0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Sistem Keamanan Motor IoT Terintegrasi

Sistem Keamanan Sepeda Motor Berbasis Internet of Things dirancang untuk mengamankan sepeda motor dari pencurian dengan mengirimkan lokasi sepeda motor kepada pemiliknya melalui koordinat GPS dan notifikasi di smartphone. Sistem ini terdiri dari RFID, sensor, GPS, mikrokontroler, dan modul nirkabel untuk berkomunikasi melalui jaringan.

Diunggah oleh

azisrosidi123
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Sistem Keamanan Motor IoT Terintegrasi

Sistem Keamanan Sepeda Motor Berbasis Internet of Things dirancang untuk mengamankan sepeda motor dari pencurian dengan mengirimkan lokasi sepeda motor kepada pemiliknya melalui koordinat GPS dan notifikasi di smartphone. Sistem ini terdiri dari RFID, sensor, GPS, mikrokontroler, dan modul nirkabel untuk berkomunikasi melalui jaringan.

Diunggah oleh

azisrosidi123
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia

Vol 1 No 2 (2020)

Sistem Keamanan Sepeda Motor Berbasis


Internet of Things
Ikhsan1, Elfizon2
1Univeritas Negeri Padang

Jl. Prof Dr. Hamka Air Tawar, Padang Indonesia


M.ikhsan31@[Link], Elfizon24@[Link]

Abstract—.Along with the times, the human need for means of transportation is increasing, one of which is motorbikes. The
problem that often occurs at this time is the case of motorcycle theft, which often occurs due to lack of security systems.
Therefore, this study will discuss the Internet of Things-Based Motorcycle Security System which aims to secure motorbikes
from theft and this tool can also send the coordinates of the motorbike to see where the motorcycle is. This research consists of
hardware which includes Arduino Nano, RFID Tag, RFID Reader, ESP8266 Module, Accelerometer Sensor, GPS, Relay, and
Buzzer and Arduino IDE coding system software. After conducting several experiments in this study the system was able to
work in accordance with the research objectives. The research in this final project can make it easier for motorcycle owners to
find the whereabouts of a motorcycle in the event of a theft case.

Keywords—RFID Tag, RFID Reader, GPS, Sensor Accelerometer, Modul ESP8266, Relay, Buzzer, Arduino Nano.

Abstrak— Seiring dengan perkembangan zaman, maka kebutuhan manusia akan alat transportasi semakin meningkat,
salah satunya yaitu sepeda motor. Permasalahan yang sering terjadi pada saat ini adalah kasus pencurian sepeda motor
yang seringkali terjadi dikarenakan masih kurangnya sistem keamanan. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas
Sistem Keamanan Sepeda Motor Berbasis Internet of Things yang bertujuan untuk mengamankan sepeda motor dari
tindakan pencurian dan alat ini juga dapat mengirimkan koordinat sepeda motor tersebut untuk melihat dimana
keberadaan sepeda motor tesebut. Penelitian ini terdiri dari perangkat keras (hardware) yang meliputi Arduino Nano, RFID
Tag, RFID Reader, Modul ESP8266, Sensor Accelerometer, GPS, Relay, serta Buzzer dan perangkat lunak (software) Arduino
IDE pengkodean sistem. Setelah melakukan beberapa percobaan pada penelitian ini sistem mampu bekerja sesuai dengan
tujuan peneitian. Penelitian pada tugas akhir ini dapat mempermudah pemilik sepeda motor mencari keberadaan sepeda
motor apabila terjadi kasus pencurian.

Kata kunci— RFID Tag, RFID Reader, GPS, Sensor Accelerometer, Modul ESP8266, Relay, Buzzer, Arduino Nano.

