0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan49 halaman

Indikator Kinerja Puskesmas Serang 2020

Keputusan ini menetapkan indikator mutu dan kinerja pelayanan puskesmas di Kabupaten Serang tahun 2020, mencakup indikator administrasi, upaya kesehatan masyarakat, layanan klinis, dan keselamatan pasien serta standar pelayanan minimal. Indikator dan targetnya terlampir sebagai bagian tak terpisahkan."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan49 halaman

Indikator Kinerja Puskesmas Serang 2020

Keputusan ini menetapkan indikator mutu dan kinerja pelayanan puskesmas di Kabupaten Serang tahun 2020, mencakup indikator administrasi, upaya kesehatan masyarakat, layanan klinis, dan keselamatan pasien serta standar pelayanan minimal. Indikator dan targetnya terlampir sebagai bagian tak terpisahkan."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INDIKATOR MUTU DAN KINERJA PELAYANAN PUSKESMAS

KABUPATEN SERANG TAHUN 2020


KESEHATAN KABUPATEN SERANG

NO INDIKATOR KETERANGAN
bahwa dalam upaya untuk meningkatkan Mutu Pelayanan puskesmas
perlu ditetapkan Indikator Mutu dan Kinerja Pelayanan Puskesmas ,
bahwa untuk menjamin kinerja pelayanan Puskesmas perlu dilakukan
pengukuran terhadap Indikator mutu dan Kinerja Pelayanan
1 Menimbang
Puskesmas,
bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b perlu
menetapkan keputusan Kepala Dinas Kesehatan tentang Indikator
Mutu dan Kinerja Pelayanan Puskesmas,
Undang - undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang
Praktek Kedokteran,
Undang - undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan,
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tentang
Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktek Mandiri
Dokter dan Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi,
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun
2016 tentang Manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat:
2 Mengingat Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun
2017 tentang
Peraturan Keselamatan
Menteri Pasien,
Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun
2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan,
Peraturan Mentern Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun
2019 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan,
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun
2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

MEMUTUSKAN
INDIKATOR KETERANGAN
KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN
SERANG TENTANG INDIKATOR MUTU DAN KINERJA
MENETAPKAN PUSKESMAS DI KABUPATEN SERANG
Indikator Mutu dan Kinerja Pelayanan Puskesmas yang
ditetapkanmeliputi Indikator Kinerja Administrasi dan Manajemen
KESATU (Admen), Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), Mutu Layanan
Klinis dan Keselamatan Pasien (UKP) dan Standar Pelayanan
Minimal (SPM):

Indikator Mutu dan Kinerja Pelayanan Puskesmas, cara perhitungan


KEDUA dan Targetnya terdapat dalam lampiran keputusan ini yang menjadi
bagian tidak terpisahkan,

KETIGA Puskesmas diperbolehkan menambah Indikator Mutu dan Kinerja


yang disesuaikan dengan Jenis Pelayanan yang diberikan:
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
KEEMPAT ketentuan akan dilakukan perubahan dan/atau perbaikan sebagaimana
mestinya apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapannya.
MAS
INDIKATOR MUTU DAN KINERJA PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN SERANG

1. INDIKATOR KINERJA UPAYA KESEHATAN PERORANGAN (UKP) DAN INDIKATOR KESELA


LAYANAN INDIKATOR STANDAR TARGET

NO. UNIT LAYANAN INDIKATOR


1 Pelayanan Gawat Darurat Input 1
2
Proses 3
4
5
6
7
Outout 8
9
Out Come 10

2 Rawat Jalan Input 1


Proses 2
3
4
Outvut 5
6
7
Outcome 8
3 Pelayanan Gigi Input 1
2
Proses 3
5
6
OutDut 7
Outcome 8
4 Rawat lnap Input 1
Proses 2
3
4
5
Output 6
7
8
Outcome 9
5 Pelayanan Persalinan Input 1
2
Proses 3
4
5
Outout 6
Outcome 7

6 Pelayanan Laboratorium Input l


2
3
4
5
Proses 6
7
8
9
10
11
12
13
Output 14
15
Outcome 16

7 Pelayanan Kefarmasian Input 1


Proses 2
3
4
5
6
Output 7
8
9

10

Outcome 11

8 Pelayanan Pendaftaran Input


clan Rekam I

Proses 2
3
4
Output 5
6
Out Come 7
9 Pelayanan Konseling Input I.
2
Proses 3
Out Put 4
Outcome 5
10 Pengelolaan Limbah lnout I.
Proses 2
Outout 3
Outcome 4
5
II Pelayanan Laundry Input I.
Proses 2
Outout 3
Outcome 4
12 Pencegahan dan Input
pengendalian infeksi (PPI) I.

2
3
Proses 4
Output : 5
Outcome: 6
13 Keselamatan pasien Pengurangan resiko pasien
jatuh 1
Pengurangan resiko infeksi
2

Tidak salah prosedur


tindakan 3

Ketepatan identifikasi pasien


4

Peningkatan komunikasi
efektif 5
Peningkatan keamanan obat
yang perlu diwaspadai (high 6
alert)
ELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN SERANG TAHUN 2020

N PERORANGAN (UKP) DAN INDIKATOR KESELAMATAN PASIEN UNIT


AN INDIKATOR STANDAR TARGET

STANDAR TARGET
Layanan dilakukan oleh petugas terlatih 90%
Ketersediaan Peralatan, Sarana prasarana dan obat memenuhi standar 100%
Kepatuhan nakes terhadap SOP Pelayanan Gawat Darurat 100%
Waktu tanggao pelavanan < 5 menit 100%
Response time pelayanan ambulance untuk Rujukan Gadar < 30 100%
menit
Pelayanan UGD 24 jam 100%
Kelenl!kapan Pengisian inform Consent 100%
Anl!ka rujukan UGD ke RS 15%
Keoatuhan tenaga terhadap SOP 100%
Kepuasan pelanggan 90%

Keputusan klinis dan rencana Iayanan klinis dilakukan oleh dokter 90%
Waktu tunggu < 45 menit 100%
Penulisan resep sesuai formularium puskesmas 100%
Kepatuhan Nakes Terhadap SOP Pelayanan Rawat Jalan 100%
Angka Rujukan Non Spesialistik s 5%
Angka Kontak <!150%
Penyakit Tidak Menular Hypertensi terkendali 50%
Kepuasan pelanggan > 80%
Pelayanan yang dilakukan oleh Dokter Gigi 100%
Ketersediaan Formulir Odontogram 100%
Kepatuhan terhadap SOP Pelayanan gigi 100%
Rasio Gigi Tetap vang ditambal teihadap gigi yang di cabut 100%
Bumi! yang Mendapat Perawatan Kesehatan Gigi 60%
Kesesuaian antara diagnosa demzan therapi 100%
Kepuasan uelanaoan > 80%
Keputusan klinis dan rencana layanan klinis dilakukan oleh 90%
Kenatuhan terhadap SOP Pelayanan Rawat Inap 100%
Ketepatan waktu pemberian makanan kenada pasien 100%
Asuhan keperawatan dilakukan dan didokumentasikan 100%
Visite Pasien Rawat Inao dilakukan Dokter 90%
An1>ka ruiukan oasien ranao ke RS < 15%
Lamanya perawatan (LOS) s 3 hari
Anllka BOR Puskesrnas :! 65%
Kepuasan pelanaoan > 80%
Persalinan ditolong oleh tenaga Kesehatan terlatih Persalinan 100%
(minimal
PersalinanNakes
dengan2 orang)
penyulit dilakukan oleh tenaga terlatih PONED 50%
Pelaksanaan!MD pada setiap ibu dan bayi lahir sehat 100%
Kepatuhan terhadap SOP Pelayanan persalinan 100%
Pelayanan Imunisasi HB-0 (BBL Sehat) 100%
Pelayanan Persalinan sesuai standar 100%
Kepuasan pelanggan > 80%

Pelayanan dilakukan oleh A1LM 90%


Performa Peralatan baik 100%
Peralatan terkalibrasi 100%
Reagent belum ED 100%
Ruangan sesuai Standar 100%
Metode Analisa sesuai Standar 100%
Anl!.ka kegagalan Plebotomi kurang dari 5 % 100%
Waktu tunggu hasil pemeriksaan darah rutin maksimal 90 menit 100%
Waktu tunggu hasil pemeriksaan kimia darah maksimal 4 jam 100%
Tidak adanya kesalahan pemberian hasil pemeriksaan laboratorium 100%
Kepatuhan Nakes terhadap SOP Pelavanan Laboratorium 100%
Pelaksanaan PMI setiap Hari 100%
Keikutsertaan PME minimal 1 tahun sekali 100%
Pasien memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium yang Akurat 100%
Pasien memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium tepat waktu 80%
Kepuasan Pelanggan sesuai PermenPan no.14 tahun 2017 > 80%

Layanan dilakukan oleh Apoteker 90%


Waktu tunggu pelayanan Obat Racikan <45 menit (maksimal) 100%
Kepatuhan Nakes terhadap SOP Pelayanan kefannasian 100%
Waktu tunggu pelayanan Obat Non Racikan <30 mnt 100%
Ketersediaan obat sesuai formularium Puskesmas (Sesuai ForNas) 100%
Tidak adanya keiadian kesalahan pemberian obat 100%
Pasien memperoleh obat sesuai resep 100%
Penggunaan Obat Rasional 88%
Ketersedian obat sesuai pola penyakit 100%
Tidak ada kekosongan obat 100%

Kepuasan pelanggan > 80%

Pelayanan rekam meclik dilakukan oleh petugas terlatih 90%

Waktu tunggu pendaftaran < 15 menit 100%


Penvediaan Rekam Meclik Rawat Jalan < I O menit
Kelengkapan clan ketepatan identitas pasien 100%
Kelengkapan pengisian Informed Concent 100%
Kelengkapan pengisian rekam meclik <24 jam setelah selesai 100%
pelayanan
Keouasan pelanggan > 80%
Pelayanan dilakukan oleh petugas terlatih 90%
Tersedianya lembar balik KIE 100%
Kepatuhan Nakes terhadap SOP Pelayanan Konseling 100%
Semua Pasien mendapatkan pelayanan Konseling 100%
Kepuasan pelanggan > 80 %
Dilakukan oleh petugas terlatih 90%
Pen<>elolaan Limbah sesuai SOP 100%
Kepatuhan Petugas terhadap SOP pengelolaan limbah 100%
keselamatan petugas 80%
Keselamatan pasien 80%
Dilakukan oleh petugas terlatih 90%
keoatuhan Petugas terhadap SOP 100%
Ketepatan waktu penyediaan linen untuk ruang rawat inao 100%
Kenuasan Pelan1rnan > 80%
Semua nakes di pelayanan menggunakan APD sesuai dengan 100%
tingkat
resiko
Tersedia APD di setiap unit layanan 100%
Tenaga kesehatan terlatih PPI 100%
Kepatuhan Nakes terhadap SOP PPI 100%
PPI berjalan baik (Hasil Monev) 100%
Keselarnatan petugas clan pasien 100%
100%
Tidak terjadi pasien jatuh di Puskesmas

100%
Kepatuhan petugas melakukan CTPS dalam pelayanan

100%
Kepatuhan Nakes terhadap SOP tindakan

Ketepatan identifikasi dengan pemakaian gelang identitas pasien 100%


ranap/bersalin!UGD
Instruksi Verbal Via Telepon di Luar Jam Kerja yang di Read Back 100%
dan Ditandatangani dalam 3 x 24 Jam
100%
Kepatuhan Pemberian Label Obat High Alert Oleh Farmasi
I. INDIKATOR KINERJA MANAJEMEN PUSKESMAS

Skala Nilai Hasil


No Jenis Variabel Definisi Operasional
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(I) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Manajemen Umum

50% Dinkes Kab/Kota 100% Dinkes Kab/Kota


I .Ijin Operasional Puskesmas memillki perijinan yang berlaku (permenkes no Belum
Puskesn1as 43/2019) mengajuk an ijin
melakukan verifikasi berkas melakukan verifikasi berkas Sudah ada ijin operasional .....
persyaratan persyaratan

Pendaftaran Puskesmas dengan membuat


pengajuan registrasi kepada [Link] Kab/
Belum 50o/o Pusk yang
[Link] Kota, fotocopi izin Puskesma.'i, Profit, 100% pusk yg sdh diajukan
Puskesmas Laporan kegiatan 3 ( tiga) bulan terakhir
mempersi apkan diverifikasi oleh Dink:es
[Link] di prop
Ada bukti registrasi .....
akreditasi kab/kota
sebelum pengajuan bagi Puskesmas barui
setelah Tahun 2014

tidak ada ada visi,misi,tata nilai clan


[Link], misi, tata nilai, ada visi,misi,tata nilai dan
Sesuai visi,misi,t ata nilai tujuan, fungsi pusk, np beium ada, dokumen lengkap dan
tujuan dan fungsi
permenkes no 43/2019 dan tujuan, fungsi
tujuan, fungsi pusk, t1p
ada SK Ka Pusk dan dipasang di pusk .....
Puskesmas belum ada SK Ka Pusk
pusk dipasang di pusk

