Inspirasi Seni Grafis dari Cerita Rakyat Manggarai
Inspirasi Seni Grafis dari Cerita Rakyat Manggarai
Abstrak
Dalam era globalisasi kebudayaan merupakan salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan manusia. Kebudayaan yang kita miliki saat ini merupakan warisan dari nenek moyang kita
dan sudah menjadi kekayaan bangsa Indonesia. Kekayaan budaya ini tersebar di seluruh wilayah negara
kesatuan republik Indonesia. Salah satu bentuk budaya adalah seni yang terdiri dari seni musik, seni tari,
seni rupa dan seni sastra.
Berbagai macam cerita rakyat daerah provinsi Nusa Tenggara Timur, salah satunya adalah cerita
rakyat yang berasal dari kabupaten Manggarai NTT. Arti istilah cerita rakyat adalah cerita dari zaman
dahulu yang hidup di kalangan rakyat dan diwariskan secara lisan. Walau pun lebih sering diceritakan
secara lisan, cerita rakyat Manggarai NTT kini telah diceritakan dalam bentuk tulisan melalui buku-
buku cerita. Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik untuk mengambil judul “Cerita Rakyat
Manggarai NTT Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Grafis”.
Seni grafis adalah salah satu cabang dari seni rupa yang menjadi cara para seniman untuk
menyalurkan ide-ide, konsep, ekspresi, kreatifitas dan imajinasinya dengan teknik yang di sebut cetak
mencetak gambar atau tulisan yang berbentuk dua dimensi, baik secara manual mau pun digital dengan
tema cerita rakyat yang berkesan pasti mudah untuk di jadikan sebuah cerita yang bisa saja di ceritakan
kembali dalam bentuk lisan atau visual dalam bentuk karya poster ilustrasi.
Kata Kunci: Budaya, Cerita rakyat, Manggarai, NTT, Grafis, Silk Secreen
In the era of globalization, culture is one aspect that cannot be separated from human life. The
culture that we have today is a legacy from our ancestors and has become the wealth of the Indonesian
people. This cultural wealth is spread throughout the territory of the unitary republic of Indonesia. One
form of culture is art which consists of musical arts, dance, fine arts and literary arts.
There are various kinds of folk tales from the province of East Nusa Tenggara, one of which is
folklore originating from the Manggarai district, NTT. The meaning of the term folklore is a story from
ancient times that lived among the people and was passed down orally. Even though they are often told
orally, the folk tales of Manggarai NTT have now been told in writing through story books. Based on
the above background, the writer is interested in taking the title "Folklore of Manggarai NTT as an
Inspiration for the Creation of Graphic Art Works".
Graphic art is one of the branches of fine art which is a way for artists to channel their ideas,
concepts, expressions, creativity and imagination with a technique called printing, printing images or
writing in two-dimensional forms, either manually or digitally with the theme A memorable folk story is
definitely easy to turn into a story that can be retold in oral or visual form in the form of illustrated
poster work.
1|Page
PENDAHULUAN B. Tujuan Penciptaan
Dalam era globalisasi kebudayaan Adapun tujuan dari penulisan ini adalah
menjadi aspek yang tidak bisa dipisahkan dari 1. Untuk mengetahui makna dari cerita-
manusia, selain itu kebudayaan juga menjadi cerita rakyat Manggarai NTT.
kekayaan dari suatu bangsa. Bangsa Indonesia 2. Untuk memvisualisasi cerita rakyat
merupakan bangsa yang terdiri dari berbagai Manggarai NTT.
macam kebudayaan dan salah satu wujud dari 3. Untuk mempublikasikan cerita-cerita
kebudayaan adalah kesenian yang terdiri dari, rakyat Manggarai NTT.
seni mussik, seni tari, seni rupa dan seni sastra.
Cerita rakyat adalah salah satu kesenian C. Manfaat penciptaan
bangsa Indonesia dan termaksut kedalam seni 1. Dengan penciptaan ini masyarakat
sastra. Dahulu, cerita rakyat diwariskan secara anggarai dapat mengetahui pentingya
turun- menurun dari satu generasi ke generasi makna cerita-cerita rakyat dalam
berikutnya secara lisan. Cerita rakyat Mnggarai kehidupan bermasyarakat dan menjadi
NTT merupakan warisan leluhur yang perlu di bahan pengenalan seni grafis juga
lestarikan saat ini, karena banyaknya budaya memiliki daya tarik tersendiri dan
luar yang masuk membuat ciri khas daerah memiliki nilai estetika.
