teknologi yang sangat berguna beberapa tahun
ini. Tidak menutup kemungkinan, teknologi ini akan semakin berkembang dan menjadi
solusi dari permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan informasi.
Fungsi-fungsi search engine yang semakin berkembang dan bertambah mampu
menawarkan kemudahan pengguna untuk memperoleh informasi. Bahkan ketergantungan
terhadap mesin pencari bisa terjadi, karena kebanyakan orang ketika ingin mencari
informasi melalui internet masuk melalui pintu mesin pencari.
Pengguna yang sangat banyak membuat mesin pencari menjadi peluang tersendiri
untuk memasarkan produk atau jasa bagi pemilik usaha atau perusahaan. Melalui situs web
atau media sosial.
Sebuah situs web tentu saja membutuhkan server web hosting atau Virtual Private
Server (VPS) untuk menyimpan data-datanya. Tak ada salahnya mencoba untuk
memasarkan produk melalui mesin pencari dengan menggunakan hosting indonesia yang
handal.

Common questions

Didukung oleh AI

Search engines have evolved into critical tools for global information dissemination by expanding their indexing scope, improving speed, and enhancing user experience through sophisticated algorithms . Factors driving this evolution include the exponential growth of web content, which necessitates more efficient methods to index and retrieve relevant information, and increased user demand for precise and timely search results . Additionally, the push from businesses seeking online visibility has fueled enhancements in search engine optimization (SEO) techniques and the development of personalized search results to better align with user preferences and past behaviors .

The components of a search engine work cooperatively to retrieve and rank information as follows: The query interface allows users to input search terms . The query engine translates these terms into a format suitable for processing by the search engine . Simultaneously, crawlers (spiders) systematically gather and update web data, feeding this into the search engine's database . The indexer categorizes this accumulated data, facilitating quick retrieval during searches . Finally, the search engine utilizes ranking algorithms to deliver results based on relevance and authority, displaying them in order of importance on SERPs .

Search engines contribute to digital marketing by providing a platform where businesses can reach a vast audience searching for products and services online. With the vast number of daily searches, search engines allow businesses to target and capture potential customers by optimizing web content and leveraging keywords . This increases the likelihood of appearing on the first page of search engine result pages (SERPs), which is crucial since a large percentage of users do not go beyond the first page . Search engines also facilitate paid search advertising, enabling businesses to secure visibility for targeted queries .

Search engines use crawling to discover and collect data from websites through internet bots known as "crawlers." These crawlers explore the web and follow links, indexing new and updated content that they find . Once a significant amount of data is collected, the indexing process organizes this information by categorizing it according to similarities such as language and location . This structured organization enables search engines to quickly retrieve and display relevant results when a user inputs a query, ensuring the efficiency and relevance of the search engine’s function .

Key challenges faced by search engines in providing accurate and relevant search results include handling vast amounts of constantly changing web data, managing spam content, and addressing the "filter bubble" effect caused by personalized search algorithms that may inadvertently limit exposure to diverse information sources . Additionally, balancing speed and relevance while indexing a proliferating amount of web pages poses a technical constraint, as does dealing with multilingual and context-sensitive queries . Lastly, search engines must continually refine ranking algorithms to prevent manipulation by black-hat SEO practices .

Google is considered the dominant search engine due to its extensive global use, accounting for 71.24% of desktop searches and 92.33% of mobile searches . This dominance is attributed to Google's advanced algorithms, comprehensive indexing, and user-friendly interface . Its market dominance impacts other search engines by setting a high standard for search accuracy and speed, compelling competitors like Bing, Yahoo!, Baidu, and Yandex to innovate and differentiate themselves in specific markets to capture niche audiences . This status also makes Google a crucial platform for digital marketing and business visibility efforts worldwide .

Search engines significantly influence consumer behavior by simplifying access to product information and consumer reviews, thus impacting purchasing decisions . Consumers often start their purchasing journey by researching potential products and services, relying heavily on search engine results to evaluate their options . The ability of a business to appear prominently in search results can enhance its perceived credibility and relevance, thus increasing the likelihood of consumer engagement and potential sales . Additionally, targeted keyword advertising can shape consumer perceptions and drive interest in specific brands or products .

Web crawlers and spiders play an essential role in search engine functionality by continually scanning and indexing the Internet to update the search engine's database with new and modified content from websites . They follow hyperlinks to reach various resources, which they index based on metadata and page content . However, their limitations include the inability to access "invisible web" content, such as database-driven websites without proper indexing, and respecting robots.txt files that limit their access to certain websites or pages .

Regional preferences for search engines stem from cultural, linguistic, and technical factors. For instance, Baidu dominates in China due to its tailored approach to local content and its alignment with government regulations . Meanwhile, Yandex is preferred in Russia because it offers substantial support for the Russian language nuances and local context . On the other hand, Google’s widespread dominance is primarily due to its global reach and comprehensive indexing and ranking capabilities, making it the go-to search engine in most other regions . These differences highlight the importance of search engines accommodating regional needs and user behaviors.

Businesses can increase website visibility by optimizing their content for search engines through Search Engine Optimization (SEO) techniques. This involves ensuring that their websites are indexed and ranked favorably by incorporating relevant keywords, improving site structure, and increasing site speed . Additionally, businesses can utilize content marketing to create engaging and informative content that matches user search intents, making it more likely to appear in search results . Another strategy is paying for advertisements to appear prominently when specific keywords are searched .

Anda mungkin juga menyukai