[Link] Organisasi Tidak ada SK ttg


(SO) Puskesmas dengan Struktur organisasi Puskesmas dengan uraian tugas jabatan SO dan ada SK ka Pusk ttg so ada SK ka Pusk ttg SOdan
Ada SK Ka Pusk tentang SO
uraian tugas pokok clan karyawan sesual Permenkes 43/2019 uraian tugas ridak dan 50% uraian tugas 100% Uraian tugas karyawan
dan uraian tugas dilaksanaka ·····
karyawan n
tugas integrasi lengkap

Peraturan yang ditetapkan dan disepakati Peraturan internal Peraturan


tidak ada
[Link] internal bersama mengenai pelaksanaan operasional ditetapkan Ka Peraturan inetrnal di internal diketahui dan
Puskesmas Puskesmas yang bersifat mengikat dalam
peraturan
Pusk, belum ketahui 50% karyawan dilaksanaka no1eh seluruh .....
internal
lingkup Puskesmas ( tata tertib) disosialisasika n karyawan

tidak ada SK ttg adanya jenis pelayanan yang


jenis pelayanan Ada SK tentang jenis dipasang di Pusk dan
[Link] layanan dan SK Kepala Puskesnas tentang jenis pelayanan Ada SK tentang
dan media pelayanan, ridak. ada
media infonnasi dan media infonnasi pelayanan (brosur, flyer,
informasi yg media informasi yang
jenis pelayanan,dan media ada sarana .....
pelayanan papan pemberitahuan, poster) informasi yang ditetapkan komunikasi untuk
ditetapka ditetapkan
n mcnyampai akan wnpan balik

Alur yang bemtjuan rnomt>eri informasi


kepada masyarakat tentang tahapan pelayanan [Link]. pelayanan, ttp '[Link] pe)ayanan,_ pada 'Ull\.a!Rt pelayanan, pada
yang diberikan oleh Puskesmas, sehingga tidakada. alur posisi
[Link] Pelayanan
peJayanan
tdk pada
posisi yg tepat
.....
1nemudahk:an- masyar-akat dalam mencapai posisi yg tepat yg tepat serta diptthumi oleh
rna$ya_111_kat _
tujuan pengpbatan

8,,Peta wilayah l'l:ta yang menggambarkan data wnwn tentang ridak ada peta ada peta wilayah, dan ada
ada peta wilayah, ttp tidak ada peca wilayah, dan ada pera rawan
ke1ja dan Peta wilayah kerja l'uskesmas, meliputi keterangan wilayah kerja dan
ada peta rawan bencana peta rawan bencana bencana dan diketahui oleh .....
[Link] desa, batas wilayah, sarana prasarana dll rawan bencana seluruh karyawan

Denah bangunan,papan yang berfti·iJetttlt- r- denah bimgurnm, papan nama


9. Denah bangunan, ada denah haagunan; papan-
[Link]· untuk rnemberikan informasi ke rµ_CJ,JJ_g_an.d_a_11_
papan'nanta ruangan, 50o/O denah nama ruangan dan petunjuk
penunjuk arahjalur
masyark:i! tenla111t tempatllokasi pelayanan. tidak ada denal>
ada arah serta ja1ur evakuasi,
petunjuk arah serta jalur ..,,,
Jalur evakuasi untuk menunjukkan arah pintu evakuasi, diketahui oleh
evakuasi lengkap
keluar bila terjildi kebakaran masxarakat

Rencana sesuai visi, misi, tugas pokok dan ada .tidak sesuai visi, misi, ada , tidak sesuai ada .sesuai visi. misi, tugas
fungsi Puskesmas bedasarkan pada analisis tugas pokok dan visi. misi, tugas pokok dan pokok dan fungsi Ptiskesmas
[Link] 5
Oima) tahunan
kebutuhan masyarakat akan pelayanan Tidak ada fungsi Puskesmas,tid ak fmigsi Puskesmas,berdasar bedasarkan pada. analisis
.....
kesehatan sebagai upaya untuk meningkatkan benlasarkao pada analisis kan pada analisis kebutuhan kebutuhan masyarakat
derajat kesehatan masyarakat secara optimal kebutuhan masyarakat masyarakat

RUK (Rencana Usulan Kegiatan) Puskesmas


untuk tahun yad ( N+ l ) dibuat berdasarkan ada, disusun tidak
ada, disusun berdasarkan ada RUK dengan rincian
I L RUK Tahun analisa..situasit kebutuhan dan harapan Tidak ada berdasar:kan kebutuhan-
{n+l) masyarakat dan basil capaian kinefja, dokumen masyarakat dan hasil
kebutuhan mas..[Link] dokumcnny a lengkap dan .....
hasil K inerja ada pengesahan dari Ka Pusk
prioritas serta data 3 ( tiga) tahun yang lalu Kinerja
dan data survei

RPK (Rencana pelaksanaan Kegiatan)/ POA


(Plann of Activn) -atlttttth«ktkwnil rcncana Ada dokumen RPK
[Link]/POA Tidak ada
bulananltahunan
pelaksanaan hp_ln11n!
tahun___ya,n_g_djp_a_ai sebagai acuan
dokumen RPK - - disusun secara rinci sesuai
dengan usu1an yang disetujui
.....
pelaksanaan kegiatan program

I
I

Rai!lll LintM [Link] (LP) membahas review


kegiatan, pennasalahan LP. corrective action.
beserta tindak lanjutnya secara lengkap, Dol!
Ada,_<loktunep Dokumen
t.une11Aolanin-awal- tahun memuat tidak memuat evaluasi corrective action,dafar hadir,
13. Lokakarya Mini penyusunan POA, briefing penjelasan tidak ada bulanan pelaksanaan dokumen yang menindakla
bulanan (lokmin bulanan) program dari Kapus dan detail pelaksanaan dokumen kegiatan dan langkah
notulen hasil
ajuti basil lokmin bulan
.....
lokmin,undangan rapat
program ( target, strategi pelaksana) dan koreksi sebelumnxa
lokmin-tiap bulan lengkap
kesepakatan pegawai [Link].. Notulen
memuat evaluasi bulanan pelaksanaan keatan dan
lanJlkah koreksi.

Rapat lintas program dan


Lintas Sektor (LS) membahas review Ada, dokumen tidak: Ada Dokumen corrective Ada, dokumen yang
[Link] Mini kegiatan, [Link]!, carrectii'i! action, Tidak ada memuat evaluasi bulanan action,dafar hadir, notulen menindakJa njuti hasil
tribulanan (tokmin
beserta tindak lanjutnya secara lengkap dokumen pelaksanaan kegiatan dan basil lokmin,undangan rapat lokmin yang melibatkan .....
tribulanan)
tindak lanjutnya_ Dokumen memuat evaluasi langkah koreksi Jokmin lengkap penm-sfilac LS
kegiatan yang memerlukan peran LS
Rapat lintas program dan
Lintas Sektor (LS) membahas review Ada, dokumen tidak: Ada Dokumen corrective Ada, dokumen yang
[Link] Mini kegiatan, [Link]!, carrectii'i! action, Tidak ada memuat evaluasi bulanan action,dafar hadir, notulen menindakJa njuti hasil
tribulanan (tokmin
beserta tindak lanjutnya secara lengkap dokumen pelaksanaan kegiatan dan basil lokmin,undangan rapat lokmin yang melibatkan .....
tribulanan)
tindak lanjutnya_ Dokumen memuat evaluasi langkah koreksi Jokmin lengkap penm-sfilac LS
kegiatan yang memerlukan peran LS

[Link] Pembinaan Pustu , tidak ada adanya n1onitoring tetapi adanya monitoring dan Adanya Tindak lanjut
wilayah dan jaringan Polindes/Ponkesdes/Poskesdes oleh Ka Pusk, pembinaa
tidak a_da_eyaJuasi evaluasi basil monitoring mQnitQring. .....
Puskesmas dokter dan l'ena!!ggung_Jawab UKM_ n/monitor i.ng_

Survei me1iputi KB, persalinan di filskes,


bayi dengan imunisasi dasar leng_lo>P, Qayi
<lepgim AI_ eksklusif, balita ditimbang, Bukti survei lengkap;ada-
Bulai survei Jid!ik-
penderita TB, bipertensi dan gangguan jiwa laporttn- bukti surve lengkup; laporan,
16_ Survei Keluarga tidak ada lengkap,tidak
Sehut-
mendapat pengobatan, tidak: merokok, JKN,
survei· tidak ada dianalisa, beJum
, tidak ada dianalisa, b_eJµrn 311?1!_ - _!1 .....
aif-befsih-dan-jamban- sehat yang dilakukan
ada tindak: lanjut
a_ tin9_ak:. rencana tindak lanjut
oleh Puskesmas dan jaringannya Ianjut
,ada bukti survei, laporan, analisa dan
rencana tindak lanjut

Jumlolh-Nil.U·M1unljemen- Uiuum-Puskesm ..- (I)·

[Link] Pemberdayaan Masyarakat

ldentitikas.i-kebutuhan-dan- masyarakat
terbadap program, sebelwn menetapkan
Ada, dokumenKe rangka
upaya. basil identifikasi dianalisis untuk
acuan SMD, rcncan kegiatan,
[Link],[Link]. menyusun upaya. Tidak ada. Ad.a, dokumen,tidak.
Diri (SMD) Dokumen yang harus dilengkapi adalah dokumen lengkap
anallsis .....
masalah/keb utuhan
Kerangka Ai:uan ldentifikasi Kcbutuban
masyarakat lengkap
Masyarakat, kuesioner/instrumen SMD, SOP
identifikasi

[Link]
Masyarakat Desa(MMD) Upaya yang disusun disosiaJisasikan ke
forum/kelompok masyarakat thm lin ektor
untttk · memperoleh umpan balik Ada, dokumen tidak memuat Ada, dokumen Notulen bukti
todllldN>PelaksanJlllllJl!l•Y• dari mMyarakat Tidak: ada evaluasi pelaksanaan sosialisasi
Dolrumen hasil identifikasi umpan batik dan dokumen k-egiatan-dan- program k LS, RTL
.....
ada rencana tindak lanjut berupa rencana laogkah koreksi lengkap
kegiatan perboikan-upaya program
berdasarkan basil wnpan balik

3. Matrik Rencana
Kegiatan Peniberdayaan
Individu, Keluarga dan
Kelompok Matrik perencanaan yang berisi jenis
kegiataa., tujuan, sasanui, tempaillokasi, - Tidak ada Ada matrik , tidak Ada,
metode, petugas pelaksana, media, dana, dokumen diisi lengkal':! dokumen .....
waktu dan basil· kegiatan

Jumlah Nilai Manajemen


Pemberdayaan
Masyarakat (II)

[Link] Peralatan

SK dan uraian ada SK,


SK dan uraian tugas penanggung jawab tidak ada
I tugas pengelola
poralatan. dokumen - - uralan [Link] .....
P<!"alalll!I 1"'1gkap

SOP penggantian dan perbaikan alat yang


rusak, pel- petnitnittu· ill8trulll<tl; pemilahan
SOP
2 SOP peralatan alat yang bersih d_a,11_k_tr1!3 _ stJ!r;j_ 1. Tidak ada - - lengkap .....
pemeliharaan, perbaikan alat dan kaHbrasi
alat

lnventarisasi peralatan medis dan non medis


dan non kesehatan, [Link], KIR
Pencatatan dan laporan seluruh inventaris alat kesehatan, Tidak ada
3
pelaporan alat data pemeliharaan clan perbaikan serta kalibrasi I - - Data lengkap .....
alat, jadwal pemeliharan clan perbaikan , laporan
SIMBADN ASPAK

Analisa pemenuhan Analisa sebagian data. ada , Analisa sebagian data-ada-,


standar peralatan, kondisi
Analisa pemenuhan standar pcralatan. tidak ada analisa. analisa ASPAK
ada,
analisa" sebagian ASPAK,
4
alat, kecukupan j!fil'llah kondisi·alat; kecukupan jumlah alat di peralatan beIum, rencana tindak rencana tindak lanjut belun1
lengkap- dengan rencana .....
Puskesmas clan rencana tindak lanjutnya tindak lanjut
alat lanjut belum ada lengkap

R<[Link]. R<ncana..Perbaikan ..kalibrasi. Dokwneu


5 kalibrasi dan pemelibaraan clan pemeliharaan alat lengkap
dokumen. lengkap .....
alat

Jumlah Nilai Manajemen


Pemberdayaan Peralatan
(II)