kendaraan bermotor di Indonesia setiap tahunnya


I. PENDAHULUAN semakin meningkat. Demikian halnya di Polres Gowa,
Sepeda motor merupakan alat transportasi yang pencurian kendaraan bermotor semakin meningkat.
penting bagi masyarakat Indonesia dikarenakan harganya Berdasarkan data bagian operasi Polres Gowa dari rentan
yang sangat tejangkau bagi masyarakat yang ekonominya waktu tahun 2010 sejumlah 36 kasus, pada tahun 2011
menengah kebawah. Sepeda motor juga merupakan sejumlah 68 kasus, tahun 2012 sejumlah 144 kasus, dan
alternatif terbaik bagi masyarakat yang ingin terhindar pada tahun 2013 (Januari-April) 77 kasus[3]. Banyaknya
dari padat dan macetnya dijalan raya[1]. Alasan yang kasus pencurian sepeda motor yang sering terjadi
sering digunakan dalam penggunaan sepeda motor adalah membuat penulis ingin menuangkan ide serta gagasan
karena harga yang terjangkau dan hemat bahan bakar. sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut,
Seiring dengan perkembangan zaman, maka kebutuhan salah satu nya adalah dengan cara merancang Penerapan
manusia akan alat transportasi semakin meningkat, salah Internet of Thing dalam Perancangan Aplikasi Pengaman
satunya yaitu sepeda motor. Perkembangan ini juga Sepeda Motor Berbasis Android.
mempengaruhi tindak kriminalitas yang akan ikut Berdasarkan masalah serta batasan masalah maka
meningkat, seperti kasus pencurian sepeda motor. Kasus penulis akan membahas proyek akhir ini yaitu bagaimana
pencurian ini masih seringkali terjadi dikarenakan masih merancang alat sistem keamanan sepeda motor
kurangnya sistem keamanan yang terdapat pada sepeda menggunakan Internet of Things (IoT). Salah satu solusi
motor. untuk mengamanakan sepeda motor dari tindakan
Banyaknya kasus pencurian yang terjadi pasti membuat pencurian adalah menerapkan teknologi sistem
pengguna kendaraan bermotor khawatir, alat keamanan keamanan cerdas (intelligent security system) dengan
yang standar seperti kunci kontak motor variasi, kunci menggabungkan teknologi IoT (Internet of Things)
gembok, kunci kontak saja belum tentu menjamin tergolong sebagai teknologi pengamann di masa depan.
keamanan sepeda motor kita[2]. Tindak pidana pencurian Kehadiran teknologi ini perlu terus diupayakan dan

162
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Vol 1 No 2 (2020)

dikembangkan agar sampai ke ranah industri, sehingga


manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Maanfat
nyata adanya teknologi ini adalah semakin efektif dan
efiesian untuk keamanan sepeda motor[4]. Internet of
Things (IoT) pertama kali diperkenalkan oleh Kevin
Ashton pada tahun 1999. Meski ini telah diperkenalkan
sejak 15 tahun yang lalu, hingga saat ini belum ada sebuah
konsensus global mengenai definisi IoT. Namun secara
umum konsep Internet of Things diartikan sebagai sebuah
kemampuan untuk menghubungkan objek-objek cerdas
dan memungkinkan untuk berinteraksi dengan objek lain,
seperti lingkungan maupun dengan peralatan komputasi
Gambar 1. Blok Diagram
cerdas lainnya melalui jaringan internet. Internet of
Things dalam berbagai bentuknya telah mulai
Pada blok diagram diatas dijelaskan sebagai berikut:
diaplikasikan pada banyak aspek kehidupan manusia.
1. RFID tag berfungsi sebagai kunci elektronik yang
Internet Of Things (IoT) memungkinkan pengguna
akan dijadikan identitas pengguna kendaraan.
untuk mengelola dan mengoptimalkan peralatan
2. RFID reader berfungsi untuk men-scan ID yang
elektronik yang menggunakan internet. Hal ini
tertanam dalam RFID tag.
berspekulasi bahwa di sebagian waktu dekat komunikasi
3. GPS (Global Positioning System) berfungsi untuk
antara komputer dan peralatan elektronik mampu
melacak posisi kendaraan. Output dari GPS ialah
bertukar informasi di antara mereka sehingga mengurangi
berupa titik koordinat Latitude dan Longitude bumi.
interaksi manusia. Hal ini juga dapat membuat pengguna
4. Sensor Accelerometer ADXL345 berfungsi untuk
internet semakin meningkat dengan berbagai fasilitas dan
mendeteksi adanya getaran, hal ini bertujuan untuk
layanan internet. Untuk mengetahui suatu keberadaan
mengetahui apakah ada aktifitas yang mencurigakan
sepeda motor kita perlu adanya Smartphone Android agar
yang terjadi pada motor.
kita bisa melacak kendaraan menggunakan google maps
5. Mikrokontroler ATMega328 (Arduino Nano)
nantinya. Disini kita juga menggunakan Aplikasi
berfungsi menerima perintah dari pengguna melalui
WhatsApp sebagai pemberitahuan bahwa sepeda motor
aplikasi smartphone yang dikirimkan melalui
kita sedang berada di dalam posisi tidak aman. Aplikasi
jaringan internet dengan bantuan modul ESP 8266,
biasanya berupa perangkat lunak yang berbentuk software
membaca ID yang telah di scan oleh RFID reader,
yang berisi kesatuan perintah atau program yang dibuat
menerima data dari GPS, dimana selanjutnya data
untuk melaksanakan sebuah pekerjaan yang diinginkan.
tersebut akan diproses oleh arduino dan keluaran
II. METODE dari arduino ini akan memberikan perintah untuk
mengontrol relay, dan buzzer sebagai alarm.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6. Modul ESP 8266 berfungsi sebagai media penerima
membuat sistem keamanan sepeda motor berasis Internet data dari aplikasi di smartphone yang dikirimkan
of Things melalui internet dan juga sebagai media pengiriman
A. Blok Diagram data dari alat ke smartphone pengguna.
7. Relay berfungsi sebagai saklar elektromagnetik agar
Langkah selanjutnya pada perancangan adalah
bisa mengontrol on dan off sepeda motor.
membuat suatu blok diagram sebagai acuan dimana setiap
8. Smartphone berfungsi sebagai pengontrol dan
blok mempunyai fungsi tertentu dan saling terkait
monitoring sepeda motor dari jarak jauh melalui
sehingga membentuk system dari alat yang dibuat. Proses
jaringan internet.
perancangan dan pembuatan alat dibagi dalam dua tahap
9. Aplikasi WhatsApp berfungsi sebagai penerima
yaitu perancangan bagian hardware (perangkat keras),
notifikasi bahwa kendaraan sepeda motor kita
perancangan software (perangkat lunak).
sedang berada diposisi tidak aman.