terpinggirkan bahkan terlupakan. Meski jarang 2. Karya ini dapat dijadikan literatur dan
ada cerita rakyat Manggrai NTT yang pembelajara bagi program studi seni rupa
didokumentasikan dalam bentuk buku, namun tentang cerita rakyat Mnggarai NTT.
kisah-kisahnya masih terus di ceritakan dari 3. Dengan penulisan ini, penulis dibantu
generasi ke generasi. untuk samakin mengenal makna penting
Penulis mengekspresikan diri yang ada di dalam setiap cerita dan
berdasarkan cerita rakyat Manggarai NTT bagaimana memvisualisasikannya dengan
dalam karya yang dapat menceritakan kejadian tepat.
yang membuat kesan yang sangat melekat dalam
hati penulis. Cerita rakyat Mnggarai NTT LANDASAN PENCIPTAAN
memiliki latar belakang yang berbeda yang Seni grafis tidak tertinggal di mana kini
memiliki suatu kejadian dan tempat yang telah adanya digital, seni grafis murni juga dapat
menggambarkan alur atau rangkaian cerita. berinovasi dan lebih mendapat daya tarik yang
lebih karena proses dan hasil yang didapatkan
A. Fokus Permasalahan juga memiliki sisi estetika tersendiri.
Cerita rakyat hidup dan berkembang Silk screen merupakan sebuah teknik
ditengah masyarakat dengan berbagai bentuk, cetak dasar yang memiliki sebuah daya tarik
seperti fable yang merupakan cerita dengan yang melekat di setiap cetakannya. Dalam hal ini
tokoh binatang. Cerita rakyat merupakan penulis mencoba menyajikan sebuah karya seni
warisan budaya, warisan sastra dari suatu grafis dengan objek ilustrasi cerita rakyat
masyarakat tertentu karena di dalam cerita Manggarai NTT yang dapat menggambarkan
rakyat mengandung isi, pesan, amanat yang apa yang terjadi dalam cerita.
selalu berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan
yang berguna bagi perkembangan karakter suatu METODE PENCIPTAAN
masyarakat khususnya bagi generasi penerus. A. Eksplorasi
Berdasarkan pegamatan penulis dari Eksplorasi adalah penjajakan suatu
cerita Acu agu Kode (Anjing dan Monyet), penjelajahan untuk mengelolah pengetahuan
penulis terinspirasi salah satu cerita rakyat lebih banyak dan untuk memperoleh
Manggarai NTT ini untuk menciptakan karya pengalaman baru dari situasi yang baru.
grafis berupa poster yang mana poster ini dapat Dalam Proses penciptaan karya seni
memvisualisasikan tokoh dalam cerita dan ada beberapa metode yang dilakukan untuk
faktor-faktor pendukung cerita lainnya. Terlepas menguraikan tahapan-tahapan dalam proses
dari contoh cerita ini, masih ada beberapa lagi penciptaan, sebagai perwujudan karya seni
cerita rakyat yang akan penulis angkat sebagai grafis dengan tema “Cerita Rakyat Manggarai
inspirasi penciptaan karya seni grafis. Ada pun NTT Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya
teknik yang di gunakan yaitu Silk-Screen (cetak Grafis”.
sari) dan aliran yang di gunakan yaitu Ilustratif
serta penyajiannya yaitu dalam bentuk poster.
2|Page
B. Perancangan dengan tema cerita rakyat yaitu sebuah
Setelah di peroleh hasil analisis berupa karya poster yang diciptakan dengan teknik
data dan informasi menegenai cerita-cerita Silk screen dengan aliran ilustratif.
rakyat, penulis kemudian mempresentasikannya 3. Eksplorasi Ide
kedalam karya visual. Penciptaan karya visual di Eksplorasi ide adalah proses
awali dengan pembuatan desain. Pada proses pencarian, perenungan, dan pengamatan
pembuatan desain penulis membuat ilustrasi untuk mengelola beberapa ide yang sudah
cerita pilihan penulis dalam bentuk desain dasar terpikirkan untuk memvisualisasikan.
kemudian beralih ke desain akhir menggunakan 4. Eksplorasi Konsep
aplikasi desain coreldraw, lalu desain tersebut di Dalam penciptaan karya seni grafis
pecah sesuai warna pada desain yang kemudian penulis membuat desain visual berbentuk
di print lalu desain ditransfer ke media secreen. karya ilustratif berupa poster. Poster
sendiri berdasarkan eksplorasi penulis
C. Sistimatika Penciptaan sangat cocok bila digunakan sebagai
konsep untuk menunjang penciptaan karya
penulis karena penulis terinspirasi juga dari
poster-poster film di bioskop.