[Link] Sarana Prasarana

[Link] Penanggung
SK dan uraian tugas penanggung jawab tidak ada ada sk dan uraian tugas
I jawab sarana poralatan. dokumen - - lengkap .....
prasarana
SOP pemeriksaan sarana prasarana, 50% data fasilitas
2 SOP Sarana Prasarana Tidak ada 75% data fasilitas ada ada dan data lengkap .....
pemeliharaan, perbaikan ada

lnventarisasi peralatan medis dan non medis


dan non kesehatan, [Link], KIR
Pencatatan dan pelaporan dan laporan seluruh inventaris alat kesehatan, 50% data fasilitas
3 Tidak ada 75% data fasilitas ada Data lengkap .....
terkait sarana prasana data pemeliharaan clan perbaikan serta kalibrasi ada
alat, jadwal pemeliharan clan perbaikan , laporan
SIMBADN ASPAK

Analisa pemenuhan
Analisa sebagian data. ada ,
standar peralatan, kondisi Analisa pemenuhan standar pcralatan. tidak ada analisa. analisa ASPAK
4 dan kucukupan sarana kondisi·alat; kecukupan jumlah alat di peralatan beIum, rencana tindak 75% data fasilitas ada dokumen. lengkap .....
prasarana serta renceana Puskesmas clan rencana tindak lanjutnya lanjut belum ada
tidak lanjutnya

monitaoring pelaksaaan lanjut pemenuhan


Monitoring urusan
standar llanjut pemenuhan standar kecukupan ada jadwal pemesanan,
5 prasarana evaluasi dan
dan upaya. Perbaikan instalasi listrik kualitas tidak ada di dokumen lengkao dokumen lengkap .....
tidak lanjut
air ventilasi gas dan sistem lain yang duguano

Jumlah Nilai Manajemen


Sarana prasanarana(IV)

[Link] Keuangan

SK dan uraian
Staf yang ditunjuk untuk mengelola keuangan ada SK, tetapi
tugas penanggung tidak ada SK dan ada sk, uraian tugas ada sk dan uraian tugas
I penerimaan dan pengeluaraan sesuai dengan belum ada uraian .....
jawab pengelola peraturan daerah
urauan tugas ada lengkap
tugas
keuangan

SOP pengelolaan SOP pengelolaan meliputi SOP


keuangan, penerimaan, perencanaan, pengajuanm
2
pengeluaran dan penyerapan pencairan, dan pelaporan
Tidak ada SOP ... ... ... .....
pelaporan keuangan anggaran

Dokumentasi tentang pencatatan pelaporan


Pencatatan dan pelaporan
3
keuangan
penerimaan dan pengeluaran yang disertai bukti, Tidak ada ... ... ... .....
Laporan keuangan ke Dinkes Kab/Kota

Analisa pemenuhan
Analisa sebagian data. ada ,
standar peralatan, kondisi Analisa pemenuhan standar pcralatan. tidak ada analisa. analisa ASPAK
4 dan kucukupan sarana kondisi·alat; kecukupan jumlah alat di peralatan beIum, rencana tindak 75% data fasilitas ada dokumen. lengkap .....
prasarana serta renceana Puskesmas clan rencana tindak lanjutnya lanjut belum ada
tidak lanjutnya

Monitoring evaluasi monitaoring pelaksaaan lanjut pemenuhan


pengelolaan keuanganm standar llanjut pemenuhan standar kecukupan
5
rencana tindak lanjut dan dan upaya. Perbaikan instalasi listrik kualitas
tidak ada ... ... ... .....
tindak lanjut air ventilasi gas dan sistem lain yang duguano

Jumlah Nilai Kinerja


Manajemen keuangan
(V)

[Link] Sumber Daya Manusia

SK uraian tugas
pokok (tanggung
jawab dan ada SK 50% uraian
Dokumentasi dibuat rinci meliputi uraian ada SK 75% uraian
wewenang) serta tugas pokok (tanggung jawab) dan tidak ada tugas tidak lengkap
I tugas tidak lengkap ... .....
uraian tugas wewenang) serta tugas integrasi ditetaokan dokumen untuk semua
oleh pimpinan puskesmas untuk semua petugas
integrasi seluruh petugas
pegawai
puskesmas

SOP manajemen SOP kredensial, analisa kompetensi


2
sumber daya manusia pegawai penilaian kinerja pegawai
Tidak ada 50% SOP 75% SOP .... .....

Penyimpanan dokumen Dokumentasi STR/SIP/SIPP/SIB/SIPA dan hasil 50% data pegawai 75% data pegawai
3
kepegawaian
pengembangan SDM (Sertifikat, pelatihan, Tidak ada lengkap .....
seminar, workshop,dll) ada dokumentasi ada dokumentasi

Tenaga sudah
Analisa pemenuhan
Tidak ada analisa Tenaga sudah dianalisa dianalisa sesuai
Analisa pemeenuhan standar jumlah dan kompetensi dan sesuai dengan
standar jumlah dan dengan kompetensi, ada, lengkao dan
4
kompetensi SDM
kompetensi SDM dipuskesmas dan kebutuhan kompetensi, belum ada .....
rencana tindak lannjut peningkatan usulan peningkatan dan usulan didokumentasikan
dipuskesmas
kompetensi kompetensi peningkatan
kompetensi
ada perencanaan pengembangan kompetensi ada lengkap data dan
5 Rencana tindak lanjut
petugas tidak ada ... ... didokumentasikan .....

Jumlah Nilai Manajemen


Sumber Daya
Manusia(VI)

[Link] Sumber Daya Manusia

Ketentuan 1. Ada apoteker penanggung


jawab pengelola obat 2. Ada [Link]
jawab dan uraian tugas obat 3. Pj Obat
I SDM kefarmasian dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian 4.
0-1 item 2-3 item terpenuhi 4 item terpenuhi 5 item tepenuhi .....
semua tenaga kefarmasian mempunyai ijin
praktek 5. Ada uraian tugas

Persyaratan 1. luas dan volume obat yang


disimpan sudah sesuai 2. Adanya
pencahayaan yang cukup 3. Temperatur
2 Ruang Farmasi ruangan memenuhi syarat 4. kelembaban
0-1 item 2-3 item terpenuhi 4 item terpenuhi 5 item tepenuhi .....
tertentu 5. Ruangan bersih dan bebas
hama

Persyaratan 1. Jumlah [Link] obat sesuai


jumlah obat [Link] meja, kursi sesuai
kebutuhan [Link] plastik obat, kertas
puyer, etiket sesuai kebuthan [Link] alat
Sarana dan peralatan 6 item tepenuhi dan
3
ruang farmasi
alat peracikan (sesuai yang tercantum dalam 0-1 item 2-3 item terpenuhi 4-5 item terpenuhi memenuhi standar .....
permenkes 75 Tahun 2014) yang memadai
[Link] alat pengatur suhu sesuai
kebutuhan [Link] tempat sampah dan alat
kebersihan

Persyaratan 1. luas dan volume obat yang


disimpan sudah sesuai 2. Adanya
pencahayaan yang cukup 3. Temperatur 6 item tepenuhi dan
4 Gudang Obat
ruangan memenuhi syarat 4. kelembaban
0-2 item 3-4 item terpenuhi 5-6 item terpenuhi memenuhi standar .....
tertentu 5. Ruangan bersih dan bebas
hama 6. ruangan terkunci

Persyaratan: [Link] rak dan lemari obat


sesuai jumlah obat [Link] palet sesuai
kebutuhan 3. julah meja,kursi sesuai
seluruh item terpenuhi dan
5 Sarana gudang obat kebutuhan 4. terdapat alat pengatur suhu 0-1 item 2-3 item terpenuhi 4-5 item terpenuhi memenuhi standar .....
sesuai kebutuhan 5. terdapat alat pengukur
suhu dan kelembapan ruangan 6. tersedia
tempat sampah dan alat kebersihan

Persyaratan perencanaan obat [Link]


sop 2. ada perencanaan tahunan 3.
ada sistem dalam perencanaan 4. tidak ada/ 1 4 item tepenuhi dan
6 Perencanaan perencanaan dikirim ke 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
item terpenuhi memenuhi standar
dinkesKab/Kota

Persyaratan permintaan/pengadaan :[Link]


Permintaan/ SOP permintaan/pengadaan 2. ada jadwal tidak ada/ 1 4 item tepenuhi dan
7 pemrmintaan/pengadaan obat [Link] sistem 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi .....
pengadaan dalam membuat permintaan/pengadaan item terpenuhi memenuhi standar
[Link]/pengadaan terdokumentasi

Persyaratan: 1 Ada Sop penerimaan


[Link] dilakukan oleh tenaga
kefarmasian [Link] pengecekan
kesesuaian jenis dan jumlah barang yang
8 Penerimaan diterima dengan permintaan 4. dilakukan 0-1 item 2-3 item terpenuhi 4 item terpenuhi 5 item tepenuhi .....
dpengecekan dan pencatatan tanggl
kadaluarsa dan nomor batch barang yang
diterima 5. dilakukan pengecekan kondisi
barang yang diterima (misal: kemasan rusak)

Persyaratan: 1. Ada Sop penyimpanan [Link]


sistem melakukan penyimpanan (misal Fefo,
FIFO. Alfabetis) 3. penyimpanan sesuai
seluruh item terpenuhi dan
9 Penyimpanan dengan ketenteuannya [Link] barang 1 item 2-3 item terpenuhi 4-5 item terpenuhi memenuhi standar .....
ditata secara rapi dan teratur 5. penyimpanan
barang memudahkan dala pengamnilan dan
penjaminan mutu barang

Persyaratan:1. Ada SOP


distribusi obat dan BMHP l
(Bahan Medis Habis Pakai) 2. T-ersedia-
seluruh item terpenuhi dan
10 Pendistfibusimt· rencana danjadwal distribusi ke sub unit 1 item 2-3 item terpenuhi 4-5 item terpenuhi memenuhi standar .....
peJay_anan [Link] f onn Pennintaan
dari sub unit pelayanan [Link]
tanda bukti pengeluaran barang
Memenuhi [Link] :1. Ada SOP
Pengendalian obat clan
B IHP 'l:.Dilakukan pengendalian persedian seluruh item terpenuhi dan
11 Pengendalian
obat dau-BMIIB [Link] pengendalian
tidak ada 1-2 terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar .....
penggunaan obat dan BMHP [Link] catatan
obat yang rusak dan kadaluwarsa

Persyaratan: 1 ada catatan penerimaan dan


pengeluaran obat 2. Ada catatan mutasi
obat dan BMHP.3. Ada [Link]
Pencatatan dan penggunaan obat dan BMHP.. 4, Semua 4 item terpenuhi dan
12 tidak ada 1-2terpenuhi 3 item terpenuhi .....
pengarsipan penggunaan obat dilaporkan secara rutin dan memenuhi standar
tepat waktu 5. Semua catatan dan laporan
diarsipkan dengan baik dan disimpan
dengan rapi

Persyaratan: I .Ada SOP


pemantauan dan pemantanan dan evaluasi
13 · [Link]-pcmantauan -obat· dan BMHP tidak ada 1-2terpenuhi 3 item terpenuhi 5 item tepenuhi .....
evaluasi di sub unit pelayanan [Link] evaluasi
basil pemantauan .[Link] evaluasi dilaporkan

Pelayanan Farmasi klinik

Persyaratan: I .Ada SOP


pemantanan dan evaluasi
· [Link]-pcmantauan -obat· dan
4 item tepenuhi dan
14 Pengkajian resep BMHP di sub unit pelayanan [Link] tidak ada 1-2 item terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar .....
evaluasi
basil pemantauan .[Link] evaluasi
dilaporkanterkunci

Persyaratan: [Link] SOP [Link] dan


pengemasan. [Link] [Link] [Link] .
Peracikan dan sesuai dengan resep. [Link] obat masing- 4 item tepenuhi dan
15
pengemasan masingdiberi etilcet sesuai «1--ngau.
tidak ada 1-2 item terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar .....
ketenruan. 4. Dilakukan pengecekan ulang
sebelum obat diserahkan.

