Berikut langkah-langkah dalam mengambil pesanan tamu:
1. Berikanlah kesempatan kepada tamu untuk mempelajari menu, supaya tamu dapat
menentukan pilihannya dengan tepat.
2. Jika tamu sukar ataupun agak lama menentukan pilihannya berikanlah saran (suggestion).
Tindakan ini amat menguntungkan baik bagi pramusaji dalam meningkatkan rekening yang
akan dibayar oleh tamu.
a. Selalu menyarankan minuman penarik selera.
b. Sebelum tamu menikmati hidangan.
c. Sarankan jenis makanan lalapan (salad) sebagai penyerta makanan pokok.
d. Dalam memberikan saran pertanyaan yang mengkhusus selalu diajukan di antaranya:
Apakah minuman yang diperolehnya harus disertai es ataukah tidak atau apakah
minuman tersebut diberikan hiasan (garnish) tertentu.
Jika tamu memesan salad, jenis bumbu (dressing) apa yang disukai.
Demikian pula jenis sayur-sayuran apa yang disenangi.
Jikalau memesan makanan yang terbuat dari daging (steak), harus ditanyakan
tingkat kematangannya, apakah tamu ingin: matang, setengah matang atau pun
mentah.
Saran hendaknya mengkhusus, jangan bersifat umum.
Contoh: “Apakah nyonya atau tuan ingin makanan penutup?”
Pertanyaan ini amat umum.
Contoh:” Apakah nyonya atau tuan ingin menikmati “Apple pine a’la mode”
sebagai makanan penutup?”
Lebih khusus.
3. Dalam mengambil pesanan pramusaji harus berdiri tegak dan tidak terlalu dekat pada tamu.
4. Tidak boleh memotong, menyela pembicaraan tamu, tetapi dengarkanlah dengan teliti dan
baik.
5. Berusaha mencari/mengenali tuan rumah (host) dalam pengambilan pesanan.
6. Untuk memastikan pesanan yang dibuat tamu, kita harus mengulanginya.
7. Jika pesanan tersebut untuk serombongan tamu, buatlah bagan (draft) untuk tidak terjadi
kekeliruan pada saat penyajiannnya.
8. Selalu menulis pesanan di dalam buku pesanan sesuai dengan urut-urutan hidangan
(Courses) yang benar.