5. Eksplorasi Visual
Eksploeasi visual adalah sebuah
proses pengolahan atau membuat sebuah
pemikiran baru akan sesuatu hal untuk
menciptakan karya. Sebagaimana yang
telah di konsepkan penulis. Visual yang
ingin di ciptakan ialah berbentuk poster,
namun karena temanya cerita rakyat maka
dipilihlah visual berupa Ilustratif.
6. Eksplorasi Media
Sejauh penulis ini penulis sangat
menyukai media kertas dan kertas itu
sendiri ialah kertas yang umum digunakan
mahasiswa seni rupa sebagai media
berkarya yang cukup berkualitas dari segi
bahan, ketebalan dan teksturnya. Dari hasil
eksplorasi ini penulis memilih media kertas
bertipe linen yang telah lama di gunakan
penulis dam berkarya.
7. Eksplorasi Teknik
Gambar 1 : Bagan Sistematika Penciptaan Eksplorasi teknik adalah proses
alamiah yang dilakukan penulis saat proses
Keterangan: penciptaan karya dimana penulis belajar
1. Metode Penciptaan dari pengalaman-pengalaman saat
Dalam menentukan metode penciptaan
berkarya sebelumnya dan memilih teknik
dI perlukan adanya konsep penciptaan yang mana yang sesuai dan tepat. Dari hasil
mana proses penciptaan itu adalah suatu
eksplorasi tenik, menulis menjatuhkan
proses menemukan tema dan konsep
pilihan pada Teknik Silk screen yang telah
menjadi sebuah karya nyata. Proses mengubah ciri khas berkarya penulis.
penciptaan adalah suatu proses menemukan
8. Analisis Data
tema dan konsep menjadi sebuah karya Analisis data adalah suatu proses
nyata. Dalam proses ini ada dua metode
yang dilakukan dengan cara menggali
utama yang dilakukan penulis antara lain informasi yang berkaitan dengan ide dan
eksplorasi dan analisis data. konsep yang telah ditentukan. Data itu
2. Eksplorasi
sendiri berguna untuk memperkuat tema,
Dari hasil eksplorasi ini penulis konsep dan metode penciptaan nantinya.
menemukan konsep yang cocok untuk
9. Data Primer
memvisualisasikan suatu karya grafis
Data primer adalah informasi yang
3|Page
diperoleh dari media cetak berupa jurnal b) Coater
yang relevan dengan tema yaitu cerita c) Rakel
rakyat Manggarai NTT, lalu kemudian di d) Hairdryer
olah kembali melalui proses e) Lampu neon
perenengungan untuk memperoleh inti data f) Spons cuci piring.
yang dibutuhkan. Data perimer adalah g) Penyemprot bekas parfum.
dasar utama yang memperkuat keterkaitan h) Wadah pencampuran.
antara latar belakang, focus penciptaan, i) Stik es krim
tujuan dan manfaat penciptaan. j) Klise desain.
10. Data Sekunder k) PhotoXol TS
Data sekunder adalah informasi yang l) Minyak goreng
diperoleh melalui proses observasi dan m) Raber
interaksi yang mana hasil akhirnya n) Sandy/pikmen warna
digunakan untuk memperkuat inrmasi dari o) Kertas linen
data primer. Data sekunder yang di peroleh p) Sabun cuci piring
penulis Sebagian besar di peroleh dari q) Air
buku, artikel, dan wawancara, yang
kemudian digunakan untuk mempertegas B. Perwujudan Konsep
data primer agar lebih lengkap. Setelah ide dan gagasan tentang tema
11. Perwujudan yang diangkat dalam proses penciptaan, penulis
Perwujudan adalah tahap dimana hasil dari membuat desain klise gambar lalu desain di
kegiatan eksplorasi dan analisis data pecah sesuai warna yang ada pada desain untuk
dieksekusi menjadi sebuah karya seni kemudian di setiap hasil pecahan warna desain
grafis. Tahap ini ialah penentu dimana diprint hitam putihdengan ukuran A3.
konsep, ide, media, dan Teknik di satukan
untuk menciptakan karya yang sesuai C. Perwujudan Karya
dengan tema yang telah di tentukan. Setelah proses mendesain hinga desain
di print selesai barulah penulis masuk ke tahap
PROSES VISUALISASI KARYA SENI perwujudan karya sesuai dengan ide, konsep,
Proses visualisasi perlu melewati dan teknik yang telah di tetapkan. Berikut adalah
beberapa tahap proses supaya karya yang di proses perwujudan karya:
hasilkan dapat sesuai dengan ide, konsep, 1. Membuat desain kemudian desain dasar
rancangan, dan imajinasi. Berikut tahapan- di olah kembali di aplikasi coreldraw.
tahapan yang dilakukan penulis: 2. Menyiapkan secreen sablon berbahan
kain gasa berukuran 40×45 cm.