Persyaratan: I .Ada SOP [Link]-


ahan obat•.2.0bat . diserahlran
dengan disertai pemberian infonnasi
·[Link] obat yang
diberikan sesuai dengan
16 pemberian informasi obat keteHtuan:4;0bat dapat· dipastikan
penyerahan dan seluruh item terpenuhi dan
tidak ada 1-2 item terpenuhi 3-4 item terpenuhi memenuhi standar
sudah diberikan
da pshm yang tepat

Persyaratan: I . Ada SOP


. [Link] Jnfmmai.Obat2, Tersedia
infonnasi obat di Puskesmas.3. Ada [Link]
pelayanan informasi obat.4. Ada kegiatan
penyuluhan kepada masyantkat·tentang
kefannasian tiap tahun.5_ Ada
Pelayanan k- .&.&atan.P.C_Ia_::tihca·[Link]-1at kepada
seluruh item terpenuhi dan
17 informasi obat tenaga farmasi dan teoaga kesehatan tidak ada 1-2 item terpenuhi 3-4 item terpenuhi memenuhi standar .....
(PIO) lainnya.6.
·Tersedia sumber inforrnasi
yang dibutuhkan..[Link]
[Link]·yang-dilakukan­
konseling..[Link] form
[Link] setiap pasien
dapat ditelusuri

Persyaratn: 1. ada SOP konseling [Link] seluruh item terpenuhi dan


18 Konseling tempat untuk melakukan konseling
tidak ada 1-2 item terpenuhi 3-4 item terpenuhi memenuhi standar .....

Persyaratan: 1, Ada SOP ronde/visite pasien


Visite pasien di [Link] visite mandiri [Link] visite 5 item terpenuhi dan
19
puskesmas rawat insap bersama dokter [Link] catatan hasil visite
tidak ada 1-2 item terpenuhi 3-4 item terpenuhi memenuhi standar .....
[Link] evaluasi hasil visite

Persyaratan : [Link] SOP pemantauan dan


Pemantauan dan pelaporan efek samping obat [Link]
[Link] terpenuhi dan
20 pelaporan efek samping dokumen pencatatan efek samping obat tidak ada 1 item 2 terpenuhi memenuhi standar .....
obat pasien [Link] pelaporan efek samping
obat pada dinas kesehatan

Persyaratan: 1 ada SOP pemantuan terapi


Pemantauan terapi obat obat [Link] PTO baik rawat inap [Link] terpenuhi dan
21
(PTO) maupun rawat jalan [Link] dkumen pencatatan
tidak ada 1 item 2 terpenuhi memenuhi standar .....
PTO [Link] dokumen pencatatan TPO
Persyaratan: 1. Ada SOP evaluasi
penggunaan obat [Link] SOP evaluasi
Evaluasi penggunaan penggunaan obat [Link] 4 item tepenuhi dan
22 obat tidak ada 1-2 item terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar
dilakukan secara berkala [Link]
dokumen pencatatan EPO

Administrasi Obat

Persyaratan: [Link] disimpan minimal 5


tahun [Link] resep disimpan sesuai dengan
urutan tanggal [Link] narkotika dan
4 item tepenuhi dan
23 Pengelolaan resep psikotropika disendirikan 4. resep yang sudah tidak ada 1-2 item terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar .....
tersimpan>5tahun dapat dimusnahkan dengan
disertai dokumentasi dan berisi acara
pemusnahan resep

Persyaratan: [Link] kartu stock untuk


obat yang disimpan digudang obat maupun
diruang farmasi [Link] kartu stock
4 item terpenuhi dan
24 kartu stok dilakuakn setiap kali transaksi (pemaksukan tidak ada 1-2 item terpenuhi 3 item terpenuhi memenuhi standar .....
maupun pengeluaran) [Link] stok sesuai
dengan fisik 4. kartu stok diletakan didekat
masing masing barang

Persyaratan: [Link] LPLPO sesuai


dengan kebutuhan [Link] semua sub
tidak dibuat [Link] terpenuhi dan
25 LPLPO unit pelayanan tersimpan dengan baik LPLPO 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi memenuhi standar .....
[Link] dilaporkan sesuai dengan
ketentuan

Persyaratan : 1. Ada laporan narkotika dan


Narkotika dan psikotropika [Link] catatan harian narkotika tidak dibuat [Link] terpenuhi dan
26
psikotropika sesuai dengan ketentuan 3. laporan narkota laporan 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi memenuhi standar .....
dan psikotropika tersimpan dengan baik

ada labeling obat high


Ada pelabelan tertentu untuk seluruh item tidak ada label alert, namun
27 Pelabelan obat high alert obat yang beresiko tinggi pada pasien jika untuk obat high ada, tidak lengkap memenuhi standar .....
penggunaan tidak sesuai ketentuan alert penalaran obat high
alert tidak berarturan

Jumlah manalemen Pelayanan Kefarmasian (VII)


VIliVianajemen Data dan Informasi
i. Pedoman Pedoman Pengelolaan STP, Tidak ada Pedoman tidak Pedoman
[Link] Pedoman analisis dan pedoman lengkap lengkap .....
pemanthatan data, n .
iPuskesmas Koordinator: Ka Sub Bag TU, Tidak ada SK ada, SK tidak ada, ada-
[Link] dan uraian Pertgelola Sistem: Pelaksana SK dan uraian tugas uraian tugas Thrt .....
tugas Tim urusan S1P, Pelaksana uraian Tim Pengelola Pengelola SIP ada
Pengelola S1P Peneatatan dan-Pelaporan: tugas. SIP tidak ada.
[Link] data SOP analisis
pelaksana dataprogram
kegtatan dan Tidak ada 50% SOP ada 75% SOP ada Lengkap
informasi sop .....

[Link] Pencatatan data dasar, data Tidak ada 50% 75% pencatatan Lengkap
Pelaporan program UKM dan UKP, pencatatan program ada pencatatan .....
laporan KLB, laporan prograin ada dan
mingguan, bulanan, tahunan, pelaporan,
[Link] data laporanData ASPAK,
surveilans sentiner, Tidak ada 50% 75% pencatatan Lengkap
benar dan
ketenagaan,sarana prasarana
laporan khusus, pelaporan pencatatan program ada pencatatanke
dilaporkan .....
dan fasilitasterkait,
lintassektor , data progam
umpan program ada dan
Dinkes.
balikUTC1VI, UKP, mutu dan
pelaporan,klasifikasi pelaporan,
Kab/Kota
[Link] data Analisis
kodifikasi data,data
data STP, Tidak ada- 50°A 75% pencatatan Lengkap
benar dan
dan inftfrmasi dan surveillans dan rw s, peneatatan program ada pencatatanke
dilaporkan
rencana tindak program ada dan
Dinkes
lanjut pelaporan,
Kab/Kota
[Link] Monitoring, pelaksanaan Tidak ada 50% 75% pencatatan Lengkap
benar dan
evaluasi program tindak lanjut serta evaluasi pencatatan program ada pencatatanke
dilaporkan
berkala dan tindak hasil tindak lanjut program program ada dan
Dinkes .....
lanjut UKM pelaporan,
Kab/Kota
benar datt
Lengkap
dilaporkan ke
[Link] data Penyajian data dan informasi peneatatan
Dinkes.
dan
dan informasi• tentang : rnortalitas tO 50% K ab/Kota
75% pencatatan pelaporan,
penyebab kematian terbesar, Tidak ada peneatatan
morbiditas I 0 penyakit program ada benar dan
program ada
terbesar, Kesehatan dilaporkan ke
Dinkes
lingkungan, data cakupan
layanan program Kab/Kota
INDIKATOR DAN TARGET KINERJA PROGRAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT ESENSIAL PUSKESMAS
Target
No Indikator Satuan Definisi Operasional Cara Perhitungan Dasar Hukum
2020
3 5
1 2 4 6 7
, ,
1 Promosi Kesehatan

Penyuluhan yang diberikan kepada


masyarakat hendaknya harus tematik
Jumlah tema pesan
dengan permasahalan yang sedang 12 X 2 MEDIA KERMENKES RI NO
1 promosi KTR, PHBS, kali 12
dihadapi sehingga berapa jumlah tema ELEICRONIK 585/KEMENKES/SK/V/2017
GERMAS,DESA SIAGA
pesan promosi dalam 1 tahun akan
beragam, Penyuluhan di berkan sesuai

PJumlah desa Melakukan


Intervensi dan
semua desa memiliki data yang
implementasi terhadap
akurat sehingga dapat melakukan PERMENKES NO 39 THN
permasalahan yang di
Intervensi dan implementasi sesuai 2016 PEDOMAN
2 hadapi sesuai dengan % 100 DESA
dengan permasalahan yang di hadapi PENYELENGGARAAN
dasboard PISPK secara
(12 Indikator PISP) Yang kemudian di PISPK
terintegral dengan
update secara berkala.
program terkait.(12
Indikator PISPK)

3
desa siaga adalah siaga segala
[Link] di desa,
namun dalam hal ini bidang
PERMENKES RI NO 8 THN
Penguatan kegiatan kesehatan siaga untuk ibu
2019 TTG
desa siaga(linsek) dalam melahirkan, siaga donor darah desa,
Cluster 5 culster PEMBERDAYAAN
upaya menurunkan AKI ambulance desa pemetaan wilayah,
MASYARAKAT
AKB dokumen pelengkap dalam desa
BIDANG KESEHATAN.
siaga. Seperti buku notulen
pertemuan, yang dilakukan 6 bulan,
3 bulan dan 1 setiap bulan

4
perubahan perilaku juga melibatkan
PERMENKES RI NO 8 THN
unsur msyarakat diantaranya adalah
Jumlah Saka Bakti 2019 PITG
saka bakti husada (SBH) yang sudah
Husada (SBH) terbentuk Ranting 1 KECAMATAN PEMBERDAYAAN
harus terbentuk distiap ranting.
ditingkat ranting MASYARAKAT
.
BIDANG KESEHATAN.
,
5
PERMENKES RI NO 38 THN
frekwensi pembinaan SBH minimal
2019
Jumlah Pembinaan setiap 3 bulan atau setiap bulan lx
irro PEMBINAAN SATUAN
Saka Bakti Husada kali 4 oleh Pamong/pengasuhnya ditigkat 4 X DLM 1 THN
KARYA
(SBH) Kecamatan dengan krida-krida yang
PRAMUKABHAKTI
ada di SBH
HUSADA
, 6
_
pembinaan rumah tangga PHBS Permenkes No. 65 Tahun 2013
Jumlah rumah tangga dilakukan oleh petugas Puskesmas tentang Pedoman Pelaksanaan
yang mendapatkan % 100 yang dibantu oleh kader kesehatan dan
pembinaan PHBS yang ada diwilayah puskesmas, Pembinaan Pemberdayaan
setiap 1 kader Masyarakat Bidang Kesehatan

UU No 23 Tahun 2002
Tentang
Perlindungan anak, SKB 4
—Prosentase
Menteri
SD/MI belum
Pemeriksaan yang di lakukan satu No 26 Tahun 2003 tentang
7 mendapatkan % 100 dilaksanakan
tahun sekali di awal tahun ajaran. Pembinaan dan Pengembangan
pemeriksaan kesehatan untuk tahun 2020
UKS,
untuk murid kelas 1
UU No. 36 Tahun 2009
Tentang
Kesehatan
UU No 23 Tahun 2002
Tentang
Perlindungan anak, SKB 4
Prosentase SMP/MTs Menteri
Pemeriksaan yang di lakukan satu belum
mendapatkan No 26 Tahun 2003 tentang
8 % 100 tahun sekali di awal tahun ajaran dilaksanakan
pemeriksaan Kesehatan Pembinaan dan Pengembangan
ajaran. untuk tahun 2020
untuk murid kelas 7 UKS,
UU No. 36 Tahun 2009
Tentang
Kesehatan

Peran dari organisasi


lain (NGO, Ormas d11)
9 NGO ada/tidak PORSFER , CARGIL,BMP 15 sekolah MOU BUPATI
dalam kegiatan
pemberdayaan
No Indikator Satuan Target 2020
2 Penyehatan Lingkungan

Prosentase akses
1 penduduk terhadap °/0 90
jamban sehat

Disesuaikan dengan
Kesehatan jumlah sarana yang ada
Jumlah
2 Inspeksi di wilayah kerja
IKL ) ( Sarana
. Lingkungan masing- masing
-
Sarana air minum Puskesmas
,
Prosentase akses
3 penduduk terhadap air % 95
minum layak

Jumlah desa yang


telah
4 Desa 2
mencapai Stop BAB
Sembarangan ( SBS )

Disesuaikan
dengan
jumlah
Jumlah inspeksi
sarana yang
5 kesehatan lingkungan Sarana
ada di
. IKL ) Tempat -
wilayah kerja
Umum ( rITU )
masing-
masing
Puskesmas

6 Jumah Kesehatan Pengelolaan Sarana Disesuaikan


IKL ) ) Inspeksi dengan
TPM Lingkungan ( jumlah
Tempat sarana yang
Makanan (
Makanan (

ada di
wilayah kerja
masing-
masing
Puskesmas

7 Jumlah Desa yang Desa Semua Desa


melaksanakan .
kampanye Hygiene dan
Sanitasi

8 Jumlah Desa yang Desa Semua Desa


melaksanakan
karnpanye pengelolaan
sampah dan limbah cair
rumah tangga
Definisi Operasional
Cara Perhitungan Dasar Hukum
,

Jumlah penduduk dengan akses


jamban sehat dari seluruh penduduk
yang ada, pada suatu wilayah dalam
periode waktu tertentu

(Jumlah penduduk
Permenkes No 13 Tahun
mengakses sanitasi
2015, PP
jamban sehat) /
Kesling Tahun 66 Tahun
(Jumlah seluruh
2014,Permenkes No 3
penduduk yang ada)
Tahun 2014
Akses jamban sehat adalah akses X 100 %
terhadap fasilitas tempat buang air
besar yang memenuhi syarat
kesehatan antara lain dilengkapi
dengan leher angsa, tangki
pembuangan kotoran berbentuk
tangki septik/Sistem Pengolahan Air
Limbah (SPAL)

Jumlah sarana air minum yang Permenkes No 492


(Jumlah Rumah
dilakukan inspeksi kesehatan Tahun 2010`
Tangga/Kepala
lingkungan pada suatu wilayah Permenkes No, 736
Keluarga
Tahun 2010,
yang memiliki sarana
Permenkes No 13 Tahun
air minum
2015, PP
memenuhi syarat)
Kesling 66 Tahun 2014
rt
dalam periode waktu tertentu

Jumlah penduduk yang mengakses


air minum yang berkualitas/layak
berdasarkan hasil inspeksi sanitasi
dan atau uji kualitasnya, pada suatu
wilayah dalam periode waktu
tertentu
Akses air minum yang layak adalah
akses terhadap sumber air minum
yang terlindungi meliputi air ledeng,
Permenkes No 492
kran umum, sumur pompa atau bor, (Jumlah penduduk
Tahun 2010'
sumur terlindung, mata air yang mengakses air
Permenkes No. 736
terlindung dan air hujan yang dapat minum yang
Tahun 2010,
dijangkau dalam jarak maksimal 1 berkualitas/layak) /
Permenkes No 13 Tahun
Km atau dalam 30 menit perjalanan. (Jumlah seluruh
2015, PP
Untuk sumur pompa atau bor, sumur penduduk) X 100 %
Kesling 66 Tahun 2014
terlindung, mata air terlindung,
minimal harus berjarak 10 M dari
septic tank.