163
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Vol 1 No 2 (2020)

memudahkan dalam membuat alat sehingga mendapatkan


hasil yang maksimal.

Gambar 4. Bentuk rancangan alat

Gambar 2. Rangkaian Keseluruhan

B. Flowchart
Cara kerja alat ini dilakukan melalui suatu bagan yang
menunjukkan urutan suatu program. Flowchart tsistem
keamanan sepeda motor berasis Internet of Things dapat
dilihat pada gambar 3.
START Gambar 5. Alat tampak samping
D. Perancangan Software
ESP, RFID, ID Kunci,
Akses, Sensor
Accelerometer,
Getaran, Alarm,
Buzzer,

Scan RFID
Perancangan software secara keseluruhan pada tugas
akhir ini menggunakan Arduino IDE, yaitu software yang
Tag

ID = ID RFID
merupakan bawaan dari arduino itu sendiri, sehingga
dapat mengendalikan seluruh input dan output yang
Tidak

Mengirim
Tidak Membaca Tidak Apakah Mode Ya
Apakah RFID Tag Apakah Alarm Posisi Motor = Posisi Motor

digunakan pada sistem sistem keamanan sepeda motor ini.


Instruksi Pelacakan Baca GPS
Ditemukan ? Diaktifkan ? Data GPS Ke Aplikasi
Pengguna Diaktifkan ?
Smartphone

Ya Ya

Membaca
Sensor
Accelerometer
Pada software Arduino IDE dapat dilakukan proses
compile dan upload program yang dibuat ke dalam
Tidak
Buzzer Akses ID RFID = ID
Aktif Ditolak Kunci

mikrokontroler arduino. Kode - kode program arduino


Ya Perpindahan = Posisi Tidak
Buzzer Apakah Terjadi Membaca Posisi Berpindah Buzzer
Ya Sekarang – Posisi
NonAktif Getaran ? GPS >= 100 Meter Aktif
Tidak Awal

dibuat menggunakan bahasa pemrograman C.


