PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN DANA
UNTUK RUANG KELAS BARU
Kepada Yth.
Kepala Biro Keuangan
Sekretaris Jenderal Kemendikbud
Gedung C Lt. 9 Jl. Jenderal Sudirman jakarta Pusat, 10270
di-
Jakarta
YAYSAN ANNASIRIYAH TANGGEUNG
SMP ANNASIRIYAH
Sekertariat : Kp. Sumur, RT/003 RW/003 Desa. Cilonsong Kec. Tanggeung Kab.
Cianjur 43267
Nomor : 004/SMP-B2/III/2021
Lampiran : 1 (Satu) Berkas
Perihal : Permohonan Bantuan Dana
Untuk Ruang Kelas Baru
Kepada Yth.
Kepala Biro Keuangan
Sekretaris Jenderal Kemendikbud
Gedung C Lt. 9 Jl. Jenderal Sudirman jakarta Pusat, 10270
di-
Jakarta
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Dalam rangka menyelenggarakan layanan pendidikan yang optimal, maka
kami sampaikan Permohonan Bantuan Dana untuk Ruang Kelas Baru pada SMP
ANNSASIRIYAH Desa Cilongsong Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur
untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan dalam rangka mensukseskan visi
dan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Bersama ini kami sampaikan rencana Renovasi Ruang Kelas. Proposal
Terlampir.
Demikian Permohonan ini kami sampaikan, semoga dapat dijadikan sebagai
bahan pertimbangan untuk mengabulkannya, atas segala perhatian dan
bantuannya kami sampaikan terima kasih.
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Tanggeung, 06 Maret 2021
Kepala Sekolah,
AHMAD MUKAYAT, [Link].I
LEMBAR PENGESAHAN
PROPOSAL
BANTUAN RUANG KELAS BARU
SMP ANNASIRIYAH TANGGEUNG
Ketua Komite Kepala Sekolah
ERWIN YANTO AHMAD MUKAYAT, [Link].I
Mengetahui
Ketua Yayasan,
H. ADE NATSIR
DAFTAR ISI
1. Sampul (Cover)
2. Lembar Pengesahan
3. Surat Permohonan Dana Bantuan
4. Lembar Pengesahan
5. Kata Pengantar
6. Daftar Isi
A. Latar Belakang
B. Tujuan dan Sasaran
C. Rencana Anggaran Biaya
D. Penutup
LAMPIRAN :
1. Ijin Operasional
2. Keterangan Domisili dari Desa
3. Profil Lembaga
4. Akta Yayasan dan SK Kemenkumham bagi Swasta
5. Lembar Pengesahan Di Ketahui Kepala Dinas Setempat
6. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
7. Foto Copy Rekening
8. Surat Kepemilikan tanah atau akta Wakaf
KATA PENGANTAR
Peningkatan Mutu Pendidikan Khususnya pada tingkat Sekolah
Menengah Pertama telah menjadi kebijaksanaan pemerintah yang harus
diwujudkan sebaik-baiknya. Usaha ini dilaksanakan dalam rangka
Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk mencapai tujuan Nasional. Hal ini
tentunya harus ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi di SMP
ANNASIRIYAH TANGGEUNG saat ini adalah belum adanya sarana dan
prasarana yang layak untuk menunjang pendidikan. Khususnya pada
jenjang dan Satuan Pendidikan. Kebutuhan peningkatan kualitas sarana dan
prasarana merupakan salah satu fakta penunjang dalam rangka peningkatan
produktifitas pendidikan. Sejalan dengan hal tersebut, salah satunya adalah
dengan mengadakan berbagai macam kegiatan Pembelajaran.
Dengan memperhatikan kebutuhan SMP ANNASIRIYAH
TANGGEUNG Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur menunjukkan
perlunya Sarana dan Prasarana yang baik untuk menunjang kegiatan
pembelajaran.
Besar harapan kami pengajuan ini dapat ditindaklanjuti dengan lebih
lanjut supaya kegiatan pembelajaran di SMP ANNASIRIYAH bisa nyaman.
Proposal ini kami ajukan sebagai bahan pertimbangan Pemerintah
Pusat untuk menentukan kelayakan bantuan dana yang dimaksud.
Tanggeung, 06 Maret 2021
Kepala Sekolah,
AHMAD MUKAYAT, [Link].I
PROPOSAL
RENOVASI RUANG KELAS
SMA BUDI BAKTI 1 NARINGGUL
A. Latar Belakang
Pendidikan dasar diselenggarakan dengan memberikan pendidikan
yang meliputi antara lain menumbuhkan keimanan dan ketaqwaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa, watak dan kepribadian serta pemberian pengetahuan
dan keterampilan dasar. Pendidkan dasar pada hakekatnya merupakan
pendidikan yang memberikan kesanggupan kepada peserta didik bagi
perkembangan kehidupan, baik kehidupan pribadi maupun kehidupan
masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga negara harus diberikan
kesempatan yang seluas-luasnya untuk memperoleh pendidikan dasar.