A. Persiapan 3. Mencampurkan bahan afdruk bahan
Dengan persiapan yang maksimal dapat yang di gunakan adalah PhotoXol TS.
dengan mempermudah penulis dalam 4. Hasil campuran bahan afdruk kemudian
meperkirakan segala kemungkinan yang akan dioleskan secara merata pada bidang
teradi dalam proses visualisasi. secreen sablon menggunakan kartu
1. Persiapan Mental ATM bekas.
Penulis harus mempersiapkan diri dengan 5. Setelah secreen selesai di afdruk lalu
baik agar dapat menyelesaikan dan melewati secreen di keringkan menggunakan
segala tantangan dalam proses penciptaan. hairdryer selama 15 menit agar kering
2. Persiapan Fisik maksimal.
Salah satu faktor penting yang dapat 6. Setelah secreen kering kemudian
mempengaruhi kualitas dalam berkarya oleskan minyak goreng pada lapisan
adalah kualitas fungsional anggota tubuh. luar secreen lalu tempelkan klise desain
3. Persiapan Tempat Kerja gambar yang sudah di cetak.
Tempat kerja yang digunakan penulis adalah 7. Setelah secreen dan klise desain di olesi
tempat kerja yang dapat membuat penulis minyak sinari screen menggunakan
dapat berkonsentrasi dengan baik saat lampu neon 50W.
berkarya. 8. Setelah 2 menit proses penyinaran,
4. Alat dan Bahan angkat klise desain dan segeran cuci
a) Secreen sablon secreen sablon menggunakan air.
4|Page
9. Semprotan menegah atau sedang untuk dan Tuhan untuk selalu mnyertai Lalong tana
melunturkan afdruk yang tidak terkena sejak berangkat dari rumah menuju kota dimana
cahaya hingga desain pada secreen ia akan menempuh Pendidikan tinggi. Ketika
terlumbangi. acara berlangsung orang tua Lalong tana
10. Keringkan secreen menggunakan mengangkat seekor ayam jantan putih sambal
hairdryer selama 15 menit. berkata lalong bakok du lako’m yang bermakna
11. Campurkan bahan pewarna yang terdiri dengan niat yang tulus dan suci serta kepolosan
dari Rubber dan Pikmen warna 5:1 pada hati, kelak sang anak yang diutus bisa sukses.
wadah. Ayam jantan putih juga melangkan pengetahuan
12. Tuangkan tinta pewarna pada bagian yang masih kosong akan apa yang akan di
dalam secreen lalu gesut menggunakan perjuangkan saat menempuh Pendidikan tinggi.
Rakel.
13. Keringkan tinta warna pada kerta 2. Karya 2
dengan hairdryer selama 15.
14. Ulangi proses ke dua sampai dengan
proses ke enam belas sesuai jumlah arna
yang di inginkan
D. Penyelesaian Akhir
Penyelesaian akhir adalah tahap
penyempurnaan karya grafis Setelah hasil
Gambar 3 : Poster cerita rakyat molot molas.
sablonan kering karya di beri tanda identitas
seniman, waktu pembuatan dan edisi cetakan
Pada zaman dahulu di beo mese (desa
barulah karya siap untuk di bingkai.
besar) hiduplah seorang gadis desa yang sangat
cantik jelita, ia sangat di sukai o;eh banyak lelaki
PEMAPARAN KARYA di desa. Nama gadis itu adalah wela rana, ia
1. Karya 1 adalah putri semata wayang dari tetua adat di
desa itu. Kehidupannya sehari- hari selalu penuh
dengan kebahagiaan dan wela rana juga bukan
termaksut gadis yang manja, setiap sore ia selalu
membantu ibunya menggambil air di sumber
mata air di lereng gunung Bersama gadis-gadis
desa lainnya.