Jumlah desa stop buang air besar


sembarangan (SBS) dari seluruh
desa yang ada, pada suatu wilayah Jumlah desa stop
dalam periode waktu tertentu BABS diwilayah
kerja Permenkes No 13 Tahun
puskesmas dalam 2015, PP
Desa stop buang air besar periode waktu 1 Kesling Tahun 66 Tahun
sembarangan adalah desa yang tahun/Jumlah desa 2014,Permenkes No 3
sudah terverifikasi status bebas diwilayah kerja Pkm Tahun 2014
buang air besar sembarangan oleh dalam priode waktu
Tim Verifikasi yang dibentuk oleh 1 tahun
Puskesmas

Permenkes No 13 Tahun
2015, PP
Kesling Tahun 66 Tahun
Tempat-Tempat Umum (TTU) 2014,
terdiri Jumlah tru yang di Permenkes NO 519
dari: Sekolah, Pasar, Hotel, IKL Tahun
Fasyankes. 2008,Permenkes No 80
Tahun 1990,
Permenkes No 61 Tahun
1991

Jumlah Tempat Pengelolaan Jumlah TPM yang di Permenkes No 13 Tahun


Makanan (TPM) yang dilakukan IKL 2105, PP
inspeksi kesehatan lingkungan pada Kesling Tahun 66 Tahun
suatu wilayah dalam periode waktu 2014,
tertentu Permenkes No 1096
Tahun 2011,
Permenkes No 28 Tahun
2014
.
Permenkes No 1096
Tahun 2011,
Permenkes No 28 Tahun
2014
Tempat Pengelo1aan Makanan .
(TPM)
terdiri dari: Jasaboga/Catering,
Rumah Makan & Restoran, Depot
Air
Minum, Makanan Jajanan, Sentra
Makanan Jajajan, Kantin Sekolah

Jumlah desa yang melaksanakan Jumlah Desa yang Permenkes No 13 Tahun


kegiatan kampanye higiene dan melaksanakan 2015, PP
sanitasi pada suatu wilayah pada kampanye Kesling Tahun 66 Tahun
periode waktu tertentu diRumah/Masyarakat 2014,Perrnenkes No 3
Tahun 2014
Kampany adalah Penyampaian
Informasi dua arah dengan
menggunakan alat peraga
Jumlah desa yang melaksanakan Jumlah Desa yang Permenkes No 13 Tahun
kegiatan kampanye pengolahan melaksanakan 2015, PP
sampah dan limbah cair rumah kampanye Kesling Tahun 66 Tahun
tangga pada suatu wilayah pada diRumah/Masyarakat 2014,Permenkes No 3
periode waktu tertentu Tahun 2014
_

Kampanye adalah Penyampaian


Informasi dua arah dengan
menggunakan alat peraga
Target
No Indikator Sataan Definisi Operasional Cara Perhitungan Dasar Hukum
2020
3 Keglatan Kesehatan Kelnarga

Cakupan pelayanan antenatal


satu kali (K1) adalah jumlah
Jumlah ibu hamil yang
kunjungan layanan
pertama kali mendapat
pemeriksaan kehamilan oleh
pelayanan antenatal oleh
tenaga kesehatan kompeten
tenaga kesehatan disuatu PERMENKES RI
sebanyak 1 kali pada trimester
1 Cakupan K1 % 95 wilayah kerja pada kurun NOMOR 97 TAHUN
pertama / Cakupan ibu hamil
waktu tertentu dibagi 2014
yang pertama kali mendapat
jumlah sasaran ibu hamil
pelayanan antenatal oleh
disuatu wilayah kerja
tenaga kesehatan di suatu
dalam 1 tahun di kali 100
wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu

Jumlah ibu hamil yang


Cakupan ibu hamil yang
mendapatkan pelayanan
mendapatkan pelayanan
antenatal minimal 4 kali
antenatal sesuai dengan
sesual standar
standar minimal 4 kali dengan PEEMENKES RI
oleh tenaga kesehatan
distribusi waktu satu kali pada NOMOR 97 TAHUN
2 Cakupan K4 % 100 disuatu wilayah kerja
trimester pertama, 1 kali 2014, PERMENKES
pada kurun waktu
pada trimester kedua dan 2 NO 4 TAHUN 2019
tertentu dibagi jumlah
kali pada trimester ketiga di
sasaran ibu hamil disuatu
suatu wilayah kerja pada
wilayah kerja dalam 1
kurun waktu tertentu
tahun di kali 100

Cakupan Deteksi Resiko


Masyarakat (DRM) adalah
Jumlah ibu hamil yang
Cakupan ibu hamil dengan
berisiko yang ditemukan
faktor risiko atau komplikasi
Cakupan Deteksi kader atau dukun bayi PERMENKES RI
yang ditemukan oleh kader
3 Resiko Masyarakat % 100 atau masyarakat di bagi NOMOR 97 TAHUN
atau dukun bayi atau
(DRM) 20% x jumlah sasaran ibu 2014
masyarakat serta rujukan ke
hamil di suatu wilayah
tenaga kesehatan di suatu
dalam 1 tahun di kali 100
wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu

Cakupan persalinan oleh


tenaga Jumlah persalinan yang
kesehatan (PN) adalah ditolong
Cakupan Ibu oleh tenaga kesehatan
Cakupan Persalinan bersalin yang mendapat kompeten
PERMENKES RI
oleh Tenaga pertolongan disuatu wilayah di bagi
4 % 95 NOMOR 97 TAHUN
Kesehatan persalinan oleh tenaga Jumlah
2014
(PN) kesehatan sasaran ibu bersalin
yang kompeten di suatu disuatu wilayah
wilayah kerja dalam 1 tahun
kerja dalam kurun waktu clikali 100
tertentu
Cakupan pelayanan nifas Jumlah ibu nifas yang
adalah telah
cakupan pelayanan kepada ibu memperoleh 3 kali
pada pelayanan nifas
masa 6 jam sampai dengan 42 sesuai standar oleh
hari tenaga PEEMENKES RI
pasca persalinan sesuai standar kesehatan disuatu NOMOR 97 TAHUN
Cakupan Pelayanan
5 % 95 paling sedikit 3 kali dengan wilayah kerja 2014, PERMENKES
Nifas (KF)
distribusi waktu 6 jam - 3 hari, pada kurun waktu NO 4 TAHUN
4- tertentudi bagi 2019
28 hari dan 29 - 42 hari Jumlah sasaran ibu nifas
setelah di suatu
bersalin di suatu wilayah kerja wilayah kerja dalam. 1
pada tahun di kali
kurun waktu tertentu. 100

Jumlah neonatus yang


Cakupan pelayanan Neonatus
mendapatkan
pertama ( KN I ) adalah
pelayanan sesuai standar
Cakupan
pada 6 -
pelayanan neonatus pertama
48 jam setelah lahir
Cakupan Pelayanan adalah PERMENKES RI
disuatu wilayah
Bayi Baru Lahir Jumlah neonatus yang NOMOR 97 TAHUN
6 04) 95 pada kurun waktu
Pertama mendapatkan pelayanan sesuai 2014
tertentu di bagi
(KN 1) standar pada usia 6 - 48 jam .
Jumlah seluruh sasaran
setelah
bayi di
lahir di suatu wilayah kerja
suatu wilayah kerja
pada
dalam 1 tahun di
kurun waktu tertentu
kali 100

Cakupan pelayanan kesehatan


neonatus 0-28 hari (KN ‘Jumlah
Lengkap) neonatus yang telah
adalah pelayanan kesehatan memperoleh 3 kali
bayi pelayanan
baru lahir dinilai dari kunjungan neonatal PEEMENKES RI
Cakupan Pelayanan persentase jumlah bayi baru sesuai standar NOMOR 97 TAHUN
7 Bayi Baru Lahir % 100 lahir disuatu wilayah pada 2014, PERMENKES
Lengkap (KNL) usia 0-28 hari yang kurun waktu NO 4 TAHUN
mendapatkan tertentu di bagi Jumlah 2019
pelayanan kesehatan bayi baru seluruh
lahir sasaran bayi di suatu
sesuai standar di wilayah wilayah kerja
kabupaten/kota tersebut dalam dalam 1 tahun di kali 100
kurun waktu satu tahun.

Jumlah bayi yang telah


memperoleh
Cakupan pelayanan kesehatan 4 kali pelayanan
bayi kesehatan sesuai
usia 0-11 bulan dinilai dari standar disuatu wilayah PEEMENKES RI
cakupan bayi yang mendapat pada kurun NOMOR 97 TAHUN
Cakupan Pelayanan
8 % 95 pelayanan kesehatan bayi waktu tertentu di bagi 2014, PERMENKES
Bayi
sesuai Jumlah NO 4 TAHUN
standar di wilayah kerjanya seluruh sasaran bayi di 20 19
dalam suatu
kurun waktu satu tahun. wilayah kerja dalam 1
tahun di kali
100
Jumlah Puskesmas yang
mampu
melaksanakan pelayanan
kesehatan
Cakupan Puskesmas yang
reproduksi terpadu pada
Cakupan mampu
kurun PP RI NO 6 TAHUN
9 puskesmas % 85 dalam memberikan Pelayanan
waktu tertentu di bagi. 2014
PKRT Kesehatan Reproduksi
seluruh
Terpadu
puskesmas disuatu
wilayah dalam
kurun waktu tertentu di
kali 100

Jumlah ibu pasca salin


yang menjadi
akseptor KB pada suatu
Cakupan Pelayanan KB yang wilayah
Cakupan pelayanan diberikan langsung setelah pada kurun waktu
PP RI NO 6 TAHUN
10 KB % 90 persalinan sampai kurun tertentu di bagi
2014
pasca salin waktu 42 jumlah seluruh persalinan
Hari disuatu
wilayah pada kurun
waktu tertentu
di kali 100

Jumlah bayi yang


mendapatkan
pelayanan DDTK
Cakupan bayi yang setahun 4 kali
mendapatkan yaitu 1 kali pada umur
pelayanan DDTK setahun 4 3,6,9 dan 12
kali sesuai standar disuatu PERMENKES RI
Cakupan SDIDTK
11 % 85 yaitu 1 kali pada umur 3,6,9 wilayah kerja NOMOR 97 TAHUN
bayi
dan 12 pada kurun waktu 2014
sesuai standar disuatu wilayah tertentu di bagi
kerja jumlah sasaran bayi
pada kurun waktu tertentu sasaran bayi di
suatu wilayah kerja
dalam 1 tahun di
kali 100

Jumlah anak balita dan


prasekolah
yang mendapatkan
Cakupan anak balita dan
pelayanan DDTK
prasekolah
2 kali setahun sesuai
yang mendapatkan pelayanan
standar PERMENKES RI
Cakupan SDIDTK DDTK
12 % 85 disuatu wilayah kerja NOMOR 97 TAHUN
balita 2 kali setahun sesuai standar
pada kurun 2014
disuatu wilayah kerja pada
waktu tertentu sasaran
kurun
balita di
waktu tertentu
suatu wilayah kerja
dalam 1 tahun di
kali 100
Jumlah anak balita (umur
12- 59
bulan) yang berobat ke
puskesmas
dan mendapatkan
Cakupan anak balita (umur
pelayanan
12- 59
kesehatan sesuai standar
bulan) yang berobat ke
(MTBS) PEEMENKES RI
puskesmas
disuatu wilayah kerja NOMOR 97 TAHUN
Cakupan kunjungan dan mendapatkan pelayanan
13 % 100 dalam kurun 2014, PERMENKES
MTBS kesehatan sesuai standar
waktu tertentu di bagi NO 4 TAHUN
(MTBS)
jumlah 2019
disuatu wilayah kerja dalam
seluruh balita yang
kurun
mendapatkan
waktu tertentu
Pelayanan kesehatan
disuatu
wilayah kerja dalam
kurun dalam
satu tahun di kali 100