Program pendidikan dapat disampaikan melalui sekolah termasuk
pendidikan luar biasa dan pendidikan di luar sekolah. Selanjutnya
pendidikan dasar juga mempersiapkan peserta didik untuk dapat mengikuti
pendidikan menengah.
Kita patut berbangga karena bangsa Indonesia telah menuangkang
Program Wajib Belajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) (SD) pada tahun
1984 dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) pada tahun 1994.
Program Wajib Belajar tersebut di samping telah memperluas kesempatan
untuk belajar di SD dan SLTP, juga telah mendorong perluasan kesempatan
belajar pada jenjang-jenjang yang lebih tinggi.
Anggaran pendidikan mengalir dari pusat ke daerah menelusuri
saluran birokrasi dengan begitu banyak simpul yang masing-masing
menginginkan bagian. Tidak heran jika nilai akhir yang diterima di tingkat
paling operasional telah menyusut. Kita khawatir, jangan-jangan selama ini
lebih dari separuh dana pendidikan sebenarnya dipakai untuk hal-hal yang
sama sekali tidak berhubungan dengan proses pembelajaran di level yang
paling operasional, yaitu sekolah.
Sekolah sebagai bentuk organisasi diartikan sebagai wadah dari
kumpulan manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu yakni
tujuan pendidikan, dengan memanfaatkan manusia itu sendiri sebagai
sumber daya, di samping yang ada di luar dirinya, seperti uang, material,
dan waktu. Agar kerja sama itu berjalan dengan baik, maka perlu ada aturan.
Keberhasilan program pendidikan melalui proses belajar mengajar
sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu siswa, kurikulum,tenaga
kependidikan, dana, prasarana dan sarana, dan faktor lingkungan lainnya.
Apabila faktor tersebut bermutu, dan proses belajar bermutu padagilirannya
akan menghasilkan lulusan yang bermutu pula
Prasarana dan sarana diibaratkan sebagi motor penggerak yang dapat
berjalan dengan kecepatan sesuai dengan keinginan oleh penggeraknya.
Begitu pula dengan pendidikan, sarana dan prasaranasangat penting karena
dibutuhkan. Sarana dan prasarana pendidikandapat berguna untuk
menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar, baik secara langsung
maupun tidak langsung dalam suatu lembaga dalam rangka mencapai tujuan
[Link] dan sarana pendidikan adalah salah satu sumber daya
yang menjadi tolok ukur mutu sekolah dan perlu peningkatan terus menerus
seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup
canggih. Manajemen prasarana dan sarana sangat diperlukan dalam
menunjang tujuan pendidikan yang sekaligus menunjang nasional, oleh
karena itu diperlukan pengetahuan dan pemahaman konseptual yang jelas
agar dalam implementasinya tidak salah arah. Bagi guru pemahaman tentang
pengelolaan prasarana dan sarana akan membantu memperluas wawasan
tentang bagaimana ia dapat berperan dalam merencanakan, menggunakan,
dan mengevaluasi prasarana dan sarana yang ada sehingga prasarana dan
sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan
pendidikan
Prasarana dan sarana memegang peranan penting dalam menunjang .
Dengan diberlakukan otonomi daerah berarti pemerintah memberikan
kesempatan kepada sekolah untuk berinisiatif dan berkarya sesuai dengan
kemampuan lembaga pendidikan/sekolah masing-masing termasuk dalam
pengembangan prasarana dan sarana.
Dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan secara maksimal maka
diperlukan proses pembelajaran yang kondusif dengan melibatkan semua
komponen pembelajaran secara optimal. Salah satu komponen penting yang
menjadikan proses pembelajaran menjadi lancar dan kondusif adalah
tersedianya sarana pembelajaran yang memadai. Sarana pembelajaran
merupakan sarana yang sangat diperlukan untuk menciptakan suasana dan
rasa belajar bagi para siswa. Keberadaannya membawa dampak yang lebih
luas seperti, rasa aman, rasa memiliki, ketenangan dan hal-hal positif lainnya.
SMP ANNASIRIYAH TANGGEUNG sebagai salah satu Sekolah
Menengah Atas (SMP) yang berada di wilayah Sumur Desa Cilongsong Kec.
Tanggeung sangat merasakan betapa pentingnya keberadaan sarana
pembelajaran kelas sebagai salah satu unsur penentu keberhasilan proses
pembelajaran. Sekolah yang memiliki siswa 94 orang yang terbagi dalam 2
Rombongan Kelas dan 10 orang Guru Tetap Yayasan, saat ini sekolah belum
memiliki ruang yang dapat dipakai untuk pembelajaran. Permasalahannya
belum terdapat sarana yang memadai sehingga siswa terancam tidak dapat
mengikuti proses belajar secara optimal.