Di perjalanan Wela ran betemu dengan
Gambar 2 : Poster cerita rakyat lalong seorang pemuda yang baru saja pulang dari
bakok du lako’m, lalong rombeng du kole’m.. lading, ia sama sekali belim pernah melihat
pemuda itu di desa. Tapi karna paras pemuda itu
Dahulu kala di suatu desa tepatnya di yang sangat tampan, seketika Wela rana jatuh
Manggarai NTT, hidup suatu anak laki-laki hati pada pemuda itu. Namun karena hari keburu
bernama Lalong Tana dan anak perempuan sore Wela rana dan gadis-gadis lainnya buru-
bernama Cewak. Lalong tana tergolong siswa buru untuk mengambil air dan melanjutkan
yang cerdas disekolahnya, ia selalu memperoleh perjalan ke simber mata air.
peringkat pertama di sekolah mulai dari SD Tanpa disadari, ternyata apa yang telah
hingga SMA. dilakukan oleh Wela rana dan yang lainnya
Dalam adat istiadat masyarakat telah terlanjur membuat sosok-sosok mistis
Manggarai acara Wuat Wai merupakan acara didalam hutan marah. Ditengah perjalanan
adadat yang bertujuan membantu keluarga yang pulang Ketika mendekati sumber mata air
berkekurangan yang mana hasil dari acara tempat Wela rana mengambil air, tiba-tiba angin
digunakan oleh pihak keluarga untuk biaya bertiup kencang dan tanah bergetar kuat seluruh
menyekolahkan anak atau untuk biaya penduduk desa yang sedang dalam perjalanan
maskawin saat salah satu anak dari keluarga pulang pun lari pontang panting meninggalakan.
tersebut ingin melamar pasangannya. Dalam Di tengan kesunyian di tengah hutan Wela rana
prosesnya ayam jantan putih digunakan sebagai di celakai oleh empat sosok mistis dengan
hewan kurban yang menyimbolkan roh leluhur terbelahnya tanah dan sumber mata air tiba tiba
5|Page
mengalirkan air begitu deras hinga membentuk Dalam sebuah kubangan berkumpullah
danau dan menghanyutkan Wela rana. Betapa begitu banyak Belentung. Belentung-belentung
terpukulnya Lalong kehilangan gadis yang di yang ada di kubangan itu terus-menerus
cintainya, akhirnya Lalong menamai danau itu berbunyi: "Tung, teng, tung, teng.". Sementara
dengan Rana mese dan gadis yang menjadi mereka bersuara, datanglah seekor kerbau
korban mereka kenang sebagai Molot molas. jantan yang besar, dan berkata: "Mengapa kamu
ribut sekali?"
3. Karya 3 Jawab salah satu belentung: "suka-suka
kami, karena kami juga ribut di rumah sendiri."
Kerbau berkata: "belentung, jika
engkau berani, mari kita berlomba. Kita lomba
balapan, siapa yang lebih cepat sampai di garis
finis maka dialah yang berhak atas kubangan
ini. Ketika perlombaan, belentuk di kalahkan
oleh kerbau. Karena kekalahan itu belentung
menantang kerbau untuk berlomba lagi.
Gambar 4 : Poster cerita rakyat merak.
Kerbau pun menjawab: "Besok kita
Di siang hari yang cerah dan langit yang akan berlomba pada pagi hari."
Pagi hari pun tiba dan kerbau pun
berwarna biru, seorang pemuda desa berjalan
dating sambal memangi belentung: "Belentung,
menuyusuri hutan hendak mencari lokasi yang
strategis untuk memasang jerat hewan. Setelah mari kita berlomba"
Belentung menjawab: "Tung!"
cukup lama memasang jerat-jerat itu, sang
Perlombaan pun dimulai kerbau berlari
pemuda desa pun kembali ke desa. Dan
sanggat cepat namun sebelum kerbau berlari,
menunggu hingga sore hari untuk memeriksa
jert-jerat yang dipasang. ternyata belentuntung telah terlebih dahulu
Ketika sore hari, pemuda des aitu pun melompat ke punggung kerbau. Ketika kerbau
hamper melewati garis finis belentung terlebih
Kembali ke hutan untuk memriksa jerat-jerat
yang di pasangnya siang hari tadi. Sesampainya dahulu melompat sehingga belentung lebih
dahulu melewati garis finis.
di lokasi dimana jerat-jerat itu di pasang,
terkejutlah sang pemuda desa mendapati seekor
induk merak beserta anak-anaknya terjerat dalam 5. Karya 5
satu jeratan.