Ya
Akses Diterima

Mode Pelacakan
Diaktifkan

Menghidupkan
Motor Mengirim Pesan
Bahaya Melalui
WhatsApp

STOP III. HASIL DAN PEMBAHASAN


Gambar 3. Flowchart Pada hasil dan pembahasan ini akan dilakukan
beberapa pengujian dan analisa pada seluruh bagian input
Pada gambar 3 diatas merupakan flowchart atau maupun output. Pengujian dan analisa ini dilakukan untuk
diagram alir cara kerja alat secara keseluruhan , sistem mengetahui apakah sensor berfungsi dengan baik sebagai
diawali dengan inisialisasi port, kemudian sistem akan input sesuai dengan yang direncanakan
mendeteksi masing-masing keadaan.
1. Pengujian Alarm/Buzzer
Buzzer yang digunakan adalah buzzer jenis umum
C. Perancangan Hardware dengan supply tegangan input maksimal 5V. Untuk
Peracangan mekanik merupakan suatu proses atau melakukan pengujiam pada buzzer maka terlwbih dahulu
tahapaan dalam pembuatan tugas akhir ini. Perancangan membuat script program, lalu di upload-kan ke board
ini bertujuan mengurangi kesalahan serta agar Arduino.

164
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Vol 1 No 2 (2020)

Tabel I. Pengujian Buzzer Tabel III. Pengujian MIT App Invertor di Smartphone
No Jenis Pengujian V Kondisi Kondisi Sepeda Motor
No Jarak (Km)
Terukur Buzzer Hidupkan Matikan
1 1 ON OFF
1 Pengujian pada logika 0V Off
2 2 ON OFF
0
3 4 ON OFF
2 Pengujian pada logika 3,86V On 4 6 ON OFF
1 5 8 ON OFF

Tabel IV. Pelacakan kendaraan menggunakan MIT App


Berdasarkan dari hasil pengukuran buzzer ini Invertor
menghasilkan tegangan output sebebsar 3,86V, maka hasil
Jara
tegangan output tersebut dapat dijalankan karena masih
k
dalam rentang kerja, serta besar suara yang dikeluarkan No Titik Koordinat Hasil Pengujian
(Km
oleh alat dapat terdengar sampai jarak >= 8 meter.
)
2. Pengujian Notifikasi WhatsApp di Smartphone
Di perancangan sistem ini juga digunakan sebuah
notifikasi yang menandakan bahwa telah terjadinya
gangguan terhadap sepeda motor, dimana aplikasi yang
digunakan adalah aplikasi android yaitu WhatsApp. Untuk
hasil pengujian notifikasi ini dapat dilihat pada tabel 2
dibawah ini.

Tabe II. Pengujian notifikasi WhatsApp di Smartphone -


Wakt 1 1 0.892093,100.35
ID Nama No WhatsApp Status 2170
u
Marta Terkiri 5
24 6281372267162
Zuriadi m Sekon
Indra Terkiri 3
25 6282169073657
maidoni m Sekon
Terkiri 6
25 Ikhsan 6285357697428
m Sekon
Terkiri 7
27 Aulia Novira 6282386607513
m Sekon
Keke Terkiri 5
28 6282180880307
wahyuni m Sekon
5,67
Rata-rata
Sekon

Berdasarkan table diatas aplikasi notifikasi WhatsApp,


diamana pengujian dilakukan menggunakan nomor
dengan bergantian untuk mengetahui seberapa efektif -
pengiriman notifikasi melalui aplikasi WhatsApp dan 2 2 0.881530,100.34
mengetahui berapa lama rata-rata waktu sistem mengirim 9720
notifikasi ke apliksai WhatsApp.

3. Pengujian MIT App Invertor di Smartphone


Fungsi paling dasar adalah unntuk memantau posisi
kendaraan secara real time, tidak ada pengaruh soal jarak
antara motor dan pemilik. Contohnya, saat motor ditinggal
atau motor sedang digunakan orang lain.

165
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Vol 1 No 2 (2020)

disetting (10 detik) baik untuk mematikan sepeda motor,


menghidupkan sepeda motor, mendapaatkan koordianat
yang real.
Pada prinsipnya, tugas akhir ini berfungsi sebagai
pelacakan dan mendapatkan koordinat untuk mengetahui
lokasi dimana letak sepeda motor.