Kiranya tidaklah berlebihan jika kami mengutip 55 Ayat (4) Undang-
undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Pasal tersebut menegaskan
bahwa ”Lembaga pendidikan berbasis masyarakat dapat memperoleh
bantuan teknis, subsidi dana, dan sumber daya lain secara adil dan merata
dari pemerintah dan/atau pemerintah daerah.”
Bertolak dari pemikiran di atas maka SMP ANNASIRIYAH
TANGGEUNG menganggap bahwa pengadaan sarana pembelajaran adalah
hal yang sangat penting dan mendesak untuk diwujudkan. Untuk itulah
kami mengajukan Proposal Renovasi Ruang Kelas untuk peningkatan
kualitas anak didik kita dan terciptanya suasana belajar yang kondusif dan
proses administrasi yang lancar.
B. Tujuan dan Sasaran
Pengadaan sarana pembelajaran pada SMP ANNASIRIYAH TANGGEUNG
bertujuan:
a. Memberikan sarana belajar siswa dengan segala perlengkapannya.
b. Terselenggaranya proses pembelajaran yang baik dan kondusif.
c. Meningkatnya mutu pendidikan siswa dan siswi.
d. Terlaksananya kegiatan administrasi yang lancar.
Adapun sasaran kegiatan ini adalah :
1. Tersedianya Ruang belajar yang memadai bagi seluruh siswa pada ruang
baru.
C. Rencana Anggaran
Biaya Terlampir
D. Penutup
Akhirnya kami berharap bahwa proposal ini mendapat persetujuan dan
diberikan bantuan sehingga pelaksanaan pembelajaran dan proses
adminstrasi sekolah dapat terlaksana dengan baik serta dapat terciptanya
suasana pembelajaran yang kondusif dan tercapainya tujuan pendidikan
secara maksimal, Amien.
Tanggeung, 06 Maret 2021
Kepala Sekolah,
AHMAD MUKAYAT, [Link].I
RENCANA ANGGARAN BIAYA
(RAB)
Untuk Renovasi SMP ANNASIRIYAH TANGGEUNG
Harga Satuan Jumlah
No. Nama Barang Vol Sat
Rp. Rp.
1 Pasir Pasang M3 20 500.000 10.000.000
2 Bata Merah Buah 20.000 1500 30.000.000
3 Batu Seplit M3 14 500.000 7.000.000
4 Semen Tiga Roda Zak 350 75.000 26.250.000
5 Mil Karung 150 25.000 3.750.000
6 Loster Kaca Dus 10 150.000 1.500.000
7 Besi 12 inci Batang 120 120.000 14.400.000
8 Besi 6 inci Batang 50 40.000 2.000.000
9 Kawat Tali Kg 30 20.000 600.000
10 Paku Campur Kg 100 25.000 2.500.000
11 Baja ringan M 288 250.000 72.000.000
12 Kayu Kaso M3 4 2.500.000 10.000.000
13 Keramik Dus 264 60.000 15.840.000
14 Kusen Pintu Buah 3 00
500.000 4.000.000
15 Kayu Balok M3 2 1.800.000 3.600.000
16 Piting Lampu Buah 13 25.000 325.000
17 Kabel Rol 3 500.000 1.500.000
18 Lampu buah 6 100.000 600.000
19 Kusen Jendela Buah 24 250.000 6.000.000
20 Batu Pecah M3 30 400.000 12.000.000
21 Pipa air Buah 10 40.000 400.000
22 Tukang & Laden Ls 1 50.000.000 50.000.000
23 Cat Tembok Nodrop Galon 4 1.500.000 6.000.000
24 Cat Kayu Avian Kaleng 10 80.000 800.000
25 Internit GRC lembar 50 75.000 3.750.000
26 kaca lembar 27 30.000 830.000
27 propil iket 10 35.000 350.000
28 Engsel pintu buah 9 95.000 855.000
29 Engsel jendela buah 24 35.000 840.000
30 Pegangan Pintu Buah 3 250.000 750.000
31 Bambu Batang 50 5.000 250.000
32 Besi 14 Batang 50 150.000 7.500.000
33 Sumur Bor 1 11.000.000 11.000.000
Papan Coran M3 10 1.200.000. 12.000.000
1
Tutup
TOTAL
Terbilang : Lima Puluh Juta Rupiah
Tanggeung, 06 Maret 2021
Kepala Sekolah,
AHMAD MUKAYAT, [Link].I
LAMPIRAN – LAMPIRAN