Ternyata induk merak dan anak-anaknya
terjerat beberapa saat sebelum sang pemuda
desa sampai di lokasi pemasangan jerat. Anak-
anak merak itu tak kuasa menahan kesedihan
melihat induknya terjerat oleh jeratan yang
di pasang pemuda desa itu. Anak-anak merak itu
berusaha membebaskan induk mereka, namun Gambar 6 : Poster cerita rakyat poti wolo.
apa daya mereka tak mampu. Dengan perasaan
sedih anak-anak merak itu dengan sengaja Pada suatu hari para anak-anak desa
menjeratkan diri mereka agar terjerat bersama pergi ke kebun Bersama ibu mereka. Setibanya
induknya. di kebun, salah ibu berkata: "Kalian tinggal di
dalam pondok. Kami para ibu hendak pergi
4. Karya 4 memetik sayur."
Ketika para ibu tengah memetic sayur
di kebun, tiba-tiba datanglah Poti Wolo entah
dari mana dan langsung mengikat para ibu di
pohon. Poti wolo menemukan anak-anak desa
yang berada di dalam pondok. Ketika anak-anak
itu melihat Poti wolo itu berada di depan
pondok, mereka semua pun lari tebirit-birit.
Poti wolo langsung pergi ke desa.
Gambar 5 : Poster cerita rakyat n’tung agu kaba..
Setibanya di desa, Poti wolo bertanaya kepada
6|Page
orang-orang desa: "Hei, Kepala desa! Tidakkah 7. Karya 7
kamu melihat mangsa saya?"
Kepala desa pun menjawab: “Ya. Kami
melihatnya, mereka bersembunyi di lumbung
padi kami”.
Poti wolo pun meminta ijin kepada
kepala desa untuk mengambil mansa milik Poti
wolo. Ternyata kepala desa menyimpan dendam
karena Poti wolo selalu memangsa anak-anak di
Gambar 8 : Poster cerita rakyat acu agu kode.
desanya. Ketika Poti
wolo memanjat tiang itu, tiba-tiba kepala desa
Di suatu desa ada seorang bapak tua
membakar ilalang yang sangat banya di bawah
yang mempunyai seorang anak. Anak itu
lumbung padi senhingga api merambat dan
bernama Ranggut. Pekerjaannya setiap hai
membakar Poti wolo hidup-hidup hinga mati
adalah menjaga kebun dari monyet hutan yang
terpanggang.
sering memakan jagung di kebun mereka. Suatu
hari ketia Ranggut sedang menjaga kebun, ada
6. Karya 6
sekelompok kera yang masukkebun mereka.
Dengan segera Ranggut memanggil bapaknya di
kampung. Setibanya di kampung Ranggut
mengatakan ke bapaknya kalua banyak kera
yang memasuki kebun mereka. Bapak Ranggut
berkata: “Kalau begitu kamu haru Kembali ke
kebun dengan mengajak anjing-anjing kita
untuk membantumu mengusir kera-kera itu.
Gambar 7 : Poster cerita rakyat ata tu’a ema agu Ranggut pun langsung bergegas
ruca. Kembali ke kebun dengan mengajak anjing-
anjing mereka. Sampai di kebun anjing-anjing
Ketika sinar matahari menyinari dunia itu Ranggut [Link] Ranggut mengecek
di pagi hari hari, seorang kakek dari desa pergi tabaman di kebun mereka, Ranggut kaget semua
kehutan untuk mencari kayu bakar. Setibanya di tanaman di kebun itu telah habis dimakan oleh
hutan ia pun lansung memotong sebatang kera. Ranggut pun sangat marah dan berniat
ranting kering yang telah jatuh dari pohonnya. menjebak kera-kera itu supaya tak memakan
Ketika hendak mencari ranting lain kakek itu tanaman di kebunnya lagi. Ranggut mulai
melihat seekor rusa yang tengah tidur di dekat menebang pohon-pohon berukuran kecil di
pohon besar. Dengan sigap kakek itu langsung hutan sebagai bahan baku pembuatan
memeluk rusa itu dan mencekiknya hingga rusa perangkap.
itu mati. Ketika hendak Kembali ke kebun,
Lalu orang tua itu Kembali ke kampung Ranggut bertemu dengan orang asing yang
untuk mengambil alat-alat masak. Sampai di belum pernah dilihatnya di kampung. Orang
kampungnya, diajaknya semua orang tua-tua asing itu bertanya kepada Ranggut: “Mengapa
dari kampung itu. Yang lain membawa api, yang engkau menebang pohon-pohon itu?”.