Jumlah Remaja yang


Cakupan Puskesmas yang
mendapatkan
Cakupan mampu
pelayanan Kespro di PP RI NO 6 TAHUN
14 puskesmas % 90 memenuhi kriteria PKPR
Puskesmas 2014
mampu PKPR (Pelayanan
pada kurun waktu
Kesehatan Peduli Remajai
tertentu

Cakupan Puskesmas yang Jumlah Kasus KTPA


Cakupan mampu yang di
puskesmas tatalaksana Pelayanan tatalaksana dan dirujuk
UU NO 35 TAHUN
15 mampun %4 97 Kesehatan oleh
2014
tatalaksana Kasus Kekerasan Terhadap Puskesmas dalam kurun
KTA/P Anak dan waktu
Perempuan (KTA/P) tertentu

Jumlah Neonatus dengan


komplikasi yang
Cakupan Penanganan
ditangani secara
Komplikasi
definitif sesuai dengan
Nenonatus adalah Neonatus
standar oleh
dengan
tenaga kesehatan
komplikasi yang ditangani
kompeten pada
secara
tingkat pelayanan dasar
definitif sesuai dengan standar
dan rujukan
Cakupan oleh
(Polindes, Puskesmas,
Penanganan tenaga kesehatan kompeten PERMENKES RI
Puskesmas
16 Kompliasi pada NOMOR 97 TAHUN
PONED, RS PONEK, RS
Nenonatus tingkat pelayanan dasar dan 20 14
bersalin, RS
(PKN) rujukan
bersalin)) di satu wilayah
(Polindes, Puskesmas,
kerja pada
Puskesmas
kurun waktu tertentu di
PONED, RS PONEK, RS
bagi Jumlah
bersalin, RS
seluruh sasaran bayi di
bersalin)) di satu wilayah kerja
suatu
pada
wilayah kerja dalam 1
kurun waktu tertentu
tahun di kali
100
Jumlah balita usia 0-59
bulan dinilai
Cakupan pelayanan kesehatan dari cakupan balita yang
balita mendapat
usia 0-59 bulan dinilai dari pelayanan kesehatan
balita sehat PEEMENKES RI
cakupan
sesuai standar di wilayah NOMOR 97 TAHUN
Cakupan Pelayanan balita yang mendapat
17 kerjanya 2014, PERMENKES
Balita (Kbal) pelayanan
NO 4 TAHUN
kesehatan balita sehat sesuai dalam kurun waktu satu
tahun di 2019
standar di wilayah kerjanya
dalam bagi Jumlah seluruh anak
kurun waktu satu tahun. balita

disuatu wilayah kerja


dalam 1 tahun

Jumlah pelayanan
Cakupan pelayanan skrining skrining
kesehatan pada warga negara kesehatan pada warga
usia negara usia
60 tahun keatas dinilai dari 60 tahun keatas dinilai
PEEMENKES RI
Cakupan Pelayanan persentase pengunjung berusia dari
NOMOR 97 TAHUN
Kesehatan pada 60 persentase pengunjung
18 2014, PERMENKES
Usia tahun keatas yang berusia 60
NO 4 TAHUN
Lanjut (PKUL) mendapatkan tahun keatas yang
2019
skrining kesehatan sesuai mendapatkan
standar skrining kesehatan sesuai
1 kali di wilayah kerianya standar
,minimal 4 minixnal 1 kali di
wilayah kerianya

Jumlah Lansia yang


PEEMENKES RI
Cakupan Puskesmas yang mendapatkan
Cakupan NOMOR 97 TAHUN
mampu pelayanan kesehatan di
19 Puskesmas % 90 2014, PERMENKES
memenuhi kriteria santun Puskesmas
santun lansia NO 4 TAHUN
lansia dalam kurun waktu
2019
tertentu

Target
No Indikator Satuan Definisi Operasional Cara Perhitungan Dasar Hukum
2020
4 Pelayanan Gizi Masparakat

Jumlah Ibu hamil


menderita Kurang
Energi Kronis (ambang
batas Lila di
bawah 23,5 cm) yg [Link] Mentri
Ibu Hamil yang mendapatkan rnendapatkan Kesehatan No. 43
Cakupan Bumil
makanan tambahan di wilayah Pemberian Makanan Tahun 2016 tentang
1 KEK % 35
kerja Tambahan X # SPM (Laporan
Mendapat PMT
dan kurun waktu tertentu minimal selama 3 (tiga) bulanan) [Link] No
bulan, 4 th 2019
dibandingkan Jumlah ibu
Hamil
menderita Kurang Energi
Kronis
,
Persentase Ibu hamil
mendapat 90
Ibu Hami1 mendapat 90 TTD TTD atau Tablet Fe
[Link] Mentri
Cakupan Bumil atau Fe adalah Jumlah
Kesehatan No, 43
Yang adalah ibu yang selama masa Ibu Hamil yang
Tahun 2016 tentang
2 Mendapat ITD % 90 kehamilannya minimal mendapat 90 TTD
SPM (Laporan
(Tablet mendapat 90 atau tablet Fe dibagi
bulanan) [Link] No
Tambah Darah) TTD program maupun TTD jumlah seluruh X #
4 th 2019
mandiri ibu hamil yang ada di
satu wilayah
tertentu
,

Ibu Nifas (Pasca bersalin)


yg
diberikan kapsul vitamin
A 200.000
[Link] Mentri
IU 1 (satu) kapsul saat
ibu Nifas yang Kesehatan No. 43
diketemukan
Cakupan Bufas mendapatkanKapsul Tahun 2016 tentang
dan 1 (satu) kapsul 24
3 Mendapat Vitamin % 87 vitamin A sebanyak 2 x 24 SPM (Laporan
jam
A jam di bulanan) [Link] No
X#
fasilitas kesehatan. 4 th 2020
berikutnya dalam kurun
.
waktu
tertentu dalam waktu 1
(satu) tahun
berjalan

Jumlah bayi baru lahir


bayi yang mendapatkan
yang
pelayanan
mendapatkan pelayanan [Link] Mentri
Cakupan Bayi baru inisiasi Menyusu Dini di
Inisiasi Kesehatan No. 43
lahir fasilitas
Menyusu Dini Tahun 2016 tentang
4 mendapat IMD wo 50 kesehatan yang melapor di
dibandingkan dengan SPM (Laporan
(inisiasi suatu
semua bayi baru lahir bulanan) [Link] No
Menyusu Dini) wilayah kerja. BAYI SEHAT
dalam kurun X # 4 th 2020
DAN IBU
waktu 1 (satu) tahun
SEHAT
berjalan

Persentase bayi umur 0-6


bulan
mendapat Asi Eklusif
adalah jumlah
bayi 0-6 bulan yang
diberi ASI saja
Bayi mendapat Asi eklusif
tanpa makanan atau
adalah [Link] Mentri
cairan lain
Cakupan Bayi 0 - 6 Bayi 0-6 bulan yang diberi Kesehatan No. 43
kecuali obat, vitamin dan
Bulan Mendapat AS1 saja Tahun 2016 tentang
5 % 50 mineral,
ASI tanpa makanan atau cairan lain SPM (Laporan
berdasarkan recall 24 jam
Eklusif kecuali obat, vitamin dan bulanan) [Link] No
dibagi X #
mineral 4 th 2019
jumlah seluruh bayi umur
berdasarkan recall 24 jam
0-6 bulan
yang datang dan tercatat
dalam
register pencatatan /KMS
di wilayah
tertentu
Jumlah bayi 6-11 bulan
di tambah
jumlah balita 12-59 bulan
adalah balita 6-59 tahun yang
yang
ada
mendapat 1 (satu) kapsul
di suatu wilayah
vitamin A
kabupaten/kota
pada periode 6 (enam)
diberikan kapsul vitamin A
Cakupan Balita 6- bulan dibagi
merah
59 jumlah seluruh balita 6-
6 % 90 (12 bulan - 59 bulan) dan
bulan mendapat Vit 59 bulan
kapsul
A yang ada di satu wilayah
vitamin A biru (6 bulan - 12
X#
bulan)
kabupaten/kota dalam
pada bulan februari dan
periode 6
agustus
(enam) bulan yang
setiap tahunnya.
didistribusikan
setiap februari dan
agustus

Persentase balita yang


ditimbang
berat badannya (% D/S)
adalah
Jumlah balita yang
ditimbang di
Jumlah bayi dan balita yang di
seluruh posyandu yang
timbang di seluruh posyandu
Cakupan Balita melapor di
yang
7 Yang Di % 82 suatu wilayah kerja pada
melapor di suatu wilayah kerja
Timbang D/S kurun
pada
waktu tertentu dibagi
Kurun Waktu tertentu,
balita yang X #
berasal dari seluruh
posyandu yang
melapor di suatu wilayah
kerja pada
kurun waktu tertentu
Jumlah balita kurus
(wasting) yang
mendapat PMT selama 3
bulan
dibandingkan semua
balita kurus
yang ada diwilayah
tertentu dalam
kurun waktu 1 (satu)
tahun berjalan
Pengertian Balita Kurus
Balita Gizi Kurang (-2 SD) Ditandai
[Link] Mentri
yang dengan kurangnya berat
Kesehatan No. 43
Cakupan Balita mendapatkan makanan badan
Tahun 2016 tentang
Kurus 60 tambahan, menurut panjang/tinggi
8 Wo SPM (Laporan
Mendapatkan PMT , di wilyah kerja dan kurun badan anak
bulanan) [Link] No
, waktu (BB/TB). Balita kurus
4 th 2019
tertentu disebabkan
,
, karena kekurangan
makan atau X #
terkena penyakit infeksi
yang terjadi
dalam waktu yang
singkat.
Karakteristik masa1ah
gizi yang
ditunjukkan oleh balita
kurus adalah
masalah gizi akut
,

Jumlah remaja putri (usia


12-18
tahun atau setingkat
SLTP dan SLTA)
Remaja Putrei yang dari umur [Link] Mentri
yang mendapatkan tablet
12 - Kesehatan No. 43
Cakupan Remaja tambah
% 18 tahun yang mendapatkan Tahun 2016 tentang
9 Putri 30 darah (TTD) 1 tablet
. tablet SPM (Laporan
Mendapat TTD setiap rninggu x #
tambah darah di wilayah kerja. bulanan) [Link] No
yang ada chwilayah
. 4 th 2019
tertentu dalam
kurun waktu 1 (satu)
tahun berjalan
_

Persentase Kasus gizi


buruk
mendapat perawatan
adalah jumlah
kasus balita gizi buruk
Balita Gizi Buruk Mendapat
yang dirawat
Perawatan adalah balita gizi
Cakupan Gizi inap maupun rawat jalan
buruk
Buruk di fasilitas
10 ok 100 yang di rawat inap maupun
Mendapat pelayanan kesehtan dan
rawat
Perawatan masyarakat
jalan di fasilitas pelayanan
dibagi jumlah kasus
kesehatan dan masyarakat.
balita gizi buruk X #
yang ditemukan di suatu
wilayah
kerja pada kurun waktu
tertentu
13 Prosentase % 60 Posyandu aktif adalah jumlah Jumlah posyandu [Link] Mentri
Posyandu posyandu purnama dan Purnama dan Kesehatan No. 43
Aktif mandiri. mandiri dibandingkan Tahun 2016 tentang
dengan SPM (Laporan
jumlah semua posyandu bulanan) [Link] Na
yang ada di 4 th 2019
diwilayah tertentu dalam
kurun X #
waktu 1 (satu) tahun
berjalan

Target
No Indikator Satuan Definisi Operasional Cara Perhitungan Dasar Hukum
2020
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular
5
1

Cakupan penemuan kasus ( Jumlah penderita


Prosentase pneumonia dengan melakukan pneumonia yang
penemuan penilaian jumlah kunjungan diobati / jumlah Pedoman Tatalaksana
1 dan penanganan % 90 balita perkiraan kejadian Pneumonia
penderita Pneumoni batuk atau kesukaran bernafas pneumonia di wilayah balita kemenkes 2010
Salita yang kerja puskesmas) X
datang ke puskesmas. 100`)/0

Presentase jumlah penderita


(Jumlah penderita diare
diare
Prosentase balita dilayani
balita yang dilayani dalam
penemuan ‘ Pedoman tatalaksana
ol satu
2 dan penanganan 100 dalam satu tahun / terget diare Tahun
/0 tahun di bagi target penemuan
penderita diare penemuan 20 17
penderita balita pada tahun
Balita penderita diare balita) X
yang
100%
sama