- 4. Pengujian alat secara keseluruhan


3 4 0.863863,100.34 Adapun tujuan pengujian ini untuk melihat sejauh mana
0980 hasil dari kerja alat sistem sistem keamanan sepeda motor
ini, sehingga didapatkan hasil dan perbandingan dari apa
yang direncanakan sebelumnya. Pada tahap ini, alat akan
dioperasikan secara normal dengan menghubungkan ke
kontak listrik. Pengujian alat secara keseluruhan dapat
dilihat pada tabel 5

Tabel V. Pengujian Alat Keseluruhan


Nama Berfungs Tidak
No Keterangan
Komponen i Berfungsi
Berfungsi
sebagai
kunci
elektronik
1 RFID Reader √ -
yang akan
- dijadikan
4 6 0.847197,100.33 identitas
2820 pengguna
Berfungsi
untuk men-
scan ID
2 RFID Tag √ - yang
tertanam
dalam RFID
tag.
Berfungsi
untuk
3 GPS √ - melacakak
kendaraan
Berfungsi
untuk
Sensor mendeteksi
- 4 √ -
Accelerometer adanya
5 8 0.830142,100.32
getaran
7230
Berfungsi
sebegai
5 Relay √ - saklar
elektromag
netik
Berfungsi
6 Buzzer √ - sebagai
Dari hasil pengujian pada android, dalam jarak alarm
maksimal pengujian yang dilakukan sejauh 8 Km dapat
merespon dan mengirim notifikasi dari sistem untuk
melakukan eksekusi dan mengirim koordinat letak posisi
sepeda motor yang sebenarnya kurang dari waktu yang

166
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Vol 1 No 2 (2020)

IV. PENUTUP
Berdasarkan hasil pengujian dan analisa yang telah
dilakukukan terhadap alat sistem keamanan sepeda motor
berbasis Internet of Things, maka dapat diperoleh
kesimpulan jika sepeda motor diangkat secara paksa,
maka sistem sensor GPS yang terdapat di sepada motor
tersebut akan mengirimkan titik koordinat ke aplikasi
yang ada di android untuk pelacakan dan jika android
tidak bisa digunakan dengan alasan tertentu ataupun
pengguna tidak sadar saat sepeda motor telah dihidupkan,
maka sistem manual efektif mengantisipasi keadaan
tersebut.

REFERENSI

[1] N. Effendi, A. Jefiza, and F. Okmayura, “Sistem Kendali Cerdas


Untuk Keamanan Sepeda Motor Berbasis Android,” pp. 61–72,
2018.
[2] F. Sudarto and D. Ramdani, “Sistem Keamanan Menggunakan
Mikrokontroler AT89S52 Berbasis SMS Sebagai Cara Baru
Mengatasi Pencurian Sepeda Motor,” pp. 71–80, 2012.
[3] E. P. Police, “Tinjauan kriminologi pencurian sepeda motor di
wilayah polsek palu timur,” no. 1, pp. 1594–1600, 2013.
[4] D. Widiyanto and S. Sulasmingsih, “Purwa Rupa Sistem Pengaman
Sepeda Motor Berbasis IoT ( Internet of Things ),” vol. 11, no. 1,
pp. 49–57, 2019.
[5] Andesta, D., & Ferdian, R. “Sistem Keamanan Sepeda Motor
Berbasis Mikrokontroler dan Modul GSM. 02, 51–63, 2018.
[6] Sujadi, H., & Paisal, P. “Sistem Keamanan Sepeda Motor
Menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno R3 Dengan Sensor
HC-SR501 dan HC-SR04”. IV(2), 125–130,2018.
[7] Prasetya, D. I., & Supomo, J. P. “Sistem Keamanan Sepeda Motor
Menggunakan Kata Sandi Berbasis Arduino Nano”. 4(1). 2018.
[8] Junus, M. “Sistem Pelacakan Posisi Kendaraan Dengan Teknologi
GPS & GPRS Berbasis Web”. 10(02), 58–67, 2012.
[9] Juwariyah, T., Dewi, A. C., Studi, P., Industri, T., & Selatan, J.
“Rancang Bangun Sistem Keamanan Sepeda Motor”. 13, 223–227,
2017.
[10] H. Muchtar and B. Firdaus, “Kendaraan Sepeda Motor Berbasis
Aplikasi Android,” pp. 1–2, 2017.

Biodata Penulis

Ikhsan , lahir di Lolo Gedang, 11 April 1998, sedang


menyelesaikan Program studi DIV Teknik Elektro Industri
pada Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas
Negeri Padang.

Elfizon, [Link], [Link].T , lahir di Lima Puluh Kota, 25


Agustus 1985, menyelesaikan S1 di Universitas Negeri
Padang dan S2 di Universitas Negeri Padang, Staf pengajar
tetap di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik
Universitas Negeri Padang sampai sekarang.

167

Anda mungkin juga menyukai