lainnya memikul bambu. Di jalan mereka Ranggut menjawab: “Pohon-pohon ini akan
bersukaria sebelum· sampai ke tempat rusa yang saya buat menjadi perangkap para kera yang
terbaring saja. Sampai di situ rusa telah lari, telah memakan tanaman di kebun kami”. Orang
dibawa serta olehnya kantong orang tua itu. asing itu pun berkata: “Tahukah kamu kenapa
Semua orang yang betjalan bersama orang tua itu para kera itu memakan tanaman di kebun
hanyalah [Link]-ngatai dia karena rusa itu. kalian?”. Itu karena kalian telah merusak tempat
Orang tua itu tidak menjawab olokan. orang tinggal kera-kera itu dengan menebangi semua
banyak. Lalu kembalilah mereka ke rumah pohon di hutan, makanya mereka membalas
masing-masing. perbuatan kalian dengan memakan habis
tanaman di kebun kalian. Ranggut pun tertnduk
menyadari perbuatanya yang telah merusak
hutan.
7|Page
8. Karya 8 dapat mempersembahkan karya seni grafis
dengan memvisualisasikan ide, konsep dan
gagasan tentang tema karya kedalam bentuk
visual yang dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Penulis menemukan sisi positif setelah
mengetahui makna cerita rakyat
Manggarai NTT, ternyata
mengimajinasikan suatu karya yang
merangkum suatu cerita itu susah. Dari
Gambar 9 : Poster cerita rakyat timung te’e.
tantangan itu penulis belajar banyak hal
tentang mengeksekusi ide, konsep dan
Pada dahulu kala ada seorang seasang suami istri
gagasan dengan tepat.
yang di berikan sebiji mentimun oleh seorang
2. Pencapaian yang dirasakan penulis
tidak di kenal saat menumpang beristirahat di
tentang cerita rakyat Manggarai NTT
gubukk mereka, namun setelah iru orang itu
sebagai inspirasi penciptaan karya seni
menghilang secara misterius. Seminngu setelah
grafis adalah terobosan penulis sebagai
orang asing itu memberikan biji mentimun pada
salah satu penggiat seni daerah Manggarai
pasangan suami istri itu, akhitnya mereka
NTT yang menuangkan imajinasi tentang
menanamnya di samping gubuk mereka.
cerita rakyat kedalam bentuk visual dan
Keesokan harinya suami istri ini dibuat kaget
menjadi kepuasan tersendiri bagi penulis.
dengan adanya mentimun yang besar berbeda
3. Penulis menemukan cara untuk
dengan mentimun pada umumnya, namun
mempublikasikan cerita-cerita rakyat
merek lebih tercengang lagi setelah membelah
Manggarai NTT yaitu dengan membuat
mentimun itu untuk dimakan, ternyata ada
visualisasi dari cerita menjadi karya grafis
sesosok bayi mungil yang cantik di dalam
yang disajukan dalam bentuk poster,
mentimun itu. Akhirnya pasangan suami istri itu
kemudian karya di pamerkan melalui
memutuskan untuk merawat bayi itu dan di beri
video pameran.
nama Timung te’e. Ketika Tumung te’e telah
tumbuh menjadi wanita dewasa, ada serong
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam
pemuda keturunan bangsawan yang melihatnya
berkarya, penulis melakukan observasi sumber-
di desa dan ingin mejadikan Timung te’e sebagai
sumber tertulis tentang cerita rakyat Manggarai
[Link] pemuda itu pergi menemui orang
NTT. Namun karena tidak adanya sumber
tua dari Timung te’e dan berusaha membujuk
tertulis tentang cerita rakyat Manggarai NTT di
agar Timung te’e dinikahkan dengannya.
beberapa perpustakaan besar di jogja dan
Namaun orang tua
kebanyakan hanya di temukan di situs-situs
Timung te’e berkata; “Biarkan Timung sendiri
resmi di internet, maka penulis melakukan
yang memutuskannya”.
wawancara dengan beberapa Budayawan
Lalu Ketika Timung te’e pulang
Manggarai NTT untuk mengulik lebih dalam
kerumah dan bertemu pemuda itu, timung di
tentang cerita rakyat NTT.
beritahu ibunya kalua pemuda bangsawan itu
hendak menikahinya. Dengan nada yang cukup
B. Saran
kerans Tmung menolak lamaran pemuda itu.