Jumlah kasus yang baru (jumlah kasus yang baru Pedoman nasional
Jumlah angka
ditemukan ditemukan pada periode program
penemuan kasus
3 Kasus <5 pada periode satu tahun per satu tahun/jumlah pengendalian
baru
100.000 penduduk pada tahun penyakit kusta Tahun
kusta (NCDR)
penduduk yang sama) x 100.000 2012

(Jumlah kasus baru


dengan cacat tk 2 Pedoman nasional
Jumlah kasus cacat tk 2 yang
Prosentase angka dalam periode satu program
ditemukan diantara kasus baru
4 kecacatan tingkat 2 % <5 tahun / jumlah kasus pengendalian
pada
kusta baru yang ditemukan penyakit kusta Tahun
periode satu tahun
pada periode yang 2012
sama) X 100 %

.(Jumlah kasus anak ( 0-


14 ) yang
Pedoman nasional
Jumlah Kasus anak 0-14 tahun ditemukan pada periode
program
Prosentase angka diantara kasus baru yang satu tahun /
5 % <5 pengendalian
proporsi kusta anak ditemukan jumlah kasus baru yang
penyakit kusta Tahun
pada periode satu tahun ditemukan pada
2012
periode yang sarna) X
100°/0

(jumlah kasus anak(0-14)


Pedoman pencegahan
yang ditemukan pada
pengendalian
Jumlah angka Angka yang menunjukan periode satu
6 49 per demam berdarah
kesakitan penderita Kasus kasus / kejadian (baru) tahun/jumlah kasus baru
fr 100.000 dengue di
DBD penyakit dalam suatu Populasi yang ditemukan pada
Indonesia Tahun
periode yang
2017
sama)x100%
(Jumlah rumah atau Pedoman pencegahan
bangunan tidak pengendalian
Presentase jumlah rumah /
7 Prosentase angka terdapat jentik / jumlah demam berdarah
% 90 bangunan yang tidak terdapat
. bebas jentik rumah atau dengue di
jentik
bangunan di periksa) X Indonesia Tahun
100% 2017

8 Prosentase % 100 Capaian kinerjan dalam (jumlah orang dengan Pedoman Nasional
penderita memberikan resiko terinfeksi HIV manajemn
HIV mendapatkan pelayanan sesuai standart bagi yang mendapatkan program HIV dan
pelayanan di orang pelayanan sesuai standart AIDS 2019
fasilitas dengan resiko terinfeksi HIV dalam kurun waktu tahun
pelayanan di nilai tahun / jumlah orang
kesehatan dari presentase orang dengan dengan resiko terinfeksi
resiko HIV dalam kurun waktu
terinfeksi HIV yang satu tahun 1x100%
mendapatkan
pelayanan HIV sesuai standart
di
wilayah kerjanya

9 Cakupan % 100 Jumlah semua kasus TB yang (Jumlah semua kasus TB Permenkes No 67
pengobatan diobati dan dilaporkan di yang diobati dan tahun 2016
semua kasus TB antara dilaporkan / Perkiraan tentang
yang perkiraan jumlah semua kasus jumlah kasus TB) X Penanggulangan
diobati TB 100% Tuberkulosis
(insiden)

10 Cakupan angka % 90 Jumlah semua kasus TB yang (Jumlah semua kasus TB Permenkes No 67
keberhasilan sembuh dan pengobatan yang sembuh tahun 2016
pengobatan pasien lengkap dan pengobatan tentang
TB diantara semua kasus TB yang lengkap /Jumlah semua Penanggulangan
semua kasus diobati dan dilaporkan kasus TB yang diobati Tuberkulosis
dan dilaporkan) X
100%

11 Pelayanan % 100 Persentase jumlah orang (Jumlah orang terduga Permenkes No 4


hesehatan terduga TBC yang tahun 2019 tentang
Orang Terduga TBC yang mendapatkan dilakukan pemeriksaan SPM
Tuberkulosis pelayanan penunjang dalam .
TBC sesuai standar di wilayah kurun waktu satu tahun /
kerjanya dalam kurun waktu Jumlah orang
satu yang terduga TBC dalam
tahun kurun waktu
tahun yang sama) X
100%
1

No Indikator Satuan Target Definisi Operasional Cara Perhitnngan Dasar Hukum


2020
6 P2PTM, KESWA DAN NAPZA
1 Persentase Usia 15- % 100 Setiap warga negara usia 15 Jumlah orang usia 15-59 Renstra PTM 2020-
59 tahun yang tahun sampai 59 tahun tahun di wilayah kerja 2024
mendapatkan mendapatkan pelayanan Puskesmas yang PP NO. 2 tahun 2018
Deteksi dini kesehatan sesuai standar mendapat pelayanan tentang SPM
Kesehatan sesuai dalam bentuk edukasi dan skrining kesehatan sesuai
Standar skrining kesehatan di wilayah standar dalam kurun
ketjanya dalam kurun waktu waktu satu tahun
satu tahun. Pelayanan
kesehatan usia produktif
sesuai standar meliputi:
Edukasi kesehatan termasuk
keluarga berencana, Skrining
faktor risiko penyakit menular
dan penyakit tidak menular.
sesuai standar di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu
satu tahun.
Deteksi dini kesehatan sesuai standar tentang SPM
Kesehatan sesuai dalam bentuk edukasi dan
Standar skrining kesehatan di wilayah
ketjanya dalam kurun waktu
satu tahun. Pelayanan
kesehatan usia produktif
sesuai standar meliputi: Jumlah orang usia 15-59
Edukasi kesehatan termasuk tahun di wilayah kerja
keluarga berencana, Skrining dalam kurun waktu satu
faktor risiko penyakit menular tahun yang sama. x ##
dan penyakit tidak menular.
sesuai standar di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu
satu tahun.

2 Persentase % 100 Pelayanan kesehatan sesuai Jumlah penderita - Renstra PTM 2020-
Penderita standar kepada seluruh hipertensi usia ,15 tahun 2024
Hipertensi yang penderita hipertensi usia 15 yang mendapatkan PP NO. 2 tahun 2018
mendapatkan tahun ke atas sebagai upaya pelayanan kesehatan tentang SPM
Pelayanan pencegahan sekunder di sesuai standar dalam
Kesehatan sesuai wilayah kurun waktu satu tahun
standar kerjanya dalam kurun waktu
satu tahun meliputi: Jumlah estimasi
Pengukuran tekanan darah penderita hipertensi
dilakukan minimal satu kali berusia , 15 tahun
sebulan di fasilitas pelayanan berdasarkan . #
kesehatan, Edukasi perubahan angka prevalensi
perubahan gaya hidup kab/kota dalam
dan/atau kepatuhan minum kurun waktu yang sama
obat

3 Persentase % 100 Pelayanan kesehatan sesuai Jumlah penderita DM - Renstra PTM 2020-
Penderita . standar usia 15 2024
Diabetes Melitus kepada seluruh penderita tahun di dalam wilayah PP NO. 2 tahun 2018
yang Diabetes kerjanya tentang SPM
mendapatkan Melitus (DM) usia 15 tahun ke yang mendapatkan
Pelayanan atas pelayanan
Kesehatan sesuai sebagai upaya pencegahan kesehatan sesuai standar
standar sekunder dalam
meliputi: 1) Pengukuran gula kurun waktu satu tahun
darah
dilakukan minimal satu kali
sebulan ..
di fasilitas pelayanan Jumlah penderita DM
kesehatan; 2) usia 15 x #
kesehat tahun yang berada di
Edukasi perubahan gaya hidup wilayah
dan/atau nutrisi; 3) Melakukan kerjanya
jik diperluk berdasarkan angka
rujukan a. an prevalensi
kabupaten/kota dalam
kurun waktu
satu tahun yang sama

4 Prosentase Desa `)0 100 Detekst dini faktor risiko p-rm Desa/kelurahan yang Peraturan Menteri
yang di melaksanakan Kesehatan No. 71
melaksanakan Posibindu adalah upaya kegiatan posbindu PTM tahun 2015 tentang
Posbindu kesehatan di suatu Penanggulangan
Penyakit Tidak berbasis masyarakat (UKBM) wilayah (nominator) Penyakit Tidak
Menular yang x# Menular.
(PTM) dilaksanakan di pos
pembinaan Jumlah seluruh
terpadu (Posbindu). desa/kelurahan di
wilayah tersebut
(Denominator)
5 Prosentase orang % 100 pelayanan kesehatan sesuai Jumlah ODGJ berat di UU no. 14 tahun
. dengan gangguan standar wilayah kerja 2014 tentang
jiwa kepada seluruh orang dengan Puskesmas yang Kesehatan Jiwa
(ODGJ) berat yang gangguan jiwa (ODGJ) berat mendapatkan Permenkes RI no. 54
mendapatkan (psikotik pelayanan kesehatan jiwa tahun 2017
pelayanan akut dan skizofrenia) sebagai sesuai tentang
kesehatan sesuai upaya standar dalam kurun Penanggulangan
standar pencegahan sekunder, waktu satu Pemasungan pada
meliputi tahun x # Orang Dengan
pemeriksaan kesehatan jiwa Gangguan Jiwa
dan
edukasi Jumlah ODGJ berat
. berdasarkan
proyeksi di wilayah kerja
Puskesmas
dalam kurun waktu satu
tahun yang
sama

6 Prosentase orang % 100 Orang Dengan Masalah Jumlah ODMK di PP NO. 2 tahun 2018
Dengan Masalah Kejiwaan wilayah kerja tentang SPM
Kejiwaan (ODMK) (ODMK) adalah individu yang Puskesmas yang
yang mempunyai masalah fisik, mendapatkan
mendapatkan mental, pelayanan kesehatan jiwa
pelayanan sosial, pertumbuhan dan sesuai
kesehatan sesuai perkembang, dan/atau kualitas standar dalam kurun
standar hidup sehingga memiliki waktu satu
risiko tahun
mengalami gangguan jiwa. x#

Jumlah ODMK UU no. 14 tahun


berdasarkan proyeksi 2014 tentang
di wilayah kerja Kesehatan Jiwa
Puskesmas dalam
kurun waktu satu tahun
yang sama

7 Adanya Pelayanan % 100 Capaian kinerja Pemerintah Jumlah ODGJ berat dan UU no. 14 tahun
, kesehatan jiwa dan Daerah ODMK di 2014 tentang
NAPZA di Kabupaten/Kota dalam wilayah kerja Puskesmas Kesehatan Jiwa
Puskesmas memberikan yang PP NO. 2 tahun 2018
pelayanan kesehatan Jiwa dan mendapatkan pelayanan tentang SPM
NAPZA sesuai standar di kesehatan.
wilayah jiwa dan NAPZA sesuai
kerjanya dalam kurun waktu standar
satu dalam kurun waktu satu
tahun. tahun
x#

Jumlah ODGJ berat dan


ODMK
berdasarkan proyeksi di
wilayah
kerja Puskesmas dalam
kurun waktu
satu tahun yang sama

No Indikator Satuan Target Definisi Operasional C.a Perhitungan Dasar Hukum


2020
7 SURVEILANS, IMUNISASI DAN KRISIS KESEHATAN
i PROSENTASE cyc 100 Kejadian Luar Biasa (KLB) jurniah. KLB Yang Peraturan Menteri
` KEJADIAN adalah dilakukan X # Kesehatan
KEJADIAN LUAR timbulnya Atau meningkatnya y ikan Epidemiologi dan (Permenkes) Nomor
BIASA (KLB) kejadian kesakitan dan atau Pen- eild . . . 1501/Menteri/Per/X/
YANG Kematian y g be akna secara Tertanggulangi <, 24 jarn 2010.
DILAKUKAN epidemiologis pada suatu dibagi Jumlah KLB
PENYELIDIKAN daerah dalam kurun waktu Terjadi
EPIDEMIOLOGI tertentu, dan merupakan
DAN keadaan yang dapat menjurus
PENANGGULAN pada terjadinya wabah.
GAN KURANG Penanggulangan KLB adalah
DARI 24 JAM Prosentase KLB penyakit-
penyakit berpotensi wabah
dan keracunan pangan yang
dilakukan Penyelidikan
Epidemiologi dan
ditanggulangi < 24 jam

2 PROSENTASE % 93 Prosentase Bayi (0-11 bulan) Jumlah Bayi usia 0-11 93 Permenkes Nomor
IMUNISASI Yang Mendapatkan Imunisasi bulan yang X # 12 Tahun 2017
DASAR HB 0 lx, BCG lx, polio (OPV) mendapat IDL di Bagi
LENGKAP (IDL) 4x, DIYI'- HB-HIB 3x, Jumlah Bayi
MR/Campak lx Lahir Hidup

3 PROSENTASE % 100 Informasi Kesehatan Jemaah Data Kesehatan Jemaah Permenkes Nomor 15
JEMAAH HAJI Haji pada Masa Tunggu Haji yang X # Tahun 2016
YANG (Pemeriksaan Kesehatan diinput dalam
TERLAPORKAN Tahap I dan Pembinaan Masa SISKOHATKES dibagi
PADA Tunggu), Masa Keberangkatan Jumlah Jemaah Haji
SISKOHATKES (Pemkes tahap 2 dan tahun tersebut
Pembinaan), Serta Pasca
Operasional Haji Yang
Terekam pada Sistem
Komputerisasi Haji Terpadu
Bidang Kesehatan
(SISKOHATKES SHAR-I)

Bencana adalah Peristiwa X# Undang-undang


Atau Rangkaian Peristiwa Jumlah Jiwa Yang Nomor 24 Tahun
Yang Mengancam Dan Terlayani dibagi Jumlah 2007
Mengganggu Kehidupan Dan Jiwa Yang Terkena
Penghidupan Masyarakat Dampak Bencana
Yang Disebabkan, Baik Oleh
Faktor Alam Dan/Atau Faktor
Nonalam Maupun Faktor
Manusia Sehingga
Mengakibatkan Timbulnya
Korban Jiwa Manusia,
Kerusakan Lingkungan,
Kerugian Harta Benda, Dan
Dampak Psikologis.