Penciptaan karya bertema cerita rakyat
Ternyata pemuda itu tidak putus asa, ia mencoba
Manggarai NTT sebagai inspirasi penciptaan
melamar Timung satu bulan kemudian, namun
karya pada dasarnya menjadi tujuan utama
Timung menolaknya lagi. Bulan demi bulan
penulis untuk mengimajinasikan sisi lain dari
pemuda itu mencoba melamar Timung, namun
seni sastra berupa cerita rakyat ke dalam bentuk
selalu di tolak. Akhirnya pemuda itu geram dan
visual. Lewat karya seni grafis melalui
membunuh Timung saat menimba air di sungai
tekniksilk-screen (cetak sari) yang di gemari
penulis dalam mengekspresikan ide-ide dan
PENUTUP
konsep, selain itu juga karya-karya penulis juga
A. Kesimpulan
bertujuan sebagai bahan referensi bagi siapa
Setelah melalui tahap-tahap proses
saja yang berminat atau pun menyukai ilustrasi
penciptaan mulai dari pengenalan tema karya,
cerita rakyat.
perenungan, observasi, eksplorasi,
Adapun tujuan penulis dalam
perancangan hingga penciptaan karya, penulis
penciptaan karya tersebut, antara lain:
8|Page
1. Cerita rakyat Manggarai NTT di harapkan Narasumber:
bisa menjadi sumber inspirasi baru bagi
perupa lain dalam berkarya pada Nabus, Celestinus. 2020. Wawancara pribadi
bidangnya, entah itu seni lukis, seni “Lalong Bakok du Lakom, Lalong
patung, seni ukir, kriya logam, DKV, seni Rombeng du Kolem”. Wawancara
grafis dan lain-lain. dilakukan pada 14 Maret 2020 secara
2. Dapat membuka ide baru tentang seni daring melalui aplikasi whatsapp.
grafis ilustratif yang penuh makna di
setiap detailnya. Biodata:
3. Dapat membuka pemikiran kreatif dan
inovatif dalam berkarya sehingga Nama : Marianus Juliandi Saputra
pembaca dapat menggali potensi dalam NIM: 2016003044
dirinya. TTL:Palangkaraya, 02 Juli 1998
4. Dapat menambah wawasan tentang Email: riansaputra020798@[Link]
perkembangan seni grafis kepada
pembaca.
5. Dapat menambah wawasan seni budaya
Indonesia terlebih khusus budaya
manggarai NTT kepada para pembaca.
6. Dapat menjadi penunjang proses belajar
mengajar dalam pelajaran seni rupa.
DAFTAR PUSTAKA
9|Page
Teknik utama yang digunakan adalah silk screen, dengan alat seperti screen sablon, rakel, lampu neon, dan media kertas linen. Prosesnya meliputi desain digital menggunakan aplikasi seperti CorelDraw, pemecahan desain sesuai warna, dan pencetakan .
Penulis memulai dengan eksplorasi ide, perancangan visual dengan aplikasi desain, dan mencetaknya menggunakan teknik silk screen. Metode ini melibatkan analisis data dari sumber primer dan sekunder untuk memperkuat tema dan konsep .
Cerita 'Acu agu Kode' diintegrasikan ke dalam karya poster sebagai inspirasi penciptaan seni grafis untuk memvisualisasikan tokoh dan faktor-faktor pendukung cerita. Tujuan dari integrasi ini adalah untuk melestarikan dan mempublikasikan cerita sebagai bagian dari budaya .
Eksperimen dengan media seperti kertas linen memberikan kualitas tertentu pada karya seni, dengan penekanan pada bahan, ketebalan, dan tekstur yang dapat mempengaruhi estetika dan presentasi akhir, serta kemampuan menarik perhatian audiens .
Cerita rakyat mengandung pesan dan amanat yang selalu berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan yang berguna bagi perkembangan karakter suatu masyarakat, khususnya bagi generasi penerus .
Dokumen ini menjelaskan bahwa visualisasi cerita rakyat dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap makna cerita rakyat dalam kehidupan bermasyarakat, dan juga memiliki nilai estetika yang dapat menarik perhatian komunitas lokal .
Analisis data penting untuk menggali informasi yang dapat memperkuat tema, konsep, dan metode penciptaan karya seni, serta memastikan bahwa pembuatan karya relevan dan akurat menggambarkan cerita rakyat .
Ayam jantan putih melambangkan pengetahuan yang masih kosong dan niat tulus untuk sukses dalam menempuh pendidikan tinggi .
Visualisasi cerita rakyat Manggarai NTT dalam bentuk poster penting karena dapat membantu mempublikasikan dan melestarikan warisan budaya, memperkuat nilai estetika, dan menjadi bahan pembelajaran seni grafis .
Teknik silk screen memiliki daya tarik karena proses dan hasil cetakannya memiliki sisi estetika yang khas, membuat inovasi dalam seni grafis murni lebih menarik .