PROSENTSE
DAERAH
TERDAMPAK
4 BENCANA YANG 100
MENDAPATKAN
PELAYANAN
KESEHATAN
PROSENTSE
DAERAH
TERDAMPAK Masalah Kesehatan Akibat
4 BENCANA YANG 100 Bencana adalah dampak
MENDAPATKAN bencana yang berakibat
PELAYANAN terhadap masalah kesehatan
KESEHATAN baik dampak pada kesehatan
Individu, Keluarga atau
Masayarakat secara Fisik
maupun Psikologis

Prosentse Daerah Terdampak


Bencana Yang Mendapatkan
Pelayanan Kesehatan adalah
Seluruh Masyarakat
Terdampak Bencana Yang
Mendapatkan Pelayanan
Kesehatan
Indikator dan Target Kinerja SPM Puskesmas Tahun 2020
NO Indikator Definisi Operasional Perlode Cara Penghitungan
Analisa
1 Peiayanan dapaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Jurnlah ibu hamil yang
Kesehatan Ibu Daerah mendapatkan
Hajmil Kabupaten/Kota dalam pelayanan antenatal sesuai
memberikan standar di
pplayanan kesehatan ibu hamil wilayah kerja kabupaten/kota
dinilai dari cakupan Pelayanan tersebut
Kesehatan Ibu Haanil sesuai Persentase ibu dalam kurun
standar waktu satu tahun
di wilayah kerjanya dalam harnil (Nominator)
kurun mendapatkan
waktu satu tahun.

payanan iumiah sasaran ibu


hamil di wilayah kerja
kesehatan ibu kabupaten/kota
tersebut dalam kurun
harnil = waktu satu tahun
yang sama
(denominator)

2 Peiayanan Capaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Jumlah ibu bersalin yang


Kesehatan Ibu Daerah mendapatkan
Bersalin Kabupaten/Kota dalam pelayanan persalinan sesuai
memberikan pelayanan standar di
kesehatan Persentase ibu fasilitas
ibu bersalin dinilai dari pelayanan kesehatan di
cakupan pelayanan kesehatan wilayah
ibu bersalin kerja kabupaten/kota
bersalin sesuai standar dalam kurun waktu
di wilayah kerjanya dalam mendapatkan satu tahun.
kurun
waktu satu tahun.

payanan
Jumlah sasaran ibu bersalin
di wilayah
persalinan=
kerja kabupaten/kota tersebut
dalam
kurun waktu satu tahun yang
sama.
3 Pelayanan capaian kinerja Pemerintah Jumlah bayi baru lahir usia 0-
Kesehatan Bayi Daerah 28
Bani Lahir Kabupaten/Kota dalam hari yang mendapatkan
memberikan pelay-anan pelayanan
kesehatan kesehatan bayi baru lahir
bayi baru lahir diailai sesuai
dari cakupan jumlah bayi baru Presentase dengan standar
lahir dalam kurun
usia 0-28 hari yang bayi baru lahir waktu satu
tahun
mendanatkan

mendapatkan pelayanan 1 Tahun -- - - - - ---" - Jumiah sasaran


kesehatan bayT i baru lahir di x-100 %
bayi baru lahir sesuai petayanan
standar y di wilaah kerjanya kesehatan bayi wilayah kerja
dalam kabupaten/kota
kutun waktu satu baru lahir= tersebut dalam
tahun. kurun waktu satu
tahun yang sama

4 Pelayanan Capaian Kinerja Pemerintah 1 Tahun Jumlah Balita usia 12-23


Kesehatan Daergh bulan
Balita Kabupaten/Kota dalam yang mendapat Pelayanan
,, memberikan pelayanan Kesehatan
kesehatan sesuai Standar 1 +Jumlah
balita usia 0-59 bulan Balita
dinilai dari cakupan balita yang usia 24-35 bulan
mendapat pelayanan mendapatkan
kesehatan balita sesuai standar Cakupan
di Pelayanan pelayanan
wilayah kerjanya da lam kesehatan sesuai
kurun waktu satu tahun. standar 2 + Balita usia 36-59
bulan
Kesehatan mendapakan
pelayanan sesuai
Baljta
standar
sesuai Standar

- Jumlah Balita usia 12-59


bulan
di wilayah kerja
Kabupaten/kota
tersebut pada kurun waktu
satu
tahun yang sama

5 Pelayanan dapaian kinerja Pemerintah 1 Tahun


Kesehatan Daerah
Pada Usia Kabupaten/Kota dalam
Pendidikan memberikan pelayanan
Dasar kesehatan
pada anak usia
pen didikan dasar dinilai dari
eakupan pelayanan kesehatan
5 Pelayanan dapaian kinerja Pemerintah 1 Tahun
Kesehatan Daerah m
Pada Usia Kabupaten/Kota dalam Juw lah anak usia p'endidikan
Pendidikan memberikan pelayanan dasar yang mendapat
Dasar kesehatan pelayanan
pada anak usia Persentase kesehatan sesuai
pen didikan dasar dinilai dari standar yang
eakupan pelayanan kesehatan anak usia ada di wilayah
anak setingkat peudidikan dasar kerja
sesuai standar di wilayah pendidikan kabupatenikota
kerjanya dalam kurun waktu dalam kurun
satu dasar yang waktu satu tahun
tahun ajaran• ajaran
. mendapatkan
petayanan

kesehatan Jumiah semua


anak usia
sesuai standar pendidikan
dasar yang ada di
= wilayah kerja
kabupaten/kota
tersebut dalam kurun waktu
satu
tahun ajaran yang sama.

6 Pelayanan dapatan kinerja Pemerintah 1 Tahun Jumu lah orang usia :15-59
Kesehatan Daerah tahun di
Pada Usia KabupateniKota cl alam Persentase kab/kota yang
Produktif memberikan pelayanan mendapat pelayanan
kesehatan orang skrining kesehatan
usia produktif dinilai sesuai standar
dari persentase orang usia 15- usia 15-59 dalam kurun
59 waktu satu tahun
tahun yang mendapat tahun
pelayanan slcrining kesehatan
sesuai
standar di wilayah mendapatkan Jumlah orang
kerjanya dalam kurun waktu usia 15-59 tahun
satu skrining di kab/kota dalam
tahun. lcurun
kesehatan waktu satu tahun
yang sama.
sesuai
standar =
7 Pelayanan Capaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Ju lah warga negavra berusia
Kesehatan Daerah 60 tahun
Pada Usia Kabupaten/Kota dalam rn
Lanjut memberikan pelayanan atau lebih yang mendapat
kesehatan skrining
sesuai standar pada kesehatan sesuai [Link]
warga negara usia 60 tahun minimal 11. kali
atau yang ada di suatu wilayah
lebih dinilai dari calcupan kerja
warga negara berusia 60 tahun Persentase kabupaten/kota
atau dalam kurun waktu satu
lebih yang warga negara
mendapatkan slaining tatiun (Nominator)
kesehatan usia 60
sesuai standar min imal 1 tahun ke
kali di wilayah kerjanya dalam atas
kurun waktu satu tahun.

mendapatkan
skrining iumlah sasaran ibu
hamil di wilayah kerja
kabupaten/kota tersebut
dalam kuirun
kesehatan
ses waktu satu tahun yang
sama
uai
standard =
(denominator)Jumlah sasaran
ibu hamil di
wilayah kerja kabupaten/kota
tersebut
dalam kurun waktu satu
tahun yang sama
(denominator)

8 Pdayanan Capaian kinerja Ppmerintah 1 Tahun Jumlah penderita hipertensi


Kesehatan Kabupaten/Kota dalam usia
Penderita memberikan pelayanan 1,5 tahun di datarn wilayah
Hipertensi kesehatan Persentase kerjanya yang
sesuai standar bagi mendapatkan
penderita hipertensi, dinilai dari penderita pelayanan
persentase jumlah kesehatan sesuai standar
penderita hipertensi usia 15 Hipertensi dalam kurun
tahun waktu satu tahun
keatas yang yang
mendapatkan pelayanan
kesehatan
sesuai standar di
wilayah kerjanya dalam kurun
waktu satu tahun.
penderita hipertensi usia 15
tahun
keatas yang
mendapatkan pelayanan
kesehatan
sesuai standar di mendapatkan Jumlah estimasi
wilayah kerjanya dalam kurun penderita
waktu satu tahun. pelayanan hipertensi usia k15
tahun yang
kesehatan berada di dalam
wilayah kerjannya
sesuai berdasarkan angka
prevalensi
standar = kalijkota datam
kurun waktu satu
tahun yang sama.

9 Pelayanan C,apaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Jumlah penderita diabetes


Kesehatan Kabupaten/Kota dalam mellitus
Penderita memberikan pelayanan usia z15tahun di dalam
Diabetes kesehatan wilayah
Melitus sesuai standar bagi kerjanya yang mendapatkan
penderita DM diniilai dari p pelayanan kesehatan sesuai
[Link] standar
penderita DM usia 15 Persentase
tahun ke atas yang dalam kurun waktu satu
mendapatkan tahun
pelayanan sesuai standar penderita DM
di wilayah kerjanya dalam yang
kurun mendapatkan
waktu satu tahun.

pelayanan Jumlah estimasi


penderita diabetes
kesehatan mellitus usia .15
tahun yang berada
sesuai di dalam wilayah
kerjannya
standar= berdasarkan angka
prevalensi
kabikota dalam kurun waktu
satu
tahun yang sama.

10 Pelayanan Capaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Jumlah ODGJ berat di


Kesehatan Kabupaten/Kota dalam wilayah
Orang Dengan memberikan pelayanan kerja Kab/Kota yang
Gangguan Jiwa kesehatan Persentase mendapatkan
(ODGijBerat sesuai standar bagi pelayanan
ODW Berat, dinilai dari jumlah ODGJ berat kesehatan jiwa
ODGJ berat yang sesmai standar
mendapatkan pelayanan sesuai yang dafam kurun waktu satu
standar di wilayah kerjanya tahun
dalam kurun waktu satu tahun. mendapatkan
mendapatkan pelayanan sesuai
standar di wilayah kerjanya
dalam kurun waktu satu tahun.

pekayanan Jurnlah ODGJ


berat
kesehatan berdasarkan
proyeksi di wilayah
jiwa sesuai kerja Kab/Kota
dalam kurun
standar= waktu satu tahun
yang sama.

11 Pelayanan Capaian kinerja Pemerintah 1 Tahun Jurniah orang terduga TBC


Kesehatan Kabupaten/Kota dalam C yang dilakukan pemeriksaan
Orang Terduga memberikan pelayanan sesuai Persentase penunjang dalam
Tuberkulosis standar bagi orang dengan kurun waktu
terduga TBC dinilai dari Orang satu tahun.
persentase terduga TBC
jumlah orang terduga
TBC yang mendapatkan
pelayanan Jumlah orang yang terduga
TBC sesuai standar di mendapatkanTE3C dalam
wilayah kerjanya dalam kurun kurun waktu satu
waktu satu tahun. pe[ayanan
tahun yang sama.
TB =

12 Pelayanan Capaian kinerja Pemerintah Jumlah orang dengan risiko


Kesehatan Kabupaten/Kota dalam terinfeksi H1V yang
Orang Dengan memberikan pelayanan sesuai mendapatkan pelayanan
Risiko standar bagi orang dengan sesuai
Terinfeksi risiko terinfeksi IIIV dinilai Persentase standar dalam
dari kurun waktu
uersentase orana denean orang dengan satu tahun
_,_:.0._
J.-.....Z....C......■: ........■■•••
hun 2020
Target Sumber
(%) Data
x 100 % 100%

x 100 % 1009b
_

x 100 % 100%

x 100 %

x 100 % ,
x 100 % ,


x 100 %
10014~

••••
x 100 %
x 100 %

x 100 %

100 %
x
x 100 %

Anda mungkin juga menyukai